Jenis Aktivitas Menyenangkan Untuk Si Kecil Agar Tidak Bosan Selama Puasa – Menanti waktu berbuka memang menjadi kegiatan yang cukup membosankan. Apalagi pada saat rasa lapar dan haus sudah begitu menyiksa. Hal ini bisa mungkin membuat anak-anak tidak sabar selama menjalankan ibadah puasa. Nah, tidak ada salahnya jika anda mengajak si kecil melakukan beberapa aktivitas agar mereka tidak bosan selama puasa. Mari kita simak jenis aktivitas menyenangkan untuk si kecil agar tidak bosan selama puasa dibawah ini.

Berpuasa bisa jadi terasa lama dan membosankan untuk si buah hati. Apalagi bila ini adalah tahun pertamanya ia diperkenalkan dengan ibadah yang satu ini. Menanti buka puasa yang masih berjam-jam lagi bisa mungkin membuat mereka bosan dan tidak sabar dengan waktu ini. Baca juga: Tips Mengajarkan Anak Menghormati Bulan Puasa

Nah, untuk membantu si kecil mengatasi kebosanan ini maka penting sekali untuk ibu mencari solusi yang baik. Mari kita simak jenis aktivitas menyenangkan untuk si kecil agar tidak bosan selama puasa.

Jenis Aktivitas Menyenangkan Untuk Si Kecil Agar Tidak Bosan Selama Puasa

Jenis Aktivitas Menyenangkan Untuk Si Kecil Agar Tidak Bosan Selama Puasa

Mengajarkan ibadah puasa pada tahun pertama untuk si kecil memang menjadi tantangan yang cukup besar. Selain menahan lapar dan haus, penantian waktu berbuka yang cukup lama pun dapat membuat mereka mudah merasa bosan.

Nah, dalam tahapan inilah peran bunda akan sangat mereka butuhkan. Untuk itu, mari kita simak jenis aktivitas menyenangkan untuk si kecil agar tidak bosan selama puasa.

Libatkan Si Buah Hati Saat Menyiapkan Menu Buka Puasa

Ibu cerdas tidak akan pernah khawatir ruangannya dirusak atau berantakan pada saat melibatkan si buah hati didalamnya. Termasuk pada saat melibatkan si kecil untuk menyiapkan menu berbuka puasa di dapur.

Tahukah anda? Mengajak si kecil untuk mau terlibat dalam aktivitas dan kegiatan menyiapkan buka puasa akan cukup menyenangkan. Selain akan dapat memberikan pengetahuan dan pengalaman yang baru. Tentunya kegiatan ini akan cukup efektif untuk membunuh waktu menanti buka puasa.

Selain itu, si kecil pada umumnya senang bisa melakukan aktivitas yang dilakukan oleh orang dewasa. Termasuk pada saat beraktivitas di dapur dengan menyiapkan makanan berbuka. Oleh karenanya hal ini akan dapat menjadi aktivitas yang baik untuk mereka agar tidak bosan menanti buka puasa.

Ajak Si Kecil Bermain Drama

Kegiatan lain yang akan dapat ibu lakukan bersama dengan si buah hati untuk mencegah kebosanan selama puasa adalah bermain drama. Kegiatan yang satu ini selain menyenangkan pun tidak terlalu menguras banyak energi. Sehingga si kecil akan dapat bermain dengan gembira tanpa merasa kelelahan.

Oleh karenanya, tidak ada salahnya mengajak si kecil untuk mau melakukan kegiatan yang satu ini. Buatkan permainan ini semenarik mungkin dan seriang mungkin. Tentunya pastikan bila si kecil terhibur dan menikmati aktivitas yang satu ini.

Dengan begini selain waktu akan terasa lebih cepat, tentunya perhatian si kecil pun akan teralihkan pada kegiatan yang jauh lebih menyenangkan. Untuknya, perhatikan kembali untuk dapat melakukan kegiatan menyenangkan yang satu ini.

Lakukan Kegiatan Sosial

Selain melakukan beberapa hal diatas, kegiatan lain yang akan menyenangkan untuk mengatasi kebosanan si kecil selama puasa adalah kegiatan sosial. Apalagi bulan puasa menjadi waktu yang tepat untuk melakukan ibadah yang satu ini dengan baik. Agar demikian si kecil pun mampu terlibat dan belajar bagaimana berbagi dan saling membantu satu sama lain.

Tips Agar Si Kecil Tidak Rewel Saat Bunda Sahur – Memiliki bayi atau balita yang masih kecil dirumah tentu membuat anda sedikit kerepotan dalam mengurusnya. Apalagi untuk bunda yang masih memberikan ASI dan ikut menjalankan ibadah puasa. Bayi yang masih kecil akan cenderung rewel dan menangis ketika ditinggalkan untuk bangun sahur. Hal ini bisa jadi membuat anda kerepotan saat harus memasak dan menjalankan ibadah sahur. Namun tak perlu khawatir beberapa tips agar si kecil tidak rewel saat bunda sahur akan dapat anda simak dengan baik. 

Meski masih dalam kegiatan mengurus bayi baru lahir atau pada tahapan menyusui. Tak sedikit bunda yang memutuskan untuk mengikuti ibadah puasa. Apalagi kesehatan dan vitalitas tubuh yang terjaga dengan baik seolah mendukung kegiatan puasa untuk dapat dijalankan dengan baik.

Sayangnya, meski tubuh sudah mampu berkompromi dengan ibadah wajib yang akan anda jalankan. Namun si kecil yang masih begitu polos akan sulit untuk diajak bekerja sama. Terkadang pada saat menjelang waktu sahur si kecil akan sulit untuk ditinggalkan.

Tips Agar Si Kecil Tidak Rewel Saat Bunda Sahur

Hal ini pun membuat bunda sulit beranjak dari tempat tidur. Jangankan untuk bisa menyiapkan makan sahur untuk sang suami dan keluarga. Makan saja akan rasanya sulit untuk bunda. Nah, menghadapi masalah seperti ini, bunda sepertinya akan butuh penyelesaian yang baik. Mari simak tips agar si kecil tidak rewel saat bunda sahur.

Tips Agar Si Kecil Tidak Rewel Saat Bunda Sahur

Mensiasati waktu sahur agar si kecil tetap tenang pada waktu ini akan membantu bunda untuk dapat menjalankan ibadah puasa dengan baik. Ketika bunda mendapatkan waktu makan sahur dengan tenang maka kegiatan menyantap makanan pun akan terasa lebih nikmat.

Berikut ini adalah tips agar si kecil tidak rewel saat bunda sahur. Ingin tahu seperti apa? Maka mari kita simak secara langsung informasinya dibawah ini.

Pastikan Si Kecil Mendapatkan ASI

Anak-anak yang masih kecil atau masih bayi akan cenderung menangis ketika kebutuhannya belum terpenuhi dengan baik. Dalam hal ini ASI adalah hal utama yang akan membuat mereka mudah merengek saat bunda tidak mampu memahami kebutuhannya.

Nah, demi menjaga waktu sahur bunda terasa lebih tenang tanpa rengekan si kecil. Maka sebelumnya pastikan si buah hati mendapatkan asupan ASI yang cukup dan perutnya terasa kenyang. Dengan begini maka mereka akan bisa tidur dengan nyaman dan nyenyak.

Bangun dengan Perlahan

Jangan terburu untuk bangun pada saat bunda menyadari bahwa sudah waktunya untuk makan sahur. Hal ini malah akan membuat si kecil merasa kaget dengan kondisi ini. Bangunlah dengan perlahan dan pastikan si kecil tidak menyadarinya.

Jika bunda khawatir bangun sahur kesiangan maka pasang alarm di Hp. Namun dengan nada yang tidak memekik telinga. Atau minta pasangan untuk membangunkan anda dengan perlahan. Ketika si kecil merasa tenang maka anda akan dapat perlahan beranjak dari tempat tidur.

Pasang Guling Atau Bantal di Sekitarnya

Bayi yang masih kecil pada umumnya tidak akan terlalu sensitif pada saat mendapati ibunya tidak ada disamping mereka. Jadi demikian, untuk bayi baru lahir bisanya ibu akan dapat beranjak kapan saja tanpa membuat si kecil menangis karena ditinggalkan. Biasanya mereka akan menangis ketika sudah beranjak balita dan mulai mengenali ibunya.

Nah, ketika kondisi ini terjadi dan si kecil sulit untuk ditinggalkan. Maka buat strategi agar si kecil tetap merasa anda berada disampingnya meski anda beranjak untuk makan sahur. Salah satunya adalah dengan mengitari kasurnya dengan bantal atau guling. Hal ini dilakukan agar seolah si kecil merasa ibu mereka ada disampingnya.

Jangan Buat Suara yang Terlalu Gaduh

Kegiatan memasak dan menyiapkan makanan sahur bisa dilakukan dengan perlahan tanpa membuat seisi rumah terdengar gaduh. Terutama untuk si kecil yang masih balita dan telinganya masih begitu sensitif.

Suara gaduh pada dini hari akan mungkin membuat si kecil tidak tidur dengan nyaman. Akibatnya ketika waktu tidurnya terganggu. Maka hal ini akan membuat mereka rewel dan tidak mau lepas dari orangtuanya.

Kiat Jaga Asupan Gizi Anak Selama Puasa – Selama puasa anak-anak akan cenderung memilih ‘makanan’ mereka sendiri. Aneka ragam makanan yang mungkin sebelumnya tidak diperbolehkan dikonsumsi karena kandungan gizinya yang kurang baik. Tiba-tiba mendapatkan excuse untuk bisa disantap selama bulan puasa. Hal ini pada akhirnya membuat asupan gizi seimbang pada tubuh mereka tidak terjaga dengan baik. Mari simak kita jaga asupan gizi anak selama puasa.

Anak-anak yang sudah mulai diperkenalkan pada puasa Ramadhan sudah mulai dapat beradaptasi dengan lingkungan dengan baik. Pada masa ini, mereka pun akan belajar menahan lapar dan haus dalam rangka menjalankan ibadah puasa.

Melihat si kecil yang rajin menjalankan ibadah puasa akan tentu membuat orangtua merasa senang. Bahkan demi mengapresiasi ketaatannya ini, ibu seringkali mengiming-imingi mereka dengan banyak hadiah. Termasuk kebebasan dalam memilih ‘makanan’ mereka sendiri.

Kiat Jaga Asupan Gizi Anak Selama Puasa

Pada saat menjelang berbuka puasa seringkali mereka meminta menu makanan yang mereka inginkan dibandingkan dengan apa yang mereka butuhkan. Mulai dari ingin berbuka dengan ice cream, permen dan lain sebagainya. Namun kandungan gizi didalam makanan ini tentu tidak akan cukup menggantikan energi yang hilang selama mereka menjalankan ibadah puasa.

Kiat Jaga Asupan Gizi Anak Selama Puasa

Nah, oleh karenanya meski menjalankan ibadah puasa bukan berarti ibu bebas mengabaikan asupan gizi dalam tubuhnya. Nah, dibawah ini mari kita simak kiat jaga asupan gizi anak selama puasa. Ingin tahu seperti apa? Mari simak secara langsung informasinya dibawah ini.

Pastikan Anak Makan Buah dan Sayur

Ketika berbuka atau pada saat sahur, ibu perlu memastikan bahwa si kecil sedikitnya mendapatkan asupan dari makanan sehat. Buah dan sayur sebaiknya jangan dihilangkan pada menu makan anda selama bulan puasa. Selain itu, minta si kecil untuk mengambil menu makanan sehat tersebut dari daftar menu yang anda hidangkan. Minta pula mereka untuk dapat menghabiskan makanan tersebut.

Asupan makanan dari sayur dan buah memiliki kandungan nutrisi, gizi juga serat yang berlimpah. Hal ini selain baik untuk kesehatannya. Pun akan dapat baik untuk sistem pencernaan si kecil dan menghindarkan mereka dari masalah asam lambung.

Buat Hidangan Makanan Sehat dengan Penyajian yang Menggoda

Selama ini si kecil mungkin malas menyantap sayur dan buah serta aneka macam makanan sehat lainnya karenanya penyajiannya yang terlihat kurang menyenangkan. Nah, untuk mengatasi masalah ini maka tidak ada salahnya jika ibu mengubah metode penyajian.

Jika sebelumnya, ibu hanya menyajikan sayur bayam yang polos dan kurang menarik. Ibu bisa menyertakan bakso atau sosis pada sayur bayam tersebut. Bakso dan sosis tentunya disukai oleh anak-anak. Selain itu, tambahan gizi dan nutrisi dari daging bakso dan sosis akan dapat baik untuk kesehatannya. Jadi demikian, cara penyajian pun perlu anda perhatikan dengan baik.

Banyak Minum Air Putih

Bukan hanya makanan yang penting untuk ibu perhatikan dengan baik. Namun dalam hal ini memperhatikan asupan cairan kedalam tubuh si kecil pun menjadi hal penting yang perlu diperhatikan dengan baik. Selama puasa si kecil kehilangan banyak cairan. Apalagi jika mereka aktif bergerak. Kekurangan cairan akan dapat membuat tubuh mereka mengalami dehidrasi.

Kondisi dehidrasi akan selanjutnya mengarah pada diare dan masalah kesehatan lainnya. Jadi demikian, perhatikan kembali untuk memastikan buah hati anda mendapatkan asupan mineral dalam tubuhnya dengan baik.

Untuk memudahkan anda mengasuh bayi kembar dan menjadikan momen bersama si kecil lebih menyenangkan, penting mengetahui tips mudah mengasuh bayi kembar.

Kehadiran seorang bayi di rumah akan membuat suasana rumah menjadi hangat, terlebih lagi jika dua orang bayi sekaligus alias kembar, tentunya kehangatan akan semakin tercipta dengan adanya bayi kembar di tengah-tengah keluarga. Kehadiran bayi kembar akan membuat orangtua merasa bahagia, apalagi jika kehadiran si kembar selama ini ditunggu-tunggu.

Di balik kebahagiaan memiliki bayi kembar, orang tua pastinya akan merasakan kerepotan ketika merawat dan mengasuh mereka. Mengurus bayi kembar tidaklah semudah yang dipikirkan. Dibutuhkan tenaga yang lebih ekstra untuk merawat, mengasuh dan membesarkan si kembar.

Tips mudah mengasuh bayi kembar

Nah, untuk memudahkan mengasuh bayi kembar, anda dapat simak beberapa tips seperti berikut ini.

Tips Mudah Mengasuh Bayi Kembar

Perhatikan dan Konsisten dengan Jadwal

Mengasuh bayi kembar adalah tantangan tersendiri untuk para orangtua. Mengasuh bayi kembar bukanlah kegiatan yang mudah dilakukan. Namun, untuk memudahkan mengasuh si kembar, anda dapat mencoba membuat jadwal yang dilakukan dengan konsisten. Cobalah buat jadwal mandi, menyusu, bermain dan aktivitas lainnya agar kegiatan mengasuh si kembar menjadi lebih mudah.

Untuk langkah awal, anda dapat membuat catatan dan mencatat aktivitas bayi anda. Catatlah jam tidur, minum susu, terbangun, ganti popok dan aktivitas yang lainnya. Pelajari siklus sehari-hari bayi kembar anda. Anda harus memperhatikan apakah mereka ingin sesuatu secara bersamaan atau tidak.

Apabila anda sudah mempelajari pola, maka selanjutnya anda dapat mengatur jadwal rutin bayi kembar anda. Anda jangan ragu untuk membangunkan mereka tidur, memberikannya ASI sebelum mereka meminta menyusu, mengganti popok pada waktu tertentu dengan rutin tanpa harus menunggu popok penuh dan aktivitas yang lainnya.

Sebisa mungkin, konsisten dan patuhilah jadwal yang telah anda buat tersebut agar bayi anda dapat melakukan aktivitas pada waktu yang sama. Bayi dilatih sejak dini untuk melakukan jadwal yang teratur dan dapat lebih mudah beradaptasi dengan pola hidup tersebut.

Jika anda mendapatkan bantuan untuk mengasuh si kembar, maka anda dapat menerapkan jadwal tersebut dengan bersamaan. Namun jika hanya seorang diri, sebaiknya terapkan jadwal tersebut dengan bergantian.

Jadi Tim yang Kompak Bersama Pasangan

Rasanya akan cukup sulit jika mengasuh bayi kembar hanya seorang diri. Untuk itu, anda dapat meminta suami untuk bersama-sama mengasuhnya. Anda dapat bersepakat untuk menjadi tim yang kompak bersama dengan suami anda dalam urusan merawat dan mengasuh bayi kembar. Jangan ragu mengungkapkan apa yang sedang anda rasakan pada suami anda agar ia tahu dengan pasti apa yang harus dilakukannya.

Siapkan Botol ASI

Ketika mengasuh bayi kembar, anda tentunya tidak akan selalu bisa menyusui mereka dengan bersamaan dari payudara. Dengan bergantian, anda dapat melatih bayi anda untuk menyusu dengan botol. Hal ini juga akan bermanfaat apabila anda memiliki rencana bepergian.

Anda jangan takut kehabisan ASI, karena semakin sering dihisap atau diperah, ASI yang keluar akan menjadi semakin banyak.

Nikmati Saat yang Indah

Mengasuh si kembar tentunya akan menjadi momen yang menyenangkan. Anda harus menikmati setiap momen indah itu. Jangan menganggap mengasuh si kembar adalah beban karena hanya akan membuat anda tidak dapat merawat mereka dengan baik.

Hindari Membandingkan

Yang membedakan anak dengan anak yang lainnya yaitu karakter mereka. Meskipun bayi anda terlahir dari rahim yang sama dan pada waktu yang sama, tetapi itu bukan berarti ia memiliki sifat atau karakter yang sama. Untuk itu, pastikan anda membuat strategi cara mengasuh bayi kembar sesuai dengan karakternya masing-masing. Hindari membandingkan bayi kembar anda, karena salah satu dari mereka akan merasa dikucilkan.

Kembangkan Kemampuan Masing-Masing

Anak anda tentunya memiliki keunikan masing-masing. Mereka pun kelak mungkin akan memiliki kemampuan yang berbeda. Anda harus mendukung kemampuan masing-masing anak anda. Hindari memaksa salah satu dari mereka untuk menyukai apa yang disukai saudaranya karena bisa saja salah satu dari mereka tidak akan berkembang.

Berikan Kebebasan Memilih

Anak kembar akan terlihat lucu ketika mereka menggunakan barang yang sama. Namun, sebaiknya hindari memaksa kehendak anda sendiri. Akan ada saatnya anak anda memilih dan menentukan apa yang mereka inginkan masing-masing. Berikan kebebasan pada anak anda untuk memilih, namun pastikan apa yang mereka pilih masih dalam koridor yang diizinkan.

Meminta Bantuan

Tidak akan mudah jika anda harus mengasuh bayi kembar seorang diri. Anda jangan ragu untuk meminta bantuan dari saudara atau orang-orang terdekat anda. Ikut sertakan saudara dan orang terdekat anda untuk mengasuh bayi kembar anda. Ketika anda sudah lelah karena aktivitas yang dilakukan selama seharian, anda dapat meminta bantuan saudara anda untuk mengasuh si kembar. Sementara anda dapat mengumpulkan energi agar anda bisa kembali merawat dan mengasuh bayi kembar anda.

Manfaatkan Stroller

Bagi anda yang memiliki bayi kembar, stroller merupakan alat yang sangat bermanfaat. Menggendong dua orang bayi sekaligus tentunya akan sangat merepotkan dan melelahkan, bahkan dapat membahayakan keselamatan mereka. Dengan memanfaatkan stroller, anda akan lebih mudah membawa si kembar kemana pun, dan anda tidak akan kelelahan.

Terdapat beberapa model stroller untuk bayi kembar. Model apapun stroller yang anda pilih, alangkah lebih baik jika anda menyesuaikannya dengan kebutuhan, kenyamanan dan keamanan bayi anda.

Hal yang Harus Diperhatikan Jika Memiliki Bayi Kembar

  • Apabila salah satu dari si kembar sakit, maka kembarannya pun biasanya akan mengalami hal yang sama. Jika salah satu dari mereka memiliki infeksi yang menular, maka si kembar yang satunya bisa memiliki risiko yang sama. Apabila salah satu dari bayi kembar memiliki infeksi menular setelah lahir, maka orangtua dapat mempertimbangkan untuk memisahkan mereka. Sebagai contoh, apabila salah satu bayi kembar anda mengalami cacar, maka anda dapat memisahkannya sementara waktu untuk mencegah cacar menular pada bayi yang satunya.
  • Bayi kembar cenderung terlahir lebih awal, serta berat badan yang kurang. Bayi yang lahir kurang bulan atau bayi prematur memiliki risiko lebih tinggi mengalami masalah sistem pernafasan karena paru-paru mereka masih belum berkembang dengan sempurna. Namun, bukan berarti kedua bayi kembar anda memiliki masalah pada sistem pernafasannya. Apabila anda melahirkan bayi kembar lebih awal atau pada minggu ke 32 dan salah satu dari mereka membutuhkan tabung oksigen, maka risiko mengalami masalah pernafasan akan lebih tinggi dialami oleh bayi ini dibandingkan dengan saudaranya yang hanya membutuhkan sedikit oksigen melalui hidungnya.

Merawat bayi kembar memang merepotkan, terutama bayi kembar baru lahir. Namun, seiring usia bayi kembar anda beranjak dewasa, maka mengurus mereka akan menjadi lebih mudah. Mereka akan memiliki teman satu sama lain untuk bermain.

Demikian tips mudah mengasuh bayi kembar. Nikmati setiap momen bersama mereka, karena dengan menikmatinya merawat dan mengasuh si kembar akan terasa menjadi lebih ringan.

Kebiasaan buruk bayi jika dibiarkan akan terbawa hingga nanti. Penting mengetahui kebiasaan buruk bayi dan langkah mengatasinya.

Anak merupakan harta paling berharga untuk setiap orang tua. Orang tua akan berusaha untuk memberikan semua yang terbaik untuk anak-anaknya, merawat dengan penuh kasih sayang dan membesarkan dengan penuh tanggung jawab.

Terkadang orang tua akan menuruti semua kemauan anaknya agar anaknya tidak rewel dan menangis. Namun, tanpa disadari kebiasaan orang tua dalam merawat bayinya adalah sebuah kesalahan yang justru akan menjadi kebiasaan buruk bayi. Jika kebiasaan buruk bayi tetap dibiarkan, maka akan mempengaruhi pola perilakunya kelak atau terbawa di kemudian hari.

Kebiasaan Buruk Bayi

Apa saja kebiasaan buruk bayi? Dan bagaimana cara mengatasi kebiasaan buruk bayi tersebut? Untuk mengetahuinya lebih jelas anda dapat simak langsung pembahasan di bawah ini.

Kebiasaan Buruk Bayi

Selalu Ingin Ditimang

Kebiasaan buruk pertama bayi yaitu ingin selalu ditimang-timang hingga ia dapat tidur pulas. Bahkan sebelum tidur pulas, namun ia sudah diletakan di tempat tidurnya, biasanya bayi akan menangis dan meminta untuk ditimang kembali.

Kebiasaan menimang bayi dengan bersenandung adalah kebiasaan buruk yang hanya akan membuat bayi ingin kembali melakukan hal seperti ini. Apabila bayi terbiasa dengan rutinitas tidur ini, maka si kecil tidak akan memiliki keterampilan dalam menenangkan dirinya sendiri hingga akhirnya ia tertidur kembali.

Hanya Dapat Tidur Pada Suasana Tertentu

Pada saat bayi masih berada di dalam kandungan atau rahim ibunya, bayi akan mendengarkan suara jantung ibunya yang memompa dan berdetak, juga suara aliran darah dalam tubuh. Akan tetapi, orang tua kebanyakan menyangka bahwa setelah terlahir ke dunia bayi membutuhkan suasana yang tenang untuk tidur sehingga sebisa mungkin orang tua akan selalu menjaga suasana di sekitar tetap dalam keadaan tenang.

Apabila si kecil memiliki kebiasaan tidur dalam keadaan yang tenang dan sunyi, sebaiknya anda jangan membiasakan keadaan tersebut. Ketenangan memang dibutuhkan oleh bayi untuk menjaga kualitas tidurnya. Akan tetapi, ada saatnya dimana suasana lingkungan tidak dalam keadaan tenang dan sunyi.
Jika kebiasaan ini terus dilakukan, maka kemungkinan anda akan mendapatkan masalah di kemudian hari karena anda harus tetap mempertahankan kondisi lingkungan di sekitar bayi tetap tenang.

Akan Tenang Jika Diberi Susu

Menyusui adalah proses alami yang dilakukan oleh seorang ibu terhadap bayinya untuk mempererat ikatan batin antara ibu dan bayinya. Ketika menyusu dan berada di dalam dekapan sang ibu, bayi akan merasa lebih nyaman.

Menyusui bayi atau pemberian ASI eksklusif sangat disarakan hingga bayi berusia 6 bulan. Meskipun tidak mendapatkan asupan makanan apapun selain ASI, tetapi kebutuhan bayi sudah terpenuhi dalam ASI. ASI adalah makanan terbaik untuk bayi yang mudah dicerna, dan mengandung zat berkualitas yang bermanfaat untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi.

Selain memenuhi asupan nutrisi yang dibutuhkan oleh bayi, menyusui dianggap sebagai cara untuk membuat bayi lebih tenang ketika dalam keadaan rewel atau menangis. Hal seperti ini justru akan menjadi kebiasaan buruk untuk bayi. Bayi hanya akan bisa tenang hanya dengan menyusu.

Rewel Apabila Tidak Direspon Tangisannya

Beberapa anak akan semakin rewel dan tangisannya akan menjadi-jadi pada saat ia tidak direspon oleh orang tuanya. Sebenarnya kebiasaan seperti ini bukan kebiasaan yang salah karena bayi masih membutuhkan orang-orang di sekitarnya, terlebih lagi orang tua untuk memenuhi apa yang diinginkan karena bayi belum bisa melakukan apapun.

Akan tetapi, tetap membiarkan bayi dengan kebiasaan tersebut bukanlah cara yang tepat. Bayi harus memiliki kemampuan menghibur dirinya sendiri untuk membuatnya nyaman tanpa harus selalu bergantung pada orang tua untuk bisa diam. Jika orang tua selalu mengikuti kebiasaan buruk bayi ini, maka akibatnya bayi tidak dapat belajar bagaimana cara untuk menenangkan dirinya sendiri ketika sedang rewel.

Namun anda juga harus tetap waspada dan selalu memperhatikan keadaan si kecil. Karena bisa saja si kecil menangis karena ada yang sedang dirasakan. Ketika tangisannya menandakan ia sedang kesakitan, penting bagi anda untuk segera melihat kondisinya.

Anda jangan terlalu terburu-buru untuk merespon rengekan si kecil, apalagi jika usianya sudah memasuki 2 tahun.

Menginginkan Empeng Agar Bisa Tenang

Selain dengan ASI, biasanya bayi akan merasa lebih tenang ketika menangis jika diberikan empeng. Bahkan beberapa ibu selalu mengikuti kebiasaan ini yang terpenting bayinya merasa lebih tenang. Namun, kebiasaan seperti ini justru hanya akan menimbulkan masalah untuk si kecil. Beberapa masalah yang mungkin akan didapatkan oleh bayi yaitu mengalami keterlambatan berbicara atau masalah pada giginya.

Cara Mengatasi Kebiasaan Buruk Bayi

Selalu Ingin Ditimang

Cara yang dapat anda lakukan ketika si kecil selalu ingin ditimang agar bisa tidur yaitu dengan membiasakan tidur sendiri sejak dini. Pada bulan-bulan pertama kehidupannya, anda dapat meletakan bayi anda di tempat tidur setelah ia merasa kenyang dan waktu tidurnya sudah tiba. Jika si kecil gelisah, anda dapat menimangnya sesaat, kemudian jika sudah terlihat mengantuk anda dapat meletakannya di tempat tidur.

Hanya Dapat Tertidur Pada Suasana Tertentu

Apabila anda terjebak karena selalu membiasakan bayi tertidur dalam suasana tenang dan sunyi, untuk mengatasi kebiasaan ini anda dapat secara perlahan memperkenalkan suara-suara lembut seperti suara kipas angin yang akan membuatnya lebih rileks. Jika si kecil sudah terbiasa dengan suara tersebut, anda dapat mengenalkan suara yang lainnya. Anda dapat tetap melakukan pekerjaan rumah tangga ketika si kecil tidur.

Hanya Akan Tenang Jika Diberi Susu

Untuk mengatasi kebiasaan ini, langkah pertama yang dapat anda lakukan yaitu dengan mencari tahu penyebab bayi menangis. Cara ini juga akan membuat anda terlatih untuk berkomunikasi dengan bayi. Komunikasi yang dijalin sejak dini merupakan tahap awal untuk menjaga keharmonisan hubungan di kemudian hari.

Penyebab bayi anda menangis mungkin saja karena ia merasa kepanasan, kedinginan atau ingin tidur. Dengan mengetahui penyebab yang pasti maka anda dapat mengetahui solusi yang tepat untuk menenangkannya.

Harus Selalu Direspon

Jika bayi anda terlihat marah atau gelisah, agar ia dapat belajar untuk mengatasi emosinya anda dapat memberikannya waktu beberapa menit. Anda dapat meletakan bayi anda di bawah mainan gantungnya. Berikan waktu pada bayi anda untuk belajar menenangkan dirinya sendiri. Di lain sisi anda dapat melakukan pekerjaan lainnya.

Apabila si kecil terbangun dari tidurnya, hindari untuk langsung menimang atau mengangkatnya. Berikan waktu pada si kecil untuk menenangkan dirinya sendiri. Anda dapat terus memperhatikan atau duduk di dekatnya.

Hanya Tenang Setelah Diberi Empeng

Sebaiknya segera hentikan kebiasaan ini. Jika bayi anda tetap menangis dan menginginkan empeng, anda dapat menawarkan mainan lainnya untuk ditukar dengan empeng.