Puting Susu Gatal Saat Menyusui, Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Puting Susu Gatal Saat Menyusui – Ketika menyusui buah hati, beberapa ibu mungkin mengalami keluhan yang membuat proses menyusui menjadi tidak nyaman. Salah satu keluhan menyusui yang dapat dialami ibu menyusui yaitu puting susu gatal. Ada berbagai hal yang dapat menyebabkan puting susu gatal seperti berikut ini.

Puting Susu Gatal Saat Menyusui

Penyebab dan Cara Mengatasi Puting Susu Gatal

Puting susu gatal harus segera diatasi agar proses menyusui menjadi nyaman dan tetap berjalan lancar. Yuk simak penyebab dan cara mengatasi puting susu gatal berikut ini.

Kulit Sensitif

Untuk ibu menyusui yang memiliki kulit sensitif, keluhan puting gatal biasanya sering dialami. Kondisi ini dapat diperparah karena gesekan yang terjadi antara kulit puting, pakaian, serta isapan si kecil ketika menyusu. Gesekan pakaian dan mulut si kecil akan menyebabkan mudah teriritasi, serta kering. Yang pada akhirnya akan terasa gatal.

Masalah ini akan membaik dengan sendirinya. Sedangkan agar gatalnya mereda anda bisa berendam atau mandi dengan menggunakan air hangat suam kuku selama kurang lebih 10 menit. Setelah itu, anda bisa mengoleskan pelembab dengan kandungan cocoa butter, vitamin E, atau lanolin untuk mencegah kulit menjadi semakin kering.

Mastitis

Selain kulit sensitif, ada penyebab lainnya yang dapat membuat puting susu gatal pada ibu menyusui, yaitu mastitis. Mastitis itu sendiri merupakan masalah kesehatan ibu menyusui yang terjadi karena infeksi bakteri yang menyerang jaringan pada payudara. Tidak hanya menyebabkan puting susu gatal, namun beberapa gejala lainnya dapat dialami ibu menyusui seperti payudara terasa nyeri, lebih hangat, kemerahan hingga mengalami bengkak. Selain itu, ibu menyusui juga dapat mengalami demam tinggi.

Mastitis harus segera diatasi karena jika tidak proses menyusui si kecil akan menjadi terhambat. Walaupun terasa sakit namun anda tetap harus menyusui si kecil. Tidak menyusui si kecil melalui payudara yang terkena mastitis akan dapat membuat kondisinya semakin buruk. Selain tetap menyusui si kecil, beberapa langkah yang dapat anda lakukan seperti berikut ini:

  • Menyusui bayi lebih sering pada posisi yang nyaman.
  • Apabila bayi tidak menyusu, anda bisa memompa ASI.
  • Jangan menggunakan bra yang ketat.
  • Mencukupi cairan tubuh agar metabolisme tubuh menjadi lancar.
  • Anda bisa mengompres payudara dengan menggunakan kain yang sudah direndam di dalam air hangat. Selain itu, anda bisa mandi air hangat untuk membantu mengatasi sakit. Mengompres payudara juga akan menjadikan payudara lebih lunak sehingga ASI akan mengalir lebih lancar.
  • Memijat payudara dengan lembut dan perlahan ketika menyusui si kecil agar ASI lancar.
  • Mencukupi waktu istirahat agar tubuh tidak mudah lelah.

Apabila langkah mandiri tidak dapat membantu mengurangi gejala mastitis, diperlukan penanganan secara medis. Dokter mungkin akan meresepkan antibiotik dan anda akan diberi obat untuk meredakan nyeri sehingga proses menyusui menjadi nyaman.

Infeksi Jamur

Puting gatal saat menyusui juga bisa disebabkan karena infeksi jamur. Selain gatal, infeksi jamur juga dapat menyebabkan puting terasa nyeri. Selain itu, gejala lainnya yang dapat muncul yaitu kulit puting kering dan warnanya nampak kemerahan. Apabila tidak segera ditangani, masalah ini akan semakin buruk. Apalagi jika anda sering berkeringat.

Kondisi ini bisa diatasi dengan menggunakan antibiotik, serta krim antijamur resep dokter. Agar tidak kembali terulang, anda harus menjaga kulit payudara tetap kering setelah menyusui. Tetesan ASI dan liur bayi yang terdapat pada puting akan membuat kulit payudara anda lembab. Jika anda berkeringat, anda harus segera mandi dan mengganti pakaian, serta pastikan tubuh kering. Selain itu, anda dapat mencuci pakaian dan bra dengan menggunakan air panas dan jemur.

Baca juga : Mencegah Puting Berdarah Sewaktu Menyusui

Itulah beberapa penyebab puting susu gatal ketika menyusui. Semoga bermanfaat.

Loading...