Seberapa Sering Bayi Perlu Mandi dan Keramas?

Seberapa Sering Bayi Perlu Mandi dan Keramas? – Kegiatan memandikan bayi baru lahir seringkali menjadi kegiatan yang menyenangkan sekaligus mendebarkan untuk setiap ibu baru. Tak jarang, hal ini membuat mereka meminta bantuan orang lain untuk dapat melakukannya. Termasuk pada saat mencuci rambut bayi. Namun sebenarnya, apakah memandikan bayi dan mengeramasi rambutnya perlu dilakukan tiap hari? Simak jawabannya dibawah ini.

Sama halnya dengan orang dewasa bayi baru lahir akan perlu untuk dibersihkan tubuhnya dari kotoran dan debu. Oleh karenanya, mandi menjadi kegiatan penting pada bayi yang seringkali dilakukan oleh orangtuanya.

Untuk ibu baru dengan pengalaman yang minim kegiatan memandikan bayi bisa menjadi ritual yang menakutkan. Mereka khawatir tubuh bayi yang masih kecil berdekatan dengan sabun akan membuat si kecil tergelincir saat dimandikan. Tak heran hal ini membuat ibu baru lebih memilih mempercayakan memandikan bayi pada orang lain.

Akan tetapi, ketika anda sudah menguasai hal ini dengan baik mungkin kegiatan yang satu ini bisa sangat menyenangkan untuk dilakukan. Membasahi tubuh si kecil dengan air hangat, memberikan shampo pada rambut halusnya dan lain sebagainya. Nah, dari rangkaian kegiatan ini anda mungkin bertanya-tanya apakah bayi perlu dimandikan dan dikeramas setiap hari? Mari kita simak jawabannya dibawah ini.

Seberapa Sering Bayi Perlu Mandi dan Keramas?

Seberapa Sering Bayi Perlu Mandi dan Keramas?

Bila orang dewasa aktif melakukan rutinitas dan kegiatan yang membuat mereka sering berkeringat. Maka lainnya halnya dengan bayi yang masih belum aktif bergerak. Hal ini mungkin membuat tubuh bayi tidak akan memproduksi banyak kotoran.

Selain itu, bayi yang ada didalam ruangan seringkali tidak terpapar dengan debu sebanyak orang dewasa. Masalah ini mungkin membuat sebagian ibu bertanya-tanya seberapa sering bayi perlu mandi dan keramas?

Nah, jawaban ini dikemukakan oleh dokter Margareta Komalasari SpA dari Rumah Sakit Pusat Pertamina dan Brawijaya Women & Children Hospital. Pernyataan ini sebagaimana dikutip dari tribunnews.com mengatakan bahwa bayi harus mandi dan keramas setiap hari.

Meskipun bayi tidak melakukan banyak aktivitas dan tubuhnya tidak sekotor orang dewasa. Namun memandikan bayi dan mengeramasnya menjadi kegiatan yang penting.

Mengapa Bayi Perlu Mandi dan Keramas Setiap Hari?

Sang dokter menjelaskan meski tubuh bayi tidak terpapar dengan bakteri dan debu yang banyak. Akan tetapi kelenjar keringatnya sudah mulai bekerja pada usia ini. Lalu, ada juga kegiatan menyusui yang penting untuk diperhatikan dengan baik. Bila tidak bersih pada saat menyusui kondisi ini akan membuat kulit bayi mengalami gatal-gatal.

Sementara itu, untuk anak balita yang sudah mulai aktif bergerak. Orangtua cukup memandukan dan mengeramasi merak dua kali dalam sehati. Takaran ini tentunya dapat anda seusaikan dengan kebtuuhan. Selain itu, tingkat keaktifan si balita pun dapat mempengaruhi seberapa sering anda perlu memandikan mereka.

Ketika si balita aktif bergerak dan seringkali terlibat dengan permainan yang kotor atau berlumpur. Maka penting sekali untuk ibu dapat memperhatikan masalah ini dengan baik. Bersihkan putra putri anda dengan memandikannya dengan rutin minimal 2 kali dalam satu hari.

Sementara itu, untuk bayi baru lahir sebenarnya memandikan dan mengeramasi rambutnya cukup dilakukan satu kali dalam satu hari saja. Hal ini hanya bertujuan untuk membersihkan debu dan bakteri yang mungkin menempel pada tubuhnya saja.

Demikianlah beberapa informasi yang dapat kami sampaikan kali ini. Semoga informasi ini bermanfaat dan membantu ibu mengetahui jawaban dari seberapa sering bayi perlu mandi dan keramas dengan baik.

Loading...