Tips Memilih Sepatu Bayi – Jangan asal memilih sepatu untuk bayi. Pilihlah sepatu yang benar-benar tepa, baik untuk kenyamanan atau keamanannya. Pasalnya, sepatu ikut serta dalam perkembangan kaki bayi. Jangan tergoda dengan model sepatu yang lucu dan unik dari modelnya saja. Belilah sepatu yang sesuai dengan kebutuhan bayi anda.

Memilih atau menyiapkan perlengkapan bayi yang terbaik merupakan hal yang harus dilakukan oleh setiap orang tua. Dalam menyiapkan semua keperluan bayi dianjurkan untuk berhati-hati dan jangan sembarangan. Banyak perlengkapan bayi yang harus disiapkan, dimana salah satunya yaitu sepatu.

Memilih sepatu bayi harus dilakukan dengan teliti dan jangan asal-asalan. Pasalnya, jika anda memilih sepatu yang tidak tepat maka akan mempengaruhi perkembangan kaki si kecil. Apabila sepatu yang anda pilih untuk bayi anda ukurannya tidak pas atau kekecilan, akibatnya akan menghambat perkembangan tulang kaki bayi anda, jaringan ikat dan otot kakinya. Selain itu, apabila si kecil tidak menggunakan sepatu yang tepat kemungkinan terjadinya masalah pada kaki mungilnya, seperti lecet atau luka akan semakin besar karena kaki bayi masih lemah dan lunak.

Tips Memilih Sepatu Bayi

Akan tetapi, memilih sepatu bayi yang kebesaran pun sangat tidak disarankan, meskipun sepatu tersebut lucu dan cantik untuk di kecil. Biasanya banyak orang tua yang justru memilih sepatu untuk bayinya dengan ukuran yang lebih besar dari yang seharusnya, tujuannya agar sepatu tersebut bisa dipakai dalam jangka waktu yang cukup lama. Namun ukuran sepatu yang kebesaran justru akan menghambat proses belajar berjalan bayi anda karena ia akan merasa tidak nyaman, bahkan bisa saja menimbulkan lecet pada kakinya.

Lantas apa saja yang harus diperhatikan ketika membeli sepatu bayi agar aman dan nyaman? Berikut ini tips memilih sepatu bayi.

Tips Memilih Sepatu Bayi

Hindari Memilih Sepatu Keras Untuk Bayi yang Belum Berjalan

Apabila bayi anda belum bisa berjalan, sebaiknya hindari memilih sepatu yang terbuat dari bahan kaku dan memiliki sol yang keras. Pada saat bayi anda belajar berjalan, ia membutuhkan alas kaki yang lembut dan membuatnya nyaman. Pilihlah sepatu yang lebih fleksibel agar bisa mengikuti bentuk kaki bayi anda pada saat melangkah. Sepatu yang dilengkapi dengan sol yang keras akan membuat ia kesulitan ketika berjalan dan menghambat proses belajar berjalannya.

Hindari Sepatu dengan Sol Licin

Selain sepatu yang memiliki sol keras, anda juga sebaiknya menghindari memilih atau membeli sepatu dengan sol yang licin. Sepatu dengan sol yang licin sangat berbahaya untuk si kecil karena akan membuatnya terpeleset dan terjatuh, apalagi jika si kecil sedang belajar berjalan dan belum bisa menyeimbangkan tubuhnya dengan baik. Jauh lebih baik apabila anda memilih sepatu dengan sol yang terbuat dari karet, karena sepatu dengan sol seperti itu tidak licin meskipun digunakan pada permukaan lantai sekalipun.

Coba Terlebih Dahulu Pada Kaki Bayi

Ketika anda memilih dan memutuskan untuk membeli sepatu bayi anda, maka sebaiknya anda coba terlebih dahulu pada kedua kakinya. Ini dilakukan untuk menentukan ukuran sepatu yang sesuai agar tidak kekecilan maupun tidak kebesaran. Sebaiknya hindari mengandalkan nomor dari sepatu bayi yang sebelumnya sudah pernah anda beli. Pasalnya pertumbuhan bayi lebih cepat, sehingga mungkin saja ia membutuhkan sepatu dengan ukuran yang berbeda karena kakinya sudah membesar.

Pilih Sepatu Ringan

Tips ini perlu diperhatikan oleh setiap orang tua ketika membeli sepatu untuk bayinya. Memilih jenis sepatu yang ringan sangat dianjurkan karena selain membuat bayi nyaman, juga lebih aman ketika digunakan. Meskipun anda menemukan sepatu dengan model dan warna yang menarik untuk si kecil tapi dirasa cukup berat, sebaiknya urungkan niat anda untuk membelinya dan carilah model sepatu yang lain dan lebih ringan, terlebih lagi jika si kecil sedang dalam proses berjalan.

Pilih Sepatu dengan Bahan Lembut

Seperti yang kita ketahui, kulit bayi masih lembut dan keadaannya sangat sensitif sehingga mengakibatkan kulit bayi mudah terluka. Oleh karena itu, disarankan untuk membeli sepatu dengan bahan yang lembut dan nyaman ketika digunakan. Hindari memilih sepatu yang terbuat dari bahan kasar atau keras yang akan meningkatkan resiko si kecil terluka. Pilihlah sepatu yang memungkinkan untuk kulit kaki bayi bisa bernafas, sehingga kakinya tidak akan mengalami kegerahan ataupun lecet.

Hindari Membeli Sepatu Model Tali

Sepatu dengan model tali memang banyak diminati, apalagi untuk orang tua yang memiliki anak laki-laki. Akan tetapi, sepatu dengan model seperti ini tidak dianjurkan digunakan oleh bayi, terlebih lagi jika ia sedang aktif-aktifnya atau sedang belajar berjalan. Jika menggunakan sepatu model ini ditakutkan tali akan terlepas dan resiko si kecil terjatuh akan semakin besar.

Setiap barang atau perlengkapan untuk bayi harus benar-benar diperhatikan. Belilah barang atau perlengkapan yang berkualitas baik dari segi bahan atau modelnya, nyaman digunakan dan aman untuk bayi anda, mengingat si kecil masih dalam masa pertumbuhan dan perkembangan bayi yang membutuhkan banyak perhatian. Itulah beberapa tips memilih sepatu bayi. Semoga bermanfaat.

Untuk menunjang keamanan dan kenyamanan bayi ketika berada di perlajanan, beberapa daftar perlengkapan bepergian bayi tidak boleh anda lupakan.

Membawa bayi ke luar rumah untuk bepergian nyatanya tidak mudah dilakukan. Selain harus membawa bayi dan tetap harus mengurusnya, terkadang ibu juga direpotkan dengan barang bawaan bayi yang tentunya tidak sedikit.

Akan tetapi, meskipun terkadang merepotkan membawa bayi dan mengikutsertakan mereka pada kegiatan yang dilakukan di luar rumah cukup menyenangkan. Meskipun mungkin bayi masih belum mengingat waktu liburannya bersama dengan orang tua, akan tetapi mengikutsertakan si kecil merupakan pengalaman yang indah.

Perlengkapan Bepergian Bayi

Dari banyaknya daftar perlengkapan bepergian bayi, ada beberapa daftar perlengkapan bepergian bayi yang wajib anda bawa seperti berikut.

Daftar Perlengkapan Bepergian Bayi

Pakaian Bayi

Pakaian bayi merupakan daftar perlengkapan bepergian bayi yang tidak boleh dilupakan oleh ibu. Pakaian bayi yang dimaksud yaitu baju ganti, kaus kaki dan sapatu. Anda bisa membawa baju ganti bayi sesuai dengan kebutuhan dan hitung berapa kali si kecil ganti baju agar anda tidak kekurangan atau tidak kelebihan ketika membawa bajunya. Selain kaus kaki dan sepatu yang harus di bawa, anda juga bisa membawa selimut atau alas bayi apabila ia merasa lelah dan ingin berbaring, merangkak atau meregangkan kakinya yang mungil.

Popok

Popok termasuk ke dalam daftar perlengkapan bayi yang tidak boleh anda lupakan. Sebaiknya bawalah popok dengan jumlah yang cukup hingga anda sampai ke tempat tujuan. Untuk memudahkan, anda bisa mengetahui pola buang air besar atau pola buang air kecil bayi anda. Jika bayi anda berusia 8 bulan ke bawah, sebaiknya persiapkan 1 popok untuk setiap jamnya. Selain itu, perlengkapan lain yang harus anda siapkan yaitu alas yang digunakan untuk mengganti popok. Pilihlah popok dengan bahan yang mudah dibersihkan. Agar lebih praktis, anda bisa membeli alas sekali pakai yang terdapat di supermarket.

Peralatan Makan

Apabila bayi anda sudah diperkenalkan dengan makanan pendamping ASI atau MPASI, maka membawa perlengkapan makan si kecil perlu anda lakukan. Perlengkapan makan tersebut akan memudahkan anda ketika memberi makan si kecil sesuai waktunya. Ketika si kecil lapar, anda bisa menyiapkan makanan yang mudah dibuat dan dipersiapkan. Membawa peralatan makan sendiri di rumah lebih dianjurkan guna mencegah bayi anda mengalami sanitasi.

Gendongan

Untuk gendongan anda bisa menggunakan selendang atau jenis gendongan bayi yang sudah ada seperti saat ini. Anda bisa membawa gendongan bayi yang lebih mudah diaplikasikan dan membuat si kecil nyaman. Gendongan bayi penting dibawa terlebih lagi jika anda bepergian ke tempat yang sulit dijangkau oleh kereta bayi.

Kereta Dorong Bayi atau Stroller

Jika anda sudah pegal menggendong si kecil, maka alternatif lain yang bisa anda lakukan yaitu memindahkan si kecil pada kereta dorong. Anda bisa membawa kereta dorong bayi yang ringan dan mudah di bawa.

Tisu

Tisu, baik tisu basah atau tisu kering sangat bermanfaat dan penting dibawa saat anda bepergian bersama si kecil. Tisu ini bisa anda gunakan untuk mengelap tangan atau mulutnya setelah ia makan atau minum susu. Selain itu, tisu juga bisa digunakan untuk membersihkan tubuh bayi apabila anda belum bisa memandikan si kecil. Bawalah tisu yang aman untuk si kecil dan tidak akan membuat masalah pada kulitnya.

Kantung Plastik

Kantung plastik atau kantung kertas diperlukan untuk menyimpan popok bekas atau baju bayi kotor selama bepergian. Ketika membungkus popok bekas atau baju kotor si kecil dengan menggunakan kantung plastik, disarankan untuk membungkusnya dengan baik dan benar sehingga tidak akan menyebabkan bau.

Mainan Bayi

Untuk mencegah si kecil bosan atau rewel ketika dalam perjalanan, anda bisa menghiburnya dengan menggunakan mainan bayi. Bawalah mainan bayi yang disukainya. Mainan yang bisa ia pegang maupun dengar bisa menjadi pilihan ketika akan membawa mainan bayi untuk si kecil.

Selimut

Selimut memiliki banyak manfaat ketika anda bepergian bersama dengan si kecil. Selimut bisa anda gunakan untuk menghangatkan atau menutupi bayi, digunakan sebagai alas maupun penutup ketika ibu menyusui.

Perlengkapan Mandi

Perlengkapan mandi jangan lupa dibawa ketika anda bepergian dengan si kecil. Beberapa tempat memang menyediakan perlengkapan mandi, namun tidak khusus untuk bayi.

Kulit bayi umumnya masih sangat sensitif dan mudah mengalami masalah. Oleh karena itu, menggunakan produk mandi atau sabun yang sama dengan orang dewasa sangat tidak dianjurkan. Bawalah perlengkapan mandi bayi anda. Agar lebih mudah ketika di bawa, anda bisa menyimpan perlengkapan mandi tersebut dalam satu wadah kecil.

Obat-Obatan

Obat-obatan atau alat kesehatan bayi sangat dianjurkan untuk dibawa ketika bepergian. Biasanya bayi rentan terhadap masalah kesehatan, baik yang berasal dari lingkungan maupun orang yang ada di sekitarnya. Anda bisa membawa obat-obatan sesuai dengan masalah kesehatan yang dialaminya.

Hindari membeli obat-obatan sembarangan atau memberi obat tanpa resep dari dokter.
Agar si kecil tidak rewel dan tetap nyaman ketika bepergian dengannya, maka mempersiapkan daftar perlengkapan bepergian bayi seperti di atas sangatlah penting.

Memilih gendongan bayi bukanlah pekerjaan yang sulit. Akan tetapi, demi keamanan dan kenyamanan si kecil anda harus memilih gendongan terbaik, karena tidak semua gendongan baik untuk bayi. Lantas apa saja jenis gendongan bayi dan apa saja tips memilih gendongan bayi?

Gendongan bayi merupakan salah satu perlengkapan bayi yang tidak boleh dilupakan. Gendongan bayi akan mempermudah ibu ketika menggendong buah hati tercintanya. Dengan gendongan bayi maka si kecil akan terasa ringan, sehingga tidak akan membuat pundak dan tangan ibu menjadi pegal. Selain itu, menggendong bayi dengan gendongan akan membuat si kecil merasa lebih nyaman dan aman.

Saat ini kita bisa menemukan beragam jenis gendongan di pasaran. Dimana anda bisa membeli gendongan tersebut sesuai dengan kebutuhan. Gendongan yang ada sekarang lebih praktis dan mudah diaplikasikan, berbeda halnya dengan gendongan zaman dulu. Dimana dulu gendongan yang sering digunakan hanyalah selendang dengan motif batik.

Tips Memilih Gendongan Bayi

Meskipun tersedia jenis gendongan yang lebih praktis, akan tetapi menggendong bayi tetap harus diperhatikan dan tidak bisa dilakukan dengan sembarangan. Tulang-tulang bayi umumnya masih sangat lemah. Jika anda salah ketika menggendong si kecil maka efeknya akan berakibat pada perkembangan fisik.

Memperhatikan keamanan dan kenyamanan si kecil ketika digendong adalah hal yang harus anda pikirkan. Pilihlah gendongan terbaik dan aman. Berikut ini jenis gendongan yang sering digunakan oleh para ibu, beserta tips memilih gendongan bayi dari dua jenis gendongan tersebut.

Tips Memilih Gendongan Bayi

Ransel Gendong

Gendongan ini merupakan jenis gendongan yang berbentuk menyerupai ransel. Dengan gendongan ini, anda maupun suami anda tidak akan cepat merasa pegal. Pasalnya, berat badan si kecil akan ditopang secara bersama sama dengan menggunakan kedua bahu.

Dengan gendongan ini anda bisa menggendong bayi anda dengan posisi sesuai yang anda inginkan, dengan menghadap ke belakang atau si kecil menghadap ke arah anda, maupun dengan posisi si kecil menghadap ke depan. Biasanya ketika bayi digendong dengan posisi ke depan ia akan merasa jauh lebih senang karena ia bisa dengan bebas melihat keadaan yang ada di sekelilingnya. Hal ini juga sekaligus dapat membantu anda dalam memperkenalkan hal hal baru untuk si kecil.

Namun, gendongan ini tidak disarankan digunakan untuk menggendong bayi baru lahir. Gendongan ini bisa digunakan untuk menggendong bayi paling tidak berusia lebih dari 1 bulan, itupun harus digendong ke arah belakang atau menghadap ke arah anda. Sedangkan jika anda akan menggendongnya menghadap ke arah depan si kecil setidaknya sudah berusia sembilan bulan.

Sisi negatif gendongan ini yaitu anda akan sedikit kesulitan ketika memasukan si kecil ke dalam ransel gendongan. Oleh sebab itu, diperlukan keterampilan khusus dalam melakukannya.

Tips Memilih Ransel Gendong

Ketika memilih gendongan jenis ini anda harus teliti. Sebaiknya, pilihlah gendongan jenis ini dengan material yang kuat dan bahan yang nyaman. Usahakan pilih bahan gendongan yang lembut agar si kecil lebih nyaman.

Baby Sling

Baby sling merupakan jenis gendongan yang terbuat dari bahan kain katun. Yang mana gendongan ini bisa anda gunakan untuk menggendong si kecil dengan berbagai posisi berdasarkan usianya. Bentuk gendongan ini sebenarnya hampir mirip dengan gendongan selendang zaman dulu. Dimana dengan gendongan ini anda bisa menempatkan si kecil dengan posisi di samping atau di depan tubuh anda. Dengan gendongan ini anda hanya akan menopang berat badan si kecil dengan satu bahu saja.

Gendongan jenis ini cocok digunakan untuk menggendong bayi baru lahir, dimana bayi baru lahir masih lemah dan belum bisa menyangga kepalanya sendiri. Selain itu, baby sling bisa diubah posisinya, anda bisa menyusui si kecil dengan menggendongnya menggunakan gendongan jenis ini.

Sisi negatif dari gendongan ini yaitu anda akan merasa pegal jika menggendong si kecil dalam waktu yang lama. Selain itu, jika baby sling terbuat dari bahan halus akan mudah terlepas dan berbahaya jika ikatan simpulnya kurang kuat.

Jika anda akan menggunakan baby sling untuk menggendong bayi baru lahir, disarankan untuk lebih berhati-hati ketika memakaikannya. Tetap sangga leher, kepala dan punggung si kecil dengan menggunakan tangan anda karena bayi masih lemah. Ketika menggunakannya anda harus lebih berhati-hati agar tidak ada bagian tubuh bayi yang terkilir. Meskipun begitu, jangan terlalu kuat atau erat ketika mendekap si kecil karena akan membuatnya merasa tidak nyaman dan sumpek.

Tips Memilih Gendongan Baby Sling

Keuntungan yang bisa anda dapatkan dari gendongan ini yaitu memasukan bayi akan lebih mudah. Bahkan anda bisa memasukan bayi yang sedang tidur tanpa harus membuatnya terbangun.

Sebaiknya, pilihlah gendongan jenis ini yang berkualitas. Baik dari segi bahan maupun material lainnya demi keamanan dan kenyamanan si kecil. Anda bisa membeli gendongan ini yang dilengkapi dengan fitur lainnya yang bermanfaat karena saat ini banyak baby sling yang dilengkapi dengan beragam fitur untuk membuat ibu lebih mudah.

Anda bisa memilih kedua jenis gendongan tersebut sesuai dengan kebutuhan. Jika tidak, anda bisa memiliki keduanya yang digunakan untuk berbagai kegiatan. Anda bisa menggunakan gendongan ransel jika akan bepergian jauh dan menggendong si kecil dalam waktu yang lama. Sedangkan untuk sehari-hari, anda bisa menggunakan gendongan baby sling. Namun selain jenis gendongan, cara menggendong bayi pun harus anda perhatikan.

Demikian beberapa tips memilih gendongan bayi. Tetaplah prioritaskan keamanan dan kenyamanan si kecil dalam memilih gendongan. Hindari memilih gendongan hanya anda tertarik pada motif atau warnanya saja, tetapi kualitasnya tidak diperhatikan. Semoga bermanfaat.

Demi keamanan dan kenyamanan bayi, sebaiknya pilihlah kereta bayi yang terbaik. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika membeli kereta dorong bayi berdasarkan tips memilih kereta dorong bayi yang aman.

Kebutuhan atau daftar perlengkapan bayi sangatlah banyak. Selain pakaian seperti baju, popok, sarung tangan, sarung kaki dan lain sebagainya, hal yang perlu dipertimbangkan oleh orang tua ketika membeli perlengkapan sang buah hati yaitu kereta dorong atau stroller. Membeli perlengkapan yang satu ini memang tidak wajib. Namun, stroller memberikan manfaat untuk ibu maupan bayi.

Menggendong bayi dapat membuat ikatan batin sang ibu dan bayi menjadi lebih kuat dan dekat. Ketika menggendong usahakan untuk menerapkan cara menggendong bayi yang baik. Namun, apabila sang ibu harus menggendong terus menerus atau terlalu lama, pegal dan cape tentunya akan dirasakan, terlebih lagi apabila menggendong bayi ketika bepergian. Selain sang ibu yang merasakan efeknya, bayi juga akan merasakannya. Oleh karena itu, anda bisa mempertimbangkan untuk membeli kereta dorong sebagai alternatif.

memilih kereta dorong bayi

Dengan adanya kereta dorong anda akan mendapatkan banyak manfaat. Ketika anda bepergian atau jalan-jalan bersama sang buah hati akan banyak kemudahan yang anda dapatkan. Kereta dorong bayi biasanya dilengkapi dengan keranjang. Dimana fitur ini bisa anda gunakan untuk menyimpan semua perlengkapan bayi ketika pergi jalan-jalan. Kereta dorong untuk bayi juga bisa anda gunakan ketika hendak menyuapi si kecil makan jika usianya sudah cukuk untuk makan.

Saat ini beragam model kereta dorong sudah ditawarkan, mulai dari yang berharga mahal hingga murah, brand terkenal maupun lokal dan fitur-fitur yang melengkapinya. Namun, ketika memilih kereta dorong untuk bayi sebaiknya anda jangan mengutamakan model atau brand dari kereta tersebut. Hal penting yang harus anda prioritaskan yaitu memilih kereta dorong yang terbaik untuk bayi anda, aman dan membuat bayi anda merasa nyaman ketika menggunakannya.

Nah, untuk lebih memudahkan ketika memilih kereta dorong bayi, anda harus mempertimbangkan beberapa hal. Berikut ini tips memilih kereta dorong bayi.

Tips Memilih Kereta Dorong Bayi

Rem

Ketika anda  membeli atau memilih memilih kerata dorong untuk bayi, hal pertama yang harus anda perhatikan yaitu remnya. Rem yang baik pada kereta dorong yang anda pilih berkaitan dengan keamanan bayi anda. Biasanya sebagian kereta dorong dilengkapi dengan rem untuk mengunci dua roda dengan bersamaan, tidak satu roda seperti umumnya. Anda bisa memilih kereta dorong dengan rem yang anda anggap paling mudah dan aman ketika digunakan. Pastikan juga bahwa rem tersebut tidak bisa dijangkau oleh si kecil, terlebih lagi ketika ia beranjak dewasa dan aktif. Stroller yang dilengkapi dengan rem cakram bisa memberikan keamanan yang ekstra ketika kereta bayi anda gunakan untuk melewati jalan menurun atau menanjak.

Perhatikan Batas Berat Badan

Umumnya kereta bayi memiliki batas berat badan, sehingga tidak sembarangan orang bisa menaikinya. Apabila beban dalam kereta bayi terlalu berat maka akibatnya kereta bayi akan menjadi tidak stabil. Memperhatikan batas berat badan dari kereta bayi yang akan anda beli adalah hal penting yang harus anda lakukan. Selain itu, demi keamanan sebaiknya hindari menggunakan kereta bayi tunggal untuk membawa dua anak sekaligus.

Sabuk Pengaman

Kereta bayi dilengkapi dengan sabuk pengaman. Umumnya, kereta dorong memiliki pilihan sabuk pengaman. Dimana ada sabuk pengaman tiga poin atau lima poin. Kereta dorong dengan sabuk pengaman lima poin dianggap lebih aman. Pasalnya, sabuk pengaman seperti ini akan mendukung bahu, pinggang dan antara kaki si kecil. Kereta dorong dengan sabuk lima poin dibutuhkan, terlebih lagi jika anak anda masih sangat kecil. Selain itu, anda juga harus memperhatikan kemudahannya ketika digunakan dan ukurannya harus pas ketika melingkari tubuh si kecil.

Kursi

Apabila kereta dorong bayi digunakan untuk bayi berusia di bawah 6 bulan, anda harus memastikan bahwa kursinya bisa disesuaikan sampai kursi tersebut bisa sampai posisi berbaring. Sebab, anak di bawah 6 bulan masih belum bisa menopang kepalanya dan belum bisa duduk dengan sempurna.

Cara Gerak Kereta Dorong Bayi

Pastikan anda memilih kereta dorong yang mampu bergerak lurus. Kerata bayi dengan roda depan dan belakang bisa beputar biasanya akan bisa dengan mudah dibelokan. Untuk pilihan terbaik anda bisa mencoba membelokannya dengan menggunakan satu tangan.

Pegangan Kereta Dorong Bayi

Pegangan kereta dorong bayi sebaiknya disesuaikan dengan pegangan orang tua atau orang dewasa yang akan membawa atau mendorong kereta dorong tersebut. Seharusnya pegangan kerata dorong bayi berada di antara pinggang atau lebih rendah sedikit. Namun, anda bisa memilih kerata dorong dengan pegangan yang dapat disesuaikan agar lebih mudah diatur ketika kereta tersebut didorong oleh orang yang berbeda.

Tempat Kaki

Hindari memilih kereta dorong bayi yang memiliki tempat kaki terpisah antara kaki kiri dan kaki kanan agar kaki si kecil tidak terperangkap di antaranya.

Kanopi

Sebaiknya pilihlah kereta dorong dengan kanopi yang mampu melindungi anak dari angin, sinar matahari dan hujan. Agar lebih mudah dibersihkan anda bisa memilih kanopi yang dapat dilepas.
Kereta bayi merupakan pilihan yang tepat untuk kenyamanan bayi dan kemudahan orang tua. Anda bisa memilihnya sesuai dengan kebutuhan. Konsultasi terlebih dahulu dengan dokter dalam memilih kereta dorong untuk bayi anda yang memiliki kondisi khusus.

Itulah tips memilih kereta dorong untuk bayi. Semoga bermanfaat.

Pemilihan tempat tidur yang ideal untuk bayi berpengaruh langsung pada kenyamanannya. Namun, selain kenyamanan yang harus anda perhatikan, faktor keamanan dan keselamatan bayi pun harus anda prioritaskan. Tips memilih tempat tidur bayi harus benar. Pilihlah tempat tidur terbaik dan berkualitas untuk si kecil.

Banyak hal yang harus dilakukan oleh orang tua ketika menyambut kedatangan sang buah hati ke dunia, termasuk mempersiapkan segala perlengkapan dan kebutuhan si kecil. Seperti yang kita ketahui perlengkapan bayi sangatlah banyak, mulai dari pakaian, perlengkapan mandi bayi, termasuk tempat tidur bayi. Tempat tidur bayi memiliki peran yang penting terhadap kenyamanan bayi, mengingat bayi baru lahir menghabiskan waktunya dengan tidur. Selain itu, pemilihan tempat tidur bayi yang tepat juga berpengaruh terhadap kesehatan bayi karena waktu pertumbuhan bayi sebagian besar berlangsung saat ia tidur. Oleh karena itu, diperlukan persiapan dan ketelitian ketika hendak memilih tempat tidur untuk sang buah hati tercinta.

Selain faktor kenyamanan yang harus diperhatikan, faktor keselamatan juga perlu anda prioritaskan. Pasalnya, banyak kasus dimana bayi terjatuh dari tempat tidurnya, mengalami gangguan kesehatan karena material dari tempat tidur yang digunakan, serta berbagai kasus lainnya.

Tips memilih tempat tidur bayi

Berikut Ini Tips Memilih Tempat Tidur Bayi yang bisa anda simak.

Tips Memilih Tempat Tidur Bayi

Bayi Tidur Bersama Orang Tua

Apabila anda memutuskan si kecil tidur dengan anda, maka anda harus memilih tempat tidur yang sesuai. Pilihlah tempat tidur yang tidak memiliki kaki sehingga dapat diletakan di kasur orang tua. Sehingga dengan begitu, bayi anda akan merasakan kenyamanan dan kehangatan berada di antara kedua orang tuanya. Banyak pilihan tempat tidur yang bisa diletakan di kasur dengan model dan fitur yang melengkapi. Anda bisa memilih tempat tidur tersebut sesuai dengan kebutuhan dan tetap mengutamakan faktor keamanan bayi.

Bayi Tidur Terpisah dengan Orang Tua

Tidak sedikit pula orang tua yang menidurkan bayinya terpisah dengan tempat tidur mereka. Jika orang tua memutuskan untuk seperti ini maka pemilihan tempat tidur harus dilakukan dengan benar-benar teliti. Biasanya tempat tidur yang dipilih yaitu berupa ranjang atau box bayi. Pemilihan ranjang atau box bayi untuk si kecil harus diperhatikan. Berikut ini tips memilih ranjang untuk bayi anda.

Pemilihan Ranjang Bayi

  • Pilihlah ranjang khusus untuk bayi yang terbuat dari stainless bukan besi. Ranjang yang terbuat dari besi ditakutkan menjadi berkarat, yang mana material karatan besi tersebut akan berbahaya untuk si kecil. Anda bisa memilih ranjang bayi dengan ukuran sesuai umur bayi, jangan terlalu luas atau terlalu sempit. Jika terlalu luas akan memakan ruangan kamar lebih besar, sedangkan jika terlalu kecil akan membuat bayi stres.
  • Pilih ranjang bayi tanpa dilengkapi dengan pintu atau bagian samping dari ranjang yang dapat dibuka. Hal ini guna menjaga agar kelak bayi tidak dapat membuka pintu tersebut.
  • Usahakan untuk memilih ranjang yang dapat di ekspansi. Maksudnya yaitu, ranjang tersebut mampu dirubah baik dari segi ukuran sesuai dengan usia dan berat badan bayi. Pemilihan ranjang bayi seperti ini perlu diperhatikan, karena ranjang seperti ini merupakan salah satu fitur ranjang yang berkualitas.
  • Pemilihan ranjang seperti ini juga sekaligus bisa lebih menghemat karena anda tidak perlu lagi membeli ranjang ketika bayi anda semakin tumbuh besar.
  • Pilih ranjang bayi yang memiliki roda agar lebih memudahkan orang tua ketika memindahkannya. Namun, anda juga harus memastikan bahwa roda dari ranjang tersebut memiliki kunci yang kuat guna mencegah ranjang bergesar tanpa sepengetahuan orang tua.
  • Ketika memilih ranjang bayi sebaiknya perhatikan antara bilah yang satu dengan bilah yang lainnya.
  • Sebaiknya pilih ranjang atau tempat tidur bayi yang mana antara satu bilah dengan bilah yang lainnya tidak lebih dari enam cm guna mencegah terselipnya kepala bayi.
  • Perhatikan material dari ranjang bayi tersebut. Pastikan jika ranjang bayi bisa berdiri dengan kokoh.
  • Ketika memilih kasur sebaiknya pilihlah kasur yang berkualitas baik dan tahan air. Hindari memilih kasur terlalu empuk guna mencegah terjadinya sindrom SIDS.
  • Pilih kasur bayi satu ukuran dengan ranjang, jangan terlalu kecil untuk menghindari bagian tubuh bayi terjepit.
  • Hindari memilih barang yang lembut seperti selimut, sprei, bantal yang empuk, atau barang-barang lainnya yang mendukung. Barang-barang tersebut dihindari untuk mencegah SIDS. Barang terlalu lembut juga akan membuat bayi kesulitan bernapas karena memiliki resiko menutupi wajah si kecil.

Setelah memilih tempat tidur bayi yang aman dan ideal, anda juga harus memperhatikan tata letak atau posisi tempat tidur tersebut.

Tempat Terbaik Meletakan Tempat Tidur

Guna mencegah terjadinya SIDS sebaiknya anda letakan tempat tidur bayi di kamar anda. Ketika si kecil menangis atau membutuhkan bantuan orang tuanya, anda atau suami anda bisa dengan segera dan sigap untuk menghampirinya.

Sebaiknya hindari meletakan tempat tidur bayi dekat dengan jendela untuk mencegah terjadinya hal hal yang tidak diinginkan. Menempatkan tempat tidur di dekat jendela akan mengurangi resiko bayi anda terlilit tirai jendela.

Kenyamanan bayi perlu diutamakan, namun anda juga tetap harus memperhatikan keamanannya. Oleh karena itu, pilihlah tempat tidur bayi yang dapat membuatnya nyaman sekaligus aman untuk keselamatan bayi anda. Demikian tips memilih tempat tidur bayi. Semoga bermanfaat.