Mengenal Tanda Lapar Palsu Pada Bayi

Dalam beberapa kondisi bayi menunjukan tanda lapar palsu. Agar anda tidak keliru, penting mengetahui tanda lapar palsu pada bayi.

ASI merupakan makanan pertama dan utama untuk bayi yang memiliki segudang manfaat untuk bayi. Selama 6 bulan awal kehidupannya, bayi hanya mendapatkan ASI sebagai asupannya. Meskipun tidak ada asupan makanan yang lainnya, tetapi ASI akan memenuhi kebutuhan nutrisi bayi karena ASI mengandung nutrisi komplit.

Akan tetapi, para ibu seringkali merasa khawatir ketika memberikan ASI pada buah hati tercintanya, karena si kecil seringkali tidak pernah merasa cukup dengan ASI yang diberikan oleh ibunya. Sehingga keadaan ini seringkali membuat ibu menganggap bahwa produksi ASI-nya semakin berkurang karena tidak dapat memenuhi kebutuhan buah hatinya. Bahkan keadaan seperti ini semakin diperparah dan kekhawatiran ibu semakin besar dengan beberapa tanda yang menganggap bayi masih kurang minum ASI.

Tanda lapar palsu pada bayi

Sebenarnya, tanda-tanda yang ditunjukan bayi tidak perlu terlalu dikhawatirkan karena bayi kerapkali mengalami haus atau lapar palsu. Sebenarnya berdasarkan medis, setiap ibu yang menyusui bayinya akan memproduksi ASI sesuai dengan kebutuhan bayinya.

Lapar palsu yang dialami oleh bayi memang cukup sulit untuk dibedakan. Oleh karena itu, sebagai orangtu anda harus lebih peka untuk membedakan tanda lapar palsu dan lapar sesungguhnya pada bayi anda.

Tanda Bayi Lapar Palsu

Berikut ini beberapa tanda bayi lapar palsu yang perlu anda ketahui:

  • Bayi anda menyusu dalam waktu yang lama atau kurang lebih 1,5 jam, sehingga hal tersebut membuat anda terjaga dan mengira bahwa bayi anda sebenarnya masih lapar atau haus. Bahkan anda akan berulang kali untuk menawarkan ASI pada si kecil padahal waktu menyusui sebelumnya tidak berlangsung lama dengan waktu menyusui yang selanjutnya.
  • Apabila bayi anda mengalami lapar palsu, ia akan seringkali menunjukan gerakan tubuh yang tidak memiliki hubungan dengan rasa lapar. Tanda yang menunjukan bahwa bayi anda tidak lapar atau tidak haus di antaranya yaitu, menjulurkan lidah, refleks menghisap, bayi memasukan tangan ke dalam mulutnya atau bahkan bayi akan mengecap mulutnya.
  • Bayi mengempeng pada payudara namun ia tidak menghisap ASI, namun cukup sulit untuk dilepaskan. Ini adalah tanda lapar atau haus palsu pada bayi yang umumnya terlihat.
  • Tanda lapar palsu yang lainnya yang ditunjukan bayi yaitu, bayi memiliki kebiasaan menghisap ASI dengan terburu-buru. Anda akan beranggapan mungkin si kecil sedang lapar, namun sebenarnya ia tidak menghisap ASI sama sekali. Anda tidak perlu terlalu merasa khawatir apabila bayi anda menghisap ASI hanya sebentar saja.

Tanda Bayi Lapar Sasungguhnya

Agar anda dapat membedakan tanda lapar palsu dan lapar sesungguhnya pada bayi, ketahui beberapa tanda bayi sedang lapar seperti berikut ini:

Menangis

Menangis adalah tanda bayi sedang lapar yang paling umum ditunjukan. Ketika lapar, si kecil akan menangis. Tangisan yang menandakan lapar biasanya yaitu pendek dan bernada rendah saat awal. Namun, apabila anda tidak segara merespon, maka tangisannya akan semakin keras dan intens. Akan tetapi, menangis diketahui sebagai tanda lapar yang sudah terlambat.

Gelisah

Jika anda mendapati bayi gelisah ketika digendong, maka kemungkinan si kecil merasa lapar. Bayi anda akan menggerakan kepalanya dari satu sisi ke sisi yang lainnya seolah-olah ia sedang mencari sesuatu. Apabila anda dengan sengaja menyentuh pipinya, maka si kecil akan berusaha untuk mencarinya.

Menjilat bibir

Menjilat bibir sering dilakukan bayi ketika ia sedang lapar palsu. Jika anda melihat si kecil menjilat bibirnya, khususnya pada beberapa bulan awal menyusui, maka segera respon dan berikan ASI.

Menghisap

Ketika sedang merasa lapar, bayi akan menghisap jari-jarinya. Bahkan ia dapat menghisap benda-benda yang lainnya seperti pakaian atau benda yang sedang dipegangnya.

Gerakan tubuh

Pada saat bayi sudah merasa lapar, maka ia akan melakukan gerakan bolak-balik. Gerakan seperti ini merupakan tanda bahwa bayi sedang merasa kelaparan. Anda dapat memperhatikan gerakan tubuh bayi anda seperti misalkan mata, bolak-balik atau menggerakan kepalanya dari satu sisi ke sisi yang lainnya.

Ekspresi wajah

Perubahan ekspresi wajah bayi bisa menjadi tanda bahwa bayi anda sedang merasa kelaparan. Ketika bayi anda sedang merasa lapar, maka lidahnya akan bergerak ke luar masuk. Selain itu, si kecil juga akan membuka dan menutup mulutnya, serta mengecap mencari susu.

Rapid Eye Movement

Gerakan mata yang cepat ketika bayi anda sedang tidur menjadi tanda bahwa si kecil sedang merasa lapar. Saat ini merupakan waktu yang tepat untuk memberikan makan pada bayi anda selagi ia mengantuk.

Merengek

Isyarat lapar seperti misalkan mendengus, batuk atau merengek merupakan tanda lapar pada bayi. Perhatikan dengan baik, anda dapat membedakan rengekan karena lapar berbeda dengan rengekan karena keadaan yang lainnya.

Demikian beberapa tanda lapar palsu pada bayi. Dengan mengetahui tanda lapar sesungguhnya pada bayi, anda dapat membedakan dengan mudah kapan bayi anda sedang benar-benar merasa lapar atau hanya lapar palsu.

Agar anda tidak merasa khawatir, maka anda dapat membuat jadwal makan untuk si kecil. Karena dengan seperti itu kebutuhan nutrisi bayi anda akan tetap terjaga. Pengaturan pola makan yang tepat bermanfaat untuk menjaga asupan nutrisi bayi anda dan overfeeding.

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *