Ketahui Masalah Rambut Anak yang Sering Terjadi

Beberapa masalah rambut sering terjadi dan dialami oleh anak-anak. Penting mengetahui masalah rambut anak agar anda dapat mencegah atau melakukan penanganan yang tepat ketika anak mengalami masalah rambut ini.

Setiap orangtua tentunya ingin rambut buah hatinya tumbuh lebat, sehat, hitam dan indah. Kesehatan rambut dapat menjadi tanda kecukupan nutrisi. Untuk itu, guna membuat rambut anaknya seperti yang diharapkan, orangtua berusaha melakukan perawatan sejak dini.

Meskipun perawatan terbaik dilakukan pada anak, tetapi masalah yang menimpa rambut anak tidak dapat dihindari. Beberapa masalah rambut anak dapat menyerang buah hati tercinta sehingga dapat menyebabkan kerontokan, pitak atau masalah kebotakan. Lantas apa saja masalah rambut anak yang sering terjadi?

Masalah Rambut Anak

Berikut ini beberapa masalah rambut anak yang sering terjadi:

Masalah Rambut Anak

Traction alopecia

Masalah yang satu ini merupakan masalah rambut anak yang disebabkan karena tatanan rambut. Menata rambut anak, biasanya sering dilakukan oleh ibu untuk membuat anaknya terlihat lebih lucu dan menggemaskan, namun pada akhirnya akan menyebabkan masalah yang satu ini. Masalah rambut anak ini khususnya disebabkan karena tatanan rambut yang menyebabkan helaian rambut si kecil ditarik dengan kuat. Seperti misalkan, terjadi pada rambut anak yang sering diikat, diberi aksesoris atau dikepang. Kerontokan rambut ini tidak memiliki kaitan dengan masalah kesehatan pada kulit kepala.

Untuk menghindari masalah rambut anak yang satu ini, maka penting untuk menghindari tatanan rambut anak yang melibatkan pengikatan, pengepangan dengan kuat. Jika anda tetap ingin menata rambut anak anda, maka hindari ikatan yang rumit, sebaiknya ganti tatanan rambut anak anda dengan tatanan yang sederhana, tanpa ikatan. Agar lebih praktis untuk ditata, maka anda dapat memotong rambut anak anda dengan model pendek.

Tinea capitis

Tinea capitis merupakan salah satu masalah kesehatan yang selain menimpa kulit kepala anak, juga menimpa alis mata dan bulu mata. Penyakit yang satu ini disebabkan karena infeksi jamur,

Trichophyton dan Microsporum. Infeksi yang disebabkan oleh jenis jamur tersebut menginfeksi tangkai, serta folikel rambut. Yang mana akibatnya yaitu anak dapat mengalami kerontokan. Masalah ini dapat dialami anak karena tertular dari temannya. Untuk menghindari masalah yang satu ini, maka sebaiknya hindari penggunaan topi, sisir atau handuk yang sama.

Untuk mengatasi keadaan ini maka anda dapat berkonsultasi dengan dokter. Dokter akan menyarankan obat yang sesuai untuk pengobatan masalah yang satu ini.

Alopecia areata

Alopecia areata merupakan masalah pada rambut anak yang dapat menyebabkan kerontokan yang mendadak. Yang mana kerontokan akibat masalah rambut yang satu ini hanya pada sebagian kulit kepala sehingga dapat mengakibatkan kulit kepala anak anda pitak. Penyebab masalah rambut yang satu ini yaitu karena fugsi autoimun yang menyerang sel-sel dalam folikel rambut yang sedang dalam proses pembentukan rambut baru, sehingga akan menyebabkan folikel rambut anak menjadi kecil.

Selain itu, produksi pembentukan rambut pada anak pun akan mengalami penurunan sehingga rambut anak dapat rontok, bahkan mengalami kebotakan. Sebaiknya, konsultasikan dengan dokter untuk mengatasi masalah rambut anak yang satu ini. (baca juga: rambut rontok pada bayi)

Trichottilomania

Masalah ini merupakan kerontokan rambut anak yang dapat menyebabkan pitak pada kepala anak yang disebabkan karena dorongan tidak normal untuk mencabuti rambutnya. Penyebab keadaan ini bisa saja karena stres atau gangguan emosi karena anak mengalami tekanan dari sekolah, keluarga atau lingkungan sosialnya.

Untuk mengatasi masalah ini maka penting bagi orangtua untuk menciptakan lingkungan yang nyaman dan aman untuk anak sehingga anak tidak akan merasa cemas atau stres. Segera alihkan kebiasaan mencabuti rambutnya dengan kegiatan lainnya, seperti bermain atau lain sebagainya.

Telogen effluvium

Telogen effluvium merupakan kebiasaan buruk anak menarik rambutnya untuk menenangkan dirinya pada saat ia mengalami tekanan atau stres. Kebiasaan anak menarik rambutnya disebabkan karena kecemasan.

Solusi untuk mengatasi masalah ini yaitu dengan memberikan pengalih atas rasa tidak nyamannya. Anda dapat mencoba untuk memutar musik yang menenangkan, mandi dengan menggunakan air hangat atau bermain. Mengubah model rambut anak menjadi pendek dapat menjadi solusi yang tepat.

Hipothiroidisma atau hipopituitarisma

Hipothiroidisma merupakan kelainan yang terjadi pada kelenjar tiroid, sehingga akan menyebabkan produksi hormon tiroid mengalami penurunan. Sedangkan hipopituitarisma merupakan kelainan pada kelenjar hipofisa yang mengakibatkan hormon pituitari yang dihasilkan menjadi lebih sedikit dibandingkan dengan seharusnya. Kedua gangguan ini dapat mempengaruhi pertumbuhan rambut anak anda. Akibat dari masalah ini yaitu rambut anak anda mengalami pertumbuhan yang tidak normal, akan mudah sekali mengalami kerontokan atau botak. Agar mendapatkan perawatan yang tepat, segera konsultasikan pada dokter.

Kerak kepala

Kerak kepala umumnya dialami oleh bayi. Ketika bayi mengalami kerak kepala, maka gejala yang akan ditunjukan yaitu terlihat ketombe atau kulit mengelupas berwarna kuning kecoklatan pada kulit kepala bayi. Kerak kepala pada bayi ini diduga disebabkan karena hormon androgen yang masih terbawa dari ibu ketika si kecil masih dalam kandungan, sehingga akan menyebabkan kelenjar minyak aktif. Jika kelenjar minyak aktif, maka dapat menimbulkan lapisan yang memicu munculnya kerak. Masalah rambut ini sebenarnya tidak akan mengganggu bayi karena tidak menimbulkan gatal dan dapat hilang dengan sendirinya.

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *