Panduan Memandikan Bayi dengan Kulit Sensitif

Panduan Memandikan Bayi dengan Kulit Sensitif – Merawat bayi memang bukanlah perkara yang mudah. Apalagi untuk memandikan saja, orangtua tidak bisa melakukannya dengan sembarangan. Hal ini dikarenakan kondisi kulit bayi baru lahir masih sangat sensitif, sehingga apabila anda memperlakukan mereka tidak sebagaimana mestinya maka mungkin kondisi ini berisiko menimbulkan gangguan kesehatan pada bayi anda.

Anda pun sebaiknya tidak terus menerus meminta bantuan ibu atau kakak anda karena khawatir melakukan kesalahan sewaktu memandikan buah hati anda yang baru lahir. Bagaimanapun pada akhirnya anda perlu belajar memandikan bayi yang baik dan benar sebab anda adalah orang yang akan selalu bersama dengan buah hati anda.

Nah, di bawah ini adalah beberapa panduan penting yang perlu disimak sebagai panduan memandikan bayi dengan kulit sensitif. Karena memang menghadapi bayi dengan kulit yang sensitif akan cenderung gampang-gampang susah. Apa sajakah hal tersebut? Mari simak di bawah ini informasinya hanya untuk anda.

Panduan Memandikan Bayi dengan Kulit Sensitif

Apa yang Menyebabkan Kulit Bayi Sensitif?

Sebelum mengetahui lebih dalam mengenai panduan memandikan bayi dengan kulit sensitif kali ini kita kenali terlebih dahulu apa sih pemicu yang membuat kulit bayi bisa sangat sensitif?

Kondisi kulit bayi, terutama pada saat mereka pertama kali dilahirkan rupanya 30% jauh lebih sensitif dibandingkan dengan kulit orang dewasa. Kesalahan sedikit saja dalam perawatan kulit bayi akan mungkin menyebabkan keluhan kesehatan dapat terjadi padanya. Untuknya, anda para ibu dan orangtua penting sekali berhati-hati dalam merawat kulit bayi, terutama pada saat mereka mandi.

Mandi adalah kegiatan paling sering dilakukan dimana hal ini menjadi bagian yang penting pula dalam pola perawatan bayi. Mandi adalah waktunya membersihkan kulit bayi dari kotoran dan debu yang mungkin menempel pada tubuhnya. Meskipun pada dasarnya bayi baru lahir belum terlalu sering dimandikan namun tetap saja setiap hari si kecil akan terlibat dengan aktivitas membersihkan diri yang satu ini. Karena kegiatan ini seringkali dilakukan dan dapat pula mempengaruhi kondisi kulit bayi yang sensitif maka penting sekali mengetahui panduan memandikan bayi dengan kulit sensitif.

Sementara itu, kata para ahli mengungkapkan bahwa penyebab kulit sensitif pada bayi dikarenakan pada tubuh bayi fungsi dan proteksi pada kulit bayi belum terbentuk sempurna akibat ikatan sel kulit bayi yang masih renggang. Hal inilah yang membuat kulit bayi cenderung lebih mudah terkena infeksi maupun iritasi yang sangat rentan terjadi.

Selain itu, pada bagian permukaan kulit manusia terdapat mikroorganisme bernama microbiome. Dimana ini punya tugas untuk melindungi bagian kulit dari paparan bakteri jahat dan juga virus. Sayangnya, pada bayi kehadiran mikroorganisme ini belumlah terbentuk dengan sempurna. Sementara itu, sistem kekebalan pada tubuh bayi pun belum terbentuk dengan sempurna. Oleh karenanya, kulit bayi menjadi lebih rentan dan sensitif terhadap paparan zat berbahaya dari luar.

Tak heran bila mungkin anda akan mendapati bayi yang mudah mengalami ruam atau bintik-bintik merah pada saat si kecil berkeringat atau pada saat anda mengoleskan produk kecantikan bayi yang tidak sesuai dengan kulitnya. Selain penggunaan produk yang salah metode memandikan bayi pun sebaiknya diperhatikan dengan baik sebab hal tersebut akan menyumbang masalah pada kulit bayi saat anda keliru melakukannya. Mari simak panduan memandikan bayi dengan kulit sensitif di bawah ini.

Panduan Memandikan Bayi Berkulit Sensitif

Sebagai orangtua sudah seharusnya kita berusaha dan menggali banyak informasi tentang metode perawatan bayi yang baik dan benar. Termasuk dalam hal memandikan bayi dengan kulit yang sensitif. Jangan terus-terusan bergantung pada jasa bidan yang anda panggil ke rumah tiap hari. Atau mungkin enggan memandikan si kecil dan memilih orangtua anda yang melakukannya. Bagaimanapun pada akhirnya, anda perlu menguasai skill yang satu ini karena mandi bisa sekaligus menjadi bonding antara anda dan si kecil.

Si bawah ini adalah panduan memandikan bayi dengan kulit sensitif menurut para ahli. Apa sajakah hal tersebut? Mari simak informasinya di bawah ini hanya untuk anda.

Jangan Mandikan Terlalu Sering

Sebagian besar orangtua mungkin merasa khawatir dengan kebersihan anak mereka. Apalagi untuk urusan kebersihan kulit bayi yang sebagian menganggap bahwa tidak memandikan bayi seharian akan membuat debu dan kotoran setelah mereka beraktivitas malah membuat kulitnya menjadi iritasi. Hal inilah yang lantas membuat anda berpikir untuk senantiasa membersihkan bayi setiap kali mereka bermain bersama dengan orang lain atau terlibat banyak kegiatan dimana tangan-tangan orang menyentuh tubuh mungilnya.

Namun justru sebaliknya, dengan anda seringkali memandikan si kecil maka risiko keluhan kesehatan kulit bisa terjadi. Menurut para ahli, bayi baru lahir sebenarnya belum terlalu perlu dimandikan terlalu sering. Sebab pada dasarnya mereka pun belum bergerak secara aktif sehingga tidak ada produksi keringat atau kotoran yang berarti yang dihasilkan oleh tubuh bayi.

Adapun waktu yang baik memandikan bayi dengan kulit sensitive cukup 1-2 kali dalam satu hari. Tergantung dari seberapa besar kebutuhannya. Bila bayi banyak dibawa keluar rumah mungkin anda perlu memandikan mereka 2 kali yakni pagi dan sore hari. Namun bila si kecil hanya berdiam diri di rumah dengan pengawasan orangtua dan orang yang ia temui adalah orang yang itu-itu saja maka satu kali pun sudah cukup.

Menurut para ahli mengungkapkan bahwa bayi yang terlalu sering dimandikan akan membuat kulit mereka terlalu kering. Sementara itu, takaran mandi dua kali dalam satu hari adalah waktu yang ideal untuk membersihkan tubuh bayi dan kotoran dan debu yang mungkin menempel pada bagian tubuhnya.

Pilih Produk Lembut dan Sesuai dengan Kulit Bayi

Kegiatan mandi pada bayi pada dasarnya sama saja dengan yang dilakukan oleh orang dewasa. Selain air, media seperti sabun seringkali dilibatkan untuk membuat kegiatan mandi terasa lebih bersih dan meninggalkan aroma khas dari sabun yang digunakan. Hanya saja, bedanya untuk bayi pemilihan produk pembersih tubuh saat mandi sebaiknya tidak dipilih dengan sembarangan.

Jangan pula karena ibu jatuh cinta dengan aroma produk sabun bayi tertentu lantas anda memaksakan si kecil menggunakan produk tersebut. Ketika formulanya tidak cukup dan anda memaksa bayi baru lahir anda menggunakan produk tersebut maka yang terjadi adalah keluhan kulit yang akan membuat bayi tidak nyaman dengan kondisi yang satu ini.

Selain itu, meski di pasaran ada banyak produk sabun bayi namun penting diperhatikan dengan baik bahwa tidak semua jenis sabun bayi akan sesuai dengan kulit bayi anda. Jadi jangan karena anak teman anda cocok dengan satu produk tertentu dan anda lantas mengaplikasikannya pada si kecil.

Pilihlah produk yang lembut yang diformulasikan untuk bayi baru lahir. Biasanya untuk bayi baru lahir beberapa kandungan yang terlalu keras seperti parfum, alkohol dan bahan-bahan lainnya.

Hal ini penting diperhatikan dengan baik sebab kandungan alkohol yang terlalu tinggi dalam sabun bayi akan dapat membuat microbiome pada kulit bayi terganggu kadarnya. Akibatnya bila kondisi ini terjadi maka kulit bayi akan rusak dan timbul keluhan yang membuat si kecil merasa tidak nyaman dengan kondisi tersebut.

Untuknya penting sekali memilih produk perawatan bayi terutama sabun yang lembut dan bersifat hypoallergenic serta memiliki pH yang seimbang. Agar demikian hal ini tidak sampai membuat si kecil mengalami ruam apalagi iritasi yang menyebabkan si kecil merasa gatal atau perih.

Hindari Menggunakan Air Terlalu Panas Atau Dingin

Merawat bayi dengan kulit sensitif memang gampang-gampang susah untuk dilakukan. Namun demikian bukan berarti anda tidak akan bisa menanganinya dengan baik. Salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan dalam memandikan bayi adalah memastikan suhu air yang digunakan sudah cukup sesuai untuk menunjang kegiatan mandi kali ini berjalan dengan lancar.

Bayi dengan riwayat kulit sensitif atau tidak perlu dimandikan dengan suhu air yang tepat. Jangan memandikan bayi dengan air yang terlalu panas ataupun terlalu dingin. Hal ini bertujuan untuk mencegah kulit bayi menjadi kering. Adapun takaran suhu yang tepat secara teori perlu disesuaikan dengan suhu tubuh si kecil.

Namun mungkin para ibu akan sedikit kerepotan menyesuaikan suhu tubuh bayi dengan air untuk mandinya. Jadi demikian, untuk memudahkan anda melakukannya baiknya suhu air suam-suam kuku saja.  Pastikan pula pada saat menuangkan air dan saat mencelupkan bayi ke dalam bak mandi sebaiknya lakukan kembali pemeriksaan suhu air. Karena biasanya seringkali kita keliru memeriksa suhu air pada saat tangan dalam keadaan dingin.

Keringkan dengan Lembut

Hal lain yang juga penting diperhatikan sebagai panduan memandikan bayi dengan kulit sensitif selanjutnya adalah segera mengeringkan si kecil saat sudah selesai dimandikan. Namun penting diperhatikan dengan baik proses pengeringan tubuh bayi. Gunakan media pengering yang aman dan lembut untuk kulit bayi. Anda bisa menggunakan handuk yang memang khusus diperuntukkan bagi bayi.

Lap dengan perlahan dengan cara menekannya dengan lembut bukan menggosoknya dengan keras. Sebab hal ini malah akan membuat kulit bayi menjadi mudah iritasi dan terluka. Gerakan menekan dengan lembut akan membuat sisa air yang tergenang pada tubuh bayi bisa diserap dengan handuk secara merata.

Pastikan pula anda mengeringkan bagian-bagian sela dan lipatan pada tubuh bayi. Karena bagian tubuh yang masih basah atau tergenang dengan air malah akan membuat si kecil rentan mengalami lecet dan ruam merah yang membuatnya merasa tidak nyaman. Adapun beberapa bagian yang penting untuk senantiasa diperhatikan pengeringannya adalah bagian leher bayi, ketiak bayi, sela-sela lipatan tangan dan kaki dan juga bagian kuping dan daun kupingnya.

Bila anda kesulitan untuk membersihkan bagian leher bayi karena posisi leher yang tertutup dengan pipi si kecil (pada anak yang berat badannya besar) maka anda bisa melakukannya dengan mengangkat sedikit antara bagian leher belakang dan kepala si kecil. Nantinya posisi ini dengan sendirinya membuat si kecil menengadah ke atas sehingga anda dapat mengelap bagian ini dengan merata.

Oleskan Pelembab Pada Kulit Bayi

Selesai mengeringkan tubuh bayi dengan merata, penting pula mengaplikasikan lotion atau pelembab yang memang diformulasikan secara khusus untuk kulit bayi yang sensitif. Pemberian lotion ini penting dilakukan sebagai bentuk perlindungan untuk menyempurnakan kulit bayi. Lebih dari itu, penggunaan lotion dimakduskan untuk mempertahankan kandungan air yang ada di dalam kulit bayi.

Adapun cara pemakaiannya dapat dilakukan dengan cara menunggu sekitar 3 sampai dengan 5 menit setelah bayi dimandikan. Baru kemudian anda akan dapat mengaplikasikan lotion pada tubuh bayi yang sudah berhasil dikeringkan dengan merata. Lakukan dengan perlahan dan oleskan dengan merata.

Penggunaan krim pelembab bayi memang tidak boleh dioleskan secara langsung setelah bayi selesai mandi. Namun demikian, anda pun tidak diperkenankan untuk menunggu terlalu lama untuk mengoleskannya. Hal ini dikhawatirkan membuat kulit bayi menjadi kering dan kadar air di dalam kulitnya pun terlanjur sudah menghilang. Maka dari itu, perhatikan dengan baik permasalahan yang satu ini.

Selain pada bagian tubuh bayi, anda pun boleh mengoleskan krim pelembab pada bagian wajah bayi bila anda merasa bagian tersebut terlihat kering. Namun kembali lagi, produk yang digunakan haruslah produk yang aman dan memang diformulasikan secara khusus bagi kulit bayi sensitive.

Hindari Penggunaan Bedak Pada Tubuh Bayi

Banyak orangtua yang keliru dengan beranggapan bahwa bedak akan dapat melembutkan kulit bayi. Selain itu, aromanya yang khas membuat bayi anda tercium sangat wangi. Namun demikian sebaiknya mulai saat ini hindari penggunaan bedan terutama bila bayi anda masih sangat kecil dan baru saja dilahirkan karena penggunaan bedak akan berbahaya untuk kesehatan kulitnya.

Hal ini dikarenakan bedak bayi mengandung partikel yang sangat lembut sehingga bayi akan mudah menghirupnya. Dan bila kondisi ini terjadi tentu tidak bayi untuk kesehatan si kecil. Maka dari itu, sebaiknya tunda dulu angan-angan ibu mengaplikasikan bedak pada bayi baru lahir terutama dengan kulit yang sensitif.

Selain itu, penggunaan bedak akan dapat menyerap kelembaban kulit pada bayi dan kondisi ini akan dapat membuat kulit bayi menjadi lebih kering. Untuknya perhatikan dengan baik dan pertimbangkan kembali saat anda akan memberikan bedak pada tubuh bayi.

Perhatikan Produk Krim Ruam

Penggunaan popok anti basah pada bayi belakangan ini seolah menjadi kewajiban untuk lebih meringankan beban ibu dalam mencuci dan bergunta-ganti celana pada bayi. Tak heran bila dalam satu bulan ibu bisa menghabiskan banyak popok anti basah untuk menjaga si kecil agar tetap nyaman sewaktu beraktivitas.

Penggunaan popok anti basah pada bayi memang tidak masalah selama anda mampu memperhatikan rambu-rambu penting dalam penggunaannya. Hanya saja, bayi dengan riwayat kulit sensitive biasanya punya banyak keluhan dengan hal ini. Salah satunya adalah dari penggunaan krim ruam yang seringkali ibu aplikasikan untuk mengantisipasi keluhan akibat penggunaan popok tersebut.

Nah, untuk mencegah hal tersebut terjadi maka anda penting sekali untuk memperhatikan penggunaan krim ruam pada bayi dengan kulit sensitive. Tidak ada salahnya lakukan riset terlebih dahulu mengenai produk mana yang cocok sebab saat ini ada banyak produk yang sama dengan formula yang berbeda.

Loading...