Mainan Bayi Usia 6-12 Bulan – Mainan memang sangat direkomendasikan bayi guna merangsang perkembangan kognitif dan juga motoriknya. Mainan tidak hanya membuat si kecil senang, akan tetapi mainan juga bermanfaat menjalankan fungsi otak pada si kecil. Berikut ini kami sajikan beberapa rekomendasi mainan bayi untuk usia 6-12 bulan dan juga tips memilih mainan untuk bayi Anda.

Mainan tentunya menjadi perbincangan yang cukup hangat diantara para orangtua yang memiliki seorang bayi ataupun balita. Membuat si kecil senang dan mengajaknya bermain merupakan kewajiban setiap orangtua. Bermain bagi si kecil adalah suatu aktifitas yang tidak boleh dilewatkan bagi Anda dan juga si kecil setiap harinya.

Di dalam bermain tentunya terdapat beberapa manfaat terutama bagi si kecil. Bermain selain menyenangkan si kecil juga dapat memberikan stimulasi yang tepat bagi tumbuh kembangnya. Tentunya, Anda sebagai orangtua jangan sembarang memilih sebuah mainan sebagai perlengkapan bayi, Anda harus mempertimbangkan terlebih dahulu apakah permainan tersebut ada manfaatnya untuk perkembangan kognitif si kecil ataukah tidak. Maka dari itu, artikel ini khusus membahas beberapa rekomedasi mainan bayi usia 6-2 yang tepat untuk diberikan kepada Anak Anda.

Rekomendasi Mainan Bayi Usia 6-12 Bulan

Perkembangan bayi usia 6-12 bulan tentu menjadi masa emas bagi si kecil dimana pada usia ini si kecil sudah mulai dapat menggunakan panca inderanya dengan sangat sempurna. Bayi usia 6 bulan khususnya sudah mulai tertarik dengan suatu benda yang ada disekitarnya terlebih jika benda tersebut berwarna.

Bayi usia 6-12 bulan memang menjadi awal masa bermain anak dengan lingkungan sekitar. Tidak heran jika pada masa ini, bayi usia 6-12 bulan sudah mulai ingin bermain dan memiliki mainan. Mereka akan cenderung mendekati dan juga melirik benda yang menarik disekitarnya.

Oleh karena itu, Anda sebagai orangtua diwajibkan untuk menyediakan mainan bayi usia 6-12 bulan yang tepat. Pasalnya, bayi usia 6-12 bulan sudah memiliki pengetahuan dan juga kemampuan yang meningkat dengan cepat. Akan tetapi, tidak semua mainan dapat menstimulasi perkembangan otak anak Anda. Ada beberapa mainan yang justru tidak memiliki manfaat dalam merangsang otak si kecil. Baca juga: Apa Pentingnya Imunisasi Campak Dan Rubella Untuk Anak Anda

Untuk memberikan Anda referensi ketika berencana memilih mainan bayi usia 6-12 bulan, berikut ini kami sajikan beberapa rekomendasi mainan yang baik dan tepat untuk si kecil, diantaranya:

1.Papan Aktifitas (Activity Board)

mainan bayi usia 6-12 bulan

Mainan bayi usia 6-12 bulan yang pertama ini wajib melengkapi koleksi mainan si kecil.Papan aktifitas ini dilengkapi dengan berbagai mainan-mainan diatasnya. Si kecil bisa menggunakan mainan tersebut dengan cara membuka, menutup, memutar, meremas, menggetarkannya dan juga menjatuhkannya. Mainan-mainan tersebut berbentuk unik dan juga berwarna-warni sehingga akan membuat si kecil menjadi lebih tertarik untuk memainkannya.

Tentunya, papan aktifitas ini dapat melatih kordinasi tangan dan juga fungsi sensorik si kecil agar lebih seimbang. Namun, Anda harus berhati-hati dalam memberikan papan aktifitas ini kepada si kecil untuk menghindari kemungkinan sesuatu terjadi seperti pita yang dapat menjerat tangan si kecil atau bagian-bagian kecil mainan yang dapat ditelan oleh si kecil. Anda tentunya harus menemani si kecil dalam bermain menggunakan papan aktifitas ini.

2. Kayu Balok

mainan bayi usia 6-12 bulan

Mainan bayi usia 6-12 bulan yang kedua memang sudah tidak asing lagi bagi Anda terutama yang memiliki bayi. Mainan dengan balok kayu ini mengajarkan untuk sedikit menantang kepada anak Anda. Kayu balok ini memberikan media kepada anak untuk menyusun, menjatuhkan dan juga menyusunnya kembali, begitulah seterusnya. Tentunya, Anda harus mengajarkan kepada anak Anda terlebih dahulu bagaimana cara menempatkan balok-balok tersebut ke dalam sebuat wadah. Selain menyusun balok-balok kayu tersebut, Anda dapat juga mengajari anak untuk mengumpulkannya dan juga menumpahkannya kembali. Setelah itu, Anda dapat membiarkan anak Anda untuk berimajinasi sendiri dalam menggunakan mainan balok kayu tersebut.

3. Mainan Berbentuk

mainan bayi usia 6-12 bulan

Dengan benda yang berwarna-warni juga bentuk yang berbeda-beda akan membuat si kecil tertarik. Tentunya, bayi menginginkan sesuatu dengan bentuk yang lebih variatif sperti bentuk segitiga, persegi panjang, bulat, dan juga balok. Anda juga dapat memilih mainan bayi usia 6-12 bulan ini yang dilengkapi dengan balok sehingga si kecil dapat memasukkan bentuk tersebut ke dalam bentuk yang sesuai. Atau Anda juga dapat menyediakan tiang kecil untuk memasukkan bentuk-bentuk tersebut ke dalam tiang tersebut. Proses ini tentunya dapat meningkatkan perkembangan motorik si kecil.

4. Mainan Lampu

mainan bayi usia 6-12 bulan

Bentuk mainan lampu ini dapat berupa center yang terdiri dari beberapa pantulan cahaya yang berwarna-warni di dalamnnya. Dengan mainan tersebut, Anda dapat menyalakan mainan lampu senter tersebut kesegala arah saat si kecil berada pada satu ruangan. Anda dapat memindah-mindahkan sorotan lampu tersebut ke beberapa arah saat si kecil melihat pantulan cahaya tersebut.

Tentunya, Anda harus mengamati mata si kecil saat bergerak mengikuti pantulan lampu senter tersebut. Mainan bayi usia 6-12 bulan ini dapat mengasah kemampuan visual si kecil sekaligus dapat mengenalkan beberapa warna di dalamnya.

5. Soft Teether

mainan bayi usia 6-12 bulan

Mainan bayi usia 6-12 bulan ini memang sangat umum digunakan oleh para orangtua dalam memfasilitasi media bermain anaknya. Soft teether atau gigitan lembut ini sangat aman digunakan oleh bayi. Terbuat dari plastik dan juga kain yang dilengkapi dengan karet yang lembut membuat mainan ini sangat direkomendasikan untuk Anda. Soft teether ini biasanya digunakan untuk marangsang pertumbuhan gigi bayi untuk mendorongnya keluar. Selain memiliki tekstur yang lembut dan juga aman, gigitan ini juga dapat mengeluarkan bunyi saat mainan ini diguncangkan.

6. Bola

mainan bayi usia 6-12 bulan

Tidak heran jika banyak orangtua yang memilih bola sebagai media bermain anaknya. Ternyata bola memiliki manfaat yang tidak kalah dari mainan bayi usia 6-12 bulan lainnya. Bola dengan bentuk yang buat tentunya dapat menarik si kecil untuk memainkannya. Berbagai cara dapat dilakukan dalam memainkan bola ini seperti digelindingkan pada arah si kecil atau juga ke arah mana saja sesuai dengan permintaan si kecil.

Jika bayi Anda berusia 12 bulan, mungkin Anda dapat bermain bersama dengan melemparkan bola tersebut kearahnya dan menyuruh anak untuk menangkapnya. Sangat seru bukan bermain dengan si kecil?

7. Media Kardus Bekas

mainan bayi usia 6-12 bulan

Kardus bekas yang sangat mudah ditemukan ini ternyata dapat juga digunakan sebagai media bermain anak. Dengan menggunakan media kardus bekas, Anda dapat menjadikannya mainan membuatnya sebagai benteng atau batas. Buatlah sebuah jalan yang ditandai dengan kardus bekas di sisinya sebagai pembatas. Anda dapat membuatnya dari satu arah ke arah lain dengan jalan yang berliku. Mintalah si kecil untuk melewati jalan tersebut dan jangan sampai merusak ataupun melebihi batas tersebut. Dengan media kardus ini, Anda dapat merangsang perkembangan motorik si kecil dengan mengajaknya berjelajah dan mengajarkan hal yang boleh dilakukan serta hal yang tidak boleh dilakukan.

8. Peralatan Memasak

mainan bayi usia 6-12 bulan

Tentunya, media mainan bayi usia 6-12 bulan ini dikhususkan untuk anak perempuan. Pasalnya, mainan ini digunakan untuk mengikuti ibunya ketika memasak. Mainan peralatan masak ini yang terdiri dari cangkir-cangkir, mangkuk, sendok dan juga peralatan lainnya dengan desain dan juga warna-warna yang menarik dapat membuat si kecil memainkannya dengan senang.

Siapkan tempat yang didesain seperti sebuah dapur mini serta letakkan sebuah meja untuk menaruh peralatan memasaknya. Anda harus ikut bermain dengan anak Anda. Namun, biarkanlah ia untuk mengekplorasi apa yang akan ia lakukan, kemungkinan besar si kecil akan menuruti ibunya ketika sedang memasak.

9. Buku

mainan bayi usia 6-12 bulan

Berikan mainan yang satu ini kepada si kecil dengan buku yang bergambar disertai dengan warna-warna yang menarik untuk dilihat. Buku tentunya tidak dapat diabaikan akan manfaatnya. Buku dapat dijadikan sebagai media bermain anak yang efektif untuk mengembangkan motorik dan juga otak si kecil.

Dengan buku, Anda dapat membacakan cerita dongeng terutama pada bayi usia 12 bulan. Atau, Anda juga dapat memilih buku dengan media yang timbul sehingga si kecil dapat merabanya dengan mudah. Buku yang timbul tersebut dapat bergambar karakter hewan, buah-buahan dan juga gambar lainnya yang ada disekitar kita. Dengan begitu, si kecil akan terus mencocokkan benda yang ada pada buku dengan benda asli yang ada disekitar kita. Sehingga si kecil akan mengingat benda yang ada pada buku dengan benda yang dilihatnya secara langsung.

10. Boneka Tangan

mainan bayi usia 6-12 bulan

Terkadang para orangtua sering mengabaikan mainan yang satu ini. Tidak dapat dipungkiri bahwa bayi memang menyukai boneka. Maka dari itulah kenapa boneka tangan dapat dijadikan media mainan bagi si kecil. Boneka tangan ini dapat dijadikan mainan yang bervariatif.

Boneka tangan ini terutama yang berbentuk unik akan mengundang perhatian si kecil untuk memainkannya. Anda juga dapat memasukkan tangan Anda ke dalam boneka tersebut, lalu bicaralah dengan si kecil menggunakan nada berbeda yang akan membuat si kecil tertawa. Media ini tentunya akan menjalin komunikasi Anda dengan di kecil dan juga dapat menstimulasi percakapan dan juga kemampuan bicara si kecil.

11. Mainan Pencet

mainan bayi usia 6-12 bulan

Mainan yang ketika dipencet mengeluarkan bunyi tertentu juga dapat menjadi pilihan Anda dalam melengkapi mainan bayi usia 6-12 bulan ini. Pada umumnya, mainan pencet ini terbuat dari bahan-bahan sepertu plastik, karet dan juga kain dengan bentuk yang sangat beragam.

Mainan pencet ini akan membangun motorik dan juga kognitif si kecil dalam hubungannya dengan sebab-akibat. Ketika mainan tersebut dipencet, maka akan mengeluarkan bunyi. Namun, ketika dibiarkan, maka tidak akan berakibat apa-apa. Anda juga dapat bermain-main dengan si kecil dengan mentransfer mainan pencet tersebut dari satu tangan ke tangan lainnya. Sehingga si kecil akan memperhatikan dan juga mengamati pergerakan benda tersebut.

12. Mainan Putar Musik

mainan bayi usia 6-12 bulan

Mainan putar musik ini dapat berbentuk tokoh kartun kesukaan si kecil ataupun tokoh binatang. Bentuk maianan ini apabila dinyalakan akan menghasilkan alunan musik ataupun suara-suara yang sekiranya tepat untuk didengarkan oleh si kecil. Cara bermainnya, Anda dapat menyimpan mainan tersebut disuatu tempat tersembunyi, lalu nyalakan mainan tersebut. Secara otomatis si kecil akan mendengarkan dan juga mencari dimana sumber bunyi tersebut berada. Jika si kecil berhasil menemukan sumber suara tersebut, maka Anda dapat memberikannya pujian. Mainan putar musik ini dapat membantu perkembangan syaraf-syaraf pada otak si kecil.

Tips Memilih Mainan Bayi Usia 6-12 Bulan

Meskipun memang para orangtua dianjurkan untuk memberikan mainan pada anaknya, terutama bayi yang berusia 6-12 bulan. Akan tetapi, orangtua haruslah cerdas dalam memilih mainan untuk si kecil karena tidak semua mainan bermanfaat bagi perkembangan si kecil. Untuk itu, para orangtua disarankan untuk memilih mainan bayi usia 6-12 bulan dengan mengkuti tips dibawah ini, diantaranya

1.Pilih Warna Yang Cerah

Kita semua tahu bahwa benda yang memiliki warna yang cerah akan lebih menarik dibandingkan dengan warna yang cenderung gelap.  Warna yang cerah memang memiliki daya tarik tersendiri bagi kita yang melihatnya. Begitupun bagi bayi usia 6-12 bulan. Mereka akan cenderung mengamati suatu benda dengan warna yang cerah dan juga terang sebagai bahan mainannya.

Pasalnya, warna yang cerah akan memberikan rangsangan visual yang akan menstimulasi perkembangan motorik bayi. Si kecil akan selalu melirik warna yang lebih cerah dibandingkan dengan warna yang gelap. Oleh karena itu, jika Anda benar-benar ingin membuat motorik si kecil berkembang dengan cepat, berikanlah ia mainan dengan warna yang cerah dan juga terang.

2. Pilihlah Ukuran Yang Tidak Terlalu Kecil

Mainan dengan ukuran yang kecil memang bukanlah sesuatu yang dilarang , jika memang mainan itu memiliki fungs untuk merangsang perkembangan otak bayi. Akan tetapi, demi menghindari hal yang tidak diinginkan seperti tertelan atau lainnya. Tentunya, rentang usia 6-2 bulan belum dapat membedakan mana makanan yang boleh dimakan ataupun makanan yang dilarang. Jika memang memungkinkan, alangkah baiknya jika Anda memilih mainan bayi usia 6-12 bulan dengan ukuran yang cukup besar.

3. Pilihlah Mainan Dengan Tekstur Lembut

Bagaimanapun juga bayi usia 6-12 bulan akan selalu memasukkan apapun ke dalam mulutnya tanpa mengetahui  benar atau tidaknya, terutama jika bayi baru mengalami tumbuh gigi. Ia akan selalu merasa gatal pada gusinya sehingga akan selalul menggigit benda apapun yang ada disekitarnya. Untuk itu, sebaiknya Anda memilih mainan gigitan dengan tekstur yang lembut dan juga tidak keras. Hal ini dikarenakan mainan yang keras ketika digigit akan membahayakan bagi gigi dan gusi bayi.

4. Pilih Mainan Dengan Bentuk Variatif

Anda juga tidak dianjurkan untuk memilih mainan bayi usia 6-12 bulan dengan warna ataupun dengan bentuk yang sama. Hal ini selain akan membuat bayi Anda bosen, mainan dengan bentuk yang sejenis kurang merangsang dan menstimulasi perkembangan motorik bayi. Bagaimanapun juga perkembangan motorik bayi didapatkan jika ia menerima stimulasi dan juga rangsang dari luar baik dengan warna ataupun dengan bentuk.

5. Pastikan Mainan Bayi Usia 6-12 bulan Bersih

Poin terakhir ini memang menjadi faktor utama dalam setiap bidang apapun. Utamakan kebersihan, begitulah slogan yang kerap muncul di lingkungan kita. Terlebih bagi mainan bayi usia 6-12 bulan haruslah dijaga akan kebersihan dan juga kehiginiesannya. Pastikan Anda memilih mainan yang bersih untuk si kecil. Jika sering digunakan, Anda dapat mencuci mainan tersebut secara berkala untuk menghindari kotorang yang menempel di dalamnnya.

Beberapa mainan bayi usia 6-12 bulan yang telah kami sajikan diatas, diharapkan akan membantu Anda menemukan referensi dalam memilih dan membeli mainan untuk si kecil.  Pastikan bahwa Anda telah memperhatikan hal-hal yang harus Anda lakukan saat membeli mainan bayi terutama bagi perkembangan motorik dan juga kognitif bayi Anda. Semoga bermanfaat!

Cara Aman Membersihkan Mainan Bayi – Mainan bayi memang menjadi sarana untuk mencerdaskan otak anak. Akan tetapi, alat-alat ini pun dapat menjadi media masuknya kuman kedalam tubuh bayi bila kebersihannya tidak dijaga dengan baik. Untuk itu, perhatikan beberapa hal ini untuk mengetahui cara aman membersihkan mainan bayi.

Menginjak usia 4 bulan ke atas, anak bayi anda akan senang memasukan segala halnya kedalam mulutnya yang kecil, termasuk dalam hal ini mainanya sendiri. Tak heran bila pada saat anda membiarkan si kecil duduk atau tertidur ia akan dengan mudah mengemut jari atau kakinya.

Memang menyenangkan melihat si kecil terlihat tenang dan asyik bermain sendiri. Apalagi jika pada waktu yang bersamaan ada begitu banyak pekerjaan yang harus anda selesaikan. Melihat si balita yang anteng bermain tentu akan membuat pekerjaan anda akan dapat diselesaikan dengan lebih cepat.

Hanya saja, ketika si kecil hanya bermain dengan tangan dan jari-jarinya saja maka mungkin hal ini akan membuatnya cepat bosan. Untuk itulah, sepertinya anda akan membutuhkan sesuatu yang membuat mereka tenang dan senang bermain.

Nah, dalam hal ini alat-alat bermain si kecil seperti alat musik, mainan huruf dari plastik dan masih banyak lagi akan menjadi media untuknya bisa bermain. Disamping itu, kehadiran mainan akan dapat memicu perkembangan bayi dengan lebih baik. Terutama untuk perkembangan otak dan motoriknya.

Cara Aman Membersihkan Mainan Bayi

Dari hasil penelitian menunjukan sebanyak 70% perkembangan otak anak dapat dioptimalkan sejak 3 tahun pertama usianya. Dimana hal ini dapat dioptimasi dengan memberikan permainan.

Tidak lama anak-anak dapat mengalami perkembangan periode emas ini, adapun periode ini hanya dialami saat usia anak dibawah lima tahun. Golden age periode adalah proses anak mengalami perkembangan otak higga 80%. Dimana hal ini hanya terjadi satu kali dalam seumur hidupnya.

Pembinaan yang tepat akan sangat disarankan diberikan oleh orang tua guna mendukung perkembangan si buah hati. Untuk itu, bimbing si kecil untuk dapat mengembangkan kemampuan emosional, mental, sosial, intelektual dan moralnya dengan baik. Dengan demikian, si kecil akan tumbuh menjadi seorang anak yang memiliki sikap dan perilaku yang baik dikemudian hari.

Dalam hal ini menjadi tugas seorang orangtua untuk dapat memahami kemampuan anak yang masih bisa dikembangkan dengan baik. Pada saat dilahirkan, bayi anda masih belum dapat melakukan banyak hal.

Kemampuan berbicara, berpikir dan bersosialisasinya tentu tidak tumbuh dengan sendirinya. Melainkan lewat bimbingan dan pengajawan dari orangtuanya sendiri. Untuk itulah, jangan pernah menyerah untuk terus membimbing putra dan putri anda menjadi pribadi yang bermoral baik dan berintelektual tinggi.

Dimana kemampuan otaknya pada saat si kecil masih bayi akan dapat berkembang dan dimanfaatkan secara optimal lewat stimulasi media yang tepat. Selain itu, perlu diperhatikan bahwa jiwa anak-anak yang masih rentan tidak semestinya mereka mendapatkan tekanan pada saat belajar. Melainkan, rangkul mereka dan tempatkan pada posisi yang membuatnya senang.

Nah, salah satu media pembelajaran yang dapat merangsang perkembangan otak anak adalah mainan. Mainan dipercaya sebagai media baik untuk si kecil dapat mengasah kemampuan berpikir dan bersosialisasi. Hanya saja, mengingat usia anak yang masih balita membuat mereka cenderung senang memasukan segala halnya kedalam mulut. Maka penting pula utuk orangtua dapat memastikan semua peralatan bermainya bersih dan dirawat dengan baik.

Memang tidak mudah membersihkan peralatan bermain buah hati anda untuk memastikan tidak ada kuman yang terkandung didalamnya. Akan tetapi, dengan memperhatikan beberapa cara dibawah ini maka anda akan dipandu bagaimana membersihkan mainan bayi dengan baik. Ingin tahu seperti apa cara membersihkan mainan bayi yang aman? Simak dibawah ini.

Cara Aman Membersihkan Mainan Bayi yang Aman

Untuk membersihkan mainan bayi dan balita ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Berikut ini adalah beberapa cara membersihkan mainan bayi yang aman untuk kesehatan mereka.

Jangan Gunakan Sembarang Pembersih

Membersihkan piring dan wadah rumah tangga memang cocok menggunakan sabun atau pembersih lainnya. Selain membuat peralatan menjadi kesat dan bersih. Hal ini pun umumnya membuat peralatan tercium harum dan segar. Akan tetapi, pada saat diberikan pada bayi, belum tentu hal ini aman dan sehat untuk mereka.

Ketika membersihkan mainan bayi, sebaiknya hindari menggunakan sabun anti-bakteri, pemutih atau bahan-bahan kimia berbahaya lainnya. Zat-zat kimia yang tertinggal pada mainan anak setelah dicuci akan dapat menyebabkan gangguan kesehatan untuk si buah hati. Terlebih lagi, ketika mainan ini masuk kedalam mulutnya yang kecil.

Untuk itu, sebaiknya gunakanalah bahan-bahan yang efektif dan ramah lingkungan serta aman untuk bayi. Seperti menggunakan sisa sabun bayi atau dengan menggunakan perasaan air lemon. Bahan-bahan ini alami dan aman namun tetap bisa menghilangkan kuman dan kotoran yang menempel pada mainan bayi.

Perhatikan Bahan Dasar Mainan

Ketika hendak mencuci peralatan mainan si kecil sebaiknya perhatikan jenis bahan atau material dari mainan tersebut. Ada mainan anak yang dibuat dari bahan yang tidak sebaiknya dicuci dengan air biasa. Untuk itu, pada saat anda membeli mainan anak sebaiknya jangan buang kemasannya sampai anda benar-benar paham bagaimana mencuci peralatan tersebut.

Cara Mencuci Mainan Plastik

Untuk membersihkan mainan plastik sebenarnya dapat dilakukan dengan mudah. Cukup sediakan se-ember air hangat dan masukkan semua mainan kedalamnya. Dengan begini anda bisa mencucinya dengan lebih cepat dan menghemat tenaga.

Nah, setelah merendam peralatan tersebut anda bisa sambil duduk dan menggosok permainan dengan perlahan menggunakan spons. Baru setelah itu, bilas bersih dengan air yang mengalir dan jemur diatas hamparan plastik lebar dibawah sinar matahari.

Pastikan Membilas Mainan Sampai Bersih

Kita tidak mau memberikan anak mainan yang didalamnya terdapat banyak debu atau sisa pencucian. Untuk itu, pada saat anda mencucinya sebaiknya pastikan bahwa anda membersihkan bahan ini sampai benar-benar bersih merata. Selain itu, setelah membersihkannya dengan sabun, pastikan anda membilas kembali sampai benar-benar jernih dan tidak ada sisa sabun atau diterjen yang masih menempel pada mainan.

Ingat kembali, segala mainan atau perlengkapan yang diberikan pada buah hati anda haruslah bersih dan higienis. Jadi demikian, jangan karena anda ingin cepat dan praktis, lantas membersihkannya dengan sembarang. Sebab hal ini akan dapat berpengaruh terhadap kesehatan buah hati anda.

Lap Sampai Kering

Poin yang satu ini sebenarnya berkaitan erat dengan poin diatas. Guna memastikan kebersihan dari mainan tersebut sebaiknya pastikan anda mengelap mainan sampai kering. Dengan begini anda pun bisa memastikan bahwa mainan tersebut dibersihkan secara merata tanpa meninggalkan bekas atau sisa dari pencucian.

Itu dia beberapa hal yang dapat dilakukan untuk membersihkan mainan bayi dengan cara yang aman. Semoga langkah kali ini dapat anda praktikan dirumah dengan mudah dan sederhana. Sehingga kebersihan dari mainan anak dapat terjaga dengan baik dan mereka dapat bermain dengan ceria.

Mainan bayi bisa dikatakan sebagai alat pendukung perkembangan bayi. Oleh karena itu, memilih permainan bayi yang tepat harus anda lakukan. Selain itu, pilihlah permainan yang tidak akan melukai dan membahayakannya. Oleh karena itu, anda harus benar-benar memperhatikan tips memilih mainan bayi.

Beberapa perlengkapan bayi harus disiapkan oleh orang tua sebelum kelahiran anaknya. Beberapa perlengkapan bayi yang perlu disiapkan yaitu baju dan popok. Perlengkapan bayi pada umumnya sangat banyak dan beragam. Dimana salah satu perlengkapan yang tidak boleh ibu lupakan yaitu mainan bayi. Namun, berbeda halnya dengan perlengkapan seperti baju dan popok, perlengkapan mandi bayi  yang harus disiapkan sebelum kelahiran, justru mainan bayi bisa disiapkan setelah kelahiran bayi anda. Pasalnya, bayi baru lahir menghabiskan aktivitasnya dengan tidur, menyusu dan menyesuaikan terhadap lingkungan baru di sekitarnya, sehingga bayi belum tertarik terhadap beberapa mainan.

Mainan merupakan alat pendukung perkembangan bayi. Namun, di samping itu ada beberapa permainan bayi memiliki nilai edukasi sehingga permainan tersebut bisa anda terapkan pada usia bayi anda.

tips memilih mainan bayi

Mainan bayi itu sendiri dibedakan atau dikategorikan menjadi dua jenis, yakni mainan untuk bayi laki-laki dan mainan untuk bayi perempuan. Biasanya mainan bayi dirancang dengan warna-warna yang ceria, dengan tujuan agar mampu merespon otak kanan bayi anda. Selain warna, mainan bayi juga biasanya dilengkapi dengan musik untuk merangsang kecerdasan bayi.

Memilih mainan untuk bayi jangan asal-asalan dilakukan. Sebagai orang tua, anda harus bisa dengan tepat memilih mainan yang aman dan bermanfaat untuk bayi anda. Oleh karena itu, penting bagi anda untuk mengetahui apa saja tips memilih mainan bayi yang tepat dan aman.

Berikut ini tips memilih mainan bayi yang aman dan tepat untuk bayi anda.

Tips Memilih Mainan Bayi

  • Mainan bayi yang memiliki warna mencolok serta mengeluarkan bunyi akan membantu merangsang otak, pendengaran dan otot bayi. Sebagai orang tua yang bijak anda bisa memilih permainan bayi yang cocok dan sesuai,karena pemilihan mainan bayi yang tepat akan membantu bayi anda untuk menentukan jati diri pada masa selanjutnya.
  • Pilihlah mainan yang tepat sesuai dengan jenis kelamin bayi anda. Pasalnya, berdasarkan penelitian mainan memiliki pengaruh terhadap kepribadian anak. Anda bisa menemukan beberapa pria yang terlalu feminim atau wanita yang terlalu tomboy. Keadaan seperti ini bisa saja terjadi karena pemilihan jenis mainan yang kurang tepat dengan jenis kelamin bayi anda. Biasanya mainan yang tidak diperuntukan untuk perempuan atau laki-laki dipengaruhi karena faktor lingkungan, seperti misalkan keinginan yang sama karena melihat saudaranya.
  • Apabila bayi atau anak anda sudah bisa memilih mainannya sendiri, dimana ia memilih mainan yang tidak seharusnya ia pilih, sebagai orang tua anda harus bijak ketika menjelaskannya.
  • Ketika memilih mainan bayi anda harus memperhatikan bahan-bahan mainan  tersebut. Hal ini dilakukan karena bayi biasanya masih sensitif terhadap segala sesuatu atau benda baru di sekitarnya, terlebih lagi jika bersentuhan dengan kulit bayi.
  • Jika bahan mainan  yang anda beli terbuat dari bahan plastik, disarankan untuk cek kode plastik yang digunakan sebagai bahan mainan tersebut.
  • Sebaliknya, jika anda membeli mainan  berbahan dasar kayu, maka anda harus memperhatikan zat pewarna yang digunakan. Terlebih lagi jika zat pewarna tersebut memudar dan bisa dengan mudah masuk ke dalam mulut bayi.
  • Bentuk dari mainan untuk bayi menjadi perhatian anda selanjutnya. Sebaiknya hindari bentuk mainan yang runcing karena mainan dengan bentuk yang runcing hanya akan membuat bayi anda terluka. Hindari pula bentuk mainan yang kecil yang dapat dengan mudah dimasukan ke dalam mulut bayi. Karena mainan dengan bentuk yang kecil ditakutkan termakan dan tertelan oleh bayi anda. Anda bisa memilih permainan sesuai dengan umurnya. Untuk mengetahuinya biasanya tertera pada kemasan mainan.

Hal yang Harus Anda Perhatikan Ketika Bayi Bermain

  • Sebaiknya perkenalkan bayi anda pada mainan yang mana mainan tersebut dapat meperkenalkannya pada lingkungan dan masyarakat.
  • Anda bisa membiarkan si kecil bermain dengan teman sebayanya. Hal ini dilakukan untuk membantu bayi anda beradaptasi dengan teman atau orang baru, bersosialisasi dan saling menghargai.
  • Ketika bayi anda bermain, penting bagi anda untuk tetap mengawasi dan memperhatikannya. Terlebih lagi jika ia bermain dengan melibatkan beberapa mainan ketika bermain dengan teman sebayanya.
  • Sebaiknya jangan batasi anak anda bermain dengan menggunakan benda atau permainan bayi selama permainan bayi tersebut aman untuk kesehatan dan keselamatannya. Hal ini dilakukan untuk membantu merangsang perkembangan bayi anda, terutama kecerdasan, kreatifitasnya dan ketangkasannya.
  • Dalam memilih mainan bayi sebaiknya tidak perlu mainan berharga mahal. Namun, yang harus anda perhatikan yaitu fungsi dan manfaat dari mainan tersebut. Beberapa mainan akan membuat bayi anda belajar dengan cara yang tidak membosankan. Beberapa mainan yang dimaksud seperti balok hitung, puzzle dan lain sebagainya.

Penting bagi anda untuk memperhatikan setiap mainan bayi anda, apalagi jika bayi anda masih dalam usia fase oral, dimana ia akan memasukan benda pada mulutnya. Karena jika tidak diperhatikan ditakutkan ada kandungan atau zat kimia yang masuk ke dalam tubuh melalui mulutnya.