Hal Yang Harus Dilakukan Ketika Melakukan Perjalanan Dengan Bayi – Melakukan perjalanan dengan si kecil pastinya akan dilakukan oleh setiap orang tua. Meskipun memiliki buah hati yang masih kecil, namun tetap saj apara orang tua akan melakukan dengan membawa si kecil untuk tujuan tertentu. Melakukan perjalanan dengan bayi tidaklah sama dengan melakukan perjalanan dengan anak-anak. Maka dari itu, ada beberapa hal yang harus dilakukan ketika melakukan perjalanan dengan bayi seperti yang akan kami sajikan berikut ini!

Membawa si kecil untuk melakukan perjalanan memang menjadi hal lumrah yang kerap dilakukan oleh para orang tua. Melakukan perjalanan dengan si kecil memang terbilang susah-susah gampang. Hal ini dikarenakan si kecil masih membutuhkan waktu untuk bersosialisasi dengan lingkungan di luar sana. Untungnya ialah dengan membawa si kecil dalam melakukan perjalanan terbilang lebih mudah dibandingkan dengan membawa anak balita. Dalam hal ini karena bayi masih melakukan aktivitas yang masih sangat terbatas.

Sebenarnya, melakukan perjalanan dengan bayi sangatlah mudah terlebih jika bayi Anda masih berusia kurang dari 6 bulan. Dalam hal ini tentunya Anda tidak perlu membawa MPASI ataupun makanan dan minuman jenis lainnya. Karena yang dibutuhkan oleh bayi berusia kurang dari 6 bulan ialah ASI. Namun tentunya, ada beberapa hal yang harus dilakukan ketika melakukan perjalanan dengan bayi. Yuk kita langsung simak saja berikut ini! Baca juga: 10 Cara Menambah Nafsu Makan Anak Yang Paling Ampuh

Hal Yang Harus Dilakukan Ketika Melakukan Perjalanan Dengan Bayi

hal yang harus dilakukan ketika melakukan perjalanan dengan bayi

Bagaimanapun juga, dalam melakukan perjalanan dengan bayi, Anda harus sedikit lebih waspada dan juga perlu persiapan yang cukup matang. Tubuh bayi yang masih rentan ditambah dengan perjalanan yang cukup jauh memang menjadi salah satu risiko yang harus didapatkan oleh para orangtua. Untuk itu, memang menjadi sebuah keharusan bagi Anda untuk mempersiapkan hal yang harus dilakukan ketika melakukan perjalanan dengan bayi. Baca juga: 8 Cara Merawat Bayi Perempuan Yang Harus Anda Ketahui

Tidak dapat dipungkiri bahwa melakukan perjalanan dengan bayi terutama pertama kali akan membuat beberapa orang tua merasa gelisah dan juga khawatir. Akan tetapi, dengan perencanaan dan juga persiapan yang cukup matang, tentunya akan membuat perjalanan Anda menjadi lebih tenang dan juga menyenangkan. Berikut kami sajikan beberapa hal yang harus dilakukan ketika melakukan perjalanan dengan bayi, diantaranya:

Cek kesehatan si kecil

Sebelum melakukan perjalanan, satu halyang terpenting yang harus Anda lakukan ialah dengan mengecek kesehatan si kecil dengan teliti. Sebelum melakukan perjalanan, ada baiknya jika Anda melakukan pemeriksaan kepada dokter anak. Hal ini tentunya bertujuan untuk menanyakan keadaan dan juga kesehatan si kecil apakah sedang baik-baik saja ataukah sedang tidak sehat. Jika terindikasi si kecil kurang sehat, alangkah baiknya jika Anda mempertimbangkan kembali ketika hendak melakukan perjalanan.

Pilih alat transportasi yang tepat

Tips dan juga cara kedua yang dapat Anda lakukan ialah dengan memiliki salah satu alat transportasi yang menurut Anda paling tepat untuk melakukan perjalanan dengan si kecil. Beberapa alat transportasi tentunya memiliki kelebihan dan juga kelebihan masing-masing.

Pesawat

Jika menggunakan pesawat, tentunya Anda dapat memilih maskapai yang terbaik yang tentunya dilengkapi dengan fasilitas yang cukup memadai di dalamnya sepert makanan dan juga tempat untuk mengganti popok bayi dengan mudah. Dalam menggunakan pesawat tentunya ini menjadi poin yang cukup menguntungkan bagi para bunda. Untuk perjalanan menggunakan pesawat, alangkah baiknya jika Anda memilih tempat duduk yang dekat dengan toilet agar dapat dengan mudah menuju kamar mandi.

Sebaiknya Anda memilih waktu penerbangan pada saat sore hari atau pagi, hal ini untuk menghindari terjadinya penundaan penerbangan. Ketika pesawat melakukan lepas landas ataupun mendarat, berikan ASI pada si kecil atau berikan cemilan kesukaan si kecil untuk menghindari sakit telinga akibat kebisingan mesin pesawat. Untuk menjaga kenyamanan Anda, lebih baik Anda jangan terlalu membawa barang yang terlalu banyak. Ketika dibawa ke kabin pesawat, simpan saja satu tas untuk keperluan popok, makanan dan juga mainan.

Kereta

Alat transportasi kedua yang dapat Anda pilih ialah dengan menggunakan kereta. Perjalanan dengan menggunakan kereta mungkin terbilang lebih santai dibanding dengan melakukan perjalanan menggunakan kereta api. Jika Anda memilih kereta, usahakan untuk merencanakan rute agar dapat sampai ke tempat tujuan dan pilihlah tempat duduk yang dekat dengan jendela agar dapat melihat keluar kereta dengan mudah. Selain itu, Anda juga dapat merencanakan kendaraan berikutnya ketik Anda sudah turun dari kereta api, bila perlu pesan taksi atau kendaraan sewaan. Melakukan perjalanan dengan menggunakan kereta tentunya terbilang lebih leluasa untuk bergerak.

Mobil

Cara selanjutnya yang dapat Anda pilih dalam melakukan perjalanan ialah dengan menggunakan mobil. Cara ini disebut sebagai cara yang paling aman untuk melakukan perjalanan dengan si kecil. Dalam melakukan perjalanan tentunya Anda harus menyiapkan kursi bayi (baby seat). Beberapa model baby seat tentunya akan membuat bayi Anda merasa lebih nyaman. Hal ini dikarenakan beberapa baby seat sudah memenuhi standar keamanan yang paling tepat.

Untuk kaca mobil juga tentunya harus ANnda perhatikan, kaca mobil yang gelap dapat menghindari mata dan juga kulit bayi dari paparan sinar matahari secara langsung. Buatlah mobil Anda selalu dalam keadaan sejuk sehingga bayi Anda tidak rewel dan juga tidak kepanasan. Mainkan musik-musik yang cukup tenang untuk lebih menikmati perjalanan Anda dengan si kecil.

Tentukan jadwal yang fleksibel

Setelah kita memilih alat transportasi yang paling tepat dalam melakukan perjalanan dengan si kecil. Sekarang saatnya untuk menentukan jadwal dalam melakukan perjalanan. Alangkah baiknya jika Anda melakukan perjalanan pribadi dibandingkan dengan melakukan perjalanan rombongan atau tur. Hal ini dikarenakan perjalanan rombongan biasanya mempunyai jadwal yang cukup padat dalam melakukan berbagai aktivitas yang lainnya.

Untuk itu, melakukan perjalanan sendiri dirasa lebih aman dan juga leluasa dalam mengatur jadwal. Bagaimanapun juga, jika melakukan perjalanan dengan si kecil, tidak jarang si kecil yang rewel karena mengantuk dan juga cape. Jika kita melakukan perjalanan pribadi, tentunya kita dapat dengan mudah mengatur waktu untuk beristirahat terlebih dahulu. Jika kita melakukan perjalanan yang cukup jauh, ada baiknya jika kita menggunakan hari pertama ketika sudah sampai tempat tujuan untuk beristirahat sekaligus mengenalkan tempat baru kepada si kecil.

Membawa obat-obatan

Dalam melakukan perjalanan dengan si kecil tentunya Anda jangan luap untuk selalu mempersiapkan obat-obatan standar P3K yang kemungkinan akan dibutuhkan oleh si kecil. Seperti halnya obat merah, betadin dan juga parasetamol. Obat-obatan tersebut tentunya dapat disertakan dengan daftar barang yang akan Anda bawa. Tentunya, Anda tidak akan pernah tahu kapan di kecil akan membutuhkannya. Obat-obatan yang dibawa oleh Anda tentunya menghindari adanya sesuatu hal yang terjadi pada si kecil dalam perjalanan ataupun ketika sudah sampai di tempat tujuan.

Siapkan pakaian yang nyaman

Tips selajutnya yang harus Anda lakukan ketika hendak melakukan perjalanan dengan si kecil ialah pastikan Anda membawa pakaian si kecil yang akan membuatnya nyaman. Pastinya setiap orang tua menginginkan anaknya terlihat modis dan juga stylish. Namun, selain ingin terlihat modis, Anda juga harus memberikan pakaian yang nyaman bagi si kecil. Untuk pakaian, pastikan Anda memilih pakaian yang lembut dan juga menyerap keringat dengan baik.  Alangkah baiknya jika Anda memilih pakaian si kecil yang sangat mudah untuk dibawa dan juga di buka. Hal ini tentunya untuk menghindari si kecil yang tiba-tiba muntah dan juga buang  air besar ketika dalam perjalanan.

Siapkan baju hangat dan selimut

Untuk melakukan perjalanan yang cukup jauh, ada baiknya jika Anda selalu membawa baju hangat dan juga selimut agar dapat melindungi si kecil dari cuaca yang tentu bisa berubah secara tiba-tiba. Hal ini dikarenakan cuaca sangat sulit untuk diprediksi. Baik menggunakan kendaraan pribadi maupun angkutan umum, tentunya pakaian hangat memang sangat penting untuk dibawa. Tentunya, Anda juga tidak ingin jika si kecil terserang penyakit masuk angin dan juga flu selama berpergian.

Pisahkan pakaian dan juga perlengkapan bayi

Bagaimanapun juga, membawa tas kecil ketika hendak melakukan perjalanan ialah sebuah keharusan bagi Anda. Hal ini tentunya menjadi cara dan juga persiapan yang memang harus dilakukan. Tas kecil khusus yang dapat digunakan untuk menyimpan perlengkapan bayi dan juga pakaian bayi tentu akan membuat kita jauh lebih mudah dalam membawa dan juga mendapatkannya ketika memang dibutuhkan. Perlengkapan bayi seperti minyak telon, popok, handuk kecil dan juga pakaian ganti lainnya memang menjadi beberapa perlengkapan yang memang harus dibawa ketika melakukan perjalanan dengan bayi. Tujuannya tidak lain ialah untuk memudahkan Anda dalam mengganti pakaian bayi ketika buang air kecil ataupun besar.

Bawa makanan kecil

Bagi bayi yang sudah diberikan MPASI, ada baiknya jika Anda selalu membawa makanan kecil seperti biskuit, roti, buah-buahan dan juga daging. Hal ini tentunya untuk mengatasi perut bayi agar tidak kosong. Bagaimanapun juga, perut yang kosong akan membuat pertahanan tubuh menjadi lebih lemah sehingga tidak heran bayi terkena masuk angin. Atau bisa juga tertular penyakit dari bayi lain ataupun orang dewasa.

Bawa mainan

Perlengkapan yang satu ini memang jangan pernah Anda lewatkan, pasalnya dengan membawa mainan akan mudah mengalihkan perhatian si kecil. Hal ini tentunya tidak jarang bayi yang rewel dan juga menangis ketika dalam perjalanan. Pastikan untuk membawa mainan yang memang disukai oleh si kecil dan juga mudah untuk dibawa. Pastikan mainan tersebut tidak tertinggal di tempat tujuan Anda.

Bawa minuman

Selain makanan kecil dan juga mainan, perlengkapan yang harus selalu Anda bawa yakni minuman. Tentunya, minuman disini dapat berupa susu ataupun air mineral jika usia si kecil sudah memasuki 1 tahun. Bagaimanapun juga kebutuhan cairan si kecil ketika dalam perjalanan memang harus dipentingkan. Hal ini tentunya dapat menghindari kekurangan cairan tubuh atau dehidrasi ketika sedang melakukan perjalanan.

Melakukan perjalanan dengan si kecil memang harus memperhatikan beberapa hal yang harus Anda lakukan. Perlengkapan si kecil dan juga faktor keselamatan si kecil memang menjadi satu poin terpenting dalam melakukan perjalanan. Untuk itu, pastikan Anda selalu melakukan tips dan juga hal-hal  yang harus dilakukan ketika melakukan perjalanan dengan bayi. Semoga bermanfaat!

Cara Merawat Bayi Perempuan – Merawat bayi perempuan memang terbilang susah susah gampang. Hal ini dikarenakan bayi perempuan memang memiliki banyak sekali perawatan yang harus dilakukan dengan cara yang cukup tepat. Untuk itu, kami sajikan beberapa cara merawat bayi perempuan yang memang harus Anda lakukan!

Melahirkan seorang anak tentunya menjadi momen yang sangat membahagiakan bagi para orang tua. Terlebih jika Anda memang benar-benar menginginkan jenis kelamin bayi yang sesuai dengan apa yang Anda inginkan. Tidak jarang para orang tua yang menginginkan seorang anak perempuan. Bayi perempuan memang akan terlihat sangat lusu terlebih ketika mereka masih bayi.

Tidak seperti bayi laki-laki, bayi perempuan tentunya akan terlihat sangat menggemaskan. Dengan memakai banyak aksesoris dan juga baju yang bervariatif. Tentunya, bayi perempuan Anda akan terlihat sangat menggemaskan. Banyak bayi perempuan yang kerap memakai berbagai aksesoris seperti bando, turban, jepitan rambut dan juga syal. Aksesoris tersebut tentunya menambah penampilan bayi perempuan Anda menjadi sangat lucu dan juga menggemaskan.

Akan tetapi, ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui ketika merawat bayi perempuan. Hal ini dikarenakan bayi perempuan tidak seperti bayi laki-laki. Dibutuhkan satu langkah perawatan yang lebih dibandingkan dengan merawat bayi perempuan. Tentunya, hal tersebut berhubungan dengan perawatan kelamin bayi perempuan tersebut. Baca juga: Susu Formula Menyebabkan Bayi Obesitas, Benarkah?

Cara Merawat Bayi Perempuan

cara merawat bayi perempuan

Seperti yang sudah kami sebutkan di atas bahwa merawat bayi perempuan memang terbilang susah dan juga gampang. Beberapa hal-hal khusus dalam merawat bayi perempuan memang menjadi hal yang harus dilakukan. Bayi perempuan memang memiliki kriteria khusus dalam hal perawatan tubuh. Tentunya, hal ini memang benar-benar harus dilakukan mengingat bayi perempuan berkaitan dengan perawatan organ intim.

Jika Anda kebetulan memiliki atau baru saja melahirkan anak perempuan. Pastinya, Anda harus melakukan beberapa cara dalam melakukan perawatan pada bayi perempuan. Untuk itu, berikut kami sajikan beberapa cara merawat bayi perempuan yang bisa Anda lakukan sekarang juga. Yuk kita langsung simak saja beberapa cara di bawah ini! Lihat juga: 10 Dampak Kelebihan Garam Pada Bayi Yang Wajib Diketahui

Perawatan Organ Intim

Hal pertama daam cara merawat bayi perempuan yang harus Anda lakukan ialah melakukan perawatan pada bagian organ intim bayi perempuan. Hal ini dikarenakan organ intim perempuan memang terbilang sangat penting untuk di jaga. Bagaimanapun juga, organ intim bayi perempuan memang lebih rentan dibandingkan dengan organ intim bayi laki-laki. Ketika bayi perempuan buang air besar dan juga buang air kecil. Tentunya Anda harus membersihkan bagian organ intim bayi perempuan Anda secara detail.

Ketika Anda hendak membersihkan bagian organ intim, Anda tidak perlyu membuka bibir vagina ataupun vulva. Satu cara yang harus Anda lakukan ialah dengan membersihkan kulit di sekitar organ intim dengan menggunakan air yang mengalir ataupun kapas basah. Bersihkan pada area bagian depan ke arah belakang hingga ke bagian anus. Langkah ini untuk menghindari timbulnya kuman dan juga bakteri pada organ intim. Jangan sampai Anda terbalik ketika membersihkan area vagina. Setelah bagian organ intim bayi Anda sudah bersih, keringkan bagian organ intim tersebut dengan menggunakan handuk kering ataupun tisu. Dalam membersihkan area vagina, Anda tentunya dapat pula menggunakan air hangat. Hindari penggunaan sabun ketika membersihkan area vagina bayi Anda.

Hindari Pemberian Bedak Pada Alat Kelamin

Tidak jarang para orang tua yang kerap menaburkan bedak ketika selesai membersihkan alat kelami bayi perempuan. Hal ini tentunya bertujuan untuk membuat kulit kelamin perempuan menjadi lembut dan juga tidak iritasi. Akan tetapi, anggapan tersebut tidaklah benar, menaburkan bedak pada alat kelamin perempuan justru akan membuatnya lebih kering dikarenakan bedak banyak mengandung bahan kimia yang cukup berbahaya.

Jika dilakukan secara terus menerus dan juga diberikan setiap kali membersihkan alat kelamin. Kemungkinan bahan kimia tersebut akan secara tidak langsung masuk ke dalam vagina dan tentunya akan berdampak buruk ketika ia sudah tumbuh dewasa nanti. Tidak jarang taburan bedak tersebut akan masuk ke sistem urin sehingga akan berisiko terkena infeksi saluran kencing. Selain itu, bedak juga dapat menyebabkan batuk dan juga asma pada bayi.

Memandikan Bayi Perempuan

Pada umumnya cara memandikan bayi laki-laki dan juga bayi perempuan memang sama saja. Akan tetapi, ada beberapa poin yang memang menjadi pembeda antara memandikan bayi laki-laki dan juga perempuan. Dikarenakan kulit bayi masih sangat sensitif tentunya Anda harus benar-benar memperhatikan cara memandikan bayi tersebut. Untuk bayi perempuan, berikut kami sajikan beberapa cara memandikan bayi perempuan berikut ini:

– Siapkan semua keperluan dalam memandikan bayi ketika ia masih tidur ataupun masih tenang

– Siapkan air hangat atau suam-suam kuku dalam bak mandi secukupnya

– Lepaskan pakaian bayi dan popok ketika air hangat memang sudah siap

– Usapkan air pada tubuh bayi dengan menggunakan handuk yang cukup lembut ketika bayi bisa dimandikan pada bak mandi

– usapkan sabun pada tubuh bayi dengan lembut dan juga hati-hati. Hindari mata bayi agar tidak terkena cipratan sabun

– Bersihkan seluruh area tubuh bayi termasuk area organ intim

– Jika sudah semuanya dibersihkan, angkat bayi dan pakaikan handuk dengan segera agar bayi tidak kedinginan

– Setelah itu, keringkan tubuh bayi dengan menggunakan handuk secara lembut

– Periksa terlebih dahulu apakan bagian kelamin bayi perempuan Anda sudah kering ataukah masih basah, jika masih basah usap dengan menggunakan handuk sampai kering

– Gunakan minyak telon yang cocok bagi bayi Anda untuk memberikan kehangatan pada bayi, lalu kenakan pakaian

– Gunakan sarung tangan dan juga sarung kaki

– Sisir rambut bayi dengan lembut menggunakan sikat khusus agar terlihat lebih bersih dan juga rapi

Potong Kuku Secara Rutin

Baik bayi laki-laki maupun perempuan memang memerlukan perawatan khusus dalam hal pemotongan kuku. Anda tentunya harus memotong kuku bayi Anda secara rutin agar terhindar dari kotoran yang nantinya akan berkembang pada kuku dan juga tangan bayi Anda. Hal ini tentunya akan memberikan peluang untuk kotoran dan juga cacing bisa tumbuh di dalam kuku tersebut.

Tidak jarang bayi yang kerap memegang sesuatu dan juga memasukkan ke dalam mulutnya. Jika kuku bayi perempuan panjang dan juga kotor, tentunya tidak menutup kemungkinan kuman dan juga kotoran akan langsung masuk ke dalam mulut bayi. Kebiasaan memasukkan benda pada mulut tentunya akan berdampak buruk pada kesehatan bayi dan akan menyebabkan bayi cacingan dan juga diare. Selain itu, menjaga kuku harus dilakukan sebagai kebiasaan yang baik ketika ia tumbuh dewasa.

Merawat Rambut Bayi

Bagi bayi perempuan, rambut memang harus dijaga dan di rawat sebaik mungkin. Bagaimanapun juga, rambut memang menjadi mahkota bagi bayi perempuan. Tentunya, bayi perempuan harus memiliki rambut yang lebat, indah dan juga panjang. Untuk itu, diperlukan cara yang cukup intensif dalam merawat rambut bayi perempuan. Berikut beberapa hal yang harus Anda lakukan dalam merawat rambut pada bayi perempuan yaitu sebagai berikut:

– Pastikan Anda untuk selalu mencuci rambut bayi perempuan Anda secara rutin agar selalu terlihat bersih

– Anda juga perlu membersihkan kulit kepala bayi agar akar rambut dapat tumbuh dengan sehat

– Gunakan produk khusus yang memang cocok untuk produk sampo dan juga pelembab rambut bayi

– Jangan sekali-kali menggunakan produk sampo dewasa karena dapat merusak rambut bayi

– Jika sudah dibersihkan dan diberi sampo, segera keringkan rambut bayi Anda

– Segera keringkan rambut sehabis dicuci

– Sisir rambut bayi dengan menggunakan sikat khusus agar terlihat rapi dan juga indah

– Jangan mengikat rambut bayi karena dapat merusak pertumbuhan rambut. Selain itu, mengikat rambut terlalu erat akan membuat bayi merasa kesakitan dan juga rewel

– Agar penampilan bayi perempuan Anda lebih cantik dan juga menarik. Anda tentunya dapat memberikan aksesoris kepala seperti bandana, pita rambut dan juga topi

Ganti Popok Bayi Perempuan

Ketika bayi Anda buang air kecil ataupu besar, tentunya Anda harus mengganti popok bayi dengan cepat. Jangan dibiarkan popok terlalu lama karena akan memberikan peluang bagi kuman dan juga bakteri untuk tumbuh di bagian alat kelamin. Ada beberapa hal yang memang harus diperhatikan ketika bayi buang air kecil dan dibiarkan terlalu lama. Dimungkinkan bakteri dan juga kuman akan masuk ke dalam vagina sehingga akan masuk ke dalam sistem urin dan berisiko terkena infeksi saluran kencing.

Berikut kami sajikan beberapa langkah yang dapat Anda lakukan ketika mengganti popok pada bayi, diantaranya:

– Periksa popok secara berkala tanpa menundanya karena akan membuat bayi merasa tidak nyaman. Ini tentunya sangat tepat untuk menghindari bayi terkena iritasi dan juga infeksi organ kelamin.

– Jika bayi Anda buang air kecil dan buang air besar, bersihkan bagian anus, organ kelamin dan juga saluran urin dengan tepat. Anda tentunya dapat membersihkan lap basah yang sudah direndam menggunakan air hangat sebelumnya.

– Jangan lupa untuk membersihkan bagian selangkangan dengan menggunakan handuk hangat untuk mencegah iritasi

– Tunggu sebentar setelah di lap agar kering. Jangan langsung menggunakan popok karena akan membuat organ kelamin bayi perempuan Anda menjadi lembap.

Cara Merawat Kulit Bayi

Kulit bayi memang sangat sensitif dan juga masih rentan. Tentunya, Anda sangat menginginkan memiliki bayi perempuan yang kelak akan tumbuh dengan cantik dan memiliki kulit yang lembut. Untuk itu, merawat kulit bayi memang sangat diperlukan agar kulit bayi Anda bersih dan juga lembut. Berikut kami sajikan beberapa tips dan juga cara dalam merawat kulit bayi diantaranya:

– Terlebih dahulu kenali jenis kulit bayi perempuan Anda. Masalah kulit tentunya dapat juga dialami oleh bayi perempuan. Jenis kulit bayi tentunya bervariasi, ada yang normal dan juag sensitif. Bagi bayi perempuan yang memiliki kulit yang normal tentunya lebih mudah dirawat dibandingkan bayi yang memiliki kulit sensitif.

– Jika sudah diketahui jenis kulit bayi perempuan Anda, alangkah baiknya jika Anda memeriksakan diri ke dokter kulit untuk mendapatkan saran dalam merawat kulit bayi perempuan Anda.

– Berikan pakaian yang khusus agar mudah menyerap keringat sehingga bayi Anda akan terhindari dari infeksi dan juga iritasi.

– Berikan pelembab khusus untuk menjaga kulit bayi agar lembut dan tidak kering.

– Berikan perhatian juga jika bayi Anda mengalami alergi dan menunjukkan reaksi alergi dan iritasi pada kulit bayi perempuan tersebut.

Pahami Karakter Bayi Perempuan

Tidak hanya mengenai perawatan kulit dan juga tubuh saja. Anda tentunya harus memahami karakter bayi perempuan sebaik mungkin. Hal ini dikarenakan karakter bayi perempuan dan juga laki-laki berbeda. Karakter bayi perempuan memang identik dengan kelembutan. Selain itu, bayi perempuan juga lebih cepat berkembang dibandingkan dengan bayi laki-laki dalam hal kemampuan motorik halusnya.

Bayi perempuan memang lebih cepat berbicara, pandai meniru dan juga terampil. Dengan Anda mengetahui karakter bayi perempuan, tentunya Anda dapat menghadapi dan juga menstimulasi bayi perempuan dengan cukup mudah. Jangan lupa bahwa bayi perempuan harus diperlakukan sesuai dengan gendernya.

Waspadai Bayi Perempuan Mengalami Keputihan

Selain orang dewasa, bayi perempuan juga rentan mengalami keputihan. Hal ini tentunya Anda keliru dan juga tidak membersihkan organ intim bayi perempuan dengan sebaik-baiknya. Pemakaian popok dan juga pampers dalam keadaan lembap dan juga basah dalam waktu yang cukup lama akan menjadi beberapa penyebab penyakit yang lain. Alangkah baiknya jika popok diganti setiap 4 jam sekali atau setelah buang air besar.

Fakta Vagina Bayi Perempuan

Tidak dapat dipungkiri bahwa bayi perempuan memang diperlukan cara khusus untuk merawat bagian vagina. Hal ini tentunya menjadi cara yang harus Anda lakukan dalam merawat bagian vagina bayi perempuan. Ada beberapa fakta mengenai vagina bayi perempuan yang harus Anda ketahui, diantaranya:

– Bibir vagina bayi bengkak saat lahir

Jika Anda mendapati bibir vagina bayi perempuan bengkak saat lahir. Kondisi ini tentunya tidak perlu Anda khawatirkan bahkan beberapa bayi mengalami pembengkakan yang cukup serius. Hal ini dikarenakan adanya cairan ekstra dan juga faktor hormon pada tubuh bayi perempuan. kondisi bibr vagina akan membaik dalam waktu 10 hari.

– Ada cairan selain pipis

Pada minggu pertama sejak bayi perempuan Anda dilahirkan. Bayi akan mengalami cairan lendir yang keluar dari vagina. Hal ini juga tidak perlu Anda khawatirkan karena hanya bagian dari faktor hormon.

– Mengganti diapers lebih lama

Jika pada anak laki-laki, mengganti popok cukup mudah dan cepat. Beda halnya dengan bayi perempuan. Tentunya, ada beberapa sudut dan juga lipatan pada bagian organ genital yang memang perlu dan harus dibersihkan.  Jangan lupa untuk selalu membersihkan dari arah depan ke arah belakang ketika membersihkan organ intim wanita.

– Bayi bermain dengan alat kelamin

Seperti halnya pada bayi laki-laki, bayi perempuan juga kerap memainkan alat kelaminnya. Hal tersebut tentunya menjadi salah satu bagian dari pertumbuhan dan perkembangan bayi yang cukup normal.

Mereawat organ intim bayi perempuan memang menjadi hal yang harus Anda lakukan. Hal ini dikarenakan organ intim bayi perempuan memang lebih rentan dan juga sensitif dibandingkan dengan bayi laki-laki. Untuk itu, Anda harus secara telaten dan juga tepat dalam merawat bayi perempuan. Cara merawat bayi perempuan memang terbilang mudah dan juga susah tergantung dari langkah yang kita lakukan ketika merawat bayi tersebut. Itulah beberapa cara merawat bayi perempuan yang harus Anda lakukan sekarang juga. Semoga bermanfaat!

Mempunyai bayi berat bayi lahir rendah memang membutuhkan perawatan tersendiri yang harus Anda lakukan dirumah. Anda harus memperhatikan beberapa cara dan tips merawat bayi bblr yang harus dilakukan agar kesehatan bayi Anda terjaga dan dapat tumbuh dengan sempurna.

Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) memang dapat dikatakan sebagai bayi yang beresiko tinggi baik dari fisik maupun non fisik. Tentunya, Anda harus melakukan perawatan khusus bagi bayi berat lahir rendah dibanding dengan bayi lahir normal. Perawatan bayi bblr harus dilakukan dengan baik untuk menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan.

Tips Merawat Bayi BBLR

tips merawat bayi bblr

Penyebab Bayi Lahir Dengan Berat Rendah

Segala sesuatu yang terjadi tentu ada penyebabnya, termasuk pada bayi lahir dengan berat rendah. Dengan mengetahui beberapa penyebab pada bayi berat lahir rendah, Anda dapat menghindari beberapa hal tersebut dengan baik. BBLR disebabkan oleh beberapa faktor yang berkaitan dengan kesehatan ibu dan juga pada saat kehamilan. Berikut ini beberapa penyebab berat bayi lahir rendah, diantaranya:

1. Gizi ibu sebelum hamil

Meskipun seorang ibu belum mengalami kehamilan, namun status gizi pada sang ibu sebelum hamil ikut menentukan perkembangan bayi. Pasalnya, gizi yang harus diperoleh oleh seorang ibu sebelum hamil ikut mendukung asupan gizi bayi di dalam kandungan. Tentunya, kecukupan status gizi pada saat kehamilan dapat dinilai dengan menggunakan indeks masa tubuh. Baca juga : Apa Pentingnya Imunisasi Campak Dan Rubella Untuk Anak Anda

Salah satu fakta menyebutkan bahwa wanita dengan berbadan kurus yang ditunjukkan oleh IMT < 18,5 berpeluang dua kali lebih besar untuk melahirkan berat bayi lahir rendah dibandingkan dengan wanita dengan IMT > 18,5. Tentunya, angka yang ditunjukkan oleh IMT sebelum hamil dapat dijadikan penentu dalam menggambarkan perkembangan bayi pada nantinya. Namun, tidak sedikit juga ibu dengan berat badan kurus justru memiliki bayi dengan berat badan yang stabil bahkan gemuk.

2. Kurangnya asupan nutrisi ibu ketika sedang hamil

Jika Anda memang sedang hamil, maka asupan nutrisi pada makanan dan minuman yang Anda konsumsi ikut menentukan berat bayi pada saat persalinan nanti. Selain membuat tubuh ibu menjadi lebih kuat, gizi dan nutrisi dari seorang ibu juga sangat andil dalam mendukung perkembangan bayi. Jika seorang ibu tidak terpenuhi asupan gizinya, maka otomatis bayi Anda pun sepertu demikian. Maka dari itu, penuhi asupan gizi dan nutrisi dengan cukup yang diperlukan untuk perkembangan ibu dan bayi Anda.

3. Berat badan ibu ketika sedang hamil

Pada umumnya berat badan seorang wanita hamil mengalami peningkatan sebesar 11 kg sampai 18 kg bahkan lebih. Jika ibu cenderung memiliki berat badan yang stabil dan tetap dengan usia kehamilan yang terus maju, maka Anda harus waspada akan hal ini. Kemungkinan besar bayi dan tubuh Anda tidak mengalami peningkatan berat badan yang seharusnya didapatkan ketika sedang hamil. Hal ini tentu berkaitan dengan asupan nutrisi dan gizi pada ibu hamil. Peningkatan berat badan yang cukup drastis dapat meminimalisir resiko berat bayi lahir rendah.\

4. Usia muda ketika seng hamil

Inilah kenapa kehamilan usia dini tidak diperbolehkan di dalam dunia medis. Selain kondisi fisik ibu yang belum siap untuk mengandung, kehamilan usia dini juga dapat menyebabkan resiko berat bayi lahir rendah. Kehamilan pada usia remaja sekitar 13-19 tahun sangat beresiko yang akhirnya mengakibatkan berat bayi lahir rendah lebih tinggi dan terus naik hampit mencapai 50% dari kasus kehamilan. Faktanya, tubuh dan rahim seorang remaja belum siap untuk mengalami kehamilan dikarenakan organ reproduksi masih sangat dini. Selain itu disebabkan oleh asupan nutrisi dan gizi ibu hamil usia muda yang tidak terlalu diperhatikan.

5. Jarak waktu kelahiran anak

Dengan menjaga jarak melahirkan anak, maka Anda sedikitnya mencegah terjadinya berat bayi lahir rendah. Jika ibu tidak mengatur jarak kelahiran pada Anak, dimungkinkan pada kehamilan yang kedua, seorang ibu belum menyimpan nutrisi dan gizi yang diperlukan dalam proses kehamilan. Tentunya, kebutuhan nutrisi pada ibu hamil akan terus meningkat seiring dengan usia kehamilan. Fakta membuktikan setidaknya berat bayi lahir rendah dapat terjadi pada ibu yang melahirkan anak dengan interval waktu sekitar 24 bulan dari kelahiran anak sebelumnya.

6. Hamil bayi kembar

Penyebab BBLR berikut ini memang umum terjadi pada seorang ibu dengan kehamilan bayi kembar. Kehamilan yang lebih dari satu menyebabkan seorang ibu harus membagi gizi dan nutrisi pada dua orang bayinya sehingga akan terjadi kurangnya asupan nutrisi dan gizi pada kedua bayi. Bayi kembar juga sangat rentan memiliki tubuh yang sangat kecil dikarenakan adanya batasan tempat untuk berkembang saat didalam rahim. Untuk itu, jika Anda sudah dapat mendeteksi bahwa Anda hamil dengan dua anak, maka sebaiknya Anda ekstrak banyak mengonsumsi makanan dan minuman yang mengandung banyak nutrisi yang memang diperlukan dalam mendukung perkembangan kedua bayi Anda.

7. Kesehatan ibu yang buruk

Bagaimanapun juga kehamilan dengan bayi yang sehat dipengaruhi oleh sehat atau tidaknya seorang ibu. Jika seorang ibu sehat, maka sangat besar bayi yang dikandung juga sehat, sebaliknya jika kondisi kesehatan ibu tidak baik, tidak menutup kemungkinan bayi Anda pun kurang sehat. Tidak hanya masalah fisik, tetapi juga kesehatan psikologis pada si ibu. Beberapa masalah kesehatan yang kerap dialami oleh seorang ibu yang sedang hamil dan beresiko melahirkan bayi berat rendah diantaranya anemia, infeksi, komplikasi kehamilan, riwayat keguguran, pregnancy blues dan juga paparan asap rokok dan alkohol.

8. Gaya hidup

Gaya hidup seseorang memang sangat menentukan kesehatan seseorang tersebut. Seperti pada ibu yang sedang hamil, gaya hidup yang sangat buruk selama hamil memang beresiko mengalami kelahiran bayi berat rendah. Gaya hidup yang tidak sehat seperti merokok, minum alkohol dan juga mengonsumsi obat-obatan yang tidak sesuai dengan resep dokter sangat berakibat untuk mendapatkan berat bayi lahir rendah.

Perbedaan Berat Bayi Lahir Rendah Dengan Bayi Prematur

tips merawat bayi bblr

Apakah berat bayi lahir rendah sama dengan bayi prematur? Pertanyaan tersebut sering diajukan oleh banyak wanita terutama yang memiliki bayi dengan kondisi seperti itu. Mereka tentunya ingin mengetahui apakah memang BBLR sama dengan bayi prematur ataukah tidak.

Membandingkan berat bayi lahir rendah dengan bayi prematur memang sangatlah tidak dibenarkan. Namun, hal ini harus dilakukan agar Anda dapat memahami keunikan pada bayi termasuk pada bayi berat bayi lahir rendah dan juga bayi prematur.

Ciri-Ciri Pada Berat Bayi Lahir Rendah

Pada umumnya, bayi yang disebut dengan berat bayi lahir rendah apabila berat bayi kurang dari 2,5 kg saat dilahirkan. Tubuh bayi BBLR tampak lebih kecil dengan kulit yang keriput. Berat bayi lahir rendah mendapatkan usia kehamilan sampai waktunya ataupun belum waktunya.

Berat bayi lahir rendah biasanya memiliki panjang kurang dari 45cm dengan kepala lebih besar dari badan. Tulang rawan pada daun telinga dapat terlihat dengan jelas belum sempurna pertumbuhannya. Lapisan lemak pada kulit sangat tipis dengan rambut lanugo yang cukup banyak. Bayi BBLR memiliki pernapasan yang tidak beraturan. Kepala tidak dapat berdiri dengan tegak serta fungsi syaraf yang belum efektif sehingga tangisan bayi begitu sangat lemah. Kira-kira pernapasan bayi BBLR berkisar antara 40-50 kali/menit dengan denyut nadi sekitar 100-140 kali/menit.

Berat bayi lahir rendah memang memiliki resiko kedinginan yang cukup hebat serta kerap mengalami gangguan pada pernapasan dan juga infeksi karena kuman.

Ciri – Ciri Pada Bayi Prematur

Lalu, bagaimana dengan bayi kurang bulan atau prematur? Perbedaannya antara berat bayi lahir rendah dengan bayi prematur memang tampak disini. Bayi yang dikatakan BBLR adalah bayi mengalami kondisi dengan berat badan yang rendah dengan umur kehamilan yang cukup atau yang tidak cukup. Sedangkan bayi prematur adalah kelahiran bayi yang disebabkan oleh kurangnya usia kehamilan atau lahir sebelum waktunya. Pada umumnya berat badan pada bayi prematur cenderung normal sesuai dengan usia kehamilan, hanya saja usia kehamilan belum mencukupi.

Ciri-ciri bayi prematur yang lainnya antara lain memiliki kulit yang sangat tipis, seluruh tubuhnya tertutup oleh lanugo, refleks belum sempurna sehingga kesulitan saat bayi menyusu, kulit terlihat lebih merah, pernapasan belum sempurna, garis kaki dan garis tangan sangat tipis, juga ukuran kepala yang tidak proporsional.

Tips Merawat Bayi BBLR

tips merawat bayi bblr

Setelah kita mengetahui penyebab dan ciri-ciri bayi BBLR, maka poin selanjutnya yang harus Anda cari tahu bagaimana cara dan tips merawat bayi BBLR dengan benar. Hal ini dimaksudkan agar para orang tua yang memiliki anak BBLR dapat tumbuh dengan sempurna seperti anak normal pada umumnya.

Tips merawat bayi BBLR hampir sama dengan merawat bayi prematur dikarenakan penyebab serta ciri-ciri yang hampir sama pula. Tentunya, tips merawat bayi BBLR ini dimaksudkan untuk mengurangi resiko gangguan akan perkembangan dan masalah kesehatannya. Berikut ini beberapa tips merawat bayi BBLR yang umum dilakukan oleh banyak orang tua, diantaranya:

Pemberian ASI Eksklusif

Memberikan ASI eksklusif pada bayi memang sangat dianjurkan bagi para ibu baik untuk bayi lahir normal, bayi prematur maupun bayi BBLR. Seperti yang kita tahu bahwa ASI merupakan makanan yang terbaik bagi bayi. ASI memang didapatkan langsung dari ibu yang berasal dari sisa-sisa nutrisi dan gizi yang dikonsumsi oleh ibu. Pada ASI terdapat beberapa kandungan yang bernilai tinggi seperti protein, bermacam-macam asam, laktalbumin dan zat yang bermanfaat untuk kekebalan tubuh bayi.

Ada beberapa cara seorang ibu memberikan ASI untuk anaknya antara lain menyusu langsung, memakai dot atau memakai sendok. Namun, cara yang terbaik untuk memberikan ASI pada anak ialah dengan diberikan langsung melalui payudara. Dianjurkan untuk memberikan ASI sedikit demi sedikit namun sering untuk mencukupi kebutuhan si kecil.

Berikan Pakaian Yang Nyaman

Bagi bayi BBLR tentu saja mengalami suhu badan yang kedinginan dikarenakan jaringan lemak pada kulit masih sangat tipis. Berikan pakaian yang cukup tebal untuk menghindari tubuh bayi dari kedinginan. Hal yang perlu Anda tahu, jangan sampai menunda popok bayi sampai basah karena ompol. Segeralah mengganti popok dengan yang kering dan bersih agar dapat memberikan kenyamanan pada bayi Anda. Hal ini tentunya menghindari terjadinya kuman pada ompol dan basah berlebih pada tubuh bayi.

Berikan kehangatan pada bayi

Tips merawat bayi BBLR berikut ini, seorang ibu wajib memberikan kehangatan pada tubuh bayi. Ketika hendak mengganti baju bayi, jika memang diperlukan berikanlah secukupnya penghangat seperti minyak telon pada tubuh bayi agar bayi tetap merasa hangat.

Jaga kebersihan lingkungan

Bagaimanapun juga bayi BBLR memang sangat rentan terserang penyakit. Hal ini diakibatkan oleh kondisi tubuh bayi yang masih lemah serta imun tubuh yang belum memadai. Tentu saja, ini tugas bagi orangtua untuk selalu menjaga lingkungan tetap bersih. Orangtua hendaklah mencuci dulu tangan menggunakan sabun atau mengganti dulu baju setelah pulang beraktifitas diluar sana. Virus dan juga bakteri dari luar dapat juga menempel pada tubuh dan pakaian Anda. Untuk itu, sangatlah disarankan untuk menjaga kebersihan untuk melindungi bayi Anda dari hal-hal yang tidak kita inginkan.

Menggunakan sorot lampu

Bayi berat lahir rendah jika dirawat di rumah, maka Anda harus mempersiapkan lampu sorot untuk menyinari tubuh bayi. Lampu sorot disini sebagai pengganti inkubator seperti di rumah sakit. Rasa hangat yang dihasilkan oleh lampu dapat membuat tubuh bayi merasa hangat dan tidak kedinginan. Namun, Anda harus berhati-hati ketika memasangkan lampu sorot.

Untuk itu, sebaiknya letakan sedikit lebih jauh dari bayi dan hindari menyorot bagian mata. Anda dapat memasang penghalang pada bagian mata bayi dengan kain atau kardus. Satu lagi, Anda dianjurkan untuk menyorot bagian dada, untuk itu tempatkan lampu sorot disamping kasur bayi anda, jangan diatas kepalanya. Hal ini untuk menghindari mata juling pada bayi. Tips merawat bayi BBLR dengan teknik ini memang perlu dilakukan terutama merawat bayi di rumah.

Menemani bayi tidur

Tips merawat bayi BBLR berikut ini sebaiknya dilakukan pada bulan pertama usia bayi. Menemani bayi tidur bukan berarti Anda juga tidur. Hal ini lebih pada perbuatan Anda seperti menggendong bayi atau diletakkan pada pangkuan ibu ketika sedang tertidur. Bayi sebaiknya diletakkan lebih dekat dengan ibu saat tidur terutama pada malam hari.

Memonitor perkembangan bayi

Bayi BBLR memang memerlukan pengawasan dengan tips merawat bayi BBLR yang lebih khusus dari bayi-bayi normal pada umumnya. Selalu mengecek perkembangan bayi Anda secara rutin ke bidan atau ke dokter untuk melihat kemajuan pada bayi Anda. Untuk itu, selalu lakukan pengawasan pada bayi secara teratur dan rutin untuk memperhatikan sistem pernapasan pada bayi, permukaan kulit serta suhu tubuh pada bayi.

Jika bayi Anda mengalami gejala seperti sakit kuning, sesak nafas, demam, bayi tidak mau menyusu, bayi terlihat lemas bahkan tidak sadarkan diri, maka segeralah pergi ke bidan atau dokter untuk segera melakukan pemeriksaan.

Tips Merawat Bayi BBLR Dengan Metode Kanguru

tips merawat bayi bblr

Terdapat pula tips merawat bayi BBLR dengan menggunakan Perawatan Metode Kanguru (PMK) yang saat ini banyak dilakukan oleh orangtua yang mempunyai bayi BBLR atau bayi prematur. Metode kanguru ini adalah sebuah metode dengan melakukan kontak langsung antara kulit ibu dengan kulit bayi.

Metode kanguru dapat dilakukan di rumah sakit ataupun di dalam rumah dengan posisi duduk, berbaring ataupun berdiri.

Cara melakukan metode kanguru

  1. Ibu harus melepaskan semua baju bagian atas. Disarankan untuk memakai pakaian yang memiliki kantung dibagian depan agar dapat dengan mudah menempatkan bayi Anda.
  2. Tidak hanya ibu, bayi juga harus melepaskan pakaiannya. Namun, tetap masih bisa menggunakan popok, topi dan kaos kaki.
  3. Sebelum meletakan bayi pada tubuh Anda, pastikan untuk membersihkan bagian perut dan dada terlebih dahulu.
  4. Setelah itu, letakkan bayi pada tubuh ibu dalam posisi tegak. Anda dapat meminta bantuan suami atau keluarga untuk meletakkan bayi ditubuh Anda.
  5. Pastikan dada bayi menempel pada dada ibu
  6. Posisikan kepala bayi pada salah satu sisi agar hidung bayi tidak terhalang karena akan menyebabkan bayi sulit bernafas.
  7. Usahakan tangan bayi dalam posisi fleksi
  8. Sentuh dan peluk seluruh bagian tubuh bayi terutama kaki bayi yang harus menyerupai posisi pada kaki katak
  9. Jika Anda tidak memiliki kantung pada bagian baju depan, maka Anda dapat mengikat kain antara ibu dan bayi agar tidak terjatuh.
  10. Pastikan untuk menggendong tubuh bayi dengan hanya mencapai bagian telinga bawah bayi Anda.

Tentunya, dengan usaha yang keras, Anda dapat melakukan tips merawat bayi BBLR ini dengan mudah. Pastikan untuk mengikuti tips-tips yang sudah kami jelaskan diatas. Semoga tips merawat bayi BBLR ini dapat membantu Anda.

Mengapa Anak Perlu Imunisasi? – Bayi dan anak-anak yang berada dibawah usia balita wajib mendapatkan imunisasi. Hal ini dilakukan untuk mencegah mereka dari serangan penyakit kedalam tubuhnya. Akan tetapi demikian, pada beberapa kasus masih banyak orangtua yang takut setelah mendapatkan imunisasi si kecil akan sakit. Hal inilah yang membuat sebagian orangtua dengan mudah melewatkan imunisasi penting pada anak. Lalu mengapa anak perlu imunisasi? Untuk lebih jelasnya mari kita simak beberapa informasi menariknya dibawah ini.

Apakah si kecil sudah mendapatkan imunisasi yang lengkap bun? Imunisasi adalah rangkaian penting dari vaksinasi untuk mencegah si kecil dari penyakit. Akan tetapi sayangnya, beberapa imunisasi yang menyebabkan si kecil sakit setelahnya. Membuat sebagian ibu merasa khawatir dan memutuskan untuk tidak mengikut sertakan si buah hati pada imunisasi.

Padahal ketika masih kecil, sistem imun pada anak belum terbentuk dengan sempurna. Hal inilah yang akan membuat penyakit dan bakteri akan mudah menyerang tubuhnya. Akibatnya, buah hati anda akan mudah terserang dengan penyakit. Baca juga: Tips Nyaman Menyusui Untuk Ibu dengan Payudara Besar

Mengapa Anak Perlu Imunisasi?

Nah, sebagian dari anda mungkin masih bertanya-tanya mengapa anak perlu diimunisasi? Untuk lebih jelasnya mari kita simak beberapa informasinya dibawah ini.

Mengapa Anak Perlu Imunisasi?

Sebagian diantara ibu mungkin masih ragu mengikuti imunisasi untuk buah hatinya. Apalagi ketika efek dari beberapa imunisasi yang membuat si kecil sakit dan rewel. Pada akhirnya membuat ibu memilih untuk melewatkan imunisasi pada anak. Hal inilah yang membuat si kecil tidak mendapatkan vaksin yang mereka butuhkan.

Lalu mengapa anak perlu diimunisasi? Seberapa pentingkah peran imunisasi untuk kesehatan anak? Mari kita simak secara langsung beberapa informasi menariknya dibawah ini.

Bayi amat rentan dengan yang namanya penyakit. Kondisi ini dapat terjadi sebab sistem imun dalam tubuh bayi belumlah terbentuk dengan sempurna. Dengan melakukan imunisasi, ini artinya anda melindungi si kecil dari berbagai ancaman penyakit yang mungkin menyerang tubuhnya.

Vaksin yang disuntikkan kedalam tubuh bayi akan dapat membantu membentuk kekebalan tubuh atau antibodi si kecil. Yang mana hal ini akan berfungsi untuk membantu tubuh si kecil lebih kebal dari serangan virus yang masuk kedalam tubuhnya.

Dengan begini maka si kecil akan dapat terhindar dari serangan penyakit yang mudah masuk kedalam tubuh dan mengganggu kesehatannya.

Lebih dari itu, imunisasi pun akan dapat menyelamatkan hidup si kecil. Pada zaman dahulu banyak sekali kasus yang dijumpai dimana si kecil menderita sakit seperti polio. Kondisi penyakit ini cukup parah dimana pada gilirannya si kecil akan mungkin menghadapi kematian.

Akan tetapi, terimakasih kepada kemajuan tekhnologi yang ada saat ini. Dimana tercipta vaksin untuk memberantas penyakit tersebut dengan mudah. Hasilnya kini sedikit sekali anak-anak yang mengalami resiko penyakit berbahaya ini.

Beberapa pemberian imunisasi pada tubuh anak memang membuat si kecil sakit. Bahkan beberapa mungkin membuat mereka demam, rewel dan sulit makan. Akan tetapi, hal ini pada dasarnya adalah hal yang wajar. Selain itu, kondisi semacam ini pun tidaklah berlangsung terlalu lama.

Rasa sakit yang ditimbulkan pada tubuh anak ini akan tentu jauh lebih baik dibandingkan sakit yang dialami si kecil pada saat mereka tidak mendapatkan imunisasi. Selain itu, sakit yang timbul pun pada dasarnya merupakan respon tubuh terhadap zat yang dimasukkan kedalam tubuh si buah hati.

Apa Itu Imunisasi Pentabio dan Manfaatnya? – Pernahkah anda mendengar nama imunisasi pentabio? Ini adalah jenis imunisasi yang terdiri dari lima jenis vaksin. Vaksin ini sangat penting diberikan pada si kecil untuk mencegah beberapa resiko penyakit tertentu yang dapat menyerang tubuhnya. Selain itu, imunisasi pentabio memiliki sejumlah manfaat yang baik. Untuk lebih jelasnya lagi mari kita simak beberapa informasi menarik yang akan kami berikan kali ini.

Memberikan vaksin pada anak sejak mereka masih kecil memang menjadi hal yang penting untuk diperhatikan. Penggunaan vaksin dilakukan untuk melindungi tubuh anak dari serangan penyakit dan bahaya kedalam tubuhnya.
Adapun penggunaan imunisasi pentabio dalam hal ini akan dapat berfungsi untuk mencegah anak dari penyakit difteri, pertusis, tetanus, hepatitis B dan haemophilus influenza tipe B. Baca juga: Mengenali Ciri dan Tanda Sindrom Asperger Pada Anak

Apa Itu Imunisasi Pentabio dan Manfaatnya?

Apa Itu Imunisasi Pentabio dan Manfaatnya

Vaksin ini adalah salah stau jenis vaksin yang diproduksi oleh perusahaan Bio Farma. Vaksin ini pernah disarankan oleh dokter ketika terjadi kelangkaan imunisasi DPT.

Meski beberapa orangtua cenderung ragu dengan vaksin yang satu ini. Namun rupanya vaksin yang satu ini sangat aman diberikan pada si buah hati. Selain itu, beberapa manfaat yang bisa didapat dari vaksin ini diantaranya adalah?

Manfaat Vaksin Pentabio

Ada beberapa manfaat yang bisa didapatkan si buah hati ketika ibu memberikan mereka vaksin yang satu ini. Diantaranya mari kita simak beberapa manfaat nya dibawah ini.

Mencegah Penyakit Difteri

Penyakit difteri termasuk kedalam jenis penyakit menular yang sangat berbahaya. Penyakit ini dapat menyebabkan infeksi pada bagian tenggorokan atau pada bagian selaput lendir pada saluran pernapasan. Awal penyakit ini memang mirip dengan penyakit pilek atau flu pada umumnya. Akan tetapi, beberapa anak pun akan pula menunjukan gejala radang amandel.

Bila tidak dirawat dengan baik, penyakit ini dapat berkembang menjadi lebih cepat. Bahkan pada kondisi terburuk penyakit ini akan dapat menyebabkan kematian pada buah hati.

Mencegah Penyakit Pertusis

Pertusis adalah salah satu penyakit yang dapat membuat anak dan bayi mengalami batuk rejan yang amat parah. Kondisi ini akan dapat membuat kondisi kesehatan si kecil menjadi parah. Bila tidak segera ditangani dengan baik maka penyakit ini akan mungkin menyebabkan penularan yang lebih cepat.

Pada bayi penyakit yang satu ini perlu segera ditangani dengan baik sebab dampaknya bisa memicu komplikasi. Segera tangani penyakit ini dan berkonsultasilah dengan dokter agar demikian penanganan yang tepat bisa segera diberikan.

Mencegah Penyakit Tetanus

Penyakit tetanus dapat terjadi sebab adanya infeksi bakter dari jenis clostridium tetani. Bakteri yang satu ini akan dapat menghasilkan racun yang dampaknya cukup bahaya untuk kesehatan tubuh. Adapun penularan bakteri yang satu ini dapat muncul dari kotoran hewan kemudian memicu terjadinya infeksi saat bakteri ini masuk kedalam tubuh.

Ketika bakteri terkena dengan oksigen maka bakteri akan mati sehingga tidak akan dapat memicu terjadinya infeksi.
Infeksi yang muncul dari kondisi ini dampaknya bisa sangat parah dan dapat menyebabkan kejang otot, sulit bernapas dan masih banyak lagi. Sehingga demikian, penting sekali menangani kondisi ini dengan baik.

Demikianlah beberapa manfaat yang bisa didapatkan dari menggunakan imunisasi pentabio pada anak. Mengingat manfaatnya yang akan cukup banyak dan baik untuk kesehatan si kecil maka penting sekali memberikan vaksin ini sejak mereka masih kecil.