Penyebab Bayi Muntah Setelah Minum ASI yang Penting Diketahui

Penyebab Bayi Muntah Setelah Minum ASI – Setiap ibu tentu akan merasa khawatir ketika bayinya muntah setelah menyusu. Ada beberapa hal yang menyebabkan bayi muntah setelah minum ASI. Agar bisa ditangani dengan tepat, sangat penting mengetahui beberapa penyebab bayi muntah.

Penyebab Bayi Muntah Setelah Minum ASI

Penyebab Bayi Muntah Setelah Minum ASI yang Penting Diketahui

Di bawah ini beberapa hal yang dapat menyebabkan bayi muntah setelah minum ASI.

Menyusu Terlalu Banyak

Penyebab bayi muntah setelah menyusu salah satunya karena bayi terlalu banyak menyusu. Seharusnya dalam sekali minum ASI bayi mendapatkan kebutuhan atau porsinya yang cukup, tidak terlalu banyak ataupun terlalu sedikit.

Baca juga : Ciri-Ciri Bayi Kurang ASI

Jika bayi minum ASI dalam jumlah yang berlebihan, efeknya bayi akan merasa kekenyangan. Sama seperti orang dewasa ketika makan terlalu banyak, bayi yang terlalu banyak menyusu juga perutnya akan begah, kurang nyaman dan kembung. Karena rasa tidak nyaman pada perutnya, bayi dapat muntah setelah selesai menyusu jika terlalu banyak.

Ketika si kecil muntah, jumlah ASI yang keluar bisa sedikit atau banyak. Namun, muntah setelah menyusu tidak akan selalu dialami oleh setiap bayi. Beberapa bayi ada yang jarang mengalami kasus muntah setelah menyusu atau bahkan tidak pernah sama sekali. Namun, sebagian bayi lainnya dapat mengalami muntah cukup sering setelah selesai minum ASI.

Alergi Makanan Atau Minuman Tertentu

Bayi muntah setelah selesai minum ASI juga dapat disebabkan karena alergi terhadap minuman ataupun makanan tertentu. Bayi yang diberikan ASI eksklusif tentunya tidak akan mengonsumsi makanan ataupun minuman selain ASI. Namun, bisa saja bayi sensitif atau alergi terhadap makanan ataupun minuman tertentu. Kondisi ini biasanya disebabkan karena anda mengonsumsi makanan ataupun minuman tertentu sebelumnya, lalu tercampur dengan ASI.

Si kecil akibatnya minum ASI yang sudah tercampur dengan makanan atau minuman tersebut. Apabila kadarnya pada ASI terlalu banyak, lalu si kecil merasa tidak nyaman, setelah selesai menyusui si kecil bisa saja mengalami muntah.

GERD

Muntah yang dialami oleh bayi sebenarnya bukan kondisi yang berbahaya, begitupun dengan muntah yang si kecil alami setelah selesai minum ASI. Hanya saja, pada beberapa kondisi tertentu bisa saja muntah yang dialami si kecil setelah ia minum ASI menjadi tanda adanya masalah kesehatan yang serius.

Salah satu penyebab si kecil muntah setelah menyusu yaitu karena si kecil mengalami GERD. GERD atau gastro-esophageal reflux dapat dialami si kecil saat gas, serta asam lambung pada perut si kecil kembali naik ke kerongkongan. Dimana naiknya asam lambung disebabkan karena otot-otot yang terdapat pada katup kerongkongan rileks, serta mudah terbuka yang seharusnya menutup.

Dalam kondisi normal katup kerongkongan akan terbuka ketika terdapat minuman atau makanan yang masuk ke mulut. Hal inilah yang menjadi salah satu alasan kenapa bayi muntah, baik itu selama ia menyusu atau setelah menyusu.

Cara Mengatasi

Cara mengatasi bayi muntah setelah minum ASI atau menyusu tentunya tergantung dengan penyebabnya. Apabila bayi muntah setelah menyusu karena terlalu banyak minum ASI, untuk mengatasinya tentu dengan mengurangi jumlah ASI. Bukan membatasi jumlah ASI yang si kecil minum, namun anda harus memastikan bayi menyusu secukupnya sesuai dengan kebutuhan agar tidak merasa terlalu kekenyangan.

Sedangkan jika muntah disebabkan akibat GERD, dengan seiringnya waktu si kecil bisa sembuh sendiri. Akan tetap anda bisa membantu dalam memperbaiki asam lambung naik, caranya dengan memposisikan bayi duduk ketika menyusu atau anda bisa menyusui bayi dengan posisi dan cara yang benar. Setelah si kecil selesai menyusu, hindari langsung menidurkannya.

Apabila bayi muntah akibat sensitif terhadap minuman atau makanan tertentu, anda sebaiknya mencari tahu makanan dan minuman apa yang dapat membuat bayi tidak nyaman sehingga menyebabkan muntah. Sebaiknya anda menghindari konsumsi makanan ataupun minuman yang sensitif untuk si kecil.

Artikel Menarik Lainnya : Makanan Pelancar ASI

Anda sebaiknya segera bawa si kecil ke dokter jika muntah yang dialami si kecil disertai dengan gejala seperti, muntah frekuensinya sering, jumlahnya sangat banyak, tidak mau menyusu, muntah yang disertai dengan demam, rewel dan perut kembung, cairan muntah yang dikeluarkan bayi berwarna hijau, kuning atau mengandung darah, berat badan tidak meningkat atau bahkan turun, muntah semakin parah setiap selesai minum ASI.

Loading...