Perkembangan Anak Usia 16 Bulan Secara Fisik & Non-Fisik

Diposting pada

Perkembangan Anak Usia 16 Bulan – Seiring berjalannya waktu tentunya bayi akan terus mengalami pertumbuhan dan juga perkembangan. Orang tua akan merasa sangat bahagia jika tumbuh kembang anak berjalan sesuai dengan usianya atau bahkan melebihi pertumbuhan yang seharusnya. Namun, banyak orang tua yang tidak mengerti akan pertumbuhan dan juga perkembangan bayi sehingga tidak memperhatikan dengan teliti pertumbuhan si kecil. Untuk itu berikut kami sajikan beberapa perkembangan anak usia 16 bulan yang wajib Anda ketahui!

Tidak dapat dipungkiri bahwa banyak orang tua yang menganggap sepele akan pertumbuhan dan juga perkembangan bayi yang sesuai dengan usianya. Bahkan banyak bayi yang justru tidak berkembang sesuai dengan usianya dikarenakan lalainya para orang tua dalam memperhatikan pertumbuhan dan juga perkembangan anak. Padahal perkembangan anak harus benar-benar diperhatikan untuk mencegah lambatnya tumuh kembang si kecil. Para orang tua cenderung membiarkan anak untuk berkembang dengan sendirinya tanpa dibantu oleh stimulasi yang sangat bermanfaat untuk si kecil.

Berbicara mengenai perkembangan anak tentunya kami akan membahas mengenai perkembangan bayi usia 16 tahun yang tentu memberikan ciri-ciri yang sangat signifikan. Namun, para orang tua terkadang menganggap hal yang sepele. Padahal tumbuh kembang anak memang sangat penting dan itu berarti bahwa imajinasi anak belita memang sudah mulai tumbuh dan juga berkembang dengan sangat signifikan. Di bawah ini kami sajikan beberapa ciri perkembangan anak usia 16 bulan yang tentu wajib untuk Anda pahami sebagai orang tua. Baca juga: 10 Ciri-Ciri Bayi Kurang ASI Yang Dapat Anda Deteksi Lebih Dini

Perkembangan Anak Usia 16 Bulan

perkembangan anak usia 16 bulan

Bagaimanapun juga, tumbuh kembang bayi memang menjadi salah satu indikasi untuk mengetahui kondisi kesehatan si kecil. Proses perkembangan yang pesat pada si kecil juga menjadi tanda bahwa kesehatan tubuh si kecil memang sangat baik. Si kecil yang berusia 16 tahun tentunya akan terus mengalami perkembangan yang sangat signifikan. Hal ini tentunya tergantung dari kemauan si kecil untuk belajar dan juga stimulasi yang diberikan oleh orang tua agar si kecil mengalami pertumbuhan dan juga perkembangan yang sangat baik.

Pada bayi usia 16 bulan tentunya akan memberikan ciri-ciri yang cukup signifikan dimana si kecil sudah dapat tumbuh dan berkembang lebih pesat lagi. Untuk mengukur tumbuh kembang si kecil tentunya dapat dinilai dari beberapa poin. Hal ini tentu berhubungan dengan perkembangan secara fisik dan juga non fisik. Ini memang sangat penting untuk mengukur perkembangan anak usia 16 bulan yang tentu tidak hanya diukur melalui perkembangan fisik saja, namun juga secara mental. Lihat juga: 8 Cara Agar Anak Tidak Makan Junk Food Serta Pengaruh Buruknya Terhadap Perkembangan Anak

Perkembangan Secara Fisik

Untuk perkembangan secara fisik tentunya menyangkut pertumbuhan si kecil dari ukuran badan yang bertambah besar serta tubuh yang terus bertambah tinggi. Namun, ada juga beberapa indikasi yang dapat Anda ketahui seperti perkembangan otak, tinggi badan, berat badan serta pertumbuhan akan bagian tubuh yang lainnya. Pertumbuhan fisik ini menjadi indikator akan keadaan dan juga kondisi kesehatan si kecil.

Pada umumnya, anak yang berusia 16 tahun akan mengalami perkembangan otak sekitar 70% dimana akan terus berkembang pesat pada usia 2 tahun pertama kehidupannya. Di masa ini tentunya lingkar kepala pada si kecil akan terus berkembang dan juga bertambah sekitar 2 cm setiap tahunnya sehingga ukuran kepala akan terus membesar. Untuk berat badan tentunya bayi yang berusia 16 bulan akan mencapai rata-rata 11,5 kg untuk laki-laki, sedangkan untuk perempuan mencapai 10,5- 11 kg. Sementara itu, untuk tinggi badan di kecil pada usia 16 bulan ini bisa mencapai 78 cm untuk perempuan dan 80 cm untuk laki-laki. Namun, ukuran ini bukanlah ukuran yang mutlak dimana untuk berat badan bisa saja berubah baik untuk laki-laki maupun untuk perempuan. Maka, jika Anda mendapati berat badan dan tinggi badan si kecil kurang dari ukuran di atas, tentu dapat dipastikan bahwa si kecil mengalami perlambatan pertumbuhan.

Perkembangan Motorik Kasar

Jika dilihat secara fisik tentunya bayi usia 16 bulan sudah bisa menunjukkan perkembangan fisik secara motorik kasarnya. Ia sudah mampu berjalan mundur dan juga berlari serta naik tangga dengan sendirinya tanpa dibantu lagi oleh orang tuanya. Untuk itu, pada usia 16 bulan tentunya Anda sebagai orang tua jangan sampai lengah untuk terus memperhatikan aktivitas si kecil. Meskipun memang ia sudah bisa sendiri dalam melakukan berbagai hal, namun tetap saja peran orang tua dalam menjaga anak sangatlah dibutuhkan.

Pada usia ini si kecil sudah mulai menerima apa yang dilakukan oleh orang di sekitarnya termasuk kebiasaan orang tua dan juga kakaknya. Tidak heran jika ia mulai bisa mencontoh prilaku orang tua dan melakukan aktivitas orang dewasa yang ada di sekitarnya. Jika pada anak yang berusia 16 bulan dikatakan normal, maka ia sudah bisa berjalan dengan tegak dan lebih tegas tanpa digandeng oleh orang tua dan bahkan ia sudah bisa memegang mainan ketika ia berjalan.

Ia juga sudah bisa mempraktekan bagaimana cara menggapai, memegang, melempar barang, berlari, berjalan mundur dan juga masih banyak lagi. Untuk itu, Anda ikuti si kecil jika ingin pergi ke luar rumah untuk mengawasi si kecil serta untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan agar tidak terjadi pada si kecil seperti terjatuh dan juga diserang oleh binatang. Di lingkungan luar juga ia akan mulai memperhatikan mobil dan juga motor yang sedang berlalu lalang. Ia juga akan mulai tertarik dengan permainan yang ada di taman seperti jungkat jungkit dan juga seluncuran. Akan tetapi, alat permainan seperti itu belum cocok karena tubuhnya masih sangat kecil.

Perkembangan Motorik Halus

Setelah kita mengetahui perkembangan motorik kasar, tentunya kita juga diharuskan untuk mengetahui perkembangan motorik halus pada bayi. Untuk perkembangan motorik halus, anak usia 16 bulan sudah bisa menyusun menara dari 2 atau 3 balok serta mampu untuk menggunakan alat tulis. Salah satu ciri yang menjadi tumbuh kembang bayi usia 16 bulan ialah adanya perubahan akan kegemaran. Ia juga akan mulai mengambil sebuah balok mainan yang cukup mengagumkan serta akan mulai menerima telepon dan juga mengganggap bahwa ponsel sebagai mainannya.

Ini tentunya menjadi salah satu proses yang sangat mengagumkan dan juga menandakan adanya imajinasi yang ada di benak bayi usia 16 bulan. Otak si kecil yang berusia 16 bulan tentunya sudah mulai tumbuh dan juga sudah bisa membayangkan barang yang ia sukai. Tidak heran jika anak yang berusia 16 tahun cepat bosan dalam memainkan mainan karena ia akan mulai fokus kembali pada barang yang ia sukai bahkan kurang dari 20 menit.

Cara Untuk Menstimulasi Motorik Halus

Cara yang dapat Anda lakukan ialah dengan cara membacakan buku cerita dengan gambar yang berwarna warni dan juga memiliki tulisan yang besar-besar sehingga akan tampak lebih jelas. Pada anak usia 16 bulan tentunya sudah bisa membolak-balikan halaman pada sebuah buku serta mengamati gambar dan juga tulisan yang ada di dalam buku tersebut. Ia juga sudah mulai bisa memperhatikan dan juga memahami apa yang dibicarakan oleh orang tuanya.

Seperti yang kita ketahui bahwa membaca memang sangat penting bagi Anda. Maka dari itu, Anda sebagai orang tua harus sudah menanamkan kebiasaan membaca sejak dini. Bahkan sesering mungkin Anda membacakan cerita pada si kecil serta meluangkan waktu luang untuk Anda. Sempatkanlah membacakan cerita pada si kecil meskipun dalam waktu yang sebentar.

Perkembangan Sosial dan Emosional

Untuk perkembangan emosional dan juga sosial tentunya untuk bayi yang berusia 16 bulan sudah bisa menggunakan peralatan makan seperti garpu, gelas, sendok, dan juga ikit serta dalam membantu pekerjaan rumah. Anak yang berusia 16 tahun tentunya sudah mulai bisa bergaul ditengah-tengah orang banyak. Akan tetapi, ia belum memahami ketika ia sudah mulai berbagi dengan anak yang lain.

Bagi balita tentunya tidak heran jika ia memiliki sifat pelit untuk tidak meminjamkan mainan pada anak seusianya. Hal ini dikarenakan anak usia 16 bulan masih memiliki sifat ego dan juga ingin menang sendiri. Ia akan marah ketika orang lain tidak memperhatikannya atau perhatian tidak tertuju padaya. Ia juga akan cenderung rewel jika sedang bermain dengan teman seusianya dan diganggu oleh orang lain. Bahkan banyak anak yang ingin diperhatikan oleh orang tuanya dengan tangisan.

Untuk anak usia 16 bulan ini sudah mulai menampakkan emosinya ketika ia merasa tidak diperhatikan oleh orang tuanya. Usia ini juga sangat memungkinkan si kecil untuk bertingkah semaunya ketika harus berhadapan dengan orang yang ada disekitarnya hanya untuk mendapatkan perhatian yang lebih dari orang di sekitarnya. Anda tentunya jangan pernah merasa bersalah pada si kecil ketika ia menangis. Hal ini dikarenakan tangisannya tersebut memang menunjukkan bahwa ia ingin mendapatkan perhatian dari orangtuanya.

Kabar baiknya, anak usia 16 tahun sudah mulai bisa ditinggalkan oleh ibunya. Karena ia sudah mulai mau bermain atau bersosialisasi dengan orang dewasa di sekitarnya seperti ayah, nenek, kakak, dan juga bibi. Anda sudah bisa menikmati urusan Anda sendiri atau sering dikenal dengan istilah me time.  Hanya untuk sekedar perawatan di salon kecantikan dan juga berkunjung ke rumah teman. Bagaimanapun juga, seorang ibu memang perlu untuk mendapatkan suasana di luar sana untuk menghilangkan rasa jenuh dan penat.  Dalam kondisi setelah berlama-lama mengurus anak dan rumah tangga di dalam rumah.

Perkembangan Bahasa

Pertumbuhan dan juga perkembangan si kecil tentunya bisa pula dilihat dari kemampuannya dalam berbahasa. Bayi usia 16 bulan sudah mulai menunjukkan keinginannya untuk bisa bercakap-cakap dengan orang yang ada di sekitarnya. Mungkin kita juga sering mendapati bahasa bayi yang sangat sulit untuk dimengerti oleh orang dewasa. Namun dengan kemampuan seperti ini tentunya ia memiliki kemauan dalam memahami apa yang orang dewasa katakan.

Pada bayi usia 16 bulan tentunya Anda sudah harus mengajak si kecil untuk bercakap-cakap dan ajarkan si kecil untuk berbicara kata-kata yang mudah seperti ‘Mama’, ‘Papa’, ‘nggak’. Anda juga jangan menyerah untuk berbicara dengan si kecil karena ia sedang berusaha untuk memahami apa yang dibicarakan oleh orang Anda. Hal ini tentunya menjadi satu kondisi dimana si kecil sudah mulai menirukan cara Anda bicara.

Cepat atau lambat tentunya Anda sudah mulai menyadari bahwa ia sedang menirukan gaya Anda bicara. Untuk itu, jangan sampai Anda terkecoh dengan sikapnya yang diam ataupun sibuk dengan mainannya sendiri. Hal ini dikarenakan pada otak bayi usia 16 bulan sedang berkerja keras dan juga belajar menyerap semua kata dan juga nada bicara Anda. Untuk itu, berhati-hatilah ketika mengatakan sesuatu di depan di kecil karena ia sudah mulai menuruti apa yang Anda bicarakan. Hindarilah untuk mengucapkan kata-kata kasar dan jangan sampai Anda mengatakan kata-kata yang tidak pantas baik yang tidak disengaja maupun yang disengaja.

Makanan dan Gizi Pada Bayi Usia 16 Bulan

Untuk bayi usia 16 bulan tentunya dibutuhkan gizi dan juga nutrisi yang memang dibutuhkan oleh si kecil. Tumbuh kembang si kecil tentunya tidak bisa lepas dari kesukaannya yang kerap berubah-ubah untuk makanan. Anda tentunya akan mendapati ketika hari ini ia akan habis memakan bubur sampai habis, sedangkan besok ia mungkin hanya makan beberapa sendok saja.

Melihat kondisi ini tentunya Anda jangan merasa khawatir karena lambung anak kecil masih berukuran sangat kecil.  Sehingga tidak heran jika ia akan makan dalam porsi yang kecil selama tiga kali dalam sehari. Terlebih jika bayi Anda masih aktif dan juga ceria meskipun ia makan dalam jumlah yang sedikit dibandingkan dengan anak lainnya. Untuk itu, Anda jangan lupa untuk memeriksa bayi usia 16 bulan yang sedang tumbuh gigi. Hal ini dikarenakan bayi usia 16 bulan akan mengalami tumbuh gigi yang tentunya akan menjadi penyebab bayi sulit untuk makan karena gusi akan merasa tidak nyaman.

Untuk itu, sediakan selalu cemilan khusus untuk anak seperti jus buah, biskuit dan juga kurangi cemilan yang terlalu manis dan juga banyak mengandung gula. Selain itu, makanan yang memiliki rasa manis akan membuat bayi sulit untuk makan. Hal ini dikarenakan rasa manis akan membuat perut bayi merasa kenyang.

Tidak heran juga jika nafsu makan bayi usia 16 bulan mulai menurun dibandingkan dengan usianya ketika usia 1 tahun. Untuk makanan tentunya tidak ada larangan akan jenis makanan tertentu. Namun, alangkah baiknya jika Anda juga memberikan menu makanan yang baru agar si kecil bisa menikmati cita rasa makanan yang selalu baru. Sedangkan untuk minuman berikanlah ASI, air putih dan juga sisi formula.

Jenis Makanan Untuk Anak Usia 16 Bulan

Jenis makanan tertentu memang harus benar-benar dipilih, hal ini untuk mencegah anak untuk tidak tersedak. Beberapa makanan yang harus dihindari, diantaranya:

– Makanan yang memiliki ukuran yang sangat kecil dan juga keras seperti permen, biji-bijian dan juga popcorn

– Makanan bersifat lengket dan juga lunak seperti permen karet, marshmallow dan juga jelly.

– Makanan yang memiliki ukuran yang cukup besar seperti kacang polong.

Bayi usia 16 bulan tentunya akan terus mengalami pertumbuhan dan juga perkembangan yang signifikan. Hal ini tentunya sangat penting bagi Anda untuk tetap menjaga gizi dan juga nutrisi agar tetap tercukupi. Selain itu, cukupnya gizi dan juga nutrisi memang sangat penting agar si kecil bisa tumbuh dengan sempurna. Demikianlah beberapa hal yang harus Anda ketahui mengenai perkembangan anak usia 16 bulan yang sangat penting bagi Anda. Semoga bermanfaat!

Loading...