Perkembangan Bayi Usia 13 Bulan – Perkembangan yang sangat menakjubkan ketika melihat si kecil tumbuh dengan baik sesuai usianya. Pada usia ini perkembangan yang mulai mencolok bahwa bayi usia 13 bulan sudah dapat berkomunikasi dengan orang-orang disekitarnya. Kenali yuk perkembangan bayi usia 13 bulan berikut ini!

Hari-hari berjalan begitu cepat, padahal tiupan lilin ulang tahun si kecil baru saja dipadamkan sebulan yang lalu saat usia bayi memasuki 12 bulan atau 1 tahun. Bulan inilah bayi mulai memasuki tahun kedua dalam hidupnya. Inilah saatnya Anda melihat perkembangan bayi Anda dengan hal-hal yang lebih menakjubkan dibanding usianya pada bulan sebelumnya.

Tentunya, memiliki seorang bayi yang sehat dan tumbuh dengan baik sesuai dengan usianya merupakan dambaan setiap orang tua. Mungkin waktu terasa cepat berlalu sejak Anda melahirkan sampai pada usia si kecil memasuki 13 bulan. Melihat perkembangan si kecil dengan baik merupakan hadiah paling terindah dalam hidup. Pasalnya, perkembangan bayi usia 13 merupakan awal dari si kecil memasuki usia 2 tahun.

Perkembangan Bayi Usia 13 Bulan

perkembangan bayi usia 13 bulan

Usia 13 tahun dapat dikatakan sebagai awal si kecil memasuki 2 tahun. Pada usia inilah si kecil mulai berkembang sesuai dengan usianya. Keinginan berkomunikasi dengan orang-orang sekitar menjadi bukti bahwa bayi 13 bulan berkembang dengan baik.

Apakah Anda saat ini tengah memiliki seorang bayi usia 13 bulan? Perkembangan apa saja yang diberikan oleh bayi Anda? Atau Apakah bayi Anda sudah dapat melakukan hal-hal diluar dugaan Anda?

Tentu, pertanyaan tersebut seringkali Anda dapatkan ketika bergaul dalam lingkungan masyarakat. Ini menjadi PR besar bagi Anda untuk menjawab pertanyaan tersebut dengan tepat sesuai dengan perkembangan anak Anda. Namun, terdapat sebagian orangtua yang tidak mengetahui dan tidak melihat perkembangan bayi usia 13 bulan dengan baik. Mereka seaakan tidak memperhatikan perkembangan bayinya, padahal mereka menunjukan prilaku yang menunjukan bahwa mereka benar-benar berkembang sesuai dengan usianya.

Nah, jika Anda ingin mengetahui perkembangan apa yang sebenarnya ditunjukkan oleh bayi usia 13 bulan ini, berikut kami sajikan beberapa ciri dan aspek perkembangan bayi usia 13 bulan yang mungkin saat ini ditunjukkan oleh anak Anda. Baca juga:  Menu Makanan Bayi 13 Bulan

Perkembangan Fisik dan Prilaku Bayi

perkembangan bayi usia 13 bulan

Ketika bayi memasuki usia 13 bulan, tentu  bayi mengalami perubahan fisik. Mulai dari lebih tinggi dan lebih besar jika dibandingkan dengan usia sebelumnya. Perkembangan fisik ini tidak hanya berbicara soal perubahan fisik pada tubuh bayi, namun juga tingkah laku dan prilaku pada bayi dimana dia sudah mulai melakukan hal-hal yang ia inginkan. Berikut kami sajikan prilaku bayi usia 13 bulan secara spesifik:

1.Mulai Berjalan

Perkembangan bayi usia 13 bulan memang kerap ditandai dengan kemampuan seorang bayi yang sudah bisa berjalan. Meskipun ia mengalami jatuh berkali-kali, namun ia tetap ingin berjalan kesana kemari tanpa mengetahui keadaan. Misalnya, ia tetap berjalan  meskipun bidang tersebut tinggi atau rendah. Pasalnya, bayi usia 13 bulan belum dapat menaksir jarak dan tempat dengan tepat. Ia hanya ingin melakukan hal-hal yang memang ia inginkan tanpa takut apapun. Itulah sebabnya bayi usia 13 bulan dapat mengalami jatuh berkali-kali dan tampak limbung ketika ia sedang berjalan. Namun, bayi usia 13 bulan diberi tulang yang cukup fleksibel, meskipun tampak sedikit melengkung.

Ketika Anda mendapati bayi Anda berjalan dan jatuh, lalu berjalan dan jatuh lagi. Anda tidak usah merasa risau karena ini merupakan fase dimana anak Anda mengembangkan proses berjalannya dengan baik. Lebih baik lagi, seringlah mengajak anak Anda untuk berjalan diatas tanah, pasir dan rumput agar dapat memahami lingkungan diuar sana sehingga anak Anda dapat tumbuh baik dengan alam. Namun, Anda harus memperhatikan juga keadaan pijakan anak Anda dari benda-benda tajam dan hewan yang dapat melukainya.

Pada usia ini, anak Anda akan mulai mendorong barang-barang disekitarnya yang dapat ia gunakan seperti kursi, ember, tempat sampah dan benda-benda lainnya. Keinginan anak usia 13 tahun tidak dapat dicegah, karena ia ingin melakukan penjelajahan suatu tempat dengan sangat antusias. Anda dapat melihat seakan-akan energi dan tenaga pada tubuhnya dia pernah habis dan ia tidak merasakan kelelahan sedikitpun.

2. Mulai Mengacak-acak Benda Di Sekitar

Mungkin perkembangan ini menjengkelkan Anda ketika bayi sudah dapat mengacak-acak benda disekitarnya terutama rumah. Si kecil akan selalu mengacak-ngacak benda-benda yang Anda miliki, tidak terkecuali peralatan kosmetik Anda. Mungkin anda pernah mengalami atau sering mangalami ketika Anda sedang berdandan, si kecil ikut andil untuk merusak peralatan Anda dengan menjatuhkannya dan mengacaknya.

Tentu, moment ini merupakan moment dimana Anda akan merasa jengkel kepada bayi Anda. Mereka mulai mengacak-ngacak benda-benda di dapur, ruang keluarga bahkan mencabut tanaman dihalaman depan. Pada usia ini, sulit sekali bagi Anda membuat sebuah rumah tampak bersih dan rapi karena fase ini masa dimana keingintahuan (curiosity) anak Anda meningkat. Ia tidak bosan-bosannya membuka dan menutup lemari untuk mengelurkan isi didalamnya. Bahkan ia akan melemparkannya kesegala arah yang ia mau.

Namun, hal ini tentu wajar bagi anak Anda yang berusia 13 bulan. Diharapkan Anda jangan merasa jengkel apalagi memarahi anak Anda yang justru perkembangan ini menjadi fase berkembangnya otak si kecil. Ketika Anda mendapati hal ini, lebih baik Anda mengarahkan si kecil untuk membereskan kembali apa yang sudah diacak-acaknya dengan diberikan contoh terlebih dahulu. Memang tidak sesuai dengan apa yang Anda inginkan, namun dengan cara ini daapt menumbuhkan pengertian dan kebiasaan nantinya pada mereka untuk membereskan mainan dan benda  apapun kembali.

3. Mulai Mencoret-Coret Apapun

perkembangan bayi usia 13 bulan

Perkembangan pada bayi usia 13 bulan dapat dikatakan sebagai fase yang mengagumkan. Pada fase ini, seorang bayi usia 13 bulan sudah dapat memegang krayon meskipun tidak benar dan tepat. Dengan kemampuannya dalam memegang alat tulis, ia akan mulai bereksplorasi menggunakan alat tersebut. Tak heran jika Anda mendapati tembok yang penuh coretan yang tidak jelas dan sembrawut. pada masa ini, si kecil sudah mulai ingin mengaplikasikan khayalan yang ada dipikirannya dengan alat tulis tersebut. Meskipun pada kenyataannya, hasil coretan tersebut tidak jelas. Mereka hanya mencoret dengan sebuah garis yang tidak beraturan.

Ketika mendapati alat tersebut, ia tidak sungkan-sungkan untuk mencoret-coret benda atau kertas-kertas disekitarnya, meskipun itu buku yang sangat penting bagi Anda. Ia akan bereksplorasi keberbagai tempat untuk mencoret-coret benda tersebut. Ketika ia menghasilkan sebuah coretan pada sebuah benda, ini menjadi hal yang menakjubkan bagi merek sehingga mereka akan terus mengulangi kegiatan tersebut.  Untuk menghindari si kecil mencoret-coret benda yang Anda miliki, lebih baik persiapkan kertas khusus sebagai medianya terlebih dahulu dan jauhkan benda-benda yang penting bagi Anda.

4. Mulai Menyusun

Pada perkembangan ini bayi usia 13 bulan sudah dapat diajak bermain. Ia sudah mulai tertarik pada sesuatu yang menurutnya menarik. Si kecil akan berusaha untuk memegang benda-benda yang menarik baik berdasarkan bentuk dan warnanya. Ia akan menghampiri benda tersebut dan akan bermain dengannya.

Seperti balok-balok yang berwana-warna yang dapat disusun membentuk sesuatu seperti menara, rumah, dan bentuk lainnya. Mereka akan mulai menyusun satu persatu, dan akan merobohkannya dengan seketika. Kondisi inilah dimana seorang bayi mulai tertarik pada sesuatu dan ingin mengulanginya terus menerus. Jangan heran jika ia menyusun balok-balok tersebut dengan rapi lalu merobohkannya, sesaat kemudian ia  akan tertawa menyaksikannya. Hal ini tentunya menjadi bagian dari perkembangan bayi untuk mengasah panca inderanya.

Untuk itu Anda sebagai orangtua harus mendampinginya dan dapat juga memberikan sentuhan sambil menggelitiknya ketika balok tersebut roboh. Cara ini dilakukan agar si kecil dapat berinteraksi dengan baik dengan orangtuanya tanpa merasa bermain sendiri.

Perkembangan Kognitif

Pada perkembangan bayi usia 13 bulan, si kecil sudah masuk pada perkembangan sebab dan akibat. Pada fase inilah, ia sudah mulai mengerti pada sesuatu benda berdasarkan sebab dan akibatnya. Perkembangan pada bayi usia 13 bulan ini dapat disebut dengan perkembangan kognitif.

Pada usia 13 bulan, ia sudah dapat mengetahui jika suatu benda dijatuhkan atau dilemparkan. Ketika ia mengambil botol dotnya, kemudian ia jatuhkan kebawah, maka ia sudah bisa mengetahui jika dijatuhkan maka harus ia ambil. Tak heran jika Anda mendapati si kecil yang tengah duduk diatas stroller atau kursi yang tinggi, kemudian menjatuhkan botol dot miliknya. Tentu, ia sudah mulai berpikir bagaimana jika botolnya dijatuhkan, maka sulit baginya untuk membawanya kembali.

Mungkin Anda melihat ketika si keci berjalan kesuatu arah dan ingin memegang sesuatu yang Anda larang. Namun, Anda akan jengkel ketika si kecil terus berjalan kearah tersebut tanpa menghiraukan larangan Anda. Ia tetap ingin mencapai benda tersebut karena ingin mengetahui kenapa orangtua melarangnya mendekati benda tersebut. Tentunya, ia ingin mengetahui akibat apa yang akan timbul jika ia memegang atau mendekati benda tersebut. Pertanyaan itulah yang akan ada pada pikiran si kecil.

Terkadang si kecil membutuhkan perhatian Anda, ketika ia menunjukkan sikap yang sulit diatur atau rewel. Ketika Anda mendapati kondisi seperti ini, sebaiknya Anda bersikap sabar karena ini merupakan perkembangan kognitif karena rasa ingin tahunya tersebut.

Perkembangan Bahasa dan Komunikasi

perkembangan bayi usia 13 bulan

Pada bayi usia 13 bulan, ia sudah mulai menunjukkan perkembangan dalam hal bahasa dan komunikasi. Pada umumnya, bayi usia 13 bulan menunjukkan bahasa isyarat ketika ia berkomunikasi dengan orang-orang disekitarnya. Pada fase ini sebenarnya ia sudah mulai mengenal nama-nama benda dan belajar benda baru yang ia temui setiap hari. Dengan bahasa isyarat yang ia ditunjukkan, diharapkan orang-orang disekitarny dapat mengerti dan memahami apa sebenarnya yang ia inginkan. Tentunya, berbicara adalah suatu aktifitas yang membutuhkan pergerakan otot-otot kecil untuk mengeluarkan suara.

Dengan proses seperti ini, si kecil akan berusaha mengucapkan satu atau dua kata yang akan berkembang seiring dengan usianya. Selain itu, ia juga mempelajari suatu objek dengan respon Anda. Pada umumnya, seorang bayi usia 13 bulan sudah mulai menunjukkan kemampuan berbicaranya meskipun hanya sepatah dan dua patah kata yang belum jelas seperti “mama”, “susu”, “papa” dan “nene”. Sebaiknya jika si kecil dapat mengatakan kata-kata tersebut dengan jelas, berikan pujian pada mereka.

Pada umumnya perkembangan bayi usia 13 bulan masih dengan bahasa isyarat ketika ia ingin orangtua melakukan sesuatu yang diinginkannya. Seperti ketika ingin minum susu atau air, ia pasti menyodorkan sebuah botol dot atau gelas. Ketika Anda mendapati kondisi semacam ini, pertegaslah dengan berbicara pada ia bahwa ia ingin susu.

Perkembangan Sosial dan Emosional

perkembangan bayi usia 13 bulan

Ketika bayi memasuki usia 13 bulan, perkembangan sosial dan emosional bayi menjadi lebih memuncak. Seorang bayi usia 13 bulan, ia mulai merasa bahwa seisi dunia tidak memahaminya ketika ia menginginkan sesuatu, namun tidak dikabulkan oleh orang-orang sekitarnya termasuk Anda.

Bayi usia 13 bulan sudah mulai menunjukkan tanda-tanda keras kepala yang menjadi sifat pemarah dan bandel. Namun, sikap keras yang ia tunjukkan jangan membuat Anda terkejut, mungkin saja berasal dari orangtuanya. Cepat atau lambat, ia akan mulai mengerti cara untuk membuat orangtuanya senang, marah atau menurutinya.

Pada perkembangan ini, bayi usia 13 bulan sudah dapat bersosialisasi dengan orang-orang disekitarnya selain kedua orangtuanya. Ia sudah mampu beradaptasi dengan lingkungan dimana ia berada, ia bahkan akan berkontak mata dengan bayi seusianya disebuah kesempatan.

Pada masa ini seorang bayi usia 13 bulan sudah ingin berkeliling dan menghadapi dunia luar bahkan menyapa tetangga dan orang-orang disekitarnya. Dalam proses ini, ia akan menghadapi orang-orang baru yang baru ia kenal. Pada tahap ini, sebaiknya Anda mulai mengajak anak Anda untuk keliling komplek dan lingkungan baru agar dapat beradaptasi dengan sesuatu yang baru. Mungkin Anda akan mendapati ketika Anda akan berangkat kerja dan anak Anda menangis. Kondisi ini membuat Anda pilu, namun Anda tidak usah khawatir karena emosi anak akan kembali setelah Anda berangkat kerja. Perasaan emosional pada perkembangan bayi usia 13 bulan memang belum stabil.

Perkembangan Nutrisi dan Kesehatan

Perkembangan bayi usia 13 bulan dalam hal kesehatan dan nutrisi memang lebih meningkat. Pada usia 13 bulan, bayi sudah mulai mengonsumsi makanan yang padat dan solid. Pada usia 13 bulan, bayi sudah dapat meminum minuman berjenis lain selain ASI. Konsumsi ASI pada usia ini menjadi lebih berkurang, ia lebih menginginkan minuman lain seperti air putih, jus dan minuman jenis lainnya. Pada usia 13 bulan, Anda akan merasa lebih nyaman dengan ASI yang tidak penuh dan lebih kecil kembali, karena ASI sudah jarang diberikan kepada anak Anda.

Namun, Anda harus berhati-hati dalam memberikan makanan dan minuman pada bayi usia 13 bulan. Hal ini bertujuan untuk menghindari makanan yang justru berpotensi menyebabkan alergi yang tinggi pada tubuh si kecil. Pada perkembangan bayi usia 13 bulan, permberian ASI harus terus dilakukan karena ASI mengandung zat sisa makanan alami yang didapatkan khusus dari ibunya. Anda jangan heran ketika mendapati bayi usia 13 bulan yang sulit makan karena bayi sudah dapat menemukan rasa yang menurut ia enak.

Pemberian Vaksinasi

Pada perkembangan bayi usia 13 bulan, inilah saatnya anak Anda menerima imunisasi PCV dosis ke 4 dan infuenza setahun sekali sejak usia 6 bulan. Pada usia 13 bulan seharunya bayi sudah menerima vaksin yang lengkap mulai dari DPT, BCG, hepatitis B, Polio, Rotavirus dan Campak.

Perlu Anda tahu bahwa perkembangan-perkembangan pada bayi usia 6 bulan berbeda setiap anak. Hal ini tergantung dari berbagai faktor yang dapat menyebabkan anak Anda cepat atau telat perkembangannya. Jadi, jangan heran ketika melihat anak yang lain berkembang pada salah satu bidang, namun belum bisa pada bidang lainnya. Semoga bermanfaat!

Stimulasi Pertumbuhan Gigi Bayi dengan Teether – Pertumbuhan gizi pada anak memang tidak bisa dipercepat. Akan tetapi, orangtua dapat melakukan cara untuk merangsang pertumbuhan ini dengan lebih baik. Teether disebut-sebut sebagai media perangsang tumbuhnya gigi pada bayi yang baik. Lalu apa sebenarnya teether? Simak dibawah ini.

Anak berusia 6 bulan ke atas umumnya sudah mulai mengalami perkembangan yang begitu pesat. Selain mulai diberikan makanan pendamping ASI untuk pertama kalinya. Pada usia ini si kecil pun cenderung menjadi lebih aktif dan banyak bergerak. Setiap perkembangan yang terjadi dengan si buah hati tentu menjadi hal yang membuat ibu bangga melihatnya. Apalagi pada saat yang tidak terduga si kecil mulai menunjukan hal-hal unik yang baru saja dipelajarinya.

Menjadi saksi setiap perkembangan menakjubkan yang terjadi dengan si buah hati tentu menjadi hal yang menyenangkan. Itulah mengapa pentingnya mendampingi buah hati anda setiap saat. Selain menjaga dan mengawasi agar si kecil tidak mendekati sumber bahaya. Hal ini juga penting untuk memantau jika tumbuh kembali si kecil mengalami masalah atau kendala. Dengan demikian orangtua dapat segera mengatasi kondisi yang salah dengan si kecil secepatnya. Sehingga kemungkinan buruk dari hal ini dapat diantisipasi dengan baik.

Ya, memiliki bayi berusia 6 bulan memang menggemaskan. Anda pun kini sudah dikejutkan dengan berbagai hal yang terjadi dengan si buah hati. Pergerakan yang semakin aktif dan kemampuan untuk tengkurap yang semakin lihai pada si kecil membuat anda bisa bermain dengan bebas bersamanya.

Stimulasi Pertumbuhan Gigi Bayi dengan Teether

Melihat si kecil ceria dan dapat beriteraksi dengan oranglain tentu menjadi kebahagiaan tersendiri bagi para orangtua. Selain itu, lewat kondisi ini anda pun tentu tidak perlu merasa khawatir sebab anda bisa memastikan kesehatan si kecil dengan baik.

Sayangnya, pergerakan aktif pada tubuh si kecil tidaklah lepas dari masalah atau sumber penyakit yang mengintai setiap saat. Bila anda tidak jeli dalam memperhatikan kesehatan si buah hati maka penyakit akan mudah menyerang tubuhnya.

Kondisi penyakit yang bersarang pada tubuh si buah hati akan mungkin membuatnya merasa kepayahan menahan sakit yang dialami. Selain itu, si kecil pun umumnya akan menjadi begitu rewel dan terus-terusan menangis. Dimana kondisi ini tentu akan membuat orangtua merasa panik menghadapi bayi yang seperti ini.

Untuk itulah, penting sekali untuk selalu waspada dan memperhatikan kesehatan buah hati anda dengan baik. Upayakan agar buah hati anda mendapatkan proteksi yang siaga ketika masalah kesehatan mulai mengintai.

Nah, selain masalah penyakit yang menyerang, masalah lain yang umumnya membuat si kecil menjadi rewel adalah kondisi perkembangan yang terjadi dengan tubuhnya. Seperti halnya, pertumbuhan gigi yang terjadi pada si kecil.
Ya, tahapan tumbuh gigi pada buah hati anda seringkali membuat si kecil merasa tidak nyaman. Akibatnya, kondisi ini pun cenderung membuat si kecil mudah merasa rewel.

Pertumbuhan gigi pada bayi umumnya akan membuat jaringan gusi membengkak atau terasa gatal. Hal ini dikarenakan bakal gigi pada si kecil akan terus mendorong garis gusi supaya gigi bisa timbul ke permukaan. Akibatnya, sel-sel pada gusi menjadi terpecah dan mati. Hal ini pun yang membuat si kecil akan mudah mengalami demam. Jadi demikian, wajar bila si kecil akan merasakan nyeri dan gatal pada bagian gusinya akibat tumbuhnya gigi.

Ibu dan ayah memang tidak bisa mempercepat proses tumbuhnya gigi pada anak bayinya. Akan tetapi, hal ini umumnya bisa didukung pada buah hati anda. Mendukung pertumbuhan gigi pada anak bayi akan berguna untuk mengurangi perasaan sakit dan gatal yang ditimbulkan dari proses tumbuhnya gigi. Dengan begini, maka kondisi rewel pada si buah hati akan dapat diminimalisir.

Stimulasi Pertumbuhan Gigi Bayi dengan Teether

Apa Itu Teether

Guna mendukung perkembangan gigi pada bayi, ada sebuah alat atau media yang dikenal dengan teether. Teether adalah sebuah mainan yang dapat digenggam dan memang di desain untuk digigit oleh si kecil. Tujuannya ya itu tadi, untuk meringankan perasaan sakit yang dialami oleh si buah hati.

Saat ini teether sudah mulai ramai dan banyak dipilih sebagai solusi untuk menstimulasi perkembangan gigi pada anak. Ragam dan jenisnya pun sudah semaki beragam dan memberikan pilihan yang lebih leluasa untuk ibu yang memiliki anak.

Akan tetapi, yang terpenting adalah pilihlah jenis teether yang memang nyaman untuk si buah hati. Kualitas dari teether pun perlu diperhatikan dengan baik. Jangan sampai teether yang digunakan si kecil robek atau rusak. Hal ini dikhawatirkan jika serpihan atau gigitan teether yang terbuka akan termakan oleh si kecil dan membahayakan kesehatannya.

Cara Memilih Teether yang Baik

Mengingat banyaknya variasi dan pilihan yang dijual pada teether mungkin akan membuat anda kesulitan menentukan mana jenis teether yang baik untuk bayi. Nah, berikut ini kami berikan tips dalam memilih teether yang baik dan aman untuk buah hati anda.

  • Perhatikan kualitas teether yang baik. Artinya anda harus lebih selektif dalam mencari jenis teether dengan bahan yang bagus dan baik. Bahan silikon yang lentur umumnya menjadi pilihan yang direkomendasikan.
  • Ukuran teether yang dibeli pun sebaiknya tidak sembarang. Jangan pilih teether yang terlalu kecil untuk si buah hati, dikhawatirkan hal ini akan membuat teether termakan seluruhnya.
  • Pilihkah teether yang mudah digenggam untuk si kecil dan hindari memilih teether yang terlalu rumit. Si kecil akan gemas melihat teether yang rumit namun membuat mereka sulit menggigitnya.
  • Pilih teether yang menarik. Tampilan teether yang menarik dengan warna yang mencolok akan membuat si kecil tertarik dengan mainan ini. Untuk itu, pilihlah yang disukai oleh si buah hati.

Itulah dia beberapa hal penting yang perlu diperhatikan pada saat memilih teether untuk diberikan pada si kecil. Pada intinya, kualitas dan kemanan dari teether perlu diperhatikan dengan baik agar kesehatan si kecil dapat terjaga dengan baik.

Cara Merawat Teether

Selain mengetahui cara pemilihan teether, penting juga untuk anda mengetahui bagaimana merawat teether dengan baik. Hal ini dikarenakan teether adalah jenis mainan yang sering dimasukkan dalam mulutnya sehingga kebersihan adalah hal penting yang perlu diperhatikan.

  • Bersihkan teether dengan menggunakan air hangat. Air hangat akan dapat membunuh bakteri atau kuman yang terdapat dalam teether. Untuk itu, upayakan membersihkannya sampai merata
  • Bersihkan teether sampai ke bagian sela. Teether yang diproduksi dalam beraneka ragam bentuk umumnya seringkali terdapat liukan atau bagian sela yang cukup rumit. Akan tetapi, pastikan bila anda membersihkannya hingga merata.
  • Keringkan teether dengan merata menggunakan lap sampai benar-benar kering. Selain itu, pastikan tidak ada sisa sabun atau air yang masih menggenang pada teether. Hal ini dikhawatirkan akan termakan oleh si kecil.

Demikianlah beberapa hal yang dapat disampaikan dari pembahasan kali ini. Semoga bermanfaat dan memberikan cukup informasi yang anda butuhkan.

Perkembangan bayi usia 2 minggu membuat satu-satunya cara si kecil untuk berkomunikasi dengan orang lain adalah lewat tangisannya. Bayi akan lebih sering menangis yang mana hal ini mengartikan banyak hal, baik si kecil lapar, tidak nyaman dan kesakitan.

Perkembangan bayi usia 2 minggu membuat si kecil mengalami perkembangan yang pesat. Sebelumnya kami ucapkan selamat ya bunda. Kini impian menimang buah hati dan merasakan lembut kulitnya yang halus sudah dapat diwujudkan. Tak heran bila kini hari-hari bunda lebih berwarna dengan hadirnya malaikat kecil dekat dengan anda.

Anda pun saat ini anda sudah bisa melihat bagaimana sumringah dan penasarannya raut wajah suami anda saat berada dekat dengan si buah hati. Jangan sungkan untuk meminta suami menjaga si buah hati sementara anda mempersiapkan peralatan lain. Baru saat si kecil menangis, minta ia untuk segera memanggil anda karena si kecil biasanya ingin menetek.

Rasanya lengkap sudah kebahagiaan yang anda miliki bersama dengan pasangan. Impian memiliki buah hati sudah terwujud dan tercapai dengan menggembirakan. Perjuangan panjang yang anda lalui saat di mulai dari tanda-tanda kehamilan hingga masa kehamilan pun kini sudah bisa dilewati dengan baik. Anjuran dan segala saran demi menjaga kehamilan yang bekualitas sudah anda lakukan dengan sabar dan akhirnya penantian tersebut kini berbuah manis dengan kelahiran bayi yang sehat. Tidak sia-sia rasanya menahan godaan mengkonsumsi beberapa makanan kesukaan yang tidak baik anda santap saat hamil dulu. Jika pada saat ini, hal tersebut dibayar dengan kehadiran si kecil yang menggemaskan.

Perkembangan Bayi Usia 2 Minggu

Berakhirnya perjuangan masa kehamilan dulu tidak membuat anda terbebas dari tanggung jawab setelah melahirkan. Sebab pada dasarnya perjuangan yang sesungguhnya baru saja dimulai. Kegiatan mengasuh, merawat dan membesarkan si buah hati akan menjadi tanggung jawab besar anda bersama dengan pasangan. Dimana inilah perjuangan anda yang sesungguhnya.

Untuk itulah, mengenali dan memahami setiap detik perkembangan si buah hati adalah hal yang penting untuk dipelajari. Sebab dengan begini bunda akan dapat menentukan hal apa saja yang harus dilakukan. Selain itu, bunda pun akan dapat menentukan stimulasi seperti apa yang harus diberikan untuk mendukung tumbuh kembangnya.

Lantas seperti apa sih perkembangan usia 2 minggu pasca dilahirkan yang cukup menkajubkan? Simak dibawah ini.

Perkembangan Bayi Usia 2 Minggu

Sebelum si kecil dilahirkan ke dunia, tempat yang selama ini dihuninya adalah rahim ibunya. Bagi bayi anda rahim ibu adalah tempat yang hangat dan lingkungan yang nyaman untuk tempat tinggalnya. Hal inilah yang penting untuk diketahui bahwa dibutuhkan beberapa waktu untuk bayi anda bisa beradaptasi dengan berbagai hal yang ia temui dalam kehidupan barunya setelah dilahirkan.

Nah, dibawah ini adalah beberapa perkembangan lain yang terjadi dengan perkembangan bayi usia 2 minggu.

Bayi Anda Mulai Beradaptasi dengan Dunia yang Baru

Pada saat ini, bayi anda masih beradaptasi dengan berbagai hal baru seperti penglihatan, suara dan sensasi hidup dilua tubuh ibunya. Dengan demikian, pada saat ini anda mungkin belum bisa mendeteksi banyak kepribadian atau hal yang baru pada bayi anda. Sebab pada saat ini tubuh si bayi sedang mempelajari pergerakan dari rasa kantuk, kewaspadaan, perasaan yang tenang sampai dengan mengaktifkan kewaspadaannya pada hal-hal yang baru.

Perkembangan bayi usia 2 minggu tentu menarik untuk anda simak lebih jauh. Inilah dia perkembangan komunikasi pada bayi usia 2 minggu.

Kemampuan Berkomunikasi Bayi

Pada saat ini, satu-satunya kemampuan yang sedang dikembangkan untuk berbicara adalah menangis. Bayi anda akan menangis pada segala hal, seperti saat ia lapar, popoknya basah, perasaan tidak nyaman atau pada saat sakit. Jadi demikian, cobalah untuk lebih responsif terhadap ekpresi yang diberikan oleh si kecil. Hal ini dilakukan untuk berjaga-jaga jika bayi anda mengalami suatu kondisi yang tidak anda inginkan.

Selain itu, tidak ada salahnya untuk mendekatkan kepala anda dan berbisik dengan sentuhan pada si kecil saat ia menangis terutama saat ia lapar. Disadari atau tidak si kecil akan mulai mengenali sentuhan dan suara-suara yang ia kenali. Sehingga hal ini akan baik untuknya mengenali suara anda dari banyak suara yang didengarnya.

Pada saat ini, bayi anda mungkin lebih senang untuk dipeluk, dicum, dipijat, dibelai dan digendong. Hal ini akan membuat si kecil semakin mengenali ibunya.

Bahkan pada beberapa bayi, mereka akan mungkin membuat suara “ah” ketika melihat atau mendengar suara ibunya. Dan ia pun akan bersemangat untuk menemukan wajah anda diantara kerumunan orang banyak.

Waspadai Adanya Kolik

Seiring dengan pertumbuhannya yang berjalan dengan perlahan. Tubuh bayi yang masih begitu mungil membuat ia rentan terhadap segala macam masalah kesehatan, termasuk kolik.

Kolik adalah sebuah kondisi saat bayi yang dalam keadaan sehat sering menangis secara berlebihan. Kondisi ini umumnya terjadi pada sekitar 20 persen bayi. Parahnya, kondisi ini seringkali jarang dimengerti sebagai sebuah gangguan kesehatan dan seringkali tidak terdiagnosis.

Untuk mengenali jika bayi anda terkena kolik maka waktu menangisnya akan lebih panjang dibandingkan tangisan biasanya. Pada bayi yang mengalami kolik, mereka bisa menangis lebih dari 3 jam berturut-turut.

Bayi yang terserang dengan kolik umumnya terjadi sebab si kecil merasakan perasaan yang tidak nyaman. Untuk mengatasi hal ini, maka cobalah untuk menarik dengan perlahan kakinya. Upayakan posisi kaki si bayi lurus sejajar untuk membuatnya menjadi lebih nyaman.

Kondisi kolik biasanya lebih sering terjadi kapan saja, namun kondisi ini bisa menjadi lebih intens pada saat pergantian siang ke malam di jam 6 sore. Untungnya, kondisi ini pada bayi tidak berlangsung selamanya. Sekitar 60% bayi akan melalui kondisi kolik terburuk hingga usia 3 bulan. Dan 90% lainnya bisa sampai usia 4 bulan.

Ketika Tali Pusarnya Dilepas

Setelah beberapa hari pasca kelahirannya, dokter akan menyarankan waktu pemotongan tali pusar pada si kecil. Waktu ini pilih sebab pada saat ini pemotongan tali pusar sudah tidak kan menimbulkan rasa sakit. Pada masa ini anda akan menyadari bahwa bekas potongan tali pusar bayi saat dilahirkan dulu akan mulai terlepas dengan sendirinya.

Nah, untuk merawat kondisi ini pada bayi, sebaiknya bayi anda tidak dimandikan dengan mencelupkannya pada air dalam baskom. Cukup dengan mengelap tubuh bayi untuk menjaga area pusar bayi tetap kering. Ketika tali pusar sudah benar-benar lepas, maka anda akan melihat bulatan seperti tombol pada perut si kecil. Yang mana ini akan menjadi bakal pusarnya nanti.

Perhatikan Kesehatan Bayi

Usia yang masih begitu mungil pada bayi membuat system kekebalan tubuhnya belum dikembangkan dengan sempurna. Untuk itulah, bayi akan lebih rentan terhadap segala resiko paparan penyakit. Tidak heran bila dalam hal ini bayi anda akan lebih mudah jatuh sakit. Untuk mengatasi hal ini maka sebaiknya jadilah lebih waspada.

Perkembangan bayi usia 2 minggu membuat mereka belum dapat dibawa keluar rumah dan melakukan perjalanan jauh. Selain itu, hindarkan mengerubuti bayi dengan jumlah orang yang banyak. Semakin banyak orang yang memegang bayi anda maka akan semakin mudah untuk kuman menyebar. Untuk itu, pastikan kebersihan anda dan orang sekitar agar terjaga dengan baik.

Demikian beberapa hal yang dapat disampaikan dari perkembangan usia 2 minggu. Simak perkembangan sebelumnya diartikel Perkembangan Bayi Baru Lahir Usia 1 Minggu

Perkembangan bayi usia 9 bulan sudah semakin dapat mengembangkan kemampuannya untuk memahami kata-kata anda dan berusaha untuk merespon hal ini dengan kata-kata juga. Jadi demikian bantu mereka dengan memberikan stimulasi untuk melancarkan pelafalan bicaranya.

Bayi seusia ini akan senang mengacak-acak peralatan untuk mencari mainan dan mengeksplorasinya. Tak heran bila saat anda menempatkan si kecil ditengah rumah dan mendekatkan mainan dihadapannya maka si kecil akan mulai mendekat dan mencari-cari mainan yang diinginkannya. Pada saat ini bayi anda pun bisa sangat fokus sebelum mainan yang ia inginkan ditemukannya.

Akan tetapi meski melihat bayi anda tenang dan anteng dengan peralatan mainan yang anda suguhkan, bukan berarti anda bisa melepaskan tanggung jawab anda dan meninggalkan si kecil seorang diri untuk melakukan pekerjaan yang lain. Usia 8 bulan pada buah hati anda membuat mereka terlalu kecil untuk ditinggal bepergian, meski hanya beranjak ke dapur. Sehingga masalah dan bahaya akan lebih besar resikonya terjadi dengan si kecil.

Jika anda membutuhkan peralatan atau perlengkapan lain pada saat anda menjaga si kecil maka sebaiknya mintalah bantuan oranglain untuk mengambilkan barang tersebut untuk anda. Atau anda bisa meminta bantuan orang dewasa untuk mengawasi si kecil sementara anda pergi ke kamar mandi atau ke dapur untuk mengambil peralatan yang anda butuhkan.

Perkembangan Bayi Usia 9 Bulan

Meninggalkan si kecil seorang diri meski ditempat yang aman akan beresiko besar sebab kita tidak pernah tahu kapan dan dimana masalah akan menyerang. Bila kita jeli dan waspada maka bukan tidak mungkin anda memberikan bahaya untuk buah hati anda tercinta.

Perkembangan Bayi Usia 9 Bulan Secara Keseluruhan

Nah, berbicara mengenai perkembangan bayi usia 9 bula ini ada begitu banyak hal yang terjadi pada buah hati anda. Dimana sebagian besar dari perkembangan tersebut adalah hal menakjubkan yang sayang untuk dilewatkan. Selain kemampuannya yang semakin dikembangkan dalam hal makan yang sudah mulai dapat dilakukannya sendiri, kini berat tubuh bayi pun mulai berkembang dengan lebih pesat.

Nah, bila anda bertanya-tanya tentang berat tubuh si kecil pada usia ini maka untuk bayi perempuan berat tubuhnya bisa mencapai 6,6-10,4 kg dengan panjang tuubh sekitar 65-75 cm. Sementara untuk bayi laki-laki maka berat tuubhnya kini sudah mencapai 7,2-10,9 kg dengan panjang tubuh sekitar 67,7-76,2 cm.

Seiring dengan kesadarannya yang berkembang, ia pun akan bereaksi ketika berada pada situasi tertentu yang sebelunya tidak menjadi masalah untuk buah hati anda. Misalkan seperti lampu kamar yang dimatikan atau menangis ketika anda beranjak pergi darinya. Hal ini dikarenakan kepekaan pada buah hati anda usia ini sudah semakin dikembangkan dengan lebih baik.

Sementara itu, kabar baik dari perkembangan bayi usia 9 bulan adalah saat ini bayi anda tidak menangis dalam waktu yang lama sebab perhatiannya sudah dapat dialihkan pada hal yang lain.

Perkembangan BayI Usia 9 Bulan Pekrembangan Motorik

Secara umum bayi berusia ini akan membutuhkan ruang yang lebih luas dan aman untuknya dapat bergerak. Sebab pada masa ini pergerakan yang cukup siginfikan mulai dikembangkan dengan lebih baik dan membuat bayi mulai menguasai beberapa hal tersebut, seperti berdiri, merangkak, duduk dan menjelajahi sekitarnya. Selain beberapa hal diatas, ayi anda pun sudah mulai dapat melakukan beberapa hal dibawah ini:

Ia mulai dapat mengeluarkan benda dari dalam kotak mainannya seorang diri. Kini buah hati anda akan mulai senang memindahkan mainan aneka warnanya dari satu tempat lainnya. Untuk membantu stimulasi kegiatan ini, maka tidak ada salahnya ikut bermain bersama dengan buah hati anda dan menyusun mainan berdasarkan urutannya agar si kecil pun mulai bisa mengklasifikasikan benda berdasarkan tatanannya.

  • Pada usia ini bayi akan mulai belajar berdiri dengan berpegangan, baik pada anda maupun pada benda yang ada disekitarnya. Ia akan menekuk lututnya saat ia ingin duduk. Untuk itu, pastikan bila peralatan yang ada disekitar si kecil adalah benda yang aman.
  • Bayi anda pun sudah mampu merangkak dengan sangat aktif. Untuk itu, pastikan ada ruang yang cukup luas untuknya.
  • Kini ia pun sudah mulai mampu menunjuk benda yang diperhatikannya.
  • Bahkan kini buah hati anda pun sudah mulai dapat memegang benda dengan satu tangan lain dan merangkak dengan kedua lututnya menggunakan tumpuan tangannya yang sedang tidak menggenggam.
  • Si kecil pun akan mulai mencoba meraih berbagai benda dan memperhatikan cara kerja dari satu benda ke benda lainya dengan perlahan. Seperti memperhatikan cara memegang sisir dan mengarahkan gerigi sisir pada rambut dan lain sebagainya.
  • Buah hati anda usia ini pun sudah mulai dapat mengangkat sesuatu dengan menggunakan telunjuk dan ibu jarinya.
  • Ia pun semakin mahir memasukan berbagai hal kedalam mulutnya.

Perkembangan Bayi Usia 9 Bulan Kemampuan Berbicara

Bayi anda kini sudah dapat memahami kata-kata yang disampaikan padanya dan ia pun sudah mulai berusaha untuk mereponnya dengan kata-kata. Misalkan ketika anda bertanya “Suara apa itu?”, maka jangan heran bila si kecil akan menunjuk burung peliharaan anda yang bersiul atau suara derng telepon berbunyi.

Anda mungkin akan terkejut melihat perkembangan pesat pada bayi anda ini. Untuk itu, terus bantu perkembangan ini dengan memberika stimulasi yang mendukung perkembangannya menjadi lebih baik.

Disisi lain bayi anda pun sudah mulai memahami larangan meskipun tetap melanggarnya. Meski usianya baru 9 bulan, namun buah hati anda sudah dapat menerapkan peraturan sederhana, seperti membiasakan cuci tangan sebelum tidur atau tidak membanting mainan yang diberikan padanya.

Perkembangan Bayi Usia 9 Bulan Kemampuan Sosial

Selain memahami perkataan orang lain yang diberikan padanya, ada pula beberapa perkembangan lain yang tak kalah menakjubkan yang terjadi pada bayi berusia 9 bulan, diantaranya adalah:

Pada usia ini bayi anda berada dalam titik puncak rasa ketidaknyamanan saat mereka berada jauh dari orangtua dan orang-orang terdekatnya. Hal ini mungkin menjadi waktu yang cukup merepotkan untuk anda para orangtua yang terpaksa meninggalkan buah hatinya. Akan tetapi, untuk mengatasi hal ini maka alihkan perhatian si buah hati dengan hal-hal yang membuatnya lebih tenang seperti memberikan buku gambar, memberikan boneka atau mainan kesukaannya dan banyak hal lainnya.

Bayi usia ini mungkin akan lebih senang saat mereka menjadi pusat perhatian. Untuk itu, tidak ada salahnya mulai membawa si buah hati mengunjungi keluarga besar dan sanak saudara lainnya. Bayi usia ini pun akan cenderung senang tertawa atau melakukan banyak hal yang akan mengundang perhatian orang lain.

Bahkan pada saat makan, si kecil pun akan cenderung senang membagi-bagikan makanannya. Hal ini tentu saja akan mengundang decak kagum sekaligus tawa dari orang sekitar yang melihatnya.

Demikian beberapa hal yang dapat disimak dari perkembangan bayi usia 9 bulan. Semoga artikel ini memberikan cukup informasi untuk anda. Simak perkembangan bayi sebelumnya di Perkembangan Bayi Usia 8 Bulan

Perkembangan bayi usia 5 bulan akan mulai dapat mencoba untuk duduk sendiri dari posisi tengkurapnya. Dengan menopang tubuh dan kedua tangannya seorang diri, bayi akan mulai belajar bagaimana duduk. Meski demikian, sebaiknya orangtua tetap memperhatikan keselamatan si buah hati dengan menempatkan bantal di sisi kanan dan kirinya. Serta terus dampingi mereka sebab posisi tubuhnya belum cukup stabil.

Usia si kecil kini sudah memasuki bulan ke 5 setelah proses kelahiran berlalu. Tidak terasa ya bunda, rasanya seperti baru kemarin bunda dan suami serta keluarga dibuat panik menanti detik-detik kelahiran si kecil yang begitu dinanti dengan tidak sabar. Namun rasa syukur yang besar, sudah seharusnya dipanjatkan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Sebab kini bunda bisa menimang si kecil dalam pelukan bunda dan pasangan. Rasa sakit dan ketakutan menanti si kecil lahir kedunia, seolah terbayar lunas tatkala dokter menyatakan bayi anda lahir dengan sehat.

Akan tetapi mengetahui kelahiran buah cinta yang sehat tidak berarti membuat perjuangan anda terhenti sampai sini. Ini hanyalah sebuah permulaan sebab perjuangan yang sebenarnya dan seutuhnya masih menanti bunda dalam membesarkan si kecil untuk menjadi anak yang cerdas dan berbudi pekerti yang luhur. Untuk itulah, setiap momen perkembangan dan pertumbuhan yang terjadi dengan buah hati anda adalah serangkaian proses yang tidak sebaiknya bunda lewatkan.

Ya, sebagai orangtua yang baik, penting sekali untuk ayah dan bunda senantiasa mengikuti tumbuh kembang buah hati anda. Menjadi saksi untuk setiap detik perkembangan dan perubahan yang terjadi dengan buah hati anda adalah penting untuk terus mengawasi jika tumbuh kembangnya dapat berjalan lancar dan tanpa kendala.

Perkembangan Bayi Usia 5 Bulan

Pekembangan bayi usia 5 bulan anda merupakan masa transisi dimana si kecil akan mulai belajar untuk berbicara. Berbicara disini adalah proses belajar bebicara yang sebenarnya dan mengeksplorasi berbagai suara yang ia buat.

Bayi dengan usia ini pun sudah mulai mencoba berkomunikasi dengan lingkungannya. Terkadang ia akan terlihat mengajak orangtua utuk berbicara. Selain itu, ia pun akan mulai mengenali kaki sebagai bagian tubuhnya dan berusaha menganggkatnya, kemudian menghisap jempol kakinya sendiri untuk bermain-main. Kadang kala, ia pun akan mulai memperhatikan tangannya yang bisa bergerak-gerak. Tak heran bila untuk menghiburnya, si kecil akan cenderung memasukkan jari-jari tangannya yang mungil kebagian mulutnya.

Ada banyak hal yang terjadi dengan perkembangan dan pertumbuhan si kecil pada usia ke 5 bulannya ini. Nah, untuk mengetahui lebih banyak perkembangan bayi pada usia 5 bulan, mari kita simak beberapa hal dibawah ini.

Perkembangan Bayi Usia 5 Bulan Secara Keseluruhan

Perkembangan bayi tiap bulannya tentu mengalami perubahan dan pertumbuhan yang pesat. Pada usia 5 bulan ini si kecil sudah mulai bereksplorasi dengan barang-barang yang ada disekelilingnya dan mencoba memasukannya kedalam mulutnya. Selain itu, pada usia ini bayi akan cenderung mulai merubah porsi waktu tidur siangnya dengan menguranginya. Ia akan tidur lebih lama pada malam hari dibandingkan saat siang hari.

Selain itu, si kecil pun akan cenderung lebih lahap dan cepat menyusu saat ia sedang lapar. Secara sosial perkembangan bayi usia 5 bulan pun akan mulai membuat si kecil peduli dengan sekelilingnya dan membuatnya mulai lebih sering beriteraksi dengan cara mengeluarkan suara atau tawanya.

Sementara itu bila berbicara mengenai perkembangan bayi usia 5 bulan berdasarkan berat dan panjang tubuhnya secara umum. Maka untuk bayi laki-laki umumnya memiliki berat sebanyak 6-9 kg dengan panjang 62-70 cm. Sementara untuk perempuan beratnya bisa mencapai 5,5-8,7 kg dengan panjang kira-kira 60 -69 cm.

Perkembangan Bayi Usia 5 Bulan Kemampuan Motorik

  • Pada masa perkembangan usia 5 bulan bayi akan mungkin sudah mempelajari kemampuan untuk berguling dari telentang ke tengkurap atau sebaliknya. Bahkan pada umumnya sebagian bayi sudah dapat duduk sendiri tanpa ditopang untuk beberapa saat.
  • Si kecil akan mungkin sudah mampu duduk dari posisi tengkurapnya dengan menopang tubuhnya sendiri lewat tangannya. Nah, adapun cara untuk membantu si kecil agar tidak terjatuh, maka coba posisikan kaki anda dengan huruf V. Tempatkan pula beberapa mainan dihadapannya untuk ia mainkan. Selain itu, dukung pula keselamatannya dengan menempatkan bantal disekelilingnya.
  • Pada saat ini, bayi anda pun sudah mulai dapat meraih benda yang ada disekelilingnya dengan perlahan. Ia pun muali belajar untuk memindahkan benda yang ada digenggamannya ke tangannya yang lain. Bukan hanya itu, jangan kaget bila saat ini si kecil mulai aktif dalam melemparkan benda yang ada dalam genggamannya hanya untuk melihat benda tersebut terjatuh.
  • Selain itu, sebaiknya hindarkan menempatkan mainan gantung yang bisa diraih oleh si buah hati sebab hal ini tentu akan berbahaya dan mainan bisa saja menimpanya.
  • Pada minggu ke dua di bulan ke 5 usianya, si kecil sudah mampu memegang botol susunya sendiri. Akan tetapi demikian, sebaiknya hindarkan meninggalkannya seorang diri saat ia minum ASI dari botol. Susu yang tersendat dan tidak tertelan dengan baik akan masuk kesaluran yang menghubungkan bagian belakang tenggorokan dengan bagian tengah telinganya. Yang mana hal ini akan berbahaya dan beresiko menimbulkan infeksi telinga.

Perkembangan Bayi Usia 5 Bulan Kemampuan Bicara

Pengembangan kemampuan bicara pada bayi anda kini sudah semakin membaik. Si bayi pun kini sudah semakin familiar dengan bunyi-bunyi yang biasa ia dengar sehari-hari disekelilingnya, seperti suara cuitan burung, suara telepon dan bahkan suara acara televisi yang sering anda nyalakan setiap harinya.

Selama suara tersebut tidak mengganggunya bayi anda akan terlihat tenang dan nyaman. Hanya saja, saat suara tersebut dianggap menganggunya seperti suara yang gaduh dan keras serta mengejutkan maka si kecil akan terlihat rewel yang mana ini menandakan si kecil merasa tidak nyaman dan terganggu dengan suara-suara tersebut.

Bayi anda pun sudah semakin pandai berceloteh. Tak heran bila kini sudah semakin sering dirinya bergumam ‘ya’, ‘ma’, ‘pa’, ‘da’ dan masih banyak lagi.

Perkembangan Bayi Usia 5 Bulan Kemampuan Sosial

Perkembangan bayi usia 5 bulan dilihat dari kemampuan sosialnya kini ia sudah mulai menyadari bahwa anda sedang memanggil namanya atau sedang membicarakannya. Seketika mendengar namanya si kecil akan menoleh ke arah anda seolah terpanggil. Selain itu, umumnya si kecil sudah mulai terbiasa untuk melakukan interaksi dengan sekitarnya, ditandai dengan beberapa hal dibawah ini.

  • Ia mulai dapat mengangkat tangan sebagai tanda bahwa ia ingin digendong atau menangis sewaktu ibu atau orangtuanya berada jauh darinya.
  • Ia pun akan mungkin tertawa saat mendapatkan sesuatu hal yang lucu dan menarik perhatiannya.
  • Selain menangis, tersenyum dan tertawa bayi berusia 5 bulan pun akan mulai menjerit dan menirukan suara-suara yang tidak asing untuknya. Ia pun semakin mahir dalam mengekspresikan perasaannya, ia akan tertawa saat mendapati sesuatu yang lucu, senyum ketika senang dan menangis saat lapar, merasakan tidak nyaman ataupun saat kesakitan.

Cara Menstimulasi Bayi Usia 5 Bulan

Dalam hal menunjang perkembangan bayi usia 5 bulan, penting sekali untuk anda membantu mereka dengan memberikan stimulasi sesuai dengan kemampuan yang baru saja dipelajarinya. Lakukan beberapa hal ini untuk menstimulasi bayi 5 bulan:

  • Mengajaknya berbicara untuk mengasah kemampuan berbicaranya
  • Tempatkan mainan yang aman dekat dengan jangkauannya
  • Memegang dan memperhatikan keselamatannya saat anda mendudukan si kecil.

Simak artikel sebelumnya Perkembangan Bayi Usia 4 Bulan