Ketahui Penyebab Kemerahan Leher Bayi  dan Cara Penanganannya

Ketahui Penyebab Kemerahan Leher Bayi  dan Cara Penanganannya – Bayi memiliki kulit yang jauh lebih sensitif daripada orang dewasa. Itulah mengapa, merawat kesehatan kulit bayi menjadi hal penting yang harus senantiasa dilakukan para orangtua. Sayangnya meski sudah berusaha dengan sangat keras merawat kesehatan kulit bayi. Akan tetapi, keluhan seperti kemerahan yang muncul pada leher bayi seringkali membuat frustasi. Lantas apa sih penyebabnya? Di bawah ini akan kita bahas lebih jauh pembahasannya .

Tidak hanya tekstur kulit bayi yang cenderung jauh lebih halus dan lembut. Akan tetapi, kulit bayi secara umum memang lebih sensitif dan rentan terhadap masalah. Bila anda perhatikan dengan baik, bayi anda mungkin kerap kali risih dan merasa tidak nyaman sewaktu timbul ruam atau kemerahan yang ada pada bagian-bagian tertentu tubuhnya.

Kondisi ini seringkali ditandai dengan bayi yang sering menyentuh bagian tersebut. Atau mungkin anda akan menjumpai bagian kemerahan seperti ruam yang sangat mengkhawatirkan. Adapun bagian tubuh yang seringkali terkena dengan ruam diantaranya adalah bagian lipatan seperti selangkangan, lipatan tangan, lipatan kaki dan bahkan leher.

Yang mungkin menjadi pertanyaan dari kondisi ini adalah apa sih penyebab kemerahan leher bayi yang bisa terjadi? Adakah cara penanganan mandiri yang bisa dilakukan di rumah? Nah, untuk bahasan tersebut anda bisa melihatnya di bawah ini.

Ketahui Penyebab Kemerahan Leher Bayi  dan Cara Penanganannya

Ketahui Penyebab Kemerahan Pada Bayi

Ruam kemerahan yang timbul pada bagian leher bayi sebenarnya merupakan sebuah keluhan yang wajar terjadi. Biasanya bayi akan mengalami kondisi ini di usianya dari empat sampai dengan lima bulan. Jadi tak hanya bayi anda saja yang mengalami kondisi ini, sebagian besar bayi pun akan mungkin mengalami hal yang serupa. Bila kemudian anda menjumpai ruam kemerahan pada leher bayi, maka pemicunya mungkin adalah beberapa hal di bawah ini.

Iritasi Kulit

Penyebab ruam kemerahan yang dijumpai pada leher bayi yang pertama bisa mungkin dipicu sebab adanya iritasi pada kulit bayi. Kondisi ini dapat terjadi lebih parah terutama pada bayi dengan berat badan yang besar. Bayi yang gemuk dan chubby memang menggemaskan hanya saja, risiko yang rentan ia hadapi adalah iritasi kulit yang menyiksa. Hal ini dikarenakan bayi berbadan gemuk biasanya punya lebih banyak lipatan dibandingkan dengan bayi dengan berat yang normal.

Lipatan di leher yang ada pada bayi inilah yang akan memicu kelembapan, ditambah aktivitas yang membuat gesekan sering terjadi pada tubuh bayi membuatnya seringkali menggerakan leher dan kepalanya. Semua ini perlahan akan dapat berperan dalam menimbulkan iritasi yang terjadi pada kulit bayi. Adapun tanda-tanda bayi yang mengalami iritasi diantaranya adalah timbulnya rasa gatal, ditemukannya kemerahan pada leher bayi dan si kecil yang seringkali rewel.

Kondisi ini perlu segera diatasi dengan baik sebab kemerahan pada kulit bayi terutama di bagian lipatan leher akan mungkin membuat mereka merasa tidak nyaman. Belum lagi, bila dibiarkan begitu saja iritasi ini dikhawatirkan akan menyebar dan semakin parah. Untuknya, segera atasi dengan memastikan anda selalu mengelap kering bagian-bagian lipatan yang ada pada tubuh bayi dengan merata.

Infeksi Jamur

Selain karena iritasi kulit, hal lain yang juga dapat memicu timbulnya kemerahan pada leher bayi adalah adanya infeksi akibat jamur. Hal ini terjadi sebab kondisi kulit yang lembab serta produksi keringat yang berlebihan pada area lipatan leher bayi menjadi tempat yang paling sempurna bagi jamur dan bakteri untuk berkembang biak.

Oleh karenanya, infeksi akibat jamur akan berkembang menjadi lebih buruk dan menyebabkan kemerahan terjadi pada bagian leher si kecil. Sama halnya dengan kemerahan yang terjadi sebab iritasi kulit. Sebaiknya atasi segera permasalahan ini dengan baik agar si kecil tidak mengembangkan kondisi yang lebih buruk dari ruam ini.

Salah satu penanganan yang akan dapat anda lakukan untuk mengatasi kemerahan atau ruam akibat infeksi jamur adalah dengan segera mengkonsultasikan masalah ini dengan dokter. Biasanya dokter akan meresepkan obat atau salep anti-jamur bila memang kemerahan tersebut dampaknya sudah sangat menyebar.

Tak hanya itu, pencegahan pun menjadi hal penting yang harus anda perhatikan dengan baik. Perhatikan untuk senantiasa mengelap sampai kering bagian leher bayi pada saat setelah beraktivitas. Jangan biarkan keringat dan cairan mengendap pada bagian ini yang membuat sekitaran leher menjadi lembab dan bakter serta jamur dapat berkembang biak di dalamnya dengan mudah.

Biang Keringat

Biang keringat adalah salah satu keluhan yang paling sering dialami oleh bayi. Meskipun kondisi ini bukanlah tergolong penyakit berbahaya akan tetapi, dampak dari biang keringat akan dapat membuat si kecil merasa tidak nyaman. Betapa tidak, biang keringat akan dapat menyebabkan perasaan gatal yang sangat mengganggu. Belum lagi, bintik-bintik merah yang muncul pada bagian permukaan kulit yang terkena dengan biang keringat biasanya menampakkan kondisi yang sangat mengkhawatirkan.

Biang keringat dikenal pula dengan sebutan Miliaria. Kondisi ini sering terjadi pada bayi sebab pada bayi bagian kelenjar keringat belum bekerja dengan maksimal. Itulah mengapa, keringat yang tersumbat pada pori akhirnya muncul menjadi bintik-bintik yang sangat mengkhawatirkan.

Saluran keringat yang seharusnya punya peran sebagai tempat pengeluaran keringat justru tersumbat dan membuat keringat menjadi tersumbat pada bagian bawah kulit. Akhirnya, munculah rasa gatal disertai dengan kemerahan yang muncul pada bagian leher.

Bayi yang mengalami biang keringat meskipun kondisi ini adalah kondisi yang wajar namun tidak sebaiknya dibiarkan begitu saja. Ibu perlu segera menangani biang keringat pada bayi dengan memastikan produksi keringat pada bayi dapat dikontrol dengan baik. Artinya pada saat si kecil kepanasan maka pastikan gunakan pakaian yang tipis dan atur pula suhu dalam ruangan. Cara ini akan ampuh menghindari munculnya bintik-bintik dan ruam yang ada pada bayi.

Atau anda pun dapat melakukan pencegahan dengan memastikan si kecil tidak kepanasan. Gunakan pula sabun yang punya formula secara khusus untuk menghindari munculnya biang keringat. Hindari menggunakan bedak pada kulit bayi sebab kulit mereka masih sangat sensitive. Jangan sampai anda memicu kemerahan dan keluhan pada kulit bayi menjadi semakin parah.

Tanda Lahir

Selain keluhan kesehatan, kemerahan yang muncul pada leher bayi bisa pula disebabkan akibat adanya tanda lahir pada bayi. Ini bukanlah sebuah keluhan yang menimbulkan gejala seperti beberapa keluhan diatas. Anda hanya akan menjumpai corak abstrak berwarna kemerahan pada kulit si kecil. Biasanya tanda lahir ini tidak sampai timbul ke permukaan. Namun mungkin sebagian yang jumpai ada tanda lahir yang memang menonjol muncul ke bagian permukaan kulit.

Bila anda mendapati kondisi ini maka sebaiknya jangan panik dulu. Karena ini memang merupakan sebuah kondisi yang wajar dan normal terjadi sehingga anda tak perlu merasa khawatir dengan kondisi yang satu ini. Adapun hal ini dapat terjadi sebab pelebaran pembuluh darah yang ada di bawa lapisan kulit yang memicu tanda lahir kemerahan ini bisa muncul.

Kondisi ini biasanya akan dapat menghilang setelah satu minggu sampai dengan satu bulan setelah kelahiran si buah hati. Namun demikian, beberapa bayi ada yang memang punya tanda lahir kemerahan yang ia bawa seumur hidupnya.

Hanya saja, yang perlu anda perhatikan dengan baik adalah ketika tanda kemerahan tersebut menonjol ke bagian permukaan kulit dan ditandai dengan rasa sakit pada si kecil saat anda menyentuh bagian tersebut maka penting sekali untuk segera memeriksakannya ke dokter.

Eksim

Penyebab kemerahan lain yang muncul pada bagian leher bayi dapat disebabkan oleh adanya gangguan kesehatan kulit seperti eksim. Eksim adalah masalah pada kulit yang muncul dengan gejala adanya bercak merah pada kulit, bersisik dan kulit yang berubah menjadi sangat kering sampai dengan mengelupas. Eksim yang terjadi pada bayi bisa saja terjadi dan dapat berlangsung sejak kelahiran bayi sampai dengan usianya menginjak satu tahun.

Adapun bila bayi anda mengalami kondisi yang satu ini maka perhatikan dengan baik beberapa pemicu eksim seperti diantaranya penggunaan produk perawatan kulit, air liur dan bahan pakaian serta kulit bayi yang kering. Hal ini dikarenakan pemicu eksim menjadi lebih buruk bisa mungkin disebabkan oleh kebiasaan sehari-hari.

Bila kondisi ruam pada leher bayi memang disebabkan oleh eksim maka anda perlu sekali membawa kondisi si kecil ke dokter. Dokter akan memberikan penanganan yang lebih lanjut dengan melakukan pemeriksaan. Sehingga bisa diresepkan obat untuk mengurangi gejala gatal dan perasaan tidak nyaman yang dialami oleh si kecil.

Air Liur ASI

Penyebab lain yang juga bisa memicu kemerahan yang muncul pada leher bayi adalah tumpahan dari ASI. Bayi yang diberikan ASI oleh ibunya seringkali rentan dengan tumpahannya. Baik itu dari air liur ketika mereka menyusui atau pada saat ASI ibu penuh dan menyembur pada tubuh bayi ketika bayi melepaskan puting ibu. Kejadian semacam ini memang lumrah terjadi sebab pada saat ASI pada payudara ibu penuh si kecil pun akan cenderung enggan menyedotnya karena menyebabkan engap tak kuasa menahan semburan ASI yang banyak.

Perlu diketahui semburan ASI atau tumpahan ASI akan dapat menyebabkan bayi mengalami ruam dan iritasi. Kondisi ini bisa juga disebut sebagai ruam susu sebab kandungan pada ASI akan dapat membuat kulit bayi menjadi kering. Ketika berinteraksi dengan keringat dan gesekan pada leher bayi maka hal ini akan tentu memicu masalah seperti kemerahan.

Nah, adapun cara penanganan yang akan bisa anda lakukan untuk masalah yang satu ini adalah dengan menggunakan celemek atau slabber pada leher bayi sebagai alas untuk menjaga agar tumpahan ASI tidak sampai mengenai bagian leher. Penggunaan kain pada leher bayi ini akan dapat menyerap ASI yang tumpah dan mencegahnya mengenai leher si kecil.

Cara Penanganan Kemerahan Pada Leher Bayi

Setelah ketahui penyebab kemerahan leher bayi dan cara penanganannya menjadi hal penting untuk anda ketahui dengan baik. Hal ini dilakukan agar ibu bisa segera menghindari kemungkinan buruk dari kemerahan pada leher bayi apabila didiamkan terus menerus. Seperti apa saja sih penanganan untuk leher bayi yang mengalami kemerahan? Mari simak informasinya di bawah ini.

Hindari Pakaian Terlalu Tebal

Penanganan pertama yang bisa anda lakukan pada bayi yang mengalami kemerahan di bagian lehernya adalah dengan menghindari penggunaan pakaian yang terlalu tebal. Apalagi saat musim panas seperti sekarang ini, biasanya bayi akan rentan dengan yang namanya kegerahan. Bayi yang tengah kegerahan akan cenderung menghasilkan lebih banyak keringat dari tubuhnya untuk meredakan suhu tubuh yang naik.

Ketika ibu menggunakan pakaian yang tebal  maka hal ini akan membuat produksi keringat semakin banyak, terutama di bagian lipatan tubuhnya seperti leher. Bagian leher yang basah dan lembab akibat keringat akan semakin membuat leher bayi rentan dengan yang namanya infeksi. Hal ini apalagi saat bayi anda aktif bergerak maka bisa mungkin kemerahan pada leher bayi terjadi dengan sangat cepat.

Oleh karenanya, perhatikan kembali dan pertimbangkan dengan matang saat akan memberikan pakaian pada bayi terutama saat cuaca sedang dalam kondisi yang terik dan panas.

Lap Tubuh Bayi Sampai Kering

Hal lain yang akan dapat anda lakukan untuk menangani kemerahan pada leher bayi adalah dengan memastikan selalu mengelap tubuh bayi sampai kering terutama pada bagian lipatan tubuhnya seperti leher. Cara ini akan penting dilakukan untuk mencegah kondisi lembab pada leher yang akan menjadi tempat berkembang biak untuk bakteri dan kuman penyebab infeksi jamur.

Pastikan setelah mandi atau setelah beraktivitas anda senantiasa mengelap bagian leher dan lipatan pada tubuh bayi sampai benar-benang mengering dengan merata. Caranya, gunakan tissue dengan perlahan dan sentuh dengan lembut bagian leher bayi kemudian bersihkan keringat atau air yang ada pada lipatan lehernya dengan baik.

Konsultasikan dengan Dokter

Langkah paling aman untuk menangani keluhan kesehatan yang terjadi pada bayi adalah dengan membawanya ke dokter. Dokter akan tahu bagaimana seharusnya menangani kondisi si kecil dengan cara yang lebih aman dan sesuai. Hal ini akan dapat meminimalisir risiko dari penggunaan bahan yang tidak aman sebab ketidak tahuan. Apalagi kulit bayi pada dasarnya sangatlah rentan dan sensitive.

Tentunya, penggunaan bahan-bahan atau lotion pereda kemerahan pada bayi akan menjadi hal yang sangat berisiko. Sementara itu, bila anda mendapatkannya melewati resep dari dokter setidaknya dokter paham betul jenis produk apa yang bisa mengatasi kondisi keluhan ini pada bayi dan menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Perhatikan Suhu Ruangan

Bayi yang mengalami kemerahan di bagian leher akibat suhu yang terlalu panas akan rentan mengembangkan kondisi tersebut. Oleh sebab itu, bantu bayi meredakan perasaan tidak nyaman akibat ruam pada lehernya dengan senantiasa memperhatikan suhu ruangan di sekitarnya. Anda bisa menempatkan pendingin ruangan untuk memberikan sensasi rasa sejuk pada tubuh bayi.

Ketika suhu ruangan terjaga dengan baik maka produksi keringat pada bayi akan dapat berkurang. Termasuk dengan produksi keringat pada bagian lehernya yang menyebabkan kemerahan pada bagian tersebut.

Loading...