Perawatan bayi prematur harus benar-benar diperhatikan termasuk perawatan kulitnya. Kulit bayi prematur masih tipis dan belum berfungsi sempurna. Penting mengetahui tips perawatan kulit bayi prematur yang tepat.

Bayi prematur merupakan bayi yang lahir terlalu dini atau pada usia kehamilan yang belum mencapai waktu kelahiran seharusnya. Beberapa keadaan diduga menjadi penyebab kelahiran prematur, dimana di antaranya yaitu sebelumnya ibu pernah mengalami kelahiran prematur, atau adanya gangguan pada janin dan rahim ibu. Berdasarkan WHO, kelahiran prematur dibagi menjadi 3 kategori seperti berikut:

  • Extremely preterm, yakni bayi prematur berusia 6 bulan
  • Very preterm, bayi prematur berusia 7 bulan
  • Moderate to late preterm, bayi prematur berusia 8 bulan

Perawatan Kulit Bayi Prematur

Bayi yang terlahir kurang bulan memiliki risiko lebih tinggi terhadap pembentukan organ kurang sempurna. Dimana risiko akan semakin tingi jika usia bayi semakin muda ketika dilahirkan. Bayi prematur lebih berisiko, oleh karena itu berbeda dengan bayi lahir normal, bayi prematur harus mendapatkan perawatan yang tepat dan khusus di ruangan NICU, Neonatal Intensive Care Unit. Ini dilakukan agar bayi mampu menyeimbangkan pertumbuhannya yang terlambat.

Apabila keadaan bayi prematur sudah baik dan memenuhi kriteria, bayi dapat diberi izin untuk dibawa pulang dan selanjutnya dilakukan perawatan sendiri di rumah. Kerja sama antara orang tua dan ahli medis dibutuhkan dalam merawat bayi prematur, karena umumnya bayi prematur membutuhkan perawatan khusus.

Dalam merawat bayi prematur ibu harus lebih teliti dan berhati-hati. Keadaan tubuh bayi prematur masih lemah dan perlu diperhatikan.

Melakukan perawatan bayi prematur tidak semudah merawat bayi normal pada umumnya. Segala aspek penting diperhatikan pada bayi prematur, salah satunya kulit.

Kulit adalah bagian paling luar tubuh yang memiliki fungsi utama untuk melindungi tubuh terhadap paparan dari luar termasuk mencegah penyakit. Kulit juga berfungsi untuk mengatur suhu tubuh agar tetap dalam keadaan optimal. Dibandingkan dengan orang dewasa, kulit bayi masih tipis dan aktivitas kelenjar minyak dan keringat lebih sedikit, sehingga memungkinkan kulit lebih rentan terhadap bahan iritan dan infeksi.

Keadaan kulit bayi prematur masih belum sempurna, kulitnya masih tipis dan terlihat lebih bening karena lapisan lemak yang masih kurang. Perawatan terhadap kulit bayi prematur harus benar-benar diperhatikan. Lantas bagaimana cara merawat kulit bayi prematur? Berikut ini perawatan tepat kulit bayi prematur.

Perawatan Kulit Bayi Prematur

Kebersihan Tubuh

  • Bayi prematur baru lahir biasanya tidak segera dimandikan. Akan tetapi memandikan bayi prematur dapat ditunda sampai beberapa hari dan keadaan umum bayi sudah stabil. Apabila tali pusat bayi belum lepas, bayi sebaiknya diseka dan tidak dicelupkan ke dalam bak mandi. Saat di rumah sakit proses memandikan dilakukan oleh petugas rumah sakit, namun setelah di rumah orang tua memiliki peran untuk memandikannya.
  • Ketika memandikan bayi, disarankan untuk menggunakan air hangat. Pastikan air yang digunakan untuk memandikan bayi tidak terlalu dingin maupun terlalu panas. Anda dapat mengceknya menggunakan pergelangan tangan atau siku. Untuk sabun, anda dapat memilih sabun yang lembut tanpa busa. Sebaiknya hindari menggunakan sabun berbusa. Gosok kulit bayi anda dengan perlahan menggunakan spon lembut. Anda harus lebih memperhatikan lipatan pada kulit leher, kulit paha, ketiak dan belakang telinga.
  • Bersihkan bagian mata bayi dengan menggunakan kapas basah. Tali pusat bayi biasanya akan puput ketika 6-7 hari. Jika tali pusar bayi basah, bau dan kemerahan maka tandanya terkena infeksi. Jika keadaannya seperti ini anda harus segera bawa si kecil ke dokter.
  • Untuk bagian bokong bayi dibersihkan menggunakan air dan keringkan dengan waslap atau handuk bersih.
  • Setelah bayi selesai minum ASI, anda dapat menyeka wajahnya dengan menggunakan kapas atau lap basah. Bersihkan pula mulut bayi untuk mencegah terjadinya infeksi jamur kandida yang dapat bersumber dari dot, ibu, atau botol susu yang kebersihannya kurang terjaga.

Menjaga Suhu Tubuh Bayi Prematur

Suhu tubuh bayi prematur belum stabil. Anda harus mempertahankan suhu tubuh bayi antara 36-37 derajat Celcius. Anda harus berupaya agar lingkungan sekitar tidak memicu terjadinya kenaikan atau penurunan suhu. Jika di ruangan menggunakan AC, anda dapat mengaturnya pada suhu 28-29 derajat Celcius.

Untuk mempertahankan suhu tubuh bayi, anda dapat mencoba melakukan metode kanguru. Anda dapat meletakan si kecil pada dada ibu, posisinya tegak lurus, sedangkan untuk kulit bersentuhan langsung dengan kulit ibu. Bayi berada pada posisi dengan tungkai dan siku tertekuk, kepala sedikit mendongak dan dadanya menempel pada dada ibu dengan nyaman.

Hal Lainnya yang Harus Diperhatikan

  • Untuk pakaian bayi sebaiknya terbuat dari bahan katun yang nyaman, tipis dan ringan.
  • Apabila popoknya basah, maka anda harus segera menggantinya baik itu karena BAK, BAB atau keringat.
  • Sebaiknya hindari penggunaan gurita karena pola nafas bayi akan lebih dominan pada perut.
    Hindarkan bayi anda dari paparan asap rokok.

Demikian perawatan kulit bayi prematur yang dapat anda lakukan. Perhatikan setiap perubahan pada bayi anda. Konsultasikan segera dengan dokter jika terdapat hal-hal yang membuat anda janggal. Semoga bermanfaat.

Bayi prematur atau lahir kurang bulan rentan mengalami masalah kesehatan. Ketahui masalah kesehatan bayi prematur agar anda bisa memahami dan melakukan penanganan yang tepat.

Kehamilan merupakan masa yang paling membahagiakan untuk pasangan. Malaikat kecil akan hadir ke dunia ini dan melengkapi kehidupan. Karena begitu berartinya anak, maka setiap orang tua akan selalu memberikan semua yang terbaik untuk anaknya, menjaga anaknya tetap sehat meskipun masih berada di dalam kandungan.

Orang tua akan menanti kehadiran buah hatinya selama 9 bulan. Akan tetapi, pada beberapa kasus kelahiran bayi berlangsung lebih awal atau bayi lahir prematur. Bayi lahir kurang bulan memiliki kondisi yang berbeda dengan bayi yang lahir cukup bulan atau normal. Bayi peramtur memiliki resiko lebih tinggi mengalami masalah kesehatan atau komplikasi, meskipun tidak semua bayi prematur mengalaminya. Akan tetapi lahir kurang bulan akan menyebabkan bayi mengalami masalah kesehatan, baik jangka panjang maupun jangka pendek.

Masalah Kesehatan Bayi Prematur

Secara umum, semakin si kecil lahir dini maka resiko mengalami komplikasi akan semakin tinggi. Bobot tubuh bayi menyumbang peran penting. Saat dilahirkan beberapa masalah mungkin akan muncul. Sedangkan untuk penyakit lainnya akan muncul dalam hitungan bulan setelah bayi dilahirkan.

Karena seperti itu, penting mengetahui masalah kesehatan yang mungkin akan dialami oleh bayi prematur. Ini dilakukan agar orang tua dapat memahami perawatan yang tepat, serta mengetahui cara mengatasi masalah kesehatan yang dialami oleh bayi prematur.

Berikut ini masalah kesehatan bayi prematur yang sering terjadi.

Masalah Kesehatan Bayi Prematur

  • Intraventricular hemorrhage (IVH)

Intraventricular hemorrhage (IVH) merupakan sebuah masalah kesehatan dimana terjadinya pendarahan pada otak. Dimana masalah kesehatan ini muncul dan dialami oleh sebagian bayi prematur. Bayi yang lahir pada minggu ke 32 memiliki resiko yang lebih tinggi mengalami masalah kesehatan yang satu ini. Darah muncul biasanya pada tiga hari awal kehidupannya dan dokter akan mendiagnosanya.
Pendarahan yang terjadi di otak biasanya bersifat ringan dan akan sembuh dengan sendirinya. Akan tetapi pendarahan yang terjadi di otak ini akan menyebabkan struktur pada otak terisi cairan dan berkembang dengan cepat. Akibatnya, terdapat tekanan pada otak sehingga bayi rentan mengalami lumpuh otak, serta mengalami masalah dalam sikap dan belajarnya.

  • Penyakit Kuning

Bayi yang lahir kurang bulan atau bayi prematur memiliki resiko lebih tinggi mengalami penyakit kuning pada bayi. Pasalnya, hati pada bayi prematur belum bisa berkembang dengan sempurna sehingga mengalami kesulitan dalam membuang sisa buangan atau disebut dengan bilirubin.

Tidak hanya itu, bayi prematur juga sangat sensitif pada efek dari bilirubin yang meningkat. Bayi yang mengalami peyakit kuning biasanya memiliki warna mata dan kulit kekuningan atau berbeda dengan warna mata dan kulit bayi pada umumnya.

Penyakit kuning ini bisa diatasi dengan tepat oleh dokter. Dimana penyakit ini biasanya tidak akan menimbulkan efek yang berbahaya. Akan tetapi, apabila kadar bilirubin menjadi semakin tinggi, maka akan menyebabkan kerusakan pada otak bayi.

Masalah penyakit ini dapat dicegah, karena biasanya kadar bilirubin yang tinggi bisa langsung diketahui dari pemeriksaan darah yang dilakukan. Oleh karena itu, apabila bayi anda bisa dirawat dengan menggunakan cahaya khusus, maka perawatan ini bisa membantu mengeluarkan bilirubin. Dalam beberapa kasus bayi membutuhkan tranfusi darah.

  • Apnea

Apnea merupakan keadaan dimana nafas berhenti sementra selama bayi tidur. Biasanya nafas bayi prematur bisa berhenti selama kurang lebih 20 detik. Interupsi pernafasan yang dialami oleh bayi ini biasanya diiringi dengan lambatnya detak jantung.

Untuk mencegah terjadinya apnea, biasanya bayi prematur akan dimonitor. Ketika bayi berhenti bernafas, biasanya cara stimulasi yang biasa dilakukan yaitu menepuk tubuh bayi atau menyentuh telapk kaki bayi.

  • Infeksi

Sistem imun atau kekebalan tubuh bayi prematur belum terbentuk sempurna atau belum matang. Dimana dengan sistem imun seperti ini, bayi akan mengalami kesulitan dalam melawan virus, bakteri atau organisme yang dapat menyebabkan infeksi.

Salah satu infeksi serius yang biasanya sering terjadi pada bayi yaitu pneumonia atau infeksi paru, sepsis atau infeksi darah, dan meningitis.

Bayi bisa mengalami masalah kesehatan yang satu ini karena penularan dari ibu atau pada saat proses melahirkan. Untuk mengatasi masalah kesehatan ini anda bisa langsung berkonsultasi dengan dokter.

  • Anemia

Anemia biasanya dialami oleh bayi prematur. Dimana bayi yang mengalami masalah kesehatan ini tidak memiliki banyal sel darah merah. Pada keadaan yang normal, bayi menyimpan zat besi ketika pada masa kehamilan, dimana zat besi tersebut digunakan pada masa kehamilan lanjut dan saat ia dilahirkan untuk membuat sel darah merah. Akan tetapi, bayi prematur atau lahir terlalu dini tidak memiliki waktu yang cukup untuk menyimpan zat besi.

Bayi yang mengalami masalah kesehatan yang satu ini biasanya akan mengalami beberapa masalah, dimana di antaranya yaitu masalah makan atau pertumbuhan yang lambat. Masalah kesehatan ini akan semakin buruk apabila terdapat masalah pada pernafasan atau jantung. Jika bayi anda mengalami anemia, maka anda bisa segera melakukan konsultasi pada dokter. Demikian beberapa masalah kesehatan bayi prematur.

Melakukan perawatan metode kanguru memiliki banyak manfaat untuk bayi, dan cukup mudah dilakukan.

Perawatan bayi dengan metode kanguru merupakan salah satu perawatan yang bisa dilakukan dalam membantu pertumbuhan bayi menjadi lebih optimal. Perawatan metode kanguru ini bisa menjadi solusi bagi bayi yang terlahir secara prematur yang tidak maksimal. Dimana kelahiran prematur pada bayi masih menjadi penyebab kematian tertinggi bayi di Indonesia.

Perawatan metode kanguru ini untuk pertama kali diperkenalkan oleh Ray dan Martinez di Bogota, Columbia pada tahun 1979. Metode perawatan ini meniru binatang kanguru yang memang bayinya lahir sangat prematur. Setelah lahir anaknya disimpan di dalam kantung ibunya untuk mencegah kedinginan, serta untuk mendapatkan makanan yang berupa air susu dari sang induk.

Perawatan Metode Kanguru

Perawatan metode kanguru yang hanya dilakukan selama 2 jam dalam sehari ini memiliki banyak manfaat. Perawatan metode kanguru lebih mengutamakan interaksi di antara kulit ibu dan bayi. Dimana para ahli menyatakan bahwa perawatan metode kanguru ini bisa dilakukan dua tipe, dimana di antaranya yaitu metode intermiten dan metode kontinue.

PMK Intermitten

Bayi dengan kondisi atau penyakit yang berat memerlukan perawatan intensif di ruangan rawat neonatologi, bahkan bayi memerlukan bantuan alat. Bayi dengan kondisi seperti ini, perawatan metode kanguru (PMK) tidak dilakukan sepanjang waktu. Akan tetapi hanya dilakukan pada saat sang ibu mengunjungi bayi yang masih dalam perawatan inkubator. Perawatan metode kanguru dilakukan dengan waktu minimal 1 jam, terus menerus perhari. Apabila keadaan bayi menjadi stabil, maka bayi dengan perawatan metode kanguru intermiten bisa dipindahkan ke ruangan rawat agar ia bisa menjalani perawatan metode kanguru kontinu.

PMK Kontinu

Pada perawatan metode kanguru kontinu, bayi harus memiliki keadaan yang stabil, selain itu bayi juga harus mampu bernafas secara alami tanpa bantuan oksigen. Kemampuan dalam hal minum seperti halnya menghisap dan menelan bukan menjadi persyaratan utama. Perawatan metode kanguru ini bisa dimulai meskipun ketika memberikan minum menggunakan pipa lambung. Dengan melakukan perawatan metode kanguru maka proses pemberian ASI menjadi lebih mudah sehingga mampu meningkatkan asupan ASI.

Perawatan Metode Kanguru Untuk Bayi Prematur

Bayi yang lahir secara prematur biasanya memiliki berat badan yang rendah, mengalami kesulitan dalam bernafas, hingga mudah mengalami infeksi. Karena seperti ini maka dibutuhkan cara untuk mengatasi dan meminimalisir gangguan yang menimpa bayi prematur baru lahir.

Salah satu cara yang bisa dilakukan yaitu dengan menggunakan perawatan metode kanguru, dimana perawatan ini melibatkan interaksi di antara kulit ibu dan kulit bayi. Menghangatkan bayi tidak hanya dilakukan dengan menggunakan inkubator, karena bisa juga dilakukan dengan menggunakan metode kanguru.

Perawatan metode kanguru ini bisa membantu dalam pertumbuhan bayi prematur, dimana perawatan dengan metode ini dianjurkan untuk bayi yang memiliki berat badan di bawah 2.500 gram.
Perawatan metode kanguru ini merupakan perawatan yang mudah dan murah. Perawatan dilakukan hanya dengan meletakan bayi di atas dada ibu. Dada dari sang ibu mampu memberikan kehangatan pada bayi, juga berfungsi sebagai termo inkubator fisiologis.

Dengan menggunakan perawatan metode kanguru maka bisa menciptakan kehangatan pada bayi, serta ikatan batin di antara ibu dan bayi menjadi lebih kuat. Ikatan batin yang kuat akan menciptakan kasih sayang dan akan membuat tubuh mengeluarkan hormon oksitosin, dimana hormon tersebut dapat menimbulkan perasaan bahagia. Perasaan bahagia tersebut mampu meningkatkan daya tahan tubuh serta menjaga si kecil dari berbagai serangan penyakit.

Cara Melakukan Perawatan Metode Kanguru

  • Cara melakukan perawatan metode kanguru cukup mudah. Ibu hanya harus menempelkan bayi pada dada, seperti halnya yang dilakukan oleh kanguru ketika menggendong anaknya. Hanya saja, bagi ibu yang melakukan perawatan bayi dengan metode kanguru ini harus menemukan posisi yang nyaman.
  • Untuk mendukung dalam melakukan perawatan metode kanguru, ibu dapat menggunakan tempat tidur sehingga lebih nyaman dan ibu dapat beristirahat dengan si kecil lebih aman. Dalam melakukan perawatan metode kanguru ini ibu harus memperhatikan cara yang benar dan tepat sehingga ibu dan bayi akan merasakan manfaatnya secara maksimal.
  • Cara yang dapat dilakukan ketika melakukan metode kanguru yaitu bayi diletakan tegak lurus dan ditempelkan pada bagian kedua belah payudara ibu. Bayi yang melakukan metode ini diharuskan tidak menggunakan pakaian. Meskipun demikian penggunaan kaos kaki, popok dan topi masih bisa dilakukan. Apabila posisi sudah nyaman, maka bisa diberikan selimut pada ibu dan bayi. Selimut yang digunakan bisa berupa kain khusus atau baju yang membuat keduanya nyaman atau tidak menimbulkan rewel dan gerah pada bayi. Topang badan dan kepala bayi agar ia bisa tetap tegak.
  • Melakukan perawatan metode kanguru ini bisa dilakukan dengan meminta bantuan dari ahli medis karena metode ini biasanya dilakukan setelah persalinan.

Berdasarkan penelitian perawatan metode kanguru memiliki banyak manfaat. Dimana manfaat yang didapatkan di antaranya yaitu dapat menurunkan jumlah bayi lahir meninggal, menghindari bayi yang lahir dengan berat badan rendah dari hipotermia atau kedinginan, mengurangi terjadinya infeksi, menstabilkan bayi, meningkatkan perkembangan dan pertubumbuhan bayi, meningkatkan ikatan antara ibu dan bayi dan meningkatkan pemberian ASI.

Berbeda dengan merawat bayi normal pada umumnya, bayi prematur harus dirawat dengan cara perawatan yang khusus. Oleh karena itu, bagi anda yang memiliki bayi prematur harus memiliki pengetahuan cara merawat bayi prematur yang baik dan benar, termasuk cara memandikan bayi prematur.

Bayi prematur merupakan bayi yang terlahir sebelum waktunya. Bayi prematur adalah bayi yang lahir pada usia kehamilan mencapai 37 minggu. Bayi prematur biasanya terlahir dengan berat badan rendah. Dimana bayi berat lahir rendah merupakan bayi yang kurang dari 2500 gram. Bayi berat lahir rendah bisa dialami oleh bayi prematur, maupun bayi yang terlahir sesuai waktu yang telah ditentukan atau cukup bulan.

Bayi yang terlahir prematur atau bayi berat lahir rendah memiliki resiko lebih tinggi mengalami hipotermia atau keadaan dimana suhu tubuh di bawah 36,5 derajat Celcius. Hipotermia merupakan keadaan dimana pengaturan suhu dalam tubuh mengalami kesulitan dalam mengatasi tekanan suhu dingin. Keadaan ini sangat berbahaya dan dapat menyebabkan kematian.

Cara memandikan bayi prematur

Mengetahui seperti itu, memandikan bayi yang terlahir prematur dapat menyebabkan hipotermia. Oleh karena itu, bayi prematur harus mendapatkan perawatan khusus. Setiap ibu yang memiliki bayi prematur harus memiliki pengetahuan tentang bagaimana cara merawat bayi prematur yang baik dan benar, dimana salah satunya yaitu cara memandikan bayi prematur.

Biasanya bayi prematur yang baru lahir tidak akan segera dimandikan, akan tetapi ditunda beberapa hari hingga keadaannya stabil. Memandikan bayi prematur sebelum tali pusat belum lepas, sebaiknya dengan cara diseka dan tidak dimasukan ke dalam bak mandi khusus bayi. Memandikan bayi akan meningkatkan ikatan di antara orang tua dan bayi. Sehingga dengan begitu, ketika memandikan bayi harus menenangkan dengan suasana yang tenang di antara kedua pihak. Ketika bayi masih melakukan perawatan di rumah sakit, biasanya proses memandikan bayi akan dilakukan oleh petugas rumah sakit. Setelah bayi diperbolehkan dibawa pulang ke rumah, biasanya banyak kekhawatiran yang dirasakan oleh orang tua mengenai perawatan, termasuk cara memandikan bayi.

Berikut ini akan kami jelaskan cara memandikan bayi dengan aman dan benar.

Cara Memandikan Bayi Prematur yang Benar

Persiapan

  • Sebelum memandikan bayi anda harus menyiapkan beberapa perlengkapan. Dimana perlengkapan untuk mandi harus disimpan atau didekatkan di dekat bak mandi. Untuk memudahkan proses memandikan, anda bisa mengajak suami atau anggota keluarga lainnya untuk menolong.
  • Usahakan untuk menjaga suhu ruangan agar tidak terlalu dingin maupun terlalu hangat ( suhu ruangan 24-27 derajat Celcius ), tutup jendela ruangan tempat si kecil dimandikan dan keadaan sebaiknya tidak berisik. Selama proses memandikan anda bisa mengajak bicara dengan suara lemah lembut dalam melakukan beberapa langkah seperti membuka baju dan lain sebagainya.
  • Siapkan air hangat secukupnya yang digunakan untuk memandikan bayi. Periksa air hangat tersebut dengan siku ibu, dimana air sebaiknya tidak terasa panas maupun dingin. Temperatur air yang dianjurkan harus menyerupai suhu tubuh bayi.

Proses Memandikan

  • Jika semua perlengkapan dan air hangat sudah siap, anda bisa langsung memandikan bayi anda. Pertama, buka secara perlahan baju yang melekat pada tubuhnya, dengan terus memantau keadaan bayi. Bayi akan menunjukan tanda-tanda apabila ia merasa tidak nyaman seperti misalkan menguap, mengangkat tangan atau menangis. Jika itu terjadi, hentikan tindakan tersebut dan tunggu hingga bayi kembali pada posisi sebelumnya. Apabila semua baju yang melekat pada tubuhnya sudah terlepas, anda bisa menghangatkannya dengan menyelimuti secara longgar.
  • Kemudian celupkan bayi dengan hati-hati dan perlahan ke dalam bak mandi. Pegang kepala, bahu dan kedua kakinya bersama dengan selimutnya. Tetap jaga kepala si kecil berada di atas air, anda bisa memegang dasar kepala dan bahunya. Sedangkan untuk badan dan kakinya terendam di dalam air. Anda bisa menggunakan alas anti licin agar lebih aman. Selama proses memandikan anda harus memperhatikan keadaan bayi, apakah ia menunjukan tanda tidak nyaman seperti yang sudah dijelaskan di atas atau sebaliknya.
  • Buka selimut atau kain pada tubuhnya di dalam air. Bersihkan wajah mungilnya tanpa menggunakan sabun. Kemudian, bersihkan matanya dengan menggunakan kapas yang berbeda yang sudah dicelupkan ke dalam air bersih untuk setiap bagian mata dengan melakukan gerakan arah dalam ke luar.
    Sabuni badan si kecil dari mulai bagian atas tubuh ke bawah. Anda harus memperhatikan bagian lipatannya seperti siku, leher, lutut dan lain sebagainya.
  • Selanjutnya, bilas dengan menggunakan air bersih. Angkat bayi anda dalam perlekatan kulit. Segera keringkan tubuhnya dengan menggunakan handuk lembut yang sudah dihangatkan. Anda harus memperhatikan kembali daerah lipatannya. Keringkan telinga si kecil dengan menggunakan handuk kering.

Setelah Dimandikan

  • Apabila ketika diraba bayi terasa dingin, maka bisa dihangatkan dengan melakukan perawatan metode kanguru (PMK), yakni metode perawatan dimana bayi diletakan di atas dada sang ibu dan melakukan perlekatan di antara kulit ibu dan bayi. Ketika melakukan perawatan ini bayi diselimuti dan menggunakan topi.
  • Setelah itu, bayi bisa kembali dipakaikan baju. Alangkah lebih baik untuk menghindari lotion, minyak atau bedak.

Anda bisa memandikan bayi prematur 2 sampai 4 hari sekali. Memandikan bisa lebih sering apabila bayi sering muntah, gumoh atau keadaan tubuhnya kotor. Apabila dimandikan terlalu sering kulit bayi prematur akan mudah kering. Oleh karena itu, anda bisa menyeka wajah dan lipatan lehernya setiap hari. Demikian cara memandikan bayi prematur.

Kelahiran buah hati ke dunia ini menjadi momen penting dan berharga untuk setiap orang tua. Hadirnya buah hati di dunia ini akan membuat hidup menjadi lebih berwarna dan bermakna. Tentunya setiap orang tua berharap malaikat kecilnya terlahir dengan sehat, selamat dan tidak ada satu pun yang kurang.

Selalu ada cerita unik dari kelahiran bayi ke dunia ini. Salah satu kisah unik sekaligus mengharukan dari kelahiran bayi datang dari Negeri Kanguru. Seakan saling menguatkan, bayi kembar prematur ini selalu bergandengan tangan. Dimana videonya menjadi viral di internet.

Bayi kembar prematur

Kisah Bayi Kembar Prematur Bergandengan Tangan

Kedua orang tua bayi kembar yang bernama Anthea Jackson dan Rushford, sengaja mengunggah video kedua anaknya yang diberi nama Kristian Ian dan Kristiana Micaela. Video yang diunggahnya tersebut menarik perhatian banyak orang, selain unik video tersebut begitu mengharukan.

Kristian Ian dan Kristiana Micaela dilahirkan dalam usia 28 minggu, pada tanggal 4 januari 2016. Dimana berat masing-masing kurang dari 1 kg.

Selama proses melahirkan berlangsung dan beberapa hari setelah dilahirkan kedua bayi kembar prematur ini selalu bergandengan tangan seolah-olah mereka tidak ingin dipisahkan.

Setelah video unik dan mengharukan ini diunggah ke media sosial, video tersebut telah disaksikan oleh lebih dari 7 juta kali dalam akun pribadi milik ayah dari bayi kembar ini.

Dari kelahiran ini, sang ibu merasa sangat bangga. Sang ibu memiliki harapan, keteguhan anak-anaknya dalam berjuang untuk bertahan hidup mampu menginsiprasi banyak orang di luar sana.

Meskipun keadaan buah hatinya masih terselubung menggunakan selang pada wajahnya, orang tua dari kedua bayi luar biasa ini berharap mereka segara pulih dan keadaannya sehat.

Ibu dari kedua bayi ini pun berharap , video yang ia unggah pada akun facebooknya mampu menginspirasi banyak ibu di luar sana yang memiliki keadaan yang sama dengan dirinya. Pada akhirnya, tidak ada yang tidak mungkin dan bayi anda akan tetap aman berada di dalam pangkuan orang tuanya.

[goviral_player]