Penting mengetahui apa saja kesalahan mengganti popok bayi agar anda dapat menghindarinya, serta si kecil tetap nyaman dan sehat.

Merawat bayi terlihat mudah dan menyenangkan. Namun, sebenarnya ibu membutuhkan perjuangan yang keras, karena merawat bayi tidak semudah seperti yang dibayangkan, termasuk ketika mengganti popok bayi.

Bayi tidak bisa terlepas dari popok. Popok bayi itu sendiri ada beberapa jenis, mulai dari popok kain hingga popok sekali pakai. Dari beberapa jenis popok yang ada, kebanyakan ibu biasanya lebih memilih popok sekali pakai karena dianggap lebih praktis

Kesalahan Mengganti Popok Bayi

Mengganti popok bayi tidak semudah seperti yang dibayangkan. Faktanya, beberapa kesalahan mengganti popok bayi sering dilakukan oleh ibu meskipun tanpa disadari. Lantas apa saja kesalahan yang dimaksud? Untuk mengetahuinya, simak beberapa kesalahan mengganti popok bayi seperti berikut ini.

Kesalahan Mengganti Popok Bayi

Tidak Melakukan Persiapan Terlebih Dahulu

Seringkali ibu tidak melakukan persiapan terlebih dahulu sebelum menggantikan popok buah hatinya. Karena popok dan perlengkapan lainnya yang dibutuhkan tidak berada di jangkauan ibu, maka terpaksa ibu harus membawa popok dan perlengkapan yang dibutuhkan. Ketika ibu mengambil perlengkapan yang dibutuhkan, bisa saja bayi berguling ke pinggir tempat tidur untuk menghampiri ibu. Sebaiknya, hindari meninggalkan bayi seorang diri meskipun hanya sebentar tanpa pengawasan orangtua karena akibatnya akan fatal.

Tidak Menutup Kemaluan Bayi

Tidak sedikit ibu sering melakukan kesalahan yang satu ini. Kemaluan bayi dibiarkan ketika ibu menyiapkan popok baru atau melipat popok bekas yang sudah digunakan. Apabila kemaluan bayi tetap dibuka, khususnya pada bayi laki-laki, maka paparan udara bisa saja menyebabkan bayi buang air kecil. Akibatnya, air pipis bayi dapat mengenai alas tidur, baju ibu atau barang lain yang berada di sekitarnya. Jadi, sebaiknya tutup kemaluan bayi anda dengan menggunakan popok yang bersih.

Membersihkan Kemaluan Bayi dengan Tidak Tepat

Sangat disarankan untuk membersihkan kemaluan bayi dengan tepat pada saat mengganti popoknya. Bersihkan kemaluan bayi anda dengan menggunakan kapas atau tisu basah untuk membersihkan sisa feses atau sisa urine dengan menyapukan dari arah depan ke belakang atau dari arah kemaluan ke anus, bukan sebaliknya. Langkah seperti ini khususnya harus dilakukan pada bayi perempuan. Membersihkan kemaluan dari anus ke kemaluan bukanlah langkah yang tepat karena hanya akan menyebarkan bakteri yang dapat memicu infeksi saluran kencing.

Memasukan Tali Pusat Bayi ke Dalam Popok

Memasukan tali pusat bayi ke dalam popok adalah kesalahan meskipun perekat popok dikendurkan. Hindari hal ini jika tali pusat bayi anda belum puput. Sebaiknya lipat garis pinggang popok ke arah bawah supaya area tersebut tetap dalam keadaan kering. Untuk mencegah iritasi, meskipun tali pusat bayi anda sudah puput, sebaiknya tetap lipat ke bawah selama beberapa hari.

Memakaikan Popok Terlalu Ketat

Memakaikan popok terlalu ketat tidak disarankan karena akan membuat bayi merasa tidak nyaman. Dengan popok yang terlalu ketat, maka guratan akan muncul pada perut dan kaki bayi anda. Anda dapat merenggangkan perekat popok. Jika tidak berhasil, maka anda harus mengganti popok bayi dengan ukuran yang lebih besar. Apabila pada perut atau kaki bayi anda nampak ruam, maka bisa saja kulit bayi anda sensitif terhadap bahan yang digunakan. Untuk menghindari masalah kulit yang semakin parah, cobalah untuk mengganti popok yang biasa digunakan dengan merek yang lainnya.

Mengarahkan Kemaluan Bayi Laki-Laki ke Atas

Ketika memakaikan popok, seringkali ibu mengarahkan alat kelamin bayi laki-lakinya ke atas. Hal seperti ini jarang disadari, bahkan para ibu tidak mengetahui akibatnya. Ketika mengarahkan alat kelamin ke atas, maka akan membuat urin bayi mengalir ke atas melalui pinggangnya ketika bayi buang air kecil. Apabila hal seperti ini terjadi ketika malam hari, maka mungkin saja ibu tidak akan menyadari bagian pinggang, perut atau punggung si kecil basah. Untuk menghindari hal seperti ini, maka sebelum mengencangkan popok anda harus memastikan jika alat kelamin bayi anda terlipat ke bawah.

Lupa Mencuci Tangan Setelah Mengganti Popok

Setelah mengganti popok bayi disarankan untuk langsung mencuci tangan. Pasalnya, tangan anda bisa saja terpapar oleh kuman. Dimana kuman yang terdapat pada tangan anda bisa saja menyebar ke benda lainnya yang anda pegang.

Membiarkan Tempat Sampah Penuh dengan Popok Bekas

Sebelum penuh, seringkali para ibu tidak mengosongkan tempat sampah dan membiarkan popok bekas menumpuk. Seharusnya, tempat sampah dikosongkan setiap hari dari popok bekas. Ini dilakukan untuk mencegah tempat sampah menjadi bau. Membiarkan tempat sampah penuh dengan popok bekas akan membuat bakteri berkembang biak di sana.

Meskipun terkesan sederhana, tetapi kesalahan mengganti popok bayi ini dapat berakibat pada kenyamanan dan kesehatan bayi anda. Oleh karena itu, ganti popok bayi anda dengan cara mengganti popok bayi yang benar dan tepat. Hindari kesalahan-kesalahan yang tanpa disadari sering dilakukan tersebut.

Selain menghindari beberapa kesalahan yang sering dilakukan tersebut, penting bagi anda untuk memeriksa popok bayi dengan rutin. Bayi tidak tahan lama kontak langsung dengan urine atau feses pada popoknya karena kulitnya masih sensitif. Oleh karena itu, seringlah mengganti popok bayi dan hindari mengganti popok sampai menunggu benar-benar penuh.

Tidur nyenyak dan berkualitas memiliki banyak manfaat untuk bayi. Agar bayi mendapatkan manfaatnya, ketahui tips menerapkan rutinitas malam agar bayi tidur nyenyak dan berkualitas.

Membuat bayi tidur nyenyak dan berkualitas penting dilakukan karena memiliki banyak manfaat. Manfaat tidur berkualitas bagi bayi di antaranya yaitu, dapat mendorong pertumbuhan, kesehatan jantung, kebal melawan infeksi dan penyakit, perkembangan otak menjadi optimal dan masih banyak lagi yang lainnya.

Namun, tidak sedikit bayi yang tidak bisa mendapatkan tidur berkualitas karena mengalami masalah atau gangguan tidur. Masalah tidur yang dialami bayi, selain dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan bayi, juga dapat menyebabkan masalah perilaku kemudian hari.

rutinitas malam agar bayi tidur nyenyak

Agar bayi anda mendapatkan tidur yang berkualitas, maka masalah tidur yang dialami oleh bayi harus diatasi. Anda dapat menciptakan rutinitas malam hari sebelum tidur untuk membentuk pola tidur si kecil dan membuatnya tidur berkualitas. Terapkan rutinitas tidur yang konsisten pada anak anda setiap malam seperti misalkan, mandi menggunakan air hangat, melakukan pijatan, membaca cerita atau lain sebagainya.

Dengan rutinitas yang dilakukan setiap malam, akan membuat bayi menjadi lebih rileks dan nyaman. Bayi akan mengetahui kegiatan apa yang akan dilakukan setelah melakukan rutinitas tersebut. Apabila bayi merasa nyaman dan rileks, maka ia akan lebih mudah tidur.

Berikut ini tips menerapkan rutinitas tidur malam agar bayi dapat tidur nyenyak.

Tips Menerapkan Rutinitas Malam Agar Bayi Tidur Nyenyak

Mandi

Selain menyegarkan, mandi diyakini dapat membuat tubuh menjadi lebih nyaman dan rileks sehingga dapat lebih siap untuk beristirahat. Waktu mandi dapat menjadi momen yang mampu mempererat hubungan bayi dan orangtua.

Usapan tangan orangtua yang lembut dan senyum yang penuh dengan cinta akan membuat bayi merasa lebih dicintai dan disayangi. Sehingga hal ini dapat membantu mengoptimalkan perkembangan psikologis bayi. Waktu mandi dapat dijadikan momen bagi bayi dalam melatih keterampilan motorik dan kemampuan sensoriknya.

Agar mandi menjadi lebih menyenangkan dan si kecil merasa lebih nyaman, anda dapat melakukan beberapa langkah seperti berikut ini:

Langkah awal

Siapkan semua perlengkapan mandi bayi yang dibutuhkan. Jika semuanya sudah siap, anda dapat mengajak bayi anda ke tempat mandi. Kemudian, dengan perlahan-lahan masukan bayi anda ke dalam bak mandi, gunakan satu tangan untuk menopang kepala dan tubuh. Sedangkan tangan yang lainnya digunakan untuk menyangga tubuh bayi bagian bawah.

Bersihkan wajah

Sebelum membersihkan bagian tubuh yang lainnya, bersihkan terlebih dahulu bagian wajah bayi yang diawali dengan membersihkan area mata menggunakan waslap yang sudah dibasahi air tanpa menggunakan sabun. Kemudian anda dapat melanjutkannya ke area wajah yang lainnya.

Bersihkan Tubuh

Bersihkan seluruh bagian tubuh bayi anda dengan lembut dan hati-hati. Untuk membersihkan area kelamin, gunakan waslap yang berbeda dari waslap yang digunakan untuk membersihkan bagian tubuh yang lainnya.

Membilas

Bilas tubuh bayi anda dengan lembut. Bagian tubuh bayi yang harus anda perhatikan yaitu bagian lipatan. Jika sudah, anda dapat mengeringkan tubuh bayi anda dengan menggunakan handuk lembut. Keringkan tubuhnya dengan cara ditepuk-tepuk lembut. Pastikan bagian lipatan tubuh bayi anda benar-benar kering .

Memijat Bayi

Pijatan lembut dapat anda lakukan sebagai rutinitas tidur bayi. Pijatan lembut dari tangan orangtua akan membuat bayi merasa lebih nyaman dan rileks. Bayi akan merasakan kasih sayang dan cinta yang besar dari sentuhan tangan orangtuanya.

Lakukan pijatan pada bayi dengan cara memijat bayi yang baik dan benar. Pastikan anda memijat bayi dengan lembut dan hati-hati.

Ciptakan Suasana Nyaman dan Tenang

Rutinitas yang anda lakukan bersama dengan bayi sebelum tidur harus menjadi momen yang menyenangkan bagi bayi anda. Jangan memaksa bayi untuk tidur sehingga membuat bayi rewel dan menangis, karena hal seperti itu justru hanya akan mengganggu tidur bayi dan mengakibatkan tidurnya tidak berkualitas. Cobalah untuk menciptakan suasana yang tenang setiap malam sebelum tidur. Dalam menciptakan suasana seperti itu, anda dapat mencoba beberapa langkah seperti berikut ini:

Ciptakan ruangan yang nyaman dan tenang

Jika sudah waktunya tidur, anda dapat membawa si kecil ke kamarnya. Ciptakan agar suasana kamar atau ruangan tempat si kecil tidur dalam keadaan nyaman dan tenang. Anda dapat meredupkan lampu kamar si kecil dan hanya menyalakan lampu khusus tidur, mengatur suhu ruangan agar si kecil lebih nyaman.

Putar musik

Sebelum menyimpan si kecil di tempat tidurnya, anda dapat mencoba untuk menimang. Agar si kecil lebih mudah tidur, anda dapat mencoba untuk menyanyikan sebuah lagu anak sebagai pengantar tidurnya. Jika tidak, anda dapat memutar musik yang menenangkan.

Apabila bayi anda sudah benar-benar lelap, anda dapat membaringkannya di tempat dengan perlahan agar ia tidak kembali terbangun.

Hal yang Harus Dihindari Agar Bayi Tidur Nyenyak

Beberapa hal yang dilakukan oleh orangtua tanpa disadari dapat membuat tidur bayi menjadi tidak nyenyak. Agar tidur bayi anda nyenyak, hindari beberapa hal seperti berikut ini:

Memberi makan bayi

Tidak sedikit orangtua memberi makan bayi sebelum tidur. Umumnya, bayi memang harus mendapatkan asupan makanan setiap 2-3 jam sekali. Keadaan ini normal terjadi pada bayi baru lahir. Namun, membiasakan hal seperti ini hingga bayi beranjak besar rasanya tidak baik. Saat bayi menginjak usia 4 bulan, ada baiknya jika anda membentuk rutinitas tidur. Apabila sebelum tidur bayi diberi makan, maka ia akan terbiasa terbangun dan anda harus melakukan rutinitas yang sama.

Menggendong setiap menangis

Saat bayi menangis, untuk menghentikan tangisannya orangtua akan menggendongnya. Menggendong bayi ketika menangis dianggap sebagai langkah paling efektif untuk menghentikan tangisan bayi. Akan tetapi, untuk bayi yang usianya sudah lebih dari 6 bulan, sebaiknya hindari terlalu memanjakannya dengan menggendong setiap kali ia menangis. Anda dapat sedikit membiarkan bayi anda menangis.

Semakin lama, anda dapat mengatur waktu sehingga bayi anda dapat mengatur waktu untuk menenangkan dirinya sendiri. Bayi menangis ketika tidur tidak selamanya karena popoknya penuh atau lapar. Namun, anda harus lebih waspada jika tangisan bayi anda menandakan kesakitan.

Menyusui bayi lebih lama ketika malam hari

Ketika sudah berusia 6 bulan, bayi tidak terlalu membutuhkan makanan di tengah malam. Semakin usia bayi beranjak dewasa, sebaiknya jangan biasakan menyusuinya di tengah malam. Selain hanya mengganggu waktu tidur, menyusui bayi ketika malam hari dapat mempengaruhi porsi makannya ketika pagi atau siang hari.

Membiarkan bayi terjaga hingga malam

Bayi tidak akan tidur berkualitas dan nyenyak apabila anda tidak dapat membiasakan jadwal tidur yang tepat atau membiarkan bayi terjaga sampai larut malam. Pastikan anda membuat jadwal tidur yang baik untuk bayi anda. Sebaiknya, anda terapkan rutinitas malam untuk membiasakan pola tidurnya yang baik.

Jika tidak bisa tidur nyenyak dan berkualitas, bahkan waktu tidurnya kurang, maka dapat menimbulkan efek buruk bagi bayi. Karena seperti itu, penting untuk membuat tidur bayi berkualitas, salah satunya dengan cara menerapkan rutinitas sebelum tidur seperti di atas.

Kesehatan bayi merupakan salah satu hal yang perlu diperhatikan oleh orangtua. Sudah menjadi tugas orangtua untuk memperhatikan kesehatan buah hatinya. Untuk itu, penting bagi orangtua mengetahui tips menjaga kesehatan bayi.

Kehadiran buah hati di rumah tentunya membawa kebahagiaan tersendiri untuk orangtua dan keluarga. Suasana rumah kini menjadi ramai dan hangat dengan kehadiran si kecil. Orangtua selalu berharap buah hatinya tumbuh sehat, ceria dan aktif. Namun, orangtua tiba-tiba akan merasa sangat panik ketika mendapati buah hatinya sakit dan terkulai lemas di tempat tidur.

Bayi dan anak-anak masih rentan terhadap berbagai serangan penyakit, sehingga wajar jika mereka mudah sakit. Hal ini disebabkan karena sistem kekebalan tubuh bayi masih lemah dibandingkan dengan orang dewasa.

tips menjaga kesehatan bayi

Namun, sebagai orangtua bukan berarti jika anda tidak dapat menjaga kesehatan bayi anda. Menjaga kesehatan bayi dapat dilakukan dari hal-hal yang sederhana sehingga ia tidak akan mudah terserang penyakit. Karena suatu hal yang sederhana dapat berakibat fatal untuk kesehatan bayi. Berikut ini beberapa tips menjaga kesehatan bayi yang dapat anda lakukan.

Tips Menjaga Kesehatan Bayi

Selalu perhatikan kesehatan bayi

Untuk orangtua, anak merupakan harta yang paling berharga. Orangtua akan memprioritaskan anak dibandingkan dengan hal apapun. Penting bagi orangtua untuk selalu memperhatikan kesehatan anak. Ketika anda mendeteksi adanya tanda serius yang dialami oleh anak anda, sebaiknya jangan anggap spele keadaan tersebut. Segera konsultasikan keadaan si kecil dengan dokter. Sebaiknya, hindari memberi obat sebelum anda berkonsultasi dengan dokter.

Cukupi Kebutuhan ASI

Seperti yang kita ketahui semua, ASI merupakan makanan terbaik untuk bayi. Berikan ASI eksklusif pada bayi pada 6 bulan pertama kehidupan bayi. ASI mengandung zat antibodi yang dapat mencegah bayi terserang berbagai penyakit. Penting bagi ibu untuk memenuhi kebutuhan ASI bayi. Susui bayi kapan pun si kecil menginginkan. Selain untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan bayi, ASI bermanfaat untuk kesehatan bayi. Meskipun si kecil sudah mendapatkan makanan pendamping, pemberian ASI setidaknya dilakukan hingga bayi berusia 2 tahun.

Penuhi Kebutuhan Nutrisi Bayi

Setelah selesai masa ASI eksklusif, bayi akan dikenalkan pada makanan pendamping ASI. Makanan pendamping diperlukan bayi untuk melengkapi kebutuhan nutrisi dan gizi yang dibutuhkan untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangan bayi. Saat anda memberikan makanan, perhatikan makanan yang diberikan pada si kecil. Perhatikan kandungan gizi dari jenis bahan makanan. Jika kebutuhan gizi si kecil tercukupi maka akan membantu meningkatkan kekebalan tubuhnya. Protein, contohnya protein yang didapatkan dari susu berperan untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Sertakan buah-buahan dan sayuran sehat yang mengandung betakaroten dan vitamin C pada menu makannya.

Kandungan betakaroten dan vitamin C diyakini mampu menangkal virus dan membantu mengoptimalkan perkembangan sel-sel baru. Dalam memberikan makanan pendamping anda harus memperhatikan tingkatan kepadatannya, berikan makanan dengan tekstur sesuai kemampuan dan usia bayi. Makanan yang tidak tepat justru akan menyebabkan masalah kesehatan.

Perhatikan dan Jaga Kebersihan Bayi

Kuman dan bakteri kapanpun dapat menyerang bayi dan mengganggu kesehatannya. Untuk itu, sudah menjadi tugas orangtua untuk selalu menjaga dan memperhatikan kesehatan bayi. Ibu dituntut untuk selalu menjaga dan memperhatikan kebersihan, baik kebersihan bayi atau kebersihan lingkungan sekitar. Jika si kecil sudah mengkonsumsi MPASI atau makanan pendamping ASI, ibu harus memperhatikan kebersihan bahan makanan untuk MPASI.

Penuhi Kebutuhan Cairan Bayi

Memenuhi kebutuhan cairan bayi harus ibu lakukan sebagai upaya untuk menjaga kesehatan bayi. Tubuh membutuhkan cairan yang berperan untuk proses sirkulasi dalam darah dan pencernaan, serta proses metabolisme tubuh yang lainnya. Untuk menunjang kelangsungan proses tersebut dengan optimal, dibutuhkan cairan yang cukup.

Ketika tubuh kekurangan cairan, maka tubuh akan mengalami dehidrasi. Dimana risiko dehidrasi pada bayi sangat fatal. Pastikan si kecil mendapatkan asupan cairan yang cukup. Anda dapat memberikan air putih, makanan berkuah atau cairan lainnya pada si kecil jika ia sudah mengkonsumsi makanan pendamping. Jika si kecil dalam masa ASI eksklusif, sebaiknya anda memenuhi kebutuhan cairannya hanya dari ASI saja.

Hindarkan Anak dari Tempat Umum

Tempat umum atau tempat yang ramai pengunjung biasanya rentan terhadap kumah-kuman pembawa penyakit. Ketika berada di tempat umum tentunya akan susah melindungi diri dari kuman-kuman yang ada di udara sehingga dapat dengan mudah terhirup oleh pernafasan. Jika anda terpaksa harus membawa si kecil ke tempat umum, pastikan ia selalu dalam pengawasan. Kurangi kontak denga benda-benda yang berada di tempat umum karena bisa saja benda tersebut menjadi sarang kuman.

Lakukan Imunisasi

Imunisasi terbilang efektif dan ampuh dalam mencegah penyakit. Oleh karena itu, pastikan si kecil mendapatkan imunisasi lengkap sesuai dengan jadwal.

Cukupi Waktu Tidur Bayi

Berdasarkan penelitian, tidur nyenyak pada bayi dapat membantu meningkatkan kekebalan tubuhnya. Ketika tidur tubuh bayi membangun sel-sel baru untuk menangkal serangan virus atau bakteri. Intinya, tidur yang cukup dapat meningkatkan sistem imunitas bayi. Untuk itu, pastikan tidur bayi berkualitas dan waktu tidurnya cukup.

Hindarkan Bayi dari Asap Rokok

Penting bagi orangtua untuk menghindarkan si kecil dari asap rokok. Selain mengganggu kesehatan, bayi yang sering terpapar asap rokok memiliki risiko lebih tinggi mengalami SIDS (Sudden Infant Death Syndrome) atau kematian mendadak pada bayi, asma, bronkitis dan infeksi telinga.

Cara merawat rambut keriting pada bayi – Perawatan bayi harus dilakukan dengan baik dan tepat agar bayi tumbuh sehat. Semua bagian tubuh bayi harus ibu rawat dan perhatikan agar kebersihannya tetap terjaga dan terhindar dari berbagai masalah. Salah satu hal yang harus ibu perhatikan yaitu perawatan rambut bayi.

Rambut yang sehat dan terawat bisa menjadi salah satu tanda kecukupan nutrisi. Begitu pun dengan rambut si kecil. Jika anda ingin rambut anak sehat, anda harus melakukan perawatan sedini mungkin.
Umumnya rambut memiliki tekstur, warna dan jenis yang berbeda, termasuk pada bayi. Tidak semua bayi memiliki jenis rambut yang sama. Bagi anda yang memiliki bayi dengan rambut lurus, mungkin dalam merawatnya tidak akan ada hambatan apapun. Namun, lain halnya apabila rambut anak keriting. Orangtua harus bersusah payah dalam merawat rambut anaknya. Merawat rambut keriting pada anak biasanya akan cukup sulit. Si kecil seringkali menolak untuk disisir karena rambut yang mudah kusut membuatnya kesakitan. Perlu cara khusus dalam merawat rambut anak yang keriting.

Perlu anda ketahui, rambut bayi merupakan rambut velus. Rambut velus itu sendiri merupakan rambut sementara yang mana akan habis sampai usia bayi 1-3 bulan. Ketebalan rambut bayi sebenarnya dapat dipengaruhi oleh faktor keturunan.

Cara Merawat Rambut Keriting Pada Bayi

Rambut keriting memiliki jenis yang berbeda pula, baik keriting kecil, keriting besar atau keriting melingkar. Perawatan sedikit sulit dilakukan karena rambut keriting memiliki tekstur yang berbeda.
Nah, bagi anda yang memiliki bayi dengan rambut keriting, anda dapat merawat rambut keriting pada bayi dengan langkah perawatan seperti berikut ini:

Cara Merawat Rambut Keriting Pada Bayi

Menjaga Kelembaban Rambut

Apabila rambut anak anda keriting, maka anda harus bisa menjaga kelembaban rambutnya. Sehingga meskipun rambut si kecil keriting keadaan rambutnya akan tetap halus dan lembut. Anda dapat menggunakan perawatan deep conditioning sebanyak 2 minggu sekali. Jika tipe rambut keriting anak anda kering, maka sebaiknya hindari terlalu sering mencucinya. Gunakan perawatan rambut khusus bayi dengan kandungan bahan kimia yang sedikit sehingga tetap aman digunakan oleh si kecil.

Keringkan Rambut dengan Langkah yang Tepat

Setelah mencuci rambut si kecil, sebaiknya hindari mengeringkannya dengan menggunakan handuk yang terbuat dari bahan kasar atau membungkusnya agar rambut cepat kering. Sebaiknya keringkan rambut keriting anak anda dengan perlahan-lahan. Anda dapat memanfaatkan handuk berbahan halus untuk mengeringkan rambut si kecil. Usap secara perlahan agar rambut si kecil tidak berantakan.

Gunakan Conditioner

Aplikasikan conditioner setelah mencuci rambut si kecil. Dalam memilih conditioner sebaiknya pilihlah conditioner yang tepat, serta dapat memudahkan ketika menyisir rambut si kecil, khususnya setelah selesai keramas. Sebaiknya pilihlah produk yang benar-benar aman untuk si kecil. Jika diperlukan, sebelum memilih produk perawatan anda dapat berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

Gunakan Sisir Khusus

Ketika sudah panjang, biasanya rambut keriting akan mudah kusut dan menjadi sulit di sisir. Untuk merapikan rambut terdapat beberapa pilihan sisir. Dimana sisir sikat biasanya sering digunakan oleh mereka pemilik rambut lurus dengan tujuan selain merapikan rambut juga membuat rambut terlihat lebih bervolume. Namun sebaiknya hindari sisir sikat bagi pemilik rambut keriting. Sebaiknya gunakanlah sisir khusus bayi dengan gigi jarang agar rambut bayi lebih mudah disisir dan si kecil tidak kesakitan.

Potong Ujung Rambut

Guna merangsang pertumbuhan rambut si kecil, anda dapat memotong bagian ujungnya minimal sekali satu bulan. Selain dapat merangsang pertumbuhan rambut, cara ini dilakukan untuk mencegah rambut bayi kering dan bercabang.

Tips Merawat Rambut Bayi Agar Lebat

Agar rambut si kecil lebat dan tebal, perawatan sederhana dapat anda lakukan seperti berikut ini:

  • Perhatikan asupan gizi si kecil pada makanan yang dikonsumsinya. Apabila si kecil belum mendapatkan makanan pendamping ASI (MPASI), maka ibulah yang harus mengkonsumsi makanan bergizi seperti misalkan makanan yang mengandung vitamin, protein, zat besi yang bermanfaat untuk kesehatan rambut si kecil.
  • Sedangkan apabila si kecil sudah mendapatkan MPASI, anda dapat memberikan makanan yang mengandung protein sehat. Apabila asupan protein cukup maka dapat membantu rambut si kecil tumbuh baik. Jenis vitamin yang diperlukan untuk kesehatan rambut bayi di antaranya yaitu vitamin C, vitamin B dan vitamin E. Untuk memenuhi kelengkapan vitamin tersebut anda bisa mendapatkannya dari aneka sayuran, buah dan kacang-kacangan seperti misalkan wortel, alpukat, labu, ubi jalar, kacang kenari atau kacang almond. Asupan makanan si kecil pun harus mengandung zat besi sekitar 7-10 mg dalam per harinya. Kandungan zat besi dapat membantu menjaga rambut si kecil dari kerontokan. Mineral ini bisa anda dapatkan dari bahan makanan seperti beras merah, kentang, hati ayam, aprikot dan kacang hijau.
  • Banyak anggapan bahwa dengan sering memotong rambut, maka rambut akan menjadi lebih lebat dan tebal. Faktor ketebalan rambut sebenarnya dipengaruhi oleh faktor keturunan. Namun, memotong rambut bukan berarti tidak memiliki manfaat. Memotong rambut dapat dilakukan sebagai langkah perawatan rambut kepala yang lebih sehat dan bersih dari kerak maupun kotoran.

Seringkali orangtua panik ketika bayinya terjatuh dari tempat tidur. Ketika si kecil terjatuh, anda dapat memberikan pertolongan pertama saat bayi jatuh berikut ini.

Melihat perkembangan bayi yang semakin menakjubkan tentunya membawa kebahagiaan tersendiri untuk para orangtua. Perkembangan bayi sampai usia batita yang semakin pesat selain membuat orangtua gembira, juga akan terasa lebih merepotkan dan melelahkan.

Tugas menjadi orangtua akan semakin bertambah. Pada masa ini pengawasan terhadap si kecil harus dilakukan dengan intens dibandingkan saat mereka baru lahir karena umumnya bayi baru lahir menghabiskan waktunya untuk tidur lelap dalam waktu yang cukup lama.

Pertolongan pertama saat bayi jatuh

Selain menjadi orangtua, anda tentu harus menyelesaikan tugas menjadi ibu rumah tangga. Berbagai pekerjaan rumah tentu menanti untuk dikerjakan. Tidak akan menjadi masalah jika anda memiliki seorang asisten rumah tangga sehingga semua waktu yang anda miliki akan fokus pada si kecil. Lantas bagaimana jika mengurus bayi dan pekerjaan rumah dilakukan seorang diri?

Karena kesibukan sebagai orangtua dan ibu rumah tangga, tentunya waktu yang anda miliki harus terbagi. Sehingga keadaan ini kadang kala membuat pengawasan terhadap si kecil menjadi sedikit berkurang. Bahkan ketika anda lengah, berbagai hal dapat dialami si kecil, termasuk terjatuh dari ranjangnya.

Bahaya Bayi Terjatuh dari Tempat Tidur

Kerusakan Tengkorak

Apabila bayi terjatuh di atas ketinggian minimal 50 cm, maka risiko yang akan terjadi yaitu tengkorak kepala bayi mengalami kerusakan, baik retak atau bentuk tengkorak yang berubah.

Terganggunya Syaraf Pusat

Risiko fatal lainnya yang dapat dialami bayi ketika terjatuh di tempat tidur yaitu mengalami kerusakan pada syaraf pusatnya. Syaraf pusat terdapat pada otak, apabila syaraf pusat terganggu maka akan mempengaruhi syaraf yang berpusat padanya.

Terganggunya Penglihatan

Keadaan ini dapat terjadi jika bayi yang terjatuh mengalami masalah pada syaraf pusatnya. Dimana salah satu syaraf yang berpusat pada otak yaitu syaraf mata.

Masalah Pendengaran

Salah satu syaraf yang dibawahi oleh syaraf pusat yaitu saraf pendengaran. Ketika syaraf pusat terganggu maka bayi dapat mengalami gangguan pendengaran.

Kejang

Tanda bahaya yang harus diwaspadai ketika bayi terjatuh dari tempat tidurnya yaitu kejang-kejang. Kejang yang dialami bayi menjadi tanda adanya masalah pada syaraf pusat. Bawa bayi ke dokter apabila mengalami kejang-kejang setelah terjatuh dari tempat tidurnya.

Gegar Otak

Bayi yang terjatuh ari tempat tidurnya rentan mengalami gegar otak.

Penggumpalan Darah

Penggumpalan darah merupakan salah satu risiko yang harus diwaspadai. Terjadinya penggumpalan darah setelah terjatuh sering tidak disadari. Selain bayi, sebenarnya orang dewasa pun dapat mengalaminya. Penggumpalan darah terjadi apabila benturan yang terjadi pada kepala mengakibatkan pembekuan darah di pembuluh darah. Darah yang membeku dapat menyebabkan terhambatnya aliran darah. Ketika aliran darah pada otak terhambat maka akibatnya berbagai macam masalah pada otak dapat terjadi.

Cedera

Jatuh dari atas tempat tidur dapat memicu terjadinya cedera. Cedera dapat dialami bayi dari cedera ringan sampai cedera berat.

Kematian

Dampak yang paling fatal ketika bayi terjatuh di tempat tidur yaitu dapat menyebabkan kematian. Dimana kematian pada bayi dapat dipicu karena berbagai hal seperti gegar otak berat yang tidak segera ditangani atau penggumpalan darah yang terlambat diketahui.

Pertolongan Pertama Saat Bayi Jatuh

Pertolongan pertama saat bayi jatuh dapat anda lakukan seperti berikut ini:

  • Ketika anda melihat si kecil terjatuh dari ranjangnya, maka anda dapat segera mengangkatnya, kemudian gendong si kecil dan tenangkan. Ketika terjatuh biasanya bayi akan menangis dan ia akan berhenti menangis ketika didekap dan ditimang-timang.
  • Anda dapat memeriksa keadaan tubuh bayi dengan teliti. Perhatikan bagian tubuh mana yang terbentur, apakah kepala, wajah atau bagian tubuh yang lainnya. Jika terdapat benjolan anda dapat mengompresnya dengan menggunakan es. Jika terdapat luka yang menyebabkan perdarahan, maka anda dapat menekan lukanya dengan menggunakan kapas bersih selama kurang lebih 10 menit. Namun, jika perdarahan tetap tidak berhenti, segara bawa si kecil ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang lebih lanjut.
  • Jika tidak ada luka pada tubuh si kecil dan ia sudah merasa tenang, anda dapat memberikannya ASI. Setelah mendapatkan ASI biasanya si kecil akan langsung tertidur.

Perhatikan Keadaan Bayi Untuk Memastikan Tanda Bahaya

Apabila si kecil sudah tenang, maka anda dapat melakukan pengamatan lebih lanjut dengan melakukan pemeriksaan seperti berikut:

Amati Bagian Tubuh yang Terbentur dan Kronologi Kejadian

Saat si kecil terjatuh perhatikan ketinggian tempat tidurnya. Perhatikan pula apakah si kecil membentur benda lain yang ada di sekitarnya atau tidak. Selain itu, perhatikan pula posisi si kecil ketika terjatuh, apakah telungkup, tengkurap dan amati bagian tubuh mana yang mengalami benturan.

Periksa Bagian Kepala, Tangan dan Kaki

Cobalah untuk menggerakan tangan bayi anda, baik ke atas, ke depan, samping dan rentangkan. Apabila si kecil menangis ketika digerakan tangannya, anda dapat memeriksa bagian mana yang menimbulkan lebam-lebam. Lakukan langkah yang sama pada bagian kakinya.

Untuk bagian kepala, anda dapat menengokannya ke samping kanan atau samping kiri. Dekatkan secara perlahan dagu bayi ke dadanya. Apabila ia menangis maka kemungkinan ada bagian yang ia rasa sakit. Apabila ada keluhan, baik memar atau benjolan anda dapat mencatatnya sebagai data saat si kecil dibawa ke dokter.

Perhatikan Benjolan di Kepala

Periksa dan raba kepala bayi anda untuk memastikan benjolan atau keadaan lainnya pada kepala. Jika pada ubun-ubun terasa terdapat benjolan, maka keadaan ini kemungkinan disebabkan karena terjadi peningkatan dalam otak, yang disebabkan karena perdarahan atau edema otak. Apabila keadaan ini terjadi, anda harus segera bawa si kecil ke dokter. Terlebih lagi jika terdapat benjolan di kepalanya, khususnya di dareah samping kepala atau temporal. Jika pada daerah ini terjadi retak tulang, maka akan menyebabkan pembuluh darah pada dinding tulang kepala robek, yang pada akhirnya akan menyebabkan perdarahan.

Amati Fungsi Penglihatan

Untuk mengamati fungsi penglihatan, anda dapat memanfaatkan senter. Kemudian lakukan langkah seperti berikut:

  • Arahkan senter ke mata bayi anda. Jika mata bayi merespon senter dengan menutup mata, berkedip atau kaget berarti tidak ada penglihatannya yang terganggu.
  • Jika bayi mengikuti gerakan senter, maka itu berarti penglihatan bayi baik baik saja.
  • Jika pupil mata kanan dan kiri bayi ukurannya tidak sama, baik tidak sama kecil atau tidak sama besar, maka anda dapat segera membawanya ke dokter untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Cek Kesadaran Bayi

Penting mengcek kesadaran anak 2-3 jam ke depannya. Apabila anda mendapati bayi tidak sadarkan diri, maka anda dapat segera membawanya ke dokter.

Tips Mencegah Bayi Terjatuh dari Tempat Tidur

  • Jika bayi sudah bisa merangkak, maka sebaiknya hindari menggunakan ranjang. Sebagai gantinya orangtua hanya menggunakan kasur untuk tidur. Ini dilakukan sebagai langkah untuk menghindari bayi terjatuh di tempat tidur.
  • Sedangkan apabila bayi sudah bisa merangkak, maka penggunaan box bayi dapat dihindari. Meskipun box bayi dilengkapi dengan kunci, tetapi ia dapat merangkak naik ke atas dan membuatnya terjatuh.
  • Penting bagi orangtua untuk selalu mengawasi bayi. Terlebih lagi jika bayi sudah tengkurap atau merangkak.
  • Untuk keamanan bayi, anda dapat memasang kasur tipis di bawah tempat tidurnya.