8 Rambu-Rambu Makanan Bayi 6 Bulan Yang Perlu Anda Perhatikan

Diposting pada

Rambu-Rambu Makanan Bayi 6 Bulan – Bayi yang berusia 6 bulan tentunya sudah mulai diberikan Makanan Pendamping ASI (MPASI). Makanan bagi bayi tentunya harus diperhatikan sebaik mungkin. Anda tidak boleh sembarangan memasukkan menu makanan pada bayi karena akan berakibat fatal. Untuk itu, kami sajikan beberapa rambu-rambu makanan bayi 6 bulan.

Makanan pendamping ASI pada bayi 6 bulan tentunya memiliki tekstur yang cukup padat. Meskipun bertekstur padat, namun tentunya makanan bayi 6 bulan berbeda dengan tekstur padat orang dewasa. Menginjak usia 6 bulan tentunya susah menjadi sebuah keharusan bagi setiap ibu untuk mulai memilih dan juga memilah menu makanan untuk bayi usia 6 bulan.

Kebanyakan orangtua memilih makanan pendamping ASI untuk anaknya dengan membeli produk yang beredar di pasaran. Namun, dalam memilih produk tersebut tentunya Anda harus selektif karena tidak semua produk mengandung gizi dan juga nutrisi yang memang dibutuhkan untuk tubuh bayi. Produk bayi yang beredar tentunya mengandung zat pengawet sehingga Anda benar-benar harus memilih dengan cara yang paling tepat.

Mengolah makanan sendiri untuk bayi memang mengharuskan kita sedikit ribet. Akan tetapi, hasil yang didapat pun dapat lebih baik jika dibandingkan dengan produk yang beredar di pasaran. Melalui proses pengolahan makanan yang panjang dan juga lama tentu memiliki hasil yang lebih baik pula. Namun, tetap Anda harus memperhatikan beberapa rambu-rambu dalam memberi makan bayi 6 bulan. Lihat juga: 26 Makanan Pelancar ASI Untuk Ibu Menyusui Yang Harus Anda Ketahui

Rambu-Rambu Makanan Bayi 6 Bulan

rambu rambu makanan bayi 6 bulan

Usia 6 bulan memang menjadi usia bagi bayi untuk mendapatkan asupan makanan. Pada usia 6 bulan, bayi sudah dapat menyangga kepalanya sendiri. Mereka tentunya sudah mulai tertarik dengan makanan yang dikonsumsi oleh orangtuanya. Tidak jarang kita melihat bayi yang terus melihat orang dewasa ketika mereka makan.

Banyak produk yang sudah beredar dipasaran, namun tidak memenuhi nutrisi dan juga gizi yang dibutuhkan oleh tubuh bayi. Seharusnya pada bayi usia 6 bulan mendapatkan asupan gizi dan juga nutrisi yang memang dibutuhkan oleh tubuh bayi. Untuk itu, Anda disarankan untuk mengolah makanan untuk bayi Anda sendiri tanpa harus membelinya di supermarket. Baca juga: Perkembangan Bayi 14 Bulan Yang Wajib Anda Ketahui

Tentunya, dalam memberikan makanan pada bayi harus memperhatikan beberapa rambu-rambu. Mulai dari makanan yang boleh dan tidak boleh serta cara memberi makan pada bayi usia 6 bulan tersebut. Hal ini memang sangat penting untuk Anda karena cara pemberian makan pada bayi sangatlah berbeda dengan orang dewasa.

Beberapa Menu Makanan Bayi 6 Bulan

Makanan pada bayi 6 bulan pada umumnya terdiri dari beberapa menu diantaranya:

– Sereal

Sereal memang menjadi menu makanan andalan bagi bayi Anda. Tentunya, sereal menjadi menu makanan yang banyak diolah oleh para ibu untuk bayinya. Namun, Anda harus memilih kandungan yang ada pada sereal tersebut. Alangkah baiknya jika Anda memilih sereal yang bebas dari gluten.

– Buah dan sayuran

Menu makanan ini memang sudah tidak bisa diragukan lagi akan khasiat dan juga manfaatnya bagi manusia. Tidak hanya bayi, orang dewasa juga memang dianjurkan untuk mengonsumsi buah dan juga sayuran. Menu makanan ini memang sangat baik untuk pertumbuhan dan juga perkembangan bayi.

Buah dan juga sayur memang mengandung vitamin yang memang dibutuhkan bagi tubuh bayi. Vitamin tentunya menjadi sumber utama bagi bayi untuk menunjang perkembangan baik otak maupun organ yang lainnya. Anda dapat memilih beberapa buah dan juga sayur yang memang cocok untuk bayi Anda seperti pisang, pir, wortel, kentang, kol, apel, stroberi, anggur, mentimun, anggur, tomat, alpukat, brokoli, bayam dan juga ubi.

– Bubur yang dihaluskan

Bubur memang sering dijadikan sebagai menu makanan utama bagi anak usia 6 bulan. Bubur tentunya terdiri dari beberapa menu dan juga bahan yang berbeda-beda sesuai dengan kebutuhan dan juga keinginan si kecil. Beberapa bubur bayi yang dihaluskan memang terbuat dari nasi yang dapat dicampurkan dengan bahan makanan lainnya seperti telur, ayam dan juga brokoli.

Akan tetapi, Anda juga bisa memilih beberapa menu makanan bayi untuk dibuat bubur seperti bubur susu, pure alpukat, bubur beras merah, pure pepaya, bubur tahu, kentang dan juga bubur lainnya. Tidak sedikit ibu yang mengolah makanan bubur bayi dari bahan lain seperti kacang hijau, kacang merah dan juga edamame.

Panduan Makanan Bayi Usia 6 Bulan

Pada bayi usia 6 bulan tentunya menjadi awal dari bayi mendapatkan makanan. Pada bayi usia 6 bulan tentunya sudah mampu mengonsumsi sekitar satu sendok teh buah dalam sekali makan dan juga satu sendok teh sayur sekali makan. Akan tetapi, setelah beberapa lama porsi makannya akan berubah seiring dengan berjalannya usia bayi. Setelah mengonsumsi buah dan juga sayur, maka bayi usia 6 bulan sudah dapat mengonsumsi makanan lain seperti nasi, roti, telur, ikan dan juga pasta.

Maka dari itu, tentunya Anda harus mencermati menu makanan bagi bayi. Tentunya, tidak setiap anak memiliki kondisi tubuh yang sama dan juga baik. Mungkin ada beberapa anak yang justru alergi terhadap makanan tertentu sehingga orangtua harus lebih selektif. Sebelum memberikan makanan terhadap bayi tentunya harus dilakukan pengamatan. Anda tentunya dapat mulai beralih memperkenalkan makanan yang memang cocok untuk anak Anda.

Waktu yang dibutuhkan oleh seorang anak dalam menyerap makanan baru yaitu sekitar tiga hari. Waktu inilah yang memang umum diperlukan dalam mengenalkan jenis makanan baru kepada anak. Waktu tersebut menjadi rentan waktu yang baik untuk melihat reaksi alergi terhadap tubuh terutama bagi yang memiliki anggota keluarga dengan riwayat alergi.

Menu makanan bayi

Jika Anda ingin mengenalkan jenis makanan tertentu yang rentan terhadap alergi. Anda dapat mencoba mengenalkan beberapa jenis menu makanan seperti kerang, gandum, ikan, kedelai, telur dan juga susu sapi. Jika dalam waktu tidak hari tidak bereaksi apa-apa, tentunya Anda dapat melanjutkan pemberian makanan tersebut kepada anak Anda. Namun, jika tidak bereaksi apa-apa, ini menjadi sebuah keuntungan bagi anak Anda karena tidak memiliki reaksi alergi apapun.

Selain itu, Anda juga harus memperhatikan beberapa menu makanan lain yang dapat memicu timbulnya gas pada lambung. Beberapa menu makanan yang menghasilkan gas diantaranya bawang, gandum, kacang dan juga produk olahan susu. Beberapa makanan tersebut tentunya akan membuat bayi sedikit tidak nyaman.

Tentunya, Anda dapat menghindari pemberian madu pada anak di bawah satu tahun dalam mengurangi risiko botulisme. Sementara itu, produk yang terbuat dari susu sapi yakni keju lebih aman diberikan kepada bayi dibandingkan dengan madu. Akan tetapi,  Anda harus menunda dulu dalam memberikan olahan dari susu sapi untuk anak Anda sampai berusia lebih dari satu tahun.

Rambu-Rambu Makanan Bayi 6 Bulan

rambu rambu makanan bayi 6 bulan

Jika Anda sudah mulai memperkenalkan makanan kepada anak Anda, tentunya Anda harus memperhatikan beberapa rambu-rambu makanan diantaranya:

1. Perhatikan menu makanan bayi

Makanan pada bayi tentunya harus memperhatikan beberapa hal, mulai dari jenis makanan yang cocok untuk diberikan kepada bayi. Beberapa menu makanan tersebut diantaranya:

  1. Sereal
  2. Bubur khusus
  3. Bubur kacang-kacangan: kacang merah, kacang hijau dan juga edamame
  4. Buah dan sayuran
  5. Pure buah dan juga sayur

Semua bahan makanan tersebut tentunya dapat dicampur dengan ASI dan susu formula diberikan kepada bayi.

2. Perhatikan cocok tidaknya makanan bagi bayi

Makanan yang cocok dan juga tidak cocok menjadi satu hal yang harus diperhatikan bagi seorang ibu. Tentunya, tidak setiap bayi akan cocok terhadap jenis makanan tertentu. Ada yang alergi terhadap jenis makanan tertentu dan juga tidak. Seperti yang telah kami sajikan di atas bahwa dalam mengetahui alergi tidaknya bayi terhadap makanan dapat dilihat dalam waktu selama tiga hari setelah memberikan makanan padat pada bayi.

Perhatikan jika Anda memberikan makanan dengan menu kedelai, susu sapi, telur, ikan, gandum dan juga gandum. Karena menu makanan tersebut dapat memicu alergi. Sedangkan bawang, produk olahan susu dan juga gandum dapat memicu terjadinya asam lambung. Untuk itu, ibu harus mengetahui menu makanan yang baik bagi bayi usia 6 bulan.

3. Atur jadwal makan bayi

Rambu-rambu ketiga tentunya sangat penting bagi Anda untuk mengatur jadwal makan bayi. Jadwal makan bayi tentunya harus diatur sebaik mungkin. Hal ini tentunya menjadi sebuah jalan bagi Anda agar dapat dengan mudah menentukan menu makanan pada bayi Anda. Selain itu, ini dapat menjadi sebuah kebiasaan bagi kebutuhan bayi Anda.

Perlu Anda tahu bahwa bayi yang berusia 6 bulan sudah membutuhkan asupan makanan pendamping ASI sebagai kalori utama. Meskipun sudah mendapatkan susu formula, namun di usia 6 bulan sudah mulai harus diberikan makanan bertekstur agak padat. Pada usia 6 bulan tentunya bayi sudah mulai menyusu sebanyak 4-6 kali dalam sehari dan menghabiskan sekitar 180-240 ml susu dalam setiap kali waktu makan. Namun, total jumlah susu yang diberikan kepada bayi tidak boleh lebih dari 960 ml.

4. Pilih waktu yang tepat

Dalam mengatur jadwal makan si kecil sebagai MPASI, setidaknya berikan pada bayi Anda makanan pendamping ASI sebanyak dua kali dalam sehari atau sekitar dua sendok makan per waktu makan. Tentunya, jumlah ini tergantung dari kemampuan dan juga ukuran makan bayi. Anda tentunya harus menggunakan sendok makan bayi untuk menyuapi bayi Anda. Sebagai tahap awal tentunya Anda dapat mencampur 4-5 sendok teh ASI atau juga susu formula yang dicampurkan dengan pure MPASI. Sehingga perbandingannya dapat ditingkatkan menjadi 1 sendok makan puree MPASI.

Waktu makan pada bayi tentunya dapat ditingkatkan dari mulai 2 kali dalam sehari sampai 3 atau 4 kali dalam sehari. Jika Anda ingin memberikan jus pada bayi, lebih baik jika Anda memberikan jus buatan sendiri yang tentu kandungannya lebih baik dibandingkan dengan jus yang sudah dalam kemasan atau Anda beli. Anda dapat memberikan takaran pemberian jus pada bayi setidaknya 120 ml perhari dalam pemberian jus buah murni kepada bayi Anda.

Pemilihan waktu yang paling tepat ketika bayi Anda tidak dalam keasaan lelah dan juga gelisah. Jangan sampai Anda memberikan makan pada bayi ketika bayi sudah sangat lapar. Hal ini dikarenakan bayi akan rewel dan justru sangat sulit untuk makan. Alangkah baiknya jika Anda memberi makan pada bayi yang tidak terlalu lapar. Untuk itu, pastikan Anda menyediakan takaran susu yang biasa digunakan sebagai makanan pendamping ASI.

Urutan Memberi Jenis Makanan Pada Bayi

Sebelum mulai memberi makan pada bayi 6 bulan, tentunya ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebagai urutan untuk memberi jenis makan pada bayi, diantaranya:

Berikan Sereal Nasi dan Sereal Berat Lainnya

Pada tahapan utama tentunya jenis makanan yang harus diperkenalkan pada bayi ialah makanan padat berupa sereal nasi dan juga sereal lainnya. Memilih makanan berat pada bayi memang menjadi hal utama yang memang perlu dipertimbangkan bagi Anda. Hal ini dikarenakan jenis makanan yang harus diberikan kepada bayi harus diberikan secara bertahap. Mulai dari makanan bertekstur lunak hingga makanan dengan tekstur yang cukup padat.

Tentunya, dalam membagi makanan kepada anak harus sesuai dengan urutan seperti nasi-sereal oat, sereal barley hingga sereal gandum. Jenis makanan berupa gandum memang harus dipilih sebagai menu makanan yang terakhir dikarenakan dapat menjadi alergen yaitu gluten. Tentunya untuk beberapa bayi yang memiliki alergi akan mengalami masalah gangguan pada tubuh dan akan mengalami masalah sebagai sebuah reaksi dari alergi.

Maka dari itu, dalam mengenalkan makanan kepada anak harus dicoba terlebih dahulu selama 3 hari hingga 7 hari. Selama waktu tersebut, Anda dapat melihat terlebih dahulu tanda-tanda alergi yang kemungkinan muncul pada tubuh bayi setelah memakan sesuatu yang diberikan oleh ibunya. Jika timbul alergi ataupun tanda-tanda lain yang menjadi ciri bahwa menu makanan tersebut tidak cocok, maka orangtua harus menghentikan pemberian makan untuk bayinya tersebut. Namun, jika tidak terdapat gejala apapun seperti alergi, maka menu makanan tersebut dapat diberikan secara terus menerus kepada bayi Anda.

Pure Ayam dan Daging Sapi

Setelah tahapan pertama dalam memberikan makan pada bayi, jenis makanan kedua yang boleh Anda berikan ialah dari jenis daging baik daging sapi maupun daging ayam. Memasukkan menu makanan berupa daging tentunya menjadi sebuah keharusan bagi Anda karena daging mengandung zat besi yang memang dibutuhkan oleh tubuh.

Namun, tidak semua bagian daging boleh diberikan kepada bayi, melainkan Anda harus memilih bagian lain seperti paha ayam karena bagian ini memang sangat kaya akan zat besi dibandingkan dengan bagian dada. Untuk mengolahnya diperlukan beberapa cara seperti mengukusnya, menghaluskan dan juga dapat menggunakan blender. Tentunya, seroang ibu harus mencampurkan menu makanan tersebut dengan sereal nasi atau menu lain yang mungkin akan disukai oleh anak Anda.

Pure Sayur dan Buah

Setelah pure daging, kita juga bisa memberikan kepada si kecil pure dari sayuran dan buah-buahan. Bahan makanan yang satu ini memang memiliki rasa dan juga varian yang cukup banyak. Anda dapat memberikan sayuran hijau terlebih dahulu sebelum sayuran yang berwarna orange. Sedangkan untuk buah Anda dapat memberikan jenis buah yang memiliki tekstur lunak seperti alpukat, pisang dan lain sebagainya

Bagaimanapun juga sayuran dan buah-buahan memang mengandung zat besi, vitamin, asam folat dan juga kandungan gizi yang memang diperlukan oleh tubuh manusia. Anda tentunya jangan merebus sayuran terlalu lama karena akan kehilangan gizi dan juga nutrisinya. Tentu, jika kekurangan gizi dan nutrisi akan sangat berdampak buruk bagi kesehatan dan perkembangan anak menjadi terganggu.

Menjaga asupan makanan pada bayi usia 6 bulan tentunya harus Anda lakukan sebaik mungkin. Rambu-rambu makanan bayi usia 6 bulan memang harus diperhatikan sebaik mungkin. Itulah beberapa rambu-rambu makanan bayi usia 6 bulan. Semoga bermanfaat!

Loading...