Beberapa cara khusus dapat anda lakukan untuk menidurkan bayi kembar. Ketahui cara menidurkan bayi kembar dengan mudah dan efektif.

Memiliki bayi kembar merupakan dambaan untuk beberapa pasangan. Kehadiran bayi kembar di tengah-tengah keluarga akan semakin membuat suasana rumah menjadi lebih hangat.

Namun di samping itu, merawat bayi kembar nyatanya tidak semudah seperti membalikan telapak tangan. Mengapa tidak, karena dua orang bayi sekaligus, orang tua membutuhkan tenaga ekstra untuk merawat dan membesarkannya.

Cara Menidurkan Bayi Kembar

Tidak sedikit orang tua yang merasa kerepotan ketika mengurus bayi kembar. Kerepotan yang dialami oleh ibu saat merawat bayi kembar yaitu dalam memenuhi kebutuhan bayi secara bersamaan.
Dalam merawat bayi kembar, biasanya ibu sering merasa bingung. Padahal, umumnya merawat bayi kembar tidak jauh berbeda dengan merawat bayi tunggal. Hanya saja, dalam merawat bayi kembar tenaga yang lebih ekstra dibutuhkan.

Keadaan yang kerap kali membuat ibu bingung yaitu ketika menidurkan kedua bayi kembarnya. Diperlukan cara khusus dalam menidurkan bayi kembar seperti berikut ini:

Cara Menidurkan Bayi Kembar

Buatlah Jadwal Tidur yang Sama

Ketika tidur, dimana saat satu bayi terbangun, biasanya bayi yang lainnya pun akan ikut terbangun. Sehingga apabila anda mendapati kedua buah hati anda bangun secara bersamaan, maka anda tentunya akan merasa kerepotan. Maka dari itu, untuk mengatasi keadaan ini anda dapat membuat jadwal tidur bayi yang sama dalam setiap harinya. Selain membuat si kecil tidur lebih nyenyak, jadwal tidur yang sama pun akan memudahkan anda. Apabila waktu tidur si kecil sudah mulai teratur, maka anda dapat menerapkan jadwal makan, mandi secara bersamaan. Bayi biasanya akan lebih mudah menyesuaikan dirinya terhadap hal-hal yang dilakukan secara konsisten dan berulang.

Tidurkan Bayi Pada Tempat Tidur yang Sama

Sebaiknya ketika menidurkan bayi, anda menidurkannya pada tempat tidur yang sama. Menidurkan bayi pada tempat tidur yang sama akan membuat keduanya lebih tenang. Pasalnya semenjak meraka berada dalam kandungan, mereka terbiasa bersama. Kedekatan dan kebersamaan di antara keduanya akan membuat mereka lebih nyaman dan tenang.

Namun, saat usia si kecil sudah semakin besar, atau tepatnya ketika lebih dari 3 bulan, anda dapat menidurkan bayi pada tempat tidur yang berbeda. Pasalnya, pada usia ini bayi sudah dapat bergerak aktif dan bebas.

Hindari Menimang Untuk Membuat Bayi Tidur

Bayi akan lebih mudah tidur apabila ia ditimang atau diberikan ASI. Sebaiknya hindari menimang bayi atau menyusuinya untuk membuat bayi tertidur. Jika terlihat tanda-tanda si kecil mengantuk, segera baringkan keduanya di tempat tidur. Ini dilakukan agar mereka dapat tidur sendiri tanpa perlu melakukan ritual khusus sebelum tidur.

Tempatkan Mereka Pada Satu Kamar Tidur

Meskipun bayi kembar anda tidak tidur bersama atau pada tempat yang terpisah, tetapi sebaiknya tetap tempatkan mereka dalam satu kamar tidur. Anda dapat meletakan tempat tidur bayi anda berdekatan. Ini dilakukan agar mereka dapat melihat satu sama lain dengan mudah sehingga tetap akan merasa tenang.

Selain itu, alangkah lebih baik meletakan tempat tidur mereka satu kamar dengan orang tua, agar orang tua tetap dapat mengawasi anaknya dengan lebih mudah.

Putarkan Musik Lembut

Memutarkan musik lembut merupakan salah satu cara efektif untuk menidurkan bayi. Musik lembut merupakan pengantar tidur yang akan membuat bayi merasa lebih nyaman dan tenang. Selain itu, suara musik yang lembut dapat anda jadikan sebagai terapi yang dapat membuat bayi rewel menjadi lebih tenang.

Bagaimana Jika Si Kembar Terbangun Bersamaan?

Pada bulan-bulan pertama kehidupan, biasanya bayi akan lebih sering terbangun untuk minum susu. Pada saat si kembar terbangun bersamaan, maka anda dapat menyusuinya dengan bersamaan.
Akan tetapi, jika salah satu bayi kembar anda terbangun lebih dahulu, anda dapat membangunkan bayi yang satunya. Kemudian susui bersamaan atau anda dapat menyusui bayi yang sudah terbangun. Jika sudah selesai, segera bangunkan bayi yang masih tertidur. Apabila anda melakukan cara yang kedua, anda dapat segera membawa bayi yang terbangun ke luar kamar. Ini dilakukan agar tangisannya tidak mengganggu atau membangunkan bayi yang masih tidur.

Mengatasi Kerepotan Merawat Bayi Kembar

  • Untuk mengatasi kerepotan dalam mengurus bayi kembar, sebaiknya anda tidak mengurus atau merawat mereka seorang diri. Anda dapat meminta bantuan dari keluarga terdekat atau jika memungkinkan memperkerjakan seorang pengasuh.
  • Meskipun anda sudah melibatkan keluarga atau pengasuh dalam merawat si kembar, tetapi penting untuk tetap melibatkan sang ayah. Bagaimana pun juga ayah memiliki tanggung jawab untuk merawat dan mengasuh si kembar. Anda dapat meminta bantuan pasangan anda ketika menidurkan si kembar, terlebih lagi ketika malam hari. Peran dan serta seorang ayah tentunya sangat dibutuhkan. Selain mengatasi kerepotan, ikut terlibatnya ayah dalam mengurus dan merawat si kembar akan membangun kedekatan bersama kedua orang tuanya. Dimana hal ini akan sangat baik untuk perkembangannya.
  • Apabila salah satu dari bayi kembar anda sakit, maka sebaiknya tidurkan atau tempatkan pada kamar atau ruangan yang berbeda. Terlebih lagi jika bayi anda kembar identik, yang mana biasanya bayi kembar identik memiliki sistem kekebalan tubuh yang hampir sama. Tidak menutup kemungkinan jika bayi yang sehat dapat ikut sakit.

Bayi umumnya akan terjaga ketika malam hari. Di samping itu, ibu perlu waktu istirahat yang cukup untuk menjaga kesehatannya. Keadaan bayi yang susah tidur akan mengakibatkan masalah kesehatan baik untuk bayi itu sendiri atau ibu. Oleh karena itu, ibu perlu menidurkan bayi dengan cara menidurkan bayi yang baik.

Setiap orang tentunya berharap agar bayinya mudah tidur lelap, sehingga si kecil maupun orang tua bisa mendapatkan waktu istirahat dengan baik sebelum melakukan aktivitas kembali di hari esok. Namun, banyak orang tua memgeluh karena bayinya tidak mau tidur ketika malam hari, sehingga banyak orang tua selalu kurang tidur dan sering mengantuk ketika esok harinya.

Bayi umumnya tidak bisa membedakan antara siang dan malam. Mereka juga masih belum paham bahwa malam hari adalah waktu untuk tidur, sehingga bayi tidak akan mengikuti waktu tidur normal.
Namun, cara menidurkan bayi yang baik dan tepat bisa anda lakukan agar si kecil bisa mudah terlelap dan waktu istirahat anda pun semakin banyak. Berikut ini cara menidurkan bayi yang baik dan benar.

Cara Menidurkan Bayi

Cara Menidurkan Bayi

Buat Jadwal Tidur

Anda bisa membuat jadwal tidur si kecil. Sebelum tidur lakukan persiapan dengan rutin agar ia mengerti bahwa waktu tidurnya telah tiba. Persiapan yang dimaksud yaitu makan malam, pijat lembut, memandikan bayi dengan menggunakan air hangat agar tubuh si kecil lebih nyaman, mendengarkan cerita atau memakaikannya pakaian tidur yang nyaman. Jika anda melakukan kegiatan ini secara rutin, maka lambat laun bayi anda akan paham terhadap jadwal tidurnya sendiri.

Selain itu, beri makan si kecil sebelum ia tidur. Akan tetapi jangan beri makan yang terlalu banyak atau berlebihan. Tujuan si kecil diberi makan sebelum tidur yaitu agar ia tidak terbangun karena rasa lapar. Jika si kecil terlalu banyak diberi makan akibatnya ketika tidur ia akan merasa tidak nyaman sehingga kemungkinan besar ia terjaga selama semalaman.

Pijat Singkat

Pijatan lembut yang anda lakukan bisa membuatnya lebih nyaman saat tidur. Anda bisa melakukan pijatan pada si kecil dengan cara pijat bayi yang benar dan baik. Pijat bagian tubuh tertentu seperti kaki, tangan, lengan dan perutnya sebelum ia tidur. Jangan lupa untuk memberikan pijatan lembut pada wajah si kecil. Ketika melakukan pijatan tidak perlu terlalu lama, anda cukup memijat bayi selama kurang lebih 10 sampai 15 menit. Agar lebih nyaman anda bisa menggunakan minyak bayi ketika memijat si kecil.

Pakaikan Pakaian yang Nyaman

Jika anda ingin bayi anda tidur dengan nyaman, anda bisa memakaikannya pakaian yang nyaman pula. Pakaikan pakaian yang tidak membuatnya gerah atau kedinginan saat tidur. Pakaian yang nyaman akan membuat ia tidur lebih cepat. Tidak hanya itu, anda bisa memakaikan si kecil popok yang mudah menyerap cairan. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi apabila ia buang air kecil ketika malam hari. Dengan begitu, si kecil akan tidur dengan tenang dan waktu tidurnya tidak akan terganggu sehingga anda pun bisa beristirahat.

Bawa Segera Bayi ke Tempat Tidur Ketika Mengantuk

Ketika malam hari, perhatikan tanda-tanda si kecil mulai mengantuk. Jika ia terlihat sering menguap, mata terlihat berat dan menggosok-gosok mata dengan tangannya, maka anda bisa langsung membawanya ke tempat tidur meskipun pada saat itu ia masih terjaga. Anda bisa membiarkan si kecil menenangkan dirinya sendiri hingga ia benar-benar terlelap. Jangan terlalu lama melakukan kontak mata dengannya karena hal itu justru akan membuatnya ingin berinteraksi kembali dengan anda.

Posisikan si kecil tidur dengan punggung berada di tempat tidurnya. Posisi ini merupakan posisi nyaman dan teraman. Jangan biarkan bayi anda tidur dengan posisi tengkurap, karena posisi ini akan membuat bayi anda terkena sindrom kematian mendadak. Setelah posisinya nyaman, anda bisa membelai atau mengusapnya dengan lembut agar ia tahu bahwa anda berada di dekatnya sehingga ia akan merasa jauh lebih tenang ketika tidur.

Buat Kamar Dalam Keadaan Redup

Usahakan buat kamar tempat tidur si kecil selalu berada dalam keadaan redup. Cahaya memiliki dampak pada irama sirkadian. Yakni siklus seseorang tidur dan bangun dengan alami. Kamar dalam keadaan gelap akan berpengaruh terhadap produksi melatonin. Melatonin itu sendiri yaitu hormon yang dapat membantu siklus tidur.

Hindari Mengayun Bayi

Apabila bayi anda sudah berusia 4 bulan, sebaiknya hindari menidurkan si kecil dengan cara diayun. Jika ia sudah terlihat mengantuk, anda bisa membaringkannya di tempat tidur. Agar ia mudah terlelap, anda bisa mengusap dan membelainya.

Mengatur Suhu Ruangan

Ruangan tempat tidur bayi harus dijaga. Anda harus memastikan jika ruangan bayi tidak terlalu panas. Karena selain membuat bayi tidak nyaman, ruangan yang panas juga akan membuat ia beresiko terkena SIDS atau sindrom kematian mendadak.

Intinya, agar bayi lebih mudah tidur anda harus melakukan rutinitas yang sama sebelum tidur. Karena dengan demikian, ia akan lebih mudah terlelap sehingga waktu anda untuk beristirahat lebih banyak. Jika anda melakukan rutinitas tersebut dengan rutin dan disiplin, dengan lambat laun bayi anda akan paham bahwa malam hari adalah waktunya untuk tidur.