Pola Makan Bayi Usia 6 Bulan – Bayi usia 6 bulan memang muali dikenalkan akan Makanan Pendamping ASI (MPASI). Usia ini memang dianjurkan bagi bayi untuk mulai menerima makanan padat selain dari ASI. Namun, ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh para ibu ketika memberikan MPASI. Hal ini berkaitan dengan pola makan bayi usia 6 bulan. Berikut kami sajikan bagaimana mengatur pola makan bayi usia 6 bulan yang paling tepat untuk Anda!

Apakah bayi Anda sudah siap untuk menerima makanan padat selain dari asupan ASI? Apakah Anda juga siap untuk memberikan asupan makanan padat yang terbaik untuk si kecil? Atau memang Anda sudah siap menyiapkan segala sesuatunya untuk memberikan MPASI bagi si kecil? Pertanyaan tersebut tentunya wajib diajukan pada ibu yang memiliki bayi usia 6 bulan yang tentu sudah seharusnya diberikan makanan padat.

Terlepas dari hal tersebut tentunya sebagian besar ibu memang sangat antusias untuk menyiapkan berbagai jenis makanan padat untuk si kecil ketika mulai menginjak usia 6 bulan. Dalam hal ini tentunya perkembangan bayi usia 6 bulan terutama pada saluran pencernaan memang sudah siap diberikan makanan padat. Jangan sampai Anda memberikan makanan padat ketika si kecil belum genap usia 6 bulan. Hal ini dikarenakan usia dibawah 6 bulan belum siap menerima jenis makanan padat. Baca juga: 10+ Bahaya Air Putih Bagi Bayi Yang Jarang Diketahui Oleh Moms

Pola Makan Bayi Usia 6 Bulan

pola makan bayi usia 6 bulan

Ketika si kecil sudah menginjak usia 6 bulan, memang sangat penting bagi Anda untuk menyiapkan jenis makanan padat untuk diberikankan kepada si kecil. Bagaimanapun juga, usia 6 bulan tentunya gerakan motorik dari bayi sudah berkembang dengan sangat baik. Bahkan mereka sudah dapat memegang apapun dengan jari-jari mungilnya, tidak terkecuali makanan.

Meskipun begitu, tentunya Anda harus memperhatikan beberapa hal yang tentu menunjang dalam pemberian makanan padat bagi si kecil.  Hal ini dikarenakan bayi usia 6 bulan membutuhkan perhatian ekstra. Untuk itu, diperlukan pola makan bayi usia 6 bulan yang paling tepat dan paling direkomendasikan untuk Anda. Dalam mengatur pola makan bayi usia 6 bulan tentunya ada beberapa poin yang harus Anda garisbawahi diantaranya jadwal makan bayi, berapa kebutuhan susu bagi bayi, jenis makanan padat yang dianjurkan untuk bayi dan juga bagaimana tekstur makanan padat bagi bayi. Lihat juga: Perkembangan Bayi Usia 15 Bulan Secara Lengkap

Jadwal Makan Bayi

Dalam pola makan bayi, poin pertama yang akan kami bahas ialah emngenai jadwal makan bayi yang biasa diabaikan oleh para ibu. Sebagain besar para ibu bahkan tidak menghiraukan kapan waktu yang tepat yang sebenarnya untuk bagi dalam menerima makanan padat. Mereka cenderung memberikan bayi makan sesuka hati dan tidak terjadwal. Namun ternyata ada beberapa poin yang harus diperhatikan bagi Anda sebagai ibu dalam memberikan makanan padat pada bayi.

Rincian dalam memberikan makan pada bayi di bawah ini, seyogianya dapat membantu Anda dalam memberikan makan padat pada bayi.

Jam 06.30

Pada jam ini, biasanya bayi bangun tidur, meskipun ada beberapa bayi yang sudah bangun dari jam 04.00. Pada jam ini tentunya Anda bisa memberikan si kecil ASI ataupun susu formula selama yang ia mau. Hal ini dikarenakan sesudah tidur bayi akan kekurangan cairan yang dibutuhkannya ketika ia sedang tidur. Cairan tersebut tentunya berasal dari ASI yang telah dibuang dalam bentuk air kencing atau keringat.

Jam 07.45

Setelah bayi diberikan ASI atau susu formula, tentu ini saatnya bagi Anda untuk memberikan MPASI dengan tekstir semi padat artinya tidak terlalu padat dan juga tidak terlalu cair. Anda dapat memberikan makanan semi padat ini sebagai sarapan untuk si kecil. Memberikan makanan semi padat bagi si kecil tentunya akan membuat perut bayi menjadi lebih nyaman dan juga kenyang.

Jam 08.30

Pada jam ini pada umumnya bayi akan merasa kenyang. Inilah saatnya bagi Anda untuk memandikan si kecil. Setelah itu berikan ASI atau susu formula untuk si kecil. Tentunya, Anda bisa mengajak si kecil untuk tidur dan biasanya bayi akan tidur selama 1 jam.

Jam 10.00

Pada umumnya bayi akan bangun. Anda tentunya dapat memberikan si kecil ASI atau susu formula kembali. Pada jam segini tentunya bayi akan menerima ASI atau susu formula seperti ketika orang dewasa mengonsumsi cemilan.

Jam 11.30

Setelah memberikannya ASI, biasanya si kecil akan bermain dan ajaklah si kecil untuk bermain. Jika bayi sudah merasa cape, tentunya ia akan kembali tidur antara 30 sampai 45 menit setelah ia menerima ASI atau susu formula dari ibunya.

Jam 13.00

Pada jam ini, biasanya bayi akan bangun dan tentunya Anda harus memberikannya ASI atau susu formula untuk mengembalikan cairan yang telah dibuang ketika sedang tidur berupa air kencing dan juga keringat. Inilah saatnya bagi bayi untuk menerima jenis makanan semi padat kembali.

Jam 14.00

Pada jam ini tentunya bayi akan mengajak Anda bermain dalam waktu yang cukup lama. Di sela-sela jam ini tentunya Anda bisa memberikannya ASI atau susu formula.

Jam 15.00

Pada umumnya bayi akan merasa ngantuk setelah berlama-lama bermain dengan Anda. Ketika jam ini biasanya bayi akan tidur sebelum mandi.

Jam 16.30

Pada jam ini pada umumnya waktunya bagi bayi untuk mandi atau ada juga orang tua yang lebih memilih untuk memberikan bayi makanan padat sebagai makan makan.

Jam 17.00

Sebagian besar orang tua lebih memilih untuk memberikan makanan semi padat bagi bayi pada jam ini. Hal ini tentunya untuk menyiapkan perut bayi kenyang dan penuh sebagai bekal untuk malam hari.

Jam 17.30

Pada jam ini tentunya Anda bisa mengajak si kecil untuk bermain sebentar sebelum akhirnya ia mulai mengantuk dan juga tidur. Sebagian besar bayi akan tidur pada jam ini, namun tidak sedikit juga bayi yang akan tidur pada jam selanjutnya.

Jam 19.00

Inilah saatnya bagi bayi untuk tidur di malam hari. Anda tentunya bisa memberikan ASI ataupun susu formula agar bayi bisa tidur lebih nyenyak di malam hari.

Bayi yang sudah masuk usia 6 bulan tentunya akan merasa lebih puas karena bayi sudah diberikan makanan semi padat. Akan tetapi, tidak semua bayi memiliki karakter yang sama. Banyak sekali bayi yang meminta ASI dan juga susu formula selama 1-2 kali ketika malam hari.

Kebutuhan Susu Bayi Usia 6 Bulan

Pada bayi usia 6 bulan tentunya si kecil sudah membutuhkan sekitar 24 sampai 32 ons susu. Tentunya, Anda direkomendasikan untuk memberikan ASI ataupun susu formula sebanyak 5 hingga 6 kali. Di usia 6 bulan tentunya bayi tetap membutuhkan ASI karena akan memberikan manfaat yang cukup bagi perkembangan bayi. Hal ini dikarenakan ASI memang memberikan manfaat yang luar biasa. Selain ASI, tentunya si kecil dapat diberikan susu formula jika memang si kecil tidak memungkinkan untuk diberikan ASI.

Biasanya, usia 6 bulan sudah dapat diberikan susu formula sebagai susu pendamping dari ASI. Hal ini dikarenakan usia 6 bulan memang tidak cukup jika hanya diberikan ASI. Selain itu, pemberian ASI secara eksklusif selama 6 bulan sudah terlewati dan Anda sudah bisa memberikan susu formula. Hal ini dikarenakan susu formula sudah dapat mengurangi rasa lapar yang tentu sesuai dengan kebutuhan bayi.

Jika usia si kecil sudah genap usia 6 bulan tentunya saatnya bagi si kecil untuk mendapatkan MPASI berupa makanan semi padat. Setelah diberikan makanan padat, biasanya bayi sudah tidak terlalu antusias dengan susu. Mereka akan lebih menginginkan air putih, namun tentunya hati-hati dalam pemberian air putih karena jika terlalu banyak akan sangat berbahaya bagi si kecil. Alangkah baiknya jika Anda hanya memberinya ASI atau susu formula karena di dalam susu formula sudah mengandung banyak air. Jikalau ingin diberikan air putih, tentunya berikanlah air putih dalam porsi yang sedikit. Tidak dapat dipungkiri pula bahwa pola makan setiap bayi memang berbeda.

Tekstur Makanan Padat Bayi Usia 6 Bulan

Tekstur jenis makanan padat tersebut tentunya harus disesuaikan dengan kemampuan motorik usia bayi. Di awal perkenalan, tekstur MPASI tentunya dapat dibuat puree. Hal ini dikarenakan puree menjadi salah satu jenis makanan bayi yang paling direkomendasikan bagi si kecil. Dalam membuat puree ini tentunya Anda dapat diperoleh dengan menggunakan blender, menggunakan over processor atau juga dihancurkan dengan sendok.

Penggunaan blender tentunya dapat membuat tekstur MPASI sangat cair karena membutuhkan asupan air lebih banyak. Seperti yang dianjurkan oleh World Health Organization (WHO) bahwa pembuatan makanan dengan tekstur yang terlalu kental dan tidak terlalu cair memang sangat direkomendasikan. Jika tekstur makanan bayi terlalu kenyal tentunya bisa membuat bayi kesulitan untuk memakannya. Sebaliknya juga, jika tekstur makanan bayi terlalu cair, maka akan membuat kebutuhan nutrisi harian si kecil menjadi sangat sedikit.

Untuk mengeceknya, tentunya Anda dapat memiringkan sendok yang berisi bubur atau puree bayi. Jika tidak jatuh ketika sendok dimiringkan, maka sudah dipastikan tekstur bayi sesuai dengan harapan kita. Tentunya, ini akan membuat bayi menjadi lebih mudah dalam mengonsumsi makanan semi padat dan akan mudah diproses di dalam pencernaannya. Bagaimanapun juga, sistem pencernaan bayi masih belum stabil dan juga kuat dalam mencerna makanan.

Jenis Makanan Padat Bagi Bayi Usia 6 Bulan

pada bayi usia 6 bulan tentunya jangan sampai diberikan makanan padat seperti orang dewasa. Bayi memang masih sangat mengenal dan juga beradaptasi dengan berbagai jenis makanan semi padat ataupun padat yang akan ia konsumsi. Beberapa jenis makanan padat yang Anda berikan, diantaranya:

– Bubur

Jenis bubur yang biasannya diberikan diantaranya bubur beras merah, bubur bayi, bubur tepung dan juga sereal. Semua jenis makanan semi padat tersebut tentunya memang sangat direkomendasikan bagi si kecil. Bagaimanapun juga, jenis semua jenis bubur bayi tersebut memang sangat dikhususkan bagi bayi. Tentunya, ada beberapa jenis bubur bayi yang dapat Anda beli dan banayk beredar di supermarket. Jenis bubur bayi tersebut tentunya diperkaya dengan rasa dan juga nutrisi tambahan serta lebih praktis bagi kita dalam menyajikannya.

Akan tetapi, jika Anda lebih memilih membuatnya sendiri untuk si kecil, maka dapat dipastikan gizi dan juga nutrisi yang ada di dalam bubur bayi tersebut lebih banyak dibandingkan dengan produk yang kita beli. Hal yang perlu Anda perhatikan pastikan bahwa bubur bayi yang akan Anda buat sudah lunak dan juga lembut setelah dimasak. Mungkin dnegan membaut sendiri Anda akan sedikit lebih repot, namun tentunya manfaat yang akan kita dapatkan juga akan lebih banyak

– Sayuran

Jenis makanan kedua yang direkomendasikan untuk bayi ialah sayuran. Bayi usia 6 bulan tentunya sudah bisa dikenalkan dengan berbagai jenis sayuran yang memiliki rasa manis atau yang bisa dimasak dengan lunak. Untuk membuat jenis makanan untuk bayi usia 6 bulan tentunya Anda dapat mencampurkan bayam dan juga wortel ketika dimasak menjadi bubur. Akan tetapi, pastikan semua jenis makanan tersebut sudah sangat lunak dan lembut.

– Buah-buahan

Selain sayur, jenis buah-buahan juga dapt diberikan pada bayi usia 6 bulan. Namun, tidak semua jenis buah-buahan dapat diberikan pada bayi usia 6 bulan. Jenis buah-buahan seperti alpukat dan juga pisang tentu sangat direkomendasikan bagi Anda. Bagaimanapun juga, kedua jenis buah-buahan ini memang sangat lunak dan juga lembut untuk diberikan kepada si kecil. Sehingga si kecil bisa dengan mudah mengunyah dan juag menelannya. Pastikan Anda untuk mulai mengenalkan buah dengan rasa manis, bukan asam. Anda tentu dapat menghaluskan buah-buahan tersebut dengan menggunakan blender atau dihaluskan dengan sendok.

Alasan Mengapa Harus Memberikan Makanan Semi Padat Bagi Bayi

Memang menjadi salah satu hal yang perlu Anda pertimbangkan dimana Anda harus memberikan makanan semi padat bagi bayi. Tentunya, hal tersebut bukan tanpa alasan, melainkan ada beberapa poin penting mengapa bayi usia 6 bulan harus diberikan jenis makanan semi padat seperti yang akan kami sajikan berikut ini:

  1. Meskipun ASi memang sangat penting bagi bayi usia 6 bulan dan memiliki fungsi untuk menjaga sistem kekebalan tubuh dengan sangat baik. Tentunya bagi bayi usia 6 bulan sudah harus mulai dikenalkan pendamping ASI. Hal ini dikarenakan perut bayi sudah mulai membesar dan lebih membutuhkan asupan makanan lain selain dair ASI. Jika Anda sudah mulai mengenalkan makanan semi padat pada bayi usia 6 bulan, maka Anda sudah bisa membantu bayi dalam mengatasi deteksi terhadap alergi ataupun penyakit gangguan pencernaan.
  2. Pemberian makanan semi padat untuk bayi usia 6 bulan, tentunya sedikitnya dapat membantu bayi dalam mengurangi risiko terhadat anemia. Bagaimanapun juga, hal ini disebabkan oleh bayi yang memang sudah mulai membutuhkan zat besi yang lebih tinggi dari usia sebelumnya. Zat besi memang sangat dibutuhkan bagi bayi untuk mendukung perkembangan fisik dan juga sistem metabolisme di dalam tubuh bayi.
  3. Jika Anda mengenalkan makanan semi padat kepada bayi yang mengandung gluten sejak awal. Hal ini tentunya sangat memungkinkan bagi bayi untuk bisa memiliki sistem pencernaan yang lebih baik nantinya. Bayi diharuskan untuk diberikan makanan semi padat, namun bukan jenis makanan seperti pada orang dewasa.
  4. Pada umumnya, bayi memang sangat dikenalkan untuk diberikan makanan semi padat sejak awal. Namun, Anda harus mempunyai perlindungan yang cukup tinggi. Tentunya dalam hal kadar gula dan juga garam yang harus seimbang. Jangan sampai bayi diberikan bumbu berlebih yang dapat memicu berkembangnya penyakit diabetes dan juga gangguan pencernaan.

Tanda Ketika Bayi Sudah Siap Diberi Makanan Semi Padat

Dalam memberikan makanan padat bagi bayi tentunya Anda jangan sembarang. Ada beberapa kriteria atau tanda jika si kecil sudah siap untuk menerima jenis makanan semi padat. Meskipun si kecil sudah berusia 6 bulan, belum tentu mereka sudah siap untuk diberikan makanan padat. Dibawah ini ada beberapa tanda yang bisa Anda kenali jika bayi usia 6 bulan sudah siap untuk meneriman jenis makanan padat, diantaranya:

Kepala bayi sudah tegak

Bayi sudah mulai menegakkan kepala dengan sangat baik tanpa perlu dibantu oleh orang dewasa. Ini tentunya menandakan bahwa saluran pencernaan bagian atas sudah bisa bekerja dengan sangat baik dan dapat menelan jenis makanan semi padat tanpa adanya masalah apapun.

Duduk semi tegak

Setelah kita memastikan bahwa kepala bayi sudah tegak, maka pastikan bayi sudah dapat duduk semi tegak ketika ia bersandai di kursi. Kemampuan pada bayi ini tentunya ada pada bagian punggung dan juga perut. Ini tentunya sudah dapat berkembang dengan sangat baik sehingga bayi sudah bisa menerima jenis makanan semi padat. Jika bayi sudah dapat duduk semi tegak tentunya ini menjadi salah satu indikasi bahwa organ pencernaan si kecil sudah sangat siap untuk menerima janis makanan semi padat dan juga padat.

Bayi tertarik dengan makanan

Ini tentunya menjadi salah satu indikasi utama dimana bayi sudah mulai tertarik dengan makanan. Apapun yang dimakan oleh orang dewasa tentunya menarik perhatian si kecil. Selain ASI dan juga susu formula tentunya bayi sudah menginginkan jenis makanan lain. Jika Anda mendapati sikap si kecil seperti ini tentunya Anda bida mencoba memberikan jenis makanan padat di depan bayi. ketika bayi membuka mulut atau memegang makanan dan memasukkan kepada mulutnya, ini tentu bisa menjadi tanda bahwa si kecil sudah siap untuk diberikan jenis makanan semi padat. Satu hal yang harus Anda perhatikan tentunya jangan memberikan jenis makanan padat pada bayi jika memang bayi belum siap dan belum tertarik pada makanan.

Bayi sudah bisa menelan

Satu hal yang pasti, jika bayi sudah diberikan jenis makanan semi padat, maka bayi akan berusaha untuk mengunyah dan juga menelan makanan tersebut meskipun belum memiliki gigi. Meskipun belum memiliki gigi, tapu si kecil akan berusaha menelan dengan sangat baik tanpa merasa kesulitan ataupun tersedak.

Setelah kita mengetahui beberapa tanda bahwa si kecil sudah siap untuk mendapatkan jenis makanan semi padat. Tentu, ini menjadi waktu yang paling tepat bagi Anda untuk memberikan jenis makanan semi padat kepada si kecil.

Bagaimanapun juga, pola makan si kecil usia 6 bulan harus benar-benar dijaga dengan sangat baik. Pastikan juga untuk memberikan jenis makanan yang paling tepat. Pola makan bayi usia 6 bulan menjadi awal dari adanya perubahan dari jenis makanan untuk bayi. Ini tentunya menjadi tugas seorang ibu dalam mengatur jenis makanan dan juga pola makan untuk si kecil. Jika tidak diatur sejak dini tentunya akan berdampak pada pola makan ketika ia sudah mulai menginjak anak-anak.

Demikianlah beberapa hal yang perlu Anda ketahui mengenai pola makan bayi usia 6 bulan dan juga jenis makanan semi padat yang direkomendasikan untuk si kecil. Semoga bermanfaat!