Cara Merawat Bayi Perempuan – Merawat bayi perempuan memang terbilang susah susah gampang. Hal ini dikarenakan bayi perempuan memang memiliki banyak sekali perawatan yang harus dilakukan dengan cara yang cukup tepat. Untuk itu, kami sajikan beberapa cara merawat bayi perempuan yang memang harus Anda lakukan!

Melahirkan seorang anak tentunya menjadi momen yang sangat membahagiakan bagi para orang tua. Terlebih jika Anda memang benar-benar menginginkan jenis kelamin bayi yang sesuai dengan apa yang Anda inginkan. Tidak jarang para orang tua yang menginginkan seorang anak perempuan. Bayi perempuan memang akan terlihat sangat lusu terlebih ketika mereka masih bayi.

Tidak seperti bayi laki-laki, bayi perempuan tentunya akan terlihat sangat menggemaskan. Dengan memakai banyak aksesoris dan juga baju yang bervariatif. Tentunya, bayi perempuan Anda akan terlihat sangat menggemaskan. Banyak bayi perempuan yang kerap memakai berbagai aksesoris seperti bando, turban, jepitan rambut dan juga syal. Aksesoris tersebut tentunya menambah penampilan bayi perempuan Anda menjadi sangat lucu dan juga menggemaskan.

Akan tetapi, ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui ketika merawat bayi perempuan. Hal ini dikarenakan bayi perempuan tidak seperti bayi laki-laki. Dibutuhkan satu langkah perawatan yang lebih dibandingkan dengan merawat bayi perempuan. Tentunya, hal tersebut berhubungan dengan perawatan kelamin bayi perempuan tersebut. Baca juga: Susu Formula Menyebabkan Bayi Obesitas, Benarkah?

Cara Merawat Bayi Perempuan

cara merawat bayi perempuan

Seperti yang sudah kami sebutkan di atas bahwa merawat bayi perempuan memang terbilang susah dan juga gampang. Beberapa hal-hal khusus dalam merawat bayi perempuan memang menjadi hal yang harus dilakukan. Bayi perempuan memang memiliki kriteria khusus dalam hal perawatan tubuh. Tentunya, hal ini memang benar-benar harus dilakukan mengingat bayi perempuan berkaitan dengan perawatan organ intim.

Jika Anda kebetulan memiliki atau baru saja melahirkan anak perempuan. Pastinya, Anda harus melakukan beberapa cara dalam melakukan perawatan pada bayi perempuan. Untuk itu, berikut kami sajikan beberapa cara merawat bayi perempuan yang bisa Anda lakukan sekarang juga. Yuk kita langsung simak saja beberapa cara di bawah ini! Lihat juga: 10 Dampak Kelebihan Garam Pada Bayi Yang Wajib Diketahui

Perawatan Organ Intim

Hal pertama daam cara merawat bayi perempuan yang harus Anda lakukan ialah melakukan perawatan pada bagian organ intim bayi perempuan. Hal ini dikarenakan organ intim perempuan memang terbilang sangat penting untuk di jaga. Bagaimanapun juga, organ intim bayi perempuan memang lebih rentan dibandingkan dengan organ intim bayi laki-laki. Ketika bayi perempuan buang air besar dan juga buang air kecil. Tentunya Anda harus membersihkan bagian organ intim bayi perempuan Anda secara detail.

Ketika Anda hendak membersihkan bagian organ intim, Anda tidak perlyu membuka bibir vagina ataupun vulva. Satu cara yang harus Anda lakukan ialah dengan membersihkan kulit di sekitar organ intim dengan menggunakan air yang mengalir ataupun kapas basah. Bersihkan pada area bagian depan ke arah belakang hingga ke bagian anus. Langkah ini untuk menghindari timbulnya kuman dan juga bakteri pada organ intim. Jangan sampai Anda terbalik ketika membersihkan area vagina. Setelah bagian organ intim bayi Anda sudah bersih, keringkan bagian organ intim tersebut dengan menggunakan handuk kering ataupun tisu. Dalam membersihkan area vagina, Anda tentunya dapat pula menggunakan air hangat. Hindari penggunaan sabun ketika membersihkan area vagina bayi Anda.

Hindari Pemberian Bedak Pada Alat Kelamin

Tidak jarang para orang tua yang kerap menaburkan bedak ketika selesai membersihkan alat kelami bayi perempuan. Hal ini tentunya bertujuan untuk membuat kulit kelamin perempuan menjadi lembut dan juga tidak iritasi. Akan tetapi, anggapan tersebut tidaklah benar, menaburkan bedak pada alat kelamin perempuan justru akan membuatnya lebih kering dikarenakan bedak banyak mengandung bahan kimia yang cukup berbahaya.

Jika dilakukan secara terus menerus dan juga diberikan setiap kali membersihkan alat kelamin. Kemungkinan bahan kimia tersebut akan secara tidak langsung masuk ke dalam vagina dan tentunya akan berdampak buruk ketika ia sudah tumbuh dewasa nanti. Tidak jarang taburan bedak tersebut akan masuk ke sistem urin sehingga akan berisiko terkena infeksi saluran kencing. Selain itu, bedak juga dapat menyebabkan batuk dan juga asma pada bayi.

Memandikan Bayi Perempuan

Pada umumnya cara memandikan bayi laki-laki dan juga bayi perempuan memang sama saja. Akan tetapi, ada beberapa poin yang memang menjadi pembeda antara memandikan bayi laki-laki dan juga perempuan. Dikarenakan kulit bayi masih sangat sensitif tentunya Anda harus benar-benar memperhatikan cara memandikan bayi tersebut. Untuk bayi perempuan, berikut kami sajikan beberapa cara memandikan bayi perempuan berikut ini:

– Siapkan semua keperluan dalam memandikan bayi ketika ia masih tidur ataupun masih tenang

– Siapkan air hangat atau suam-suam kuku dalam bak mandi secukupnya

– Lepaskan pakaian bayi dan popok ketika air hangat memang sudah siap

– Usapkan air pada tubuh bayi dengan menggunakan handuk yang cukup lembut ketika bayi bisa dimandikan pada bak mandi

– usapkan sabun pada tubuh bayi dengan lembut dan juga hati-hati. Hindari mata bayi agar tidak terkena cipratan sabun

– Bersihkan seluruh area tubuh bayi termasuk area organ intim

– Jika sudah semuanya dibersihkan, angkat bayi dan pakaikan handuk dengan segera agar bayi tidak kedinginan

– Setelah itu, keringkan tubuh bayi dengan menggunakan handuk secara lembut

– Periksa terlebih dahulu apakan bagian kelamin bayi perempuan Anda sudah kering ataukah masih basah, jika masih basah usap dengan menggunakan handuk sampai kering

– Gunakan minyak telon yang cocok bagi bayi Anda untuk memberikan kehangatan pada bayi, lalu kenakan pakaian

– Gunakan sarung tangan dan juga sarung kaki

– Sisir rambut bayi dengan lembut menggunakan sikat khusus agar terlihat lebih bersih dan juga rapi

Potong Kuku Secara Rutin

Baik bayi laki-laki maupun perempuan memang memerlukan perawatan khusus dalam hal pemotongan kuku. Anda tentunya harus memotong kuku bayi Anda secara rutin agar terhindar dari kotoran yang nantinya akan berkembang pada kuku dan juga tangan bayi Anda. Hal ini tentunya akan memberikan peluang untuk kotoran dan juga cacing bisa tumbuh di dalam kuku tersebut.

Tidak jarang bayi yang kerap memegang sesuatu dan juga memasukkan ke dalam mulutnya. Jika kuku bayi perempuan panjang dan juga kotor, tentunya tidak menutup kemungkinan kuman dan juga kotoran akan langsung masuk ke dalam mulut bayi. Kebiasaan memasukkan benda pada mulut tentunya akan berdampak buruk pada kesehatan bayi dan akan menyebabkan bayi cacingan dan juga diare. Selain itu, menjaga kuku harus dilakukan sebagai kebiasaan yang baik ketika ia tumbuh dewasa.

Merawat Rambut Bayi

Bagi bayi perempuan, rambut memang harus dijaga dan di rawat sebaik mungkin. Bagaimanapun juga, rambut memang menjadi mahkota bagi bayi perempuan. Tentunya, bayi perempuan harus memiliki rambut yang lebat, indah dan juga panjang. Untuk itu, diperlukan cara yang cukup intensif dalam merawat rambut bayi perempuan. Berikut beberapa hal yang harus Anda lakukan dalam merawat rambut pada bayi perempuan yaitu sebagai berikut:

– Pastikan Anda untuk selalu mencuci rambut bayi perempuan Anda secara rutin agar selalu terlihat bersih

– Anda juga perlu membersihkan kulit kepala bayi agar akar rambut dapat tumbuh dengan sehat

– Gunakan produk khusus yang memang cocok untuk produk sampo dan juga pelembab rambut bayi

– Jangan sekali-kali menggunakan produk sampo dewasa karena dapat merusak rambut bayi

– Jika sudah dibersihkan dan diberi sampo, segera keringkan rambut bayi Anda

– Segera keringkan rambut sehabis dicuci

– Sisir rambut bayi dengan menggunakan sikat khusus agar terlihat rapi dan juga indah

– Jangan mengikat rambut bayi karena dapat merusak pertumbuhan rambut. Selain itu, mengikat rambut terlalu erat akan membuat bayi merasa kesakitan dan juga rewel

– Agar penampilan bayi perempuan Anda lebih cantik dan juga menarik. Anda tentunya dapat memberikan aksesoris kepala seperti bandana, pita rambut dan juga topi

Ganti Popok Bayi Perempuan

Ketika bayi Anda buang air kecil ataupu besar, tentunya Anda harus mengganti popok bayi dengan cepat. Jangan dibiarkan popok terlalu lama karena akan memberikan peluang bagi kuman dan juga bakteri untuk tumbuh di bagian alat kelamin. Ada beberapa hal yang memang harus diperhatikan ketika bayi buang air kecil dan dibiarkan terlalu lama. Dimungkinkan bakteri dan juga kuman akan masuk ke dalam vagina sehingga akan masuk ke dalam sistem urin dan berisiko terkena infeksi saluran kencing.

Berikut kami sajikan beberapa langkah yang dapat Anda lakukan ketika mengganti popok pada bayi, diantaranya:

– Periksa popok secara berkala tanpa menundanya karena akan membuat bayi merasa tidak nyaman. Ini tentunya sangat tepat untuk menghindari bayi terkena iritasi dan juga infeksi organ kelamin.

– Jika bayi Anda buang air kecil dan buang air besar, bersihkan bagian anus, organ kelamin dan juga saluran urin dengan tepat. Anda tentunya dapat membersihkan lap basah yang sudah direndam menggunakan air hangat sebelumnya.

– Jangan lupa untuk membersihkan bagian selangkangan dengan menggunakan handuk hangat untuk mencegah iritasi

– Tunggu sebentar setelah di lap agar kering. Jangan langsung menggunakan popok karena akan membuat organ kelamin bayi perempuan Anda menjadi lembap.

Cara Merawat Kulit Bayi

Kulit bayi memang sangat sensitif dan juga masih rentan. Tentunya, Anda sangat menginginkan memiliki bayi perempuan yang kelak akan tumbuh dengan cantik dan memiliki kulit yang lembut. Untuk itu, merawat kulit bayi memang sangat diperlukan agar kulit bayi Anda bersih dan juga lembut. Berikut kami sajikan beberapa tips dan juga cara dalam merawat kulit bayi diantaranya:

– Terlebih dahulu kenali jenis kulit bayi perempuan Anda. Masalah kulit tentunya dapat juga dialami oleh bayi perempuan. Jenis kulit bayi tentunya bervariasi, ada yang normal dan juag sensitif. Bagi bayi perempuan yang memiliki kulit yang normal tentunya lebih mudah dirawat dibandingkan bayi yang memiliki kulit sensitif.

– Jika sudah diketahui jenis kulit bayi perempuan Anda, alangkah baiknya jika Anda memeriksakan diri ke dokter kulit untuk mendapatkan saran dalam merawat kulit bayi perempuan Anda.

– Berikan pakaian yang khusus agar mudah menyerap keringat sehingga bayi Anda akan terhindari dari infeksi dan juga iritasi.

– Berikan pelembab khusus untuk menjaga kulit bayi agar lembut dan tidak kering.

– Berikan perhatian juga jika bayi Anda mengalami alergi dan menunjukkan reaksi alergi dan iritasi pada kulit bayi perempuan tersebut.

Pahami Karakter Bayi Perempuan

Tidak hanya mengenai perawatan kulit dan juga tubuh saja. Anda tentunya harus memahami karakter bayi perempuan sebaik mungkin. Hal ini dikarenakan karakter bayi perempuan dan juga laki-laki berbeda. Karakter bayi perempuan memang identik dengan kelembutan. Selain itu, bayi perempuan juga lebih cepat berkembang dibandingkan dengan bayi laki-laki dalam hal kemampuan motorik halusnya.

Bayi perempuan memang lebih cepat berbicara, pandai meniru dan juga terampil. Dengan Anda mengetahui karakter bayi perempuan, tentunya Anda dapat menghadapi dan juga menstimulasi bayi perempuan dengan cukup mudah. Jangan lupa bahwa bayi perempuan harus diperlakukan sesuai dengan gendernya.

Waspadai Bayi Perempuan Mengalami Keputihan

Selain orang dewasa, bayi perempuan juga rentan mengalami keputihan. Hal ini tentunya Anda keliru dan juga tidak membersihkan organ intim bayi perempuan dengan sebaik-baiknya. Pemakaian popok dan juga pampers dalam keadaan lembap dan juga basah dalam waktu yang cukup lama akan menjadi beberapa penyebab penyakit yang lain. Alangkah baiknya jika popok diganti setiap 4 jam sekali atau setelah buang air besar.

Fakta Vagina Bayi Perempuan

Tidak dapat dipungkiri bahwa bayi perempuan memang diperlukan cara khusus untuk merawat bagian vagina. Hal ini tentunya menjadi cara yang harus Anda lakukan dalam merawat bagian vagina bayi perempuan. Ada beberapa fakta mengenai vagina bayi perempuan yang harus Anda ketahui, diantaranya:

– Bibir vagina bayi bengkak saat lahir

Jika Anda mendapati bibir vagina bayi perempuan bengkak saat lahir. Kondisi ini tentunya tidak perlu Anda khawatirkan bahkan beberapa bayi mengalami pembengkakan yang cukup serius. Hal ini dikarenakan adanya cairan ekstra dan juga faktor hormon pada tubuh bayi perempuan. kondisi bibr vagina akan membaik dalam waktu 10 hari.

– Ada cairan selain pipis

Pada minggu pertama sejak bayi perempuan Anda dilahirkan. Bayi akan mengalami cairan lendir yang keluar dari vagina. Hal ini juga tidak perlu Anda khawatirkan karena hanya bagian dari faktor hormon.

– Mengganti diapers lebih lama

Jika pada anak laki-laki, mengganti popok cukup mudah dan cepat. Beda halnya dengan bayi perempuan. Tentunya, ada beberapa sudut dan juga lipatan pada bagian organ genital yang memang perlu dan harus dibersihkan.  Jangan lupa untuk selalu membersihkan dari arah depan ke arah belakang ketika membersihkan organ intim wanita.

– Bayi bermain dengan alat kelamin

Seperti halnya pada bayi laki-laki, bayi perempuan juga kerap memainkan alat kelaminnya. Hal tersebut tentunya menjadi salah satu bagian dari pertumbuhan dan perkembangan bayi yang cukup normal.

Mereawat organ intim bayi perempuan memang menjadi hal yang harus Anda lakukan. Hal ini dikarenakan organ intim bayi perempuan memang lebih rentan dan juga sensitif dibandingkan dengan bayi laki-laki. Untuk itu, Anda harus secara telaten dan juga tepat dalam merawat bayi perempuan. Cara merawat bayi perempuan memang terbilang mudah dan juga susah tergantung dari langkah yang kita lakukan ketika merawat bayi tersebut. Itulah beberapa cara merawat bayi perempuan yang harus Anda lakukan sekarang juga. Semoga bermanfaat!

Jenis Aktivitas Menyenangkan Untuk Si Kecil Agar Tidak Bosan Selama Puasa – Menanti waktu berbuka memang menjadi kegiatan yang cukup membosankan. Apalagi pada saat rasa lapar dan haus sudah begitu menyiksa. Hal ini bisa mungkin membuat anak-anak tidak sabar selama menjalankan ibadah puasa. Nah, tidak ada salahnya jika anda mengajak si kecil melakukan beberapa aktivitas agar mereka tidak bosan selama puasa. Mari kita simak jenis aktivitas menyenangkan untuk si kecil agar tidak bosan selama puasa dibawah ini.

Berpuasa bisa jadi terasa lama dan membosankan untuk si buah hati. Apalagi bila ini adalah tahun pertamanya ia diperkenalkan dengan ibadah yang satu ini. Menanti buka puasa yang masih berjam-jam lagi bisa mungkin membuat mereka bosan dan tidak sabar dengan waktu ini. Baca juga: Tips Mengajarkan Anak Menghormati Bulan Puasa

Nah, untuk membantu si kecil mengatasi kebosanan ini maka penting sekali untuk ibu mencari solusi yang baik. Mari kita simak jenis aktivitas menyenangkan untuk si kecil agar tidak bosan selama puasa.

Jenis Aktivitas Menyenangkan Untuk Si Kecil Agar Tidak Bosan Selama Puasa

Jenis Aktivitas Menyenangkan Untuk Si Kecil Agar Tidak Bosan Selama Puasa

Mengajarkan ibadah puasa pada tahun pertama untuk si kecil memang menjadi tantangan yang cukup besar. Selain menahan lapar dan haus, penantian waktu berbuka yang cukup lama pun dapat membuat mereka mudah merasa bosan.

Nah, dalam tahapan inilah peran bunda akan sangat mereka butuhkan. Untuk itu, mari kita simak jenis aktivitas menyenangkan untuk si kecil agar tidak bosan selama puasa.

Libatkan Si Buah Hati Saat Menyiapkan Menu Buka Puasa

Ibu cerdas tidak akan pernah khawatir ruangannya dirusak atau berantakan pada saat melibatkan si buah hati didalamnya. Termasuk pada saat melibatkan si kecil untuk menyiapkan menu berbuka puasa di dapur.

Tahukah anda? Mengajak si kecil untuk mau terlibat dalam aktivitas dan kegiatan menyiapkan buka puasa akan cukup menyenangkan. Selain akan dapat memberikan pengetahuan dan pengalaman yang baru. Tentunya kegiatan ini akan cukup efektif untuk membunuh waktu menanti buka puasa.

Selain itu, si kecil pada umumnya senang bisa melakukan aktivitas yang dilakukan oleh orang dewasa. Termasuk pada saat beraktivitas di dapur dengan menyiapkan makanan berbuka. Oleh karenanya hal ini akan dapat menjadi aktivitas yang baik untuk mereka agar tidak bosan menanti buka puasa.

Ajak Si Kecil Bermain Drama

Kegiatan lain yang akan dapat ibu lakukan bersama dengan si buah hati untuk mencegah kebosanan selama puasa adalah bermain drama. Kegiatan yang satu ini selain menyenangkan pun tidak terlalu menguras banyak energi. Sehingga si kecil akan dapat bermain dengan gembira tanpa merasa kelelahan.

Oleh karenanya, tidak ada salahnya mengajak si kecil untuk mau melakukan kegiatan yang satu ini. Buatkan permainan ini semenarik mungkin dan seriang mungkin. Tentunya pastikan bila si kecil terhibur dan menikmati aktivitas yang satu ini.

Dengan begini selain waktu akan terasa lebih cepat, tentunya perhatian si kecil pun akan teralihkan pada kegiatan yang jauh lebih menyenangkan. Untuknya, perhatikan kembali untuk dapat melakukan kegiatan menyenangkan yang satu ini.

Lakukan Kegiatan Sosial

Selain melakukan beberapa hal diatas, kegiatan lain yang akan menyenangkan untuk mengatasi kebosanan si kecil selama puasa adalah kegiatan sosial. Apalagi bulan puasa menjadi waktu yang tepat untuk melakukan ibadah yang satu ini dengan baik. Agar demikian si kecil pun mampu terlibat dan belajar bagaimana berbagi dan saling membantu satu sama lain.

Tips Agar Si Kecil Tidak Rewel Saat Bunda Sahur – Memiliki bayi atau balita yang masih kecil dirumah tentu membuat anda sedikit kerepotan dalam mengurusnya. Apalagi untuk bunda yang masih memberikan ASI dan ikut menjalankan ibadah puasa. Bayi yang masih kecil akan cenderung rewel dan menangis ketika ditinggalkan untuk bangun sahur. Hal ini bisa jadi membuat anda kerepotan saat harus memasak dan menjalankan ibadah sahur. Namun tak perlu khawatir beberapa tips agar si kecil tidak rewel saat bunda sahur akan dapat anda simak dengan baik. 

Meski masih dalam kegiatan mengurus bayi baru lahir atau pada tahapan menyusui. Tak sedikit bunda yang memutuskan untuk mengikuti ibadah puasa. Apalagi kesehatan dan vitalitas tubuh yang terjaga dengan baik seolah mendukung kegiatan puasa untuk dapat dijalankan dengan baik.

Sayangnya, meski tubuh sudah mampu berkompromi dengan ibadah wajib yang akan anda jalankan. Namun si kecil yang masih begitu polos akan sulit untuk diajak bekerja sama. Terkadang pada saat menjelang waktu sahur si kecil akan sulit untuk ditinggalkan.

Tips Agar Si Kecil Tidak Rewel Saat Bunda Sahur

Hal ini pun membuat bunda sulit beranjak dari tempat tidur. Jangankan untuk bisa menyiapkan makan sahur untuk sang suami dan keluarga. Makan saja akan rasanya sulit untuk bunda. Nah, menghadapi masalah seperti ini, bunda sepertinya akan butuh penyelesaian yang baik. Mari simak tips agar si kecil tidak rewel saat bunda sahur.

Tips Agar Si Kecil Tidak Rewel Saat Bunda Sahur

Mensiasati waktu sahur agar si kecil tetap tenang pada waktu ini akan membantu bunda untuk dapat menjalankan ibadah puasa dengan baik. Ketika bunda mendapatkan waktu makan sahur dengan tenang maka kegiatan menyantap makanan pun akan terasa lebih nikmat.

Berikut ini adalah tips agar si kecil tidak rewel saat bunda sahur. Ingin tahu seperti apa? Maka mari kita simak secara langsung informasinya dibawah ini.

Pastikan Si Kecil Mendapatkan ASI

Anak-anak yang masih kecil atau masih bayi akan cenderung menangis ketika kebutuhannya belum terpenuhi dengan baik. Dalam hal ini ASI adalah hal utama yang akan membuat mereka mudah merengek saat bunda tidak mampu memahami kebutuhannya.

Nah, demi menjaga waktu sahur bunda terasa lebih tenang tanpa rengekan si kecil. Maka sebelumnya pastikan si buah hati mendapatkan asupan ASI yang cukup dan perutnya terasa kenyang. Dengan begini maka mereka akan bisa tidur dengan nyaman dan nyenyak.

Bangun dengan Perlahan

Jangan terburu untuk bangun pada saat bunda menyadari bahwa sudah waktunya untuk makan sahur. Hal ini malah akan membuat si kecil merasa kaget dengan kondisi ini. Bangunlah dengan perlahan dan pastikan si kecil tidak menyadarinya.

Jika bunda khawatir bangun sahur kesiangan maka pasang alarm di Hp. Namun dengan nada yang tidak memekik telinga. Atau minta pasangan untuk membangunkan anda dengan perlahan. Ketika si kecil merasa tenang maka anda akan dapat perlahan beranjak dari tempat tidur.

Pasang Guling Atau Bantal di Sekitarnya

Bayi yang masih kecil pada umumnya tidak akan terlalu sensitif pada saat mendapati ibunya tidak ada disamping mereka. Jadi demikian, untuk bayi baru lahir bisanya ibu akan dapat beranjak kapan saja tanpa membuat si kecil menangis karena ditinggalkan. Biasanya mereka akan menangis ketika sudah beranjak balita dan mulai mengenali ibunya.

Nah, ketika kondisi ini terjadi dan si kecil sulit untuk ditinggalkan. Maka buat strategi agar si kecil tetap merasa anda berada disampingnya meski anda beranjak untuk makan sahur. Salah satunya adalah dengan mengitari kasurnya dengan bantal atau guling. Hal ini dilakukan agar seolah si kecil merasa ibu mereka ada disampingnya.

Jangan Buat Suara yang Terlalu Gaduh

Kegiatan memasak dan menyiapkan makanan sahur bisa dilakukan dengan perlahan tanpa membuat seisi rumah terdengar gaduh. Terutama untuk si kecil yang masih balita dan telinganya masih begitu sensitif.

Suara gaduh pada dini hari akan mungkin membuat si kecil tidak tidur dengan nyaman. Akibatnya ketika waktu tidurnya terganggu. Maka hal ini akan membuat mereka rewel dan tidak mau lepas dari orangtuanya.

Kiat Jaga Asupan Gizi Anak Selama Puasa – Selama puasa anak-anak akan cenderung memilih ‘makanan’ mereka sendiri. Aneka ragam makanan yang mungkin sebelumnya tidak diperbolehkan dikonsumsi karena kandungan gizinya yang kurang baik. Tiba-tiba mendapatkan excuse untuk bisa disantap selama bulan puasa. Hal ini pada akhirnya membuat asupan gizi seimbang pada tubuh mereka tidak terjaga dengan baik. Mari simak kita jaga asupan gizi anak selama puasa.

Anak-anak yang sudah mulai diperkenalkan pada puasa Ramadhan sudah mulai dapat beradaptasi dengan lingkungan dengan baik. Pada masa ini, mereka pun akan belajar menahan lapar dan haus dalam rangka menjalankan ibadah puasa.

Melihat si kecil yang rajin menjalankan ibadah puasa akan tentu membuat orangtua merasa senang. Bahkan demi mengapresiasi ketaatannya ini, ibu seringkali mengiming-imingi mereka dengan banyak hadiah. Termasuk kebebasan dalam memilih ‘makanan’ mereka sendiri.

Kiat Jaga Asupan Gizi Anak Selama Puasa

Pada saat menjelang berbuka puasa seringkali mereka meminta menu makanan yang mereka inginkan dibandingkan dengan apa yang mereka butuhkan. Mulai dari ingin berbuka dengan ice cream, permen dan lain sebagainya. Namun kandungan gizi didalam makanan ini tentu tidak akan cukup menggantikan energi yang hilang selama mereka menjalankan ibadah puasa.

Kiat Jaga Asupan Gizi Anak Selama Puasa

Nah, oleh karenanya meski menjalankan ibadah puasa bukan berarti ibu bebas mengabaikan asupan gizi dalam tubuhnya. Nah, dibawah ini mari kita simak kiat jaga asupan gizi anak selama puasa. Ingin tahu seperti apa? Mari simak secara langsung informasinya dibawah ini.

Pastikan Anak Makan Buah dan Sayur

Ketika berbuka atau pada saat sahur, ibu perlu memastikan bahwa si kecil sedikitnya mendapatkan asupan dari makanan sehat. Buah dan sayur sebaiknya jangan dihilangkan pada menu makan anda selama bulan puasa. Selain itu, minta si kecil untuk mengambil menu makanan sehat tersebut dari daftar menu yang anda hidangkan. Minta pula mereka untuk dapat menghabiskan makanan tersebut.

Asupan makanan dari sayur dan buah memiliki kandungan nutrisi, gizi juga serat yang berlimpah. Hal ini selain baik untuk kesehatannya. Pun akan dapat baik untuk sistem pencernaan si kecil dan menghindarkan mereka dari masalah asam lambung.

Buat Hidangan Makanan Sehat dengan Penyajian yang Menggoda

Selama ini si kecil mungkin malas menyantap sayur dan buah serta aneka macam makanan sehat lainnya karenanya penyajiannya yang terlihat kurang menyenangkan. Nah, untuk mengatasi masalah ini maka tidak ada salahnya jika ibu mengubah metode penyajian.

Jika sebelumnya, ibu hanya menyajikan sayur bayam yang polos dan kurang menarik. Ibu bisa menyertakan bakso atau sosis pada sayur bayam tersebut. Bakso dan sosis tentunya disukai oleh anak-anak. Selain itu, tambahan gizi dan nutrisi dari daging bakso dan sosis akan dapat baik untuk kesehatannya. Jadi demikian, cara penyajian pun perlu anda perhatikan dengan baik.

Banyak Minum Air Putih

Bukan hanya makanan yang penting untuk ibu perhatikan dengan baik. Namun dalam hal ini memperhatikan asupan cairan kedalam tubuh si kecil pun menjadi hal penting yang perlu diperhatikan dengan baik. Selama puasa si kecil kehilangan banyak cairan. Apalagi jika mereka aktif bergerak. Kekurangan cairan akan dapat membuat tubuh mereka mengalami dehidrasi.

Kondisi dehidrasi akan selanjutnya mengarah pada diare dan masalah kesehatan lainnya. Jadi demikian, perhatikan kembali untuk memastikan buah hati anda mendapatkan asupan mineral dalam tubuhnya dengan baik.

Untuk memudahkan anda mengasuh bayi kembar dan menjadikan momen bersama si kecil lebih menyenangkan, penting mengetahui tips mudah mengasuh bayi kembar.

Kehadiran seorang bayi di rumah akan membuat suasana rumah menjadi hangat, terlebih lagi jika dua orang bayi sekaligus alias kembar, tentunya kehangatan akan semakin tercipta dengan adanya bayi kembar di tengah-tengah keluarga. Kehadiran bayi kembar akan membuat orangtua merasa bahagia, apalagi jika kehadiran si kembar selama ini ditunggu-tunggu.

Di balik kebahagiaan memiliki bayi kembar, orang tua pastinya akan merasakan kerepotan ketika merawat dan mengasuh mereka. Mengurus bayi kembar tidaklah semudah yang dipikirkan. Dibutuhkan tenaga yang lebih ekstra untuk merawat, mengasuh dan membesarkan si kembar.

Tips mudah mengasuh bayi kembar

Nah, untuk memudahkan mengasuh bayi kembar, anda dapat simak beberapa tips seperti berikut ini.

Tips Mudah Mengasuh Bayi Kembar

Perhatikan dan Konsisten dengan Jadwal

Mengasuh bayi kembar adalah tantangan tersendiri untuk para orangtua. Mengasuh bayi kembar bukanlah kegiatan yang mudah dilakukan. Namun, untuk memudahkan mengasuh si kembar, anda dapat mencoba membuat jadwal yang dilakukan dengan konsisten. Cobalah buat jadwal mandi, menyusu, bermain dan aktivitas lainnya agar kegiatan mengasuh si kembar menjadi lebih mudah.

Untuk langkah awal, anda dapat membuat catatan dan mencatat aktivitas bayi anda. Catatlah jam tidur, minum susu, terbangun, ganti popok dan aktivitas yang lainnya. Pelajari siklus sehari-hari bayi kembar anda. Anda harus memperhatikan apakah mereka ingin sesuatu secara bersamaan atau tidak.

Apabila anda sudah mempelajari pola, maka selanjutnya anda dapat mengatur jadwal rutin bayi kembar anda. Anda jangan ragu untuk membangunkan mereka tidur, memberikannya ASI sebelum mereka meminta menyusu, mengganti popok pada waktu tertentu dengan rutin tanpa harus menunggu popok penuh dan aktivitas yang lainnya.

Sebisa mungkin, konsisten dan patuhilah jadwal yang telah anda buat tersebut agar bayi anda dapat melakukan aktivitas pada waktu yang sama. Bayi dilatih sejak dini untuk melakukan jadwal yang teratur dan dapat lebih mudah beradaptasi dengan pola hidup tersebut.

Jika anda mendapatkan bantuan untuk mengasuh si kembar, maka anda dapat menerapkan jadwal tersebut dengan bersamaan. Namun jika hanya seorang diri, sebaiknya terapkan jadwal tersebut dengan bergantian.

Jadi Tim yang Kompak Bersama Pasangan

Rasanya akan cukup sulit jika mengasuh bayi kembar hanya seorang diri. Untuk itu, anda dapat meminta suami untuk bersama-sama mengasuhnya. Anda dapat bersepakat untuk menjadi tim yang kompak bersama dengan suami anda dalam urusan merawat dan mengasuh bayi kembar. Jangan ragu mengungkapkan apa yang sedang anda rasakan pada suami anda agar ia tahu dengan pasti apa yang harus dilakukannya.

Siapkan Botol ASI

Ketika mengasuh bayi kembar, anda tentunya tidak akan selalu bisa menyusui mereka dengan bersamaan dari payudara. Dengan bergantian, anda dapat melatih bayi anda untuk menyusu dengan botol. Hal ini juga akan bermanfaat apabila anda memiliki rencana bepergian.

Anda jangan takut kehabisan ASI, karena semakin sering dihisap atau diperah, ASI yang keluar akan menjadi semakin banyak.

Nikmati Saat yang Indah

Mengasuh si kembar tentunya akan menjadi momen yang menyenangkan. Anda harus menikmati setiap momen indah itu. Jangan menganggap mengasuh si kembar adalah beban karena hanya akan membuat anda tidak dapat merawat mereka dengan baik.

Hindari Membandingkan

Yang membedakan anak dengan anak yang lainnya yaitu karakter mereka. Meskipun bayi anda terlahir dari rahim yang sama dan pada waktu yang sama, tetapi itu bukan berarti ia memiliki sifat atau karakter yang sama. Untuk itu, pastikan anda membuat strategi cara mengasuh bayi kembar sesuai dengan karakternya masing-masing. Hindari membandingkan bayi kembar anda, karena salah satu dari mereka akan merasa dikucilkan.

Kembangkan Kemampuan Masing-Masing

Anak anda tentunya memiliki keunikan masing-masing. Mereka pun kelak mungkin akan memiliki kemampuan yang berbeda. Anda harus mendukung kemampuan masing-masing anak anda. Hindari memaksa salah satu dari mereka untuk menyukai apa yang disukai saudaranya karena bisa saja salah satu dari mereka tidak akan berkembang.

Berikan Kebebasan Memilih

Anak kembar akan terlihat lucu ketika mereka menggunakan barang yang sama. Namun, sebaiknya hindari memaksa kehendak anda sendiri. Akan ada saatnya anak anda memilih dan menentukan apa yang mereka inginkan masing-masing. Berikan kebebasan pada anak anda untuk memilih, namun pastikan apa yang mereka pilih masih dalam koridor yang diizinkan.

Meminta Bantuan

Tidak akan mudah jika anda harus mengasuh bayi kembar seorang diri. Anda jangan ragu untuk meminta bantuan dari saudara atau orang-orang terdekat anda. Ikut sertakan saudara dan orang terdekat anda untuk mengasuh bayi kembar anda. Ketika anda sudah lelah karena aktivitas yang dilakukan selama seharian, anda dapat meminta bantuan saudara anda untuk mengasuh si kembar. Sementara anda dapat mengumpulkan energi agar anda bisa kembali merawat dan mengasuh bayi kembar anda.

Manfaatkan Stroller

Bagi anda yang memiliki bayi kembar, stroller merupakan alat yang sangat bermanfaat. Menggendong dua orang bayi sekaligus tentunya akan sangat merepotkan dan melelahkan, bahkan dapat membahayakan keselamatan mereka. Dengan memanfaatkan stroller, anda akan lebih mudah membawa si kembar kemana pun, dan anda tidak akan kelelahan.

Terdapat beberapa model stroller untuk bayi kembar. Model apapun stroller yang anda pilih, alangkah lebih baik jika anda menyesuaikannya dengan kebutuhan, kenyamanan dan keamanan bayi anda.

Hal yang Harus Diperhatikan Jika Memiliki Bayi Kembar

  • Apabila salah satu dari si kembar sakit, maka kembarannya pun biasanya akan mengalami hal yang sama. Jika salah satu dari mereka memiliki infeksi yang menular, maka si kembar yang satunya bisa memiliki risiko yang sama. Apabila salah satu dari bayi kembar memiliki infeksi menular setelah lahir, maka orangtua dapat mempertimbangkan untuk memisahkan mereka. Sebagai contoh, apabila salah satu bayi kembar anda mengalami cacar, maka anda dapat memisahkannya sementara waktu untuk mencegah cacar menular pada bayi yang satunya.
  • Bayi kembar cenderung terlahir lebih awal, serta berat badan yang kurang. Bayi yang lahir kurang bulan atau bayi prematur memiliki risiko lebih tinggi mengalami masalah sistem pernafasan karena paru-paru mereka masih belum berkembang dengan sempurna. Namun, bukan berarti kedua bayi kembar anda memiliki masalah pada sistem pernafasannya. Apabila anda melahirkan bayi kembar lebih awal atau pada minggu ke 32 dan salah satu dari mereka membutuhkan tabung oksigen, maka risiko mengalami masalah pernafasan akan lebih tinggi dialami oleh bayi ini dibandingkan dengan saudaranya yang hanya membutuhkan sedikit oksigen melalui hidungnya.

Merawat bayi kembar memang merepotkan, terutama bayi kembar baru lahir. Namun, seiring usia bayi kembar anda beranjak dewasa, maka mengurus mereka akan menjadi lebih mudah. Mereka akan memiliki teman satu sama lain untuk bermain.

Demikian tips mudah mengasuh bayi kembar. Nikmati setiap momen bersama mereka, karena dengan menikmatinya merawat dan mengasuh si kembar akan terasa menjadi lebih ringan.