Mempunyai bayi berat bayi lahir rendah memang membutuhkan perawatan tersendiri yang harus Anda lakukan dirumah. Anda harus memperhatikan beberapa cara dan tips merawat bayi bblr yang harus dilakukan agar kesehatan bayi Anda terjaga dan dapat tumbuh dengan sempurna.

Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) memang dapat dikatakan sebagai bayi yang beresiko tinggi baik dari fisik maupun non fisik. Tentunya, Anda harus melakukan perawatan khusus bagi bayi berat lahir rendah dibanding dengan bayi lahir normal. Perawatan bayi bblr harus dilakukan dengan baik untuk menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan.

Tips Merawat Bayi BBLR

tips merawat bayi bblr

Penyebab Bayi Lahir Dengan Berat Rendah

Segala sesuatu yang terjadi tentu ada penyebabnya, termasuk pada bayi lahir dengan berat rendah. Dengan mengetahui beberapa penyebab pada bayi berat lahir rendah, Anda dapat menghindari beberapa hal tersebut dengan baik. BBLR disebabkan oleh beberapa faktor yang berkaitan dengan kesehatan ibu dan juga pada saat kehamilan. Berikut ini beberapa penyebab berat bayi lahir rendah, diantaranya:

1. Gizi ibu sebelum hamil

Meskipun seorang ibu belum mengalami kehamilan, namun status gizi pada sang ibu sebelum hamil ikut menentukan perkembangan bayi. Pasalnya, gizi yang harus diperoleh oleh seorang ibu sebelum hamil ikut mendukung asupan gizi bayi di dalam kandungan. Tentunya, kecukupan status gizi pada saat kehamilan dapat dinilai dengan menggunakan indeks masa tubuh. Baca juga : Apa Pentingnya Imunisasi Campak Dan Rubella Untuk Anak Anda

Salah satu fakta menyebutkan bahwa wanita dengan berbadan kurus yang ditunjukkan oleh IMT < 18,5 berpeluang dua kali lebih besar untuk melahirkan berat bayi lahir rendah dibandingkan dengan wanita dengan IMT > 18,5. Tentunya, angka yang ditunjukkan oleh IMT sebelum hamil dapat dijadikan penentu dalam menggambarkan perkembangan bayi pada nantinya. Namun, tidak sedikit juga ibu dengan berat badan kurus justru memiliki bayi dengan berat badan yang stabil bahkan gemuk.

2. Kurangnya asupan nutrisi ibu ketika sedang hamil

Jika Anda memang sedang hamil, maka asupan nutrisi pada makanan dan minuman yang Anda konsumsi ikut menentukan berat bayi pada saat persalinan nanti. Selain membuat tubuh ibu menjadi lebih kuat, gizi dan nutrisi dari seorang ibu juga sangat andil dalam mendukung perkembangan bayi. Jika seorang ibu tidak terpenuhi asupan gizinya, maka otomatis bayi Anda pun sepertu demikian. Maka dari itu, penuhi asupan gizi dan nutrisi dengan cukup yang diperlukan untuk perkembangan ibu dan bayi Anda.

3. Berat badan ibu ketika sedang hamil

Pada umumnya berat badan seorang wanita hamil mengalami peningkatan sebesar 11 kg sampai 18 kg bahkan lebih. Jika ibu cenderung memiliki berat badan yang stabil dan tetap dengan usia kehamilan yang terus maju, maka Anda harus waspada akan hal ini. Kemungkinan besar bayi dan tubuh Anda tidak mengalami peningkatan berat badan yang seharusnya didapatkan ketika sedang hamil. Hal ini tentu berkaitan dengan asupan nutrisi dan gizi pada ibu hamil. Peningkatan berat badan yang cukup drastis dapat meminimalisir resiko berat bayi lahir rendah.\

4. Usia muda ketika seng hamil

Inilah kenapa kehamilan usia dini tidak diperbolehkan di dalam dunia medis. Selain kondisi fisik ibu yang belum siap untuk mengandung, kehamilan usia dini juga dapat menyebabkan resiko berat bayi lahir rendah. Kehamilan pada usia remaja sekitar 13-19 tahun sangat beresiko yang akhirnya mengakibatkan berat bayi lahir rendah lebih tinggi dan terus naik hampit mencapai 50% dari kasus kehamilan. Faktanya, tubuh dan rahim seorang remaja belum siap untuk mengalami kehamilan dikarenakan organ reproduksi masih sangat dini. Selain itu disebabkan oleh asupan nutrisi dan gizi ibu hamil usia muda yang tidak terlalu diperhatikan.

5. Jarak waktu kelahiran anak

Dengan menjaga jarak melahirkan anak, maka Anda sedikitnya mencegah terjadinya berat bayi lahir rendah. Jika ibu tidak mengatur jarak kelahiran pada Anak, dimungkinkan pada kehamilan yang kedua, seorang ibu belum menyimpan nutrisi dan gizi yang diperlukan dalam proses kehamilan. Tentunya, kebutuhan nutrisi pada ibu hamil akan terus meningkat seiring dengan usia kehamilan. Fakta membuktikan setidaknya berat bayi lahir rendah dapat terjadi pada ibu yang melahirkan anak dengan interval waktu sekitar 24 bulan dari kelahiran anak sebelumnya.

6. Hamil bayi kembar

Penyebab BBLR berikut ini memang umum terjadi pada seorang ibu dengan kehamilan bayi kembar. Kehamilan yang lebih dari satu menyebabkan seorang ibu harus membagi gizi dan nutrisi pada dua orang bayinya sehingga akan terjadi kurangnya asupan nutrisi dan gizi pada kedua bayi. Bayi kembar juga sangat rentan memiliki tubuh yang sangat kecil dikarenakan adanya batasan tempat untuk berkembang saat didalam rahim. Untuk itu, jika Anda sudah dapat mendeteksi bahwa Anda hamil dengan dua anak, maka sebaiknya Anda ekstrak banyak mengonsumsi makanan dan minuman yang mengandung banyak nutrisi yang memang diperlukan dalam mendukung perkembangan kedua bayi Anda.

7. Kesehatan ibu yang buruk

Bagaimanapun juga kehamilan dengan bayi yang sehat dipengaruhi oleh sehat atau tidaknya seorang ibu. Jika seorang ibu sehat, maka sangat besar bayi yang dikandung juga sehat, sebaliknya jika kondisi kesehatan ibu tidak baik, tidak menutup kemungkinan bayi Anda pun kurang sehat. Tidak hanya masalah fisik, tetapi juga kesehatan psikologis pada si ibu. Beberapa masalah kesehatan yang kerap dialami oleh seorang ibu yang sedang hamil dan beresiko melahirkan bayi berat rendah diantaranya anemia, infeksi, komplikasi kehamilan, riwayat keguguran, pregnancy blues dan juga paparan asap rokok dan alkohol.

8. Gaya hidup

Gaya hidup seseorang memang sangat menentukan kesehatan seseorang tersebut. Seperti pada ibu yang sedang hamil, gaya hidup yang sangat buruk selama hamil memang beresiko mengalami kelahiran bayi berat rendah. Gaya hidup yang tidak sehat seperti merokok, minum alkohol dan juga mengonsumsi obat-obatan yang tidak sesuai dengan resep dokter sangat berakibat untuk mendapatkan berat bayi lahir rendah.

Perbedaan Berat Bayi Lahir Rendah Dengan Bayi Prematur

tips merawat bayi bblr

Apakah berat bayi lahir rendah sama dengan bayi prematur? Pertanyaan tersebut sering diajukan oleh banyak wanita terutama yang memiliki bayi dengan kondisi seperti itu. Mereka tentunya ingin mengetahui apakah memang BBLR sama dengan bayi prematur ataukah tidak.

Membandingkan berat bayi lahir rendah dengan bayi prematur memang sangatlah tidak dibenarkan. Namun, hal ini harus dilakukan agar Anda dapat memahami keunikan pada bayi termasuk pada bayi berat bayi lahir rendah dan juga bayi prematur.

Ciri-Ciri Pada Berat Bayi Lahir Rendah

Pada umumnya, bayi yang disebut dengan berat bayi lahir rendah apabila berat bayi kurang dari 2,5 kg saat dilahirkan. Tubuh bayi BBLR tampak lebih kecil dengan kulit yang keriput. Berat bayi lahir rendah mendapatkan usia kehamilan sampai waktunya ataupun belum waktunya.

Berat bayi lahir rendah biasanya memiliki panjang kurang dari 45cm dengan kepala lebih besar dari badan. Tulang rawan pada daun telinga dapat terlihat dengan jelas belum sempurna pertumbuhannya. Lapisan lemak pada kulit sangat tipis dengan rambut lanugo yang cukup banyak. Bayi BBLR memiliki pernapasan yang tidak beraturan. Kepala tidak dapat berdiri dengan tegak serta fungsi syaraf yang belum efektif sehingga tangisan bayi begitu sangat lemah. Kira-kira pernapasan bayi BBLR berkisar antara 40-50 kali/menit dengan denyut nadi sekitar 100-140 kali/menit.

Berat bayi lahir rendah memang memiliki resiko kedinginan yang cukup hebat serta kerap mengalami gangguan pada pernapasan dan juga infeksi karena kuman.

Ciri – Ciri Pada Bayi Prematur

Lalu, bagaimana dengan bayi kurang bulan atau prematur? Perbedaannya antara berat bayi lahir rendah dengan bayi prematur memang tampak disini. Bayi yang dikatakan BBLR adalah bayi mengalami kondisi dengan berat badan yang rendah dengan umur kehamilan yang cukup atau yang tidak cukup. Sedangkan bayi prematur adalah kelahiran bayi yang disebabkan oleh kurangnya usia kehamilan atau lahir sebelum waktunya. Pada umumnya berat badan pada bayi prematur cenderung normal sesuai dengan usia kehamilan, hanya saja usia kehamilan belum mencukupi.

Ciri-ciri bayi prematur yang lainnya antara lain memiliki kulit yang sangat tipis, seluruh tubuhnya tertutup oleh lanugo, refleks belum sempurna sehingga kesulitan saat bayi menyusu, kulit terlihat lebih merah, pernapasan belum sempurna, garis kaki dan garis tangan sangat tipis, juga ukuran kepala yang tidak proporsional.

Tips Merawat Bayi BBLR

tips merawat bayi bblr

Setelah kita mengetahui penyebab dan ciri-ciri bayi BBLR, maka poin selanjutnya yang harus Anda cari tahu bagaimana cara dan tips merawat bayi BBLR dengan benar. Hal ini dimaksudkan agar para orang tua yang memiliki anak BBLR dapat tumbuh dengan sempurna seperti anak normal pada umumnya.

Tips merawat bayi BBLR hampir sama dengan merawat bayi prematur dikarenakan penyebab serta ciri-ciri yang hampir sama pula. Tentunya, tips merawat bayi BBLR ini dimaksudkan untuk mengurangi resiko gangguan akan perkembangan dan masalah kesehatannya. Berikut ini beberapa tips merawat bayi BBLR yang umum dilakukan oleh banyak orang tua, diantaranya:

Pemberian ASI Eksklusif

Memberikan ASI eksklusif pada bayi memang sangat dianjurkan bagi para ibu baik untuk bayi lahir normal, bayi prematur maupun bayi BBLR. Seperti yang kita tahu bahwa ASI merupakan makanan yang terbaik bagi bayi. ASI memang didapatkan langsung dari ibu yang berasal dari sisa-sisa nutrisi dan gizi yang dikonsumsi oleh ibu. Pada ASI terdapat beberapa kandungan yang bernilai tinggi seperti protein, bermacam-macam asam, laktalbumin dan zat yang bermanfaat untuk kekebalan tubuh bayi.

Ada beberapa cara seorang ibu memberikan ASI untuk anaknya antara lain menyusu langsung, memakai dot atau memakai sendok. Namun, cara yang terbaik untuk memberikan ASI pada anak ialah dengan diberikan langsung melalui payudara. Dianjurkan untuk memberikan ASI sedikit demi sedikit namun sering untuk mencukupi kebutuhan si kecil.

Berikan Pakaian Yang Nyaman

Bagi bayi BBLR tentu saja mengalami suhu badan yang kedinginan dikarenakan jaringan lemak pada kulit masih sangat tipis. Berikan pakaian yang cukup tebal untuk menghindari tubuh bayi dari kedinginan. Hal yang perlu Anda tahu, jangan sampai menunda popok bayi sampai basah karena ompol. Segeralah mengganti popok dengan yang kering dan bersih agar dapat memberikan kenyamanan pada bayi Anda. Hal ini tentunya menghindari terjadinya kuman pada ompol dan basah berlebih pada tubuh bayi.

Berikan kehangatan pada bayi

Tips merawat bayi BBLR berikut ini, seorang ibu wajib memberikan kehangatan pada tubuh bayi. Ketika hendak mengganti baju bayi, jika memang diperlukan berikanlah secukupnya penghangat seperti minyak telon pada tubuh bayi agar bayi tetap merasa hangat.

Jaga kebersihan lingkungan

Bagaimanapun juga bayi BBLR memang sangat rentan terserang penyakit. Hal ini diakibatkan oleh kondisi tubuh bayi yang masih lemah serta imun tubuh yang belum memadai. Tentu saja, ini tugas bagi orangtua untuk selalu menjaga lingkungan tetap bersih. Orangtua hendaklah mencuci dulu tangan menggunakan sabun atau mengganti dulu baju setelah pulang beraktifitas diluar sana. Virus dan juga bakteri dari luar dapat juga menempel pada tubuh dan pakaian Anda. Untuk itu, sangatlah disarankan untuk menjaga kebersihan untuk melindungi bayi Anda dari hal-hal yang tidak kita inginkan.

Menggunakan sorot lampu

Bayi berat lahir rendah jika dirawat di rumah, maka Anda harus mempersiapkan lampu sorot untuk menyinari tubuh bayi. Lampu sorot disini sebagai pengganti inkubator seperti di rumah sakit. Rasa hangat yang dihasilkan oleh lampu dapat membuat tubuh bayi merasa hangat dan tidak kedinginan. Namun, Anda harus berhati-hati ketika memasangkan lampu sorot.

Untuk itu, sebaiknya letakan sedikit lebih jauh dari bayi dan hindari menyorot bagian mata. Anda dapat memasang penghalang pada bagian mata bayi dengan kain atau kardus. Satu lagi, Anda dianjurkan untuk menyorot bagian dada, untuk itu tempatkan lampu sorot disamping kasur bayi anda, jangan diatas kepalanya. Hal ini untuk menghindari mata juling pada bayi. Tips merawat bayi BBLR dengan teknik ini memang perlu dilakukan terutama merawat bayi di rumah.

Menemani bayi tidur

Tips merawat bayi BBLR berikut ini sebaiknya dilakukan pada bulan pertama usia bayi. Menemani bayi tidur bukan berarti Anda juga tidur. Hal ini lebih pada perbuatan Anda seperti menggendong bayi atau diletakkan pada pangkuan ibu ketika sedang tertidur. Bayi sebaiknya diletakkan lebih dekat dengan ibu saat tidur terutama pada malam hari.

Memonitor perkembangan bayi

Bayi BBLR memang memerlukan pengawasan dengan tips merawat bayi BBLR yang lebih khusus dari bayi-bayi normal pada umumnya. Selalu mengecek perkembangan bayi Anda secara rutin ke bidan atau ke dokter untuk melihat kemajuan pada bayi Anda. Untuk itu, selalu lakukan pengawasan pada bayi secara teratur dan rutin untuk memperhatikan sistem pernapasan pada bayi, permukaan kulit serta suhu tubuh pada bayi.

Jika bayi Anda mengalami gejala seperti sakit kuning, sesak nafas, demam, bayi tidak mau menyusu, bayi terlihat lemas bahkan tidak sadarkan diri, maka segeralah pergi ke bidan atau dokter untuk segera melakukan pemeriksaan.

Tips Merawat Bayi BBLR Dengan Metode Kanguru

tips merawat bayi bblr

Terdapat pula tips merawat bayi BBLR dengan menggunakan Perawatan Metode Kanguru (PMK) yang saat ini banyak dilakukan oleh orangtua yang mempunyai bayi BBLR atau bayi prematur. Metode kanguru ini adalah sebuah metode dengan melakukan kontak langsung antara kulit ibu dengan kulit bayi.

Metode kanguru dapat dilakukan di rumah sakit ataupun di dalam rumah dengan posisi duduk, berbaring ataupun berdiri.

Cara melakukan metode kanguru

  1. Ibu harus melepaskan semua baju bagian atas. Disarankan untuk memakai pakaian yang memiliki kantung dibagian depan agar dapat dengan mudah menempatkan bayi Anda.
  2. Tidak hanya ibu, bayi juga harus melepaskan pakaiannya. Namun, tetap masih bisa menggunakan popok, topi dan kaos kaki.
  3. Sebelum meletakan bayi pada tubuh Anda, pastikan untuk membersihkan bagian perut dan dada terlebih dahulu.
  4. Setelah itu, letakkan bayi pada tubuh ibu dalam posisi tegak. Anda dapat meminta bantuan suami atau keluarga untuk meletakkan bayi ditubuh Anda.
  5. Pastikan dada bayi menempel pada dada ibu
  6. Posisikan kepala bayi pada salah satu sisi agar hidung bayi tidak terhalang karena akan menyebabkan bayi sulit bernafas.
  7. Usahakan tangan bayi dalam posisi fleksi
  8. Sentuh dan peluk seluruh bagian tubuh bayi terutama kaki bayi yang harus menyerupai posisi pada kaki katak
  9. Jika Anda tidak memiliki kantung pada bagian baju depan, maka Anda dapat mengikat kain antara ibu dan bayi agar tidak terjatuh.
  10. Pastikan untuk menggendong tubuh bayi dengan hanya mencapai bagian telinga bawah bayi Anda.

Tentunya, dengan usaha yang keras, Anda dapat melakukan tips merawat bayi BBLR ini dengan mudah. Pastikan untuk mengikuti tips-tips yang sudah kami jelaskan diatas. Semoga tips merawat bayi BBLR ini dapat membantu Anda.

Beberapa cara khusus dapat anda lakukan untuk menidurkan bayi kembar. Ketahui cara menidurkan bayi kembar dengan mudah dan efektif.

Memiliki bayi kembar merupakan dambaan untuk beberapa pasangan. Kehadiran bayi kembar di tengah-tengah keluarga akan semakin membuat suasana rumah menjadi lebih hangat.

Namun di samping itu, merawat bayi kembar nyatanya tidak semudah seperti membalikan telapak tangan. Mengapa tidak, karena dua orang bayi sekaligus, orang tua membutuhkan tenaga ekstra untuk merawat dan membesarkannya.

Cara Menidurkan Bayi Kembar

Tidak sedikit orang tua yang merasa kerepotan ketika mengurus bayi kembar. Kerepotan yang dialami oleh ibu saat merawat bayi kembar yaitu dalam memenuhi kebutuhan bayi secara bersamaan.
Dalam merawat bayi kembar, biasanya ibu sering merasa bingung. Padahal, umumnya merawat bayi kembar tidak jauh berbeda dengan merawat bayi tunggal. Hanya saja, dalam merawat bayi kembar tenaga yang lebih ekstra dibutuhkan.

Keadaan yang kerap kali membuat ibu bingung yaitu ketika menidurkan kedua bayi kembarnya. Diperlukan cara khusus dalam menidurkan bayi kembar seperti berikut ini:

Cara Menidurkan Bayi Kembar

Buatlah Jadwal Tidur yang Sama

Ketika tidur, dimana saat satu bayi terbangun, biasanya bayi yang lainnya pun akan ikut terbangun. Sehingga apabila anda mendapati kedua buah hati anda bangun secara bersamaan, maka anda tentunya akan merasa kerepotan. Maka dari itu, untuk mengatasi keadaan ini anda dapat membuat jadwal tidur bayi yang sama dalam setiap harinya. Selain membuat si kecil tidur lebih nyenyak, jadwal tidur yang sama pun akan memudahkan anda. Apabila waktu tidur si kecil sudah mulai teratur, maka anda dapat menerapkan jadwal makan, mandi secara bersamaan. Bayi biasanya akan lebih mudah menyesuaikan dirinya terhadap hal-hal yang dilakukan secara konsisten dan berulang.

Tidurkan Bayi Pada Tempat Tidur yang Sama

Sebaiknya ketika menidurkan bayi, anda menidurkannya pada tempat tidur yang sama. Menidurkan bayi pada tempat tidur yang sama akan membuat keduanya lebih tenang. Pasalnya semenjak meraka berada dalam kandungan, mereka terbiasa bersama. Kedekatan dan kebersamaan di antara keduanya akan membuat mereka lebih nyaman dan tenang.

Namun, saat usia si kecil sudah semakin besar, atau tepatnya ketika lebih dari 3 bulan, anda dapat menidurkan bayi pada tempat tidur yang berbeda. Pasalnya, pada usia ini bayi sudah dapat bergerak aktif dan bebas.

Hindari Menimang Untuk Membuat Bayi Tidur

Bayi akan lebih mudah tidur apabila ia ditimang atau diberikan ASI. Sebaiknya hindari menimang bayi atau menyusuinya untuk membuat bayi tertidur. Jika terlihat tanda-tanda si kecil mengantuk, segera baringkan keduanya di tempat tidur. Ini dilakukan agar mereka dapat tidur sendiri tanpa perlu melakukan ritual khusus sebelum tidur.

Tempatkan Mereka Pada Satu Kamar Tidur

Meskipun bayi kembar anda tidak tidur bersama atau pada tempat yang terpisah, tetapi sebaiknya tetap tempatkan mereka dalam satu kamar tidur. Anda dapat meletakan tempat tidur bayi anda berdekatan. Ini dilakukan agar mereka dapat melihat satu sama lain dengan mudah sehingga tetap akan merasa tenang.

Selain itu, alangkah lebih baik meletakan tempat tidur mereka satu kamar dengan orang tua, agar orang tua tetap dapat mengawasi anaknya dengan lebih mudah.

Putarkan Musik Lembut

Memutarkan musik lembut merupakan salah satu cara efektif untuk menidurkan bayi. Musik lembut merupakan pengantar tidur yang akan membuat bayi merasa lebih nyaman dan tenang. Selain itu, suara musik yang lembut dapat anda jadikan sebagai terapi yang dapat membuat bayi rewel menjadi lebih tenang.

Bagaimana Jika Si Kembar Terbangun Bersamaan?

Pada bulan-bulan pertama kehidupan, biasanya bayi akan lebih sering terbangun untuk minum susu. Pada saat si kembar terbangun bersamaan, maka anda dapat menyusuinya dengan bersamaan.
Akan tetapi, jika salah satu bayi kembar anda terbangun lebih dahulu, anda dapat membangunkan bayi yang satunya. Kemudian susui bersamaan atau anda dapat menyusui bayi yang sudah terbangun. Jika sudah selesai, segera bangunkan bayi yang masih tertidur. Apabila anda melakukan cara yang kedua, anda dapat segera membawa bayi yang terbangun ke luar kamar. Ini dilakukan agar tangisannya tidak mengganggu atau membangunkan bayi yang masih tidur.

Mengatasi Kerepotan Merawat Bayi Kembar

  • Untuk mengatasi kerepotan dalam mengurus bayi kembar, sebaiknya anda tidak mengurus atau merawat mereka seorang diri. Anda dapat meminta bantuan dari keluarga terdekat atau jika memungkinkan memperkerjakan seorang pengasuh.
  • Meskipun anda sudah melibatkan keluarga atau pengasuh dalam merawat si kembar, tetapi penting untuk tetap melibatkan sang ayah. Bagaimana pun juga ayah memiliki tanggung jawab untuk merawat dan mengasuh si kembar. Anda dapat meminta bantuan pasangan anda ketika menidurkan si kembar, terlebih lagi ketika malam hari. Peran dan serta seorang ayah tentunya sangat dibutuhkan. Selain mengatasi kerepotan, ikut terlibatnya ayah dalam mengurus dan merawat si kembar akan membangun kedekatan bersama kedua orang tuanya. Dimana hal ini akan sangat baik untuk perkembangannya.
  • Apabila salah satu dari bayi kembar anda sakit, maka sebaiknya tidurkan atau tempatkan pada kamar atau ruangan yang berbeda. Terlebih lagi jika bayi anda kembar identik, yang mana biasanya bayi kembar identik memiliki sistem kekebalan tubuh yang hampir sama. Tidak menutup kemungkinan jika bayi yang sehat dapat ikut sakit.

Merawat bayi kembar tidak semudah merawat bayi tunggal. Akan tetapi merawat bayi kembar akan menjadi ringan dan menyenangkan apabila dilakukan dengan cara merawat bayi kembar yang baik dan benar.

Memiliki bayi kembar mendatangkan kebahagiaan tersendiri untuk orang tua. Akan tetapi, di sisi lain memiliki bayi kembar akan menguras tenaga dan pikiran orang tuanya. Tugas sebagai orang tua akan menjadi dua kali lipat ketika merawat bayi kembar. Namun, jika anda menikmatinya pekerjaan tersebut akan menjadi mudah dan menyenangkan.

Umumnya, merawat bayi kembar tidak semudah merawat bayi tunggal. Merawat bayi kembar harus memiliki persiapan fisik, mental juga finansial. Dalam merawat bayi kembar, hal yang paling penting yaitu membagi tugas antara istri dan suami supaya tugas merawat bayi kembar menjadi lebih ringan dan menyenangkan.

Cara Merawat Bayi Kembar

Merawat bayi kembar membutuhkan tenaga ekstra dan kesabaran, dan itu menjadi tantangan untuk setiap orang tua. Merawat bayi kembar idealnya harus dilakukan secara bersamaan agar bayi yang lainnya tidak merasa diasingkan. Akan tetapi, untuk lebih memudahkan maka tidak ada salahnya apabila dilakukan dengan bergantian karena memiliki pengaruh positif untuk psikologis anak agar ia lebih mandiri ketika tumbuh besar.

Cara Merawat Bayi Kembar

Memandikan Bayi Kembar

Memandikan bayi merupakan rangkaian penting dalam cara merawat bayi kembar yang tidak boleh anda lupakan. Memandikan bayi bertujuan untuk menjaga kebersihan dan kesehatan bayi anda. Memandikan bayi kembar bersamaan akan membuat anda kerepotan dan kewalahan. Oleh karena itu, dalam hal ini anda membutuhkan bantuan dari suami atau orang terdekat anda di rumah. Apabila bayi anda sudah mulai tumbuh besar dan bisa duduk, maka anda bisa memandikan mereka secara bersamaan.

Mengganti Pakaian

Perawatan lainnya yang akan membuat ibu kerepotan yaitu ketika mengganti pakaian bayi kembar setelah ia selesai mandi. Sebelum anda memandikan kedua buah hati anda, sebaiknya siapkan terlebih dahulu perlengkapan yang dibutuhkan seperti pakaian dan handuk si kecil. Anda bisa mengganti pakaian si kecil secara bergantian hingga selesai. Akan tetapi, untuk mencegah agar si kecil tidak kedinginan karena terlalu lama menunggu giliran, anda bisa membantu suami atau orang terdekat untuk memakaikannya baju.

Menyusui Bayi Kembar

ASI merupakan makanan utama bayi sebelum ia diperkenalkan dengan makanan pendamping ASI atau MPASI. Memberikan ASI atau menyusui si kecil merupakan hal penting yang harus anda lakukan karena ASI bermanfaat untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangan si kecil. Anda bisa menyusui si kecil dengan tips menyusui bayi kembar yang baik dan benar. Menyusui bayi kembar bisa dilakukan secara bersamaan dengan teknik yang tepat.

Memilih Kereta Dorong Bayi

Kereta dorong bayi atau stroller merupakan salah satu perlengkapan bayi yang akan membantu anda dalam merawat si kecil dan memudahkan anda ketika membawa mereka jalan-jalan. Tidak memungkinkan anda menggendong bayi kembar secara bersamaan, oleh karena itu kereta dorong khusus untuk bayi kembar merupakan perlengkapan yang perlu anda siapkan. Ketika anda memilih kereta dorong bayi sebaiknya sesuaikan dengan kebutuhan dan kenyamanan si kecil. Pilihlah kereta dorong yang berkualitas agar tahan lama. Prioritaskan pula keamanan si kecil ketika anda memilih kereta dorong untuk mereka.

Cara Memberikan Makanan Pendamping ASI Untuk Bayi Kembar

Setelah usia bayi menginjak 6 bulan, maka si kecil sudah mulai diperkenalkan dengan makanan pendamping ASI atau MPASI. Memberi makan bayi kembar umumnya tidak jauh berbeda dengan memberi makan bayi biasanya. Mungkin yang membedakannya yaitu anda harus menyiapkan porsi yang lebih banyak. Kemudian anda bisa menyuapi si kecil bergantian. Anda harus adil ketika memberi makan mereka agar salah satunya tidak ada yang merasa diasingkan. Akan tetapi, jika tugas ini terlau sulit untuk dilakukan sendiri, anda bisa meminta bantuan suami atau orang terdekat anda untuk menyuapi mereka.

Hal yang Harus Diperhatikan Dalam Merawat Bayi Kembar

Cara merawat bayi kembar yang baik dan benar yaitu dengan tidak membeda-bedakan antara anak yang satu dengan anak yang lainnya.

Perasaan minder kerapkali datang ketika mereka sudah beranjak dewasa. Oleh karena itu, agar anak anda tidak merasa minder, memperlakukan mereka dengan cara yang sama adalah hal yang harus diperhatikan oleh setiap orangtua.

Perhatian yang sama bukan masalah sandang dan pangan saja, akan tetapi meliputi kasing sayang. Karena kasih sayang dari orang tua merupakan kunci utama daam pembentukan karakter anak. Oleh karena itu, berikanlah perhatian dan kasih sayang yang sepenuhnya kepada mereka.

Orang tua memiliki peran penting terhadap pembentukan karakter anak. Sehingga mereka yang paham hal tersebut sebisa mungkin akan memberikan semua yang terbaik untuk anaknya dengan adil dan tidak memihak pada salah satu anak. Agar mereka mendapatkan perlakuan yang sama dari orang tuanya, maka merawat mereka dengan baik adalah hal yang harus anda lakukan.

Merawat bayi kembar memang tidak semudah merawat bayi tunggal. Akan tetapi pekerjaan tersebut akan menjadi lebih mudah apabila anda melakukannya dengan tulus, dan akan menjadi lebih menyenangkan jika dilakukan dengan baik dan benar. Anda bisa meminta dukungan dari orang terdekat untuk meningkatkan rasa percaya diri dan memudahkan anda dalam merawat mereka.
Itulah beberapa cara merawat bayi kembar. Semoga bermanfaat.

Menyusui bayi kembar bukanlah kegiatan yang mudah. Selain harus memiliki persediaan ASI yang banyak, menyusui bayi kembar juga memerlukan tenaga yang ekstra. Ibu harus memperhatikan tips menyusui bayi kembar dengan baik dan benar demi kelancaran proses pemberian ASI pada sang buah hati.

Keingintahuan ibu hamil terhadap cara menyusui yang benar bayi kembar sangat besar, hal ini demi persiapan jika bayi yang dilahirkannya adalah bayi kembar. Memiliki bayi kembar merupakan sebuah harapan besar beberapa pasangan. Wajah bayi yang lucu akan membuat semua orang terkesima, kesamaan wajahnya akan menimbulkan kesan unik tersendiri. Meskipun terkesan asyik dan menyenangkan, namun nyatanya merawat bayi kembar tidaklah semudah seperti kebanyakan orang bayangkan. Ibu yang memiliki anak kembar tentunya lebih mengalami kesulitan dan kerepotan dibandingkan dengan satu anak. Pasalnya, sang ibu harus memperhatikan kedua anaknya secara sekaligus. Oleh karena itu, merawat bayi kembar diperlukan tenaga yang ekstra.

Salah satu hal yang dirasa cukup sulit dan merepotkan bagi ibu yang memiliki bayi kembar yaitu ketika memberikan ASI. Seperti yang kita ketahui pemberian ASI eksklusif harus dilakukan hingga bayi berusia 6 bulan. ASI merupakan makanan utama dan pertama untuk bayi, dimana manfaat ASI sangat banyak. Selama masa ini ibu dituntut secara rutin untuk memberikan ASI kepada bayinya demi keperluan pertumbuhan dan perkembangan bayi itu sendiri. Setelah bayi berusia 6 bulan, ibu bisa memberikan makanan pendamping ASI sebagai pelengkap nutrisi bayi yang semakin tumbuh dewasa. Bagi ibu yang memiliki bayi kembar tentunya harus memutar otak tentang bagaimana ia bisa memberikan ASI kepada bayinya. Dalam keadaan ini, ibu pemilik bayi kembar harus mengetahui tips menyusui bayi kembar agar terasa ringan dan mudah.

tips menyusui bayi kembar

Berikut ini tips menyusui bayi kembar yang bisa dilakukan.

Tips Menyusui Bayi Kembar

Posisi Menyusui

  • Menyusui Bayi dengan Posisi Menyangga Kepala (The Clutch or Football Hold)

Pemberian ASI pada bayi kembar bukanlah hal mudah. Sebagai seorang ibu anda harus memiliki cara tersendiri dalam memberikan ASI untuk kedua bayi anda sehingga bayi anda bisa nyaman dan tenang ketika menyusu. Kondisi yang nyaman dalam pemberian ASI memiliki peran penting dalam kelancaran selama proses menyusui. Posisi pertama yang bisa dilakukan ketika menyusui bayi kembar yaitu dengan posisi menyangga kepala bayi. Anda bisa menyangga kedua kepala bayi anda dengan menggunakan telapak tangan. Sementara itu tubuh bayi diselipkan di bawah kedua tangan anda. Jika anda menyusui bayi dengan payudara kanan, anda bisa memegangnya dengan menggunakan tangan kanan. Begitu pun sebaliknya.

Anda bisa meletakan bayi anda di atas penyangga atau bantal, atau di pangkuan. Sangga bagian leher, bahu dan kepala bayi dengan menggunakan tangan. Arahkan mulut bayi, biarkan kaki bayi menjulur ke belakang.

  • Menyusui Bayi Dengan Menggendong (The Cradle Hold)

Anda bisa memeluk kedua bayi anda, tempatkan kepala bayi anda pada lekuk siku tangan. Sementara itu, anda bisa tempatkan kepala bayi yang akan menyusu pada payudara kanan, anda bisa meletakannya pada siku tangan kanan, serta posisi bokong bayi ada pada telapak tangan. Anda bisa melakukan cara yang sama dengan meletakan bayi yang lainnya di tangan sebelah kiri.

  • Menyusui dengan Posisi Gabungan

Memberikan ASI pada bayi kembar juga bisa dengan menggambungkan kedua posisi di atas. Berikan ASI pada satu bayi dengan cara menggendong, sedangkan untuk bayi yang lainnya dengan menyangga kepala. Anda bisa melakukan cara ini bergantian agar bayi anda merasa nyaman, karena posisi yang nyaman akan memperlancar dalam proses pemberian ASI.

Dalam merawat bayi kembar orang tua harus bisa adil terhadap keduanya karena ada kalanya bayi merasa cemburu jika orang tuanya hanya memperhatikan salah satu di antara mereka.

Susui dalam Waktu Bersamaan

Meskipun sulit, tetapi menyusui bayi kembar secara bersamaan memang perlu dilakukan. Hal ini dilakukan guna menghindari dan mencegah rasa cemburu antara bayi yang satu dan yang lainnya. Selain itu, menyusui secara bersamaan juga dapat menghemat tenaga.

Susui Secara Bergiliran Pada Payudara

Sebaiknya susui bayi anda secara bergiliran. Hindari membiarkan bayi anda menyusu pada payudara yang sama terlalu lama. Hal ini dilakukan agar pemberian ASI pada bayi kembar anda bisa seimbang. Juga menjaga agar produksi ASI pada kedua payudara tetap seimbang.

Memompa ASI

Apabila anda merasa letih menyusui bayi anda, maka anda bisa memompa ASI pada payudara anda. Anda bisa meminta suami anda atau keluarga lainnya untuk memberikan ASI kepada kedua bayi anda.

Intinya memberikan ASI pada bayi kembar adalah kenyamanan, baik itu ibu maupun bayi. Dalam pemberian ASI pada bayi kembar disarankan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi agar kebutuhan bayi anda pun terpenuhi. Hindari mengkonsumsi makanan atau minuman yang tidak sehat guna menghindari terjadinya masalah kesehatan pada kedua bayi anda. Jika ada masalah pada payudara anda, sebaiknya segera hubungi dokter atau bidan untuk segera diobati agar pemberian ASI pada bayi bisa kembali lancar.