Tips Diet Ibu Menyusui yang Aman

Tips Diet Ibu Menyusui yang Aman – Tidak sedikit wanita setelah melahirkan mengalami kenaikan berat badan yang melonjak. Hal ini membuat mereka khawatir bila proses menyusui dapat mempengaruhi pola makannya dan memperburuk ukuran berat badannya. Jika anda berniat untuk menurunkan berat badan, dibawah ini adalah langkah yang aman yang dapat dilakukan.

Sudah menjadi rahasia umum bahwasanya usai melahirkan berat badan seorang wanita akan mengalami peningkat beberapa kilogram. Untuk sebagian wanita usainya proses melahirkan membuat mereka ingin kembali membenahi bentuk tubuhnya dan mengembalikan kecantikannya. Sehingga tak heran bila tidak sedikit wanita seusai melahirkan akan mulai kembali mengatur pola makannya dan melakukan upaya lain untuk menurunkan berat badannya.

Hanya saja, kendalanya adalah melakukan diet setelah melahirkan dan masih dalam masa menyusui akan mengungasi asupan makanan serta nutrisi bagi ibu. Kondisi ini tentu akan membuat kegiatan menyusui menjadi terkendala karena produksi ASI yang juga terhambat.

Ya, selama proses menyusui seorang wanita membutuhkan asupan banyak nutirisi dan vitamin dengan lebih banyak dibandingkan wanita pada umumya. Hal ini tentu bisa didapatkan dengan mengkonsumsi makanan sehat dan bernutrisi tinggi. Kegiatan diet yang pada umumnya lebih sering dimaknai memangkas sejumlah asupan makanan tentu akan beresiko untuk tubuh dan kualitas ASI anda.

Tips Diet Ibu Menyusui yang Aman

Namun tentunya akan berbeda kasusnya apabila diet yang dilaukan ibu menyusui ini dilakukan dengan metode yang aman. Ibu menyusui masih dapat menurunkan berat badannya namun dengan tidak mengganggu kualitas ASI pada bayinya. Selain menghindari konsumsi obat-obatan kimia untuk melangsingkan tubuh. Ibu menyusui pun penting sekali untuk selalu mencukupi kebutuhan nutrisinya lewat konsumsi makanan yang sehat.

Seperti yang kita ketahui bahwa asupan makanan ibu menyusui akan sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembang buah hatinya. Namun , keinginan untuk mendapatkan kembali tubuh ideal yang sebelumnya dimiliki sebelu melahirkan tentu akan membuat suami menjadi senang melihat anda. Program diet yang dijalankan selama masa menyusui memang tidak dilarang. Hanya saja, ibu menyusui perlu memperhatikan dengan baik jenis atau metode diet yang dilakukannya. Tentunya ibu menyusui tidak diperkenankan melakukan diet yang ekstrim dan berbahaya.

Nah, dibawah ini adalah tips diet ibu menyusui yang aman yang dapat dilakukan dengan mudah. Simak dibawah ini.

Tips Diet Ibu Menyusui yang Aman

Menginginkan memiliki tubuh yang kembali normal dengan ukuran yang ideal setelah proses melahirkan memang hal yang wajar. Apalagi menjadi kodrat seorang perempuan untuk selalu tampil menawan. Hanya saja, metode menurunkan berat badan yang dilakukan selama proses menyusui haruslah diperhatikan dengan baik, simak dibawah ini.

Tetap Jaga Asupan Makanan Sehat

Ibu menyusui memang harus selalu memeprhatikan asupan makanan dan gizi kedalam tubuhnya dengan baik. Dengan demikian, diet yang dijalani oleh ibu menyusui bukanlah jenis diet yang menghentikan sama sekali asupan makanan kedalam tubuh. Jangan khawatir merasa gemuk, tetap cukupi kebutuhan nutirisi dan gizi anda lewat makanan yang sehat. Untuk itu, ubahlah pola makan anda dengan baik.

Jika sebelumnya anda seringkali mengkonsumsi segala jenis makanan tanpa memperhatikan kandungannya. Saat ini sebaiknya, ganti semua jenis makanan anda pada makanan yang lebih sehat. Konsumsi buah dan sayur tentu menjadi makanan yang aman untuk dinikmati. Meski dikonsumsi dalam jumlah yang besar, sayur dan buah tidak akan membuat anda menaikan berat badan dengan melonjak.

Selain itu, kandungan vitamin dan nutrisi yang terdapat dalam makanan ini akan sangat baik untuk kesehatan anda dan si kecil. Untuk itu, pastikan anda tetap mengkonsumsi sejumlah makanan sehat.

Upayakan Untuk Tetap Terhidrasi

Aktivitas yang dilakukan oleh seorang ibu rumah tangga yang baru saja memiliki anak akan tentu menguras banyak tenaganya. Mulai dari kegiatan mengurus anak, mengurus suami, mengurus dirinya sendiri dan mengurus rumah. Semua kegiatan ini akan mungkin membuat cairan dalam tubuh anda menjadi terkuras habis. Untuk itulah anda memerlukan kembali pengisian cairan dalam tubuh. Konsumsi air putih adalah salah satu cara untuk tetap menghidrasi tubuh dengan baik.

Tubuh yang mengalami dehidrasi akan membuat kualitas dan produksi ASI tetap terjaga dengan baik. Untuk itu, pastikan jika ibu menyusui tetap mendapatkan asupan cairan yang cukup dari konsumsi air sebanyak 8 gelas setiap harinya.

Melakukan Diet Gizi

Diet yang dijalankan oleh ibu menyusui pada umumnya sama dengan diet yang kebanyakan dijalankan oleh banyak orang. Hanya saja, yang membedakan proses ini adalah cara diet pada ibu menyusui perlu disesuaikan dengan asupan nutrisi dalam tubuhnya. Hal ini dikarenakan apa yang dikonsumsi oleh ibu menyusui akan pula dirasakan oleh si kecil. Pengaruh dari makanan yang dikonsumsi oleh ibu menyusui akan besar dampaknya terhadap kualitas air susu ibu.

Jadi demikian, ibu menyusui memang tidak dilarang untuk melakukan diet. Hanya saja, mereka tetap perlu untuk melakukan diet gizi yang seimbang. Salah satu caranya adalah dengan memperbanyak konsumsi sayur dan buah. Bila perlu, isi waktu ngemil anda dengan konsumsi jenis makanan sehat ini. Selain itu, selama melakukan diet, protein menjadi hal penting yang perlu diperhatikan. Hanya saja, jangan konsumsi protein yang memiliki kandungan lemak agar proses penurunan berat badan dapat cepat terjadi.

Lakukan Olahraga

Pada dasarnya diet selalu erat kaitannya denga membatasi asupan makanan dan melakukan olahraga. Siapa bilang ibu menyusui dilarang untuk berolahraga. Justri dengan berolah raga ibu hamil akan dapat memiliki fisik yang lebih kuat dan lebih sehat. Dimana kondisi ini akan tentu dapat memperlancar aliran darah yang akan berpengaruh terhadap produksi ASI pada ibu menyusui.

Untuk itu, agar diet yang anda jalankan dapat berjalan dengan baik maka imbangi kegiatan ini dengan berolahraga. Olahraga akan membantu membakar lemak dalam tubuh anda dengan lebih cepat. Seperti yang kita ketahui, timbunan lemak selama masa kehamilan umumnya cukup besar. Sehingga ibu menyusui akan memerlukan perjuangan yang cukup besar untuk membakar lemak-lemak ini menjadi energi. Lakukan olahraga seperti jogging, jalan cepat, bersepeda dan masih banyak lagi.

Berapa Berat Badan yang Boleh Diturunkan?

Ibu menyusui boleh menurunkan kelebihan berat badannya yang mereka peroleh selama masa kehamilan. Hanya saja, mereka tidak diperkenankan untuk berjuang terlalu keras untuk menurunkan ukuran berat badan yang terlalu banyak. Penurunan ini sekitar 0,5 sampai dengan 1 kilogram dalam satu minggu. Penurunan angka ini baru tergolong aman terhadap produksi ASI ibu. Terlalu ekstrim melakukan penurunan berat badan selama masa menyusui hanya akan memperhambat produksi ASI dalam tubuh.

Untuk itu, jangan terlalu muluk-muluk menargetkan ukuran penurunan berat badan dengan cepat. Diet yang aman dilakukan oleh ibu menyusui sebaiknya dilakukan dengan perlahan dan bertahap. Agar demikian kualitas ASI ibu untuk bayi dapat terjaga dengan baik tanpa menganggu atau merusak asupannya.

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *