Benjolan Pada Payudara Saat Menyusui – Timbulnya benjolan pada payudara seringkali mengindikasikan adanya kanker payudara. Untuk itulah, segala jenis timbulan atau benjolan yang ditemukan perlu pemeriksaan medis. Sementara itu, bila kondisi ini terjadi saat masa menyusui, apakah aman? Simak dibawah ini.

Penemuan benjolan pada bagian payudara, baik itu secara kebetulan, dengan disadari atau bahkan selama proses pemeriksaan klinis. Tentu akan dapat menyebabkan rasa kekhawatiran yang besar untuk setiap wanita. Pasalnya, setiap benjolan yang ditemukan dibagian area ini bsa menjadi gejala kanker payudara yang menakutkan. Semua benjolan yang muncul dan ditemukan pada bagian payudara persisten harus dievaluasi ke dokter.

Tidak boleh ada tindakan penanganan mandiri untuk masalah yang satu ini. Hal ini dikarenakan daerah payudara umumnya lebih sensitif. Dengan demikian, penanganan mandiri amat tidak dianjurkan dilakukan dirumah karena dapat beresiko besar. Meski sekitar 80 persen benjolan yang ditemukan seringkali dipicu oleh penyebab no-kanker. Namun demikian, penemuan ini baru bisa diputuskan setelah melihat kondisi benjolan.

Selain itu, jangan hiraukan apalagi mengabaikan benjolan yang terjadi. Ketakutan memeriksakan kesehatan malah akan dapat memperburuk kondisi yang dialami. Untuk itu, segera periksakan kondisi ini ke dokter untuk mengetahui kondisi anda yang sebenarnya. Penanganan lebih dini yang dilakukan akan dapat memungkinkan pengobatan berjalan dengan lancar. Sehingga kemungkinan terburuk dari kondisi penyakit ini akan dapat dihindari dengan baik.

Benjolan Pada Payudara Saat Menyusui

Benjolan Pada Payudara Saat Menyusui: Kenali Ciri Benjolan yan Berbahaya

Banyak wanita mungkin menemukan bahwa payudara mereka menjadi lebih kental. Jaringan payudara secara alami memiliki tekstur yang bergelombang. Beberapa wanita memiliki lebih banyak lumpiness dibagian payudara mereka dibandingkan yang lannya. Hanya saja, dalam kebanyakan kasus, lumpiness ini tidak ada alasan untuk dikhawatirkan. Sementara itu, untuk beberapa benjolan yang berbahaya diantaranya dapat dikenali dibawah ini.

Jika lumpiness atau bejolan yang bisa dirasakan diseluruh bagian payudara dan terasa seperti payudara anda yang lainnya. Maka mungkin ini adalah jaringan payudara yang normal. Dalam kebanyakan kasus, perubahan seperti ini bukanlah kanker. Misalkan, seperti nyeri payudara yang lebih umum dengan kondisi payudara jinak dibandingkan dengan kanker payudara. Sementara itu, tetap saja satu-satuya cara untuk mengetahui diagnosa yang pasti adalah dengan melakukan pemeriksaan ke dokter dengan baik.

Sementara itu, tanda-tanda benjolan berbahaya yang mengindikasikan adanya kanker diantaranya adalah:

  • Benjolan yang tegas dan keras
  • Benjolan yang tidak diskrit, umumnya benjolan ini tidak mudah untuk dibedakan dengan benjolan yang bukan kanker.
  • Benjolan yang timbul umumnya menetap dan tidak bergerak
  • Hanya terdapat satu benjolan
  • Kulit payudara yang berlesung atau terdapat cekungan
  • Tidak ada benjolan yang identik dengan payudara yang berlawanan.
  • Benjolan yang timbul pada payudara disertai dengan pendarahan pada bagian puting.

Mengenal Tanda Benjolan yang Kurang Cenderung Bersifat Kanker

Nah, selain mengetahui tanda diatas, penting pula untuk anda mengetahui tanda lain yang cenderung bukan bersifat kanker. Akan tetapi, tetap saja guna memberikan anda hasil yang pasti pemeriksaan yang satu ini pun sebaiknya diserahkan pada ahli medis.

  • Benjolan yang muncul cenderung lunak
  • Benjolan bergerak dibagian payudara
  • Terdapat beberapa bejolan
  • Benjolan umumnya akan menghilang setelah siklus menstruasi selesai
  • Benjolan diskrit yang umumnya benjolan ini sulit untuk dibedakan.

Sementara itu, tanda-tanda diatas akan dapat membantu anda menunjukan apakah benjolan lebih mungkin atau kurang kanker. Hanya saja, memiliki satu atau lebih dari karakteristik ini tidak menjadi atau mengjolangkan kemungkinan serangan kanker payudara. Tetap saja anda memerlukan pemeriksaan klinis untuk mengetahuinya.

Jadi demikian, ketika anda menjumpai adanya benjolan pada bagian payudara selama masa menyusui maka penanganan yang bijak adalah dengan mengkonsultasikan masalah ini dengan dokter.

Mengenal Benjolan Payudara Sebagai Kemungkinan Adanya Kista

Sementara itu, ciri peringatan kanker payudara pada setiap wanta tentu tidak akan sama. Tanda-tanda munculnya kanker jenis ini yang umum adalah perubahan dalam tampilan. Atau bisa juga perasaan nyeri yang dialami dari bagian payudara dan perubahan tampilan atau perasaan yang timbul pada bagian puting. Akan tetapi, sebelum berubah menjadi kanker, umumnya benjolan yang terdapat pada bagian payudara ibu menyusui bisa jadi berasal dari kista.

Perubahan hormonal yang terjadi pada wnaita akan dapat menyebabkan kista fibroadenoma dimana kondisi ini umumnya berwujud benjolan pada bagian payudara. Sementara itu, perwujudan dari menjaga kesehatan dengan baik selama masa menyusui adalah dengan memeriksakan setiap hal yang terjadi dengan tubuh anda, terutama perubahan yang terjadi pada bagian payudara.

Ciri-Ciri Kista Fibroadenoma

  • Adapun ciri-ciri dari kista fibroadenoma yang mungkin dapat dilihat diantaranya adalah:
  • Benjolan yang keras seerti kelereng.
  • Benjolan ini umumnya terdapat dibawah kulit.
  • Ukuran benjolan dapat menjacapai 2,5 cm

Selama benjolan ini tidak terasa sakit dan tidak terus membesar maka tidak akan membahayakan dan tidak pula berkembang menjadi kanker. Hanya saja, karena benjolan ini letaknya didalam payudara maka mungkin ketika anda menyadari adanya benjolan. Perasaan kurang nyaman akan mungkin dirasakan. Lantas apa yang harus dilakukan sebelum memeriksakan kondisi ini ke dokter?

Hal yang Perlu Dilakukan Ketika Terdapat Benjolan Payudara Selama Menyusui

Kondisi timbulnya benjolan pada bagian payudara selama masa menyusi tentu akan membuat ibu khawatir. Sebagian ibu mungkin akan dihantui dengan perasaan takut jika kondisi yang dialaminya akan mempengaruhi kualitas ASI dan bayinya. Lantas bagaimana penanganan yang perlu dilakukan sebelum ibu sempat pergi ke dokter? Simak dibawah ini.

  • Kompreslah payudara dengan menggunakan kantor berisikan air panas. Hal ini dilakukan untuk mengurangi perasaan nyeri atau ngilu yang mungkin dirasakan.
  • Lakukan pemijatan dengan lembut dan perlahan. Anda bisa menggunakan baby oil atau minyak kelapa untuk memijat.
  • Lakukan pemijatan ke arah bagian putih. Untuk menjaga keamanan anda bisa meminta bantuan orang lain untuk memijatnya dengan perlahan.
  • Setelah dipijat, tetap berikan ASI pada bayi meski dibagian yang terdapat dengan benjolan.
  • Ketika menyusukan bayi, upayakan agar ibu dapat menekan dengan halus bagian yang menonjol ke arah puting.

Bila ibu melakukan proses pemijatan ini dengan rutin diharapkan kondisi benjolan dapat menghilang dengan sendirinya. Sementara itu, anda tetap disarankan untuk melakukan pemeriksaan ke dokter spesialis penyakit dalam terdekat. Hal ini dilakukan guna memastikan adanya tumor atau hanya infeksi.

Biasanya jika terbukti adanya resiko kanker maka dokter akan merekomendasikan ke dokter onkologi. Sementara itu, bila rupanya terdapat radang atau infeksi maka anda tidak akan dianjurkan untuk menyusui.

Demikianlah beberapa hal yang dapat dijelaskan dari benjolan yang timbul selama masa menyusui. Pada dasarnya, adanya benjolan yang menyerang bagian payudara seringkali diindikasikan adanya masalah dengan organ tubuh anda. Untu itu, pemeriksaan ke dokter adalah hal penting yang perlu untuk dilakukan. Jadi demikian, jangan sungkan untuk memeriksakan masalah ini ke dokter agar diagnose yang pasti segera anda dapatkan.