Penyebab ASI Sedikit yang Tidak Boleh Diabaikan

Penyebab ASI Sedikit yang Tidak Boleh Diabaikan – ASI merupakan makanan utama bayi yang sangat penting. Di 6 bulan pertama kehidupan si kecil, ASI menjadi makanan terbaik untuk mendukung tumbuh kembang si kecil dan pada usia ini si kecil dianjurkan hanya mengonsumsi ASI.

Hanya saja, di masa menyusui buah hatinya ini banyak ibu yang khawatir karena produksi ASInya menjadi sedikit. Ibu takut kebutuhan nutrisi si kecil tidak tercukupi. Lantas mengapa ASI produksinya sedikit? Untuk mengetahui beberapa penyebabnya anda bisa simak berikut ini.

Penyebab ASI Sedikit

Penyebab ASI Sedikit yang Tidak Boleh Diabaikan

Mengetahui penyebab ASI sedikit sangat penting sehingga anda bisa mengatasinya dengan tepat. Yuk simak beberapa penyebab ASI sedikit seperti di bawah ini.

Produksi ASI Terlambat

Ibu menyusui akan memproduksi ASI dalam jumlah banyak normalnya sejak 3 hingga 5 hari setelah melahirkan buah hatinya. Akan tetapi, untuk ibu dengan masalah kesehatan tertentu akan mengalami keterlambatan, serta penurunan produksi ASI sampai 7 hingga 14 hari setelah melahirkan. Adapun beberapa masalah kesehatan tersebut yaitu hipotiroid, diabetes, memiliki riwayat perdarahan setelah melahirkan, menggunakan kontrasepsi hormonal atau melakukan kebiasaan buruk seperti kebiasaan merokok dan mengonsumsi alkohol.

Apabila anda memiliki kondisi tertentu yang menyebabkan produksi ASI berkurang, sebaiknya anda berkonsultasi pada dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Lihat juga : Makanan Penghambat ASI yang Harus Bunda Hindari

Jadwal Menyusui

Sebagian ibu menerapkan jadwal saat menyusui buah hatinya agar lebih mudah. Misalkan setiap 2 hingga 3 jam sekali. Hanya saja, perlu anda ketahui setiap bayi memiliki keinginan yang berbeda untuk menyusu. Jika jadwal menyusu tidak sesuai keinginan buah hati, maka akan menyebabkan si kecil setiap menyusu mengisap ASI lebih sedikit. Jika setiap menyusu si kecil hanya mengisap ASI sedikit, maka produksi ASI pada tubuh anda akan menjadi sedikit.

Pelekatan yang Tidak Tepat

Ketika menyusui si kecil, anda harus melakukannya dengan baik dan benar. Seluruh puting harus berada dalam mulut si kecil saat menyusui agar ASI dapat keluar banyak. Jika pelekatan mulut si kecil tidak sesuai akan menyebabkan tidak maksimalnya isapan si kecil, serta pengosongan payudara. Hal itu akan membuat berkurangnya sinyal produksi ASI.

Stres

Penyebab ASI sedikit selanjutnya yaitu karena stres, baik itu stres fisik ataupun stres emosional. Stres emosional akan dapat menyebabkan pelepasan oksitosin berkurang. Oksitosin itu sendiri yaitu hormon yang memiliki peran untuk produksi ASI. Kondisi stres emosional ini akan menyebabkan sedikitnya produksi ASI.

Sedangkan stres fisik yaitu seperti kurang tidur, kelelahan dan nutrisi asupannya kurang. Hanya saja, stres fisik yang dapat mempengaruhi produksi ASI secara langsung yaitu operasi payudara dan cedera yang akan menyebabkan kelenjar payudara rusak, yang menyebabkan terganggunya produksi ASI.

Susu Formula

Terkadang pada kondisi tertentu pemberian susu formula sejak awal bayi lahir disarankan, seperti bayi kuning atau kelahiran prematur. Hal ini akan membuat ibu fokus untuk memberikan buah hatinya susu formula dibandingkan ASI.

Apabila kondisinya seperti ini, maka produksi ASI akan berkurang karena tubuh menganggap si kecil tidak lagi memerlukan ASI. Padahal seperti yang kita ketahui semua, ASI merupakan sumber nutrisi bagi si kecil terbaik dibandingkan susu formula. Pemberian susu formula hanya disarankan untuk tambahan saja.

Jika produksi ASI sedikit pada beberapa hari awal setelah bayi lahir, anda tidak perlu khawatir sebab kondisi ini wajar. Anda bisa terus menyusui si kecil sebagai langkah agar produksi ASI terangsang. Hanya saja, jika ASI terus menerus sedikit produksinya, sebaiknya anda melakukan konsultasi pada dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Loading...