Bayi cenderung rewel ketika tumbuh gigi karena rasa nyeri yang dialaminya. Untuk mengatasinya, anda dapat memberikan makanan bayi meredakan nyeri saat tumbuh gigi.

Menyaksikan perkembangan dan pertumbuhan buah hati, orangtua akan merasa bahagia termasuk saat melihat tanda-tanda tumbuh gigi pada bayinya muncul. Namun di balik kebahagiaan, para orangtua kerap kali merasa kewalahan, karena selain harus merawat gigi dan gusi bayi dengan lebih ekstra dan penuh perhatian, tidak jarang orang tua mengalami penolakan ketika memberikan makanan pendamping ASI (MPASI). Bayi lebih sering menolak makanan ketika tumbuh gigi disebabkan karena rasa yang tidak nyaman dan nyeri. Padahal penting mencukupi kebutuhan nutrisi dan gizi bayi yang didapatkan dari MPASI yang pertama kali diberikan saat bayi berusia 6 bulan untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangan bayi.

Anda harus memastikan penolakan makanan yang dialami bayi bukan karena masalah kesehatan yang lainnya, sehingga dapat memberikan makanan yang tepat untuk meredakan nyeri karena tumbuh gigi. Karena seperti itu penting bagi anda untuk mengetahui tanda-tanda bayi tumbuh gigi seperti berikut ini:

Makanan bayi meredakan nyeri saat tumbuh gigi

  • Bayi cenderung lebih rewel dari biasanya
  • Bayi akan lebih mudah marah
  • Mengalami demam rendah
  • Mengeluarkan banyak ludah
  • Sering menggigit jari atau benda lain yang ada di sekitarnya karena gusinya gatal
  • Terasa pembengkakan dan nyeri pada bagian gusi

Beberapa langkah dapat anda lakukan untuk mengurangi rasa tidak nyaman karena tumbuh gigi pada si kecil. Dimana salah satu cara yang dapat anda lakukan yaitu dengan memberikan makanan pereda nyeri saat tumbuh gigi. Beberapa makanan diyakini dapat membantu meredakan nyeri saat tumbuh gigi. Dan tentunya makanan yang dimaksud aman dikonsumsi oleh bayi. Apa saja makanan untuk meredakan nyeri saat tumbuh gigi? Untuk mengetahuinya anda dapat simak langsung pembahasan di bawah ini.

Makanan Bayi Meredakan Nyeri Saat Tumbuh Gigi

Pisang

Saat bayi anda tumbuh gigi dan sudah mengkonsumsi makanan pendamping ASI, anda dapat memberikan buah pisang kepadanya. Saat tumbuh gigi, bayi cenderung memasukan benda atau mainan ke dalam mulutnya. Oleh karena itu, untuk menghindarinya anda dapat memberikan si kecil pisang sebagai finger food sehat. Dimana finger food juga dapat membantu pertumbuhan gigi si kecil. Buah pisang adalah buah sehat yang mengandung gula alami. Pisang dapat melengkapi kebutuhan gizi bayi anda, serta dapat menyumbangkan kalori tinggi yang dibutuhkan.

Alpukat

Alpukat dapat ibu manfaatkan untuk membantu pertumbuhan gigi pertama buah hati tercinta. Alpukat adalah buah bertekstur, namun meskipun begitu tidak akan membuat si kecil tersedak ketika mengkonsumsinya meskipun diberikan langsung. Selain disajikan langsung dengan dipotong-potong terlebih dahulu, buah alpukat dapat anda sajikan dalam bentuk jus, namun jangan terlalu banyak mencampurnya dengan air. Pastikan jus buah alpukat masih dapat dikunyah si kecil.

Mentimun

Bagi anak yang sering mengeluh karena nyeri yang disebabkan karena tumbuh gigi, maka anda dapat memberikannya mentimun ke dalam menu makanannya. Mentimun diyakini dapat membantu meredakan nyeri saat anak tumbuh gigi. Selain ditambahkan pada menu makanannya, anda dapat membuat jus mentimun yang rendah gula. Mentimun mentah atau tidak melalui proses pengolahan dapat membantu meningkatkan air liur untuk menetralkan basa dan asam dalam mulut.

Wortel

Selain buah-buahan, anda dapat juga memberikan sayuran sehat untuk menekan rasa nyeri saat bayi anda tumbuh gigi. Sayuran yang dapat anda berikan salah satunya yaitu wortel. Setelah wortel disiapkan, anda dapat membersihkannya terlebih dahulu. Potong wortel membentuk korek api selanjutnya anda dapat merebusnya sampai matang. Kemudian, anda dapat memberikannya pada bayi anda agar si kecil terbiasa untuk mengunyahnya.

Keju

Sajikan keju dalam bentuk potongan kemudian anda dapat memberikannya pada si kecil dan biarkan ia untuk mengunyahnya. Sifat kenyal keju akan membantu si kecil meredakan rasa sakitnya.

Ayam

Anak-anak umumnya akan menyukai rasa daging ayam yang gurih. Ayam merupakan salah satu makanan terbaik untuk bayi ketika mereka tumbuh gigi.

Selain memberikan makanan untuk meredakan nyeri akibat tumbuh gigi seperti di atas, anda juga dapat melakukan langkah sederhana untuk membuat bayi lebih nyaman seperti berikut ini:

Melakukan Pijatan Lembut Pada Gusi

Pijatan dan tekanan lembut dapat anda lakukan pada gusi bayi untuk meredakan rasa sakit yang dialaminya. Dengan pijatan lembut bayi anda akan merasa lebih tenang dan nyaman. Sebelum memijat gusi si kecil, anda harus memastikan jika tangan anda dalam keadaan bersih agar tidak ada bakteri atau kuman yang masuk ke dalam mulut si kecil yang akan membahayakan kesehatan giginya.

Berikan Mainan Khusus Untuk Digigit

Mainan yang dapat digigit si kecil dapat anda berikan untuk mengatasi rasa sakitnya. Ketika bayi menggigit sesuatu maka ia akan merasa lebih nyaman. Sebelum memberikan mainan yang dapat digigitnya, anda harus memastikan jika mainan tersebut aman dan bersih.

Kompres Menggunakan Es

Salah satu cara efektif yang dapat dilakukan untuk meredakan rasa sakit karena tumbuh gigi yaitu dengan mengompres menggunakan es. Caranya cukup mudah, anda tinggal menyiapkan es secukupnya. Kemudian gosokan pada gusi si kecil dengan pelan dan lembut. Es yang dingin dapat membuat bayi merasa lebih tenang dan nyaman.

Banyak pilihan finger food yang dapat anda berikan pada si kecil. Buah-buahan dan sayuran sehat dapat anda jadikan finger food untuk si kecil. Sebagai variasi anda dapat mengolah finger food sendiri di rumah. Untuk itu, penting mengetahui resep dan cara membuat finger food untuk bayi.

Bayi mendapatkan makanan pertama saat usianya 6 bulan. Dimana sebelum usia 6 bulan bayi hanya mengkonsumsi ASI sebagai asupannya. Seiring dengan pertambahan usia dan perkembangannya, bayi akan menunjukan perkembangan makannya. Bayi akan tertarik pada makanan ketika usianya 6-9 bulan. Namun, biasanya pada usia yang ke 8 bulan si kecil akan mulai memegang, meremas dan memainkan makanannya atau meraih dan memasukannya sendiri ke dalam mulut.

Nah, dalam menunjang keterampilan anak untuk makan sendiri, anda dapat memberikannya finger food. Finger food itu sendiri merupakan makanan yang bisa dipegang oleh si kecil sendiri yang akan membantu melatih kemampuan makannya. Namun, memberikan finger food pada bayi sangat tidak disarankan apabila si kecil belum mampu duduk dengan menyangga tubuh dan kepalanya sendiri tanpa menggunakan bantuan apapun. Mengapa demikian? Ketika si kecil sudah mampu duduk namun masih membutuhkan penyangga dan ia sudah diberi finger food, ditakutkan ia akan tersedak ketika mencoba mengunyah makanan tersebut.

Cara  Membuat Finger Food Untuk Bayi

Ketika bayi sudah mampu duduk sendiri tanpa bantuan apapun, anda dapat dudukan si kecil di kursi makan kusus bayi, kemudian dapat memberikan beberapa potong finger food untuk ia coba.

Tips Mengenalkan Finger Food Pada Bayi

Mengenalkan finger food dapat anda lakukan dengan langkah seperti berikut ini:

  • Libatkan si kecil di tengah-tengah acara makan keluarga. Anda dapat mengajaknya duduk di kursi makan khusus bayi, kemudian kenalkan beberapa makanan yang mudah digenggam oleh si kecil. Berikan finger food untuk bayi sesuai dengan usia dan kemampuannya. Anda dapat mengenalkan finger food pada si kecil dari tekstur yang lembek hingga tekstur yang sedikit padat.
  • Dalam memilih finger food untuk si kecil, sebaiknya pilihlah makanan yang mudah dicerna atau lumer ketika berada di mulut bayi. Anda dapat memilih sayuran atau buah-buahan yang diolah hingga benar-benar matang. Makanan seperti ini akan lebih mudah dikunyah oleh si kecil.
  • Dalam menyajikan finger food, sebaiknya potongan makanan harus disesuaikan dengan tekstur dari makanan tersebut. Potonglah makanan bervariasi sesuai dengan jenis dan tekstur dari makanan tersebut. Sebagai contoh, ketika anda hendak menyajikan apel dan semangka, maka potongan apel harus lebih kecil dibandingkan dengan semangka agar lebih mudah dihancurkan.
  • Dalam mengenalkan finger food pada si kecil sebaiknya hindari finger food yang akan membuat bayi mudah tersedak. Finger food yang dipilih selain sehat juga harus membuat bayi nyaman dan tidak menimbulkan masalah. Sebaiknya hindari memberikan buah-buahan bertekstur keras, kismis atau buah-buahan kering lainnya, biji-bijian, kacang-kacangan, selai kacang, permen, pop corn dan lain sebagainya.
  • Pada saat anda memberikan makanan pada bayi, namun makanan tersebut tidak ia habiskan, maka sebaiknya anda jangan memaksa si kecil untuk menghabiskan makanan tersebut. Pengenalan finger food tentunya tidak akan jauh berbeda dengan pengenalan makanan pendamping ASI atau MPASI ketika usia bayi 6 bulan. Pengenalan makanan harus dilakukan dengan bertahap. Peran anda yaitu mengajarkan si kecil dan mengarahkannya agar ia mengetahui cara makan sendiri. Jika si kecil menolak, hindari memaksanya, sebaiknya kenalkan makanan tersebut dilain waktu.

Hal yang harus diperhatikan orang tua:

  • Ketika mengenalkan finger food mungkin anda akan khawatir si kecil tersedak. Hal itu wajar, namun anda tetap harus percaya pada si kecil. Hindari mengeluarkan makanan terlalu terburu-buru. Hal seperti ini selain akan menularkan kuman dari tangan, rasa percaya diri anak dalam mengembangkan kemampuan makan untuk mengunyah dengan baik akan rusak. Sebaiknya, ajarkan si kecil mengunyah dengan baik. Anda dapat melakukan gerakan mengunyah dihadapannya.
  • Ketika memberikan finger food pada si kecil, meskipun makanan yang anda berikan lumer atau lembut, anda tetap harus memperhatikan si kecil ketika makan untuk menghindari bayi tersedak.

Memilih finger food yang tepat dan sehat untuk bayi adalah tugas orang tua. Banyak pilihan finger food untuk bayi yang dapat dicoba. Namun, banyak orang tua menganggap memilih finger food untuk bayi tidaklah mudah. Selain menentukan makanan tersebut disukai oleh si kecil atau tidak, orang tua juga harus mampu dan memastikan bahwa makanan tersebut memenuhi syarat untuk diberikan pada si kecil.

Finger food untuk bayi alangkah lebih baik dibuat sendiri di rumah. Terdapat banyak pilihan finger food yang dapat diolah, seperti buah-buahan atau sayuran sehat. Cara yang paling mudah yang bisa dilakukan dalam membuat finger food untuk bayi yaitu dengan memanggang atau mengukusnya.

Cara Membuat Finger Food Untuk Bayi

Membuat finger food untuk bayi nyatanya dapat dilakukan dengan mudah di rumah. Berikut ini ide finger food untuk si kecil yang dapat anda olah.

Nugget Sayuran

Bahan bahan yang dibutuhkan:

  • 1 buah wortel
  • 10 gram unsalted chesse (keju rendah/ tanpa garam)
  • 100 gram tepung roti
  • 2 sendok teh minyak kelapa

Cara membuat:

  1. Langkah pertama kali yang harus anda lakukan yaitu memotong-motong wortel atau diparut kasar. Kemudian, parut keju yang sudah disiapkan.
  2. Setelah itu, rebus wortel yang sudah diparut kasar hingga matang. Jika sudah, anda bisa langsung meniriskannya.
  3. Campurkan semua bahan-bahan yang sudah anda siapkan.
  4. Ratakan bahan di atas loyang kecil dengan ketebalan kurang lebih 1 cm.
  5. Panggang bahan tersebut hingga matang atau selama kurang lebih 20 menit. Jika sudah matang, anda dapat memotong-motongnya membentuk stick.
  6. Setelah itu, anda dapat menyajikannya untuk si kecil.

Apel Panggang

Bahan bahan yang dibutuhkan:

  • 1 buah apel Fuji
  • 1 butir telur ayam kampung yang sudah dikocok lepas
  • 100 gram tepung beras

Cara membuat:

  1. Pertama-tama, potong-potong apel yang sudah anda siapkan.
  2. Kemudian, celupkan potongan apel ke dalam kocokan telur.
  3. Balut menggunakan tepung beras, selanjutnya panggang dalam oven hingga benar-benar matang.

Kentang Panggang

Siapkan beberapa buah kentang sesuai dengan kebutuhan. Kupas kulit kentang dan bersihkan, lalu potong kecil dalam bentuk stik atau sekiranya mudah dipegang oleh si kecil. Setelah itu, anda dapat memanggang kentang sampai matang.

Selain finger food olahan seperti di atas, anda juga dapat memberikan finger food pada si kecil berupa potongan buah yang sudah matang atau sayur yang sudah direbus terlebih dahulu.

Finger food memang tidak dapat menjadi penentu asupan gizi si kecil. Namun, makanan ini menjadi gizi tambahan untuk si kecil. Anda dapat menjadikan makanan ini sebagai cemilan sehat di antara selang waktu makan utamanya.

Itulah cara membuat finger food untuk bayi. Hal yang harus anda perhatikan dalam membuat finger food untuk si kecil yaitu tetap memperhatikan kebersihan, baik bahan makanan atau peralatan makan yang digunakan untuk menyajikan atau mengolahnya. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.

Pilihan finger food untuk bayi – Pilihlah finger food untuk bayi yang sehat dan bergizi. Beberapa jenis makanan sehat bisa dijadikan finger food untuk si kecil.

Bayi membutuhkan asupan untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangannya. Asupan pertama bayi hingga usia bayi menginjak 6 bulan hanyalah ASI atau air susu ibu. Setelah usianya menginjak 6 bulan bayi sudah mulai diperkenalkan pada makanan padat atau makanan pendamping ASI. Seiring bertambahnya usia dan kemampuan si kecil, maka ia sudah bisa menjangkau segala sesuatu dengan menggunakan tangannya, dimana salah satunya yaitu makanan.

Pada saat anda memberikan makanan untuk si kecil, mungkin saja ia akan meraih sendok atau makanan ketika anda menyuapinya. Apabila terjadi seperti ini maka anda bisa segera memberikannya finger food.
Memberikan finger food pada bayi berarti secara tidak langsung anda mengajarinya makan sendiri tanpa disuapi. Pemberian finger food itu sendiri dilakukan sekaligus untuk menunjang tumbuh kembangnya dalam keterampilan menggigit, mengunyah makanan dan motorik halus.

Pilihan Finger Food Untuk Bayi

Lantas apa itu finger food? Finger food itu sendiri merupakan makanan yang mudah dikonsumsi oleh bayi, mudah digigit dan dihaluskan ketika dikunyah. Finger food umumnya adalah makanan yang mudah dipegang dengan menggunakan tangannya sendiri. Masa pengenalan finger food bisa menjadi momen yang menyenangkan untuk buah hati anda. Pemberian finger food jangan dilakukan asal-asalan, dimana jenis makanan yang anda berikan sebagai finger food untuk si kecil harus diperhatikan dan disesuaikan dengan usia bayi, kemampuan serta tidak kalah penting nutrisi dan kandungan gizinya.
Kebanyakan finger food disukai oleh si kecil sebagai cemilan mereka. Finger food yang mudah dipegang bisa menjadi pilihan favorit untuk si kecil. Berikut ini beberapa pilihan finger food untuk bayi anda.

Pilihan Finger Food Untuk Bayi yang Sehat

Sayuran

Seperti yang kita ketahui, sayuran merupakan makanan sehat yang kaya akan nutrisi dan gizi. Sebagai awal memberikan finger food pada bayi yang berupa sayuran, anda bisa memberikan si kecil sayuran yang sudah diolah dengan cara direbus. Beberapa jenis sayuran yang bisa anda berikan pada si kecil di antaranya yaitu kembang kol, kentang, wortel, brokoli atau ubi manis.

Buah

Selain sayuran, finger food lainnya untuk bayi yaitu buah-buahan. Buah yang tepat yang bisa anda jadikan sebagai finger food di antaranya yaitu buah mangga, buah pir, buah pisang, buah alpukat atau semangka. Ketika memilih buah tersebut anda harus memastikan bahwa buah sudah benar-benar matang. Dalam menyajikan finger food berupa buah, anda bisa mengiris atau memotongnya kecil-kecil.

Pasta

Pasta merupakan pilihan lain untuk diberikan pada si kecil sebagai finger food. Anda dapat memberikan pasta yang sudah direbus pada bayi anda. Rebus pasta tersebut hingga benar-benar matang. Jenis pasta yang bisa anda berikan untuk si kecil yaitu fusili atau pasta yang sudah dimasak dan dipotong kecil-kecil.

Daging

Berdasarkan laporan dari American Academy of Pediatrics menyatakan bahwa sekitar 15% anak di bawah usia 3 tahun tidak mendapatkan cukup kandungan zat besi yang penting untuk tahun awal masa tumbuh kembangnya. Kandungan zat besi yang terdapat pada daging bisa mencukupi kebutuhan zat besi si kecil. Akan tetapi, anda harus memperhatikan dalam memberikan daging untuk si kecil. Pastikan anda memberikan daging yang sudah diolah sampai lembut. Daging yang keras berbahaya karena akan membuat si kecil tersedak.

Telur

Ketika anda memberikan telur pada si kecil, anda harus memastikan bahwa telur sudah dimasak sampai benar-benar matang. Pengolahan telur hingga matang ini dilakukan agar si kecil tidak terkontaminasi oleh bakteri salmonella yang terdapat pada telur setengah matang.
Anda bisa mengolah telur menjadi telur rebus atau membuatnya menjadi telur orak-arik.

Sereal

Sereal bisa menjadi pilihan finger food untuk bayi anda. Anda dapat memberikannya sereal yang mudah ia pegang. Pemilihan sereal untuk bayi harus anda perhatikan. Sebaiknya pilihlah sereal yang rendah akan kandungan gula dan tidak ada tambahan zat pewarna.

Roti Panggang

Dalam menyajikan roti panggang anda bisa memotongnya seukuran jari. Saat usia bayi anda sudah mulai besar anda bisa memberikan roti panggang sebagai finger food.

Keju

Di dalam keju terkandung kalsium dan protein yang baik untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi. Tidak hanya itu, keju juga mengandung lemak yang dibutuhkan oleh anak pada dua tahun awal kehidupannya. Dalam menyajikan keju untuk si kecil, anda bisa memilih keju lembaran yang sudah dipotong kecil atau keju yang sudah diparut.

Tips Memberikan Finger Food Untuk Bayi

Beberapa hal perlu anda perhatikan dalam memberikan finger food untuk bayi seperti berikut:
Ketika menyajikan finger food untuk si kecil, anda harus memastikan makanan sudah dipotong dengan ukuran kecil untuk menghindari bayi tersedak.

Sebelum memberikan finger food pada si kecil anda bisa mencicipinya terlebih dahulu.
Hindari memberikan finger food yang memiliki rasa terlalu manis. Gula pada makanan yang terlalu banyak akan mempengaruhi kesehatan giginya.

Beberapa makanan tidak dianjurkan diberikan pada si kecil seperti buah kering, buah ceri dan anggur utuh, sayuran mentah, kacang atau permen.

Memperkenalkan makanan sehat sejak dini penting untuk dilakukan. Tetap dampingi si kecil ketika mengkonsumsi finger food untuk mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan seperti tersedak.

Tujuan dikenalkannya finger food yaitu untuk melatih kemampuan bayi makan sendiri. Oleh karena itu, penting bagi setiap orang tua untuk mengetahui tips mengenalkan finger food pada bayi yang baik.

Ketika usianya 9 bulan, bayi kebanyakan sudah mampu mengembangkan keterampilan motorik halus. Gerakan-gerakan kecil sudah mampu ia tunjukan sebagai usaha untuk mengambil potongan makanan kecil.

Salah satu cara untuk menunjang keterampilan makan anak yaitu dengan memberikan finger food. Finger food itu sendiri merupakan makanan yang bisa dipegang oleh bayi sebagai langkah untuk melatih kemampuan makan sendiri. Pada tahap awal, bayi anda akan mengalami kesulitan untuk menghabiskan porsi makanannya. Akan tetapi, anda tetap harus memakluminya karena keadaan tersebut sebagai proses belajar self regulation.

Mengenalkan finger food pada bayi

Ketika memberikan finger food pada bayi, makanan yang sesuai yaitu jenis makanan yang berukuran tidak terlalu besar atau memiliki ukuran yang sama dengan jari tangan bayi anda. Hal ini dilakukan untuk memudahkan bayi anda ketika mengkonsumsi makanan tersebut tanpa bantuan orang tua atau orang-orang yang ada di sekitarnya.

Sebenarnya finger food itu sendiri tidak menjadi penentu asupan gizi yang baik, meskipun demikian fungsi utama finger food yaitu sebagai pemberi gizi atau nutrisi tambahan untuk bayi anda. Oleh karena itu, pemilihan finger food harus dilakukan dengan teliti.

Ketika pertama kali bayi akan merasa asing terhadap finger food yang diberikan oleh orang tuanya. Dimana pemberian finger food itu sendiri harus diawali dengan pengenalan. Berikut ini tips mengenalkan finger food pada bayi yang bisa anda simak.

Tips Mengenalkan Finger Food Pada Bayi

Berikan Makanan Lembut

Finger food memang disarankan untuk diberikan pada bayi. Meskipun begitu, sebaiknya anda pilih makanan yang lembut dan dapat dengan mudah dicerna oleh bayi. Pilihlah makanan bayi yang mudah lumer dimulut. Fingger food sehat di antaranya yaitu buah-buahan dan sayuran. Untuk beberapa jenis sayuran, anda bisa memilih sayuran yang sudah dimasak dengan kematangan yang cukup, serta tidak membuat bayi kesulitan ketika mengunyahnya.

Ajak Anak Mengenal Pola Makan Keluarga

Mengenalkan pola makan keluarga bisa dilakukan sebagai pengenalan finger food pada bayi. Ajaklah si kecil duduk di meja makan bersama dengan keluarga. Ketika itu anda bisa mengenalkan beberapa jenis makanan yang mudah ia genggam. Finger food sehat yang bisa anda kenalkan pada bayi anda yaitu buah-buahan sehat yang sudah dipotong kecil-kecil. Usahakan ketika memotongnya disesuaikan dengan kemampuan bayi anda. Agar bayi anda semakin berselera untuk mengkonsumsi finger food yang sudah anda siapkan, anda bisa meletakan buah yang sudah dipotong-potong di atas piring makan bayi yang unik.

Hindari Finger Food yang Akan Membuat Bayi Tersedak

Selain sehat dan bergizi, finger food yang diberikan untuk bayi harus memberikan kenyamanan dan tidak mudah membuat bayi tersedak. Sebaiknya hindari untuk memberikan potongan sayuran yang belum dimasak dan buah-buahan dengan tekstur keras, kacang tanah, kacan-kacangan, biji-bijian, kismis dan buah kering yang lainnya. Selain itu hindari juga memberikan potongan keju, selai kacang, permen karet, permen keras, popcorn dan lain sebagainya. Pemberian permen dan makanan lengket lainnya, selain mudah membuat bayi tersedak juga akan mempengaruhi pertumbuhan giginya.

Potong Makanan Sesuai Dengan Tekstur Makanan

Ketika anda menyajikan finger food untuk bayi, sebaiknya sesuaikan dengan tekstur dari makanan itu sendiri. Maksudnya potongan makanan yang anda sajikan untuk bayi harus berukuran kecil sampai ukurannya bervariasi disesuaikan dengan tekstur makanan. Sebagai contoh, apel harus dipotong lebih kecil dibandingkan dengan semangka, sehingga dengan begitu akan lebih mudah ketika dihancurkan.

Hindari Memaksa Bayi Untuk Menghabiskan Porsi Makanan

Ketika mengenalkan finger food pada bayi, namun makanan yang anda berikan tidak semuanya habis, sebaiknya anda jangan merasa kesal. Selain makanan yang tidak dihabiskan, mungkin saja bayi anda juga hanya akan memainkan makanan tersebut. Pengenalan finger food tidak akan jauh berbeda dengan pengenalan makanan pendamping ASI ketika dulu usianya 6 bulan. Dalam pengenalan makanan ini harus dilakukan secara bertahap. Peran anda sebagai orang tua di sini yaitu mengarahkan agar si kecil mengetahui cara makan sendiri. Apabila bayi anda menolak, hindari memaksanya. Anda bisa memperkenalkannya kembali pada lain waktu.

Hal yang Harus Diperhatikan Ketika Mengenalkan Fingger Food Pada Bayi

Khawatir tersedak tentunya akan anda rasakan ketika mengenalkan finger food pada bayi. Meskipun begitu anda harus tetap percaya pada anak anda, jangan terlalu terburu-buru untuk mengeluarkan makanan yang berada di dalam mulutnya. Selain akan menularkan kuman dari tangan orang tua atau pengasuh, juga akan merusak rasa percaya diri si kecil mengembangkan kemampuannya untuk mengunyah makanan dengan baik.

Ajarkan bayi anda mengunyah dengan baik. Caranya yaitu dengan melakukan gerakan mengunyah di depan si kecil sehingga ia akan mengikuti gerakan yang anda lakukan.

Meskipun makanan yang anda berikan lembut dan mudah lumer di mulut bayi, tetapi anda harus tetap memperhatikannya ketika ia makan. Karena tidak menutup kemungkinan bayi anda akan tersedak. Demikian beberapa tips kenalkan finger food pada bayi. Semoga bermanfaat.