Umumnya masalah makan akan ibu hadapi di usia si kecil yang ke 18 bulan. Untuk mensiasatinya, anda bisa membuat menu makanan bayi 18 bulan dari bahan-bahan yang mengandung nutrisi dan gizi harian yang dibutuhkan dengan penyajian yang unik dan menarik.

Ibu yang memiliki anak usia 18 bulan terkadang sering mengeluh karena anaknya mulai sulit makan. Bahkan si anak cenderung memilih makanan, dan mengkonsumsi makanan dengan porsi yang tidak sesuai atau sedikit karena ia malas untuk mengunyah makanan tersebut. Padahal asupan nutrisi yang didapatkan dari makanan penting untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembang bayi pada usia tersebut.

Mengenai menu makanan bayi pada usia 18 bulan ini, orang tua tetap harus memperhatikan makanannya yang dilihat dari kandungan nutrisi dan gizi yang dibutuhkan. Pada usia ini kebutuhan gizi dan nutrisi si kecil pun akan semakin meningkat. Di samping masalah makan yang dialami oleh si kecil, anda tetap bisa mensiasati agar si kecil tetap mendapatkan asupan nutrisi dan gizi yang dibutuhkan dengan makanan yang ia sukai.

Menu Makanan Bayi 18 Bulan

Menu Makanan Bayi 18 Bulan: Kebutuhan Nutrisi Anak Usia 18 Bulan

Pada usia 18 bulan, umumnya anak sudah bisa mengkonsumsi makanan padat sesuai dengan menu yang dikonsumsi oleh keluarga di rumah. Pemberian makanan padat tetap harus didampingi dengan ASI atau air susu ibu. Dimana pemberian ASI seharusnya tetap dilanjutkan hingga usia si kecil 2 tahun. Pemberian ASI dengan menu makanan yang bervariasi akan melengkapi kebutuhan nutrisi si kecil.
Menerapkan pola makan yang tepat sangat baik dilakukan sejak dini, yaitu dengan pemberian makanan utama atau makan besar sebanyak 3 kali dalam sehari yang dikombinasikan dengan snack atau cemilan sehat sebanyak 2 sampai 3 kali di selang waktu pemberian makan besar atau makanan utama.

Pemberian makanan sehat bisa dilakukan bervarisi, termasuk memasukan buah-buahan atau sayuran sehat. Anda juga harus membiasakan waktu makan yang tepat pada si kecil. Dimana biasakan si kecil makan selama 20 sampai 30 menit. Sedangkan untuk makan cemilan sehat selama 10 sampai 20 menit. Anda harus tetap sabar menghadapi rutinitas makan pada usia ini.

Meskipun si kecil sudah bisa mengkonsumsi makanan keluarga, tetapi tidak selamanya ia bisa mengkonsumsi semua makanan yang sama dengan anggota keluarga. Perhatikan setiap makanan yang ia konsumsi. Hindari makanan yang tidak unggul dalam kandungan nutrisi, makanan bersoda, makanan rendah lemak, makanan yang terlalu pedas, makanan terlalu asam, makanan yang tinggi akan gula dan makanan yang mengandung banyak MSG. Makanan-makanan tersebut tidak baik untuk si kecil karena akan mengganggu kesehatannya.

Menu Makanan Bayi 18 Bulan

Menu makanan bayi usia 18 bulan bisa anda buat sendiri di rumah. Pilihlah bahan makanan yang tepat dan mengandung nutrisi serta kebutuhan gizi harian si kecil. Ketika menyajikan menu makanan bayi 18 bulan ada baiknya jika anda menyajikannya dengan dibuat kreasi agar si kesil menjadi lebih tertarik.
Adapaun pilihan menu makanan bayi 18 bulan yang bisa anda buat di rumah seperti berikut ini:

Spagetty

Bahan Bahan Speghetti

  • 100 gram spaghetti
  • 1 sendok teh minyak zaitun

Bahan Saos Bolognese

  • 120 gram daging sapi yang sudah dicincang
  • 20 gram bawang bombay yang sudah dicincang halus
  • 1/2 bagian wortel, potong dadu dan rebus
  • 1 sendok makan margarine
  • 1/2 bagian tomat yang sudah dipotong dadu
  • 2 sendok makan keju
  • 1/2 sendok teh oregano cincang
  • 3 sendok makan saos tomat

Cara Membuag Spaghetti

  1. Pertama, rebus spaghetti yang sudah anda siapkan sampai benar-benar lunak. Jika sudah, siram spaghetti tersebut dengan menggunakan air dingin, lalu tiriskan. Agar si kecil lebih mudah ketika mengkonsumsinya, maka anda bisa memotong-motongnya menjadi beberapa bagian.
  2. Setelah itu, campurkan spaghetti yag sudah direbus dengan minyak zaitun agar tidak lengket.
  3. Selanjutnya, buat soas bolognese. Panaskan margarine yang sudah anda siapkan di dalam wajan.
  4. Jika margarin sudah panas, anda bisa langsung memasukan bawang bombay hingga bawang matang dan harum.
  5. Masukan daging yang sudah anda cincang. Aduk-aduk sampai daging berubah warna dan matang.
    Masukan bahan-bahan lainnya seperti tomat yang sudah dipotong dadu, saos tomat dan oregano.
  6. Aduk merata dan masak sampai matang.
  7. Masukan pula potongan wortel. Aduk sebentar dan matikan api kompor.
    Sebagai saran penyajian, anda bisa menata spaghetti di atas piring kemudian taburi di atasnya saos yang sudah anda buat bersama dengan parutan keju.

Puding Roti Pisang

Bahan Bahan yang Dibutuhkan

  • 2 buah pisang ambon
  • 3 lembar roti tawar
  • 50 gram keju parut
  • 150 ml susu cair, anda bisa menggunakan susu formula

Cara Membuat Puding Roti Tawar

  1. Pertama-tama kupas pisang yang sudah anda siapkan. Kemudian, haluskan pisang hingga teksturnya benar-benar lembut.
  2. Sobek-sobek roti tawar yang sudah anda siapkan. Kemudian, masukan ke dalam campuran buah pisang yang sudah dihaluskan.
  3. Tambahkan susu cair dan parutan keju.
  4. Tuangkan kembali adonan ke dalam mangkuk tahan panas. Lalu kukus semua bahan selama kurang lebih 10 sampai 15 menit. Jika sudah matang anda bisa langsung mengangkat, meniriskannya, lalu sajikan untuk si kecil.

Demikian menu makanan bayi 18 bulan. Agar si kecil tidak bosan, anda bisa menyajikan menu yang berbeda setiap harinya.

Memperhatikan kesehatan dan kebutuhan nutrisi si kecil adalah hal yang harus diperhatikan oleh setiap orang tua. Agar nutrisi yang dibutuhkan untuk menunjang tumbuh kembangnya terpenuhi di usia ini, anda harus memberikan menu makanan bayi 17 bulan yang tepat untuk si kecil.

Kini usia bayi anda sudah 17 bulan. Di usianya ini perkembangan bayi yang diperlihatkannya begitu mengagumkan sekali. Ia sekarang sudah mampu mengucapkan kelompok kata. Kata kata baru pun sudah mulai mampu ia terima. Kalimat yang diucapkan oleh si kecil menunjukan bahwa kemampuan komunikasinya semakin berkembang, bahkan dengan ekspresi atau gerakan.

Selain itu, si kecil gerakannya semakin aktif. Mengetahui seperti itu, mengutamakan keselamatan si kecil adalah hal yang harus anda lakukan. Peranan orang tua sangat dibutuhkan untuk menunjang perkembangannya.

Menu Makanan Bayi 17 Bulan

Tidak kalah penting, hal lain yang harus diperhatikan oleh orang tua yaitu kesehatan dan kebutuhan nutrisi si kecil. Nutrisi yang dibutuhkan sangat bermanfaat untuk menunjang tumbuh kembangnya di usia yang ke 17 bulan ini.

Menu Makanan Bayi 17 Bulan: Nutrisi yang Dibutuhkan

Meskipun saat ini si kecil sudah bisa mengkonsumsi makanan, tetapi itu bukan berarti ia bisa lepas dari ASI. ASI sangat bermanfaat dan kandungannya dibutuhkan untuk tumbuh kembang si kecil. Oleh karena itu, pemberian ASI bisa dilakukan sampai usianya 2 tahun. ASI atau air susu ibu bisa anda berikan dengan dibarengi makanan pendamping ASI atau makanan padat yang dibutuhkan si kecil.

Jadwal makan anak usia 17 bulan umumnya sama dengan orang dewasa, yakni 3 kali dalam sehari untuk makanan utama, serta cemilan sehat yang diberikan di sela-sela waktu pemberian makanan utama.
Nutrisi yang dibutuhkan oleh bayi usia 17 bulan sebenarnya tidak jauh berbeda dengan nutrisi yang dibutuhkan oleh bayi usia di bawahnya. Berbagai nutrisi bisa anda dapatkan dari beragam jenis makanan. Vitamin yang dibutuhkan si kecil bisa anda dapatkan dari buah-buhan atau sayuran sehat. Hindari memberikan buah-buahan yang justru akan mengganggu kesehatannya. Buah yang dimaksud yaitu buah yang mengandung alkohol seperti durian.

Menu Makanan Bayi 17 Bulan

Menu makanan bayi 17 bulan bisa anda buat sendiri di rumah sehingga anda bisa mengontrol kandungan nutrisi dan gizi yang dibutuhkan si kecil. Berikut ini menu makanan bayi 17 bulan.

Sup Jagung

Bahan Bahan yang Dibutuhkan Untuk Membuat Sup Jagung

  • 1 butir telur ayam yang sudah dikocok
  • 1 buah jagung manis yang sudah dserut
  • 150 ml kaldu
  • Sedikit garam
  • Keju yang sudah diparut secukupnya

Cara Membuat Sup Jagung

  1. Langkah pertama yang harus anda lakukan yaitu masak kaldu yang sudah anda siapkan sampai mendidih. Apabila kaldu sudah mendidih anda bisa langsung memasukan jagung manis yang sudah diserut. Aduk merata dan masak hingga matang.
  2. Kemudian, masukan telur dan garam sedikit saja.Lalu kocok dengan menggunakan garpu.
  3. Masukan keju yang sudah diparut. Aduk sampai merata. Masak sampai semua bahan matang. Jika sudah seperti itu, anda bisa mengangkat dan menyajikannya untuk si kecil.
  4. Sajikan sup jagung ini dengan nasi lembek agar mudah dicerna oleh bayi anda.

Cemilan Sehat: Biskuit Wortel

Pemilihan cemilan untuk si kecil sebaiknya diperhatikan. Hindari membeli cemilan sembarangan yang tidak jelas kandungannya. Sebaiknya buat cemilan sehat untuk si kecil sendiri di rumah. Berikut ini resep cemilan sehat biskuit wortel yang bisa anda buat di rumah.

Bahan Bahan yang Dibutuhkan

  • 250 gram apel yang sudah dihaluskan
  • 200 gram mentega
  • 4 butir telur ayam
  • Susu bubuk khusus bayi 250 gram
  • 450 gram tepung terigu
  • 250 gram wortel yang sudah diparut

Cara Membuat Biskuit Wortel

  1. Pertama langkah yang harus anda lakukan yaitu, kocok mentega dengan menggunakan mixer sampai berubah warna menjadi pucat. Kemudian tambahkan kocokan telur, buah apel dan irisan wortel. Aduk-aduk hingga semua bahan tercampur rata.
  2. Setelah itu, campurkan susu bubuk khusus bayi bersama dengan tepung terigu. Aduk-aduk hingga bahan tersebut tercampur rata.
  3. Ambil satu sendok bahan tersebut kemudian pipihkan.
  4. Tata adonan tersebut di atas loyang datar yag sebelumnya sudah diolesi margarin.
  5. Selanjutnya, panggang loyang berisi adonan di dalam oven selama kurang lebih 20 menit hingga warnanya berubah menjadi kuning kecoklatan. Jika sudah seperti itu anda bisa langsung mengangkatnya.

Hindari memberi makan si kecil dengan menu yang sama karena hanya akan membuatnya cepat merasa bosan. Anda bisa memberikan menu yang bervariatif agar nafsu makannya pun semakin bertambah.
Ketika memberi makan si kecil, sebaiknya anda tetap harus memperhatikan makanannya. Hindari memberikan makanan dan minuman seperti susu yang mengandung kadar lemak rendah. Pasalnya, lemak dibutuhkan dalam pertumbuhan si kecil. Sebaiknya batasi susu yang dikonsumsi si kecil maksimal 2 gelas dalam per hari atau maksimal 400 ml. Hindari minuman yang mengandung gula tinggi dan soda karena tidak baik untuk kesehatan si kecil.

Ketika memberi makan si kecil, anda harus memperhatikan dan mengawasi anak anda ketika ia sedang makan. Pengawasan penting dilakukan untuk menghindari si kecil tersedak, terlebih lagi jika ia mengkonsumsi makanan yang berukuran kecil, makanan berukuran besar, lengket dan lain sebagainya yang membuat si kecil sulit menelan.

Itulah menu makanan bayi 16 bulan yang bisa anda buat di rumah untuk si kecil. Semoga bermanfaat.

Nafsu makan pada usia 16 bulan akan menurun dibandingkan dengan usia 1 tahun. Namun, meskipun begitu anda tetap harus memenuhi kebutuhan nutrisinya. Menu makanan bayi 16 bulan yang tepat bisa anda buat dengan bahan-bahan yang kaya nutrisi untuk si kecil.

Tidak terasa, kini anak anda sudah memasuki usia 16 bulan. Pada usianya ini perkembangan dan pertumbuhan si kecil sudah semakin terasa. Di usianya yang ke 16 bulan ini, berdasarkan perkembangan motorik kasar, anak anda sudah bisa berjalan mundur, berlari kecil dan menaiki tangga.

Sedangkan untuk perkembangan motorik halus, anak anda sudah mampu menyusun menara yang mana menara tersebut tersusun dari 2 atau 3 blok. Ia juga sudah mampu membuat coretan berupa garis dengan menggunakan alat tulis. Tidak kalah mengagumkan, perkembangan bahasa si kecil sudah semakin meningkat. Pada usianya ini anak anda sudah mampu mengucapkan minimal 6 kata.

Menu Makanan Bayi 16 Bulan

Begitupun dengan perkembangan sosial, dimana pada usia ini anak anda sudah bisa menggunakan berbagai peralatan makan, seperti gelas, sendok, garfu dan ia akan mulai membantu anda melakukan pekerjaan rumah.

Nutrisi yang didapatkan dari makanan pendamping ASI harus tetap diperhatikan untuk menunjang tumbuh kembangnya. Nutrisi yang dibutuhkan si kecil pada usia ini bisa anda dapatkan dari makanan yang beragam.

Menu Makanan Bayi 16 Bulan: Nutrisi yang Dibutuhkan

Nutrisi seimbang harus dipenuhi dalam menu makanannya. Pada usianya ini, anak anda sudah mampu memilih makanan yang ia sukai dengan cita rasa yang menjadi favoritnya.

Namun, ketika anda mengamati nafsu makan si kecil mungkin anda akan menemukan perubahan pada nafsu makannya. Dimana ketika anda menemukan masalah pada nafsu makannya, bukan berarti anda berhenti atau tidak memenuhi semua kebutuhan nutrisinya. Anda bisa mengimbanginya dengan memberikan makan dengan porsi kecil namun lebih sering dan memberikan makanan utama sehari tiga kali, serta imbangi dengan cemilan sehat di sela-sela waktu pemberian makanan utama.

Pada usia 16 bulan tidak ada makanan spesial untuk si kecil. Dimana ia bisa mengkonsumsi makanan keluarga. Hanya saja anda tetap harus memperhatikan kandungan nutrisi akan makanan tersebut, apakah sehat untuk si kecil atau sebaliknya. Sebaiknya, hindari makanan atau cemilan yang terlalu manis atau mengandung MSG. Pasalnya, makanan tersebut akan mengganggu kesehatannya.

Memberikan susu mengandung rendah lemak perlu dihindari pada usia ini. Berikan susu tinggi lemak, karena susu ini lebih dibutuhkan oleh anak usia 16 bulan. Namun, pemberian susu tinggi lemak harus dibatasi maksimal 2 gelas dalam sehari. Hindari minuman yang mengandung soda karena akan mengganggu kerja sistem pencernaan si kecil. Jika keluarga memiliki riwayat alergi, maka anda harus memberikan perhatian khusus dalam memberikan jenis makanan tertentu pada si kecil.

Makanan yang akan diberikan untuk si kecil harus dipilih dengan teliti guna mencegah si kecil tersedak. Beberapa makanan yang harus dihindari yaitu makanan berukuran besar seperti kacang polong, makanan berukuran kecil dan keras seperti permen, biji-bijian atau popcorn, makanan yang lunak dan lengket seperti permen karet, jelly dan lain sebagainya.

Menu Makanan Bayi 16 Bulan

Menu utama untuk si kecil bisa anda buat sesuai dengan kesukaannya, namun tetap mengandung nutrisi seimbang. Vitamin yang dibutuhkan si kecil bisa anda dapatkan dari aneka sayuran atau buah-buahan tertentu. Nah, di bawah ini resep menu makanan bayi 16 bulan beserta dengan resep cemilan yang bisa anda jadikan referensi.

Omelette Bayam

Bahan Bahan yang Dibutuhkan

  • 1 butir telur ayam
  • 1 sendok makan mentega
  • 2 lembar keju cheddar yang sudah diiris tipis
  • 50 ml susu cair
  • 1 genggam bayam. Cuci bersih dan iris kasar

Cara Membuat Omelette Bayam

  1. Langkah pertama kali yang harus anda lakukan untuk membuat omelet bayam yaitu, masukan telur ke dalam wadah, lalu kocok.
  2. Masukan bahan lainnya seperti bayam, susu cair, dan keju. Aduk kembali sampai merata.
  3. Panaskan wajan yang sudah diberi margarin. Tunggu beberapa saat hingga margarine panas dan meleleh.
  4. Jika sudah seperti itu, masukan semua bahan ke dalam wajan dan goreng sampai matang dengan menggunakan api sedang. Jika sudah matang, angkat dan sajikan pada tempat saji yang sudah disiapkan. Kemudian anda bisa langsung menyajikannya untuk si kecil yang disertai dengan nasi putih lembek.

Omelette bayam ini bisa menjadi menu alternatif untuk bunda apa bila si kecil tidak menyukai sayuran. Tambahan bayam di dalam omelette ini akan lebih mudah dikonsumsi oleh si kecil.

Cemilan Sehat: Puding Pisang

Bahan Bahan yang Dibutuhkan

  • 3 buah pisang ambon yang sudah dikeruk dan dihaluskan
  • 750 ml susu cair
  • 1 bungkus agar-agar putih
  • 250 ml krim kental
  • 2 butir telur ayam yang sudah dikocok

Cara Membuat Puding Pisang

  1. Langkah pertama siapkan panci, lalu masukan semua bahan bahan yang sudah anda siapkan seperti di atas ke dalam wadah tersebut, terkecuali telur. Masak semua bahan bahan tersebut hingga mendidih.
  2. Kemudian, masukan larutan puding ke dalam telur ayam yang sudah dikocok. Aduk sampai merata.
  3. Siapkan cetakan puding, anda bisa menggunakan cetakan yang menarik atau dengan bentuk karakter agar si kecil lebih suka. Masukan larutan puding ke dalam cetakan tersebut dan dinginkan. Tambahkan toping susu di atas puding tersebut.

Menu makanan bayi harus selalu diperbaharui sesuai dengan usianya. Menu makanan bayi 15 bulan memiliki perbedaan dari jumlah porsi, kandungan nutrisi yang dibutuhkan semakin meningkat.

Sama seperti orang dewasa, bayi juga memiliki selera tersendiri terhadap makanannya. Saat usianya 8 bulan makanan yang disukainya sudah bisa terlihat. Dari banyaknya menu yang diberikan pada si kecil, mungkin ada salah satu menu yang paling disukai. Dimana ketika makan menu tersebut ia akan sangat lahap.

Menu makanan bayi memang harus selalu diperbaharui dan diberikan variasi lainnya sesuai dengan pertambahan usianya. Makanan yang diberikan umumnya masih tetap sama dengan usia sebelumnya namun yang membedakan kandungan energi dan porsi dari makanan yang diberikan.

Menu makanan bayi 15 bulan

Nutrisi yang Dibutuhkan

Pada umumnya, nutrisi yang dibutuhkan oleh si kecil pada usia ini masih sama dan semakin meningkat sesuai dengan pertambahan usianya. Kebutuhan nutrisi bayi semakin beragam dan porsi lebih meningkat dari sebelumnya.

Karbohidrat yang dibutuhkan pada usia ini bisa anda dapatkan dari beras, tepung roti, kentang dan macaroni. Karbohidrat dibutuhkan untuk menghasilkan energi bayi dalam melakukan aktvitasnya. Protein yang dibutuhkan bisa anda dapatkan dari daging, susu dan kacang-kacangan. Kandungan protein ini bermanfaat dalam pembentukan sel-sel saraf dan organ. Namun, anda harus lebih berhati-hati ketika memberikan kacan-kacangan pada si kecil karena mungkin saja ia memiliki alergi terhadap jenis kacang tertentu. Lemak tetap dibutuhkan meskipun dalam porsi yang tidak banyak. Lemak bisa anda dapatkan dari santan atau margarin yang bermanfaat untuk menyerap sumber energi dan vitamin A. Vitamin dan mineral yang dibutuhkan bisa didapatkan dari aneka jenis sayuran dan buah-buahan. Vitamin dan mineral bermanfaat untuk melancarkan proses metabolisme tubuh.

Pada usia ini umumnya bayi anda sudah mampu beradaptasi dengan makanan keluarga. Namun, anda tetap harus memperhatikan segala jenis makanan yang ia konsumsi. Perhatikan juga ketika ia makan sendiri dan hindari makanan yang memang belum dianjurkan untuk dikonsumsi oleh bayi seusianya.

Menu Makanan Bayi 15 Bulan

Menu makan bayi 15 bulan yang sehat bisa anda buat sendiri di rumah. Usahakan kandungan nutrisi yang dibutuhkan harus tetap ada dalam menu makan untuk si kecil. Berikut ini menu makanan bayi 15 bulan yang bisa anda coba di rumah.

Daging Jamur Susu

Bahan bahan yang Dibutuhkan

  • 3 sendok makan margarin
  • Daging sapi cincang secukupnya
  • Jamur kancing secukupnya
  • 1 butir telur ayam
  • 1 buah tomat
  • 5 sendok makan susu cair

Cara Membuat Daging Jamur Susu

  1. Langkah pertama, campurkan telur yang sudah anda siapkan dengan susu. Kemudian, aduk rata kedua bahan tersebut.
  2. Panaskan wajan di atas api kompor. Masukan margarin secukupnya ke dalam wajan. Tunggu beberapa saat hingga margarin panas dan meleleh.
  3. Jika sudah seperti itu, masukan campuran telur dan susu ke dalam wajan. Lalu orak arik dan sisihkan.
  4. Panaskan kembali margarin dalam wajan. Lalu tumis daging giling hingga matang dan berubah warna. Jika sudah, sisihkan.
  5. Kembali panaskan margarin dalam wajan. Tumis jamur hingga benar-benar matang.
    Campurkan semua bahan menjadi satu dengan nasi tim hangat. Lalu berikan pada si kecil.

Cemilan Sehat: Banana Pancake

Bahan Bahan yang Dibutuhkan

  • 1 buah pisang raja
  • 125 ml susu
  • 5 sendok tepung terigu
  • 1 butir telur
  • Margarin secukupnya

Cara Membuat Banana Pancake

  1. Pertama-tama, campurkan semua bahan seperti pisang, tepung terigu, susu dan telur, kecuali margarin. Aduk semua bahan-bahan tersebut hingga tercampur rata.
  2. Oleskan margarin pada wajan. Lalu panaskan wajan di atas api kecil.
  3. Jika wajan sudah panas, masukan semua bahan dan masak hingga benar-benar matang.
  4. Setelah itu, angkat dan hidangkan cemilan sehat ini untuk buah hati tercinta.

Di atas usia 12 bulan, nafsu makan anak akan menurun yang disebabkan karena proses pertumbuhannya tidak secepat anak usia 12 bulan. Sebaiknya, anak diberikan makanan utama atau makanan besar sebanyak 3 kali dalam sehari, pagi, siang dan malam. Di antara jeda waktu pemberian makanan utama atau makan besar, berikan cemilan sehat.

Umumnya, tidak ada makanan yang spesial untuk bayi usia ini. Anda bisa memberikan makanan keluarga, namun tetap harus memperhatikan jenis dan kandungan dari makanan itu sendiri. Sebaiknya, berikan makanan pendamping ASI yang lebih bervariatif pada anak agar ia mendapatkan nutrisi yang seimbang dan merasakan rasa baru.

Minuman dengan kadar gula yang tinggi, jus buah dan minuman bersoda sebaiknya hindari karena tidak baik untuk si kecil. Selain nutrisi yang dikandung rendah, juga akan menimbulkan rasa kenyang sehingga si kecil enggan makan dan dapat mengakibatkan gigi berlubang.

Hal yang harus anda perhatikan ketika memilih makanan bayi yaitu ukuran dan konsistensi. Makanan dengan ukuran yang lebih besar akan menyebabkan ia tersedak, begitu pun makanan yang lengket dan keras.

Demikian menu makanan bayi 15 bulan. Tetap berikan makanan sehat yang kaya akan nutrisi agar perkembangan si kecil lebih baik dan sempurna. Semoga bermanfaat.

Pada usia 13 bulan, makanan yang diberikan pada si kecil bisa lebih bervariatif lagi. Menu makanan bayi 13 bulan umumnya lebih bertekstur, namun tetap mudah dicerna oleh si kecil.

Kini anak anda sudah memasuki usia baru yakni 13 bulan atau satu tahun lebih satu bulan. Kemampuan anak anda pada usia ini akan semakin terlihat dan semakin mengagumkan. Kemampuannya secara motorik semakin terlihat dan meningkat. Kosa kata yang dimilikinya semakin bertambah dan bahasa yang diucapkan semakin jelas terdengar meskipun hanya beberapa kata saja. Kemampuan berjalannya akan semakin terlihat dengan memiliki keberanian untuk berjalan, meskipun mungkin ia akan terjatuh ketika berusaha untuk berjalan.

Pada usia ini keseimbangan si kecil sudah mulai bisa dijaga dan dipertahankan. Otak kanannya sudah semakin tereksplor. Si kecil sudah bisa menuangkan sendiri apa yang menjadi keinginannya meskipun hanya dengan menunjuk atau mengucapkan hanya dengan satu atau dua kata saja. Perkembangan bayi yang menakjubkan seperti ini tentunya harus tetap didukung dengan kebutuhan nutrisi yang bisa didapatkan dari menu makanan bayi 13 bulan setiap harinya.

Menu Makanan Bayi 13 Bulan

Menu makanan bayi 13 bulan memiliki kualitas dan kuantitas yang perlu diperhatikan oleh orang tua. Makanan yang diberikan untuk si kecil pada usianya ini harus selalu diperhatikan, baik jenis maupun kandungannya. Menu makanan bayi 13 bulan bisa diberikan dengan tekstur yang lebih kasar dibandingkan dengan sebelumnya. Makanan dengan tesktur ini akan membuat si kecil mengembangkan kemampuannya dalam mengunyah. Namun, anda tetap harus memberikan makanan dalam porsi yang secukupnya. Pasalnya, porsi makan yang berlebihan akan membuat si kecil mengalami obesitas.

Anda bisa memberikan kebutuhan karbohidrat yang didapatkan dari nasi putih atau nasi merah dengan tesktur yang lembek. Protein bisa anda dapatkan dari orak arik telur atau tahu. Lengkapi kebutuhan vitaminnya dari buah-buahan atau sayuran. Hindari bahan makanan yang dikhawatirkan akan membuat si kecil alergi.

Menu Makanan Bayi 13 Bulan

Nasi Halus Perkedel Sayuran

Bahan Nasi

Siapkan nasi rumahan dengan tesktur yang lebih lembek dari nasi yang dikonsumsi oleh orang dewasa, serta lebih kasar dibandingkan dengan tim

Bahan Perkedel

  • 2 buah telur
  • Tepung roti
  • 50 gram kentang
  • 25 gram brokoli dicincang
  • Garam secukupnya
  • 2 sendok makan keju parut
  • 25 gram baso dicincang
  • Minyak secukupnya
  • 25 gram buncis

Cara Membuat Nasi Halus Perkedel Sayuran

  1. Langkah pertama yaitu, kukus kentang yang sudah anda siapkan sampai benar-benar matang. Jika sudah matang, haluskan kentang tersebut.
  2. Masukan bakso yang sudah dicincang, telur, brokoli, buncis dan keju yang sudah di parut ke dalam mangkuk. Lalu kocok semua bahan bahan tersebut hingga tercampur rata. Tambakan sedikit garam, kocok kembali sampai merata.
  3. Masukan kentang yang sudah dihaluskan ke dalam campuran bahan. Aduk kembali sampai merata.
  4. Siapkan cetakan. Kemudian, masukan adonan yang sudah anda buat ke dalam cetakan tersebut sesuai dengan selera. Lalu kukus adonan hingga benar-benar matang.
  5. Setelah matang, anda bisa mengeluarkannya dari cetakan. Siapkan telur untuk perekat.
  6. Gulingkan adonan yang sudah dikukus ke dalam tepung panir. Lalu goreng sampai matang.
  7. Hidangkan perkedal ini pada piring tempat makan si kecil dengan nasi lembek yang sudah dicetak agar selera makan si kecil semakin bertambah.

Cemilan Sehat

Selain menu utama, anda bisa memberikan cemilan sehat di antara selang waktu pemberian makanan utama. Cemilan sehat bisa anda buat sendiri di rumah untuk menghindari adanya campuran bahan bahan yang tidak sesuai. Berikut ini resep cemilan sehat yang bisa anda buat untuk si kecil.

Bahan Bahan yang Dibutuhkan

  • 100 ml air perasan jeruk
  • 250 ml air dari perasan wortel
  • 50 gram pepaya
  • 1 sendok makan madu
  • 75 gram melon

Cara Membuat Cemilan Sehat

  1. Campurkan buah-buahan yang sudah disiapkan seperti di atas bersama dengan bahan bahan lainnya seperti, air dari perasan wortel, air perasan jeruk dan bahan lainnya dalam satu tempat. Aduk merata semua bahan bahan tersebut.
  2. Siapkan blender dan masukan semua bahan bahan tersebut ke dalam blender. Lalu blender sampai halus.
  3. Hidangkan cemilan sehat ini pada mug atau tempat menarik lainnya yang disukai si kecil.

Sejak dini anda bisa menanamkan kebiasaan makan yang sehat. Terapkan pola makan yang teratur, berikan ia makanan dengan komposisi yang bervariasi dalam setiap harinya. Meskipun si kecil suatu waktu akan mengalami masalah makan, tetapi dengan selalu menerapkan kebiasaan makan yang sehat akan membantu menghadapi masalah makan yang dialami oleh si kecil.

Usahakan si kecil mengkonsumsi makanannya dengan baik agar kebutuhan nutrisinya terpenuhi. Oleh karena itu, tugas seorang ibu untuk membuat anaknya selalu berselera makan. Langkah yang bisa dilakukan agar si kecil tetap berselera ketika makan yaitu membuat suasana makan menjadi lebih menyenangkan. Anda bisa membuat makanan yang akan diberikan pada si kecil semenarik mungkin, baik dari bentuk maupun warnanya. Hal seperti itu juga bisa diterapkan jika si kecil mengalami masalah dalam makannya.

Namun, meskipun anda sudah melakukan berbagai macam cara tetapi selera makan si kecil tetap buruk, bahkan sampai memuntahkan makanan, anda jangan menyerah dan tetaplah bersabar. Cobalah buat makanan yang lebih bervariatif keesokan harinya.