Tips Aman Mandi Bola di Tempat Umum yang Penting Diketahui Orangtua

Tips Aman Mandi Bola di Tempat Umum yang Penting Diketahui Orangtua – Kegiatan mengasuh si kecil belakangan menjadi semakin mudah seiring dengan banyaknya area bermain dan media permainan anak yang begitu menghibur. Tak lagi menghabiskan waktu di rumah terus menerus, anak-anak dan balita kini cenderung banyak dititipkan di playground dan dibiarkan menghabiskan sebagian besar waktunya menyentuh dan bermain dengan permainan yang beraneka ragam.

Sementara itu, kegiatan semacam ini membuat para orangtua punya waktu luang yang cukup untuk menjalani kegiatan lainnya. Contohnya adalah berbelanja, ya biasanya playground atau tempat bermain anak-anak terdapat di mall-mall atau taman hiburan besar. Bahkan beberapa fasilitas sudah dilengkapi dengan pendamping atau pengasuh sehingga ibu dan ayah bisa membiarkan si kecil asik bermain sementara anda bisa melanjutkan kegiatan berbelanja atau nonton berdua di satu tempat yang sama.

Salah satu wahana yang paling sering dijumpai dan amat disenangi anak-anak adalah wahana mandi bola. Permainan ini adalah sebuah tempat dengan ukuran yang khusus dimana didalamnya penuhi dengan banyak bola plastik yang berwarna-warna. Anak-anak dan balita menyenangi tempat ini sebab bagi mereka permainan semacam ini sangatlah menghibur.

Namun demikian, bukan berarti tempat tersebut tak berisiko untuk kesehatan si buah hati. Sebab ibu apabila asal mengajak si kecil ke tempat mandi bola maka tentu risiko paparan bakteri dan kotoran dari tempat ini bisa saja menginfeksi buah hati anda. Untuknya, di bawah ini mari kita simak tips aman mandi bola di tempat umum yang penting diketahui orantua. Seperti apa saja? Mari simak langsung informasinya di bawah ini hanya untuk anda.

Tips Aman Mandi Bola di Tempat Umum yang Penting Diketahui Orangtua

Kolam Mandi Bola Adalah Sarang Bakteri

Sebelum lebih jauh mengetahui tips aman mandi bola di tempat umum yang penting diketahui orangtua. Terlebih dahulu mari kita ketahui mengapa wahana menghibur ini bisa menjadi media pembawa bakteri bagi tubuh si buah hati.

Kolam bola sebenarnya merupakan tempat yang paling kotor yang juga tempat berkembang biak yang amat sangat baik bagi bakteri dan kuman. Banyaknya orang yang keluar masuk area tersebut membuat kuman dan bakteri di bawa ke tempat tersebut dengan sangat mudah. Selain itu, kita pun tidak bisa selalu memastikan jika orang-orang atau anak-anak yang bermain bersama dengan buah hati kita semuanya anak-anak yang sehat. Bukan tidak mungkin sebagian anak yang menderita penyakit menular membuat penularan penyakit bisa terjadi lewat satu udara yang dihirup dilingkungan yang sama.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh para ahli menunjukkan bahwa terdapat banyak sekali kotoran yang tersebar luas di tempat mandi bola anak-anak. Bahkan beberapa pekerja yang ada di tempat mandi bola dalam penelitian tersebut mengungkapkan bahwa beberapa anak ada yang muntah bahkan pipis di tempat arena mandi bola.

Tak hanya itu, makanan atau minuman yang berceceran di tempat mandi bola pun menjadikan alasan mengapa arena bermain anak yang satu ini menjadi tempat yang paling kotor. Kabar buruknya, upaya pembersihan secara intesif yang dilakukan oleh pihak pengelola arena bermain biasanya amat jarang dilakukan. Hal inilah yang membuat paparan bakteri dapat tumbuh dan berkembang di tempat ini. Yang mana sekaligus menjadikan tempat ini sebagai tempat yang berbahaya untuk kesehatan si kecil apabila ibu tidak memperhatikannya dengan baik.

Dampak Mandi Bola Bisa Picu Alergi Lateks

Bukan hanya paparan bakteri dan kuman saja yang berisiko menyerang si buah hati. Taman bermain atau tempat mandi bola pun bisa membawa dampak berbahaya lain untuk kesehatan si kecil. Dikutip dari sebuah laman terpercaya mengungkapkan bahwa beberapa anak ada juga yang mengalami alergi parah akibat dari lateks yang diguankan pada bagian matras (bantalan busa) yang ada di kolam bola. Hal inilah yang kemudian diperkuat oleh pendapat para ahli yang menyebutkan bahwa anak-anak yang punya riwayat alergi lateks, lapisan lateks pada matras yang ada di kolam bola inilah yang akan membawa risiko terhadap berbagai masalah kesehatan si kecil.

Bahkan menurut seorang pakar kesehatan menjelaxskan bahwa alergi lateks yang terjadi pada anak bisa sangat serius dampaknya. Pada tahapan awal kondisi, anak-anak yang mengalami alergi lateks mungkin menunjukkan gejala berupa kulit kemerahan dan ruam yang mengganggu. Namun ketika kondisi tersebut sudah berkembang menjadi sangat parah anak bisa mungkin mengalami reaksi anafilaksis yang bisa saja sewaktu-waktu mengancam keselamatan jiwanya. Oleh karenanya, penting sekali memperhatikan dampak dari kondisi yang satu ini.

Untuknya, para pakar kesehatan menghimbau orangtua perlu waspada dengan baik. Anda yang punya anak dengan tanda-tanda alergi laters setelah bermain bola maka pertimbangkan untuk menghentikan kegiatan yang satu ini dan memilih pola pengasuhan mandiri. Meskipun terdengar lebih sulit dan merepotkan namun ini akan tentu jauh lebih baik dibandingkan menggadaikan kesehatan si buah hati.

Tips Aman Mandi Bola di Tempat Umum yang Penting Diketahui Orangtua

Sebagai orangtua kita perlu cermat dan teliti ketika hendak membawa si kecil ke tempat bermain di playground alias arena bermain untuk anak-anak. Meskipun arena ini bisa menjadi arena yang amat menghibur untuk anak-anak dan anda bisa serta merta meninggalkan mereka dan melakukan aktivitas lainnya. Namun demikian, bukan berarti anda bisa melakukannya dengan sembarangan. Terlebih lagi ketika anda tahu betul ancaman berbahaya dari kegiatan yang satu ini.

Nah, untuk menghindari berbagai kemungkinan buruk yang bisa saja terjadi pada buah hati anda. Maka di bawah ini kita simak tips aman mandi bola di tempat umum yang penting diketahui orangtua.

Perhatikan Kebersihan Arena Bermain

Kebersihan menjadi faktor yang mutlak yang harus menjadi pertimbangan anda sebelum mengizinkan si kecil masuk ke arena playground dan mulai bermain. Hal ini tentunya, kebersihan menjadi modal utama anda dalam memberikan kesenangan yang utuh pada anak-anak yang bermain di tempat umum. Untuknya, anda perlu memastikan dengan baik jika buah tempat bermain anak atau kolam mandi bola adalah tempat yang bersih.

Atau bila perlu cari tahu standar SOP di tempat tersebut. Apakah ada standar kebersihan yang baik yang diterapkan oleh tempat bermain tersebut atau tidak. Atau bila anda kesulitan mendapatkan informasi ini, lihatlah dengan seksama area permainan tersebut secara keseluruhan.

Perhatikan apakah bola-bola di tempat tersebut dalam keadaan bersih, perhatikan pula kondisi matrasnya. Matras dengan warna yang kusam dan terdapat jejak kaki yang kotor menandakan tempat tersebut jarang sekali dibersihkan. Bila anda menjumpai hal tersebut maka pertimbangkan kembali membiarkan si kecil main ke tempat tersebut.

Analisis pula jika terjadi momen dimana salah satu anak menumpahkan makanan atau minuman seperti apa tindakan dari pihak pekerja atau pengelola. Bila anda menjumpai pihak pengelola tidak melakukan tindakan pembersihan yang baik maka sudah dipastikan tempat tersebut tidak baik dijadikan tempat bermain untuk anak-anak. Terlebih lagi bila anak anda masih sangat balita, hal ini akan mungkin membuat keluhan masalah mudah terjadi pada tubuhnya.

Temani Si Kecil Saat Bermain

Di beberapa arena bermain untuk anak-anak saat ini ada fasilitas dimana pengasuh akan menjaga si kecil dan anda bisa meninggalkan mereka untuk berbelanja atau melakukan kegiatan lainnya. Namun sebaiknya, tidak melakukan hal tersebut terlebih lagi jika satu pengasuh di arena tersebut menangani banyak anak sekaligus.

Bagaimanapun, anak anda tidak akan sepenuhnya berada dalam pengawasan si pengasuh karena perhatian mereka terbagi bersama dengan anak-anak lainnya. Jangan biarkan si kecil berada dalam risiko yang besar meski anda menganggap tempat bermain tersebut aman namun tidak menjamin keamanan tersebut dapat terus terjaga.

Jangan biarkan buah hati anda bermain sendiri. Anda mau tidak mau, harus terlibat dan mengawasinya selama bermain mandi bola. Hal ini akan sekaligus membuat anda bisa memonitor apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan oleh si kecil. Terlebih lagi, anak-anak ketika berada di playground atau kolam mandi bola akan berbaur bersama dengan anak-anak lainnya.

Meski anda menganggap anak anda adalah anak yang baik namun kita tidak bisa memastikan anak lain akan sama baiknya dengan anak anda. Jangan sampai si kecil terjatuh karena didorong atau hal sebaliknya terjadi karena ulah anak anda. Sebab hal ini akan mungkin memicu ketidak nyamanan orangtua lainnya.

Jangan Bermain Ketika Ramai Pengunjung

Hal lain yang perlu menjadi pertimbangan sebagai tips aman mandi bola di tempat umum yang penting diketahui orangtua adalah sebaiknya jangan bermain di playground saat sedang ramai pengunjung. Hal ini dikarenakan, ketika ada banyak orang di area tersebut maka secara otomatis hal ini meningkatkan risiko anak anda jatuh atau tertimbun dalam bola sebab terlalu ramai orang-orang di dalamnya.

Hal ini terjadi ketika ruang bermain anak dipenuhi oleh anak-anak lainnya membuat ruang gerak si kecil menjadi terbatas. Akibatnya bukan tidak mungkin si kecil bisa saja berbenturan bersama dengan orang lain. Bahkan dalam kondisi yang lebih buruk, ada banyak kasus dimana kecelakaan antara satu anak dengan anak lainnya terjadi sebab anak berdiri di bawah perosotan ketika ada anak lain yang sedang meluncur dengan kecepatan yang begitu tinggi. Akhirnya yang terjadi adalah anak yang berada di depan perosotan tersebut tertubruk dengan sangat kencang dan terguling ke tempat lainnya.

Bukan hanya luka fisik yang bisa diakibatkan sebab kondisi ini. Bisa jadi hal ini membuat anak-anak menjadi semakin ketakutan berada di keramaian karena menurut mereka kondisi ramai adalah tempat yang berbahaya. Oleh karena itu, sebaiknya pertimbangkan dengan baik permasalahan yang satu ini jangan sampai buah hati anda bermasalah dikemudian hari akibat anda memaksakan kehendak mengajak mereka di tempat bermain yang terlalu ramai.

Lepaskan Semua Aksesori dan Benda Lain dari Tubuh Anak

Di banyak playground biasanya anak akan diminta membuka sepatu mereka saat memasuki arena bermain tersebut dan hanya membiarkan anak menggunakan kaus kakinya. Kebijakan ini dilakukan untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan di tempat tersebut.

Anak-anak bisa bebas bermain bola dengan semua aksesoris dan perlengkapan di tubuh mereka yang sedikit. Selain sepatu dan peralatan lainnya, sebaiknya ibu melepaskan pula semua aksesoris dan perhiasan yang ada di tubuh si keci, termasuk yang ada di dalam sakunya.

Hal ini menjadi hal penting untuk dilakukan guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan bisa terjadi. Seperti halnya kehilangan barang berharga yakni perhiasan si kecil karena ia bergerak dengan sangat aktif. Biasanya kehilangan di tempat seperti ini akan  sulit ditemukan mengingat ada banyak barang di tempat bermain anak yang tidak bisa disingkirkan karena anak lain juga sedang bermain.

Sementara itu, beberapa aksesoris seperti halnya jepit rambut, bando dan lain sebagainya akan membatasi anak untuk bergerak. Selain itu, pernak-pernik tersebut akan berbahaya bagi anak. Terlebih lagi, ketika anda memasangya dengan longgar, hal ini bisa mungkin menusuk mata atau kepala si kecil.

Untuk itu, perhatikan dengan baik masalah yang satu ini jangan sampai anda membahayakan keselamatan si buah hati karena kurang teliti dalam menangani mereka dengan baik. Langkah penanganan menjadi tindakan waspada agar si kecil tidak terlanjur mengalami hal-hal yang tidak diinginkan.

Ajak Anak Cuci Tangan Setelah Bermain

Setelah puas bermain di tempat mandi bola biasanya kegiatan selanjutnya yang ibu lakukan tidaklah langsung pulang. Ibu akan mengajak terlebih dahulu si buah hati untuk makan atau melakukan kegiatan lainnya yang diperlukan. Namanya juga saat di mall, biasanya ibu cenderung banyak melakukan aktivitas dengan alasan nanggung.

Nah, sebelum menjalani aktivitas tersebut akan lebih baik ajak terlebih dahulu si buah hati ke toilet terdekat. Kemudian minta ia membersihkan tangan atau bila perlu bersihkan pula bagian kakinya dengan merata. Sediakan selalu antiseptik untuk membunuh kuman dan bakteri yang mungkin terpapar dari peralatan dan perlengkapan yang ia sentuh di area bermainnya.

Bila anda kesulitan menemukan toilet atau kamar mandi anda bisa membawa selalu tisu basah atau handuk kering untuk memastikan keringat di tubuh si kecil dapat dilap dan dibersihkan dengan merata.

Alternatif Bermain Mandi Bola yang Lebih Aman

Daripada menempatkan si kecil dalam risiko yang besar karena paparan kuman dan bakteri yang ada di tempat mandi bola. Akan lebih baik jika anda membuat sendiri arena bermain yang lebih aman dan lebih higienis untuk mereka. Buat sendiri kolam mandi bola di rumah caranya dengan menempatkan kolam dari plastik atau karet kemudian isikan ke dalamnya dengan merata.

Berikan pelengkap seperti matras dari bahan yang aman. Biarkan si kecil bermain di dalamnya sesuka hati mereka. Ingatkan bagian mana saja yang boleh mereka dekati dan area mana yang harus mereka jauhi untuk memastikan mereka tetap aman bermain di dalamnya.

Perhatikan pula untuk senantiasa membersihkan bola-bola yang digunakan bersama dengan perlengkapan lainnya termasuk dengan matras dan kolam yang digunakan. Bersihkan dengan menggunakan desinfektan untuk membunuh bakteri yang mungkin ada di dalamnya.

Loading...