Cara Memperbanyak ASI – ASI memang kebutuhan yang paling penting bagi wanita pasca melahirkan. Hal ini dikarenakan ASI ialah asupan gizi dan juga nutrisi yang dibutuhkan oleh bayi ketika lahir. Namun, banyak sekali wanita menyusui yang justru tidak memiliki asupan ASI yang cukup. Untuk itu, berikut kami sajikan cara memperbanyak ASI yang bisa Anda lakukan demi mendapatkan gizi terbaik bagi si kecil.

Dalam masa menyusui, tentunya setiap wanita tentunya ingin memiliki ASI yang berlimpah. Selain untuk memenuhi kebutuhan gizi dan juga nutrisi bayi tentu saja ASI juga menjadi satu medium dimana hubungan ibu dan juga bayi lebih erat. Tidak heran jika setiap ibu memiliki rasa cemas dan juga gelisah jika tidak memiliki ASI yang cukup banyak. Ditambah dengan keadaan bayi yang rewel ketika masih lapar, sedangkan produksi ASI pada ibunya sangat terbatas. Inilah yang menjadi permasalahan yang cukup pelik bagi setiap ibu menyusui.

Terlepas dari hal tersebut, susu formula bukanlah salah satu solusi yang cukup tepat untuk mengganti produksi ASI yang tidak lancar. Namun, dibutuhkan satu cara dan juga alternatif yang bisa membantu Anda dalam memperbanyak ASI. Jika pada saat ini Anda sebagai ibu menyusui tentunya tidak ada salahnya jika Anda mencoba beberapa cara dan juga tips yang akan kami sajikan pada poin di bawah ini! Baca juga: 10 Ciri-Ciri Bayi Kurang ASI Yang Dapat Anda Deteksi Lebih Dini

Cara Memperbanyak ASI

cara memperbanyak asi

Banyak sekali masalah pada wanita yang hamil dan juga melahirkan. Seperti misalnya masalah kurangnya produksi ASI yang dapat terjadi pada awal-awal persalinan. Padahal bayi yang baru lahir membutuhkan satu-satunya asupan gizi dan juga nutrisi berupa ASI. Ini tentunya menjadi masa-masa dimana bayi sangat membutuhkan yang namanya ASI. Hal ini dikarenakan ASI mengandung zat gizi dan juga nutrisi yang sangat khusus dan juga diformulasikan untuk bayi.

Meskipun tidak banyak wanita yang memiliki permasalah pada produksi ASI, namun tentu hal ini bisa saja terjadi pada Anda. Jika produksi ASI berkurang dan justru terhambat, maka dapat dimungkinkan Anda mengalami stres dan juga tingkat kecemasan yang cukup tinggi. Memang sangat diperlukan cara dan juga upaya untuk meningkatkan produksi ASI dan juga memperbanyak ASI. Berikut ini beberapa cara memperbanyak ASI yang dapat Anda lakukan dengan mudah dan juga alami, diantaranya:

Lihat juga: Bolehkah Bayi 1 Tahun DiBeri Nasi? | Makanan Anak 1 Tahun

Sering menyusui

Cara pertama yang bisa Anda lakukan untuk memperbanyak ASI ialah dengan memberikan ASI kepada bayi dengan frekuensi yang sering. Ini juga dapat dikatakan sebagai salah satu cara yang paling efektif untuk memperbanyak ASI. Hal ini juga berhubungan dengan prinsip stimulus  dan juga respon ketika bayi berusaha untuk meraih puting sekaligus belajar menyusu. Rangsangan yang ada pada mulut bayi ini tentunya dapat meningkatkan produksi ASI pada payudara sehingga sangat memungkinkan produksi ASi semakin bertambah banyak dan lancar. Pada bayi baru lahir tentunya tidak perlu menjadwal pemberian ASI, namun berikanlah ASI sesering dan semau bayi.

Bergantian payudara ketika memberikan ASI

Cara kedua yang bisa Anda lakukan ialah dengan memberikan ASI dengan cara bergantian payudara. Cara ini tentu sangat efektif dalam merangsang ASI. Ketika salah satu payudara penuh, berikanlah pada bayi sampai kosong. Kemudian lanjut pada payudara yang lain. Dengan begitu Anda memberikan kesempatan kepada kedua payudara untuk memproduksi ASi agar lebih banyak karena kapasitas produksi ASI menjadi lebih meningkat.

Lakukan pemijatan dan bersihkan payudara

Tips selanjutnya yang bisa Anda lakukan ialah dengan melakukan pemijatan dan juga membersihkan payudara dengan benar. Manfaat yang bisa Anda dapatkan dari pemijatan ini yakni untuk memperbanyak ASI dan melancarkan ASI. Berikut ini teknik pemijatan payudara yang bisa Anda lakukan sendiri, diantaranya:

– Lakukan pemanasan dengan cara menghangatkan payudara terlebih dahulu dengan mengompres dengan handuk hangat selama kurang lebih 2 menit dan lakukan pengulangan selama 4-5 kali.

– Setelah itu, mulailah pijatan yang dilakukan secara perlahan dari atas dan juga bawah.

– Untuk bagian areola, Anda dapat melakukan pijatan ke atas dan  ke bawah dan dari kanak ke kiri selama kurang lebih 5-6 kali pada setiap payudara.

– Untuk langkah terakhir, Anda bisa memijat payudara secara melingkar dan mengikuti bentuk payudara selama 5-6 kali. Kemudian, pijat melingkar dan spiral ke arah areola selama kurang lebih 4 kali.

– Langkah tersebut tentunya Anda lakukan untuk masing-masing payudara.

– Hal yang perlu Anda ingat ketika membersihkan payudara ialah tidak menyabuni payudara terutama pada bagian puting dan areola karena akan menyebabkan kaku dan juga kering pada permukaan kulit payudara.

Hindari penggunaan dot susu

Tips selanjutnya yang bisa Anda lakukan ialah dengan menghindari penggunaan dot susu. Hal ini dikarenakan dot dapat membuat bayi ketagihan karena sangat mudahnya untuk menghisap dot dibandingkan dengan menghisap puting. Jika ini menjadi kebiasaan pada bayi, maka tidak heran jika pada nantinya bayi akan sangat sulit untuk menyusui secara alami dan menghisap puting payudara. Maka dari itu, jika tidak mengalami masalah-masalah yang cukup berat, usahakan untuk tidak memberikan dot pada bayi untuk melatih bayi agar bisa menghisap puting dengan mudah.

Pompa ASI setelah menyusui

Cara ini tentu dapat dikatakan sebagai cara yang cukup efektif dalam memperbanyak produksi ASI. Dengan cara mengosongkan volume payudara tentunya Anda memberikan kesempatan pada payudara untuk memproduksi kembali ASI. Usahakan untuk memompa ASI setelah menyusui atau setiap 15 menit setiap beberapa jam terutama bagi Anda yang wanita karir.

Gunakan teknik menyusui yang benar

Bagaimanapun juga, teknik menyusui memang menjadi salah satu hal yang harus benar-benar Anda perhatikan. Teknik dan juga posisi menyusui yang benar ialah memastikan bahwa mulut bayi menempel dengan benar pada payudara. Dagu dan juga mulut bayi dapat membuka lebar sehingga sangat besar kemungkinan areola dapat tertutup oleh mulut bayi. Dalam hal ini posisi puting dan juga lengan bayi, alangkah baiknya dalam posisi satu garis lurus sehingga bayi akan lebih leluasa dalam menghisap ASI secara pelan-pelan, namun tetap kuat.

Perbanyak konsumsi air putih

Cara ini tentunya berhubungan dengan kebutuhan Anda akan cairan tubuh. Bagaimanapun juga, air puting sangat berperan penting dalam menjaga tubuh tetap bugar dan segar. Selain itu, air putih juga dapat menghindarkan diri Anda dari dehidrasi. Namun, sebagian besar wanita menyusui seakan mengabaikan akan pentingnya asupan air putih ini untuk tubuh.  Air putih yang kita konsumsi tentunya bisa menjaga kualitas ASI tetap terjaga, kental dan lancar serta melimpah. Anda tentunya harus memenuhi asupan air putih sebanyak mungkin atau sesuai kebutuhan tubuh Anda.

Tidur yang cukup

Istirahat yang cukup bagi wanita menyusui memang terbilang sangat penting. Banyak sekali manfaat yang bisa Anda dapatkan dari memenuhi kebutuhan jam tidur dan juga jam istirahat yang cukup. Tidak dapat dipungkiri bahwa ibu yang menyusui akan senatiasa terbangun ketika malam hari. Nah, Anda tentunya dapat memanfaatkan waktu siang untuk beristirahat yang cukup. Tidur dan juga istirahat yang cukup tentunya dapat mengurangi dan juga menghindarkan diri Anda dari rasa stres dan capek dalam mengurus si kecil.

Hypno-breastfeeding

Istilah ini mungkin belum banyak dipahami oleh sebagian besar ibu menyusui. Namun, istilah ini untuk menggambarkan suatu cara dalam merangsang ASI melalui proses hypno. Dalam teknik ini, ibu menyusui tinggal merangsang ASI agar keluar deras serta membayangkan bahwa seolah-olah ASI yang keluar tersebut memang cukup banyak. Hal ini tentunya bisa memotivasi Anda agar memudahkan produksi ASI tetap lancar.

Pilih menu makanan untuk memperbanyak ASI

Bagaimanapun juga, menu makanan memang menjadi salah satu faktor penunjang dalam memperbanyak produksi ASI. Anda tentunya bisa memilih menu makanan yang bisa memiliki produksi ASI yang berlebih seperti sayuran dan buah-buahan. Selain itu, Anda juga bisa memilih jenis makanan yang mengandung karbohidrat, lemak, vitamin, protein dan mineral. Sedangkan untuk jumlah makananannya, alangkah baiknya untuk tidak membatasi konsumsi makanan yang dapat menambah daun pepaya dan juga daun katuk.

Konsumsi suplemen penambah ASI

Cara yang bisa Anda untuk memperbanyak ASI ialah dengan mencoba mengonsumsi suplemen penambah ASI. Namun, untuk memilih suplemen ini Anda harus berhati-hati dan pastikan untuk memilih suplemen yang bisa menambah suplemen ASI. Untuk bentuk konsumsi suplemen ASI, Anda bisa menggunakan bermacam-macam berupa teh, penambah ASI dalam bentuk kaplet, suplemen herbal dan juga lain sebagainya. Sebelum Anda memutuskan untuk memberikan suplemen penambah ASI, pastikan Anda berkonsultasi dulu ke dokter untuk mendapatkan rekomendasi suplemen penambah ASI.

Hindari stres

Tidak dapat dipungkiri bahwa suasana hati seorang ibu menyusui bisa berubah. Hal ini tentunya berkaitan dengan kondisi psikis seorang ibu. Rasa stres yang berlebihan tentunya bisa mempengaruhi produksi ASI. Tidak heran jika ibu menyusui akan mengalami produksi ASI yang menurun dan bahkan tidak produksi sama sekali. Kondisi ini tentunya akan membuat produksi ASI menjadi berkurang. Kondisi ini memang sudah sepatutnya diketahui sama suami Anda agar rasa stres yang timbul tidak terlalu berlebihan.

Pentingnya peran seorang ayah

Meskipun istri yang memiliki peranan yang paling menunjang dalam mengurus si kecil. Tentunya, tidak melupakan pula akan peran seorang ayah dalam proses menyusui. Dalam hal ini suami memang sangat perlu mendukung sang istri untuk membuatnya merasa nyaman. Maka dari itu, peranan ayah dalam menemani istri memang sangat penting. Dalam hal ini ayah ASI ialah sebuah gerakan komunitas yang berperan dalam mengedukasi seorang ayah untuk memiliki pola pikir dan berubah untuk mendukung proses sang istri dalam menyusui si kecil.

Hindari konsumsi alhokol, kopi dan rokok

Jika pada sebelumnya Anda pernah atau sering melakukan beberapa kebiasaan buruk seperti merokok, minum alkohol dan mengonsumsi kopi. Namun, ketika Anda sedang menyusui sangat direkomendasikan untuk mengatakan ‘tidak’ pada ketiga kebiasaan ini. Tentu, sudah menjadi rahasia umum jika zat dan juga senyawa yang ada di dalam ketiga objek memiliki efek yang tidak baik untuk kesehatan tubuh terlebih bagi kualitas ASI. Maka dari itu, pastikan bunda memberikan asupan ASI yang terbaik dan terhindar dari zat-zat yang beracun tersebut.

Konsumsi kurma

Mungkin banyak orang yang belum mengetahui akan khasiat dari buah kurma ini. Padahal jika kita ketahui lebih lanjut lagi bahwa mengonsumsi buah yang manis ini dapat memperlancar ASI. Buah ini pada umumnya banyak dicari khususnya ketika bulan Ramadhan. Kandungan kalsium dan zat besi yang ada di dalam buah kurma menjadi salah satu kandungan yang paling penting sebagai pembentuk ASI. Selain menjadi buah favorit selama bulan puasa, buah kurma juga menjadi buah sebagai penambah ASI di dalam payudara.

Hubungan intim dengan suami

Anda tentunya terheran-heran dengan poin yang satu ini. Namun ternyata berhubungan intim dengan suami dapat membantu melancarkan produksi ASI. Hubungan intim dengan suami tentunya dapat dilakukan setelah 4-6 minggu kelahiran (setelah nifas selesai). Melakukan hubungan intim justru memproduksi hormon oksitosin yang bisa timbul sehingga dapat membantu Anda untuk memproduksi ASI.

Makanan Yang Wajib Dikonsumsi

Setelah melahirkan tentunya sebagian besar wanita membutuhkan asupan gizi dan juga nutrisi yang cukup untuk membantunya memperbanyak produksi ASI. Olah karena itu, banyak sekali sumber makanan yang disarankan untuk Anda konsumsi yang tentu sehat sehingga akan sangat mudah memperlancar produksi ASI pada payudara. Berikut ini beberapa menu makanan yang wajib Anda konsumsi setelah melahirkan, diantaranya:

Buah Berry

Jenis makanan pertama yang wajib untuk Anda konsumsi berasal dari buah-buahan. Tidak dapat diragukan lagi akan manfaat dan juga vitamin yang ada pada buah berry ini. Buah berry tentunya memiliki beragam jenis yakni blueberry, strawberry, raspberry dan juga lainnya. Dengan memenuhi asupan gizi dengan mengonsumsi buah berry, maka Anda bisa mendapatkan manfaat yakni memperbanyak produksi ASI.

Produk olahan susu

Asupan bagi wanita menyusui tentunya akan lebih mudah dengan mengonsumsi produk olahan susu. Alangkah lebih baiknya jika Anda mengonsumsi produk olahan susu yang mengandung kalsium, vitamin B, D dan juga protein.

Ikan salmon

Sumber makanan yang selanjutnya berasal dari jenis ikan. Salmon tentunya kaya akan kandungan asam lemak yang disebut dengan DHA. Zat ini tentunya ada di dalam ASI dan memang sangat penting untuk membantu perkembangan sistem saraf pada bayi.

Sayuran berdaun hijau

Jenis makanan yang selanjutnya ialah berasal dari sayuran hijau. Sayuran berdaun hijau tentunya kaya akan vitamin A, vitamin C, kalsium, zat besi dan juga zat antioksidan. Dengan mengonsumsi sayuran hijau setelah melahirkan tentu  menjadi cara yang paling aman untuk menurunkan berat badan. Jenis sayuran hijau tersebut diantaranya daun bayam, daun katuk, bunga pepaya, kacang hijau, labu siam, pare, dan juga brokoli.

Telur

Sumber makanan yang selanjutnya yakni telur yang kaya akan protein sehingga untuk meningkatkan gizi dan juga nutrisi yang ada di dalam tubuh.

Beras cokelat

Beras cokelat ini memang sangat jarang ditemui, namun beras memang dianggap sebagai makanan para raja. Namun, ternyata kandungan yang terdapat di dalam beras cokelat memiliki kandungan karbohidrat yang cukup tinggi. Karbohidrat yang ada di dalam beras cokelat memiliki tingkat energi yang tetap terjaga serta mampu untuk meningkatkan kualitas ASI.

Menjaga kualitas ASI tetap terjaga  tentunya menjadi salah satu keharusan bagi Anda dengan melakukan beberapa cara memperbanyak ASI seperti yang sudah kami sebutkan di atas. Demikianlan cara memperbanyak ASI yang sangat penting bagi Anda. Selamat mencoba!