Panduan Menyusui Bayi Prematur

Panduan Menyusui Bayi Prematur – Kondisi bayi prematur umumnya berbeda dengan bayi yang dilahirkan normal. Usia belum cukup umur atau belum cukup bulan membuat tubuh bayi prematur masilah begitu rentan. Apalagi kondisi ini membuat daya hisap dan menelan pada bayi prematur belumlah baik. Simak panduan menyusui bayi prematur dengan baik dibawah ini.

Semua ahli telah sepakat bahwasanya ASI adalah sumber nutrisi terbaik untuk bayi saat pertama kali mereka dilahirkan ke dunia. Nutirisi yang terdapat didalam ASI jauh lebih alami dan lebih baik dibandingkan dengan jenis susu manapun. Selain itu, pada tahapan awal kehidupannya hingga usianya 6 bulan, satu-satunya asupan yang didapatkan oleh bayi adalah melalui ASI ibunya. Karenanya, pemberian ASI pada bayi perlu diperhatikan dengan baik agar tumbuh kembang si bayi dapat terjaga.

Ibu menyusui juga perlu memastikan bahwa kualitas ASI-nya terjaga dengan baik. Karena hanya demikian, tumbuh kembang bayi anda bisa dijamin dengan baik dan tanpa kendala. Selain hingga usia 6 bulan, pemberian ASI pada bayi juga dianjurkan dilakukan sampai si kecil berusia 2 tahun. Hal ini dilakukan guna memaksimalkan asupan nutrisi dengan baik untuk tumbuh kembangnya.

Sementara itu, untuk ibu yang melahirkan bayi yang prematur atau bayi yang belum cukup umur umumnya mereka akan cenderung lebih sulit menghadapi kondisi ini. Sebagaimana telah dijelaskan diatas bahwa bayi yang lahir dengan kondisi prematur dapat dihadapkan pada masalah menghisap dan kemampuan menelan yang belum bekerja dengan baik.

Panduan Menyusui Bayi Prematur
Mother holding newborn baby in arms.

Pada umumnya cara menghisap dan menelan yang baik adalah bayi yang lahir pada usia kehamilan yang normal, yakni usia lebih dari 34 minggu. Dengan berat lahir lebih dari 200 gram. Oleh karenanya, dalam pemberian ASI juga dapat diberikan secara lagsung dan aka lebih baik lagi sampai bayi berusia 3 hari.

Untuk bayi yang masih lemah dalam menghisap ASI maka mungkin pemberian ASI akan sedikit sulit dilakukan dengan cara yang normal atau umum. Sementara itu, semakin sering dan lama ibu memberikan ASI maka kenaikan berat badan pada bayi akan lebih mudah terjadi. Adapun kenaikan berat badan yang ideal pada bayi dapat terjadi 15-25 gram setiap harinya dalam waktu 3 bulan pertama. Hal ini tentunya penting dilakukan, terutama pada bayi yang lahir dengan berat badan yang rendah (BBLR).

Nah, karena kondisi bayi prematur belum sekuat bayi yang lahir dengan usia kehamilanyang sudah mencukupi. Maka bayi prematur akan membutuhkan tips khusus untuk disusui oleh ibunya. Berikut ini mari kita simak beberapa panduan menyusui bayi prematur yang baik dan benar.

Panduan Menyusui Bayi Prematur

Pemberian ASI menjadi hal yang penting dilakukan pada bayi, terutama untuk bayi yang lahir prematur. Adapun salah satu keistimewaan ini adalah kandungan nutrisinya yang cocok untuk bayi prematur. Didalam air susu ibu terkandung sejumlah vitamin, mineral, protein dan gula yang amat dibutuhkan oleh tubuh bayi. Terlebih lagi ASI mengandung komponan kekebalan tubuh yang dapat melindungi buah hati anda dari paparan kuman jahat yang mungkin menjangkiti tubuhnya. Nah, untuk memberikan ASI pada bayi prematur, berikut ini panduan baik dalam melakukanya.

Pompa Lebih Awal dan Sering

Idealnya, seorang ibu perlu memompa ASI untuk pertama kali selang 6 jam setelah kelahiran bayinya. Untuk anda yang memiliki bayi prematur, maka rencanakan untuk memompa sekitar 8 kali dalam satu hari. Ibu perlu memompa setiap 2 sampai dengan 3 jam pada siang hari dan setap 3 sampai dengan 4 jam pada malam hari atau selama anda bekerja.

Sementara itu, pemberian ASI umumnya dapat dilakukan dengan langsung menyusui bayi pada payudara ibu. Atau dilakukan dengan memberikan ASI perah dengan menggunakan cangkir khusus (cup feeding) dan dengan menggunakan selang (orogastric tube). Hanya saja, pada beberapa bayi prematur biasanya memiliki permasalah dalam mengkoordinasikan, menelan, menghisap dan bernapas dengan baik ketika mereka menerima cairan. Baik cairan yang diberikan dari payudara ibu atau melalui botol. Jadi perhatikan betul kondisi ini dengan baik.

Gali Lebih Banyak Informasi

Meskipun kegiatan menyusui adalah sesuatu yang berjalan dengan alami. Akan tetapi, tidak selama kegiatan yang satu ini dapat ebrjalan dengan lancar tanpa hambatan. Untuk itu, alangkah lebih baik untuk terus mempelajari sebanyak mungkin segala hal tentang tata cara menyusui yang baik.

Kegiatan ini perlu dilakukan selama masa menyusui agar ibu lebih siap menghadapi kegiatan yang satu ini. Jika saja anda tahu bahwa anda akan beresiko melahirkan bayi yang prematur maka segera cari tahu cara menyusui bayi prematur dengan baik. Misalkan dengan membaca buku tentang tata cara menyusui bayi prematur dengan lebih dalam dan lain sebagainya.

Gunakan Metode Kanguru

Tekhinik kanguru adalah sebuah proses perawatan bayi dengan cara meletakkan si kecil tepat dibagian dada ibu untuk berbaring. Hal ini dilakukan untuk menghangatkan bayi dengan cara alami lewat kontak kulit ke kulit (skin to skin). Selain membuat tubuh bayi merasa lebih hangat, hal ini pun dilakukan untuk mempermudah ibu dalam memberikan ASI kepada bayinya dengan lebih baik.

Metode yang satu ini diyakini dapat membuat ibu meningkatkan pasokan ASI nya. Untuk itu, tidak ada salahnya melakukan tekhnik ini dan mencobanya. Selain itu, bayi prematur umumnya membutuhkan suhu yang lebih hangat untuk menjaga suhu tubuhnya. Cara yang satu ini pun akan dapat bermanfaat untuk kesehatan si kecil.

Sisakan Waktu Untuk Berkonsultasi

Cara terbaik dalam mendapatkan informasi adalah menggalinya lewat sang ahli. Untuk itu, luangkan waktu anda untuk dapat berbicara dengan perawat rumah sakit guna mendapatkan konsultasi laktasi. Konsultan laktasi dapat anda jadikan sebagai sumber informasi yang terpercaya.

Orang-orang ini cukup terampil dalam membantu ibu yang tengah dalam proses menyusui bayi prematur. Hal ini umumnya lebih banyak dibahas seputar meningkatkan pasokan ASI dan membantu mereka belajar menyusui bayinya dengan lebih baik.

Berikan ASI dengan Sendok

Dalam menantikan bayi prematur yang menghisap ASI, dianjurkan untuk ibu terus memerah ASI serta menyimpannya sebagai persediaan. Hal ini difungsikan agar anda dapat kapan saja memberikan mereka ASI. Hanya saja, mengingat daya hisap bayi prematur masih rendah dalam menghisap ASI maka ibu dapat memberikan ASI dengan menggunakan sendok. Lewat cara ini maka si kecil akan lebih mudah menelan dan menghisap ASI yang diberikan.

Sementara itu, ibu tak perlu merasa khawatir tidak dapat memberikan ASI ekslusif pada bayinya. Agar ASI dapat tersedia pada waktu-waktu yang tidk terduga maka penting sekali untuk anda mengetahui bagaimana cara memerah ASI dengan baik.

Demikianlah beberapa cara yang dapat disampaikan dari pembahasan panduan memberikan ASI untuk bayi premature. Semoga bermanfaat dan memberikan cukup informasi yang anda butuhkan.

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *