Rambu-Rambu Makanan Bayi 6 Bulan – Bayi yang berusia 6 bulan tentunya sudah mulai diberikan Makanan Pendamping ASI (MPASI). Makanan bagi bayi tentunya harus diperhatikan sebaik mungkin. Anda tidak boleh sembarangan memasukkan menu makanan pada bayi karena akan berakibat fatal. Untuk itu, kami sajikan beberapa rambu-rambu makanan bayi 6 bulan.

Makanan pendamping ASI pada bayi 6 bulan tentunya memiliki tekstur yang cukup padat. Meskipun bertekstur padat, namun tentunya makanan bayi 6 bulan berbeda dengan tekstur padat orang dewasa. Menginjak usia 6 bulan tentunya susah menjadi sebuah keharusan bagi setiap ibu untuk mulai memilih dan juga memilah menu makanan untuk bayi usia 6 bulan.

Kebanyakan orangtua memilih makanan pendamping ASI untuk anaknya dengan membeli produk yang beredar di pasaran. Namun, dalam memilih produk tersebut tentunya Anda harus selektif karena tidak semua produk mengandung gizi dan juga nutrisi yang memang dibutuhkan untuk tubuh bayi. Produk bayi yang beredar tentunya mengandung zat pengawet sehingga Anda benar-benar harus memilih dengan cara yang paling tepat.

Mengolah makanan sendiri untuk bayi memang mengharuskan kita sedikit ribet. Akan tetapi, hasil yang didapat pun dapat lebih baik jika dibandingkan dengan produk yang beredar di pasaran. Melalui proses pengolahan makanan yang panjang dan juga lama tentu memiliki hasil yang lebih baik pula. Namun, tetap Anda harus memperhatikan beberapa rambu-rambu dalam memberi makan bayi 6 bulan. Lihat juga: 26 Makanan Pelancar ASI Untuk Ibu Menyusui Yang Harus Anda Ketahui

Rambu-Rambu Makanan Bayi 6 Bulan

rambu rambu makanan bayi 6 bulan

Usia 6 bulan memang menjadi usia bagi bayi untuk mendapatkan asupan makanan. Pada usia 6 bulan, bayi sudah dapat menyangga kepalanya sendiri. Mereka tentunya sudah mulai tertarik dengan makanan yang dikonsumsi oleh orangtuanya. Tidak jarang kita melihat bayi yang terus melihat orang dewasa ketika mereka makan.

Banyak produk yang sudah beredar dipasaran, namun tidak memenuhi nutrisi dan juga gizi yang dibutuhkan oleh tubuh bayi. Seharusnya pada bayi usia 6 bulan mendapatkan asupan gizi dan juga nutrisi yang memang dibutuhkan oleh tubuh bayi. Untuk itu, Anda disarankan untuk mengolah makanan untuk bayi Anda sendiri tanpa harus membelinya di supermarket. Baca juga: Perkembangan Bayi 14 Bulan Yang Wajib Anda Ketahui

Tentunya, dalam memberikan makanan pada bayi harus memperhatikan beberapa rambu-rambu. Mulai dari makanan yang boleh dan tidak boleh serta cara memberi makan pada bayi usia 6 bulan tersebut. Hal ini memang sangat penting untuk Anda karena cara pemberian makan pada bayi sangatlah berbeda dengan orang dewasa.

Beberapa Menu Makanan Bayi 6 Bulan

Makanan pada bayi 6 bulan pada umumnya terdiri dari beberapa menu diantaranya:

– Sereal

Sereal memang menjadi menu makanan andalan bagi bayi Anda. Tentunya, sereal menjadi menu makanan yang banyak diolah oleh para ibu untuk bayinya. Namun, Anda harus memilih kandungan yang ada pada sereal tersebut. Alangkah baiknya jika Anda memilih sereal yang bebas dari gluten.

– Buah dan sayuran

Menu makanan ini memang sudah tidak bisa diragukan lagi akan khasiat dan juga manfaatnya bagi manusia. Tidak hanya bayi, orang dewasa juga memang dianjurkan untuk mengonsumsi buah dan juga sayuran. Menu makanan ini memang sangat baik untuk pertumbuhan dan juga perkembangan bayi.

Buah dan juga sayur memang mengandung vitamin yang memang dibutuhkan bagi tubuh bayi. Vitamin tentunya menjadi sumber utama bagi bayi untuk menunjang perkembangan baik otak maupun organ yang lainnya. Anda dapat memilih beberapa buah dan juga sayur yang memang cocok untuk bayi Anda seperti pisang, pir, wortel, kentang, kol, apel, stroberi, anggur, mentimun, anggur, tomat, alpukat, brokoli, bayam dan juga ubi.

– Bubur yang dihaluskan

Bubur memang sering dijadikan sebagai menu makanan utama bagi anak usia 6 bulan. Bubur tentunya terdiri dari beberapa menu dan juga bahan yang berbeda-beda sesuai dengan kebutuhan dan juga keinginan si kecil. Beberapa bubur bayi yang dihaluskan memang terbuat dari nasi yang dapat dicampurkan dengan bahan makanan lainnya seperti telur, ayam dan juga brokoli.

Akan tetapi, Anda juga bisa memilih beberapa menu makanan bayi untuk dibuat bubur seperti bubur susu, pure alpukat, bubur beras merah, pure pepaya, bubur tahu, kentang dan juga bubur lainnya. Tidak sedikit ibu yang mengolah makanan bubur bayi dari bahan lain seperti kacang hijau, kacang merah dan juga edamame.

Panduan Makanan Bayi Usia 6 Bulan

Pada bayi usia 6 bulan tentunya menjadi awal dari bayi mendapatkan makanan. Pada bayi usia 6 bulan tentunya sudah mampu mengonsumsi sekitar satu sendok teh buah dalam sekali makan dan juga satu sendok teh sayur sekali makan. Akan tetapi, setelah beberapa lama porsi makannya akan berubah seiring dengan berjalannya usia bayi. Setelah mengonsumsi buah dan juga sayur, maka bayi usia 6 bulan sudah dapat mengonsumsi makanan lain seperti nasi, roti, telur, ikan dan juga pasta.

Maka dari itu, tentunya Anda harus mencermati menu makanan bagi bayi. Tentunya, tidak setiap anak memiliki kondisi tubuh yang sama dan juga baik. Mungkin ada beberapa anak yang justru alergi terhadap makanan tertentu sehingga orangtua harus lebih selektif. Sebelum memberikan makanan terhadap bayi tentunya harus dilakukan pengamatan. Anda tentunya dapat mulai beralih memperkenalkan makanan yang memang cocok untuk anak Anda.

Waktu yang dibutuhkan oleh seorang anak dalam menyerap makanan baru yaitu sekitar tiga hari. Waktu inilah yang memang umum diperlukan dalam mengenalkan jenis makanan baru kepada anak. Waktu tersebut menjadi rentan waktu yang baik untuk melihat reaksi alergi terhadap tubuh terutama bagi yang memiliki anggota keluarga dengan riwayat alergi.

Menu makanan bayi

Jika Anda ingin mengenalkan jenis makanan tertentu yang rentan terhadap alergi. Anda dapat mencoba mengenalkan beberapa jenis menu makanan seperti kerang, gandum, ikan, kedelai, telur dan juga susu sapi. Jika dalam waktu tidak hari tidak bereaksi apa-apa, tentunya Anda dapat melanjutkan pemberian makanan tersebut kepada anak Anda. Namun, jika tidak bereaksi apa-apa, ini menjadi sebuah keuntungan bagi anak Anda karena tidak memiliki reaksi alergi apapun.

Selain itu, Anda juga harus memperhatikan beberapa menu makanan lain yang dapat memicu timbulnya gas pada lambung. Beberapa menu makanan yang menghasilkan gas diantaranya bawang, gandum, kacang dan juga produk olahan susu. Beberapa makanan tersebut tentunya akan membuat bayi sedikit tidak nyaman.

Tentunya, Anda dapat menghindari pemberian madu pada anak di bawah satu tahun dalam mengurangi risiko botulisme. Sementara itu, produk yang terbuat dari susu sapi yakni keju lebih aman diberikan kepada bayi dibandingkan dengan madu. Akan tetapi,  Anda harus menunda dulu dalam memberikan olahan dari susu sapi untuk anak Anda sampai berusia lebih dari satu tahun.

Rambu-Rambu Makanan Bayi 6 Bulan

rambu rambu makanan bayi 6 bulan

Jika Anda sudah mulai memperkenalkan makanan kepada anak Anda, tentunya Anda harus memperhatikan beberapa rambu-rambu makanan diantaranya:

1. Perhatikan menu makanan bayi

Makanan pada bayi tentunya harus memperhatikan beberapa hal, mulai dari jenis makanan yang cocok untuk diberikan kepada bayi. Beberapa menu makanan tersebut diantaranya:

  1. Sereal
  2. Bubur khusus
  3. Bubur kacang-kacangan: kacang merah, kacang hijau dan juga edamame
  4. Buah dan sayuran
  5. Pure buah dan juga sayur

Semua bahan makanan tersebut tentunya dapat dicampur dengan ASI dan susu formula diberikan kepada bayi.

2. Perhatikan cocok tidaknya makanan bagi bayi

Makanan yang cocok dan juga tidak cocok menjadi satu hal yang harus diperhatikan bagi seorang ibu. Tentunya, tidak setiap bayi akan cocok terhadap jenis makanan tertentu. Ada yang alergi terhadap jenis makanan tertentu dan juga tidak. Seperti yang telah kami sajikan di atas bahwa dalam mengetahui alergi tidaknya bayi terhadap makanan dapat dilihat dalam waktu selama tiga hari setelah memberikan makanan padat pada bayi.

Perhatikan jika Anda memberikan makanan dengan menu kedelai, susu sapi, telur, ikan, gandum dan juga gandum. Karena menu makanan tersebut dapat memicu alergi. Sedangkan bawang, produk olahan susu dan juga gandum dapat memicu terjadinya asam lambung. Untuk itu, ibu harus mengetahui menu makanan yang baik bagi bayi usia 6 bulan.

3. Atur jadwal makan bayi

Rambu-rambu ketiga tentunya sangat penting bagi Anda untuk mengatur jadwal makan bayi. Jadwal makan bayi tentunya harus diatur sebaik mungkin. Hal ini tentunya menjadi sebuah jalan bagi Anda agar dapat dengan mudah menentukan menu makanan pada bayi Anda. Selain itu, ini dapat menjadi sebuah kebiasaan bagi kebutuhan bayi Anda.

Perlu Anda tahu bahwa bayi yang berusia 6 bulan sudah membutuhkan asupan makanan pendamping ASI sebagai kalori utama. Meskipun sudah mendapatkan susu formula, namun di usia 6 bulan sudah mulai harus diberikan makanan bertekstur agak padat. Pada usia 6 bulan tentunya bayi sudah mulai menyusu sebanyak 4-6 kali dalam sehari dan menghabiskan sekitar 180-240 ml susu dalam setiap kali waktu makan. Namun, total jumlah susu yang diberikan kepada bayi tidak boleh lebih dari 960 ml.

4. Pilih waktu yang tepat

Dalam mengatur jadwal makan si kecil sebagai MPASI, setidaknya berikan pada bayi Anda makanan pendamping ASI sebanyak dua kali dalam sehari atau sekitar dua sendok makan per waktu makan. Tentunya, jumlah ini tergantung dari kemampuan dan juga ukuran makan bayi. Anda tentunya harus menggunakan sendok makan bayi untuk menyuapi bayi Anda. Sebagai tahap awal tentunya Anda dapat mencampur 4-5 sendok teh ASI atau juga susu formula yang dicampurkan dengan pure MPASI. Sehingga perbandingannya dapat ditingkatkan menjadi 1 sendok makan puree MPASI.

Waktu makan pada bayi tentunya dapat ditingkatkan dari mulai 2 kali dalam sehari sampai 3 atau 4 kali dalam sehari. Jika Anda ingin memberikan jus pada bayi, lebih baik jika Anda memberikan jus buatan sendiri yang tentu kandungannya lebih baik dibandingkan dengan jus yang sudah dalam kemasan atau Anda beli. Anda dapat memberikan takaran pemberian jus pada bayi setidaknya 120 ml perhari dalam pemberian jus buah murni kepada bayi Anda.

Pemilihan waktu yang paling tepat ketika bayi Anda tidak dalam keasaan lelah dan juga gelisah. Jangan sampai Anda memberikan makan pada bayi ketika bayi sudah sangat lapar. Hal ini dikarenakan bayi akan rewel dan justru sangat sulit untuk makan. Alangkah baiknya jika Anda memberi makan pada bayi yang tidak terlalu lapar. Untuk itu, pastikan Anda menyediakan takaran susu yang biasa digunakan sebagai makanan pendamping ASI.

Urutan Memberi Jenis Makanan Pada Bayi

Sebelum mulai memberi makan pada bayi 6 bulan, tentunya ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebagai urutan untuk memberi jenis makan pada bayi, diantaranya:

Berikan Sereal Nasi dan Sereal Berat Lainnya

Pada tahapan utama tentunya jenis makanan yang harus diperkenalkan pada bayi ialah makanan padat berupa sereal nasi dan juga sereal lainnya. Memilih makanan berat pada bayi memang menjadi hal utama yang memang perlu dipertimbangkan bagi Anda. Hal ini dikarenakan jenis makanan yang harus diberikan kepada bayi harus diberikan secara bertahap. Mulai dari makanan bertekstur lunak hingga makanan dengan tekstur yang cukup padat.

Tentunya, dalam membagi makanan kepada anak harus sesuai dengan urutan seperti nasi-sereal oat, sereal barley hingga sereal gandum. Jenis makanan berupa gandum memang harus dipilih sebagai menu makanan yang terakhir dikarenakan dapat menjadi alergen yaitu gluten. Tentunya untuk beberapa bayi yang memiliki alergi akan mengalami masalah gangguan pada tubuh dan akan mengalami masalah sebagai sebuah reaksi dari alergi.

Maka dari itu, dalam mengenalkan makanan kepada anak harus dicoba terlebih dahulu selama 3 hari hingga 7 hari. Selama waktu tersebut, Anda dapat melihat terlebih dahulu tanda-tanda alergi yang kemungkinan muncul pada tubuh bayi setelah memakan sesuatu yang diberikan oleh ibunya. Jika timbul alergi ataupun tanda-tanda lain yang menjadi ciri bahwa menu makanan tersebut tidak cocok, maka orangtua harus menghentikan pemberian makan untuk bayinya tersebut. Namun, jika tidak terdapat gejala apapun seperti alergi, maka menu makanan tersebut dapat diberikan secara terus menerus kepada bayi Anda.

Pure Ayam dan Daging Sapi

Setelah tahapan pertama dalam memberikan makan pada bayi, jenis makanan kedua yang boleh Anda berikan ialah dari jenis daging baik daging sapi maupun daging ayam. Memasukkan menu makanan berupa daging tentunya menjadi sebuah keharusan bagi Anda karena daging mengandung zat besi yang memang dibutuhkan oleh tubuh.

Namun, tidak semua bagian daging boleh diberikan kepada bayi, melainkan Anda harus memilih bagian lain seperti paha ayam karena bagian ini memang sangat kaya akan zat besi dibandingkan dengan bagian dada. Untuk mengolahnya diperlukan beberapa cara seperti mengukusnya, menghaluskan dan juga dapat menggunakan blender. Tentunya, seroang ibu harus mencampurkan menu makanan tersebut dengan sereal nasi atau menu lain yang mungkin akan disukai oleh anak Anda.

Pure Sayur dan Buah

Setelah pure daging, kita juga bisa memberikan kepada si kecil pure dari sayuran dan buah-buahan. Bahan makanan yang satu ini memang memiliki rasa dan juga varian yang cukup banyak. Anda dapat memberikan sayuran hijau terlebih dahulu sebelum sayuran yang berwarna orange. Sedangkan untuk buah Anda dapat memberikan jenis buah yang memiliki tekstur lunak seperti alpukat, pisang dan lain sebagainya

Bagaimanapun juga sayuran dan buah-buahan memang mengandung zat besi, vitamin, asam folat dan juga kandungan gizi yang memang diperlukan oleh tubuh manusia. Anda tentunya jangan merebus sayuran terlalu lama karena akan kehilangan gizi dan juga nutrisinya. Tentu, jika kekurangan gizi dan nutrisi akan sangat berdampak buruk bagi kesehatan dan perkembangan anak menjadi terganggu.

Menjaga asupan makanan pada bayi usia 6 bulan tentunya harus Anda lakukan sebaik mungkin. Rambu-rambu makanan bayi usia 6 bulan memang harus diperhatikan sebaik mungkin. Itulah beberapa rambu-rambu makanan bayi usia 6 bulan. Semoga bermanfaat!

Daftar Menu Makanan Bayi 6 Bulan – Setelah bayi menginjak 6 bulan, inilah peran sebagai ibu diperlukan. Pasalnya, memasuki usia 6 bulan, bayi sudah mulai diberi makanan pendamping yang sangat penting bagi pertumbuhan bayi. Berikut beberapa daftar menu makanan bayi 6 bulan buatan sendiri yang bisa Anda buat dirumah.

Tentunya, usia 6 bulan menjadi masa awal bayi menerima asupan berupa makanan setelah si kecil mendapatkan ASI eksklusif. Makanan tambahan si kecil ini akrab dikenal dengan sebutan Makanan pendamping ASI (MPASI). Pada usia ini si kecil harus mendapatkan asupan gizi yang cukup untuk mendukung masa pertumbuhannya. Memberikan MPASI dengan banyak kandungan gizi dan nutrisi adalah sebuah keharusan bagi setiap ibu.

Namun, beberapa ibu tidak memahami dengan jelas hal ini. Bahkan, mereka sudah memberikan MPASI pada si kecil meskipun belum genap usia 6 bulan. Tentunya, hal ini berdampak negatif bagi pencernaan si kecil, karena faktanya perut bayi belum siap sepenuhnya untuk menerima makanan yang lebih padat. Baiknya, genap usia 6 bulan, ibu baru memberikan MPASI pada bayi agar perut si kecil bisa menerima dan mencerna makanan itu dengan baik.

Daftar Menu Makanan Bayi 6 Bulan

daftar menu makanan bayi 6 bulan

Pemberian MPASI bagi bayi usia 6 bulan memang sangat diperlukan, alasannya karena kebutuhan gizi si kecil semakin meningkat dan tidak cukup dengan hanya mengandalkan ASI saja. Namun, beberapa ibu sering mengalami kesulitan dalam memberikan makanan pendamping kepada si kecil terutama bagi ibu yang baru saja memiliki momongan dan belum berpengalaman dalam bidang ini. Tentunya, ini tugas yang dibilang cukup berat bagi seorang ibu.

Menyiapkan daftar menu makanan bayi 6 bulan harus dilakukan oleh seorang ibu agar si kecil terpenuhi gizi dan nutrisinya. Membuat menu makanan harian sikecil buatan sendiri memang sedikit menguras tenaga daripada Anda membeli produk-produk makanan yang tersedia dipasaran. Namun, mempunyai seorang anak yang sehat dengan gizi dan nutrisi yang cukup tentunya mengalahkan kerepotan seorang ibu.

Jika Anda ingin memiliki seorang bayi yang sehat dengan gizi yang cukup, membuat daftar menu makanan bayi 6 bulan dengan buatan sendiri dirasa sangat perlu. Berikut beberapa daftar menu makanan harian untuk si kecil yang bisa Anda buat sendiri dirumah. Yuk ikuti langkah-langkahnya!

Daftar Menu Makanan Bayi 6 Bulan dengan Bubur Susu

daftar menu makanan bayi 6 bulan

Daftar menu makanan bayi 6 bulan yang pertama merupakan menu makanan yang biasa seorang ibu berikan pada buah hatinya. Memberikan bubur susu pada si kecil memang harus dilakukan. Pasalnya, bubur susu memiliki tekstur yang sangat lembut dan sangat cocok untuk bayi usia 6 bulan. Namun, ada hal yang harus diperhatikan dalam membuat bubur susu agar kandungan gizi yang terkandung didalamnya tidak rusak dan hilang.

Hal-hal yang harus diperhatikan dalam membuat bubur susu bayi usia 6 bulan diantaranya gizi yang seimbang, jangan panaskan ASI, jangan menggunakan gula aren, sebaiknya menambahkan satu macam sayur untuk tambahan bubur susu.

Cara membuat:

  1. Siapkan tepung beras/tepung kacang hijau/tepung sagu/tepung maizena/tepung hunkwe. Jangan menggunakan tepung terigu untuk membuat bubur susu.
  2. Larutkan tepung tersebut dengan air matang, lalu aduk sampai rata.
  3. Panaskan api kecil untuk memasak tepung tersebut. Tunggu sampai tepung tersebut matang dan kental sambil diaduk rata.
  4. Setelah meletup-letup, angkat bubur lalu dinginkan.
  5. Ketika bubur sudah berkurang panasnya, tuang kedalam mangkuk bayi dan tambahkan ASI. Silahkan sajikan pada buah hati tercinta.

Daftar Menu Makanan Bayi 6 Bulan dengan Pure

Memberikan makanan pendamping ASI bagi sikecil tidak hanya berupa bubur susu, tetapi asupan dari buah-buahan juga sangatlah penting. Pemberian pure buah-buahan bagi sikecil harus rutin dilakukan sebagai selingan makanan setelah bubur susu. Perlu kita tahu, pure adalah sebuah proses pelembutan bahan makanan agar lebih halus dan lembut supaya mudah dan aman dikonsumsi oleh sikecil. Beberapa daftar menu makanan bayi 6 bulan dengan proses pure berikut ini dapat Anda lakukan dengan mudah.

Pure Beras Merah atau Beras Putih

daftar menu makanan bayi 6 bulan

Makanan pure yang pertama ini terkenal sebagai makanan pendamping ASI yang paling tepat diberikan pada bayi 6 bulan. Beras merah dan beras putih sangat bermanfaat bagi tumbuh kembang bayi karena mengandung gizi yang lengkap seperti vitamin, protein, karbohidrat, dan lemak. Kandungan gizi tersebut seyogianya memang sangat dibutuhkan bagi bagi berusia 6 bulan. Beras merah kaya akan sumber energi seperti vitamin B1, B6, dan B12, kandungan mineral pada beras merah membantu pertumbuhan tulang, otot dan gigi bayi, meningkatkan fungsi otak bayi dengan baik, serta menjaga kesehatan organ pencernaan pada bayi.

Berikut cara membuat pure beras merah atau beras putih:

Cara membuat:

  1. Siapkan beras merah atau putih secukupnya.
  2. Bersihkan beras terlebih dahulu, lalu masukkan kedalam panci bersih.
  3. Kemudian, masak sampai berbentuk bubur, lalu disaring agar airnya terbuang.
  4. Setelah itu, campur pure beras tersebut dengan ASI.

Pure Pisang

daftar menu makanan bayi 6 bulan

Buah pisang memiliki tekstur yang halus dan mudah untuk dicerna oleh si kecil. Segudang manfaat dari buah pisang ini tidak bisa diabaikan. Pasalnya, pisan memiliki kandungan vitamin A, C, asam folat dan kolin, mineral seperti kalsium, kalium, fosfor dan magnesium, omega 6 (asam lemak) dan karbohidrat. kandungan kalsium yang tinggi pada buah pisang sangat bermanfaat bagi bayi usia 6 bulan terutama untuk pertumbuhan tulang dan gigi. Selain kandungan kalsium yang terdapat pada pisang, kandungan petcin juga berperan aktif dalam melancarkan pencernaan bayi. Memasukkan pisang kedalam daftar menu makanan bayi 6 bulan adalah ide yang sangat cerdas. Cara membuat Pure pisang sangatlah sederhana, seperti yang bisa Anda lihat berikut ini:

Cara membuat:

  1. Siapkan pisang matang secukupnya atau sekitar 15 gram, diutamakan pisang ambon.
  2. Kupas dan potong-potong pisang.
  3. Lalu, blender pisang hingga lembut agar teksturnya lebih halus.
  4. Setelah itu, tuang kedalam mangkuk. Tambahkan ASI atau jus jeruk manis agar lebih nikmat.
  5. Aduk rata dan berikan pada bayi.

Anda juga bisa menambahkan pepaya atau buah pir dalam membuat pure pisang ini.

Pure Alpukat

daftar menu makanan bayi 6 bulan

Buah yang satu ini terkenal dengan kandungan asam folatnya yang tinggi. Selain bermanfaat bagi ibu hamil, tentunya alpukat juga bermanfaat bagi bayi usia 6 bulan. Daftar menu makanan bayi 6 bulan dengan pure alpukan sangat direkomendasikan. bagaimanapun juga, buah alpukat memiliki beberapa manfaat yang sangat penting bagi pertumbuhan si kecil usia 6 bulan. Selain meningkatkan berat badan dan menyehatkan kulit si kecil, buah alpukat juga mampu untuk mencegah peradangan pada tubuh bayi usia 6 bulan.

Untuk meningkatkan perkembangan otak dan syaraf pusat sikecil, cobalah memberikan pure alpukat ini pada si kecil. Baca juga: Manfaat Alpukat Untuk Bayi yang Menakjubkan

Cara membuat:

  1. Siapkan alpukat sekitar 50 gram atau secukupnya sesuai dengan kebutuhan.
  2. Cuci dan ambil dagingnya, kemudian potong-potong.
  3. Sebelum mengambil daging alpukat ini, sebaiknya Anda terlebih dahulu memerah ASI sebagai bahan tambahan.
  4. Masukkan daging alpukat dan ASI kedalam blender yang telah dicuci tadi. Lalu, blender sampai teksturnya halus dan lembut.
  5. Sajikan pure alpukat ini pada mangkok dan gelas khusus tempat makanan si kecil.

Pure Kentang

daftar menu makanan bayi 6 bulan

Tidak hanya buah-buahan yang berperan penting dalam pertumbuhan bayi usia 6 bulan, dengan membuat pure kentang untuk si kecil juga tidak bisa diabaikan. Manfaat yang terdapat pada ketang sangat menganjurkan Anda untuk memasukkannya kedalam daftar menu makanan bayi 6 bulan.

Kentang selain mengandung karbohidrat yang tinggi, kandungan serat juga membantu melawan bakteri dan virus yang menyerang usus si kecil. Hal ini tentunya mengakibatkan fermentasi pada usus bayi. Dengan membuat pure kentang, secara otomatis Anda dapat mencegah hal itu terjadi.

Cara membuat:

  1. Siapkan kentang sekitar 3 buah, lalu kupas kulitnya, cuci dan potong-potong.
  2. Kukus kentang sampai lunak.
  3. Setelah matang, tiriskan kentang hingga dingin.
  4. Kemudian, haluskan kentang dengan menggunakan sendok atau untuk lebih simple bisa menggunakan blender atau food processor.
  5. Setelah halus, tuang kedalam mangkuk dan tambahkan ASI secukupnya, lalu aduk rata.

Lakukan cara ini agar buah hati Anda tumbuh dengan sehat dan sempurna tanpa serangan bakteri.

Pure Ubi Jalar Ungu

daftar menu makanan bayi 6 bulan

Untuk mendapatkan kandungan gizi yang seimbang, makanan pendamping ASI dengan pure ubi ungupun dapat Anda berikan pada sikecil. Kandungan gizi yang ada pada ubi jalar ungu diantaranya karbohidrat kompleks, vitamin B6, vitamin C, serat, beta-karoten, kalium dan mangan. Dengan memberikan pure ubi ungu pada si kecil, maka kebutuhan nutrisinya akan tercukupi.

Tidak hanya itu, ubi jalar ungupun sangat bermanfaat bagi sistem kekebalan tubuh sikecil. Beta-karoten pada ubi jalar ungu akan mengusir bakteri dan virus sehingga si kecil tidak mudah sakit.

Cara memasukkan pure ubi kedalam daftar menu makanan bayi 6 bulan dengan menggunakan pure ubi tidaklah sulit bagi Anda, seperti pada cara  berikut ini:

  1. Siapkan ubi ungu 3 buah atau secukupnya sesuai kebutuhan si kecil.
  2. Bersihkan ubi dan kukus ubi jalar ungu hingga lunak.
  3. Kupas ubi jalar ungu kemudian haluskan dengan cara ditumbuk atau diblender.
  4. Tambahkan air kaldu ayam secukupnya untuk memberikan citra rasa yang lebih nikmat.

Anda dapat pula menambahkan wortel atau ASI pada ubi jalar ungu untuk membuat bubur ubi jalar ungu dengan cara:

  1. Siapkan tepung ubi jalar ungu, dan wortel, lalu bersihkan kedua bahan tersebut. Iris wortel berbentuk dadu dengan ukuran sangat kecil. 2. Ambil wadah untuk melarutkan tepung ubi jalar ungu dengan air secukupnya. Kemudian, masak sambil diasuk-asuk.
  2. Masukkan wortel yang sudah diiris tadi hingga lunak.
  3. Setelah lunak dan kedua bahan tercampur, angkat dan tuangkan pada mangkuk.
  4. Tambahkan ASI, kemudian aduk rata dan sajikan pada si kecil.

Dalam membuat daftar menu makanan bayi 6 bulan banyak hal yang harus Anda perhatikan yaitu  memilih bahan makanan yang masih segar dan membersihkannya terlebih dahulu. Selain bahan makanan, peralatan makan yang digunakan untuk menyajikan MPASI pun harus dijaga kebersihannya.

Demikianlah beberapa daftar menu makanan bayi 6 bulan yang harus Anda masukkan kedalam menu harian si kecil. Buatlah menu makanan tersebut dengan rutin agar kebutuhan gizi buah hati Anda terpenuhi. Semoga cara cara diatas dapat membantu Anda untuk menyajikan menu yang variatif bagi si kecil. Selamat mencob Bunda!

Memilih bahan makanan untuk MPASI bayi harus dilakukan dengan teliti. Pilihlah bahan makanan yang sehat. Terdapat beberapa bahan makanan yang disarankan untuk MPASI bayi.

MPASI atau makanan pendamping ASI mulai dikenalkan pada bayi saat usia bayi 6 bulan. Sebelum mengenal MPASI, satu satunya makanan bayi hanyalah ASI. ASI memiliki banyak manfaat, di dalam ASI terkandung nutrisi dan gizi komplit yang dibutuhkan oleh bayi.

Pemberian MPASI pertama kali dilakukan dengan pengenalan terlebih dahulu, karena bayi belum terbiasa dengan makanan selain ASI. Bayi membutuhkan adaptasi untuk mengenal makanan yang ia rasa baru di lidahnya.

Bahan Makanan Untuk MPASI

Pengenalan makanan pendamping ASI atau MPASI itu sendiri harus dilakukan dengan teliti dan cermat oleh orang tua. Makanan yang diberikan bukanlah makanan padat seperti yang dikonsumsi oleh orang dewasa. Dimana MPASI untuk bayi harus memiliki tekstur yang sesuai dengan bayi dan mudah dicerna.

Pemilihan MPASI harus ibu perhatikan, tidak semua bahan makanan dapat dijadikan sebagai MPASI bayi. Beberapa bahan makanan disarankan untuk dikenalkan lebih awal pada bayi. Alasannya, bahan makanan tersebut mudah dicerna, memiliki rasa yang enak, tidak menyebabkan alergi dan cocok menjadi bahan MPASI bayi yang sehat.

Berikut ini bahan makanan untuk MPASI yang sehat dan disarankan.

Bahan Makanan Untuk MPASI Bayi

Sumber Karbohidrat atau Serealia

Bahan makanan untuk MPASI bayi yang bersumber dari serealia dan disarankan untuk diperkenalkan pertama kali pada bayi saat usia bayi 6 bulan yaitu beras putih, tepung maizena dan beras merah. Bahan makanan untuk MPASI bayi ini tidak akan menyebabkan alergi pada bayi. Selain itu, bahan makanan yang menjadi sumber karbohidrat untuk bayi ini memiliki kelebihan. Dimana bahan makanan ini mengandung asam amino yang tinggi dan bermanfaat dalam pembentukan jaringan tubuh bayi. Karena seperti itu, bahan makanan ini menjadi pilihan yang tepat dalam pembuatan MPASI untuk bayi.
Selain itu, pilihan bahan makanan untuk MPASI bayi yang lainnya yaitu havermut. Havermut selain menjadi sumber karbohidrat juga kaya akan serat. Kandungan serat pada bahan makanan ini dapat mencegah terjadinya sembelit atau konstipasi. Untuk gandum, bahan makanan ini dapat diberikan pada bayi saat usianya 7 bulan.

Sumber Protein Nabati

Bahan makanan untuk MPASI bayi sebagai sumber protein nabati yang disarankan yakni kacang-kacangan. Pasalnya, bahan makanan ini tinggi akan protein dan serat. Selain itu, kacang-kacangan dapat membuat MPASI menjadi lebih manis dan gurih.

Untuk perkenalan MPASI pada usia 6 bulan, kacang-kacangan yang bisa diberikan yaitu kacang hijau yang diolah dengan cara dihaluskan terlebih dahulu, dibuat tepung atau bubur kacang hijau. Serat yang terkandung dalam kacang hijau sedikit, sehingga akan mudah dicerna oleh pencernaan bayi. Selain itu, kacang hijau juga tidak akan menyebabkan perut bayi menjadi kembung.

Sumber protein nabati lainnya yang disarankan yaitu kacang kedelai. Dimana pemberian makanan berbahan dasar kedelai ini bisa diberikan saat usia bayi 7 bulan. Asam amino yang terdapat pada kedelai lebih baik dibandingkan dengan sumber protein yang lainnya. Konsumsi kacang kedelai untuk MPASI disarankan dalam bentuk tahu atau tempe.

Sumber Protein Hewani

Untuk bahan makanan sumber protein hewani yang disarankan di antaranya yaitu daging ayam, daging sapi dan ikan.

Daging ayam bisa dikenalkan pada bayi saat usianya 7 bulan, dengan syarat harus dihaluskan bersama dengan MPASI. Daging ayam memiliki kandungan lemak yang lebih sedikit.

Daging sapi juga dikenalkan pada bayi melalui MPASI ketika usia bayi 7 bulan, itupun hanya dalam bentuk kaldu. Daging sapi mengandung tinggi zat besi yang mudah dicerna oleh tubuh.

MPASI yang dicampur dengan ikan untuk pertama kalinya diperkenalkan pada bayi saat usianya 9 bulan. Ini dilakukan guna menghindari terjadinya reaksi alergi pada bayi. Ikan tinggi akan asam lemak omega 3, dimana kandungan ini baik untuk pembentukan otak bayi. Salah satu ikan yang dipilih yaitu ikan salmon.

Sumber Mineral dan Vitamin

Bahan makanan untuk MPASI bayi sebagai sumber mineral dan vitamin yaitu buah-buahan.

Sayuran

Sayuran yang disarankan dikenalkan pada bayi saat usianya 6 bulan yaitu wortel karena sayuran ini mudah dicerna, serta kaya akan vitamin A yang baik untuk mata bayi dan sebagai antioksidan.
Bayam disarankan diberikan pada bayi saat usia bayi 7 bulan. Bayam kaya akan zat besi dan serat yang terkandung di dalamnya mudah dicerna.

Saat usia bayi 9 bulan, sayuran yang bisa diberikan pada bayi sebagai finger food yaitu brokoli. Cara mengolah brokoli untuk bayi yaitu direbus hingga lunak. Brokoli adalah bahan makanan yang kaya akan serat, asam folat dan kalsium.

Sayuran lainnya yang dapat dikenalkan pada bayi yaitu bayam hijau, bayam merah, zukini dan lain sebagainya.

Buah-Buahan

Buah-buahan yang disarankan untuk dikenalkan lebih awal pada bayi yaitu pisang, pepaya dan alpukat. Semua buah tersebut mudah dicerna oleh pencernaan bayi saat usianya 6 bulan.

Buah-buahan yang lainnya yang disarankan untuk MPASI bayi adalah jeruk. Untuk MPASI bayi usia 6 bulan jeruk yang diberikan yaitu jeruk baby yang sudah diperas dan diambil sarinya, serta rasanya harus manis.