Ibu Harus Tahu, Inilah Makanan Bayi yang Harus Dihindari

Makanan Bayi yang Harus Dihindari – Makanan bayi harus ibu perhatikan dengan baik. Saat sudah mencukupi usia, berikanlah makanan yang sehat dan mengandung gizi seimbang. Selain itu, penting juga mengetahui makanan bayi yang harus dihindari.

Setelah dilahirkan makanan pertama yang bayi terima adalah ASI atau air susu ibu. Selama 6 bulan pertama kehidupannya, bayi tidak mendapatkan asupan makanan apapun selain ASI. Makanan pendamping ASI (MPASI) diberikan pada bayi saat usianya 6 bulan, karena pada usia itu pencernaan bayi sudah siap menerima makanan padat.

Meskipun sudah boleh mengonsumsi makanan selain ASI, bukan berarti semua makanan bebas diberikan pada si kecil. Bunda harus tetap memperhatikan makanan bayi, sebaiknya berikan makanan dengan bertahap mulai dari tekstur yang lembut.

Ada beberapa jenis makanan yang tidak boleh dikonsumsi oleh bayi agar kesehatannya tetap terjaga. Nah, simak di bawah ini untuk mengetahui apa saja makanan bayi yang harus dihindari.

Makanan Bayi yang Harus Dihindari

Makanan Bayi yang Harus Dihindari

Tidak semua makanan dapat diberikan pada bayi. Maka dari itu, penting bagi ibu untuk mengetahui makanan apa saja yang tidak boleh diberikan pada si kecil.

Garam

Anda mungkin akan merasa makanan bayi hambar, sehingga anda akan memberikannya garam. Namun sebenarnya, anda tidak perlu memberikan garam pada makanan bayi di bawah usia 1 tahun. Garam yang berlebih justru akan dapat merusak ginjal bayi. Pasalnya ginjal bayi masih belum mampu mengolah garam yang berlebih pada tubuhnya. Jadi sebaiknya hindari menambahkan garam pada menu makan si kecil.

Bukan hanya garam saja, sebaiknya hindari juga menambahkan penyedap rasa, serta saus pada makanan bayi anda. Karena pada kedua produk tersebut biasanya mengandung garam yang cukup tinggi. ( Baca juga : Aneka Buah yang Baik Untuk Bayi )

Madu

Madu memang baik untuk kesehatan dan manfaatnya banyak. Namun, meskipun begitu madu tidak dianjurkan diberikan pada anak berusia di bawah 1 tahun. Dalam madu terkandung bakteri yang dapat menghasilkan racun dalam usus, sehingga akan menyebabkan botulisme pada bayi. Mengetahui seperti itu, sebaiknya hindari memberikan madu pada anak berusia di bawah 1 tahun.

Gula

Sama seperti garam, menambahkan gula pada makanan bayi berusia di bawah 1 tahun tidak diperlukan. Tambahan gula justru akan menyebabkan kalori pada makanan si kecil menjadi semakin banyak. Selain itu, tidak baik juga untuk kesehatan giginya.

Berdasarkan penelitian menyebutkan, terlalu banyak mengonsumsi gula, serta makanan manis ketika masih kecil, risiko obesitas dan penyakit kronis pad anak akan meningkat di kemudian hari. Berdasarkan WHO, dalam menu makan harian konsumsi gula tidak boleh lebih 5 persen.

Lemak Jenuh

Hindari makanan yang mengandung lemak jenuh tinggi. Beberapa jenis makanan yang mengandung lemak jenuh tinggi di antaranya yaitu keripik, gorengan, kue dan burger. Makanan tersebut mengandung lemak jenuh yang sulit dicerna. Pada akhirnya akan menyebabkan sembelit.

Jenis Kacang

Semua jenis kacang-kacangan tidak dianjurkan untuk diberikan pada balita karena akan membuat tersedak. Apabila anda tidak memiliki riwayat alergi, kacang boleh diberikan saat usianya 6 bulan. Hanya saja, dalam penyajiannya kacang harus dihancurkan maupun digiling terlebih dahulu.

Makanan Mentah

Makanan mentah tidak boleh diberikan pada si kecil. Makanan mentah mengandung bakteri salmonella yang akan membuat bayi mengalami gastoenteritis.

Beberapa makanan lainnya yang harus dihindari yaitu unggas, daging dan seafood mentah. Telur mentah juga tidak dianjurkan dikonsumsi oleh bayi.

Loading...