Anak bayi yang masih begitu kecil pada umumnya belum mampu melakukan banyak hal. Selain menangis dan tertawa tidak banyak hal yang dapat mereka lakukan. Ketika beranjak lebih besar dan sudah mulai mampu mengeksplorasi sekelilingnya, anak bayi akan mulai tertarik dengan banyak hal.

Segala hal yang ada disekitarnya akan dengan mudah mereka jangkau. Tak pelak, hal seperti ini akan tentu membuat orangtua kewalahan. Apalagi saat si kecil mengambil segala hal, termasuk benda bahaya yang ada disekeliling mereka.

Akan tetapi, bunda jangan pernah hentikan si buah hati mengeksplorasi kemampuan barunya ya. Alangkah lebih baik jika bunda memperhatikan dan menjaga si kecil agar tidak mendekati sumber bahaya. Dengan begini, mereka akan dapat bermain dengan baik.

Memang mengejutkan sekaligus menyenangkan ketika orangtua dapat menjadi saksi setiap hal luar biasa yang terjadi dengan buah hatinya. Ketika si kecil mulai mempelajari suatu hal dan untuk pertama kalinya hal ini anda ketahui. Maka tentu saja semua orangtua akan terkesima melihat apa yang dilakukan oleh si kecil.

Tersungkur dan Mengamuk, INI yang Picu Si Bayi Histeris!

 

Tersungkur dan Mengamuk, INI yang Picu Si Bayi Histeris!

Seperti yang tergambar dalam video kali ini. Terlihat dalam sebuah video yang diunggah ke situs Youtube pada bulan Juni tahun lalu ini menarik perhatian banyak orang. Dalam video tersebut terlihat seorang bayi yang nampak asik bermain dengan cell phone milik orangtuanya. Melihat layar yang menyala dan gambar didalamnya, si kecil nampak tenang dan menikmati apa yang ia saksikan pada layar tersebut.

Hanya saja, kejadian unik dan tak terduga terjadi ketika si orangtua mengambil ponsel tersebut dari genggaman si kecil. Siapa sangka bahwa bayi sekecil ini akan menunjukan reaksi yang seperti tergambar pada video. Sontak seketika ponsel tersebut diambil dari tangan si kecil, ia tiba-tiba menangis dan mengamuk. Bahkan, reaksi tersebut sampai membuat tubuhnya yang mungil tersungkur dan terbalik ke belakang.

Melihat reaksi lucu dan tak terduga dari si kecil, sang orangtua seperti menikmati gelak tawa melihat ekspresi bayi lucu mereka yang mengamuk. Dengan perlahan si kecil diangkat dan ditarik agar bisa kembali pada posisi duduknya. Namun ia masih saja menangis dan menolak untuk bisa tenang.

Sampai pada akhirnya, ketikan ponsel tersebut dikembalikan pada genggamannya. Ia kembali tenang dan menunjukan ekspresi senang dengan menyunggingkan senyuman lucu yang menggemaskan.

Lihat saja ekspresi lucu dan lugu dari si kecil ketika ponsel tersebut dikembalikan.

[goviral_player]

Menangani Masalah Umum Bayi Baru Lahir – Masalah sering timbul pada bayi baru lahir. Hal ini tak jarang membuat orangtua panik dan bingung. Untuk itu, mengetahui cara menangani masalah ini pada bayi akan menjadi solusi yang bijak.

Menjadi orangtua baru memang menyenangkan. Akan tetapi, disamping lain hal ini pun bisa menjadi hal yang cukup menantang dan menegangkan. Untuk anda yang belum cukup memiliki pengalaman dalam mengurus bayi baru lahir, maka mungkin anda akan sedikit kerepotan menghadapi hal ini.

Tubuh bayi baru lahir masih begitu rapuh, beberapa organ dalam tubuhnya pun belumlah bekerja dengan semestinya. Selain itu, sistem kekebalan tubuh bayi baru lahir masih belum terbentuk dengan sempurna. Hal inilah yang membuat masalah dan penyakit akan lebih rentan menyerang bayi baru lahir. Sehingga demikian, penting sekali untuk anda, terutama orangtuanya untuk selalu mejaga kesehatan si kecil.

Menjaga kebersihan lingkungan sekitar bayi baru lahir adalah hal dasar yang dapat dilakukan untuk mencegah timbulnya penyakit. Selain itu, hindarkan pula bayi baru lahir anda dari jamahan orang banyak. Sebab hal ini akan dapat membuat kuman dan bakteri lebih mudah masuk kedalamnya.

Sayangnya, meski sudah berusaha mati-matian untuk menghindarkan si kecil dari ancaman penyakit. Namun masalah seringkali datang tanpa permisi dan signal. Mereka datang bak seorang ninja, mengendap-endap dan akhirnya dan menyerang dengan tiba-tiba.

Melihat si bayi kepayahan menahan gejala yang dialami dari penyakit yang menyerang tentu saja memilukan. Tidak ada orangtua yang tega melihat bayi mungil mereka terserang dengan penyakit. Hal ini tentu akan membuat oragtua dibuat bingung dan khawatir.

Terlebih lagi bayi baru lahir umumnya belum bisa diberikan obat yang dapat meringankan gejala yang mereka rasakan. Hal inilah yang membuat tindakan menjadi terbatas diberikan pada bayi baru lahir. Untuk itulah, pencegahan terhadap datangnya penyakit menjadi hal yang penting dilakukan. Hanya saja, bila kondisi tersebut sudah terlanjur menyerang maka penting sekali untuk ibu mengetahui penanganannya.

Menangani Masalah Umum Bayi Baru Lahir

Cukup banyak hal yang dialami oleh bayi baru lahir. Tak mengherankan sebagian yang dialami oleh bayi membuat orangtuanya panik. Masalahnya, mulai dari bayi kuning, bayi yang terus menerus menangis dan penyakit lain seperti infeksi tali pusat. Hal ini seringkali membuat orangtua bingung dan khawatir.

Pada dasarnya, kondisi kesehatan bayi baru lahir sepenuhnya menjadi tanggung jawab orangtuanya. Selain itu, beberapa masalah bayi baru lahir seperti diatas sifatnya adalah hal yang umum dan wajar. Ibu tak perlu merasa panik atau dengan segera membawa bayinya ke rumah sakit.

Sebenarnya, masalah-masalah semacam tersebut tidak memerlukan penanganan dokter. Malah kondisi ini akan dapat kembali pada kondisi normal dengan sendirinya.

Nah, agar anda tidak langsung panik saat menghadapi masalah ini pada bayi baru lahir anda. Maka mari kita simak beberapa cara menangani masalah umum bayi baru lahir.

Menangani Masalah Umum Bayi Baru Lahir

Beberapa masalah memang kerap terjadi pada bayi baru lahir. Akan tetapi, tak perlu khawatir sebab pada dasarnya masalah tersebut adalah hal yang wajar. Untuk mengurangi rasa panik anda saat bayi menghadapi kondisi tersebut. Berikut ini adalah cara menangani masalah umum bayi baru lahir.

Masalah Bayi Kuning

Biasanya, sebagian besar kelahiran bayi baik itu prematur maupun bayi yang lahir normal akan mungkin menderita penyakit kuning. Kondisi ini terjadi sebab adanya penumpukan kadar bilirubin dalam darah si kecil. Fungsi organ hati yang belum bekerja dengan baik mengakibatkan kondisi ini terjadi.

Bilirubin adalah pigmen kuning yang dihasilkan oleh pemecahan hemoglobin (Hb) didalam hati (liver). Masalah inilah yang membuat bayi kuning dibagian kulit dan juga bagian mata.

Kondisi ini termasuk kedalam kondisi yang umum pada bayi baru lahir. Hampir sebanyak 80 persen kelahiran bayi mengalami kondisi kuning yang terjadi selama seminggu kehidupan pertamanya. Pada bayi yang mengalami kondisi ini, maka kulit dan matanya akan terlihat kuning. Biasanya pada hari ketiga atau keempat kondisi ini akan tampak lebih jelas dan umumnya mereda pada hari ketujuh atau kesepuluh.

Kondisi penyakit ini tidaklah berbahaya. Untuk menangani kondisi ini, sebaiknya tetap berikan ASI pada si kecil. Kebutuhan ASI yang terpenuhi pada buah hati akan dapat membantu meredakan kondisi kuning pada tubuhnya. Selai itu, cara lain yang dapat dilakukan adalah dengan menjemur bayi dibawah sinar matahari pagi. Akan tetapi, bila kadar bilirubin pada bayi sangat tinggi, maka mungkin si kecil akan membutuhkan penaganan khusus seperti fototerapi.

Masalah Infeksi Tali Pusat

Masalah lain yang mungkin dialami oleh si buah hati adalah infeksi tali pusat. Ketika masih dalam rahim ibu, tali puat bermanfaat untuk menyediakan makanan dan oksigen pada bayi dalam rahim. Setelah lahir, fungsi tali pusat sudah tidak lagi diperlukan. Sehingga dokter atau bidan akan memutus tali ini dan menyisakan sedikit tali agar copot sendiri.

Sisa tali yang masih ada pada perut si bayi baru lahir perlu dirawat. Ibu perlu mengupayakan kebersihan dari tali ini agar tidak terjadi infeksi. Untuk itu, mengatasi masalah ini maka sebaiknya jangan tutupi bagian tali pusat dengan menggunakan popok atau kain. Biarkan terbuka, namun perhatikan kebersihan. Tali pusat yang dibiarkanterbuka akan membuatnya lebih cepat mengering dan copot.

Selain itu, pastikan bagian area perut selalu bersih dan terjaga kebersihannya dengan baik. Saat mandi, bagian ini sebaiknya tidak terkena dengan air dan pastikan selalu kering.

Masalah Bayi Terus Menerus Menangis

Bayi baru lahir memang cenderung sering menangis. Akan tetapi, ada kondisi khusus untuk bayi yang menangis dalam waktu yang lama dan terus menerus. Kondisi ini dinamakan dengan kolik. Kolik adalah kondisi yang umum terjadi pada bayi dibawah usia 3 bulan. Hal ini umumnya akan membuat bayi lebih sering menangis terutama pada malam hari.

Kondisi ini terjadi karena bayi menelan udara saat mengambil napas. Udara ini kemudian lolok dari perut kebagian usus dan meneybabkan dan perasaan yang tidak nyaman.

Kondisi kolik yang terjadi dengan si kecil akan membuat anda panik dan bingung. Selain itu, kondisi ini umumnya tidak bisa disembuhkan. Namun gejala tangisan bayi akibat kolik akan dapat ditenangkan. Caranya cobalah untuk membuat si kecil bersendawa dengan menaruhnya dipundak anda. Atau berikan pijatan pada bagian area perutnya dengan lembut searah jarum jam.

Masalah Bayi Muntah

Bayi muntah atau yang lebih dikenal dengan sebutan gumoh adalah kondisi umum yang terjadi pada bayi baru lahir. Terutama setelah mereka diberikan ASI. Kondisi ini terjadi sebab sistem pencernaan bayi belum bekerja dengan baik. Kondisi ini menyebabkan kelebihan ASI yang dikosumsi oleh bayi kembali keluar lewat muntahannya.
Ketika bunda mengalami kondisi ini maka tidak perlu khawatir. Bayi yang gumoh bisa diatasi dengan membantu bayi agar sendawa. Caranya, angkat bayi yang baru saja diberikan ASI, lalu senderkan pada pundak anda.

Masalah Bayi Sering Cegukan

Seperti orang dewasa, bayi juga akan mengalami kondisi cegukan setelah makan. Pada bayi baru lahir, mereka akan mungkin cegukan setelah meng-ASI. Meskipun tidak berbahaya, akan tetapi cegukan bisa jadi menyakitkan untuk si bayi. Untuk itulah, kondisi ini perlu segera diatasi.

Cara mengatasi cegukan dapat dilakukan dengan menelungkupkan bayi diatas bahu anda dan menggosok bagian punggungnya. Cara ini akan dapat membuat bayi merasa lebih nyaman dan membantu cegukannya cepat menghilang.

Demikianlah beberapa hal yang dapat diketahui dari menangani masalah umum bayi baru lahir. Semoga bermanfaat!

Memahami Arti Tangisan Bayi – Bayi  belum mampu mengungkapkan emosi dan keinginannya lewat kata-kata. Itulah mengapa ia sering menangis. Tanggapi dengan cepat kondisi bayi yang menangis dengan memahami arti tangisannya.

Hadirnya buah hati ditengah-tengah keluarga kecil anda tentu semakin melengkapi keutuhan keluarga anda. Apalagi untuk mereka pasangan yang telah lama menantikan hadirnya bayi dalam kelaurganya. Hal ini tentu menjadi anugerah besar yang telah mereka nantikan. Menjadi orangtua baru memang menyenangkan dan menjadi ketertarikan sendiri. Menggenggam si kecil dalam pelukan untuk pertama kalinya setelah 9 bulan akan menjadi kebahagiaan yang utuh. Apalagi mulai dapat memperkenalkan mereka pada keluarga besarnya menjadi hal yang tak sabar ingin anda lakukan.

Hanya saja, disamping lain kegiatan mengurus anak terutama bayi baru lahir bisa cukup membingungkan. Apalagi saat si kecil sering menangis hal ini seringkali membuat anda panik dan tidak tahu harus berbuat apa. Namun tak perlu khwatir bunda, meski sebagian tangisan si kecil seringkali mengindikasikan ada masalah serius dengan tubuhnya. Akan tetapi, menangis adalah bahasa umum yang baru dipelajarinya untuk berkomunikasi.

Ya, sebagai caranya berkomunikasi, tangisan merupakan bahasa umum yang baru dikuasai oleh si bayi. Lewat cara ini ia sedang menyampaikan apa yang dirasakan dan diinginkannya. Jadi demikian, dalam hal ini orangtua perlu menjadi lebih siaga dalam memahami arti tangisan bayi.

Melihat si kecil tidak henti-hentinya menangis tentu saja akan sangat memilukan. Tidak jarang, bunda menjadi panik seketika dikarenakan tangisan keras yang dibuat oleh si kecil. Akan tetapi, dengan memahami arti tangisan bayi bunda akan dapat mengetahui lebih banya penyebab bayi anda menangis. Hal ini tentu akan sangat bermanfaat dan menjadi informasi yang berharga. Terutama untuk bunda yang baru saja memiliki bayi dirumah.

Memahami Arti Tangisan Bayi

Dengan begini buda akan lebih banyak tahu bagaimana cara menenangkan si kecil yang menangis dan terlihat rewel. Sebab pada dasarnya membiarkan si kecil apalagi bayi baru lahir menangis lama bukanlah hal yang baik. Bayi yang dibiarkan menangis keras dan lama akan berbahaya untuk paru-parunya.

Sebagaimana kita ketahui, pada bayi baru lahir organ dalam tubuhnya masihlah dalam proses perkembangan untuk mencapai sempurna. Jadi demikian, masalah yang menyerang bagian paru-paru akibat tangisan tak henti-henti akan mengancam keselamatanya.

Ada banyak hal yang bisa membuat si kecil menangis. Yang mana beberapa hal ini penting untuk anda pahami agar anda bisa menentukan tindakan yang akan diberikan pada si kecil. Nah, untuk memahami arti tangisan bayi maka beberapa hal ini penting untuk anda kenali.

Memahami Arti Tangisan Bayi

Menanggapi tangisan bayi dengan cepat adalah hal yang penting dilakukan. Selain menjaga agar kesehatan paru-paru bayi tidak tergganggu akibat tangisan yang keras. Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa tangisan bayi yang diberikan respon cepat membuat bayi menangis lebih sedikit saat mereka menginjak usia batita. Untuk itulah, hal ini penting sekali dilakukan. Berikut ini adalah beberapa cara yang dapat dijadikan pedoman dalam memahami arti tangisan bayi.

Bayi Menangis Karena Lapar

Hal pertama dalam memahami arti tangisan bayi adalah bayi anda bisa jadi ia menangis sebab lapar. Untuk itu, anda wajib memperhatikan tangisan bayi anda. Bila si kecil sudah merengek dan juga mengeluarkan suara seperti ‘nneh’ atau ‘nnah’ ini berarti bayi anda sedang lapar.

Suara tangisan bayi memiliki beberapa tingkatan dan mereka akan cenderung menangis dengan suara yang lebih kencang saat bunda tidak mampu mengartikan tangisannya ini. Untuk itu, perhatikan kembali kapan waktu terkahir bunda menyusui si kecil. Bila rupanya tangisannya berbarengan dengan jam menyusuinya. Maka segera susui si buah hati agar tangisannya cepat mereda.

Akan tetapi, satu hal yang penting untuk diingat adalah jangan berikan mereka makan dengan porsi yang berlebihan. Apalagi untuk bayi baru lahir. Hindarkan menyusui dengan waktu yang lama sebab umumnya bayi baru lahir belum tahu kapan ia kenyang dan kapan waktunya berhenti menyusu. Jadi demikian, silahkan atur porsi menyusui anda agar si kecil mendapatkan asupan yang cukup.

Bayi Menangis Karena Ingin Ngempeng

Bayi baru lahir memang cukup sering menangis. Hal ini dikarenakan belum banyak hal yang bisa mereka lakukan. Sehingga demikian mereka akan menyampaikan emosi dan keinginannya lewat tangisan.

Bunda mungkin menjumpai si kecil yang terus memasukkan jari-jarinya kedalam mulutnya. Padahal tidak selang beberapa lama sebelumnya bunda baru saja memberikan mereka ASI. Bayi yang menangis dan memasukkan jari-jari dalam mulutnya tak selalu berarti mereka kelaparan. Bisa jadi si kecil sedang ingin mengempeng.

Untuk itu, berikan mereka alat yang bisa dihisap seperti empeng. Akan tetapi, pastikan bila alat tersebut higienis dan telah dicuci dengan baik. Kebersihan perlu dijaga dan diperhatikan dengan baik pada anak bayi, terutama bayi baru lahir. Guna menghindari kuman dan bakteri masuk kedalam tubuhnya.

Bayi Menangis Karena Lelah

Penyebab lain dalam memahami arti tangisan bayi adalah bisa jadi mereka menangis karena lelah. Bayi yang kelelahan akan terlihat dari gestur tubuhnya yang lain. Pada bayi yang kelelahan mereka akan menunjukan dengan menggosok-gosok wajahnya dan juga memutar bagian kepalanya dari satu sisi ke arah yang lain. Untuk itu, ketika bunda melihat hal yang satu ini maka sebaiknya perhatikan dengan baik hal ini.

Untuk mengatasi hal ini sebuah usapan yang lembut dan hangat dari tangan bunda dan ayah akan membuat mereka nyaman. Dengan begini si kecil akan dapat tertidur dengan lelap. Terutama untuk bayi baru lahir mengingat waktu tidur mereka masihlah intens pada masa ini.

Bayi Menangis Karena Popoknya Basah

Bayi anda pun akan mungkin menangis ketika popoknya basah. Kondisi popok yang basah tentu saja akan menimbulkan perasaan yang tidak nyaman. Sehingga demikian si kecil akan meminta anda segera menggantinya dengan cara menangis.

Untuk itu, ketika si kecil mulai terlihat rewel. Maka periksa bagian popoknya, bisa jadi ia menangis karena minta diganti. Dengan begini, segera ganti popok bayi dengan yang baru. Selain itu, hindarkan menggunakan popok terlalu lama pada bayi anda sebab hal ini akan mungkin menimbulkan lecet dan juga ruam popok.

Bayi Menangis Karena Kolik

Penyebab lain dari tangisan bayi adalah kondisi kolik yang menyerang. Hal ini seringkali sulit untuk dideteksi sebab pada umumnya kolik tidak menampakan gejala lain selain dari tangisan bayi.

Bila bayi berusia dibawah 3 bulan menangis berlebihan dan terus menerus kemungkinan mereka menderita kolik. Kolik adalah sebuah kondisi yang menyebabkan bayi yang sehat tiba-tiba menangis berlebihan dalam waktu yang lama. Hal ini tidak bisa disembuhkan. Akan tetapi ada beberapa tekhnik yang dapat dilakukan untuk menenangkan bayi yang kolik diantaranya adalah:

  • Berikan belaian yang halus dan lembut untuk membuatnya lebih nyaman
  • Lakukan pijatan dibagian perutnya searah jarum jam
  • Gendong dan ayun-ayunkan dengan perlahan
  • Mandikan dengan menggunakan air hangat
  • Mainkan musik yang lembut atau bernyanyilah dengan nyaman
  • Sendawakan si kcil
  • Ajak ia berjalan-jalan keluar.

Demikianlah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk memahami arti tangisan bayi. Dengan begini diharapkan bunda dapat segera menenangkan bayi yang rewel dan menangis keras sehingga panik yang bunda alami bisa mereda.

Orang tua tentu ingin bayinya tetap merasa tenang dan nyaman. Namun, keadaan tertentu membuat bayi menangis terus menerus. Jangan panik menghadapi keadaan ini, karena beberapa cara bisa dilakukan untuk menenangkan bayi menangis dengan cepat.

Ketika bayi menangis terus menerus tanpa henti, mungkin sebagai orang tua anda akan merasa khawatir dan panik. Anda juga akan beranggapan si kecil sakit atau sedang merasakan keadaan yang membuatnya tidak nyaman. Mengetahui penyebab si kecil menangis tentunya akan membuat anda lebih tenang dalam menyikapinya, serta akan memudahkan anda dalam mencari solusi untuk menenangkan si kecil.

Umumnya, bayi berkomunikasi atau menyampaikan apa yang dirasakan dan dibutuhkannya dengan menangis. Seperti misalkan ketika mereka membutuhkan ASI karena lapar, pakaian yang dikenakan tidak nyaman dan lain sebagainnya. Jadi intinya, bayi menangis belum tentu disebabkan karena ia sakit atau kesakitan. Yang harus anda lakukan ketika si kecil menangis yaitu tetap tenang.

Menenangkan Bayi Menangis

Menurut seorang pakar, penyebab bayi menangis yaitu karena ia merasa sulit untuk menyesuaikan dirinya dengan kehidupan setelah ia dilahirkan. Dengan keadaan-keadaan tertentu dan karena kurangnya kebiasaan dengan keadaan tersebut si kecil akan merasa terganggu sehingga ia akan mengekspresikannya dengan tangisan. Cara yang bisa dilakukan untuk menenangkan bayi menangis yaitu dengan menciptakan keadaan seperti di dalam rahim. Bahkan cara ini dikatakan berhasil karena hampir 90 persen bayi merasa tenang.

Berikut ini beberapa cara yang bisa anda lakukan untuk menenangkan bayi menangis.

Tips Menenangkan Bayi Menangis

Posisi Meringkuk Atau Telungkup

Ketika berada di dalam rahim bayi menghabiskan waktunya dalam posisi meringkuk. Oleh karena itu, sebagai langkah menenangkan bayi menangis anda bisa menggendong atau menidurkan si kecil pada posisi ini. Posisi seperti ini akan membantu bayi anda merasa lebih nyaman. Anda boleh meletakan si kecil dalam posisi ini jika memang iya menangis terus menerus, pastikan juga bayi selalu berada dalam pengawasan dan perhatian orang dewasa. Dalam keadaan biasa, anda cukup memposisikan bayi anda dengan posisi telentang.

Lampin

Untuk orang dewasa, dibungkus dengan menggunakan selimut atau kain hangat lainnya akan membuat tidak nyaman dan terasa terkekang. Akan tetapi, bagi bayi yang tidak bisa tenang karena menangis, lampin akan membuat dirinya terasa seperti berada di dalam rahim yang sempit dan ia akan sangat akrab dengan keadaan seperti ini. Meskipun lampin bisa dililitkan seberapa ketat, tetapi anda cukup melilitkan dengan kekuatan cukup saja yang terpenting bayi anda tidak lolos dan kaki atau lengannya tidak dapat bergerak bebas.

Berbisik

Banyak orang tua menenangkan bayinya ketika menangis dengan mengeluarkan bunyi “shhh”. Menenangkan bayi menangis dengan cara ini memang cukup efektif. Suara desis tersebut mampu menenangkan si kecil karena hampir mirip dengan desingan yang mengelilingi dirinya ketika ia berada di dalam rahim. Selain itu, anda bisa berkomunikasi dengan nada yang tenang bersama dengan si kecil. Berdasarkan penelitian, nada suara seorang ibu merupakan cara paling efektif yang dapat menenangkan bayi.

Mengayun

Mengayun si kecil dengan lembut dan konstan akan membuatnya lebih tenang. Ingat, ayunkan dengan lembut dan jangan terlalu keras.

Sentuhan

Memberikan sentuhan pada si kecil mampu menstimulasi reseptor perasaan nyaman. Berdasarkan penelitian, menyebutkan bahwa sentuhan lembut yang dilakukan pada sepanjang tubuhnya jauh lebih efektif dibandingkan dengan sentuhan dengan gerakan cepat dan pendek. Anda juga bisa menyentuh bagian punggung pipi, perut dan kaki si kecil.

Mandi

Memandikan bayi bisa anda lakukan untuk membuat si kecil lebih tenang. Keadaan air yang hangat dan suasana air mengalir bisa menjadi solusi tepat dan cepat untuk menenangkan si kecil ketika menangis. Agar ia merasa lebih tenang, anda bisa ikut serta mandi bersama dengan si kecil. Pasalnya, kontak kulit bisa membuat si kecil merasa lebih tenang.

Berikan Nanyian

Anda bisa memberikan nyanyian pada si kecil ketika ia mulai rewel. Nyanyian dengan tempo yang lebih lambat dan suara yang lembut akan membuatnya lebih tenang dan nyaman. Dalam merespon suara musik, tubuh manusia akan menyamakannya dengan detak jantung dan indera perasa yang disesuaikan dengan tempo musik yang didengarnya.

Pijat Bayi

Jika tangisan bayi anda tidak kunjung reda, anda bisa mencoba menenangkan bayi menangis dengan melakukan pijatan lembut. Berikan pijatan lembut pada tubuh bayi anda, baik pada bagian lengan, kaki, dada, punggung dan wajah. Cara pijat bayi yang benar akan mendukung kesuksesan dalam menenangkan bayi menangis.

Jalan Jalan

Ketika di dalam rahim bayi terbiasa di bawa bergerak oleh sang ibu. Anda bisa meniru cara ini untuk membuatnya lebih tenang dan tertidur.

Tetap Tenang

Khawatir ketika bayi menangis adalah perasaan yang wajar. Ketegangan yang anda rasakan akan dirasakan pula oleh bayi anda, sehingga ia akan bereaksi terhadap keadaan ini. Oleh karena itu, pastikan anda tetap tenang dalam menyikapi keadaan si kecil yang terus menerus menangis. Jika anda stres atau merasa khawatir berlebihan maka tangisan bayi anda akan semakin bertambah parah.

Berikan Dot

Mengisap dot merupakan relaksasi yang baik dan dapat membuat bayi lebih nyaman.

Konsultasi dengan Dokter

Apabila tangisan bayi tidak kunjung reda dan anda semakin khawatir akan keadaannya, maka untuk memastikan keadaannya anda bisa membawa si kecil ke dokter. Dokter akan menemukan penyebab medis yang membuat bayi anda terus menerus menangis.