Daftar Menu Makanan Bayi 6 Bulan – Setelah bayi menginjak 6 bulan, inilah peran sebagai ibu diperlukan. Pasalnya, memasuki usia 6 bulan, bayi sudah mulai diberi makanan pendamping yang sangat penting bagi pertumbuhan bayi. Berikut beberapa daftar menu makanan bayi 6 bulan buatan sendiri yang bisa Anda buat dirumah.

Tentunya, usia 6 bulan menjadi masa awal bayi menerima asupan berupa makanan setelah si kecil mendapatkan ASI eksklusif. Makanan tambahan si kecil ini akrab dikenal dengan sebutan Makanan pendamping ASI (MPASI). Pada usia ini si kecil harus mendapatkan asupan gizi yang cukup untuk mendukung masa pertumbuhannya. Memberikan MPASI dengan banyak kandungan gizi dan nutrisi adalah sebuah keharusan bagi setiap ibu.

Namun, beberapa ibu tidak memahami dengan jelas hal ini. Bahkan, mereka sudah memberikan MPASI pada si kecil meskipun belum genap usia 6 bulan. Tentunya, hal ini berdampak negatif bagi pencernaan si kecil, karena faktanya perut bayi belum siap sepenuhnya untuk menerima makanan yang lebih padat. Baiknya, genap usia 6 bulan, ibu baru memberikan MPASI pada bayi agar perut si kecil bisa menerima dan mencerna makanan itu dengan baik.

Daftar Menu Makanan Bayi 6 Bulan

daftar menu makanan bayi 6 bulan

Pemberian MPASI bagi bayi usia 6 bulan memang sangat diperlukan, alasannya karena kebutuhan gizi si kecil semakin meningkat dan tidak cukup dengan hanya mengandalkan ASI saja. Namun, beberapa ibu sering mengalami kesulitan dalam memberikan makanan pendamping kepada si kecil terutama bagi ibu yang baru saja memiliki momongan dan belum berpengalaman dalam bidang ini. Tentunya, ini tugas yang dibilang cukup berat bagi seorang ibu.

Menyiapkan daftar menu makanan bayi 6 bulan harus dilakukan oleh seorang ibu agar si kecil terpenuhi gizi dan nutrisinya. Membuat menu makanan harian sikecil buatan sendiri memang sedikit menguras tenaga daripada Anda membeli produk-produk makanan yang tersedia dipasaran. Namun, mempunyai seorang anak yang sehat dengan gizi dan nutrisi yang cukup tentunya mengalahkan kerepotan seorang ibu.

Jika Anda ingin memiliki seorang bayi yang sehat dengan gizi yang cukup, membuat daftar menu makanan bayi 6 bulan dengan buatan sendiri dirasa sangat perlu. Berikut beberapa daftar menu makanan harian untuk si kecil yang bisa Anda buat sendiri dirumah. Yuk ikuti langkah-langkahnya!

Daftar Menu Makanan Bayi 6 Bulan dengan Bubur Susu

daftar menu makanan bayi 6 bulan

Daftar menu makanan bayi 6 bulan yang pertama merupakan menu makanan yang biasa seorang ibu berikan pada buah hatinya. Memberikan bubur susu pada si kecil memang harus dilakukan. Pasalnya, bubur susu memiliki tekstur yang sangat lembut dan sangat cocok untuk bayi usia 6 bulan. Namun, ada hal yang harus diperhatikan dalam membuat bubur susu agar kandungan gizi yang terkandung didalamnya tidak rusak dan hilang.

Hal-hal yang harus diperhatikan dalam membuat bubur susu bayi usia 6 bulan diantaranya gizi yang seimbang, jangan panaskan ASI, jangan menggunakan gula aren, sebaiknya menambahkan satu macam sayur untuk tambahan bubur susu.

Cara membuat:

  1. Siapkan tepung beras/tepung kacang hijau/tepung sagu/tepung maizena/tepung hunkwe. Jangan menggunakan tepung terigu untuk membuat bubur susu.
  2. Larutkan tepung tersebut dengan air matang, lalu aduk sampai rata.
  3. Panaskan api kecil untuk memasak tepung tersebut. Tunggu sampai tepung tersebut matang dan kental sambil diaduk rata.
  4. Setelah meletup-letup, angkat bubur lalu dinginkan.
  5. Ketika bubur sudah berkurang panasnya, tuang kedalam mangkuk bayi dan tambahkan ASI. Silahkan sajikan pada buah hati tercinta.

Daftar Menu Makanan Bayi 6 Bulan dengan Pure

Memberikan makanan pendamping ASI bagi sikecil tidak hanya berupa bubur susu, tetapi asupan dari buah-buahan juga sangatlah penting. Pemberian pure buah-buahan bagi sikecil harus rutin dilakukan sebagai selingan makanan setelah bubur susu. Perlu kita tahu, pure adalah sebuah proses pelembutan bahan makanan agar lebih halus dan lembut supaya mudah dan aman dikonsumsi oleh sikecil. Beberapa daftar menu makanan bayi 6 bulan dengan proses pure berikut ini dapat Anda lakukan dengan mudah.

Pure Beras Merah atau Beras Putih

daftar menu makanan bayi 6 bulan

Makanan pure yang pertama ini terkenal sebagai makanan pendamping ASI yang paling tepat diberikan pada bayi 6 bulan. Beras merah dan beras putih sangat bermanfaat bagi tumbuh kembang bayi karena mengandung gizi yang lengkap seperti vitamin, protein, karbohidrat, dan lemak. Kandungan gizi tersebut seyogianya memang sangat dibutuhkan bagi bagi berusia 6 bulan. Beras merah kaya akan sumber energi seperti vitamin B1, B6, dan B12, kandungan mineral pada beras merah membantu pertumbuhan tulang, otot dan gigi bayi, meningkatkan fungsi otak bayi dengan baik, serta menjaga kesehatan organ pencernaan pada bayi.

Berikut cara membuat pure beras merah atau beras putih:

Cara membuat:

  1. Siapkan beras merah atau putih secukupnya.
  2. Bersihkan beras terlebih dahulu, lalu masukkan kedalam panci bersih.
  3. Kemudian, masak sampai berbentuk bubur, lalu disaring agar airnya terbuang.
  4. Setelah itu, campur pure beras tersebut dengan ASI.

Pure Pisang

daftar menu makanan bayi 6 bulan

Buah pisang memiliki tekstur yang halus dan mudah untuk dicerna oleh si kecil. Segudang manfaat dari buah pisang ini tidak bisa diabaikan. Pasalnya, pisan memiliki kandungan vitamin A, C, asam folat dan kolin, mineral seperti kalsium, kalium, fosfor dan magnesium, omega 6 (asam lemak) dan karbohidrat. kandungan kalsium yang tinggi pada buah pisang sangat bermanfaat bagi bayi usia 6 bulan terutama untuk pertumbuhan tulang dan gigi. Selain kandungan kalsium yang terdapat pada pisang, kandungan petcin juga berperan aktif dalam melancarkan pencernaan bayi. Memasukkan pisang kedalam daftar menu makanan bayi 6 bulan adalah ide yang sangat cerdas. Cara membuat Pure pisang sangatlah sederhana, seperti yang bisa Anda lihat berikut ini:

Cara membuat:

  1. Siapkan pisang matang secukupnya atau sekitar 15 gram, diutamakan pisang ambon.
  2. Kupas dan potong-potong pisang.
  3. Lalu, blender pisang hingga lembut agar teksturnya lebih halus.
  4. Setelah itu, tuang kedalam mangkuk. Tambahkan ASI atau jus jeruk manis agar lebih nikmat.
  5. Aduk rata dan berikan pada bayi.

Anda juga bisa menambahkan pepaya atau buah pir dalam membuat pure pisang ini.

Pure Alpukat

daftar menu makanan bayi 6 bulan

Buah yang satu ini terkenal dengan kandungan asam folatnya yang tinggi. Selain bermanfaat bagi ibu hamil, tentunya alpukat juga bermanfaat bagi bayi usia 6 bulan. Daftar menu makanan bayi 6 bulan dengan pure alpukan sangat direkomendasikan. bagaimanapun juga, buah alpukat memiliki beberapa manfaat yang sangat penting bagi pertumbuhan si kecil usia 6 bulan. Selain meningkatkan berat badan dan menyehatkan kulit si kecil, buah alpukat juga mampu untuk mencegah peradangan pada tubuh bayi usia 6 bulan.

Untuk meningkatkan perkembangan otak dan syaraf pusat sikecil, cobalah memberikan pure alpukat ini pada si kecil. Baca juga: Manfaat Alpukat Untuk Bayi yang Menakjubkan

Cara membuat:

  1. Siapkan alpukat sekitar 50 gram atau secukupnya sesuai dengan kebutuhan.
  2. Cuci dan ambil dagingnya, kemudian potong-potong.
  3. Sebelum mengambil daging alpukat ini, sebaiknya Anda terlebih dahulu memerah ASI sebagai bahan tambahan.
  4. Masukkan daging alpukat dan ASI kedalam blender yang telah dicuci tadi. Lalu, blender sampai teksturnya halus dan lembut.
  5. Sajikan pure alpukat ini pada mangkok dan gelas khusus tempat makanan si kecil.

Pure Kentang

daftar menu makanan bayi 6 bulan

Tidak hanya buah-buahan yang berperan penting dalam pertumbuhan bayi usia 6 bulan, dengan membuat pure kentang untuk si kecil juga tidak bisa diabaikan. Manfaat yang terdapat pada ketang sangat menganjurkan Anda untuk memasukkannya kedalam daftar menu makanan bayi 6 bulan.

Kentang selain mengandung karbohidrat yang tinggi, kandungan serat juga membantu melawan bakteri dan virus yang menyerang usus si kecil. Hal ini tentunya mengakibatkan fermentasi pada usus bayi. Dengan membuat pure kentang, secara otomatis Anda dapat mencegah hal itu terjadi.

Cara membuat:

  1. Siapkan kentang sekitar 3 buah, lalu kupas kulitnya, cuci dan potong-potong.
  2. Kukus kentang sampai lunak.
  3. Setelah matang, tiriskan kentang hingga dingin.
  4. Kemudian, haluskan kentang dengan menggunakan sendok atau untuk lebih simple bisa menggunakan blender atau food processor.
  5. Setelah halus, tuang kedalam mangkuk dan tambahkan ASI secukupnya, lalu aduk rata.

Lakukan cara ini agar buah hati Anda tumbuh dengan sehat dan sempurna tanpa serangan bakteri.

Pure Ubi Jalar Ungu

daftar menu makanan bayi 6 bulan

Untuk mendapatkan kandungan gizi yang seimbang, makanan pendamping ASI dengan pure ubi ungupun dapat Anda berikan pada sikecil. Kandungan gizi yang ada pada ubi jalar ungu diantaranya karbohidrat kompleks, vitamin B6, vitamin C, serat, beta-karoten, kalium dan mangan. Dengan memberikan pure ubi ungu pada si kecil, maka kebutuhan nutrisinya akan tercukupi.

Tidak hanya itu, ubi jalar ungupun sangat bermanfaat bagi sistem kekebalan tubuh sikecil. Beta-karoten pada ubi jalar ungu akan mengusir bakteri dan virus sehingga si kecil tidak mudah sakit.

Cara memasukkan pure ubi kedalam daftar menu makanan bayi 6 bulan dengan menggunakan pure ubi tidaklah sulit bagi Anda, seperti pada cara  berikut ini:

  1. Siapkan ubi ungu 3 buah atau secukupnya sesuai kebutuhan si kecil.
  2. Bersihkan ubi dan kukus ubi jalar ungu hingga lunak.
  3. Kupas ubi jalar ungu kemudian haluskan dengan cara ditumbuk atau diblender.
  4. Tambahkan air kaldu ayam secukupnya untuk memberikan citra rasa yang lebih nikmat.

Anda dapat pula menambahkan wortel atau ASI pada ubi jalar ungu untuk membuat bubur ubi jalar ungu dengan cara:

  1. Siapkan tepung ubi jalar ungu, dan wortel, lalu bersihkan kedua bahan tersebut. Iris wortel berbentuk dadu dengan ukuran sangat kecil. 2. Ambil wadah untuk melarutkan tepung ubi jalar ungu dengan air secukupnya. Kemudian, masak sambil diasuk-asuk.
  2. Masukkan wortel yang sudah diiris tadi hingga lunak.
  3. Setelah lunak dan kedua bahan tercampur, angkat dan tuangkan pada mangkuk.
  4. Tambahkan ASI, kemudian aduk rata dan sajikan pada si kecil.

Dalam membuat daftar menu makanan bayi 6 bulan banyak hal yang harus Anda perhatikan yaitu  memilih bahan makanan yang masih segar dan membersihkannya terlebih dahulu. Selain bahan makanan, peralatan makan yang digunakan untuk menyajikan MPASI pun harus dijaga kebersihannya.

Demikianlah beberapa daftar menu makanan bayi 6 bulan yang harus Anda masukkan kedalam menu harian si kecil. Buatlah menu makanan tersebut dengan rutin agar kebutuhan gizi buah hati Anda terpenuhi. Semoga cara cara diatas dapat membantu Anda untuk menyajikan menu yang variatif bagi si kecil. Selamat mencob Bunda!

Mengetahui Takaran Porsi Makan Bayi Sesuai dengan Usianya – Ketika memasuki usia 6 lebih kini bayi anda sudah bisa diberikan makanan pendamping atau yang disebut dengan MPASI. Makana pendamping akan dibutuhkan bayi untuk memenuhi kebutuhan nutrisi pada bayi yang tidak mereka dapatkan dari ASI. Hanya saja, terkadang ibu bingung menentukan takaran yang cukup saat memberikan bayi mereka MPASI. Simak mengetahui takaran porsi makan bayi sesuai dengan usianya dibawah ini.

Usia 6 bulan pada bayi kini membuat tubuh mereka membutuhkan lebih banyak asupan nutrisi dan gizi dari makanan yang lebih padat. Waktu 6 bulan dianggap telah cukup siap dan matang untuk sistem pencernaan bayi mengolah makanan yang lebih padat.

Oleh karenanya, pada saat bayi memasuki usia yang cukup diberikan makanan. Maka ibu harus bersiap untuk mulai menyiapkan kebutuhan MPASI yang diperlukan oleh si buah hati. Akan tetapi sebenarnya berapa takaran pemberian MPASI yang dianjurkan? Untuk lebih jelasnya mari kita simak beberapa informasinya dibawah ini tentang mengetahui takaran porsi makan bayi sesuai dengan usianya. Baca juga: Persiapan MPASI Saat Bepergian (Traveling)

Mengetahui Takaran Porsi Makan Bayi Sesuai dengan Usianya

Mengetahui Takaran Porsi Makan Bayi Sesuai dengan Usianya

Memberikan makanan pada bayi berusia 6 bulan bisa jadi kegiatan yang gampang-gampang susah untuk dilakukan. Apalagi untuk anda para ibu baru yang belum memiliki banyak pengalaman mengurus buah hati.

Terkadang kegiatan paling membingungkan dalam memberikan si kecil makanan pendamping bukan terletak dari menu makanan bayi. Namun lebih kepada seberapa takaran yang cukup untuk diberikan padanya. Nah dibawah ini adalah mengetahui takaran porsi makan bayi sesuai dengan usianya.

Mengetahui Takaran Porsi Makan Bayi Sesuai dengan Usianya : Bayi Usia 6 Sampai dengan 8 Bulan

Pada usia bayi yang baru saja pertama kali diberikan dengan makanan pendamping. Pemberian makanan ini tidak perlu dilakukan secara bertubi-tubi. Cukup diberikan sedikit saja maka anda akan cukup memberikan makanan pendamping untuknya.

Hal ini dikarenakan tujuan utamanya agar si kecil mau dan mampu untuk makan makanan padat pada saat usianya mencapai satu tahun. Sementara itu, dibawah ini adalah pedoman dalam menentukan porsi makanan pendamping untuk bayi berusia 6 sampai dengan 8 bulan.

  • Dalam tahapan ini ASI masih menjadi makanan pokok dan utama yang harus didapatkan oleh bayi. Makanan pendamping hanya dibutuhkan untuk melengkapi kebutuhan gizi yang kurang didapatkan dari ASI. Jadi tidak masalah pemberian makanan pendamping pada masa ini masih sedikit.
  • Awali dengan sereal bayi pada saat anda mengenalkan makanan pendamping pada anak. Makanan lunak seperti sereal bayi akan lebih mudah dicerna oleh mulut dan sistem pencernaannya dengan baik.
  • Berikan buah dan sayur untuk memenuhi kebutuhan gizi dan nutrisi yang dibutuhkan oleh si kecil. Pemberian buah pun tidak perlu terlalu banya. Selain itu, anda bisa memberikan makanan ini secara bergantian.
  • Berikan daging yang dihaluskan untuk memudahkan si kecil mencerna makanan ini. Nutrisi dalam daging akan dibutuhkan oleh si kecil.
  • Protein nabati akan sangat dibutuhkan oleh si buah hati. Adapun beberapa nutrisi dari makanan ini bisa anda dapatkan dari makanan seperti tahu, kacang kedelai dan lain sebagainya.

Itulah dia beberapa informasi yang dapat kami sampaikan mengenai mengetahui takaran porsi makan bayi sesuai dengan usianya. Semoga bermanfaat dan membantu anda menentukan porsi yang tepat untuk si buah hati.

Penting mengetahui tips persiapan MPASI saat bepergian untuk membantu dan memudahkan anda.

Liburan bersama dengan keluarga menjadi waktu yang sangat ditunggu-tunggu bagi anda yang selama ini selalu disibukan dengan kegiatan rumah dan kegiatan mengurus si kecil. Liburan bersama dengan si kecil tidak akan merepotkan seperti yang dibayangkan, anda tetap bisa menikmati waktu liburan yang menyenangkan dengan kehadiran buah hati tercinta.

Memutuskan liburan atau bepergian dengan si kecil tentu saja ada beberapa hal yang harus menjadi pertimbangan, salah satunya yaitu MPASI atau makanan pendamping ASI-nya. Tidak seperti saat di rumah, saat liburan atau bepergian tentu akan cukup sulit dalam menyiapkan makanan untuk si kecil.
Beberapa orangtua memutuskan untuk memesan menu MPASI dari catering khusus MPASI. Namun, dengan memesan menu makanan untuk si kecil, orangtua tidak bisa memastikan bahan yang digunakan adalah bahan yang berkualitas dan ideal.

Persiapan MPSI saat bepergian

Sebelum anda memutuskan pergi berlibur bersama dengan si kecil, alangkah lebih baiknya jika anda menyiapkan MPASI untuk si kecil, termasuk peralatan wajib untuk mendukung MPASI.
Berikut ini, beberapa hal yang harus anda perhatikan saat anda bepergian atau traveling dan harus mempersiapkan MPASI:

Persiapan MPASI Saat Bepergian

Makanan

Saat sebelum bepergian, alangkah lebih baik jika anda membawa makanan yang mudah dibawa dan disimpan. Pastikan makanan tersebut mudah dimakan setiap saat. Anda dapat menyimpan atau menyisihkan kotak makanan sejenak. Beberapa pilihan makanan yang dapat anda bawa di antaranya yaitu buah pisang, roti atau biskuit. Biskuit dapat anda berikan pada si kecil saat ia membutuhkan cemilan.

Jarak Tempuh

Jarak tempuh pun perlu anda perhatikan. Pasalnya, jarak tempuh memiliki pengaruh terhadap makanan yang anda bawa. Selain makanan yang mudah di bawa dan dimakan seperti yang sudah disebutkan di atas, jika perjalanan yang anda tempuh memakan waktu singkat, maka anda dapat mempersiapkan bahan makanan seperti sayuran dan daging matang dalam bentuk puree, maupun potongan kecil yang dibekukan. Buah-buahan juga bisa anda bawa.

Anda dapat memasukan puree dalam toples kecil. Kemudian simpan dalam cooler box yang sudah dlengkapi dengan ice cube untuk menjaga agar puree tetap dalam keadaan beku. Jika anda sudah sampai di tempat tujuan, maka anda bisa langsung meletakan puree dalam kulkas.

Waktu Bepergian

Apabila anda bepergian cukup lama atau selama seminggu, anda dapat menyusun menu MPASI untuk si kecil selama 3 hari. Selain itu, anda dapat mempersiapkan jumlah makanan secukupnya. Sedangkan untuk hari selanjutnya, anda bisa mencari bahan MPASI si kecil yang masih segar di supermarket sekitar atau terdekat dengan kota tujuan anda.

Kotak Makanan

Jika anda memerlukan kotak makanan, maka pastikan anda memiliki kotak makanan yang tidak mudah bocor atau tumpah. Apabila diperlukan, anda dapat menggunakan wadah tahan dingin atau panas seperti misalkan thermos.

Anda harus mencatat waktu pembuatan makanan yang anda bawa. Sebaiknya dahulukan makanan yang dibuat lebih awal untuk diberikan pada si kecil.

Celemek

Celemek penting untuk anda bawa saat bepergian. Terdapat berbagai celemak yang dapat anda pilih, mulai dari celemek berbahan silikon yang mudah dibersihkan, berbahan kain dan lain sebagainya. Pilihlah celemek sesuai dengan kebutuhan bayi anda.

Perhatikan Tempat Menginap dan Peralatan MPASI

Anda harus memastikan jika tempat tujuan atau tempat menginap menyediakan kulkas untuk menyimpan bahan MPASI yang ada bawa. Anda bisa membawa beberapa peralatan seperti misalkan panci elektrik kecil, warmer, grinder, tempat makan, gelas, sendok, pisau kecil dan colokan.

Tips Menu MPASI Saat Bepergian

  • Anda dapat membawa buah yang disukai oleh bayi anda dan bisa langsung dikonsumsi. Beberapa buah yang dapat menjadi pilihan di antaranya yaitu jeruk peras, alpukat dan pisang yang sebelumnya sudah dihaluskan dengan menggunakan grinder.
  • Persiapkan puree yang dibekukan. Anda juga harus membawa cemilan favorit si kecil seperti misalkan biskuit.
  • Ketika waktu makan si kecil sudah tiba, anda dapat memanaskan puree yang dibekukan dengan menggunakan panci elektrik atau warmer.
  • Apabila bayi anda sudah mengkonsumsi makanan yang lebih padat seperti nasi tim, maka selain buah-buahan yang harus anda bawa, anda juga dapat membawa beras dan bumbu makanan atau bahan makanan yang lebih praktis seperti misalkan baby cereal atau oatmeal. Anda dapat menyiapkan potongan sayur yang dibekukan seperti misalkan brokoli, wortel dan lain sebagainya.
  • Apabila anda akan membuat nasi tim menggunakan slow cooker, maka anda dapat membuat ketika malam hari sebelum tidur. Nasi tim akan matang ketika pagi hari saat si kecil meminta sarapan.
  • Jika bayi anda sudah berusia di atas satu tahun, maka pada dasarnya ia sudah bisa menyantap makanan dengan menu seperti anggota keluarga yang lainnya. Namun meskipun begitu anda harus tetap memperhatikan makanan yang diberikan, pastikan makanan tidak pedas dan kebersihannya tetap terjaga. Dengan cara ini anda dapat melatih si kecil agar tidak menjadi pemilih makanan.

Dengan tips persiapan MPASI di atas, liburan anda bersama keluarga , serta si kecil tetap menyenangkan.

Khasiat dan Cara Mengolah Buah Kiwi Untuk Bayi – Meskipun memiliki ukuran yang kecil, tetapi buah kiwi memiliki banyak manfaat untuk bayi. Buah kiwi merupakan salah satu buah yang cocok untuk MPASI bayi.

Buah merupakan makanan sehat yang dapat diberikan pada bayi setelah lulus ASI eksklusif. Dimana bayi mendapatkan makanan pendamping ketika usianya 6 bulan. Selama 6 bulan awal kehidupannya, bayi hanya mendapatkan ASI sebagai asupan makanannya.

Ibarat sebagai paket kumplit, buah-buahan mengandung mineral dan vitamin yang hampir lengkap. Oleh karena itu, buah sangat disarankan sebagai MPASI bayi. Hampir semua buah baik dan sehat untuk bayi, dimana salah satunya yaitu buah kiwi. Buah kiwi merupakan buah yang kaya akan serat, manfaatnya sungguh luar biasa untuk kesehatan.

Cara Mengolah Buah Kiwi Untuk Bayi

Sama halnya dengan jenis buah-buahan yang lainnya, buah kiwi mengandung sejumlah nutrisi seperti misalkan mineral, vitamin dan antioksidan. Dimana antioksidan itu sendiri bermanfaat untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh bayi, sehingga bayi akan terhindar dari beberapa risiko penyakit yang akan menyerangnya.

Buah kiwi memiliki tekstur yang lembut, sehingga cocok diijadikan sebagai MPASI atau makanan pendamping ASI.

Kapan Bayi Boleh Mengkonsumsi Buah Kiwi?

Buah kiwi pada bayi bisa anda kenalkan saat usia bayi 10-12 bulan. Sajikan buah kiwi pada buah hati anda dengan memotongnya menjadi potongan kecil setelah dicuci bersih.

Buah kiwi memiliki biji kecil di dalamnya. Dimana biji-bijian ini bisa dimakan, sehingga tidak akan membuat bayi tersedak.

Manfaat Buah Kiwi Untuk Bayi

Buah kiwi memiliki manfaat yang luar biasa untuk bayi. Berikut ini beberapa manfaat buah kiwi untuk bayi dilihat dari jenis nutrisi yang dikandungnya.

Magnesium

Buah kiwi mengandung magnesium. Dimana magnesium pada buah kiwi ini memiliki manfaat untuk membantu proses pembentukan energi. Hal ini berguna untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangan bayi anda.

Serat

Kiwi tinggi akan kandungan serat larut dan tidak larut. Serat yang dikandung dalam buah kiwi tersebut bermanfaat untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan bayi. Selain itu, bermanfaat pula untuk meningkatkan kesehatan jantung bayi.

Senyawa Bioaktif

Buah kiwi mengandung senyawa bioaktif yang berperan untuk membantu antioksidan dalam melindungi bayi dari infeksi bakteri. Dengan mengkonsumsi buah kiwi, si kecil tidak akan mudah sakit.

Mencukupi Kebutuhan Vitamin C

Buah kiwi dapat mencukupi kebutuhan vitamin C bayi, karena buah berukuran kecil ini mengandung vitamin C yang cukup tinggi.

Vitamin E

Buah kiwi mengandung vitamin E yang merupakan senyawa antioksidan yang sangat penting untuk membantu mencegah penyakit, serta menjaga agar bayi tetap sehat.

Cara Mengolah Buah Kiwi Untuk Bayi

Buah kiwi dapat anda sajikan untuk bayi dengan berbagai cara. Bagi anda yang masih bingung dalam menyajikan buah kiwi untuk bayi, simak beberapa saran yang dapat anda jadikan referensi seperti berikut ini:

  • Anda dapat menumbuk halus buah kiwi, kemudian jadikan buah kiwi ini seperti jelly atau selai. Anda dapat langsung memberikannya pada bayi anda atau mengoleskannya pada biskuit.
  • Buah kiwi juga bisa anda campurkan dengan yoghurt.
  • Diolah menjadi milkshake yang dicampurkan dengan susu.

Penyajian buah kiwi itu sendiri sebenarnya tergantung dengan kreativitas anda. Sajikan buah kiwi untuk si kecil dengan tampilan yang menarik sehingga bayi anda semangat mengkonsumsinya.

Hal Penting yang Harus Diingat Saat Memberikan Buah Kiwi Pada Bayi

Meskipun buah kiwi memberikan banyak manfaat ketika dikonsumsi oleh bayi, tetapi ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan seperti berikut ini:

  • Hindari memberikan buah kiwi pada si kecil terlalu banyak atau berlebihan karena dapat mengganggu sistem pencernaannya karena buah kiwi mengandung asam yang cukup tinggi.
    Selalu perhatikan gejala alergi pada anak anda.
  • Buah kiwi memiliki biji yang berukuran sangat kecil. Meskipun biji kecil pada buah kiwi tidak akan menyebabkan si kecil tersedak, tetapi dapat menyebabkan iritasi pada perut atau tenggorokan. Untuk itu, berhati-hatilah dalam setiap pemberian buah kiwi pada bayi anda.

Cara Membuat Jus Kiwi Untuk Bayi

Selain saran pengolahan yang telah disebutkan sebelumnya, buah kiwi juga bisa anda olah menjadi jus. Berikut ini cara membuat jus kiwi untuk bayi yang bisa anda simak.

Bahan Bahan yang Dibutuhkan

  • 1 buah kiwi
  • 100 ml air matang

Cara Membuat Jus Kiwi Untuk Bayi

  1. Langkah pertama kali yang harus anda lakukan yaitu, mengupas buah kiwi yang sudah anda siapkan. Kemudian, potong buah kiwi dengan ukuran kecil-kecil.
  2. Siapkan blender yang akan digunakan untuk menghaluskan buah kiwi. Lalu masukan buah kiwi yang sudah dipotong-potong tadi. Blender buah kiwi yang sudah ditambahkan air ke dalamnya hingga lembut dan mengental.
  3. Jika sudah seperti itu, anda dapat mengangkat dan menuangkannya ke dalam gelas saji.
    Setelah itu, sajikan jus buah yang satu ini untuk bayi anda.

Dalam memilih buah kiwi untuk bayi anda, sebaiknya pilihlah buah kiwi dengan kualitas terbaik. Untuk meminimalisir kandungan pestisida pada buah kiwi, sebelum anda mengolahnya sebaiknya cuci terlebih dahulu hingga benar-benar bersih sebelum disajikan pada si kecil atau diolah untuk makanan pendampingnya.

Resep Ikan Tuna Untuk MPASI Bayi – Ikan tuna merupakan salah satu jenis ikan yang baik untuk MPASI bayi.

Anda dapat membuat MPASI atau makanan pendamping ASI berbahan dasar ikan tuna sendiri di rumah dengan mudah. MPASI dikenalkan pada bayi saat usia bayi 6 bulan. Karena bayi belum terbiasa dengan makanan padat, maka pengenalan makanan pada bayi harus dilakukan dengan teliti dah hati-hati. Setiap bayi memiliki kondisi berbeda-beda, begitupun ketika ia mendapatkan makanan pendamping untuk pertama kalinya. Beberapa bayi justru dapat menerima langsung makanan dengan rasa dan tekstur baru, namun ada pula bayi yang membutuhkan waktu untuk beradaptasi sehingga sering kali ia menolak makanan yang diberikan.

Karena sistem pencernaan bayi masih belum sempurna, untuk itu bahan makanan yang digunakan untuk mengolah MPASI bayi harus benar-benar diperhatikan. Pemilihan bahan makanan harus diperhatikan, baik dari kebersihan, jenis, tekstur dan rasa.

Resep ikan tuna untuk MPASI bayi

Tidak semua bahan makanan dapat diberikan pada bayi. Beberapa bahan makanan justru dapat menimbulkan reaksi alergi pada bayi. Beberapa makanan yang dimaksud di antaranya yaitu susu, kacang-kacangan dan ikan. Sebagai langkah mengurangi resiko alergi pada bayi, maka kapan ikan dapat dikenalkan pada bayi?

Meskipun ikan baik untuk pertumbuhan dan perkembangan anak, tetapi tidak semua anak dapat diberi menu makanan ikan langsung karena beberapa anak memiliki alergi. Penting membuat catatan menu makanan sebagai langkah mengidentifikasi kemungkinan alergi pada anak anda.

Jika anak anda tidak memiliki riwayat alergi, maka pemberian makanan pendamping berbahan ikan dapat anda lanjutkan. Ikan dapat diberikan saat pemberian makanan padat pertama pada bayi. Beberapa jenis ikan yang dapat dikenalkan di antaranya yaitu ikan air tawar dan beberapa ikan laut seperti ikan sarden, ikan salmon dan ikan tuna karena memiliki kandungan merkuri yang rendah. Berbeda halnya dengan seafood seperti cumi-cumi, udang dan kerang yang dapat anda kenalkan ketika anak anda sudah berusia 1 tahun.

Ikan adalah nutrisi penting, yang mana kandungan gizi dalam ikan dapat membantu perkembangan otak si kecil sehingga menjadi lebih optimal. Ikan mampu mempertajam penglihatan, bahkan berdasarkan penelitian ikan dapat membantu meningkatkan kekebalan tubuh anak.

Salah satu ikan yang baik diberikan pada bayi seperti yang sudah dibahas sebelumnya yaitu ikan tuna. Anda dapat membuat ikan tuna untuk MPASI bayi dengan mudah di rumah. Berikut ini resep ikan tuna untuk MPASI bayi.

Resep Ikan Tuna Untuk MPASI Bayi

Tim Saring Tuna

Bahan Bahan yang Dibutuhkan

  • 25 gram ikan tuna
  • 625 ml air
  • 50 gram labu siam
  • 1 sendok teh mentega
  • Tomat
  • Tempe

Cara Membuat Tim Saring Ikan Tuna

  1. Langkah pertama kali yang harus anda lakukan yaitu membersihkan ikan tuna yang sudah disiapkan terlebih dahulu. Jika ikan tuna sudah bersih, anda daat memotong-motongnya membentuk dadu.
    Kemudian, potong labu siam, tempe dan tomat yang sudah dicuci. Sisihkan.
  2. Cuci beras yang sudah anda siapkan. Kemudian rebus bersama dengan air, ikan tuna dan tempe hingga menjadi bubur. Jika sudah seperti itu masukan tomat dan labu siam sampai matang.
  3. Tambahkan mentega yang sudah anda siapkan. Kemudian aduk-aduk sampai merata.
  4. Tunggu beberapa menit hingga nasi tim dingin. Kemudian, anda dapat menghaluskannya dengan menggunakan blender.

Tim Beras Merah Tuna

Bahan Bahan yang Dibutuhkan

  • 600 ml air
  • 20 gram beras merah
  • 25 gram buncis
  • 25 gram ikan tuna
  • 25gram wortel

Cara Membuat Tims Beras Merah Tuna

  1. Pertama, cuci beras merah yang sudah anda siapkan dengan menggunakan air mengalir.
  2. Kemudian, bersihkan ikan tuna dan potong kecil-kecil.
  3. Ambil wortel yang sudah anda siapkan, kemudian kupas kulitnya dan iris tipis.
  4. Siangi buncis dan bersihkan.
  5. Bersihkan tomat, kemudian cincang tomat sampai halus.
  6. Rebus beras merah yang sudah anda bersihkan tadi hingga menjadi bubur dan masukan bahan bahan yang lainnya. Masak hingga semua bahan bahan matang. Jika sudah matang, anda dapat menyajikannya untuk si kecil.

Tim Ikan Tuna Tahu

Bahan Bahan yang Dibutuhkan

  • 50 gram tahu
  • 50 gram fillet ikan tuna
  • 2 liter kaldu daging
  • 20 gram beras
  • 50 gram wortel
  • 1 sendok makan jeruk nipis
  • 50 gram kebang kol

Cara Membuat Nasi Tim Ikan Tuna Tahu

  1. Pertama kali langkah yang harus anda lakukan yaitu, melumuri ikan tuna yang sudah anda siapkan dengan air jeruk nipis. Diamkan selama kurang lebih 3 menit. Jika sudah, anda dapat mencucinya hingga bersih.
  2. Kupas wortel, lalu cuci sampai bersih dan potong-potong.
  3. Cuci brokoli, lalu cincang kasar.
  4. Bersihkan beras, kemudian masak beras dengan air kaldu hingga beras menjadi lunak. Masukan wortel dan kembang kol. Kemudian masak sampai matang.
  5. Masukan tahu yang sebelumnya sudah dipotong dadu, masak kembali sampai matang dan mendidih.
  6. Selanjutnya, angkat dan sajikan tim sehat ini pada bayi.

Resep makanan bayi di atas dapat anda jadikan referensi sebagai menu makanan bayi ketika bayi menginjak usia 9 bulan. Dimana saat 9 bulan menu makanan pendamping bayi berbeda dari bulan sebelumnya. Pada usia ini makanan dengan tekstur yang lebih padat dengan tambahan lauk pauk dapat anda berikan.