Penyebab Kaki X Pada Anak-Anak Serta Cara Mengatasinya

Diposting pada

Penyebab Kaki X Pada Anak-Anak – Kaki X memang dibilang sering terjadi pada anak. Namun, tentunya Anda sebagai orangtua harus tetap waspada akan kondisi ini. Bagaimanapun juga, kaki x memang membuat anak Anda merasa tidak nyaman dan juga sedikit minder untuk bermain dengan teman-temannya. Untuk itu, memang sangat penting bagi Anda untuk mengetahui penyebab kaki x pada anak-anak untuk meminimalisir risiko tersebut.

Kaki x memang sering dialami oleh beberapa anak yang tentunya menjadi hal yang harus diwaspadai. Selain itu, kaki x juga dapat ditemukan pada orang dewasa yang tentunya sangat mengganggu penampilan. Gangguan kaki x ini umumnya tidak dapat dicegah, namun dapat diminimalisir agar dampaknya tidak terlalu signifikan.

Terlepas dari kondisi tersebut tentunya Anda tidak menginginkan hal tersebut terjadi pada anak Anda, bukan? Maka dari itu, dengan mengetahui penyebab dan juga cara mengobati kaki x pada anak sedikitnya Anda sudah dapat meminimalkan risiko terjadinya kaki x pada anak. Sebelum kita mengetahui cara pengobatan pada anak yang memiliki kaki x, alangkah baiknya kita terlebih dahulu mengetahui penyebab kaki x pada anak seperti yang akan kami jelaskan pada poin di bawah ini! Baca juga: Menu Makanan Bayi Agar Cerdas Untuk Diberikan Kepada Si Kecil

Penyebab Kaki X Pada Anak

penyebab kaki x pada anak Kaki X pada anak tentunya dapat terlihat dengan jelas ketika anak sudah mulai berusia 4 tahun. Terkadang para orangtua tidak menyadarinya bahkan seringkali bagian dari pertumbuhan anak yang cukup normal. Oleh karena itu, para orang tua berpikir bahwa kondisi tersebut memang baik-baik saja.

Pada umumnya, kaki anak akan lurus dan juga normal ketika anak sudah mulai berusia enam tahun atau tujuh tahun. Akan tetapi, pada kondisi genu valgum, kaki x akan berlanjut hingga anak beranjak dewasa. Tentunya, hal ini akan membuat kondisi kaki anak lebih parah dan akan merasa tidak nyaman. Pada seorang anak yang mengalami kaki x akan ditandai dengan jarak antara pergelangan kaki satu dengan yang lainnya berjarak sekitar 8 cm ataupun lebih. Sehingga hal ini memang sangat jelas terlihat pada anak-anak. Lihat juga: Cara Merawat Bayi Baru Lahir Agar Cepat Gemuk Yang Harus Anda Lakukan

Bentuk kaki x ini memang sering dialami oleh beberapa anak sehat sebagai sebuah fase pertumbuhan seorang anak dan akan kembali normal dengan sendirinya. Akan tetapi, ada beberapa orang yang akan mengalami kecacatan tersebut yang pada umumnya disebabkan oleh faktor keturunan, tulang metabolik dan juga kelainan genetik.

Untuk itu, kami klasifikasikan beberapa penyebab terjadinya kaki x pada anak sebagai berikut:

Rakhitis

Penyebab utama yang menjadi memicu terjadinya kaki x pada anak ialah rakhitis. Hal ini memang sangat sering terjadi pada perkembangan anak. Biasanya, rakhitis terjadi pada anak dengan kondisi kekurangan jumlah vitamin D yang ada pada tubuh mereka. Kekurangan vitamin D juga dapat dialami oleh bayi yang baru lahir dimana ibunya tidak mendapatkan asupan vitamin D yang cukup. Hal ini dikarenakan ibu hamil yang kurang mengonsumsi susu dan juga kurang menjemur anak ketika masih bayi.

Osteomielitis

Kondisi seseorang yang mengalami kaki x juga dapat disebabkan oleh osteomielitis dimana hal ini merupakan sebuah infeksi yang disebabkan oleh jamur, kuman dan juga bakteri tertentu yang masuk ke dalam tubuh anak.

Osteochondroma

Penyebab selanjutnya yang terjadi pada anak yang mengalami x juga dapat disebabkan oleh adanya kecacatan dalam bentuk tulang ketika sedang mengalami pertumbuhan dan juga perkembangan. Kecacatan ini juga dapat disebabkan oleh adanya pertumbuhan tumor tulang jinak pada sekitar ujung tulang panjang.

Arthritis

Penyebab kaki x pada anak tentunya tidak dapat terlepas dari adanya peradangan di dalam sendi. Penyebab radang ini tentunya dapat disebabkan oleh penyakit kronis yang dipercaya sebagai sebuah mekanisme autoimun.

Kondisi rematik

Pada beberapa kasus penyebab kaki x pada dewasa dapat disebabkan oleh adanya penyakit rematik yang menyebabkan rasa nyeri pada bagian persendian.

Osteodistrofi ginjal

Penyebab selanjutnya yang menyebabkan kaki x pada anak, tidak lepas dari adanya beberapa komplikasi dari penyakit lain seperti osteodistrofi ginjal. Penyakit ini merupakan sebuah penyakit tulang yang dapat terjadi ketika ginjal tidak mampu mempertahankan kalsium dan juga jumlah fosfor yang tepat di dalam darah sehingga menyebabkan terganggunya asupan kalsium dan juga fosfor yang seharusnya dialirkan pada tulang.

Obesitas

Penyebab lain yang memungkinkan jika seseorang mengalami kaki x disebabkan oleh obesitas. Banyak orang yang percaya bahwa obesitas ialah penyebab dari terjadinya kaki x pada bayi. Namun, hal tersebut tidaklah sepenuhnya benar. Dalam hal ini obesitas hanyalah sebagai sebuah faktor yang dapat memperparah beberapa masalah kaki x pada anak. Hal ini tentunya disebabkan oleh jumlah beban yang cukup berlebihan yang tentunya harus ditopang oleh lutut.

Cedera tulang kering

Beberapa penyebab terjadinya kaki x pada bayi disebabkan oleh terjadinya cedera pada tulang kering. Hal ini tentunya dapat terjadi yang disebabkan oleh adanya pertumbuhan dari tanggung jawab tulang kering.

Multiple epiphyseal dysplasia (MED)

Penyebab terjadinya kaki x pada anak juga dapat disebabkan oleh adanya suatu kelainan pada tulang rawan dan juga tulang pengembang di bagian ujung tulang panjang di dalam kaki dan juga lengan.

Faktor genetik

Penyebab terjadinya kaki x pada bayi dapat disebabkan adanya faktor genetik. Hal ini tentunya kelainan genetik juga dapat mempengaruhi perkembangan persendian dan juga tulang. Faktor genetik ini juga dapat disebabkan oleh faktor yang terjadi pada orang tuanya. Jika orang tuanya mengalami kaki x, maka akan sangat memungkinkan jika anaknya juga mengalami hal yang sama.

Pertumbuhan

Penyebab lain jika seseorang mengalami terjadinya kaki x disebabkan oleh pertumbuhan yang terjadi pada anak. Seiring dengan perkembangan dan juga pertumbuhan anak, tentunya ada beberapa bagian tubuh yang mengalami pertumbuhan yang berbeda dan juga pada tingkat yang berbeda. Akibat yang mungkin ditimbulkan dari perubahan pertumbuhan ialah adanya ketidakselarasan pada tulang sehingga dapat menyebabkan penampilan yang tidak biasa pada umur tertentu.

Latihan Untuk Memperbaiki Kaki  X Pada Anak

penyebab kaki x pada anak

Kaki X tentunya dapat diperbaiki agar mendapatkan hasil yang lebih baik. Melakukan penekukan pada bagian bawah lutut tentunya dapat disebabkan oleh otot abduktor yang cukup lemah pada area paha dan juga pinggul. Untuk memperbaiki kaki X tentunya Anda dapat melakukan beberapa latihan sebagai berikut:

1. Mengangkat satu kaki sambil berbaring

Dalam posisi berbaring menyamping tentunya Anda dapat memposisikan kaki kiri berada di atas kaki kanan. Lalu, angkat kaki kiri Anda sekitar 45o, tahan beberapa hitungan, kemudian turunkan lagi ke posisi semula. Lakukan gerakan ini paling tidak sekitar 10-12 kali. ganti posisi berbaring Anda, kemudian lakukan gerakan tersebut pada kaki kanan Anda secara bergiliran.

2. Menekuk satu sisi lutut

Dalam memperbaiki kaki X tentunya Anda dapat melebarkan kedua kaki hingga selebar pinggul, kemudian letakkan lengandi depan dada Anda. Kemudian, Anda dapat melangkahkan satu kaki kiri Anda ke samping, lalu luruskan. Kemudian, posisikan kaki kanan Anda lalu tekuk. Pada posisi ini, rasakan kontraksi kuat pada bagian paha dan juga pinggul. Posisikan kembali diri Anda seperti semula. Setelah itu, lakukan serangkaian gerakan sampai 10 sampai 12 kali. Anda tentunya dapat menukar posisi dengan kaki yang satunya lagi.

3. Side step-ups

Untuk melakukan gerakan ini tentunya Anda memerlukan bangku yang cukup berat dalam menopang tubuh Anda. Dalam melakukan gerakan ini tentunya Anda harus memastikan terlebih dahulu bangku yang akan Anda gunakan. Pastikan bangku yang Anda gunakan tidak mudah jatuh, hal ini tentunya untuk menghindari Anda ketika terjatuh saat berlatih.

Cara yang dapat Anda lakukan tentunya dengan menggunakan sisi kanan yang menghadap bangku dan juga lengan di depan dada Anda. Posisikan kaki kanan Anda di atas bangku, kemudian kaki kiri tetap menyentuh tanah. Anda tentunya dapat berdiri dengan menggunakan kaki kanan dengan menekan bangku. Ketika kaki kanan Anda ada dalam posisi tegak lurus, tahan selama satu detik. Lalu, turunkan posisi semula dan lakukan 10-12 kali dengan berganti posisi.

4. Straight leg lift

Pada gerakan ini tentunya dapat berbaring dengan terlentang. Anda dapat membiarkan tubuh tetap rileks. Setelah itu, posisikan kaki kanan Anda lurus dan juga lutut kiri yang sedikit menekuk. Anda tentunya dapat mengencangkan otot paha di bagian kaki kanan yang lurus. Anda tentunya dapat mengangkat kaki hingga beberapa centimeter dari bagian lantai, kemudian tahan sekitar 5 detik. Anda juga dapat mengulangi gerakan tersebut hingga 2 kali pada setiap satu sisi kaki secara bergantian.

5. Hamstring curls

Dalam melakukan gerakan ini tentunya Anda dapat memegang bagian belakang kursi. Kemudian, tahan berat badan dengan menggunakan satu kaki. Lalu, tekuk kaki yang satunya lagi ke bagian belakang. Anda tentunya dapat mengencangkan paha pada bagian kaki yang ditekuk ke belakang. Anda tentunya dapat menahan posisi tersebut selama 5 detik, kemudian turunkan pada posisi semula. Anda tentunya dapat mengulangi gerakan tersebut hingga 8-9 kali dan ganti posisi tersebut secara bergiliran. Latihan ini tentunya dapat memperbaiki tekukan lutut pada bentuk kaki x.

6. Knee press

Pada latihan ini tentunya Anda dapat duduk dilantai ataupun dibangku. Anda juga dapat menggulungkan handuk untuk melakukan latihan ini. Simpan handuk di bawah lutut Anda. Kemudian, luruskan kaki kanan Anda sampai tidak menyentuh lantai. Anda tentunya dapat membiarkan lutut kaki kiri Anda menekuk dan juga tumit yang menyentuh lantai. Anda dapat menurunkan kaki kanan Anda dengan memberikan tekanan pada handuk tersebut. Tahan selama 3 detik, kemudian kembalikan posisi ke awal. Anda tentunya dapat mengulangi latihan ini hingga 9 atau 10 kali latihan.

Beberapa latihan kaki tersebut tentunya berpeluang besar untuk mengembalikan kelainan kaki X pada anak. Maka dari itu, memang sangat penting bagi Anda untuk melakukan sesuatu agar terhindar dari adanya kelainan kaki X pada anak.

Cara Mendeteksi Dini Kaki X Pada Anak

Kaki X dan juga kaki O memang sangat erat kaitannya dengan berbagai masalah tulang yang tentunya kerap terjadi pada anak-anak. Pembentukan kaki memang kerap terjadi pada saat usia pertumbuhan pada anak-anak. Pada umumnya, kelainan kaki X pada anak sangat terabaikan, kecuali jika si kecil sudah mulai merasa kesakitan dan juga memperlihatkan perbedaan yang cukup mendasar.

Sebagian besar kasus yang terjadi memang bentuk kaki yang tidak normal ketika balita dan akan lurus dengan sendirinya hingga si kecil berusia lebh dewasa. Akan tetapi, terdapat beberapa kasus kaki X pada anak yang tidak kembali normal hingga ia berusia dewasa. Untuk itu, memang sangat penting bagi Anda untuk memperhatikan cara anak Anda berjalan dan juga postur tubuh yang ia miliki ketika mengalami pertumbuhan.

Kaki X memang terjadi pada anak-anak, akan tetapi jika umur si kecil lebih dari tiga tahun, tentunya Anda harus memperhatikan cara si kecil berjalan dan juga bentuk kaki yang normal. Hal tersebuut bertujuan untuk mengetahui akan adanya kelainan pada tulang ataukah tidak. Tentunya, terdapat beberapa cara yang cukup mudah untuk mengetahui adanya kelainan kaki X pada bayi.

Cara yang umum dilakukan untuk mendeteksi kelainan kaki X pada bayi ialah dengan cara merekatkan mata kaki ataupun tumit kanan dan juga kiri si kecil. Jika kedua kaki tersebut menyatu atau berdekatan tentunya Anda tidak perlu khawatir karena si kecil terbebas dari kelainan kaki X. Jika sebaliknya, maka Anda harus sudah menentukan terapi dan juga pengobatan akan terjadinya kaki X pada si kecil.

Cara Mendeteksi Kaki X Pada Bayi

Selain itu, Anda juga harus memperhatikan cara ketika ia berjalan apakah terbnetuk kaki X atau O ataukah juga normal pada umumnya. Hal tersebut juga untuk mengindikasi berjalan kaki picang dan juga terlalu berjalan terlalu pendek seiring dengan usianya. Untuk itu, Anda secara rutin harus mulai mengecek tinggi badan si kecil karena hal ini sangat mempengaruhi dalam menyebabkan kelainan kaki X pada bayi. Jika Anda mendapatkan beberapa gejala yang sudah kami sebutkan di atas, segeralah periksakan si kecil kepada dokter Ortopedi untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut lagi. Jika ditangani secara terlambat, maka masalah tersebut justru akan lebih sulit untuk ditangani.

Selain adanya kelainan kaki X dan juga O, tentunya ada pula kelainan bawaan pada bayi yang disebut dengan clubfoot. Pada kasus kelainan clubfoot ini telapak kaki si kecil lebih menghadap ke dalam dan menyerupai stick golf. Jika tidak ditangai secara cepat dan juga tepat, maka pasien akan mengalami kesulitan yang lebih parah ketika berjalan dan pada akhirnya akan mengakibatkan penurunan dalam hal produktivitas.

Seorang dokter Dr. Aryadi menyarankan untuk mengatasi masalah tersebut dengan menggunakan metode ponseti yang tentunya telah diakui oleh WHO dan telah memiliki angka keberhasilan sebesar 98%. Kesempatan besar tersebut tentunya akan tercipta jika dilakukan oleh tenaga ahli yang lebih terampil dan juga dilakukan pengecekan sedini mungkin.

Kelainan kaki X pada anak tentunya bukan tanpa sebab, melainkan adanya beberapa faktor yang mendukung kelainan tersebut terjadi pada si kecil. Memang sangat penting bagi Anda untuk mendeteksi secara lebih dini demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Bagaimanapun juga, kelainan kaki X pada anak akan membuat anak merasa tidak percaya diri ketika ia sudah beranjak dewasa. Melakukan pengecekan dan juga melatih kaki dengan beberapa cara yang cukup mudah memang sebuah keharusan bagi Anda. Itulah beberapa hal yang perlu Anda lakukan dan juga perhatikan untuk mendapatkan kaki yang kembali normal. Semoga bermanfaat!

Loading...