Masalah Kulit Bayi Prematur yang Umum Dialami

Bayi lahir prematur yaitu bayi yang lahir di usia kandungan kurang dari 37 minggu. Bayi prematur dapat mengalami masalah pada kulitnya. Ada beberapa masalah kulit bayi prematur yang umum terjadi. Berikut ini masalah kulit pada bayi prematur yang harus anda ketahui.

Masalah Kulit Bayi Prematur yang Umum Dialami

masalah kulit bayi prematur

Mengetahui masalah kulit bayi prematur yang umum dialami sangat penting sehingga anda bisa dengan segera menanganinya. Adapun masalah kulit bayi prematur seperti berikut ini.

Kulit Kuning

Kuning pada kulit bayi menjadi salah satu gejala bayi mengalami penyakit kuning atau jaundice. Penyakit kuning ini umum terjadi pada bayi yang lahir prematur. Gejala penyakit ini yaitu kondisi sementara yang mana disebabkan karena bilirubin pada darah mengalami penumpukan.  Seharusnya bilirubin dikeluarkan dari hati. Hanya saja, karena bayi lahir terlalu cepat atau kurang bulan membuat hati si kecil belum berkembang dengan sepenuhnya. Kondisi inilah yang menyebabkan penumpukan bilirubin pada darah, sehingga kulit si kecil menjadi kekuningan.

Penyakit kuning bisa didiagnosa dengan melakukan tes darah. Untuk pengobatannya biasanya sesuai dengan tingkat keparahan dari penyakit yang dialami. Jika penyakit kuning tidak diatasi maka akan dapat menyebabkan cacat terhadap perkembangan, serta fisik.

Baca juga : Gangguan Kesehatan Bayi Baru Lahir yang Sering Terjadi

Kulit Merah

Selain kulit kuning, masalah lainnya yang umum dialami bayi yaitu kulit merah. Kulit bayi yang lahir dengan prematur biasanya warnanya kemerahan, apalagi bayi yang lahir sebelum usia kandungan 34 minggu. Warna kemerahan pada kulit bayi ini penyebabnya yaitu karena belum berkembangnya jaringan kulit dengan sempurna, sehingga kulit si kecil sangat sensitif. Kondisi kulit merah pada kulit bayi yang lahir prematur adalah kondisi yang normal. Kondisi ini tidak dianggap sebagai masalah, terkecuali jika pada kulit diiringi dengan ruam atau luka.

Ruam Pada Kulit

Kulit bayi yang baru lahir masih sensitif. Terutama bayi yang lahir prematur, risiko mengalami ruam popok lebih rentan. Ruam yang dialami si kecil akan semakin banyak apabila bersentuhan dengan hal-hal yang akan menyebabkan iritasi seperti pakaian yang terbuat dari serat sintetis.

Selain itu, ruam pada kulit si kecil juga bisa disebabkan karena eksim. Kondisi ini disebut juga dermatitis atopik. Eksim itu sendiri merupakan masalah pada kulit dengan ciri-ciri peradangan, kulit menjadi kemerahan dan disertai dengan rasa gatal. Ruam pada bayi biasanya lebih sering muncul pada dagu, pipi, leher, lutut dan pergelangan tangan. Jika anda memperkenalkan makanan padat pada bayi yang lahir prematur terlalu dini maka risiko ini akan semakin meningkat.

Gatal dan Iritasi

Kulit gatal menjadi salah satu masalah kulit bayi prematur yang umum dialami bayi. Namun, kondisi ini biasanya tidak akan lama. Gatal pada kulit akan hilang seiring dengan berjalannya waktu.

Terdapat Luka Pada Kulit

Selain masalah ruam, luka pada kulit bayi yang lahir prematur juga bisa terjadi disebabkan karena menggosok kulit si kecil yang kondisinya sangat sensitif. Anda tentunya harus waspada terhadap beberapa tanda infeksi pada kulit si kecil.

Pada bayi prematur lebih rentan pada masalah infeksi karena sistem kekebalan tubuhnya lemah. Ada beberapa tanda infeksi pada kulit bayi yang lahir prematur di antaranya yaitu, terdapat benjolan, adanya luka terbuka berwarna merah, kondisi luka semakin besar dan parah, serta adanya nanah.

Jika anda menemukan tanda-tanda seperti itu sebaiknya segera konsultasikan pada dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat sebelum kondisinya semakin parah.

Itulah beberapa masalah kulit bayi prematur yang umum dialami. Jika buah hati anda mengalami beberapa masalah tersebut, anda bisa melakukan konsultasi pada dokter untuk mengetahui cara perawatan yang tepat.

Loading...