Sumber Protein Nabati Untuk MPASI Bayi

Protein Nabati Untuk MPASI Bayi – Saat si kecil dikenalkan pada makanan pendamping ASI, protein nabati sudah bisa diberikan. Selain protein hewani, protein nabati menjadi sumber protein yang baik untuk tumbuh kembang bayi. Mengetahui seperti itu, pastikan menu MPASI untuk bayi mengandung protein, baik protein hewani maupun protein nabati.

Protein Nabati Untuk MPASI Bayi

Sumber Protein Nabati Untuk MPASI Bayi

Adapun beberapa pilihan protein nabati untuk MPASI bayi di antaranya seperti berikut ini.

Tahu dan Tempe

Tahu dan tempe adalah salah satu pilihan sumber protein nabati terbaik untu MPASI buah hati. Makanan ini terbuat dari kacang kedelai dan mengandung aneka macam nutrisi seperti mangan, protein, kalsium hingga serat.

Pada tahu sebanyak kurang lebih 50 gram, mengandung protein sebanyak 4 gram. Sedangkan pada tempe sebanyak kurang lebih 25 gram mengandung protein sebanyak 4,5 gram.

Walaupun sumber makanan yang satu ini bisa diberikan pada si kecil sejak ia diberi makanan pendamping ASI, namun anda harus memberikannya dalam porsi kecil. Pasalnya, kacang kedelai yang terdapat pada tahu dan tempe bisa memicu reaksi alergi pada buah hati.

Kacang Merah

Selain tahu dan tempe, pilihan sumber protein nabati lainnya untuk MPASI bayi yaitu kacang merah. Anda bisa mengolah kacang merah sebagai MPASI buah hati dengan cara mencuci terlebih dahulu hingga benar-benar bersih. Lalu anda bisa merebusnya sampai matang. Selanjutnya haluskan dengan menggunakan blender.

Pada kacang merah rebus yang dihaluskan sebanyak 2 sendok makan, terdapat protein sebanyak 2 gram. Ini akan memenuhi 15 persen dari protein harian yang bayi butuhkan. Tidak hanya protein saja, namun pada kacang merah juga terkandung nutrisi penting yang lainnya seperti zat besi, folat, kalium dan magnesium.

Kacang Hijau

Pada kacang hijau terkandung aneka nutrisi seperti mangan, vitamin B, fosfor, magnesium, tembaga, zat besi, seng, kalium, protein dan serat. Pada bubur kacang hijau sebanyak 2 sendok makan terkandung protein sebanyak 3 gram. Kacang hijau ini bisa menjadi pilihan protein nabati untuk MPASI si kecil.

Cara mengolah kacang hijau itu sendiri sangat mudah. Dengan cara direbus sampai empuk selama kurang lebih 20 hingga 30 menit. Setelah itu, silakan haluskan dengan menggunakan blender supaya teksturnya menjadi lembut.

Selai Kacang

Pada selai kacang terkandung protein yang cukup tinggi. Pada selai kacang sebanyak 1 sendok makan, terkandung protein sebanyak 4 gram. Meskipun selai kacang menjadi salah satu sumber protein yang bagus untuk si kecil, dalam memberikannya anda harus hati-hati. Pasalnya, ada beberapa anak yang alergi terhadap kacang tanah.

Ketika anda hendak mengenalkan selai kacang, anda bisa memulainya dengan memberikannya sedikit terlebih dahulu. Apabila setelah mengonsumsi selai kacang muncul gejala alergi seperti gatal, ruam, pilek, bersin, pembengkakan, diare dan muntah, sebaiknya anda hentikan pemberian selai kacang ini.

Tidak hanya memperhatikan risiko alergi saja, namun anda juga harus memperhatikan tekstur selai kacang yang diberikan pada si kecil. Pastikan selai yang anda berikan lembut dan encer supaya si kecil tidak tersedak.

Alpukat

Buah alpukat bisa dimanfaatkan sebagai camilan dengan kandungan protein. Puree alpukat sebanyak kurang lebih 50 gram mengandung protein sebanyak 1 gram. Meskipun tidak begitu tinggi, tambahan protein pada camilan tentunya memiliki manfaat bagus untuk si kecil.

Tidak hanya rasanya yang enak, buah alpukat juga mengandung nutrisi yang beragam seperti vitamin C, vitamin B, kalium, vitamin E dan folat.

Itulah beberapa sumber protein nabati untuk MPASI buah hati. Semoga bermanfaat.

Loading...