Tidur nyenyak dan berkualitas bagi bayi mendatangkan banyak manfaat. Oleh karena itu, penting membuat bayi tidur lebih nyenyak dan berkualitas setiap malam. Ketahui beberapa trik agar bayi tidur nyenyak dan berkualitas.

Pada bulan pertama awal kehidupannya, bayi menghabiskan banyak waktunya untuk tidur. Khususnya untuk bayi, tidur memang memiliki banyak manfaat. Namun, seiring dengan beranjaknya usia lambat laun pola tidur bayi akan berubah. Bahkan beberapa ibu sering mengeluh karena mendapati buah hati tercintanya tidak kunjung tidur atau meskipun tidur si kecil tidak nyenyak, sering menangis dan terbangun ketika malam hari.

Kegelisahan orang tua menghadapi kondisi bayinya yang tidak bisa tidur nyenyak bukan tidak ada alasan. Tidur dapat mempengaruhi perkembangan dan pertumbuhan bayi, dan menentukan perilakunya di kemudian hari.

Trik Agar Bayi Tidur Nyenyak

Berdasarkan penelitian, sekitar 44,2% bayi mengalami gangguan dalam tidurnya. Namun meskipun begitu sekitar 42,3% orang tua memiliki anggapan bahwa masalah tidur pada bayi bukanlah suatu masalah yang berarti.

Karena tidur memiliki banyak manfaat, maka penting bagi bayi untuk mendapatkan tidur yang berkualitas. Oleh karena itu, sudah menjadi tugas orang tua untuk membantu bayi mendapatkan tidur nyenyak dan berkualitas setiap malamnya.

Pada saat mendapatkan tidur nyenyak dan berkualitas, si kecil memiliki risiko lebih rendah mengalami beberapa masalah kesehatan seperti diabetes, obesitas, sulit belajar dan lain sebagainya. Untuk lebih jelasnya, simak manfaat tidur nyenyak dan berkualitas untuk bayi seperti berikut ini.

Manfaat Tidur Nyenyak dan Berkualitas Untuk Bayi

  • Mendorong Pertumbuhan

Ketika bayi tidur nyenyak maka hormon pertumbuhan akan dikeluarkan dengan maksimal. Karena seperti itu, bayi membutuhkan 50 % dari waktunya untuk tidur dalam setiap hari. Hal ini bertujuan agar pertumbuhan bayi lebih optimal.

Berdasarkan penelitian menyatakan bahwa anak yang kekurangan hormon pertumbuhan akan memiliki gangguan tidur yang signifikan.

  • Berat Badan

Waktu tidur yang semakin sedikit yang didapatkan sejak bayi akan meningkatkan risiko anak obesitas, terlebih lagi bagi anak yang memiliki kebiasaan menyusu saat tidur. Keadaan ini disebabkan karena mereka tidak mampu membedakan rasa kantuk dan lapar. Gelisah yang disebabkan karena kurang tidur kerap kali diartikan sebagai keadaan lapar.

  • Kesehatan Jantung

Berdasarkan para ahli, tidur dapat melindungi anak dari rusaknya pembuluh darah yang disebabkan karena sirkulasi hormon stres dan kolesterol.

Pada anak yang sulit tidur nyenyak ketika malam hari, maka glukosa dalam darah dan hormon kortisol akan tetap tinggi. Keadaan ini akan semakin meningkatkan risiko penyakit obesitas, diabetes dan penyakit jantung.

  • Lebih Kebal Melawan Penyakit atau Infeksi

Tubuh akan memproduksi protein selama tidur yang disebut dengan sitokin. Dimana untuk melawan serangan penyakit, infeksi dan stres tubuh bergantung terhadap protein yang satu ini.

Ketika bayi tidak dapat tidur nyenyak, maka akan mempengaruhi jumlah sitokin. Itu sebabnya bayi yang kurang tidur akan lebih mudah terserang bakteri atau virus.

  • Otak Optimal

Berdasarkan para ahli menyatakan bahwa tidur adalah salah satu rangsangan untuk tumbuh kembang otak. Tidur dapat mempengaruhi tumbuh kembang otak bayi selanjutnya agar lebih cerdas dan berpikir jernih.

Trik Agar Bayi Tidur Nyenyak dan Berkualitas

Lakukan Permainan yang Aktif Sepanjang Hari

Ajak anak anda untuk melakukan permainan yang aktif sepanjang hari, serta permainan yang tenang ketika malam hari. Hal ini bertujuan untuk menjaga supaya bayi tidak terlalu bersemangat, serta terlalu lelah sebelum ia tidur.

Siasati Jadwal Menyusu

Anda dapat memilih waktu menyusui sebelum si kecil tidur, serta saat ia bangun tidur. Dengan menerapkan waktu menyusui seperti ini akan membuat bayi lebih nyenyak tidur tanpa terus terbangun ketika malam hari karena lapar.

Kenali Tanda Mengantuk Pada Bayi

Ketika bayi menunjukan tanda mengantuk, maka tubuhnya sudah terasa lelah. Tanda bayi mengantuk biasanya dengan menghisap jari, menggosok-gosokan mata, rewel atau menguap lebih sering. Ketika tanda-tanda ini diperlihatkan oleh si kecil, anda dapat langsung membawanya ke tempat tidur dan tidurkan si kecil. Kondisi ini akan menguntungkan untuk bayi, lebih awal tidur maka akan membuat ia tidak rewel dan tidurnya lebih nyenyak.

Atur Suhu Ruangan

Untuk membuat bayi nyaman dan tidurnya menjadi lebih nyenyak serta berkualitas, anda harus memastikan jika suhu ruangan tempat tidur si kecil dalam keadaan nyaman pula. Atur suhu di kamar agar tidak terlalu panas maupun tidak terlalu dingin. Jika menggunakan AC, anda dapat mengatur suhu 26 derajat Celcius.

Pakaikan Pakaian yang Nyaman

Selain suhu ruangan yang harus diperhatikan, untuk membuat bayi tidur lebih nyenyak anda dapat memakaikan pakaian yang nyaman. Pakaikan pakaian berbahan dasar katun atau bahan yang mudah menyerap keringat. Pastikan pula ukuran baju yang dikenakan si kecil tidak terlalu kecil atau terlalu besar. Hindari memakaikan pakaian berbahan sintetis yang tidak mampu menyerap keringat.

Mandikan Bayi Dengan Air Hangat

Sebelum tidur, anda dapat memandikan bayi dengan menggunakan air hangat. Agar tubuh si kecil tidak lengket karena keringat, anda dapat menyekanya dengan air hangat. Setelah mandi, si kecil akan merasa lebih nyaman dan ia akan lebih mudah tidur nyenyak. Rasa hangat pada tubuhnya akan memperlancar aliran darah. Pada saat bersamaan akan terjadi pelemasan jaringan, otot dan sendi sehingga dengan begitu peredaran darah akan menjadi lebih baik. Akibatnya bayi akan merasa lebih tenang dan nyaman sehingga akan berpengaruh pada tidurnya.

Lakukan Pijat Bayi

Anda dapat pijat bayi sebelum ia tidur dengan menggunakan baby oil atau lotion khusus bayi. Memijat bayi akan membuat bayi merasa lebih rileks.

Mengatur Penerangan

Ketika malam hari atau waktu tidurnya sudah tiba anda dapat meredupkan lampu kamar agar si kecil dapat dengan mudah membedakan antara siang dan malam. Keadaan ini akan membantu bayi dalam membentuk pola tidurnya. Apabila pencahayaan kamar redup akan membuat bayi tidur lebih lelap. Keadaan ini juga akan meningkatkan produksi hormon melatonin. Hormon ini bermanfaat untuk kekebalan tubuh bayi, serta akan membantu bayi untuk tidur.

Ciptakan Ritual Tidur

Menciptakan ritual tidur menyenangkan untuk bayi adalah langkah tepat yang dapat anda lakukan untuk membuat tidur bayi lebih nyenyak. Ritual tidur yang dapat anda lakukan di antaranya yaitu membacakan buku berita atau mengelus dengan lembut kepalanya.

Putar Musik

Anda dapat mencoba memutarkan musik lembut untuk bayi sebelum ia tidur. Selain itu, anda dapat menyanyikan lagu nina bobo sambil menggendongnya. Namun anda harus mengingat untuk tidak membiasakan agar si kecil tidak tertidur dalam gendongan. Jika si kecil terlihat sudah mengantuk atau hampir tertidur, anda dapat menyimpannya di tempat tidur.

Sapa Saat Terbangun

Ketika si kecil terbangun, anda dapat menyapanya langsung atau mengajaknya tersenyum dan kembali mengajaknya tidur dengan menepuk dan membelainya. Dengan seperti ini maka akan membuat bayi lambat laun dapat membedakan waktu tidur dan waktu bermainnya.

Strategi manjur untuk bayi yang tak kunjung tidur adalah cara pintar mengatur pola tidur bayi baru lahir dengan lebih baik. Hal ini dikarenakan transisi bayi dari dalam rahim hingga lahir ke dunia membuat mereka sedikit kesulitan mengatur waktu tidurnya.

Perpindahan si bayi mungil dari rahim bunda ke dunia memerlukan masa transisi yang salah satuya adalah pola tidur. Pada masa awal-awal kelahirannya, si kecil belum mengenal siklus tidur yang teratur sebagaimana yang dilakukan oleh orang dewasa. Mereka akan dapat tidur dan terbangun kapan saja yang mereka inginkan atau bahkan pada saat mereka lapar. Hal inilah yang terkadang membuat kendala yang cukup berat terutama untuk bunda dan ayah yang memiliki segudang kegiatan dan aktivitas harian.

Ya, kondisi sulitnya tidur pada si buah hati seringkali menjadi hal yang cukup memusingkan. Apalagi pada saat ayah dan bunda sudah terlelap saat tengah malam namun pada saat yang bersamaan si kecil menangis karena pooknya yang basah maka hal ini akan seringkali membuat ayah dan bunda terpaksa harus terbangun.

Untuk ibu yang baru pertama kali memiliki buah hati. Hal ini mungkin akan menjadi penyesuaian yang cukup sulit. Pasalnya, mungkin sebelum si kecil lahir ke dunia anda lebih dapat tidur dengan nyenyak saat malam hari. Hanya saja, selepas si kecil ada disamping anda terkadang malam hari anda bisa sangat merepotkan dan membuat anda was-was. Akan tetapi bagaimana lagi, mau tidak mau tanggung jawab anda sebagai orangtua yang baik mengharuskan anda menjadi orangtua yang siaga.

Strategi Manjur Untuk Bayi yang Tak Kunjung Tidur

Pola tidur si kecil memang tidak bisa dipaksa berubah dalam waktu yang singkat, mereka akan membutuhkan waktu untuk belajar mengikuti ritme biologis orang dewasa. Seiring dengan bertambahnya usia, bayi anda kan mulai belajar mengikuti pola tidur ayah dan bundanya. Sehingga demikian sebenarnya hal ini wajar terjadi dan mungkin sebgian besar orangtua yang memiliki bayi baru lahir akan mungkin mengalami kondisi yang serupa. Yang perlu anda lakukan saat ini adalah bersabar dan mulailah menyesuaikan dengan kondisi si buah hati sebab pada dasarnya perlahan namun pasti mereka sendiri yang akan mencoba mengikuti pola tidur anda.

Akan tetapi bagaimana bila rupanya si kecil yang terbangun pada malam hari menjadi sulit suntuk kembali ditidurkan? Hal ini tentu saja akan membuat bunda harus ikut terjaga pada malam hari dan menemani si kecil. Nah, sepertinya hal ini akan sedikit mengganggu dan merepotkan ya bun? Lantas apa yang harus dilakukan agar si buah ahti bisa kembali tidur nyenyak? Simak dibawah ini.

Strategi Manjur Untuk Bayi yang Tak Kunjung Tidur

Kenali Tanda-Tandanya

Meski pada tahapan awal pola tidur si buah hati nampak acak dan tidak menentu. Akan tetapi sebenarnya mereka juga memiliki pola tidur. Dan pada saat bunda mengetahui polanya, ayah dan unda dapat menidurkan mereka tanpa harus “berkeringat”. Tugas ayah dan bunda adalah mengenali tanda-tanda yang menunjukan si kecil mulai terlihat mengandtuk, kapan ia lapar dan kapan ia mulai ingin bermain.

Ketidak pahaman mengenal tanda-tanda inilah yang pada umumnya seringkali membuat ayah dan bunda sulit menidurkan si buah hati yang masih terjaga. Untuk itulah dalam mengenali strategi manjur untuk bayi yang tak kunjur tidur akan menjadi kunci utama dalam mengetahui bagaimana menidurkan bayi yang masih terjaga. Dengan begini ayah dan bunda akan bisa lebih leluasa mengatur dan menyesuaikan jadwal kegiatan harian yang akan dilakukan.

Tidurkan Pada Waktunya

Memang sulit mengenali waktu tepat menidurkan bayi anda. Apalagi bayi baru lahir pada umumnya belum memiliki pola tidur yang menentu. Akan tetapi, sebenarnya ada cara lain yang dapat bunda lakukan untuk melakukan strategi manjur untuk bayi yang tak kunjung tidur, yakni dengan mengetahui tanda-tanda kapan si kecil mulai terlihat mengantuk.

Pada dasarnya bayi yang baru dilahirkan akan lebih banyak menghabiskan waktunya untuk tidur. Sehingga demikian rasanya tidak akan terlalu sulit untuk dapat menidurkan mereka. Hanya saja adakalanya bayi anda senang terjaga, terutama dimalam hari. Untuk itu, maka tidak ada cara lain selain ikut terjaga bersamanya. Sebab pada akhirnya bayi anda akan merasa bosan dan lelah sehingga ia akan kembali tidur.

Kenali Tanda Mengantuknya

Tanda-tanda mengantuk seringkali ditunjukan dengan menguap, mengerutkan dahi, menggosok-gosok mata dengan tangannya, pandangan yang kosong dan kaki yang menyentak-nyentak. Inilah beberapa tanda yang harus dengan siaga anda baca.

Beberapa tanda ini adalah indikasi umum bayi anda sudah mulai mengantuk. Sehingga demikian hal ini akan menjadi strategi manjur untuk bayi yang tak kunjung tidur. Ketika anda membaca tanda-tanda ini, maka segera gendong atau rebahkan bayi dengan mulai memberikannya ASI. Perlahan ia akan segera mengantuk dan tertidur.

Sangat penting bagi ayah dan bunda untuk mengenali tanda-tanda tersebut sebagai strategi manjur untuk bayi yang tak kunjung tidur. Menjelang ‘ritual’ tidur, coba periksa apakah popoknya dalam keadaan basah atau tidak. Ketika popok si kecil penuh dan basah, umumnya si kecil akan merasa tidak nyaman untuk tidur. Sehingga demikian tak heran bila pada saat anda hendak menidurkan mereka si kecil akan lebih sulit untuk dapat tertidur pulas.

Selain itu,pastikan pula bila kondisi kamar anda bebas dari suara bising dan cahaya yang terlalu terang. Sebab hal ini akan dapat menjadi hal yang menyulitkan si buah hati untuk mendapatkan tidur yang pulas.

Hal yang Perlu Dihindari Sewaktu Menidurkan Bayi

Menidurkan bayi memang penting sebab pada masa ini bayi masih membutuhkan waktu istirahat yang lebih lama dibandingkan dengan orang dewasa. Hal ini dikarenakan pada masa ini tumbuh kembangnya masih banyak terjadi pada saat ia tertidur. Akan tetapi, sebaiknya perhatikan beberapa hal yang perlu dihindarkan sewaktu anda menidurkan si buah hati.

Menimang Bayi

Kebanyakan orangtua, terutama bunda akan lebih senang menidurkan bayi dengan cara digendong. Hal ini memang cukup ampuh dan cepat membuat si buah hati tertidur. Akan tetapi ini bukanlah strategi manjur untuk diaplikasikan. Bayi anda mungkin lebih cepat terlelap. Akan tetapi, lama-kelamaan hal ini akan membuat si kecil merasa ketagihan. Pada akhirnya ia akan lebih sulit ditidurkan apabila anda tidak menimangnya.

Membiarkan Bayi Tidur Sambil Menyusu

Sama halnya dengan poin diatas, kegiatan yang satu ini mungkin membuat bayi anda mudah terlelap. Akan tetapi, itulah tadi. Bayi anda akan cenderung ketagihan dengan kebiasaan ini. Sehingga membuatnya akan lebih sulit tidur tanpa melakukan kebiasaan ini.

Itulah dia beberapa hal yang dapat disampaikan dari strategi manjur untuk bayi yang tak kunjung tidur. Bayi yang seringkali terjaga, terutama pada malam hari memang cukup membuat orangtua kerepotan. Untuk itu, semoga cara diatas bisa menjadi solusi yang tepat untuk anda.

Menidurkan bayi bisa dilakukan dengan beberapa metode sesuai dengan kebutuhan. Kenali beberapa metode menidurkan bayi tersebut untuk membantu anda menidurkan si kecil dengan lebih mudah.

Tidur merupakan kebutuhan setiap orang termasuk bayi. Tidur memiliki banyak manfaat untuk bayi. Tidur yang berkualitas bagi bayi bermanfaat untuk perkembangan bayi, baik fisik atau psikisnya. Bayi yang mendapatkan waktu istirahat atau tidur dengan cukup umumnya akan lebih tenang dan tidak akan mudah rewel. Akan tetapi tidak sedikit ibu yang sering menghadapi masalah berkaitan dengan tidur buah hati tercintanya. Dimana permasalahan yang sering dialami oleh setiap ibu yaitu bayi terbangun di malam hari sehingga waktu tidur bayi akan menjadi terganggu dan berkurang. Dalam menghadapi keadaan seperti ini, orang tua harus tahu penyebab dan cara mengatasinya.

Kualitas tidur bayi tentunya memiliki kaitan erat dengan kenyamanannya ketika tidur. Untuk mendapatkan kenyamanan pada saat tidur, orang tua harus memperhatikan cara menidurkan bayinya. Terkadang, cara menidurkan bayi menjadi sebuah permasalahan yang krusial untuk setiap ibu. Hampir semua ibu menidurkan bayinya dengan cara instan seperti memberikannya susu atau menyusuinya. Selain cara seperti itu, sebenarnya ada beberapa metode menidurkan bayi yang dianggap paling tepat dan bisa dilakukan oleh setiap orang tua untuk membuat tidur bayi berkualitas dan lelap. Anda bisa mencoba menidurkan bayi dengan salah satu metode tersebut .

Metode Menidurkan Bayi

Berikut ini beberapa metode menidurkan bayi.

Metode Menidurkan Bayi

Metode ferberizing

Metode ferberizing yaitu metode menidurkan bayi dimana anda membiarkannya menangis hingga ia tertidur dengan sendirinya. Akan tetapi, metode yang satu ini sering tidak digunakan oleh orang tua karena akan membuat bayinya merasa tidak nyaman dan tangisannya akan semakin menjadi-jadi. Akan tetapi, apabila anda mengetahui jadwal pasti tidur bayi anda, maka tidak ada salahnya apabila anda menidurkan bayi dengan metode ini. Jika anda ingin menerapkan metode tidur ini pada bayi anda, maka anda harus membiasakan jadwal tidur pada si kecil ketika malam hari. Metode menidurkan bayi seperti ini harus dilakukan dengan bertahap agar ia merasa terbiasa dan nyaman.

Ketika si kecil menangis maka anda bisa menunggunya sejenak dan biarkan ia menangis selama 5 menit. Biarkan bayi anda mendengar suara ibunya yang lembut tanpa harus digendong atau disusui. Untuk malam selanjutnya, jeda yang bisa anda berikan sekitar 10 menit dan bertahap menjadi 15 menit.

Ketika menidurkan bayi dengan metode ini anda harus memastikan bahwa keadaan si kecil aman. Oleh karena itu, anda bisa melihat keadaan boks, selimut, bayi dan lain sebagainya. Anda harus tetap waspada karena bukan tidak mungkin si kecil menangis karena keadaan yang membuatnya sakit seperti misalkan terbentur, tersedak, tertusuk atau lain sebagainya.

Metode No Cry

Menidurkan bayi dengan metode ini memerlukan perhatian yang lebih dari orang tuanya sehingga lebih banyak menuntut anda. Namun, meskipun begitu menidurkan bayi dengan metode ini cukup mudah. Hal yang harus anda ingat yaitu jaga agar waktu tidurnya tetap konsisten, serta lakukan ritual yang akan membuat si kecil tenang. Beberapa ritual yang bisa anda coba yaitu, memandikannya dengan menggunakan air hangat, menimangnya atau memberikannya susu/ASI.

Dengan rutinitas yang anda biasakan tersebut, bayi anda akan mengerti dan paham bahwa waktu tidurnya sudah tiba. Anda harus menjaga si kecil selalu berada di dalam jangkauan anda.

Ketika bayi anda terbangun, hal yang harus anda perhatikan pertama kali yaitu apakah ia tidur kembali atau tidak. Apabila ia tidak tidur lagi, anda bisa menangkannya dengan bertahap. Kurangi waktu yang dibutuhkan untuk menidurkannya kembali. Ketika bayi anda mengantuk akan tetapi tidak tertidur, anda harus memastikan bahwa payudara anda tidak berasa di dalam mulut si kecil. Karena hal tersebut akan membuat si kecil selalu berharap menyusu ketika ia terbangun dari tidurnya.

Metode Self Soothing

Metode menidurkan bayi seperti ini yaitu membiarkannya tidur sendiri dengan jadwal tidur yang biasa dan menengkannya dengan verbal. Metode menidurkan bayi ini sangat cocok untuk mengatur bayi anda agar tetap tenang.

Untuk melakukan metode ini anda bisa memulainya dalam waktu yang sama ketika malam hari. Lakukan ritual menidurkan bayi secara rutin selama kurang lebih 20 menit. Ritual yang bisa anda lakukan yaitu memandikannya dengan menggunakan air hangat, meredupkan lampu kamarnya, membacakannya cerita dan lain sebagainya untuk memberikan tanda bahwa waktu tidurnya sudah tiba. Ketika waktunya untuk tidur telah tiba, anda bisa langsung meletakannya di dalam boks atau tempat tidur bayi. Kemudian, tinggalkan si kecil agar ia tidur dengan sendirinya.

Apabila si kecil menangis, anda bisa melihatnya dan kembali tenangkan dengan suara anda. Jangan sekali-kali untuk menggendong si kecil hal ini bertujuan untuk membantunya tidur kembali dengan sendirinya ketika tengah malam ia terbangun.

Metode menidurkan bayi ini membutuhkan waktu sekitar 1 minggu agar si kecil paham akan ritual ini. Dalam waktu 2 minggu, si kecil akan mudah tidur ketika waktu tidurnya sudah tiba, bahkan ia akan terlelap sepanjang malam. Jika seperti ini, anda bisa menerapkan metode yang sama untuk tidur siangnya.

Sebagai tips, anda bisa menyanyikan atau menyebutkan orang-orang yang menyayangi dirinya. Selain itu, anda juga bisa memutarkan musik lembut untuk mengantarkannya tidur.

Metode Long Good Bye

Metode long good bye yaitu metode menidurkan bayi yang menekankan batasan antara anda dan bayi anda secara perlahan. Metode menidurkan bayi ini cocok bagi anda yang memiliki kesibukan, sehingga dengan begitu akan memiliki waktu yang lebih panjang.

Adapun cara yang harus anda lakukan ketika menidurkan bayi dengan metode ini yaitu dengan membiasakan bayi anda untuk dibaringkan atau disimpan di dalam boks atau tempat tidurnya hingga ia mengantuk. Duduklah tepat di sampingnya dengan kursi. Apabila bayi anda menangis atau rewel, maka anda bisa menenangkannya dengan cara menepuk-nepuk punggungnya dengan lembut.

Jika anda menggunakan metode ini untuk menidurkan bayi, ketika si kecil rewel atau menangis sebaiknya jangan terburu-buru untu langsung meresponnya. Anda bisa membiarkannya dan memberikannya waktu. Apabila tangisannya semakin menjadi-jadi dan histeris, maka anda bisa langsung merespon dan menggendongnya.

Lakukan metode ini secara konsisten. Anda bisa duduk tepat di sampingnya dengan kursi hingga 3 hati berikutnya. Baik itu ketika waktu tidur malam atau tidur siang. Pada malam ke empat, pindahkan tempat duduk atau kursi anda hingga di tengah kamar tempat si kecil tidur. Setelah tiga hari berikutnya atau tepatnya pada hari ketujuh, anda bisa duduk di dekat pintu dan lakukan ini selama 3 malam. Setelah hari ke 10 diharapkan si kecil sudah terbiasa untuk tidur sendiri sepanjang malam.

Anda bisa memindahkan kursi atau tempat duduk anda sesuai dengan kemampuan si kecil beradaptasi. Akan tetapi, jika ia belum siap dan cenderung rewel, anda bisa memindahkan kursi dengan sedikit demi sedikit.

Pola tidur bayi memiliki kaitan erat dengan tahapan tidur bayi. Penting bagi orang tua untuk mengetahui pola tidur dan tahapan tidur buah hatinya.

Sebagian bayi akan menghabiskan waktunya untuk tidur pada hari-hari pertama setelah periode bangun awal setelah ia dilahirkan dalam proses persalinan. Ketika itu, bayi hanya akan bangun sebentar dan kurang tertarik untuk menyusu. Berbeda dengan bayi lainnya, dimana justru ia akan sering terbangun, rewel dan harus sering mendapatkan ASI dari ibunya. Kedua pola seperti ini normal terjadi dan bukan keadaan yang harus dikhawatirkan.

Pola tidur bayi berhubungan dengan frekuensi ia menyusu. Apabila bayi sudah mampu menyesuaikan dengan keadaan lingkungan yang baru, umumnya bayi akan tidur selama 12 sampai 20 jam dalam sehari. Pola tidur awal yang ditunjukan bayi umumnya singkat akan tetapi sering. Waktu tidur bayi sebenarnya individual dan tidak perlu terlalu dikhawatirkan, yang terpenting ia mendapatkan makanan yang cukup.

Pola Tidur Bayi

Seiring dengan bertambahnya usia dan si kecil sudah semakin besar, ia mungkin akan sering terbangun ketika malam hari dan akan dilanjutkan tidur kembali. Ketika itu mungkin si kecil harus diberi susu, dinina bobokan agar bisa tidur kembali, dan sebaiknya anda harus memperhatikan keadaan popoknya. Jika popoknya sudah basah anda bisa segera menggantinya. Ketika bayi sudah lapar biasanya ia akan terbangun, mencari dan menghisap apapun yang berada di dekatnya. Namun, untuk bayi baru lahir biasanya ia lebih sering dibangunkan untuk menyusu baik ketika siang hari maupun malam hari.

Bayi baru lahir umumnya sedang mengalami masa transisi dari janin dalam rahim ibunya. Bayi baru lahir memiliki periode bangun yang panjang ketika malam hari, sama halnya ketika ia berada di dalam kandungan ibunya. Memutuskan untuk menidurkan bayi bersama dengan ibunya akan membuatnya merasa hangat serta mendengar suara menangkan dari nafas ibunya. Selain itu, orang tua pun akan menjadi lebih mudah untuk memberikan apa yang dibutuhkan oleh bayinya. Tidak selamanya bayi harus tidur bersama dengan orang tuanya. Setelah umurnya bertambah dan pola tidurnya sudah semakin terlihat, dimana ia tidak sering terbangun ketika malam hari, anda bisa memutuskan untuk menidurkan bayi pada tempat tidur khusus bayi atau box bayi. Akan tetapi, tetap posisikan tempat tidur bayi dekat dengan anda sehingga anda bisa memantau dan memperhatikannya lebih mudah.

Untuk kriteria tempat tidur bayi itu sendiri yaitu memiliki permukaan datar ketika dalam posisi telentang. Hal ini guna mengurangi terjadinya SIDS atau sindorm kematian mendadak. Untuk menghindarinya sebaiknya hindari bayi tidur tengkurap atau poisi wajah bayi berada di bawah, hindari perlengkapan tidur yang terlalu lembut dan lain sebagainya.

Memang pola tidur bayi menjadi salah satu hal yang mengganggu banyak orang tua, mereka beranggapan bahwa bayi tidak memiliki pola tidur yang jelas dan tepat, apalagi jika usianya di bawah sembilan bulan.

Pada dasarnya, jika anda mengetahui tahapan tidur bayi, maka anda jangan merasa khawatir dengan pola tidur si kecil. Sebab pola tidur dengan tahapan tidur bayi adalah dua hal yang saling berkaitan.

Pola Tidur Bayi

Diketahui dalam pola tidur bayi terdapat 6 tahapan tidur dan bangun. Masing-masing tahap tersebut memiliki karakter khusus. Dimana cara bayi sangat bervariasi dalam mengganti tahap yang satu ketahap yang lainnya. Sebenarnya anda tidak bisa sepenuhnya mengontrol tahapan tidur bayi. Pasalnya, tahapan tidur ini sebenarnya ditentukan berdasarkan kepribadian. Akan tetapi, mengindetifikasi tahapan tidur bayi akan membantu anda untuk memberikan perawatan yang tepat bagi si kecil. Berikut ini tahapan tidur bayi yang harus anda ketahui.

Tahapan Tidur Bayi

  • Tidur Nyenyak

Pada tahapan tidur ini umumnya bayi akan sangat rileks dan tenang, nafasnya berirama atau terkadang berkedut, bibirnya akan membuat gerakan menghisap, akan tetapi ia jarang terbangun. Dalam tahapan ini anda tidak bermain atau memberinya susu. Apabila anda berhasil membangunkannya, ia hanya akan bangun sebentar saja dan akan kembali tidur nyenyak. Anda bisa memanfaatkan waktu ini untuk beristirahat dan mengerjakan pekerjaan lainnya.

  • Tidur Ringan

Tidur ringan merupakan tahapan tidur yang umum ditentukan pada bayi baru lahir. Dalam keadaan tidur seperti ini, mata bayi tertutup tetapi bola matanya bergerak-gerak di balik kelopak mata. Pada tahapan tidur ringan, biasanya bayi akan bergerak, menghisap, mengeluarkan tangisan singkat atau tersenyum dan pernafasannya tidak teratur. Ketika dibangunkan atau diberi rangsangan, bayi akan memberi respon terhadap upaya tersebut. Terkadang bayi terbangun meskipun dalam keadaan mengantuk atau tetap berada dalam tahapan tidur ini. Kemudian, ia akan masuk ke dalam tahapan tidur dalam atau nyenyak.

Ketika bayi mengeluarkan bunyi atau bergerak ketika tidur, biasanya orang tua segera menghampirinya. Meskipun demikian sebenarnya bayi belum siap untuk bangun.

  • Tahapan Bangun

Mengantuk

Pada tahap ini si kecil masuk ke dalam tahap mengantuk, dimana tingkat aktivitas yang ditunjukan oleh bayi bervariasi. Akan tetapi terkadang si kecil terkejut. Kelopak mata si kecil akan membuka dan menutup kembali dalam waktu yang singkat, ia juga akan kehilangan fokus. Nafasnya akan teratur dan ia akan bereaksi pada rangsangan sensoris. Dalam keadaan ini si kecil bisa saja kembali tidur atau terbangun dan sadar. Apabila anda ingin si kecil tidur kembali, maka anda bisa menghindari melakukan stimulasi pada si kecil. Akan tetapi, jika anda ingin si kecil terbangun anda bisa mengangkat si kecil, memberikan sesuatu yang bisa ia hisap atau melakukan cara pijat bayi yang benar dan lembut.

Bangun Tenang

Tahap bangun seperti ini merupakan tahap yang paling banyak disukai oleh orang tua. Ketika itu, si kecil akan berbaring dengan tenang dan memandangi anda dengan matanya yang jernih, tenang dan lebar, serta nafasnya teratur. Untuk membuat si kecil tetap berada pada tahap ini, anda bisa memberikan sesuatu yang bisa ia amati, sesuatu yang bisa ia hisap atau sesuatu yang bisa ia dengar. Dalam tahap ini anda bisa mengajak si kecil berbicara atau bernyanyi, nikmatilah saat dimana anda melakukan kontak mata dengan si kecil.

Bangun Aktif

Pada tahap ini bayi anda mungkin cenderung lapar, lelah dan ingin digendong. Ia umumnya tidak akan bisa diam dan mungkin saja ia gelisah. Mata si kecil terbuka, akan tetapi matanya tidak terlihat jernih atau seatentif ketika ia bangun dalam tahapan tenang. Pernafasan si kecil tidak teratur, bahkan ia akan sering berganti-ganti mimik. Apabila si kecil bangun dengan tahap bangun aktif, maka inilah saatnya yang tepat untuk memberikan susu dan menenangkannya. Akan tetapi, apabila si kecil tidak lapar, stimulasi yang dibutuhkan mungkin lebih sedikit. Anda harus bertindak segera untuk membawanya ke tahap lebih tenang sebelum akhirnya ia masuk ke dalam tahap menangis.

Menangis

Bayi menangis kerap kali membuat orang tua bingung. Bayi tidak bisa menyampaikan apa yang dirasanya pada orang tua selain dengan menangis. Ia akan mengungkapkan apa yang dirasanya seperti sakit, lelah, dingin, terlalu panas dan keadaan lainnya yang membuat ia tidak nyaman dengan tangisan. Selain itu, ia juga akan bergerak aktif, matanya menutup dan membuka, wajahnya terlihat gelisah dan nafasnya tidak teratur. Akan tetapi, terkadang tangisan merupakan pelepasan yang akan membuat bayi masuk ke dalam tahap selanjutnya. Meskipun begitu, bayi tetap membutuhkan anda sebagai orang tuanya untuk menenangkan atau memberinya makan.