Tips Persiapan ASI Perah Untuk Ibu Bekerja

Diposting pada

Tips Persiapan ASI Perah Untuk Ibu Bekerja – Banyak ibu yang merasa khawatir pada saat kembali bekerja apakah mereka tetap dapat memberikan ASI eksklusif atau tidak pada bayinya. Nah, dibawah ini adalah managemen ASI perah untuk ibu yang sibuk bekerja.

ASI merupakan asupan makanan yang amat dibutuhkan oleh bayi guna menunjang pertumbuhan dan perkembangannya dengan baik. Pemberian ASI pada bayi baru lahir penting untuk diberikan sedikitnya sampai si kecil siap untuk diberikan makanan pendamping ASI pada usia 6 bulan. Sementara itu, sebelum memasuki usia 6 bulan satu-satunya asupan yang didapatkan oleh si kecil hanya lewat ASI yang diberikan oleh ibunya. Oleh karenanya, pemberian ASI pada bayi baru lahir adalah hal penting untuk dapat mencapat tumbuh kembang yang optimal.

Sebenarnya pemberian maksimal ASI pada bayi bisa diberikan sampai mereka berusia 2 tahun. Akan tetapi, banyak ibu yang sudah mulai melepaskan ASI pada si kecil sejak bayi mereka menginjak usia 1 tahun. Kesibukan dan tuntutan pekerjaan yang dilakukan oleh sang ibu membuat mereka pada akhirnya harus merelakan menghentikan pemberian ASI pada anaknya.

Kebanyakan ibu yang bekerja akan mengalihkan pemberian susu pada anak dengan susu formula. Hal ini pada umumnya banyak dilakukan akibat kurangnya pengetahuan pada seberapa pentingnya ASI untuk bayi. Selain itu, kesibukan bekerja pada umumnya membuat mereka tidak punya banyak pilihan selain melakukan hal tersebut.

Akan tetapi, perlu diketahui bahwa sebuah penelitian yang dilakukan di United Nation Childrens Fund (UNICEF) pada tahun 2003 mengungkapkan bahwa hal ini akan sangat fatal. Bayi yang diberikan susu formula akan meningkatkan kemungkinan meninggal dunia pada bulan pertama kehidupannya. Bahkan resiko ini 25 kali lebih besar dibandingkan dengan bayi yang diberikan ASI secara ekslusif oleh ibunya.

Nah, beberapa ibu yang telah mengetahui hal ini tentu dibuat khawatir dan takut jika kejadian yang tidak diinginkan terjadi dengan buah hatinya. Untuk itulah, kekhawatiran seringkali terjadi pada sebagian besar ibu yang sudah kembali bekerja. Cuti kehamilan yang sudah berakhir selama 3 bulan ini membuat ibu seringkali khawatir apakah mereka dapat tetap memberikan ASI ekslusif pada buah hatinya atau tidak.

Tak perlu khawatir, karena jawabannya tetap bisa. Ibu yang masih dalam proses menyusui namun sudah dituntut untuk bekerja masih dapat memberikan ASI ekslusif pada buah hatinya dengan baik.

Tips Persiapan ASI Perah Untuk Ibu Bekerja

Tips Persiapan ASI Perah Untuk Ibu Bekerja: Mengenal 2 Metode Pemberian ASI

Pada dasarnya kemajuan ilmu pengetahuan dewasa ini membuat segala hal menjadi mungkin dan lebih praktis, termasuk dengan ibu menyusui yang bekerja. Kekhwatiran anda karena tidak dapat meluangkan waktu untuk memberikan ASI langsung pada si kecil pun akan dapat diatasi dengan baik. Cara tersebut adalah dengan memberikan ASI perah pada buah hati anda. Idealnya, terdapat dua metode dalam melakukan perah ASI untuk si kecil, diantaranya adalah:

Memerah ASI dengan Tangan

Cara yang pertama yang dapat dilakukan untuk memberikan ASI perah pada si kecil adalah dengan memerahnya menggunakan tangan. Hanya saja, perhatikan kebersihan dalam hal ini dengan baik. Setelah diperah umumnya anda akan membutuhkan alat untuk menampung ASI. Untuk itu, perhatikan pula kebersihan alat tampung dengan baik.

Memerah ASI dengan Pompa

Cara selanjutnya adalah dengan menggunakann alat pompa. Alat ini umumnya digunakan dengan memasangkan pompa pada bagian payudara sehingga memungkinkan ASI keluarkan dengan mudah. Sama halnya dengan cara diatas, kebersihan dan kehigienisan perlu diperhatikan dengan baik. Sebab ASI yang terkontaminasi dengan bakteri membuatnya tidak layak konsumsi.

Tips Persiapan ASI Perah Untuk Ibu Bekerja

Nah, setelah mengetahui metode memerah ASI, penting pula untuk anda mengetahui tips mempersiapkan ASI perah untuk si kecil. Dengan mengetahu tips ini diharapkan anda dapat memberikan ASI perah dengan lebih mudah.

Tanamkan Rasa Percaya Diri

Seringkali ibu hamil yang untuk pertama kalinya meninggalkan si kecil bekerja akan dibuat khawatir dan tidak mempercayakan si kecil dijaga oleh orang lain. Kondisi ini pada akhirnya akan membuat anda terus kepikiran dengan si kecil dan mungkin membuat anda stres. Hanya saja, penting diketahui bahwa stres akan dapat mempengaruhi kualitas ASi anda. Sehingga demikian, pemberian ASI perah pada si kecil akan mungkin terkendala.

Untuk itu, sebaiknya tanamkan rasa percaya diri anda bahwa si kecil akan baik-baik saja dirumah. Oleh karenanya sebaiknya percayakan proses penjagaan buah hati anda pada orang yang bisa anda percaya. Selain itu, niatkan untuk tetap memberikan ASI perah pada si kecil meski anda berada jauh darinya. Perlu diketahui, sebelum usianya 6 bulan ASI menjadi satu-satunya sumber gizi yang baik untuk bayi.

Perhatikan Asupan Gizi yang Baik

Mencukupi semua kebutuhan gizi dengan sebaik-baiknya akan mendukung tubuh memproduksi ASI dengan baik. Untuk itu, tidak ada alasan untuk anda malas makan atau malas mengkonsumsi sayur dan buah yang sehat. Tetap cukupi kebutuhan nutrisi anda lewat konsumsi makanan sehat yang akan mendukung produksi ASI dengan baik.

Belajarlah Untuk Mulai Memerah ASI

Mungkin akan sedikit canggung dan kesulitan untuk anda saat pertama kali belajar memerah ASI. Apalagi jika tempat anda bekerja tidak terdapat ruangan khusus untuk memerah ASI. Untuk itu, lakukan dengan perlahan dan yang terpenting belajarlah untuk melakukan hal ini dengan baik. Perlahan anda akan dapat melakukannya dengan lebih baik dan lebih baik lagi.

Tekhnik Mempersiapkan ASI Perah dengan Baik

Selain mengetahui beberap tips diatas, penting juga untuk anda mengetahui tekhnik yang tepat dalam memerah ASI yang baik dan tepat. Seperti apa caranya? Simak dibawah ini.

  • Untuk yang pertama mulailah memerah ASI dengan arah usapan kebagian puting dengan perlahan. Lakukan cara ini sampai ASI keluar pada wadah yang telah disediakan. Sebaiknya gunakan tangan karena cara ini lebih efektif dan mudah dijangkau.
  • Selanjutnya, perhatikan jangan sampai wadah yang anda pegang tumpah atau goyang. Untuk itu, pegang dengan kuat.
  • Bila ASI sudah tertampung banyak dalam wadah, maka jangan pegang pinggiran botol. Atau mengusap ASI yang tumpah kedalam tampungan ASI. Hal ini malah membuat kuman dapat tersebar didalamnya.
  • Segera tutup botol tampung dengan rapat dan pastikan tidak ada udara yang terbuka. Hal ini dilakukan agar ASI tidak cepat basi.
  • Bila masih bekerja, sebaiknya masukkan ASI dalam lemari es untuk menjaga kesegarannya tetap terjaga.

Tips Sewaktu Memerah ASI

  • Penggunaan alat penampung ASI sebaiknya diperhatikan betul. Jangan gunakan kantong plastic sebab bahan ini akan mudah robek dan bocor saat digoyang-goyang. Untuk itu, sebaiknya gunakan botol plastic yang lebih kuat.
  • Ketahanan ASI perah bisa sampai 6 jam bila diletakkan dalam lemari pendingin. Sementara bila tidak diletakkan dalam lemari es umumnya hanya bertahan selama 2-4 jam.
Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *