Tips Nyaman Menyusui Untuk Ibu dengan Payudara Besar – Bentuk dan ukuran payudara pada masing-masing perempuan akan tentu berbeda-beda. Keberagaman inilah yang membuat perempuan memang terlihat sempurna dan begitu unik. Namun demikian, apapun ukuran dan bentuk payudara yang anda miliki. Anda akan tetap dapat memberikan ASI atau menyusui si kecil dengan baik. Termasuk untuk anda yang memiliki payudara dengan ukuran yang besar. Mari simak tips nyaman menyusui untuk ibu dengan payudara besar dibawah ini.
Memiliki ukuran payudara yang besar mungkin menuai sedikit kekhawatiran pada beberapa wanita. Terutama pada saat dihadapkan pada kegiatan menyusui si buah hati. Hal ini membuat mereka khawatir bahwa si kecil akan mungkin mudah tersedak. Atau mungkin karena beberapa alasan lain si kecil akan mungkin terhimpit pada saat menyusui.
Hal inilah yang pada akhirnya membuat ibu yang memiliki ukuran payudara yang besar mengalami banyak kekhawatiran. Namun demikian apapun ukuran payudara anda, sebenarnya seorang ibu akan dapat memberikan ASI pada si kecil dengan baik.  Mari kita simak beberapa tips nyaman menyusui untuk ibu dengan payudara besar. Ingin tahu seperti apa? Simak
informasinya dibawah ini.  Baca juga: Apa Itu Imunisasi Pentabio dan Manfaatnya?
Tips Nyaman Menyusui Untuk Ibu dengan Payudara Besar

Tips Nyaman Menyusui Untuk Ibu dengan Payudara Besar

Untuk anda yang memiliki ukuran payudara yang cenderung lebih besar. Maka anda tak perlu khawatir dengan masalah ini. Sebab beberapa tips nyaman menyusui untuk ibu dengan payudara besar dibawah ini akan membantu anda melakukannya.

Topang Payudara Selama Menyusui

Payudara dengan ukuran yang lebih besar butuh penopang pada saat menyusui. Hal ini dilakukan agar kegiatan menyusui dapat berlangsung dengan aman dan nyaman untuk si buah hati. Selain itu, tanpa adanya penopangan, biasanya ukuran payudara yang lebih besar akan mudah membuat ibu merasa sakiy punggung.
Maka dari itu pada saat memberikan ASI pada buah hati. Topang payudara dengan kuat. Gunakan tangan atau bantal dibagian pinggir untuk memudahkan anda melakukannya dengan mudah.

Ganjal dengan Bantal

Hal lain yang akan dapat memberikan anda tips nyaman menyusui untuk ibu dengan payudara besar adalah menggunakan bantal. Ketika menyusui, postur tubuh ibu akan cenderung condong ke bafgian depan.
Hal ini dikarenakan beban dari payudara dan bayi. Bila tidak ditopang atau diganjal dengan menggunakan bantal maka mungkin hal ini akan membuat ibu mudah sakit leher.
Bukan hanya itu, ibu pun akan mungkin merasakan kondisi yang tidak nyaman karena pundak yang terasa pegal. Untuk mengatasi kondisi ini maka gunakanlah bantal yang nyaman.

Perhatikan Posisi

Memperhatikan posisi pada saat menyusui pun menjadi hal penting untuk diperhatikan dengan baik. Hal ini dikarenakan berbeda dengan mereka yang memiliki ukuran payudara yang lebih kecil. Ibu dengan payudara yang lebih besar akan cenderung mudah mengalami pegal saat menyusui.
Untuk itu, menemukan posisi menyusui yang tepat akan sangat membantu ibu untuk bisa menyusui si buah hati dengan nyaman. Jadi demikian, meskipun kegiatan menyusui berlangsung lama. Namun kenyamanan ibu tetap terjaga dengan baik.

Perhatikan Saluran Pernapasan Bayi

Pada saat menyusui si kecil baiknya perhatikan dan monitor dengan baik kondisi si kecil. Ukuran payudara ibu yang lebih besar akan mungkin membahayakan untuk si kecil. Bisa jadi karena kurang teliti si kecil terhimpit atau mungkin saluran pernasapannya tertindih bagian payudara ibu. Untuk itu, perhatikan dengan baik masalah ini.

Keadaan tertentu memaksa ibu harus memberikan ASI perah pada bayinya. Pemberian ASI perah dapat dilakukan untuk memenuhi kebutuhan ASI bayi selama ibu berada jauh dari bayi karena sibuk bekerja atau hal lainnya. Cara memberikan ASI perah pada bayi harus dilakukan dengan benar dan tepat agar berjalan dengan lancar.

Kelahiran buah hati merupakan momen yang paling ditunggu-tunggu oleh setiap pasangan. Mengapa tidak, bayi yang selama ini dinanti-nanti akan segera hadir melengkapi keluarga.

Namun, meskipun belum lepas dari rasa bahagia karena kelahiran buah hati, tidak sedikit ibu yang justru merasa kebingungan, terlebih lagi jika ibu wanita karir. Hal yang dipikirkan oleh ibu yaitu tentang bagaimana caranya mencukupi ASI pada buah hatinya.

Cara Memberikan ASI Perah Pada Bayi

Seperti yang kita ketahui semua, air susu ibu atau ASI merupakan makanan terbaik untuk bayi yang mengandung berbagai komponen yang bermanfaat. ASI dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh bayi. Bahkan diketahui, bayi yang tidak mendapatkan ASI memiliki risiko lebih tinggi mengalami kematian pada tahun pertama kehidupannya.

Bayi harus mendapatkan ASI eksklusif selama enam bulan awal kehidupannya atau dari usia 0-6 bulan. Pada usia tersebut bayi tidak mendapatkan asupan makanan apapun selain ASI.

Meskipun ibu seorang wanita karir, tetapi tidak menutup kemungkinan ibu tetap dapat memberikan ASI eksklusif pada buah hati tercinta. Banyak cara yang dapat ditempuh agar buah hati tercinta mendapatkan cukup ASI, dimana salah satunya yaitu dengan memberikan ASIP atau ASI perah.

Tips Menyusui Bagi Ibu yang Bekerja

  • Meskipun anda bekerja, tetapi anda tetap dapat menyusui bayi seperti biasanya. Tinggalkan ASI perah yang sudah anda siapkan di rumah sebagai persediaan.
  • Agar produksi ASI anda tetap terjaga, anda dapat memerah ASI setiap 3-4 jam sekali di kantor dengan teratur.
  • Jika memerah ASI menggunakan peralatan, maka gunakanlah peralatan yang steril dan bersih. Setelah digunakan sebaiknya segera bersihkan peralatan tersebut.
  • ASI perah dapat anda simpan dalam lemari pendingin atau freezer.
  • Ketika ibu sedang bekerja, ASI perah tersebut dapat diberikan dengan memanfaatkan media seperti cangkir dan sendok.
  • Dalam memerah ASI sebaiknya pilihlah tempat yang benar-benar nyaman untuk anda agar anda dapat merasa lebih rileks ketika proses memerah ASI berlangsung.
  • Ketika berada di rumah, ibu dapat memberikan ASI lebih sering atau sesuai dengan kebutuhan bayi. Jika memungkinkan anda dapat mengganti jadwal menyusui agar anda dapat menyusui lebih sering ketika malam hari.
  • Selama menyusui bayi penting bagi ibu untuk selalu mengkonsumsi makanan yang bergizi agar dapat memberikan ASI yang berkualitas untuk buah hati tercinta.

Cara Memberikan ASI Perah Pada Bayi

ASI perah biasanya disimpan dengan dibekukan. Dimana ASI beku yang akan digunakan sebelumnya harus dipindahkan ke lemari pendingin terlebih dahulu supaya mencair. Jika ASI sudah mencair anda dapat mengambil ASI sesuai dengan kebutuhan bayi. Hangatkan ASI yang sudah anda ambil tersebut sebelum diberikan pada bayi.

ASI perah tidak boleh dimasak atau dipanaskan. Untuk menghangatkannya cukup dengan merendam botol berisi ASI dalam wadah berisi air hangat. Jika ASI yang diminum oleh bayi tidak habis, jangan menyimpannya anda harus langsung membuangnya.

Dalam memberikan ASI perah sebaiknya hindari menggunakan dot atau botol. Penggunaan dot berdampak buruk pada bayi, dimana salah satunya akan menimbulkan bingung puting pada bayi. Akibatnya bayi anda enggan menyusu langsung dari payudara ibunya karena ia sudah terbiasa dengan mekanisme atau kinerja dot.

Sebaiknya gunakan cangkir atau sendok untuk memberikan ASI perah pada si kecil. Ini dilakukan agar bayi tidak menolak menyusu langsung dari payudara ibunya. Pemberian ASI dengan menggunakan cangkir akan lebih cepat dan dapat memuaskan dahaga bayi dibandingkan dengan menggunakan sendok. Jika bayi merasa kesulitan mendapatkan ASI dengan menggunakan cangkir sebaiknya anda berikan dengan menggunakan sendok dengan penuh kesabaran dan perlahan agar ASI yang didapatkan si kecil cukup sesuai dengan kebutuhannya.

Langkah Memberikan ASI Perah dengan Cangkir

Berikut ini cara memberikan ASI perah yang benar dan tepat:

  • Orang yang akan memberikan ASI perah pada bayi harus duduk dengan posisi yang nyaman sambil memangku bayi.
  • Kemudian, pegang punggung bayi menggunakan lengan.
  • Letakan cangkir pada bibir bawah bayi.
  • Lidah bayi akan berada di atas pinggir cangkir tersebut. Saat cangkir dimiringkan biarkan si kecil menghisap ASI.
  • Setiap bayi anda menelan ASI tersebut, anda dapat memberikan jeda.
  • Berikan ASI sesuai dengan kebutuhan bayi atau tanpa dijadwal.

Selain memanfaatkan cangkir, anda dapat memberikan ASI dengan menggunakan botol susu yang dilengkapi dengan sendok dengan cara seperti berikut:

  • Suapkan ASI perah menggunakan botol yang dilengkapi dengan sendok. Memberikan ASI dengan menggunakan botol bersendok akan lebih efektif karena dapat memuaskan rasa dahaga bayi dibandingkan dengan mengambil ASI menggunakan sendok satu demi satu dari cangkir.
  • Agar bayi anda tidak tersedak, suapkan ASI perah dengan perlahan dan sedikit demi sedikit.

Demikian cara memberikan ASI perah pada bayi yang benar dan tepat. Dengan ASI perah, bayi anda tetap mendapatkan cukup ASI sesuai dengan kebutuhannya meskipun anda sibuk bekerja atau berada jauh darinya.