Puree merupakan salah satu makanan yang dapat dikenalkan pada masa MPASI bayi. Selain sehat, puree juga mudah dibuat. Ketahui aneka resep puree buah untuk bayi dan cara membuatnya.

Setelah selesai masa ASI eksklusif, saatnya bayi diberi makanan pendamping ASI atau MPASI. Makanan yang diberikan pada bayi harus memenuhi kriteria, selain sehat dan mengandung nutrisi seimbang, makanan pendamping untuk pertama kalinya harus mudah dicerna oleh bayi.

Dalam memberikan makanan pendamping ASI pada buah hati tercinta, ibu harus mengerti dan paham akan segala sesuatunya, mulai dari perihal bahan makanan pendamping ASI yang sebaiknya diberikan pada bayi, cara mengolahnya ataupun tahap pemberiannya.

Puree Buah Untuk Bayi Bayi

Makanan pendamping ASI diberikan pada bayi secara bertahap, baik dari porsi atau tekstur sesuai dengan keterampilan bayi. Nah, salah satu pilihan makanan bayi yang biasanya dijadikan sebagai makanan pendamping ASI yaitu puree.

Puree merupakan makanan yang diolah dengan cara dilembutkan baik dengan menggunakan blender, ditekan-tekan atau lain sebagainya. Untuk memastikan kelembutannya, setelah dihaluskan puree biasanya akan kembali disaring. Puree dibuat dari bahan sayuran atau buah-buahan. Puree bagus dan sering dikenalkan pada awal-awal masa MPASI atau ketika usia bayi 6 bulan ataupun lebih.

Berikut ini beberapa resep dan cara membuat puree buah untuk bayi sebagai MPASI yang dapat anda coba buat di rumah dengan mudah.

Aneka Resep dan Cara Membuat Puree Buah Untuk Bayi

Resep dan Cara Membuat Puree Alpukat

Bahan Bahan yang Dibutuhkan

  • 50 gram alpukat
  • 25 ml ASI perah atau susu formula

Cara Membuat Puree Buah Alpukat

  1. Apabila bahan bahan yang diperlukan sudah anda siapkan, maka anda dapat langsung mengolahnya. Langkah pertama kali yang dapat anda lakukan yaitu mencuci buah alpukat yang sudah anda siapkan terlebih dahulu. Kemudian, belah buah alpukat menjadi dua bagian dan buang bijinya. Ambil daging buah alpukat dengan menggunakan sendok. Lalu potong-potong daging buah alpukat tersebut.
  2. Apabila daging buah alpukat sudah siap, ambil atau siapkan blender yang akan digunakan untuk menghaluskan buah alpukat.
  3. Masukan daging buah alpukat yang sudah dipotong-potong. Lalu tambahkan ASI perah atau susu formula.
  4. Blender daging buah alpukat bersama dengan ASI perah atau susu formula hingga benar-benar halus atau sekitar 3-4 menit.
  5. Apabila sudah halus anda dapat menyajikannya pada mangkuk atau gelas si kecil.

Puree buah alpukat ini hanya dapat digunakan untuk 1 kali makan.

Resep dan Cara Membuat Puree Pepaya

Bahan Bahan yang Dibutuhkan Untuk Membuat Puree Pepaya

  • 150 gram buah pepaya
  • 75 ml ASI perah/susu formula

Cara Membuat Puree Pepaya

  1. Pertama, kupas buah pepaya yang sudah anda siapkan terlebih dahulu. Pastikan buah pepaya yang anda siapkan sudah matang dan memiliki rasa manis. Jika sudah dikupas, cuci buah pepaya sampai bersih. Kemudian ambil buah pepaya sesuai dengan takaran yang ditentukan, kemudian potong-potong kecil agar mudah diolah.
  2. Siapkan blender atau alat yang akan digunakan untuk menghaluskan. Masukan buah pepaya yang sudah dipotong-potong ke dalam blender.
  3. Tambahkan ASI perah atau susu formula dengan takaran seperti yang sudah ditentukan di atas.
  4. Blender buah pepaya dan ASI perah atau susu formula hingga benar-benar halus atau sekitar 3 menit. Jika sudah halus anda bisa mematikan blender.
  5. Tuangkan puree buah pepaya ke dalam mangkuk atau gelas si kecil.

Puree buah pepaya ini dapat digunakan untuk 2 kali makan.

Resep Puree Buah Pir dan Pisang

Bahan Bahan Puree Buah Pir dan Pisang

  • 50 gram buah pir
  • 50 ml ASI perah/Susu formula
  • 50 gram pisang sunpride

Cara Membuat Puree Buah Pir dan Pisang

  1. Langkah pertama kali yang harus anda lakukan yaitu mengupas kulit buah pir yang sudah disiapkan. Kemudian cuci daging buah pir sampai benar-benar bersih. Jika sudah anda dapat memotong-motongnya.
  2. Setelah itu, kukus buah pir yang sudah dipotong-potong sampai matang dan lunak atau selama kurang lebih 10 menit. Jika sudah lunak anda dapat langsung mengangkat dan menyisihkannya.
  3. Selanjutnya siapkan blender atau alat penghalus yang lainnya. Masukan buah pir yang sudah dikukus bersama dengan ASI yang sudah diperah atau susu formula. Blender bahan-bahan sampai halus. Kemudian matikan blender jika sudah halus, angkat dan tuangkan ke dalam gelas atau mangkuk si kecil.
  4. Siapkan wadah, kupas pisang yang sudah dihaluskan dan kerok pisang hingga halus.
  5. Campurkan buah pisang yang sudah dikerok ke dalam wadah berisi buah pir yang sudah dihaluskan. Lalu anda dapat menyajikannya.

Puree buah pir dan pisang ini dapat disajikan untuk 2 kali makan.

Resep Puree Buah Pir dan Apel

Bahan Bahan Puree Buah Pir dan Apel

  • 1 buah pir
  • 1 buah apel

Cara Membuat Puree Buah Pir dan Apel

  1. Pertama, kupas buah pir dan buah apel yang sudah anda siapkan. Kemudian potong-potong.
    Siapkan panci, kemudian masukan buah pir dan buah apel ke dalam panci.
  2. Tambahkan air secukupnya, lalu masak menggunakan suhu rendah hingga buah apel dan buah pir lunak. Jika sudah lunak anda dapat mengangkatnya.
  3. Siapkan blender, masukan buah pir dan buah apel ke dalam blender. Tambahkan air matang atau
  4. ASI perah/susu formula secukupnya ke dalam blender. Haluskan bahan hingga benar-benar halus.
    Apabila sudah halus anda dapat langsung menyajikannya.
  5. Selain direbus, anda dapat mengukus buah pir dan buah apel sebelum diblender.

Mengapa Bayi Menolak Puree?

Ketika mengenalkan makanan pendamping ASI atau puree kepada buah hati tercinta, ibu seringkali mendapatkan penolakan. Namun, ketika si kecil menolak anda jangan terlalu terburu-buru menganggap itu adalah penolakan. Pasalnya anak masih dalam tahapan belajar makan. Hal tersebut dapat terjadi dengan refleks karena si kecil belum terampil mengunyah dan menelan makanan yang diberikan.
Anda dapat kembali mencoba untuk memberikan makanan tersebut. Apabila bayi anda masih menolak, anda dapat menunda memberikan makanan yang sama selama beberapa hari. Anda dapat mengenalkan jenis makanan yang lainnya. Intinya anda jangan merasa putus asa.

Apakah Boleh Menambahkan Gula/Garam/Madu ke Dalam Puree?

Penambahan garam, gula atau madu ke dalam puree tidak diperlukan. Pasalnya penambahan garam akan semakin menambah kerja ginjal bayi yang akan meningkatkan risiko bayi mengalami tekanan darah tinggi ketika usianya dewasa nanti. Sedangkan untuk gula, bayi sudah mendapatkan rasa manis alami dari buah sehingga tidak perlu ditambahkan gula. Penambahan gula akan menyebabkan kerusakan gigi pada bayi. Sedangkan untuk madu sebaiknya hindari hingga bayi berusia 1 tahun karena madu akan memicu penyakit botulisme atau keracunan makanan serius.

Apakah ASI Dapat Ditambahkan ke Dalam Puree?

ASI bisa ditambahkan ke dalam puree. Tambahan ASI akan semakin memperkaya nutrisi dari puree yang anda buat. Rasa ASI pun sudah sangat dikenal oleh bayi sehingga bayi akan lebih mudah menerimanya. Anda dapat menambahkan ASI yang sudah diperah ke dalam puree. Hindari menambahkan ASI perah pada puree yang sudah dibekukan sebelumnya. ASI perah yang sudah dibekukan kemudian dilelehkan kembali, tidak boleh dibekukan lagi untuk menghindari terjadinya kontaminasi bakteri serta untuk kebaikan gizinya.

Menu makanan bayi 9 bulan bisa anda berikan untuk si kecil dengan tekstur yang lebih kental. Berikan makanan denga nutrisi dan gizi seimbang untuk memenuhi kebutuhan dalam masa tumbuh kembangnya.

Pada usia 9 bulan bayi sudah mulai bisa berinteraksi. Maksud dari berinteraksi disini yaitu ia mulai sudah memahami pembicaraan yang ia dengar. Biasanya bayi pada usia ini tidak bisa diam. Bayi cenderung akan mendekati benda atau objek yang ia sukai untuk dipegang dan dimainkannya. Pada usia ini bayi sudah mampu menguasai posisi selain merangkak, seperti duduk atau belajar berdiri.

Perkembangan bayi 9 bulan lebih mengarah pada pengenalan bahasa. Bahasa bayi pada usia ini sudah mulai berkembang, bahkan ia sudah mampu meniru ucapan dari orang tuanya. Perkembangan bayi yang mengagumkan pada usia ini harus ditunjang dengan menu makanan bayi 9 bulan yang sesuai.
Menginjak usia 9 bulan ibu harus benar-benar memperhatikan makanan pendamping ASI atau MPASI yang diberikan pada buah hati. Makanan pendamping ASI pada usia ini harus memenuhi kebutuhan nutrisi dan gizi bayi anda. Pada usia 9 bulan makanan dan kandungan nutrisi yang dibutuhkan sebenarnya tidak jauh berbeda dengan makanan pada bulan sebelumnya. Pada usia ini anda bisa memberikan menu makanan bayi 9 bulan dengan teksur yang lebih kental atau tidak terlalu encer.

Menu Makanan Bayi 9 Bulan

Pemberian makanan kental ini akan melatih gigi susunya dalam mengunyah makanan. Anda dapat memberikan makanan yang seimbang pada si kecil agar nutrisi dan gizi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangannya bisa terpenuhi dengan baik. Perlu anda ketahui juga bahwa pemberian makanan yang mengandung kelebihan zat gizi tertentu justru tidak baik karena akan mempengaruhi pertumbuhannya.

Karbohidrat umumnya tidak terlalu banyak dibutuhkan oleh bayi, pemberian karbohidrat 9 sendok makan sudah mencukupinya karena ASI eksklusif merupakan sumber energi terbaik untuk pertumbuhannya. Hal penting yaitu anda harus tetap memenuhi kebutuhan asupan nutrisi yang didapatkan dari buah, sayur dan protein hewani.

Beberapa sayuran sehat bisa anda berikan pada si kecil. Sayuran sehat yang dimaksud yaitu wortel, brokoli, tomat, kacang hijau dan bayam. Jika bayi anda memiliki alergi maka sebaiknya hindari pemberian kacang-kacangan, termasuk kacang hijau. Sayuran lainnya bisa anda berikan pada si kecil. Namun meskipun begitu, sayuran dengan kandungan Vitamin A dan Vitamin C, kalium, asam folat, protein, fosfor, natrium, kalisum dan serat merupakan pilihan sayuran yang tepat untuk si kecil.

Menu Makanan Bayi 9 Bulan yang Tepat

Menu makanan bayi 9 bulan dibedakan menjadi 2 tipe. Menu pertama yaitu untuk memenuhi kebutuhan nutrisi utamanya seperti lemak, energi, dan protein. Sedangkan menu yang kedua yaitu berupa cemilan yang bisa anda berikan pada si kecil di sela waktu makannya. Berikut ini menu makanan bayi 9 bulan yang bisa anda jadikan referensi.

Nasi Tim Hati Ayam

Bahan Bahan yang dibutuhkan Untuk Membuat Nasi Tim Hati Ayam

  • 20 sendok makan beras merah
  • 500 ml air kaldu ayam
  • 20 gram hati ayam
  • 20 gram wortel
  • 20 gram brokoli
  • 20 gram keju

Cara Membuat Nasi Tim Hati Ayam

  1. Langkah pertama yaitu, cuci beras merah yang sudah disiapkan sampai benar-benar bersih. Lalu rebus beras bersama dengan air kaldu dan hati ayam. Masak hingga menjadi bubur. Masak sambil diaduk-aduk.
  2. Jika sudah mengental, anda bisa memasukan brokoli dan wortel yang sebelumnya sudah dicuci.
  3. Aduk-aduk kembali sampai merata.
  4. Jika sudah matang, angkat tim dan taburkan parutan keju di atasnya.
  5. Kemudian anda bisa langsung memberikannya pada si kecil.

Nasi Tim Telur

Bahan Bahan yang Dibutuhkan

  • 20 gram beras
  • 25 gram hati ayam
  • 625 ml air
  • 50 gram tahu
  • 1 butir telur
  • 25 gram daun kangkung yang masih muda dan sudah diiris halus
  • 25 gram wortel yang sudah diparut
  • 2 sendok makan santan matang

Cara Membuat Nasi Tim Telur

  1. Pertama, rebus beras yang sudah dicuci bersama dengan air, tahu dan hati ayam. Aduk merata dan masak hingga menjadi bubur.
  2. Kemudian, masukan telur dan aduk hingga telur benar-benar matang.
  3. Masukan wortel dan kangkung. Aduk merata dan masak hingga sayuran matang.
  4. Selanjutnya masukan santan. Aduk-aduk sampai merata. Jika sudah matang, angkat bubur dan tiriskan terlebih dahulu sebelum diberikan pada si kecil.

Cemilan Sehat: Biskuit Apel

Bahan Bahan yang Dibutuhkan

  • 50 gram apel
  • 2 buah biskuit bayi
  • 2 sendok makan susu formula
  • 150 ml air hangat

Cara Membuat Cemilan Sehat Biskuit Apel

  1. Larutkan terlebih dahulu susu formula dengan menggunakan air hangat.
  2. Kemudian, masukan biskuit yang sudah anda siapkan. Lalu aduk-aduk sampai merata.
  3. Selanjutnya, tambahkan buah apel yang sebelumnya sudah dihalusan. Aduk-aduk hingga tercampur merata. Anda bisa langsung memberikannya pada buah hati tercinta.

Sebagai tips, ketika memberi makan si kecil anda bisa mencoba untuk mengajaknya bermain agar waktu makan menjadi lebih menyenangkan.

Demikian menu makanan bayi 9 bulan yang bisa anda berikan pada buah hati tercinta. Semoga bermanfaat.