Cara Menyeka Bayi – Memandikan bayi baru lahir sebenarnya tidak harus dilakukan di dalam bak dengan mengguyur tubuhnya. Agar tetap terjaga kebersihannya anda bisa memandikan bayi anda dengan cara menyekanya di atas perlak.

Perawatan bayi baru lahir harus benar-benar diperhatikan oleh setiap orang tua, termasuk ketika memandikannya. Memandikan bayi baru lahir harus dilakukan dengan telaten dan hati-hati karena bayi baru lahir pada umumnya masih rawan dan lemah. Jika anda tidak bisa melakukannya dengan baik bisa membahayakan bayi anda sendiri.

Memandikan bayi atau menyeka bayi bertujuan untuk merawat agar tubuhnya tetap bersih. Meskipun menyeka bayi terlihat gampang, tetapi anda perlu memperhatikan langkah demi langkah, agar kebersihannya tetap terjaga meskipun tidak dimandikan di dalam bak. Mengetahui cara yang baik dan benar tentang menyeka bayi baru lahir juga bertujuan untuk menghindari hal hal yang tidak diinginkan. Nah, simak cara menyeka bayi baru lahir yang baik dan benar seperti berikut.

Cara Menyeka Bayi

Cara Menyeka Bayi yang Baik dan Benar

Persiapan Menyeka Bayi

  • Beberapa hal perlu anda siapkan sebelum menyeka bayi anda. Waktu memandikan yang tepat pun perlu anda perhatikan. Biasanya beberapa ibu memilih waktu pagi hari untuk menyeka bayinya. Sedangkan ibu lain memilih ketika sore hari sebagai ritual menenangkan bayi sebelum tidur.
  • Sebelum anda menyiapkan semua yang dibutuhkan, anda harus memastikan bahwa bayi anda berada dalam posisi yang nyaman. Anda bisa menitipkannya pada orang yang ada di rumah atau menyimpannya di dalam box.
  • Sebelum memandikan bayi sebaiknya buka terlebih dahulu semua perhiasan yang melekat pada tangan anda.
  • Ambil dan simpan semua perangkat mandi bayi yang dibutuhkan. Berikut ini beberapa perangkat mandi yang perlu disiapkan:
  1. Kain atau handuk kecil. Kain dan handuk kecil memiliki peran penting dalam menyeka bayi anda. Disarankan untuk menyiapkan kain atau handuk kecil yang lembut agar bayi anda merasa nyaman. Selain kain atau handuk kecil, anda bisa menggunakan waslap. Siapkan kain, handuk atau waslap minimal 2.
  2. Handuk. Pemilihan handuk berserat halus sangat dianjurkan guna mengeringkan tubuh bayi. Handuk ini juga bisa digunakan sebagai alas.
  3. Alas ganti atau Perlak. Perlak merupakan perlengkapan bayi yang terbuat dari karet, permukaannya biasanya tidak rata agar tidak licin. Disarankan untuk memilih perlak dengan bahan yang tidak panas.
  4. Cotton bud/kapas. Cotton bud/kapas diperlukan untuk membersihkan area atau bagian bagian tertentu seperti pusar atau telinga. Namun, hal yang harus anda ingat yaitu janganlah membersihkan bagian dalam telinga bayi dengan cotton bud. Penggunaan cotton bud untuk membersihkan telinga bayi hanya dianjurkan untuk bagian luar saja.
  5. Sabun bayi. Ketika memilih sabun bayi sebaiknya hindari sabun beraroma karena hanya akan membuat kulit bayi teriritasi. Hindari pula sabun menghasilkan gelembung banyak karena akan membuat kulit bayi kering.
  6. Ember kecil 2 buah

Cara Menyeka Bayi

  • Pertama, isi ember pertama dengan menggunakan air sabun, ember kedua isi dengan menggunakan air hangat, tidak terlalu dingin dan tidak terlalu panas.
  • Simpan semua perangkat mandi bayi yang sudah disiapkan dekat dengan jangkauan anda agar lebih mudah. Lalu letakan handuk di atas perlak.
  • Buka baju bayi anda satu persatu dengan perlahan dan hati hati. Sebelum membuka bajunya sebaiknya buatlah bayi anda merasa nyaman. Pastikan bahwa ruangan dalam keadaan hangat sebelum membuka baju bayi anda.
  • Mulailah menyeka bayi anda dari bagian atas, dari wajah dan kepala. Gunakan kain lap yang sudah dibasahi air hangat tanpa sabun agar tidak ada busa yang akan mengenai mata atau mulutnya. Ketika menyekanya beri perhatian khusus pada daerah leher dan bawah dagu. Anda bisa membersihkan bagian luar telinga bayi dengan menggunakan cotton bud. Bersihkan area mata dengan menggunakan kapas yang telah dicelupkan ke dalam air hangat. Gunakan kapas yang berbeda untuk bagian mata yang satu dan yang lainnya.
  • Jika bagian atas sudah dibersihkan, anda bisa beralih pada tubuhnya. Masukan waslap ke dalam air sabun sedikit saja atau jangan seluruhnya. Lalu usapkan dengan lembut pada tubuh bayi anda, termasuk tangan dan kaki. Usahakan agar bagian tali pusat tetap kering. Membersihkan alat kelamin sebaiknya dilakukan di akhir.
  • Celupkan waslap kedua ke dalam air hangat, lalu bilas bagian tubuh bayi. Pastikan tidak ada cairan sabun yang menempel. Selama proses memandikan dengan cara menyeka disarankan untuk mengajak bayi anda berbicara agar bayi merasa nyaman dan tenang.
  • Untuk alat kelamin wanita, anda bisa membersihkannya dengan menggunakan kapas kering. Lalu menggunakan kapas basah dari mulai vagina sampai anus. Sementara alat kelamin bayi laki-laki, anda bisa mengusapnya dengan perlahan. Bersihkan secara keseluruhan.
  • Jika sudah, keringkan tubuh bayi anda dengan menggunakan handuk dengan cara ditepuk-tepuk. Keringkan terlebih dahulu bagian kepala, kemudian tubuhnya, tangan dan kaki. Anda harus memastikan bahwa lipatan lipatan pada tubuh bayi kering.
  • Setelah itu, pakaikan popok atau bajunya. Anda bisa memakaikan minyak telon pada bagian perut dan punggungnya agar bayi merasa nyaman.

Setelah bayi anda lebih besar, anda bisa memandikannya di dalam bak mandi. Demikian cara menyeka bayi baru lahir. Semoga bermanfaat.

Berbeda dengan merawat bayi normal pada umumnya, bayi prematur harus dirawat dengan cara perawatan yang khusus. Oleh karena itu, bagi anda yang memiliki bayi prematur harus memiliki pengetahuan cara merawat bayi prematur yang baik dan benar, termasuk cara memandikan bayi prematur.

Bayi prematur merupakan bayi yang terlahir sebelum waktunya. Bayi prematur adalah bayi yang lahir pada usia kehamilan mencapai 37 minggu. Bayi prematur biasanya terlahir dengan berat badan rendah. Dimana bayi berat lahir rendah merupakan bayi yang kurang dari 2500 gram. Bayi berat lahir rendah bisa dialami oleh bayi prematur, maupun bayi yang terlahir sesuai waktu yang telah ditentukan atau cukup bulan.

Bayi yang terlahir prematur atau bayi berat lahir rendah memiliki resiko lebih tinggi mengalami hipotermia atau keadaan dimana suhu tubuh di bawah 36,5 derajat Celcius. Hipotermia merupakan keadaan dimana pengaturan suhu dalam tubuh mengalami kesulitan dalam mengatasi tekanan suhu dingin. Keadaan ini sangat berbahaya dan dapat menyebabkan kematian.

Cara memandikan bayi prematur

Mengetahui seperti itu, memandikan bayi yang terlahir prematur dapat menyebabkan hipotermia. Oleh karena itu, bayi prematur harus mendapatkan perawatan khusus. Setiap ibu yang memiliki bayi prematur harus memiliki pengetahuan tentang bagaimana cara merawat bayi prematur yang baik dan benar, dimana salah satunya yaitu cara memandikan bayi prematur.

Biasanya bayi prematur yang baru lahir tidak akan segera dimandikan, akan tetapi ditunda beberapa hari hingga keadaannya stabil. Memandikan bayi prematur sebelum tali pusat belum lepas, sebaiknya dengan cara diseka dan tidak dimasukan ke dalam bak mandi khusus bayi. Memandikan bayi akan meningkatkan ikatan di antara orang tua dan bayi. Sehingga dengan begitu, ketika memandikan bayi harus menenangkan dengan suasana yang tenang di antara kedua pihak. Ketika bayi masih melakukan perawatan di rumah sakit, biasanya proses memandikan bayi akan dilakukan oleh petugas rumah sakit. Setelah bayi diperbolehkan dibawa pulang ke rumah, biasanya banyak kekhawatiran yang dirasakan oleh orang tua mengenai perawatan, termasuk cara memandikan bayi.

Berikut ini akan kami jelaskan cara memandikan bayi dengan aman dan benar.

Cara Memandikan Bayi Prematur yang Benar

Persiapan

  • Sebelum memandikan bayi anda harus menyiapkan beberapa perlengkapan. Dimana perlengkapan untuk mandi harus disimpan atau didekatkan di dekat bak mandi. Untuk memudahkan proses memandikan, anda bisa mengajak suami atau anggota keluarga lainnya untuk menolong.
  • Usahakan untuk menjaga suhu ruangan agar tidak terlalu dingin maupun terlalu hangat ( suhu ruangan 24-27 derajat Celcius ), tutup jendela ruangan tempat si kecil dimandikan dan keadaan sebaiknya tidak berisik. Selama proses memandikan anda bisa mengajak bicara dengan suara lemah lembut dalam melakukan beberapa langkah seperti membuka baju dan lain sebagainya.
  • Siapkan air hangat secukupnya yang digunakan untuk memandikan bayi. Periksa air hangat tersebut dengan siku ibu, dimana air sebaiknya tidak terasa panas maupun dingin. Temperatur air yang dianjurkan harus menyerupai suhu tubuh bayi.

Proses Memandikan

  • Jika semua perlengkapan dan air hangat sudah siap, anda bisa langsung memandikan bayi anda. Pertama, buka secara perlahan baju yang melekat pada tubuhnya, dengan terus memantau keadaan bayi. Bayi akan menunjukan tanda-tanda apabila ia merasa tidak nyaman seperti misalkan menguap, mengangkat tangan atau menangis. Jika itu terjadi, hentikan tindakan tersebut dan tunggu hingga bayi kembali pada posisi sebelumnya. Apabila semua baju yang melekat pada tubuhnya sudah terlepas, anda bisa menghangatkannya dengan menyelimuti secara longgar.
  • Kemudian celupkan bayi dengan hati-hati dan perlahan ke dalam bak mandi. Pegang kepala, bahu dan kedua kakinya bersama dengan selimutnya. Tetap jaga kepala si kecil berada di atas air, anda bisa memegang dasar kepala dan bahunya. Sedangkan untuk badan dan kakinya terendam di dalam air. Anda bisa menggunakan alas anti licin agar lebih aman. Selama proses memandikan anda harus memperhatikan keadaan bayi, apakah ia menunjukan tanda tidak nyaman seperti yang sudah dijelaskan di atas atau sebaliknya.
  • Buka selimut atau kain pada tubuhnya di dalam air. Bersihkan wajah mungilnya tanpa menggunakan sabun. Kemudian, bersihkan matanya dengan menggunakan kapas yang berbeda yang sudah dicelupkan ke dalam air bersih untuk setiap bagian mata dengan melakukan gerakan arah dalam ke luar.
    Sabuni badan si kecil dari mulai bagian atas tubuh ke bawah. Anda harus memperhatikan bagian lipatannya seperti siku, leher, lutut dan lain sebagainya.
  • Selanjutnya, bilas dengan menggunakan air bersih. Angkat bayi anda dalam perlekatan kulit. Segera keringkan tubuhnya dengan menggunakan handuk lembut yang sudah dihangatkan. Anda harus memperhatikan kembali daerah lipatannya. Keringkan telinga si kecil dengan menggunakan handuk kering.

Setelah Dimandikan

  • Apabila ketika diraba bayi terasa dingin, maka bisa dihangatkan dengan melakukan perawatan metode kanguru (PMK), yakni metode perawatan dimana bayi diletakan di atas dada sang ibu dan melakukan perlekatan di antara kulit ibu dan bayi. Ketika melakukan perawatan ini bayi diselimuti dan menggunakan topi.
  • Setelah itu, bayi bisa kembali dipakaikan baju. Alangkah lebih baik untuk menghindari lotion, minyak atau bedak.

Anda bisa memandikan bayi prematur 2 sampai 4 hari sekali. Memandikan bisa lebih sering apabila bayi sering muntah, gumoh atau keadaan tubuhnya kotor. Apabila dimandikan terlalu sering kulit bayi prematur akan mudah kering. Oleh karena itu, anda bisa menyeka wajah dan lipatan lehernya setiap hari. Demikian cara memandikan bayi prematur.