Perkembangan Anak Usia 16 Bulan – Seiring berjalannya waktu tentunya bayi akan terus mengalami pertumbuhan dan juga perkembangan. Orang tua akan merasa sangat bahagia jika tumbuh kembang anak berjalan sesuai dengan usianya atau bahkan melebihi pertumbuhan yang seharusnya. Namun, banyak orang tua yang tidak mengerti akan pertumbuhan dan juga perkembangan bayi sehingga tidak memperhatikan dengan teliti pertumbuhan si kecil. Untuk itu berikut kami sajikan beberapa perkembangan anak usia 16 bulan yang wajib Anda ketahui!

Tidak dapat dipungkiri bahwa banyak orang tua yang menganggap sepele akan pertumbuhan dan juga perkembangan bayi yang sesuai dengan usianya. Bahkan banyak bayi yang justru tidak berkembang sesuai dengan usianya dikarenakan lalainya para orang tua dalam memperhatikan pertumbuhan dan juga perkembangan anak. Padahal perkembangan anak harus benar-benar diperhatikan untuk mencegah lambatnya tumuh kembang si kecil. Para orang tua cenderung membiarkan anak untuk berkembang dengan sendirinya tanpa dibantu oleh stimulasi yang sangat bermanfaat untuk si kecil.

Berbicara mengenai perkembangan anak tentunya kami akan membahas mengenai perkembangan bayi usia 16 tahun yang tentu memberikan ciri-ciri yang sangat signifikan. Namun, para orang tua terkadang menganggap hal yang sepele. Padahal tumbuh kembang anak memang sangat penting dan itu berarti bahwa imajinasi anak belita memang sudah mulai tumbuh dan juga berkembang dengan sangat signifikan. Di bawah ini kami sajikan beberapa ciri perkembangan anak usia 16 bulan yang tentu wajib untuk Anda pahami sebagai orang tua. Baca juga: 10 Ciri-Ciri Bayi Kurang ASI Yang Dapat Anda Deteksi Lebih Dini

Perkembangan Anak Usia 16 Bulan

perkembangan anak usia 16 bulan

Bagaimanapun juga, tumbuh kembang bayi memang menjadi salah satu indikasi untuk mengetahui kondisi kesehatan si kecil. Proses perkembangan yang pesat pada si kecil juga menjadi tanda bahwa kesehatan tubuh si kecil memang sangat baik. Si kecil yang berusia 16 tahun tentunya akan terus mengalami perkembangan yang sangat signifikan. Hal ini tentunya tergantung dari kemauan si kecil untuk belajar dan juga stimulasi yang diberikan oleh orang tua agar si kecil mengalami pertumbuhan dan juga perkembangan yang sangat baik.

Pada bayi usia 16 bulan tentunya akan memberikan ciri-ciri yang cukup signifikan dimana si kecil sudah dapat tumbuh dan berkembang lebih pesat lagi. Untuk mengukur tumbuh kembang si kecil tentunya dapat dinilai dari beberapa poin. Hal ini tentu berhubungan dengan perkembangan secara fisik dan juga non fisik. Ini memang sangat penting untuk mengukur perkembangan anak usia 16 bulan yang tentu tidak hanya diukur melalui perkembangan fisik saja, namun juga secara mental. Lihat juga: 8 Cara Agar Anak Tidak Makan Junk Food Serta Pengaruh Buruknya Terhadap Perkembangan Anak

Perkembangan Secara Fisik

Untuk perkembangan secara fisik tentunya menyangkut pertumbuhan si kecil dari ukuran badan yang bertambah besar serta tubuh yang terus bertambah tinggi. Namun, ada juga beberapa indikasi yang dapat Anda ketahui seperti perkembangan otak, tinggi badan, berat badan serta pertumbuhan akan bagian tubuh yang lainnya. Pertumbuhan fisik ini menjadi indikator akan keadaan dan juga kondisi kesehatan si kecil.

Pada umumnya, anak yang berusia 16 tahun akan mengalami perkembangan otak sekitar 70% dimana akan terus berkembang pesat pada usia 2 tahun pertama kehidupannya. Di masa ini tentunya lingkar kepala pada si kecil akan terus berkembang dan juga bertambah sekitar 2 cm setiap tahunnya sehingga ukuran kepala akan terus membesar. Untuk berat badan tentunya bayi yang berusia 16 bulan akan mencapai rata-rata 11,5 kg untuk laki-laki, sedangkan untuk perempuan mencapai 10,5- 11 kg. Sementara itu, untuk tinggi badan di kecil pada usia 16 bulan ini bisa mencapai 78 cm untuk perempuan dan 80 cm untuk laki-laki. Namun, ukuran ini bukanlah ukuran yang mutlak dimana untuk berat badan bisa saja berubah baik untuk laki-laki maupun untuk perempuan. Maka, jika Anda mendapati berat badan dan tinggi badan si kecil kurang dari ukuran di atas, tentu dapat dipastikan bahwa si kecil mengalami perlambatan pertumbuhan.

Perkembangan Motorik Kasar

Jika dilihat secara fisik tentunya bayi usia 16 bulan sudah bisa menunjukkan perkembangan fisik secara motorik kasarnya. Ia sudah mampu berjalan mundur dan juga berlari serta naik tangga dengan sendirinya tanpa dibantu lagi oleh orang tuanya. Untuk itu, pada usia 16 bulan tentunya Anda sebagai orang tua jangan sampai lengah untuk terus memperhatikan aktivitas si kecil. Meskipun memang ia sudah bisa sendiri dalam melakukan berbagai hal, namun tetap saja peran orang tua dalam menjaga anak sangatlah dibutuhkan.

Pada usia ini si kecil sudah mulai menerima apa yang dilakukan oleh orang di sekitarnya termasuk kebiasaan orang tua dan juga kakaknya. Tidak heran jika ia mulai bisa mencontoh prilaku orang tua dan melakukan aktivitas orang dewasa yang ada di sekitarnya. Jika pada anak yang berusia 16 bulan dikatakan normal, maka ia sudah bisa berjalan dengan tegak dan lebih tegas tanpa digandeng oleh orang tua dan bahkan ia sudah bisa memegang mainan ketika ia berjalan.

Ia juga sudah bisa mempraktekan bagaimana cara menggapai, memegang, melempar barang, berlari, berjalan mundur dan juga masih banyak lagi. Untuk itu, Anda ikuti si kecil jika ingin pergi ke luar rumah untuk mengawasi si kecil serta untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan agar tidak terjadi pada si kecil seperti terjatuh dan juga diserang oleh binatang. Di lingkungan luar juga ia akan mulai memperhatikan mobil dan juga motor yang sedang berlalu lalang. Ia juga akan mulai tertarik dengan permainan yang ada di taman seperti jungkat jungkit dan juga seluncuran. Akan tetapi, alat permainan seperti itu belum cocok karena tubuhnya masih sangat kecil.

Perkembangan Motorik Halus

Setelah kita mengetahui perkembangan motorik kasar, tentunya kita juga diharuskan untuk mengetahui perkembangan motorik halus pada bayi. Untuk perkembangan motorik halus, anak usia 16 bulan sudah bisa menyusun menara dari 2 atau 3 balok serta mampu untuk menggunakan alat tulis. Salah satu ciri yang menjadi tumbuh kembang bayi usia 16 bulan ialah adanya perubahan akan kegemaran. Ia juga akan mulai mengambil sebuah balok mainan yang cukup mengagumkan serta akan mulai menerima telepon dan juga mengganggap bahwa ponsel sebagai mainannya.

Ini tentunya menjadi salah satu proses yang sangat mengagumkan dan juga menandakan adanya imajinasi yang ada di benak bayi usia 16 bulan. Otak si kecil yang berusia 16 bulan tentunya sudah mulai tumbuh dan juga sudah bisa membayangkan barang yang ia sukai. Tidak heran jika anak yang berusia 16 tahun cepat bosan dalam memainkan mainan karena ia akan mulai fokus kembali pada barang yang ia sukai bahkan kurang dari 20 menit.

Cara Untuk Menstimulasi Motorik Halus

Cara yang dapat Anda lakukan ialah dengan cara membacakan buku cerita dengan gambar yang berwarna warni dan juga memiliki tulisan yang besar-besar sehingga akan tampak lebih jelas. Pada anak usia 16 bulan tentunya sudah bisa membolak-balikan halaman pada sebuah buku serta mengamati gambar dan juga tulisan yang ada di dalam buku tersebut. Ia juga sudah mulai bisa memperhatikan dan juga memahami apa yang dibicarakan oleh orang tuanya.

Seperti yang kita ketahui bahwa membaca memang sangat penting bagi Anda. Maka dari itu, Anda sebagai orang tua harus sudah menanamkan kebiasaan membaca sejak dini. Bahkan sesering mungkin Anda membacakan cerita pada si kecil serta meluangkan waktu luang untuk Anda. Sempatkanlah membacakan cerita pada si kecil meskipun dalam waktu yang sebentar.

Perkembangan Sosial dan Emosional

Untuk perkembangan emosional dan juga sosial tentunya untuk bayi yang berusia 16 bulan sudah bisa menggunakan peralatan makan seperti garpu, gelas, sendok, dan juga ikit serta dalam membantu pekerjaan rumah. Anak yang berusia 16 tahun tentunya sudah mulai bisa bergaul ditengah-tengah orang banyak. Akan tetapi, ia belum memahami ketika ia sudah mulai berbagi dengan anak yang lain.

Bagi balita tentunya tidak heran jika ia memiliki sifat pelit untuk tidak meminjamkan mainan pada anak seusianya. Hal ini dikarenakan anak usia 16 bulan masih memiliki sifat ego dan juga ingin menang sendiri. Ia akan marah ketika orang lain tidak memperhatikannya atau perhatian tidak tertuju padaya. Ia juga akan cenderung rewel jika sedang bermain dengan teman seusianya dan diganggu oleh orang lain. Bahkan banyak anak yang ingin diperhatikan oleh orang tuanya dengan tangisan.

Untuk anak usia 16 bulan ini sudah mulai menampakkan emosinya ketika ia merasa tidak diperhatikan oleh orang tuanya. Usia ini juga sangat memungkinkan si kecil untuk bertingkah semaunya ketika harus berhadapan dengan orang yang ada disekitarnya hanya untuk mendapatkan perhatian yang lebih dari orang di sekitarnya. Anda tentunya jangan pernah merasa bersalah pada si kecil ketika ia menangis. Hal ini dikarenakan tangisannya tersebut memang menunjukkan bahwa ia ingin mendapatkan perhatian dari orangtuanya.

Kabar baiknya, anak usia 16 tahun sudah mulai bisa ditinggalkan oleh ibunya. Karena ia sudah mulai mau bermain atau bersosialisasi dengan orang dewasa di sekitarnya seperti ayah, nenek, kakak, dan juga bibi. Anda sudah bisa menikmati urusan Anda sendiri atau sering dikenal dengan istilah me time.  Hanya untuk sekedar perawatan di salon kecantikan dan juga berkunjung ke rumah teman. Bagaimanapun juga, seorang ibu memang perlu untuk mendapatkan suasana di luar sana untuk menghilangkan rasa jenuh dan penat.  Dalam kondisi setelah berlama-lama mengurus anak dan rumah tangga di dalam rumah.

Perkembangan Bahasa

Pertumbuhan dan juga perkembangan si kecil tentunya bisa pula dilihat dari kemampuannya dalam berbahasa. Bayi usia 16 bulan sudah mulai menunjukkan keinginannya untuk bisa bercakap-cakap dengan orang yang ada di sekitarnya. Mungkin kita juga sering mendapati bahasa bayi yang sangat sulit untuk dimengerti oleh orang dewasa. Namun dengan kemampuan seperti ini tentunya ia memiliki kemauan dalam memahami apa yang orang dewasa katakan.

Pada bayi usia 16 bulan tentunya Anda sudah harus mengajak si kecil untuk bercakap-cakap dan ajarkan si kecil untuk berbicara kata-kata yang mudah seperti ‘Mama’, ‘Papa’, ‘nggak’. Anda juga jangan menyerah untuk berbicara dengan si kecil karena ia sedang berusaha untuk memahami apa yang dibicarakan oleh orang Anda. Hal ini tentunya menjadi satu kondisi dimana si kecil sudah mulai menirukan cara Anda bicara.

Cepat atau lambat tentunya Anda sudah mulai menyadari bahwa ia sedang menirukan gaya Anda bicara. Untuk itu, jangan sampai Anda terkecoh dengan sikapnya yang diam ataupun sibuk dengan mainannya sendiri. Hal ini dikarenakan pada otak bayi usia 16 bulan sedang berkerja keras dan juga belajar menyerap semua kata dan juga nada bicara Anda. Untuk itu, berhati-hatilah ketika mengatakan sesuatu di depan di kecil karena ia sudah mulai menuruti apa yang Anda bicarakan. Hindarilah untuk mengucapkan kata-kata kasar dan jangan sampai Anda mengatakan kata-kata yang tidak pantas baik yang tidak disengaja maupun yang disengaja.

Makanan dan Gizi Pada Bayi Usia 16 Bulan

Untuk bayi usia 16 bulan tentunya dibutuhkan gizi dan juga nutrisi yang memang dibutuhkan oleh si kecil. Tumbuh kembang si kecil tentunya tidak bisa lepas dari kesukaannya yang kerap berubah-ubah untuk makanan. Anda tentunya akan mendapati ketika hari ini ia akan habis memakan bubur sampai habis, sedangkan besok ia mungkin hanya makan beberapa sendok saja.

Melihat kondisi ini tentunya Anda jangan merasa khawatir karena lambung anak kecil masih berukuran sangat kecil.  Sehingga tidak heran jika ia akan makan dalam porsi yang kecil selama tiga kali dalam sehari. Terlebih jika bayi Anda masih aktif dan juga ceria meskipun ia makan dalam jumlah yang sedikit dibandingkan dengan anak lainnya. Untuk itu, Anda jangan lupa untuk memeriksa bayi usia 16 bulan yang sedang tumbuh gigi. Hal ini dikarenakan bayi usia 16 bulan akan mengalami tumbuh gigi yang tentunya akan menjadi penyebab bayi sulit untuk makan karena gusi akan merasa tidak nyaman.

Untuk itu, sediakan selalu cemilan khusus untuk anak seperti jus buah, biskuit dan juga kurangi cemilan yang terlalu manis dan juga banyak mengandung gula. Selain itu, makanan yang memiliki rasa manis akan membuat bayi sulit untuk makan. Hal ini dikarenakan rasa manis akan membuat perut bayi merasa kenyang.

Tidak heran juga jika nafsu makan bayi usia 16 bulan mulai menurun dibandingkan dengan usianya ketika usia 1 tahun. Untuk makanan tentunya tidak ada larangan akan jenis makanan tertentu. Namun, alangkah baiknya jika Anda juga memberikan menu makanan yang baru agar si kecil bisa menikmati cita rasa makanan yang selalu baru. Sedangkan untuk minuman berikanlah ASI, air putih dan juga sisi formula.

Jenis Makanan Untuk Anak Usia 16 Bulan

Jenis makanan tertentu memang harus benar-benar dipilih, hal ini untuk mencegah anak untuk tidak tersedak. Beberapa makanan yang harus dihindari, diantaranya:

– Makanan yang memiliki ukuran yang sangat kecil dan juga keras seperti permen, biji-bijian dan juga popcorn

– Makanan bersifat lengket dan juga lunak seperti permen karet, marshmallow dan juga jelly.

– Makanan yang memiliki ukuran yang cukup besar seperti kacang polong.

Bayi usia 16 bulan tentunya akan terus mengalami pertumbuhan dan juga perkembangan yang signifikan. Hal ini tentunya sangat penting bagi Anda untuk tetap menjaga gizi dan juga nutrisi agar tetap tercukupi. Selain itu, cukupnya gizi dan juga nutrisi memang sangat penting agar si kecil bisa tumbuh dengan sempurna. Demikianlah beberapa hal yang harus Anda ketahui mengenai perkembangan anak usia 16 bulan yang sangat penting bagi Anda. Semoga bermanfaat!

Perkembangan Bayi Usia 15 Bulan – Apakah si kecil saat ini sudah berusia 15 bulan? Pertumbuhan dan juga perkembangan apa saja yang sudah diperlihatkan oleh si kecil saat usianya 15 bulan? Yuk kita cari tahu apa saja kriteria  perkembangan bayi usia 15 bulan berikut ini!

Seringkali ketika kita melihat atau menatap si kecil timbul perasaan si kecil yang terasa baru saja dilahirkan sudah tumbuh besar. Terkadang banyak yang tidak menyadari bahwa si kecil sudah tumbuh dan juga berkembang sesuai dengan usianya. Seiring berjalannya waktu tentunya banyak sekali perkembangan yang sudah dilakukan oleh si kecil mulai dari usai 3 bulan sampai saat usia 15 bulan. Bagaimanapun juga, anak akan tumbuh dan berkembang sesuai dengan usianya. Jika si kecil tidak mengalami pertumbuhan dan juga perkembangan yang signifikan terlebih tidak sesuai dengan usianya. Kondisi tersebut justru harus benar-benar Anda waspadai.

Terlepas dari hal tersebut, tentunya pertumbuhan fisik bukan menjadi salah satu tnada bahwa si kecil mengalami perkembangan dengan baik. Hal ini dikarenakan banyak faktor yang menjadi indikator dimana si kecil disebut sebagai anak yang sehat dan berkembang dengan usianya. Beberapa faktor tersebut tentunya menyangkut perkembangan fisik, perkembangan motorik kasar, halus, bicara dan bahasa, perkembangan sosial dan juga perkembangan emosionalnya. Lantas, apa saja tanda atau ciri dari beberapa faktor yang ikut mempengaruhi perkembangan si kecil. Untuk mendapatkan informasi yang jelas, yuk kita langsung simak saja penjelasan kami pada beberapa poin di bawah ini! Baca juga: Inilah Jenis Kentut Bayi Bau Busuk Yang Harus Anda Waspadai

Perkembangan Bayi Usia 15 Bulan

perkembangan bayi usia 15 bulan

pPertumbuhan dan juga perkembangan anak menjadi salah satu indikator dimana menjadi acuan status kesehatan anak. Anak yang tumbuh dan juga berkembang pastinya juga diiringi oleh tubuh yang sehat. Namun, tubuh yang sehat jika tidak diiringi oleh beberapa indikator perkembangan anak, tentu menjadi salah satu masalah yang harus Anda ketahui pula. Beberapa indikator tentunya menjadi salah satu pengaruh dimana anak tersebut dikatakan sebagai anak yang tumbuh dan berkembang.

Tidak dapat dipungkiri bahwa si kecil pada usia 15 bulan juga menampakkan emosi yang cukup matang. Pada umumnya akan timbul rasa emosional yang cenderung padd perasaan takut berpisah atau ditinggal oleh orangtunya. Tidak sedikit bagi ibu ataupun ayah yang bekerja akan merasa kesulitan ketika hendak berangkat kerja karena si kecil merengek ingin ikut atau bahkan menangis. Kondisi tersebut tentunya terbilang wajar karena sifat takutnya tersebut akan hilang pula dengan sendirinya ketika ia merasakan lingkungan baru yang nyaman.

Bayi yang berusia 15 bulan ini tentunya sudah mulai tumbuh dan berkembang meskipun terbilang lebih lambat dibandingkan saat mencapai usia 1 tahun. Untuk itu memang sangat penting bagi Anda mengetahui pertumbuhan si kecil agar dapat mengamati apakah pertumbuhan si kecil berjalan normal ataukah tidak. Lihat juga: Perkembangan Bayi 14 Bulan Yang Wajib Anda Ketahui

Pertumbuhan Bayi Usia 15 Bulan

Indikator pertama yang menjadi tanda bahwa bayi usia 15 bulan mengalami perkembangan ialah pertumbuhan secara fisik. Perlu Anda ketahui bahwa pada usia 15 bulan, bayi akan mengalami pertumbuhan yang tidak secepat dengan pertumbuhannya ketika akan menginjak 1 tahun. Akan tetapi, pada usia 15 bulan atau dibawah 2 tahun, otak si kecil akan terjadi pertumbuhan yang cukup banyak sehingga sekitar 70% otak orang dewasa terbentuk pada saat usia ini.

Pada usia 15 bulan, bayi akan mengalami pertumbuhan otak dengan cukup pesat sekitar 2 cm setiap tahunnya dan rata-rata akan mencapai 46 cm. Untuk pertumbuhan berat badan, bayi akan mencapai pertumbuhan badan sekitar 2-3 kali lipat dibandingkan dengan berat badan lahir. Pada anak perempuan tentunya akan mengalami pertumbuhan mencapai sekitar 10,5 kg sedangkan pada anak laki-laki sekitar 11 kg. Pada umumnya, penambahan berat badan ini akan mengalami penurunan sekitar 2-3 kg pertahunnya. Sementara untuk tinggi badan akan mencapai sekitar 50% dari tinggi badan ketika ia lahir dengan pencapaian rata-rata sekitar 79 cm untuk laki-laki dan 77cm untuk perempuan.

Perkembangan Bayi Usia 15 Bulan Secara fisik

Jika kita lihat perkembangan anak secara fisik, beberpa balita mungkin sudah mulai bisa berjalan ketika mencapai usia 15 bulan, namun tidak sedikit juga balita yang belum bisa berdiri dengan tegap dan berjalan. Akan tetapi, Anda jangan merasa khawatir jika bayi Anda belum bisa berjalan dengan tegak. Hal ini dikarenakan perkembangan fisik pada bayi tentunya berbeda-beda.

Pada bayi usia 15 bulan yang lebih aktif untuk bergerak tentunya ia akan menunjukkan tanda-tanda bahwa ia bisa meluncur turun dari tempat tidur atau sofa dengan sendirinya tanpa bantuan orang dewasa. Sesekali mungkin ia akan merangkak, berdiri dan juga berjalan, namun ketika ia susah atau lelah berjalan, ia akan merangkak kembali atau bahkan diam. Pada usia 15 bulan ini, rasa penasaran si kecil sangat tinggi. Tidak sedikit balita yang berusia 15 bulan ini akan membuka lemari dan mengobrak-ngabrik apa isi yang ada di dalamnya. Maka dari itu, Anda harus benar-benar menutup dan juga mengunci lemari pakaian Anda secara rapat untuk menghindari hal yang akan dilakukan oleh si kecil.

Perkembangan Fisik Sebagai Tanda Bayi Sehat

Tidak heran jika pada usia ini menjadi salah satu momen yang paling melelahkan bagi para orangtua yang memiliki anak usia 15 bulan. Dalam kondisi ini tentunya Anda harus lebih bergerak dan juga lebih lincah dibandingkan dengan si kecil. Karena tidak menutup kemungkinan si kecil akan menunjukkan rasa penasarannya itu terhadap hal-hal yang berbahaya. Agar bayi usia 15 bulan bisa tumbuh dengan sempurna dengan mengenal alam di sekitarnya, cobalah untuk mengajak si kecil berjalan-jalan di sekitar taman atau arena bermain. Pastikan pula Anda mengawasinya dengan sangat baik untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan seperti terjatuh atau bahkan hilang di kerumunan banyak orang.

Perkembangan bayi usia 15 bulan ini tentunya menjadi tanda perkembangan bagian tubuh lainnya seperti gerakan berdiri, berjalan dan juga gerakan kepala. Pada usia 15 bulan ini tentunya bayi sudah dapat memegang sesuatu dan juga meraihnya. Ia juga akan berdiri dan juga berjalan dengan cara mencari pegangan yang dapat membantunya berdiri lalu berjalan bahkan juga memanjat tangga.

Ketika sehari-hari mengasuhnya, tentunya Anda harus benar-benar menyingkirkan benda-benda yang dapat membahayakannya. Jauhkan pula si kecil dari pensil, spidol, cat warna dan alat tulis lainnya. Karena ketika sudah memegang benda tersebut si kecil akan merasa penasaran dan secara otomatis akan langsung menuliskan dan mencoretnya pada benda yang ada disekitarnya seperti lantai dan juga tembok. Itulah perkembangan anak usia 15 secara fisik yang wajib Anda ketahui agar membuat Anda menjadi lebih mengerti si kecil.

Perkembangan Bayi Usia 15 Bulan Secara Kognitif

Selain secara fisik, perkembangan bayi juga dapat dilihat secara kognitif atau yang lebih dikenal dengan perkembangan motorik halus. Perkembangan ini ialah sebuah perkembangan yang mengkombinasikan gerakan fisik (motor) dengan kognitif (pengertian). Dalam hal ini tentunya si kecil sudah dapat mengerti perintah apa yang diberikan kepadanya. Pada fase ini si kecil sudah bisa menghubungkan antara yang ia pegang dengan apa yang akan ia lakukan. Gerakan motorik ini tentunya meliputi gerakan menggapai, menyusun balok, menggambar dan juga gerakan lainnya. Oleh karena itu, tidak heran jika si kecil sudah mampu menyusun 2-3 balok menjadi sebuah menara. Selain itu, jika juga sudah dapat menggambar dengan menggunakan alat tulis yang tersedia atau yang diberikan oleh orangtuanya.

Perkembangan Bayi Usia 15 Bulan Dalam Berbicara dan Berbahasa

Pada umumnya, bayi usia 15 bulan sudah memiliki perkembangan bahasa yang lebih luas meliputi pengertian anak akan sesuatu atau bahasa yang diutarakan oleh orang dewasa dan juga ekspresi anak ketika berbicara. Tidak heran jika pada usia ini si kecil sudah mulai menggunakan kata-kata jargon (kata yang ia dapat dari manapun dan mulai menunjukkan sesuatu). Si kecil juga sudah mampun berbicara 4-6 kata dengan benar dan jelas serta menjelaskan nama-nama orang dan juga barang yang ada di sekitarnya. Pada usia ini pula anak sudah dapat merespon jika ia dipanggil nama dan mengikuti perintah yang cukup sederhana.

Jika bayi usia 15 bulan sudah mampu menyebut nama-nama benda di sekitarnya seperti “kakak”, “ibu”, “ayah”, “kucing” dan lain-lain. Pastinya si kecil juga sudah mampu mengikuti bahasa dari lagu dan juga permainan. Tahap ini tentunya menjadi sebuah kolaborasi antara bahasa isyarat dengan bahasa cadel si kecil. Ia juga sudah mulai menunjukkan apa yang ia rasakan seperti ia akan mendorong piring ketika ia sudah kenyang atau melempar mainan ketika ia sudah bosan memainkannya.

Momen ini tentunya menjadi sebuah momen yang paling membahagiakan bagi para orangtua karena si kecil sudah mampu berbicara dan menghafal nama orangtuanya dengan suara cadelnya tersebut. Momen ini tentunya menjadi momen yang harus Anda nikmati karena perkembangan bahasa yang baru separuh dan membuat Anda tertawa ini hanya berjalan singkat.

Secara kognitif juga bayi sudah mulai mengenal lingkungan dimana ia berada. Ia juga sudah mulai mengeksplorasi lingkungan sekitarnya melalui panca indera. Anda juga bisa mengenalkan si kecil terhadap tekstur suatu benda baik padat ataupun kenyal. Lihatlah ekspresi dan reaksi si kecil ketika ia menyentuh benda-benda yang memiliki perbedaan tekstur ini. Tidak heran jika ia akan memasukkan segala sesuatu yang ia temuai ke dalam mulutnya dan memakannya. Untuk itu, jangan biarkan benda-benda kecil tergeletak di sembarang tempat terlebih benda yang berbahaya.

Perkembangan Emosi Bayi Usia 15 Bulan

Untuk perkembangan emosi bayi usia 15 bulan tentunya ia sudah mulai peka mengenal lingkungan dan orang-orang sekitarnya. Si kecil juga sudah mulai mengenali foto ibu, ayah, dan juga anggota keluarganya yang lain. Ia tentunya sudah bisa berpikir bahwa ia merupakan bagian dari dalam keluarga tersebut terlebih ketika mereka melihat fotonya sendiri.

Pada usia ini juga si kecil sudah mulai merasa cemas dan juga takut terhadap orang asing. Bagi si kecil menatap orang asing menjadi hal yang menakutkan dan mengganggu kenyamanannya. Meskipun memang tidak semua anak akan merasakan hal tersebut, namun tentu Anda harus mengetahui akan faktor emosinya tersebut. Ia juga kerap menunjukkan ekspresi tidak suka terhadap orang asing yang ia temuinya. Ia ingin kenal dan bersikap baik hanya kepada orang yang ia kenal. Kondisi ini tentunya menjadi salah satu hal yang harus Anda waspadai karena jika terlalu berlarut-larut, si kecil akan sangat sulit berinteraksi dan bersosialisasi dengan orang lain. Selain itu, ia juga akan sangat ketergantungan kepada orangtua dan menarik diri dari lingkungan sosilnya.

Untuk mengatasi hal tersebut, tentunya Anda harus sejak dini mengenalkan si kecil terhadap lingkungan baru yang lebih luas dan tunjukkan bahwa orang-orang di sekitarnya tidak akan menyakitinya. Setelah mengenalkan ia dengan lingkungan sekitar, beri si kecil waktu untuk mulai beradaptasi dengan lingkungan yang ia temui. Biarkan ia bermain sendiri atau bahkan dengan anak yang lainnya. Pastikan Anda selalu mengawasi si kecil dari kejauhan dan jika memungkinkan mintalah si kecil untuk memberi salam kepada orang-orang yang ia temui.

Inilah Alasan Mengapa Emosi Bayi Wajar

Selain rasa cemas dan juga takut terhadap orang asing, bayi usia 15 bulan juga sudah mulai mencari perhatian orang-orang di dekatnya. Tidak heran jika ia tiba-tiba menangis, menendang, menjerit-jerit, menarik-narik atau bahkan memukul. Sikap si kecil ini tentunya akan membuat Anda cemas dan tidak sedikit pula yang merasa jengkel. Tidak sedikit bayi yang merasa terganggu atau tidak nyaman akan mengamuk untuk mencari perhatian orang-orang terutama ibunya.

Kondisi ini tentunya terbilang wajar dimana bayi usia 15 bulan belum mampu mengontrol emosi dalam situasi apapun. Ia cenderung akan mengekspresikan kekesalannya dan menarik perhatian Anda sebagai orangtunya. Melihat kondisi ini tentunya Anda sebagai orangtua harus mengabaikan prilaku si kecil yang sedang mencari perhatian Anda. Alangkah baiknya jika Anda mengalihkan perhatian si kecil pada sesuatu yang lain. Jangan sampai emosi Anda terpancing oleh tangisan dan rengekan si kecil karena ia akan berpikir bahwa keinginannya pasti akan dikabulkan. Berilah pengertian pada si kecil bahwa Anda tidak akan memberi apa yang ia mau ketika menangis atau menjerit. Perlu Anda ingat untuk menghindari yang namanya mengomel atau memarahi si kecil yang justru akan membuat si kecil menjadi lebih rewel dan menangis. Jika si kecil melakukan sesuatu yang baik, jangan lupa untuk memberinya pujian dan juga motivasi.

Perkembangan Sosial Bayi Usia 15 Bulan

Pada tahap perkembangan sosial ini tentunya menjadi salah satu tahap yang merupakan reaksi anak berinteraksi dengan orang lain dan juga kemampuannya dalam melakukan kegiatan sehari-hari seperti berpakaian dan juga makan. Pada tahap ini, si kecil sudah mengerti dalam menggunakan gelas untuk minum dan juga sendok untuk makan. Perkembangan lainnya juga ia tunjukkan ketika berinteraksi dengan anak yang lainnya.

Si kecil akan mungkin mendorong dan juga menyerang temannya jika ia merasa diganggu atau bahkan ketika mainnanya di ambil. Karena perkembangan sosial si kecil belum sempurna, maka hal ini wajar jika si kecil berbuat semaunya. Bahkan tidak sedikit orangtua yang menganggap bahwa ini prilaku normal dan akan hilang dengan sendirinya. Namun perlu Anda tahu, jika prilaku si kecil sejak dini dibiarkan seperti itu, maka nantinya akan berpengaruh ketika ia tumbuh dewasa. Segeralah ambil tindakan Anda untuk mengalihkan perhatiannya pada hal yang lain agar ia tidak berlaku buruk terhadap temannya. Jika Anda membiarkan tentunya akan tertaman di otaknya bahwa apa yang ia lakukan akan Anda setujui.

Jenis Penyakit Rawan Pada Bayi Usia 15 Bulan

Ini tentunya menjadi sebuah keharusan bagi Anda dimana Anda harus benar-benar menjaga kesehatan si kecil dengan sangat baik. Bagaimanapun juga, bayi yang kurang dari 2 tahun memang sangat rentan terkena penyakit. Beberapa penyakit yang terbilang rawan dan juga rentan menyerang si kecil seperti batuk dan pilek, diare, muntah dan juga infeksi telinga. Penyakit tersebut tentunya dapat datang dengan sendirinya secara tiba-tiba. Beberapa tindakan tentunya bisa Anda lakukan seperti menjaga nutrisi dan makanan si kecil, asap rokok dan juag menjaga kebersihan lingkungan.

Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia, bayi yang berusia 15 tahun harus diber vaksin MMR atau singkatan dari Measles(campak), mumps (radang kelenjar air liur) dan rubella (campak Jerman). Hal ini dikarenakan usia 15 bulan memang sangat rentan terkena penyakit dari virus-virus yang tidak diinginkan. Selain itu, Anda juga bisa memberi vaksin Hib (Haemophilus influenzae type b) dan PCV (Pneumococcal conjugate vaccine). Pneumococcal ini tentunya menjadi salah satu penyebab penyakit infeksi telinga dan sinus, radang paru-paru. Sedangkan Hib dapat menimbulkan beberapa penyakit lainnya seperti infeksi paru-paru, radang selaput otak (meningitis) dan juga radang tenggorokan.

Beberapa penyakit tentunya harus Anda periksakan ke dokter anak jika mendapati kondisi si kecil dengan:

– gejala pilek lebih dari 10 hari

– kejang-kejang

– adanya darah dan juga nanah yang keluar dari telinga

– serta suhu tubuh yang lebih dari 38oC.

Memberikan obat-obatan pada anak tentunya harus sesuai dengan resep dokter dan tidak boleh  sembarangan memberikannya obat.

Menjaga Kesehatan Bayi Usia 15 Bulan

Setelah kita mengetahui beberpa penyakit yang memang rawan menyerang si kecil. Tentunya, ini menjadi pendorong Anda untuk menjaga kesehatan si kecil. Untuk menjaga kesehatan si kecil tentunya dimulai dari memberinya nutrisi dan juga makanan yang seimbang. Pada tahap ini susu UHT menjadi salahs atu jenis susu yang paling direkomendasikan bagi si kecil. Hal ini dikarenakan bayi usia 15 bulan memang membutuhkan asupan kalori yang cukup sebagai bahan bakar tubuh bagi bayi yang sudah mulai aktif bergerak.

Akan tetapi, Anda juga harus membatasi untuk memberikan susu kepada si kecil. Anda juga bisa membiasakan si kecil untuk minum air putih untuk menghindari konstipasi. Berikanlah jenis minuman yang bervariasi bagi si kecil seperti jus buah segar setidaknya 2 gelas per hari. Hindari untuk memberikannya minuman dengan kadar gula yang tinggi dan juga minuman bersoda karena akan mengakibatkan gigi berlubang, nutrisi yang rendah dan juga menimbulkan rasa kenyang sehingga tidak heran jika ia tidak ingin makanan padat.

Anda juga harus menghindari jenis makanan yang dapat membuat bayi tersedak. Anda tentunya juga harus mempertimbangkan jenis makanan menurut ukuran, konsistensi dan juga teksturnya. Jangan sampai Anda memberikan makanan yang keras atau lengket yang justru dapat membuar bayi Anda tersedak. Bagaimanapun juga, makanan padat harus diberi minuman terlebih dahulu. Pastikan untuk memberinya air putih yang cukup, susu formula dan juga ASI.

Demikianlah beberapa faktor yang menjadi indikasi terhadap perkembangan bayi usia 15 bulan yang wajib Anda ketahui. Hal ini tentunya membuat Anda menjadi lebih sensitif dan juga mengerti akan perkembangan si kecil setiap bulannya. Semoga bermanfaat!

Perkembangan Bayi 14 Bulan – Melihat perkembangan bayi tentunya moment yang sangat ditunggu-tunggu oleh setiap orangtua. Pasalnya, perkembangan anak yang cepat merupakan hal yang menggembirakan bagi Anda sebagai orangtua. Untuk itu, Anda harus mengetahui beberapa perkembangan bayi 14 bulan yang seharusnya dimiliki oleh si kecil berikut ini.

Tentunya, perkembangan si kecil sangatlah penting bagi Anda. Bagaimana tidak, seiring bertambahnya usia si kecil, maka perkembangannya pun menjadi sangat cepat. Untuk itu, penting bagi Anda untuk mengenali beberapa perkembangan si kecil sesuai dengan usianya.

Terkadang terdapat beberapa anak yang tidak berkembang sesuai dengan usianya bahkan cenderung lambat. Tentunya, Anda tidak menginginkan hal tersebut terjadi bukan? Maka dari itu, Anda dianjurkan untuk mencermati dan juga mengamati perkembangan bayi 14 bulan secara keseluruhan dan umum dimiliki. Kami sajikan beberapa perkembangan bayi 14 bulan yang wajib Anda ketahui baik secara fisik maupun secara non fisik.

Perkembangan Bayi 14 Bulan

perkembangan bayi 14 bulan

Perkembangan si kecil pada usia 14 bulan tentunya akan menjadi moment yang sangat membahagiakan bagi Anda. Hal ini dikarenakan bayi usia 14 bulan sudah dapat merespon apa yang kita inginkan. Saat memasuki usia 14 bulan, bayi akan berkembang sesuai dengan tahapannya. Baca juga: 12 Rekomendasi Mainan Bayi Usia 6-12 Bulan | Bentuk & Tips

Umumnya, pada usia 14 bulan, perkembangan bayi menjadi lebih lambat dibandingkan dengan perkembangan bayi sebelum usia 12 bulan. Bayi usia 14 bulan juga dapat ditandai dengan berkurangnya nafsu makan. Hal ini memang cukup wajar karena perkembangan bayi usia 14 bulan sudah cukup matang.

Perkembangan seorang bayi tentunya menyangkut secara keseluruhan baik secara fisik maupun secara non-fisik. Perkembangan si kecil harus kita amati dengan baik agar kita dapat mengetahui apa saja perkembangan yang cepat dan juga perkembangan yang terbilang lambat bagi mereka. Tentunya, perkembangan bayi 14 bulan sudah dapat merespon perkataan kita dan juga perintah kita meskipun tidak sempurna.

Tumbuh Kembang Bayi 14 Bulan

Pertumbuhan bayi usia 14 bulan akan semakin berkurang dan juga melambat seiring dengan bertumbuhnya usia. Tidak heran jika kita mengalami kesulitan ketika memberi makan si kecil. Hal ini dikarenakan nafsu makan bayi usia 14 bulan sangatlah berkurang. Akan tetapi, Anda jangan khawatir, karena ini merupakan tanda bahwa si kecil sudah mulai berkembang.

Tidak sedikit anak berusia 14 tahun mempunyai berat badan yang menurun dari sebelumnya. Akan tetapi, Anda akan melihat badan si kecil akan lebih tinggi, tangan dan kaki yang cukup panjang. Badan si kecil pastinya akan terlihat lebih kecil dari bulan sebelumnya. Untuk itu, usia 14 tahun ditandai dengan meningginya badan dan perut yang membuncit.

Perkembangan bayi 14 bulan ini sangat berpusat pada otak sehingga ukuran otak akan bertambah sekitar 2 cm sejak si kecil memasuki usia 12 bulan. Bayi usia 14 bulan sudah memiliki kemampuan yang cukup baik secara fisik maupun non fisik. Berikut ini kami akan membagi beberapa tahapan perkembangan bayi 14 bulan secara lebih detail dan mendalam pada poin di bawah ini:

 Perkembangan Fisik

Seperti yang sudah dijelaskan diatas, perkembangan fisik bayi  usia 14 bulan sudah mulai mengalami pertumbuhan yang signifikan. Terlihat dari bertambahnya tinggi badan dan juga panjangnya kaki dan juga tangan pada si kecil. Terlebih, Anda akan melihat perut si kecil yang mulai membuncit ke bagian depan. Tanda ini akan terlihat ketika Anda memakaikannya baju atau kaos dalam.

Perkembangan fisik si kecil memang tidak terlihat dengan jelas ketika kita mengamatinya langsung. Namun, Anda akan terkejut ketika memakaikannya baju dan juga celana pada si kecil. Akan tampak baju mulai mengecil dan celana mulai menggantung. Tanda inilah yang dapat Anda temukan pada perkembangan bayi usia 14 bulan.

Perkembangan otak juga akan meningkat seiring dengan bertambahnya usia si kecil. Ukuran otak akan bertambah sekitar 2 cm ketika si kecil memasuki usia 12 bulan. Secara fisik, ia akan lebih aktif dan juga susah untuk diam. Tidak heran jika usia 14, bayi sudah mulai kesana kemari meskipun Anda melarangnya.

Perkembangan Motorik

Perkembangan bayi 14 bulan ini akan terlihat dari perkembangan motorik yang ia miliki. Perkembangan motorik di sini tentunya menyangkut segala kegiatan dan juga aktifitas yang kerap ia lakukan setiap harinya. Si kecil akan membuat Anda terkejut ketika melihat perkembangan yang begitu sangat cepat.

Bayi usia 14 bulan mulai memperlihatkan kemampuan motoriknya dengan aktifitas yang ia lakukan setiap harinya. Mulai dari bangun sampai mereka tidur lagi. pada usia ini ia sudah mulai ingin melakukan apapun dengan tangannya sendiri tanpa bantuan kita. Tentunya, jika si kecil menginginkan hal itu, Anda harus menuruti keinginannya tersebut. Biarkan si kecil mengeksplorasi aktifitasnya sendiri dan belajar untuk mandiri.

Pada usia 14 bulan, si kecil sudah mulai berlari ke sana kemari, menyisir rambut, menaiki sofa dengan cepat, meloncat-loncat di tempat tidur atau di sofa, memanjat, menaiki tangga, menuruninya lalu menaikinya kembali begitupun seterusnya.

Pada usia 14 bulan, tidak heran jika si kecil sudah ingin makan sendiri tanpa ingin dibantu dengan kita. Mereka akan tertarik dengan memasukkan makanan pada mulutnya sendiri daripada disuapi oleh kita. Terlebih jika itu adalah makanan kesukaannya sendiri atau perlengkapan makan favoritnya. Agar perkembangan si kecil menjadi lebih pesat, sebaiknya Anda biarkan si kecil untuk makan sendiri dan juga beraktifitas dengan keinginan sendiri. Namun, kita juga harus tetap mengamatinya dengan baik dan juga waspada. Jauhkan segala benda berbahaya yang memiliki peluang untuk menyakiti tubuh si kecil.

Perkembangan Kognitif

Seperti yang kita tahu bahwa perkembangan kognitif pada anak merupakan perkembangan dimana si kecil sudah mulai berpikir untuk melakukan, menghubungkan dan juga menilai sesuatu dengan pertimbangan. Perkembangan kognitif ini berhubungan dengan perkembangan otak si kecil.

Pada bayi usia 14 bulan, perkembangan kognitif ini termasuk ke dalam periode sensorimotor. Ini merupakan periode pertama dari empat periode. Periode sensorimotor ini merupakan sebuah dorongan dari dalam otak untuk mengeksplorasi dunianya secara refleks. Perkembangan kognitif ini berhubungan dengan kreatifitas dan juga keingintahuan si kecil mengenai cara ataupun sesuatu yang berada di lingkungannya.

Perkembangan kognitif pada si kecil ditandai dengan bentuk otak yang mulai membesar sekitar 2 cm. Pada tahap ini bayi sudah muali berkembang untuk merespon perintah dari orang-orang sekitarnya dengan cukup baik. Selain itu, ia juga sudah mulai dapat diajak bicara dan menjawab pertanyaan kita meskipun dengan bahasa yang masih belum sempurna.

Keingintahuan dalam dirinya sangatlah tinggi. Si kecil tidak akan segan-segan memegang atau menghampiri sesuatu terutama yang membuatnya tertarik. Untuk itu, perkembangan bayi usia 14 bulan sudah mulai pesat mengenal keadaan dan kondisi di sekitarnya.

Perkembangan Bahasa

Seperti yang sudah kita sebutkan diatas mengenai perkembangan kognitif dimana ia sudah dapat merespon pertanyaan dan perintah dengan baik. Untuk itu, perkembangan bahasa pada bayi 14 bulan juga sudah mulai terbentuk dengan sempurna. Tidak heran jika pada usia ini, si kecil sudah mulai mengoceh apapun berupa kata-kata yang singkat.

Si kecil juga sudah mulai melakukan perintah kepada orangtuanya menggunakan bahasa yang ia katakan. Ia juga sudah mulai bertanya kepada orangtuanya mengenai sesuatu yang ia lihat sehingga membuat ia ingin tahu segalanya. perkembangan bayi usia 14 bulan sudah dapat merangkai kata-kata menjadi sebuah kalimat meskipun berkata dengan terbata-bata dan tidak sempurna. Ia sudah ingin berinisatif untuk mengutarakan apa yang ia inginkan dan juga apa yang ia tidak inginkan.

Si kecil seolah-olah sudah mulai berkata dan bisa bercakap-cakap dengan orang-orang disekitarnya. Mengenai hal ini, tentunya Anda harus merespon apa yang dikatakan oleh si kecil. Anda jangan bosan-bosan untuk menjawab dan juga merespon perkataan si kecil.

Perkembangan Emosional

Perkembangan emosional pada bayi usia 14 bulan sudah dapat dilatih kemandirian dan juga perasaannya. Perkembangan emosional disini, bayi usia 14 bulan sudah mulai menunjukkan rasa percaya dirinya ketika bermain dengan anak seusianya. Tentunya, Anda sering menemui si kecil yang sedang bermain dengan mainan ketika dihampiri oleh kita ia menolaknya.

Begitupula ketika bermain dengan teman sebayanya, ia terkadang ingin barang milik orang lain, akan tetapi mainan yang ia punya tidak boleh dipinjam oleh orang lain. Terkadang ia juga berbagi mainan dengan orang lain tanpa keberatan. Inilah perkembangan emosional bayi usia 14 bulan dimana emosinya masih tidak stabil.

Untuk itu, Anda harus dapat mengatur dan juga menstabilkan emosinya dengan baik. Ajarkan kepada si kecil untuk berbagi mainan dan juga bersikap baik pada orang lain.

Perkembangan Sosial

Sosial di sini berarti bayi usia 14 bulan sudah dapat berinteraksi dengan teman seusianya dengan baik. Si kecil sudah bersikap mandiri dan juga individual ketiak bergabung dan bermain dengan bayi seusianya. Ia tidak segan-segan untuk menghampiri ketika ia melihat temannya sedang bermain.

Si kecil juga sudah mulai mendapatkan kemandiriannya sendiri ketika bermain dengan teman-temannya. Ia sudah mulai ingin pergi ke kamar mandi sendiri untuk buang air. Untuk itu, mengajarkan kemandirian pada anak akan hal ini tentu menjadi sebuah kewajiban bagi Anda.

Namun, sering kita temui seorang bayi usia 14 bulan yang malu ketika bergabung dan bermain dengan bayi lainnya. Jika Anda mendapati hal tersebut tentunya ini menjadi PR besar bagi Anda untuk mengajarkannya menjadi pribadi yang mandiri dan juga percaya diri.

Pemberian Nutrisi

Nutrisi yang diperlukan untuk bayi usia 14 bulan memang terbilang cukup tinggi. Pemberian gizi dan juga nutrisi yang diperlukan tubuh pada bayi usia 14 bulan harus mencapai skala yang memang si kecil butuhkan. Tentunya, Anda harus mengetahui bahwa usia 14 bulan mulai kehilangan nafsu makan sehingga Anda harus memilih dan mencari menu makanan yang sekiranya diinginkan oleh si kecil.

Untuk itu, ada beberapa menu makanan yang dapat Anda pilih untuk bayi usia 14 bulan yang tentu akan ia sukai, diantaranya:

1. Mulailah memasukkan makanan berjenis sayuran dan buah-buahan untuk si kecil. Jangan sungkan-sungkan untuk memberinya varian sayuran dan juga buah meskipun yang belum pernah ia makan. Hal ini tentunya akan memberikan kesempatan bagi si kecil untuk dapat mencicipi berbagai jenis sayuran dan juga buah-buahan.

Sayuran dan buah sangatlah bagus untuk si kecil karena dapat bermanfaat untuk menjaga imun tubuh tetap kuat. Akan tetapi, hindari untuk memberikan jenis buah-buahan seperti nanas, nangka dan durian pada bayi usia 14 bulan ini karena mengandung alkohol yang dapat menyebabkan perut si kecil menjadi tidak nyaman.

2. Berikan sumber makanan lain pada bayi usia 14 bulan sangatlah dianjurkan bagi Anda. Memberikan ia biskuit bayi, jagung, kentang dan juga cemilan aman lainnya akan mendapatkan asupan karbohidrat kompleks yang cukup tinggi. Anda juga dapat menghidangkan sumber protein nabati dan juga hewani seperti nasi beras, roti, telur, daging ayam dan juga sumber protein lainnya.

3.Siapkan cemilan yang si kecil sukai karena makanan pokok saja tidak cukup. Lengkapilan main si kecil dengan memberikan biskuit,  snack cracker jagung atau gandum. Pastinya, jika si kecil susah makan, Anda dapat memberinya cemilan yang baik bagi tubuh si kecil.

Dalam memberikan makanan bernutrisi pada si kecil, tentunya Anda harus membiasakan diri untuk memberikan makanan pokok pada si kecil pada waktu yang sama setiap harinya agar pola makan si kecil menjadi teratur. Alangkah baiknya untuk mengenalkan makanan bernutrisi dan bergizi pada bayi sejak 2 tahun pertama. Hal ini akan membuat bayi terbiasa untuk menerima asupan makanan nantinya.

Pemberian Vaksinasi

Vaksinasi yang diberikan pada bayi usia 14 bulan memang sangat diwajibkan. Hal ini tentu akan bermanfaat bagi si kecil dalam menjaga ketahanan dan imun tubuh. Jika si kecil tidak mendapatkan imunisasi, maka ia akan tumbuh dengan lambat juga akan sering mengalami sakit-sakitan.

Imunisasi yang umum diberikan pada bayi usia 14 bulan ialah imunisasi PCV dan imunisasi influenza. Perkembangan bayi 14 bulan memang cukup pesat terlebih ketika ia sudah mengenal lingkungan luar. Penting bagi Anda untuk memberikan imunisasi pada si kecil.

Imunisasi PVC boleh diberikan pada bayi dengan rentang usia 12-15 bulan setelah ia mendapati imunisasi dasar seperti BCG, polio, DPT, Hepatitis B dan juga campak.

Tips Agar Perkembangan Bayi 14 Bulan Lebih Cepat

perkembangan bayi 14 bulan

Pastinya, Anda menginginkan si kecil tumbuh sehat dan juga berkembang dengan cepat. Tentu saja, ini memerlukan peran yang cukup untuk mendukung perkembangan si kecil. Kita tidak hanya menunggu perkembangan si kecil, akan tetapi kita diharuskan untuk melakukan cara agar si kecil dapat berkembang dengan cepat. Berikut kami sajikan beberapa tips agar bayi usia 14 bulan dapat berkembang dengan cepat.

1. Respon setiap ocehannya

Jangan karena si kecil terus mengoceh, lantas Anda bosan meresponnya. Jika Anda ingin melihat perkembangan si kecil, tentunya Anda harus terus merespon si kecil sehingga kemampuan berbahasa dan juga komunikasi si kecil menjadi lebih pesat.

2. Ajak bermain

Jika Anda ingin menumbuhkan jiwa sosial dan juga interaksi pada si kecil. Anda dapat mengajak Anda bermain sehingga si kecil tampak lebih aktif. Anda dapat memberikan gambar-gambar dan juga flash card berupa kata-kata dan huruf yang dapat ia atur.

3. Latih anak bicara

Ajak anak untuk berkomunikasi agar anak dapat lebih cepat tanggap sehingga si kecil akan dapat merangsang kemampuan komunikasi si kecil.

4. Berikan stimulasi pada bayi

Memberikan stimulasi pada bayi memang sangat dianjurkan. Pasalnya, rangsangan berupa visual dan verbal dapat membuat otak si kecil cukup berkembang.

Perkembangan bayi 14 bulan memang sangat menentukan kemampuan dan juga keterampilan nantinya. Itulah beberapa perkembangan bayi 14 bulan yang harus Anda ketahui agar dapat melihat perkembangan bayi Anda dengan baik sehingga Anda dapat memberikan stimulasi yang tepat bagi si kecil. Semoga bermanfaat!

Perkembangan Bayi Usia 13 Bulan – Perkembangan yang sangat menakjubkan ketika melihat si kecil tumbuh dengan baik sesuai usianya. Pada usia ini perkembangan yang mulai mencolok bahwa bayi usia 13 bulan sudah dapat berkomunikasi dengan orang-orang disekitarnya. Kenali yuk perkembangan bayi usia 13 bulan berikut ini!

Hari-hari berjalan begitu cepat, padahal tiupan lilin ulang tahun si kecil baru saja dipadamkan sebulan yang lalu saat usia bayi memasuki 12 bulan atau 1 tahun. Bulan inilah bayi mulai memasuki tahun kedua dalam hidupnya. Inilah saatnya Anda melihat perkembangan bayi Anda dengan hal-hal yang lebih menakjubkan dibanding usianya pada bulan sebelumnya.

Tentunya, memiliki seorang bayi yang sehat dan tumbuh dengan baik sesuai dengan usianya merupakan dambaan setiap orang tua. Mungkin waktu terasa cepat berlalu sejak Anda melahirkan sampai pada usia si kecil memasuki 13 bulan. Melihat perkembangan si kecil dengan baik merupakan hadiah paling terindah dalam hidup. Pasalnya, perkembangan bayi usia 13 merupakan awal dari si kecil memasuki usia 2 tahun.

Perkembangan Bayi Usia 13 Bulan

perkembangan bayi usia 13 bulan

Usia 13 tahun dapat dikatakan sebagai awal si kecil memasuki 2 tahun. Pada usia inilah si kecil mulai berkembang sesuai dengan usianya. Keinginan berkomunikasi dengan orang-orang sekitar menjadi bukti bahwa bayi 13 bulan berkembang dengan baik.

Apakah Anda saat ini tengah memiliki seorang bayi usia 13 bulan? Perkembangan apa saja yang diberikan oleh bayi Anda? Atau Apakah bayi Anda sudah dapat melakukan hal-hal diluar dugaan Anda?

Tentu, pertanyaan tersebut seringkali Anda dapatkan ketika bergaul dalam lingkungan masyarakat. Ini menjadi PR besar bagi Anda untuk menjawab pertanyaan tersebut dengan tepat sesuai dengan perkembangan anak Anda. Namun, terdapat sebagian orangtua yang tidak mengetahui dan tidak melihat perkembangan bayi usia 13 bulan dengan baik. Mereka seaakan tidak memperhatikan perkembangan bayinya, padahal mereka menunjukan prilaku yang menunjukan bahwa mereka benar-benar berkembang sesuai dengan usianya.

Nah, jika Anda ingin mengetahui perkembangan apa yang sebenarnya ditunjukkan oleh bayi usia 13 bulan ini, berikut kami sajikan beberapa ciri dan aspek perkembangan bayi usia 13 bulan yang mungkin saat ini ditunjukkan oleh anak Anda. Baca juga:  Menu Makanan Bayi 13 Bulan

Perkembangan Fisik dan Prilaku Bayi

perkembangan bayi usia 13 bulan

Ketika bayi memasuki usia 13 bulan, tentu  bayi mengalami perubahan fisik. Mulai dari lebih tinggi dan lebih besar jika dibandingkan dengan usia sebelumnya. Perkembangan fisik ini tidak hanya berbicara soal perubahan fisik pada tubuh bayi, namun juga tingkah laku dan prilaku pada bayi dimana dia sudah mulai melakukan hal-hal yang ia inginkan. Berikut kami sajikan prilaku bayi usia 13 bulan secara spesifik:

1.Mulai Berjalan

Perkembangan bayi usia 13 bulan memang kerap ditandai dengan kemampuan seorang bayi yang sudah bisa berjalan. Meskipun ia mengalami jatuh berkali-kali, namun ia tetap ingin berjalan kesana kemari tanpa mengetahui keadaan. Misalnya, ia tetap berjalan  meskipun bidang tersebut tinggi atau rendah. Pasalnya, bayi usia 13 bulan belum dapat menaksir jarak dan tempat dengan tepat. Ia hanya ingin melakukan hal-hal yang memang ia inginkan tanpa takut apapun. Itulah sebabnya bayi usia 13 bulan dapat mengalami jatuh berkali-kali dan tampak limbung ketika ia sedang berjalan. Namun, bayi usia 13 bulan diberi tulang yang cukup fleksibel, meskipun tampak sedikit melengkung.

Ketika Anda mendapati bayi Anda berjalan dan jatuh, lalu berjalan dan jatuh lagi. Anda tidak usah merasa risau karena ini merupakan fase dimana anak Anda mengembangkan proses berjalannya dengan baik. Lebih baik lagi, seringlah mengajak anak Anda untuk berjalan diatas tanah, pasir dan rumput agar dapat memahami lingkungan diuar sana sehingga anak Anda dapat tumbuh baik dengan alam. Namun, Anda harus memperhatikan juga keadaan pijakan anak Anda dari benda-benda tajam dan hewan yang dapat melukainya.

Pada usia ini, anak Anda akan mulai mendorong barang-barang disekitarnya yang dapat ia gunakan seperti kursi, ember, tempat sampah dan benda-benda lainnya. Keinginan anak usia 13 tahun tidak dapat dicegah, karena ia ingin melakukan penjelajahan suatu tempat dengan sangat antusias. Anda dapat melihat seakan-akan energi dan tenaga pada tubuhnya dia pernah habis dan ia tidak merasakan kelelahan sedikitpun.

2. Mulai Mengacak-acak Benda Di Sekitar

Mungkin perkembangan ini menjengkelkan Anda ketika bayi sudah dapat mengacak-acak benda disekitarnya terutama rumah. Si kecil akan selalu mengacak-ngacak benda-benda yang Anda miliki, tidak terkecuali peralatan kosmetik Anda. Mungkin anda pernah mengalami atau sering mangalami ketika Anda sedang berdandan, si kecil ikut andil untuk merusak peralatan Anda dengan menjatuhkannya dan mengacaknya.

Tentu, moment ini merupakan moment dimana Anda akan merasa jengkel kepada bayi Anda. Mereka mulai mengacak-ngacak benda-benda di dapur, ruang keluarga bahkan mencabut tanaman dihalaman depan. Pada usia ini, sulit sekali bagi Anda membuat sebuah rumah tampak bersih dan rapi karena fase ini masa dimana keingintahuan (curiosity) anak Anda meningkat. Ia tidak bosan-bosannya membuka dan menutup lemari untuk mengelurkan isi didalamnya. Bahkan ia akan melemparkannya kesegala arah yang ia mau.

Namun, hal ini tentu wajar bagi anak Anda yang berusia 13 bulan. Diharapkan Anda jangan merasa jengkel apalagi memarahi anak Anda yang justru perkembangan ini menjadi fase berkembangnya otak si kecil. Ketika Anda mendapati hal ini, lebih baik Anda mengarahkan si kecil untuk membereskan kembali apa yang sudah diacak-acaknya dengan diberikan contoh terlebih dahulu. Memang tidak sesuai dengan apa yang Anda inginkan, namun dengan cara ini daapt menumbuhkan pengertian dan kebiasaan nantinya pada mereka untuk membereskan mainan dan benda  apapun kembali.

3. Mulai Mencoret-Coret Apapun

perkembangan bayi usia 13 bulan

Perkembangan pada bayi usia 13 bulan dapat dikatakan sebagai fase yang mengagumkan. Pada fase ini, seorang bayi usia 13 bulan sudah dapat memegang krayon meskipun tidak benar dan tepat. Dengan kemampuannya dalam memegang alat tulis, ia akan mulai bereksplorasi menggunakan alat tersebut. Tak heran jika Anda mendapati tembok yang penuh coretan yang tidak jelas dan sembrawut. pada masa ini, si kecil sudah mulai ingin mengaplikasikan khayalan yang ada dipikirannya dengan alat tulis tersebut. Meskipun pada kenyataannya, hasil coretan tersebut tidak jelas. Mereka hanya mencoret dengan sebuah garis yang tidak beraturan.

Ketika mendapati alat tersebut, ia tidak sungkan-sungkan untuk mencoret-coret benda atau kertas-kertas disekitarnya, meskipun itu buku yang sangat penting bagi Anda. Ia akan bereksplorasi keberbagai tempat untuk mencoret-coret benda tersebut. Ketika ia menghasilkan sebuah coretan pada sebuah benda, ini menjadi hal yang menakjubkan bagi merek sehingga mereka akan terus mengulangi kegiatan tersebut.  Untuk menghindari si kecil mencoret-coret benda yang Anda miliki, lebih baik persiapkan kertas khusus sebagai medianya terlebih dahulu dan jauhkan benda-benda yang penting bagi Anda.

4. Mulai Menyusun

Pada perkembangan ini bayi usia 13 bulan sudah dapat diajak bermain. Ia sudah mulai tertarik pada sesuatu yang menurutnya menarik. Si kecil akan berusaha untuk memegang benda-benda yang menarik baik berdasarkan bentuk dan warnanya. Ia akan menghampiri benda tersebut dan akan bermain dengannya.

Seperti balok-balok yang berwana-warna yang dapat disusun membentuk sesuatu seperti menara, rumah, dan bentuk lainnya. Mereka akan mulai menyusun satu persatu, dan akan merobohkannya dengan seketika. Kondisi inilah dimana seorang bayi mulai tertarik pada sesuatu dan ingin mengulanginya terus menerus. Jangan heran jika ia menyusun balok-balok tersebut dengan rapi lalu merobohkannya, sesaat kemudian ia  akan tertawa menyaksikannya. Hal ini tentunya menjadi bagian dari perkembangan bayi untuk mengasah panca inderanya.

Untuk itu Anda sebagai orangtua harus mendampinginya dan dapat juga memberikan sentuhan sambil menggelitiknya ketika balok tersebut roboh. Cara ini dilakukan agar si kecil dapat berinteraksi dengan baik dengan orangtuanya tanpa merasa bermain sendiri.

Perkembangan Kognitif

Pada perkembangan bayi usia 13 bulan, si kecil sudah masuk pada perkembangan sebab dan akibat. Pada fase inilah, ia sudah mulai mengerti pada sesuatu benda berdasarkan sebab dan akibatnya. Perkembangan pada bayi usia 13 bulan ini dapat disebut dengan perkembangan kognitif.

Pada usia 13 bulan, ia sudah dapat mengetahui jika suatu benda dijatuhkan atau dilemparkan. Ketika ia mengambil botol dotnya, kemudian ia jatuhkan kebawah, maka ia sudah bisa mengetahui jika dijatuhkan maka harus ia ambil. Tak heran jika Anda mendapati si kecil yang tengah duduk diatas stroller atau kursi yang tinggi, kemudian menjatuhkan botol dot miliknya. Tentu, ia sudah mulai berpikir bagaimana jika botolnya dijatuhkan, maka sulit baginya untuk membawanya kembali.

Mungkin Anda melihat ketika si keci berjalan kesuatu arah dan ingin memegang sesuatu yang Anda larang. Namun, Anda akan jengkel ketika si kecil terus berjalan kearah tersebut tanpa menghiraukan larangan Anda. Ia tetap ingin mencapai benda tersebut karena ingin mengetahui kenapa orangtua melarangnya mendekati benda tersebut. Tentunya, ia ingin mengetahui akibat apa yang akan timbul jika ia memegang atau mendekati benda tersebut. Pertanyaan itulah yang akan ada pada pikiran si kecil.

Terkadang si kecil membutuhkan perhatian Anda, ketika ia menunjukkan sikap yang sulit diatur atau rewel. Ketika Anda mendapati kondisi seperti ini, sebaiknya Anda bersikap sabar karena ini merupakan perkembangan kognitif karena rasa ingin tahunya tersebut.

Perkembangan Bahasa dan Komunikasi

perkembangan bayi usia 13 bulan

Pada bayi usia 13 bulan, ia sudah mulai menunjukkan perkembangan dalam hal bahasa dan komunikasi. Pada umumnya, bayi usia 13 bulan menunjukkan bahasa isyarat ketika ia berkomunikasi dengan orang-orang disekitarnya. Pada fase ini sebenarnya ia sudah mulai mengenal nama-nama benda dan belajar benda baru yang ia temui setiap hari. Dengan bahasa isyarat yang ia ditunjukkan, diharapkan orang-orang disekitarny dapat mengerti dan memahami apa sebenarnya yang ia inginkan. Tentunya, berbicara adalah suatu aktifitas yang membutuhkan pergerakan otot-otot kecil untuk mengeluarkan suara.

Dengan proses seperti ini, si kecil akan berusaha mengucapkan satu atau dua kata yang akan berkembang seiring dengan usianya. Selain itu, ia juga mempelajari suatu objek dengan respon Anda. Pada umumnya, seorang bayi usia 13 bulan sudah mulai menunjukkan kemampuan berbicaranya meskipun hanya sepatah dan dua patah kata yang belum jelas seperti “mama”, “susu”, “papa” dan “nene”. Sebaiknya jika si kecil dapat mengatakan kata-kata tersebut dengan jelas, berikan pujian pada mereka.

Pada umumnya perkembangan bayi usia 13 bulan masih dengan bahasa isyarat ketika ia ingin orangtua melakukan sesuatu yang diinginkannya. Seperti ketika ingin minum susu atau air, ia pasti menyodorkan sebuah botol dot atau gelas. Ketika Anda mendapati kondisi semacam ini, pertegaslah dengan berbicara pada ia bahwa ia ingin susu.

Perkembangan Sosial dan Emosional

perkembangan bayi usia 13 bulan

Ketika bayi memasuki usia 13 bulan, perkembangan sosial dan emosional bayi menjadi lebih memuncak. Seorang bayi usia 13 bulan, ia mulai merasa bahwa seisi dunia tidak memahaminya ketika ia menginginkan sesuatu, namun tidak dikabulkan oleh orang-orang sekitarnya termasuk Anda.

Bayi usia 13 bulan sudah mulai menunjukkan tanda-tanda keras kepala yang menjadi sifat pemarah dan bandel. Namun, sikap keras yang ia tunjukkan jangan membuat Anda terkejut, mungkin saja berasal dari orangtuanya. Cepat atau lambat, ia akan mulai mengerti cara untuk membuat orangtuanya senang, marah atau menurutinya.

Pada perkembangan ini, bayi usia 13 bulan sudah dapat bersosialisasi dengan orang-orang disekitarnya selain kedua orangtuanya. Ia sudah mampu beradaptasi dengan lingkungan dimana ia berada, ia bahkan akan berkontak mata dengan bayi seusianya disebuah kesempatan.

Pada masa ini seorang bayi usia 13 bulan sudah ingin berkeliling dan menghadapi dunia luar bahkan menyapa tetangga dan orang-orang disekitarnya. Dalam proses ini, ia akan menghadapi orang-orang baru yang baru ia kenal. Pada tahap ini, sebaiknya Anda mulai mengajak anak Anda untuk keliling komplek dan lingkungan baru agar dapat beradaptasi dengan sesuatu yang baru. Mungkin Anda akan mendapati ketika Anda akan berangkat kerja dan anak Anda menangis. Kondisi ini membuat Anda pilu, namun Anda tidak usah khawatir karena emosi anak akan kembali setelah Anda berangkat kerja. Perasaan emosional pada perkembangan bayi usia 13 bulan memang belum stabil.

Perkembangan Nutrisi dan Kesehatan

Perkembangan bayi usia 13 bulan dalam hal kesehatan dan nutrisi memang lebih meningkat. Pada usia 13 bulan, bayi sudah mulai mengonsumsi makanan yang padat dan solid. Pada usia 13 bulan, bayi sudah dapat meminum minuman berjenis lain selain ASI. Konsumsi ASI pada usia ini menjadi lebih berkurang, ia lebih menginginkan minuman lain seperti air putih, jus dan minuman jenis lainnya. Pada usia 13 bulan, Anda akan merasa lebih nyaman dengan ASI yang tidak penuh dan lebih kecil kembali, karena ASI sudah jarang diberikan kepada anak Anda.

Namun, Anda harus berhati-hati dalam memberikan makanan dan minuman pada bayi usia 13 bulan. Hal ini bertujuan untuk menghindari makanan yang justru berpotensi menyebabkan alergi yang tinggi pada tubuh si kecil. Pada perkembangan bayi usia 13 bulan, permberian ASI harus terus dilakukan karena ASI mengandung zat sisa makanan alami yang didapatkan khusus dari ibunya. Anda jangan heran ketika mendapati bayi usia 13 bulan yang sulit makan karena bayi sudah dapat menemukan rasa yang menurut ia enak.

Pemberian Vaksinasi

Pada perkembangan bayi usia 13 bulan, inilah saatnya anak Anda menerima imunisasi PCV dosis ke 4 dan infuenza setahun sekali sejak usia 6 bulan. Pada usia 13 bulan seharunya bayi sudah menerima vaksin yang lengkap mulai dari DPT, BCG, hepatitis B, Polio, Rotavirus dan Campak.

Perlu Anda tahu bahwa perkembangan-perkembangan pada bayi usia 6 bulan berbeda setiap anak. Hal ini tergantung dari berbagai faktor yang dapat menyebabkan anak Anda cepat atau telat perkembangannya. Jadi, jangan heran ketika melihat anak yang lain berkembang pada salah satu bidang, namun belum bisa pada bidang lainnya. Semoga bermanfaat!

Perkembangan bayi usia 12 bulan – Pada ulang tahun pertamanya, si kecil mungkin sudah dapat berdiri sendiri tanpa harus berpegangan, baik pada anda maupun pada benda yang ada disekitarnya.

Perkembangan bayi usia 12 bulan membuatnya kini sudah mulai mengembangkan kemampuan yang telah dipelajarinya dengan baik. Sebelum menyimak lebih dalam mengenai perkembangan si buah hati pada usia ini, kami ucapkan selamat terlebih dahulu ya bunda. Kegiatan mengurus dan mengasuh si buah hati kini sudah masuk dalam tahun pertama dalam kehidupannya.

Waktu rasanya terlalu cepat berlalu sampai-sampai tidak terasa seperti baru kemarin anda dan pasangan merencanakan kehamilan si buah hati. Tahu-tahu kini si mungil sudah berada dalam pelukan anda dan anda mulai menyaksikan detik demi detik perkembangannya.

Nah, pada saat ini anda mungkin sudah dapat mulai menandai tanggal kelahiran si kecil dan mempersiapkan segala sesuatunya untuk menyambut ulang tahun pertama buah cinta anda. Kegiatan ini tentu menjadi hal yang menyenangkan dan menggembirakan. Terutama untuk para orangtua yang sudah tak sabar ingin memberikan perayaan ulang tahun bagi buah cintanya.

Tak heran bila anda dan pasangan akan dengn apik dan teliti mempersiapkan segala hal yang dibutuhkan oleh si kecil. Meski pun si kecil belum dapat memahami sebuah pesta atau perayaan, namun rupanya hal ini tidak menghalangi anda untuk melakukannya.

Dari memilih konsep ulang tahun, memasang dekorasi lucu di dinding rumah, sampai dengan memilihkan pakaian untuk si buah hati adalah serangkaian kegiatan yang mulai menyibukkan anda saat ini. Teman dan kerabat anda pun mulai dikabari satu per satu untuk bisa meluangkan waktu datang ke perayaan ulang tahun si kecil. Tidak masalah memang, selama hal ini bisa anda lakukan dan membuat si kecil merasa nyaman mengapa tidak merayakan ulang tahun pertamanya dengan perayaan yang sudah anda impikan.

Perkembangan bayi usia 12 bulan

 

Namun demikian, ada pula sebagian ibu lain yang memilih tidak memberikan pesta perayaan yang besar untuk si kecil pada usia ini. Dengan alasan si kecil masih belum mengerti dan memahami makna pesta maka tidak sedikit orangtua yang menunda merayakan ulang tahun buah hatinya sampai si kecil mulai dapat berinteraksi dengan orang lain.
Akan tetapi, selain sibuk mempersiapkan pesta untuk si buah hati. Penting pula untuk anda mengetahui apa saja perkembangan yang mulai terjadi dengan si kecil pada usia ini. Dengan begini maka bunda bisa mengawasi apakah perkembangannya berjalan dengan normal atau tidak. Seperti apa sih perkembangan bayi usia 12 bulan? Simak dibawah ini.

Perkembangan Bayi Usia 12 Bulan Secara Umum

Banyak hal yang akan membuat anda sangat bangga pada saat si kecil memasuki usia ini. Pasalnya, ada banyak hal ajaib yang mulai terjadi dengan buah hati anda. Selain si kecil yang semakin mahir menguasai kemampuan yang sudah dipelajarinya pada bulan-bulan sebelumnya. Buah hati anda pun kini sudah bertransformasi menjadi seorang batita kecil yang menggemaskan. Dengan demikian, sebagai ibu anda tidak boleh melewatkan perkembangan ini karena teralihkan dengan hal-hal lain seperti persiapan pesat ulang tahunnya.

Terus amati dan dukung perkembangan buah hati anda agar tumbuh kembangnya bisa terjaga dengan baik. Pada usia ini ada cukup banyak hal yang terjadi dengan si buah hati. Usia 12 ulan membuat si kecil telah mengenal benda yang ia lihat di tempat lain. Misalkan, ia memiliki benda tersebut dirumah, maka ia pun akan dengan mudah mengenal benda serupa ketika si kecil berjalan-jalan ke tempat lain.

Bayi anda pun sudah mulai dapat berdiri sendiri sehingga ketika bunda merayakan pesat ulang tahun yang pertamanya, maka bunda bisa meminta si kecil untuk meniup lilin ulang tahunnya. Namun tentunya hal ini tidaklah bisa dilakukannya seorang diri. Si kecil mungkin akan takut dengan api pada lilin jika sebelumnya ia belum pernah diperkenalkan pada hal tersebut. Akan tetapi, sebagian bayi lain justru merasa senang diberikan kesempatan untuk meniup lilin meskipun hembusan nafasnya belum cukup kencang untuk mematikannya.

Perkembangan Bayi Usia 12 Bulan Kemampuan Berbicara

Usia ini bisa dibilang sebagai akhir dari tahapan sensor motorik pada bayi anda. Pada masa ini bayi anda akan mulai terampil bukan hanya dari berbagai gerakan yang dilakukan saja, melainkan dari segi bahasa dan kosa kata pun ia akan semakin mengembangkan kemampuan ini dengan lebih baik.

Jika sebelumnya kata-kata yang mampu diucapkannya hanya berupa menggabungkan vokal dan konsonan saja. Kali ini beberapa kosa kata yang sering didengarnya akan mulai ia kuasai meski belum sebaik pelafalannya. Dengan demikian bayi anda mungkin akan dapat melafalkan kata seperti “ma-u”, “ya”, “mamam” dan lain sebagainya.

Ia pun kini mulai mengerti beberapa penggunaan kosa kata sesuai dengan fungsinya. Jadi demikian pada saat anda bertanya pada si kecil akan beberapa hal. Bukan tidak mungkin ia akan mulai mengerti dengan memberikan jawaban seperti mengangguk atau menggelengkan kepala. Misalkan saat anda menawarinya makan, maka si kecil yang sedang lapar akan mungkin mengangguk dengan maksud setuju.

Meski demikian umumnya kosakata yang dipelajarinya masihlah begitu terbatas. Bayi anda biasanya belum bisa mengungkapkan emosi yang dirasakannya dan memberitahukan hal tersebut pada orang-orang terdekatnya.
Untuk itulah, pernanan orangtua dalam hal ini akan sangat dibutuhkan. Sebab bayi anda perlu terus mengembangkan kemampuan ini agar lebih baik sehingga ia dapat menguasainya dengan tepat dikemudian hari.
Bayi akan meniru apa yang dilakukan oleh orangtuanya. Jadi demikian, jangan berhenti untuk selalu mengajarkan mereka hal-hal yang baru dan terus mengajak mereka berbicara agar kosa kata dan kemampuan berbahasanya semakin kaya.

Perkembangan Bayi Usia 12 Bulan Kemampuan Motoriknya

Ada cukup banyak hal yang mengejutkan yang terjadi pada usia ini. Beberapa hal tersebut akan mungkin membuat ibu merasa bangga. Sebab saat ini bayi anda sudah mulai dapat menggunakan perlengkapan mandinya seperti sikat gigi, atau memegang sisir dengan baik. Tak heran ia pun akan mulai menirukan kegiatan menyisir dengan menghadapkan gerigi sisir pada rambutnya.

Selain itu, anda pun sudah mulai bisa mengganti penggunaan botol pada buah hati dan mulai memperkenalkan cangkir sebagai media untuk minum. Adapun jenis cangkir yang bisa diperkenalkan pada buah hati anda diusia ini adalah cangkir jenis sippy cup yang memiliki pegangan dibagian kedua pinggirnya. Selain itu, moncong pada cangkir akan memungkinkan buah hati anda untuk dapat minum dari bagian tersebut tanpa tumpah mengenai bajunya.

Perkembangan Bayi Usia 12 Bulan Kemampuan Sosialnya

Bayi pada usia ini lebih cenderung senang ditemani. Ia pun akan senang pada saat banyak orang bersamanya sebaliknya si kecil akan mungkin menangis pada saat ditinggalkan sendirian. Saat si kecil dikelilingi oleh orang-orang terdekatnya mereka akan merasa nyaman dan lebih anteng.

Selan itu, usia ini pun membuat si kecil lebih pemilih terhadap orang-orang yang dijumpainya. Sehingga kehadiran orang asing dekatnya akan membuat si kecil merasa tidak nyaman.

Demikianlah beberapa hal yang dapat disampaikan dari perkembangan bayi usia 12 bulan yang menakjubkan. Simak perkembangan bayi usia sebelumnya di Perkembangan Bayi Usia 11 Bulan