Berenang memiliki banyak manfaat untuk bayi. Melatih bayi berenang sejak usia dini dapat dilakukan. Untuk itu, penting mengetahui tips melatih bayi berenang yang aman.

Berenang merupakan salah satu kegiatan menyenangkan yang digemari banyak orang, baik orang dewasa maupun anak-anak. Sebenarnya, sejak bayi anak sudah memiliki kemampuan berenang. Hal ini dikaitkan dengan kemampuan bayi ketika berada dalam kandungan yang terbiasa dengan air ketuban.

Mengajari bayi berenang sejak dini baik dilakukan karena diyakini memiliki banyak manfaat. Namun meskipun begitu, tidak sedikit orangtua yang bertanya akan kapan waktu yang tepat melatih bayinya berenang. Meskipun umumnya bayi sudah terbiasa dengan air ketuban ketika berada dalam kandungan ibunya, akan tetapi beberapa hal perlu dipertimbangkan orangtua sebelum melatih bayinya berenang.

Tips Melatih Bayi Berenang

Kapan Usia Tepat Melatih Bayi Berenang?

Olahraga air ini dapat anda mulai ketika si kecil berusia 4-7 bulan. Kemampuan si kecil untuk segera menarik napas sebelum ia menyentuh air belum hilang. Pada usia ini juga dianggap tepat untuk melatih koordinasi gerakan otot-otot tubuhnya.

Manfaat Berenang Untuk Bayi

Berenang memiliki banyak manfaat baik untuk bayi, mulai dari melatih kebugaran fisik sampai melatih gerak refleks bayi. Tidak hanya itu, dengan berenang bayi akan merasa lebih nyaman dan rileks.

Berikut ini beberapa manfaat berenang bagi si kecil:

  • Berenang dapat memperkuat paru-paru dan jantung bayi
  • Baik untuk menunjang kesehatan dan mental si kecil
  • Meningkatkan rasa percaya diri
  • Menstimulasi otak dengan keselarasan gerak 5 panca inderanya
  • Peredaran darah menjadi lancar
  • Koordinasi dan keseimbangan tubuh akan terbentuk dengan baik
  • Penyegaran dan rekreasi

Persiapan Sebelum Mengajak Bayi Berenang

Beberapa hal perlu anda siapkan sebelum mengajak bayi berenang seperti berikut ini:

  • Pakaian renang. Pilihlah pakaian renang yang nyaman untuk bayi anda. Hindari memilih pakaian renang yang terlalu longgar atau terlalu ketat untuk si kecil. Pilihlah bahan pakaian yang bagian dalamnya lembut sehingga si kecil akan merasa lebih nyaman dan terhindar dari iritasi kulit.
  • Mainan. Untuk menemani aktivitasnya dalam air, jika diperlukan anda dapat menyiapkan mainan bayi dengan warna cerah. Pilihlah mainan yang aman dan terbuat dari bahan plastik atau karet.
  • Handuk. Siapkan handuk yang terbuat dari bahan yang lembut dan nyaman. Setelah selesai berenang anda dapat membungkus tubuh si kecil dengan handuk.
  • Pakaian ganti. Siapkan pakaian ganti yang ringan dan lembut agar pori-pori kulit si kecil tetap merasa nyaman.
  • Cemilan sehat. Jika anak anda sudah berusia di atas 1 tahun, anda dapat menyiapkan cemilan sehat yang dapat dinikmati setelah ia selesai berenang agar tubuh kembali mendapatkan asupan sehat.

Tips Melatih Bayi Berenang

Sebelum Berenang di Kolam

Agar si kecil terbiasa dengan air, anda dapat membiasakannya terlebih dahulu degan rutinitas mandi yang menyenangkan. Ketika mandi, percikan air ke tubuhnya atau anda dapat memposisikan si kecil telentang di atas air, lalu garakan tubuhnya dengan lembut ke kiri dan kanan. Anda dapat ikut berendam bersama si kecil di bak mandi dan posisikan si kecil di atas dada anda.

Pilih Kolam Renang yang Tepat

Pemilihan kolam renang bayi yang tepat perlu anda perhatikan sebelum melatih bayi berenang. Pilihlah kolam renang yang memberikan kelas khusus untuk bayi dan ibu. Ini bertujuan agar selama berada di tempat berenang umum anda dan bayi tetap merasa aman dan nyaman.

Kenalkan Kolam Berenang Pada Bayi

Karena belum terbiasa dengan kolam renang, maka anda harus memperkenalkannya pada si kecil. Salah satu cara terbaik yang dapat anda lakukan dalam mengenalkan kolam renang pada bayi anda yaitu dengan meletakannya di tepi kolam. Kemudian latih sedikit demi sedikit agar si kecil tidak merasa takut dan kaget. Anda dapat duduk di pinggir kolam, angkat bayi anda dan masukan setengah badan si kecil ke dalam kolam renang, lalu anda dapat kembali mengangkatnya. Ketika berada di dalam kolam renang anda harus mengawasi si kecil lebih ekstra. Jaga ia supaya selalu dekat dengan anda.

Perhatikan Kondisi Kesehatan Ibu dan Anak

Guna memberikan kenyamanan saat melatih anak berenang, anda harus memperhatikan kesehatan anak dan juga anda sendiri. Jika bayi anda mengalami masalah kesehatan sebaiknya urungkan niat untuk melatihnya berenang.

Berikan Rasa Aman Selama Berenang

Ikatan batin antara anak dan orangtua sangat kuat. Ketika anda melatih si kecil berenang sebaiknya berikan selalu rasa aman padanya. Anda dapat menjaga kontak mata dengannya dan berikan senyuman dan dorongan lembut ketika melatihnya berenang.

Pakaikan Krim Perawatan Kulit

Jika bayi anda memiliki masalah dengan kulitnya, maka sebaiknya sebelum berenang aplikasikan terlebih dahulu produk perawatan kulit khusus bayi untuk mengurangi risiko masalah kulit yang akan terjadi. Untuk mengetahui penanganan yang tepat anda dapat melakukan konsultasi dengan dokter, sehingga dengan begitu tidak akan mengganggu kenyamanan si kecil setelah berenang.

Letakan Mulut Anda di Bawah Air

Letakan mulut anda di bawah air untuk menunjukan cara meniup gelembung. Pelajaran ini sangat penting karena dengan meniup gelembung maka air tidak akan terhirup. Kegiatan ini juga bisa dilatih saat rutinitas mandi.

Posisikan Bayi Telentang

Posisikan bayi telentang, dimana kepalanya disandarkan di bahu anda agar tetap berada di atas permukaan air. Dengan posisi ini bayi akan bebas untuk menendangkan kakinya dalam air, sekaligus dapat membuat bayi tetap merasa hangat.

Hal yang Harus Diperhatikan Saat Melatih Bayi Berenang

Anda harus memastikan bahwa semua kebutuhan bayi saat berenang nyaman dan aman untuknya. Saat melatih bayi berenang ada beberapa hal yang perlu diperhatikan seperti berikut ini:

  • Anda harus memastikan suhu kolam renang cenderung hangat. Suhu kolam renang yang baik untuk bayi antara 30-32 derajat Celcius.
  • Saat berenang bersama bayi anda dapat membaginya dalam beberapa sesi. Ini dilakukan agar bayi tidak terlalu lama terendam dalam air. Untuk tahap awal, si kecil cukup menghabiskan waktu dalam air selama 10-15 menit. Jika frekuensinya sudah semakin sering, maka anda dapat kembali menambahkannya waktu sampai 20-25 menit dalam setiap sesinya. Sebaiknya jangan sampai si kecil berada dalam kolam renang selama lebih dari 30 menit karena dapat menyebabkan hipotermia.
  • Anda harus berhati-hati dengan kolam renang yang ditambahkan bahan kimia, seperti misalkan klorin. Penambahan bahan kimia pada kolam renang sebenarnya dilakukan untuk menghambat perkembangan bakteri. Akan tetapi berdasarkan penelitian, jika tubuh terpapar bahan kimia secara berlebihan dapat menyebabkan masalah pada mata dan saluran sistem pencernaan atas, serta kulit. Berdasarkan dokter spesialis anak, jika anda sampai mencium aroma klorin dalam kolam renang, maka kadar klorin terlalu kuat untuk bayi.
  • Jika bayi menggigil maka sebaiknya segera keluarkan ia dari kolam renang. Kemudian anda dapat membalut tubuhnya dengan handuk atau kain hangat yang sebelumnya sudah disiapkan.

Tips Memilih Baju Renang Anak yang Aman dan Nyaman – Kegiatan berenang bukan hanya menyenangkan untuk dilakukan. Namun hal ini pun dapat memberikan manfaat baik untuk tumbuh kembang si kecil. Dalam hal memilih baju renang untuk anak, kegiatan yang satu ini tidak dapat dilakukan dengan sembarang. Tidak cukup hanya terlihat menarik dan lucu saja. Baju renang perlu dipilih yang aman dan nyaman.

Liburan telah tiba! Saatnya menghentikan sejenak segala kesibukan dan kepenatan yang dilakukan setiap hari. Ini adalah waktu yang tepat untuk merelaksasi fikiran dan membuat tubuh merasa tenang dan nyaman. Selain beristirahat dirumah dan berkumpul bersama dengan keluarga, hari libur bisa dimanfaat dengan banyak hal.
Anda bisa mengajak serta pasangan dan keluarga untuk berlibur dan mengunjungi tempat-tempat wisata yang menyenangkan. Selain menggembirakan, kegiatan ini tentu akan dapat meningkatkan kedekatan antara orangtua dan anak-anaknya.

Ya, kesibukan ayah dan ibu umumnya membuat mereka tidak banyak menghabiskan waktu bersama dengan anak-anaknya. Anak-anak yang masih balita dan pekerjaan yang menumpuk membuat mereka tak banyak bercengrama dan menjalin kedekatan yang intim. Apalagi, kesibukan pekerjaan dan tuntutan seringkali menjadi dua hal yang membuat orangtua dibuat sibuk.

Padahal, anak-anak yang masih balita pada dasarnya masih membutuhkan peranan kedua orangtuanya dengan baik. Hanya saja, kesibukan yang begitu padat terpaksa membuat ayah dan ibu menitipkan si kecil yang masih balita pada pengasuhnya.

Tidak masalah memang menyewa jasa pengasuh bayi saat anda mampu memfasilitasi si kecil. Selain itu, selama banyak pertimbangan besar dan anda masih bisa memantau perkembangan si kecil dengan baik. Maka hal ini sebenarnya sah-sah saja.

Tips Memilih Baju Renang Anak yang Aman dan Nyaman

Nah, ketika waktu liburan tiba atau ada waktu senggang maka manfaatkan waktu ini dengan baik. Jangan hanya menghabiskan waktu libur dirumah saja dengan bersantai atau bermain bersama dengan si kecil. Terkadang andapun butuh waktu bersama dengan si kecil dan pasangan.

Untuk itu, tidak ada salahnya membawa serta buah hati anda ke tempat wisata yang menarik. Selain itu, jangan khawatir dengan masalah repot atau rewelnya membawa si kecil. Yang terpenting adalah nikmati setiap momennya dan berusahalah untuk menjalin kedekatan dengan buah hati anda. Momen seperti ini untuk anda para orangtua yang bekerja akan cukup langka. Jadi demikian, jangan sia-siakan kegiatan berlibur dengan si buah hati ya.

Nah, berbicara mengenai tempat berlibur yang menyenangkan, wahana air biasanya menjadi pilihan yang baik. Selain menyenangkan, anak-anak akan diedukasi dengan pengalaman baru sewaktu berenang.

Tidak perlu merasa khawatir, pada dasarnya anak bayi atau balita sudah mulai dapat diperkenalkan dengan kegiatan berenang sejak mereka lahir. Jadi demikian, anda akan aman membawa si kecil pergi ke kolam renang umum dan bermain air didalamya.

Selain itu, perlu diketahui kegiatan berenang yang dilakukan oleh anak-anak balita bukan hanya menyenangkan. Namun kegiatan ini pun dapat memberikan manfaat yang baik untuk si kecil. Sebuah penelitian menjelaskan bahwa anak-anak yang telah diperkenalkan dengan kegiatan berenang sejak mereka dini dapat meningkatkan keseimbangan dalam memegang yang lebih baik. Untuk itulah, tak perlu merasa takut membawa si kecil untuk berenang dan menghabiskan waktu di tempat berenang yang mengasyikan.

Anak-anak tentu akan senang dengan kegiatan berenang, bahkan pada saat sudah berada di air mereka akan sulit untuk diminta berhenti. Akan tetapi, kegiatan yang satu ini pun perlu diperhatikan dengan baik ya bunda, terutama dalam hal memilih pakaian renang untuk si kecil.

Adapun fungsi dari pemberian baju renang untuk anak bukan hanya memberikan manfaat guna melindungi mereka selama berenang. Namun, hal ini pun memberikan keleluasaan bagi mereka untuk tetap merasa nyaman selama berenang.

Dengan demikian, kegiatan memilih baju renang tidaklah dapat dilakukan dengan sembarang. Ingin tahu seperti apa tips memilih baju renang anak yang aman dan nyaman? Simak dibawah ini.

Tips Memilih Baju Renang Anak yang Aman dan Nyaman

Memberikan pakaian renang yang aman dan nyaman untuk si kecil akan dapat memberikan perlindungan yang baik bagi tubuhnya selama berenang. Selain itu, hal ini pun diharapkan dapat memberikan motivasi untuk si kecil agar mau berenang dan rajin melakukannya. Untuk itulah, berikut ini adalah beberapa tips memilih baju renang anak yang aman dan nyaman.

Bahan yang Nyaman dan Lentur

Penting sekali untuk memperhatikan kualitas bahan yang dipilih sewaktu membeli baju renang. Pilihlah baju renang yang nyaman dan lentur untuk tubuh si kecil. Sebaliknya, hindari memilih bahan yang tidak berat dalam air. Untuk bahan seperti ini bisanya jenis baju renang ini terdapat jenis yang muslimah yakni spandex nylon. Akan tetapi, tersedia pula dalam jenis yang biasa yakni yang pendek.

Jangan pilih baju renang dengan bahan poli sebab kandungan katunnya besar. Hal ini akan membuat si kecil merasa tidak nyaman sebab baju renang ini umumnya terasa kaku didalam air. Baju renang dengan bahan poli memang akan jauh lebih murah harganya dengan bahan nylon. Akan tetapi, demi kenyamanan si buah hati sebaiknya pilihlah bahan yang brkualitas baik.

Pilih Baju Renang dengan Fungsi Sebagai Pelindung

Jangan pilih baju renang anak semata karena tampilannya lucu atau menggemaskan bila dikenakan pada si buah hati. Sebaliknya, fungsi dari penggunaan baju ini haruslah nyaman dan melindungi tubuh si kecil dari sengatan matahari. Apalagi saat si kecil melakukan aktivitas berenang diluar ruangan.

Pilih Baju yang Membuat Anak Dapat Bergerak dengan Leluasa

Ketika memilih baju renang sebaiknya pertimbangkan apakah baju yang dipilih dapat membuat anak merasa nyaman atau tidak. Selain itu, yang terpenting adalah mengupayakan bahwa anak dapat bergerak dengan leluasa menggunakan bajunya.

Artinya baju jangan terlalu ketat dan tidak pula longgar. Ukuran yang pas dengan tubuhnya akan membuat mereka merasa lebih nyaman. Selain itu, perhatikan pula pemakaian baju yang terlalu ketat akan membuat anak mudah lecet dan teriritasi. Untuk itu, perhatikan hal ini dengan benar-benar baik.

Bawa Serta Buah Hati Saat Memilih Pakaian Renang

Supaya baju renang yang akan dikenakan si kecil dapat muat dengan pas pada tubuhnya maka tidak ada salahnya membawa buah hati anda. Pada saat berada di toko, jangan sungkan untuk meminta izin mencoba pakaian tersebut pada tubuh si anak. Hal ini tentu guna memastikan apakah si kecil merasa nyaman atau tidak dengan pakaiannya.

Itulah dia beberapa tips memilih baju renang anak yang aman dan nyaman. Semoga dengan mengetahui tips diatas anda bisa mengaplikasikannya dengan baik sehingga anak anda merasa lebih nyaman dengan baju renangnya. Dengan begini kegiatan bermain di air dan berenang akan menjadi hal yang lebih menyenangkan dan mengasyikan.