Akibat Kekurangan Serat Pada Anak yang Harus Orangtua Ketahui

Kekurangan Serat Pada Anak – Mengenalkan makanan yang kaya akan serat sedini mungkin sangat penting untuk dilakukan. Anak yang tidak cukup serat akan membuat kesehatan sistem pencernaan terganggu. Bahkan bisa saja membuat tumbuh kembang si kecil juga terganggu.

Ada beberapa tanda anak kekurangan serat yang harus orangtua kenali, di antaranya  yaitu buang air besar menjadi kurang lancar, si kecil sering mengeluh sakit perut, perutnya menjadi kembung, serta mengalami peradangan akibat kurang vitamin dan mineral.

Kekurangan serat tentu akan berakibat buruk untuk kesehatan anak. Ketahui beberapa akibat kekurangan serat pada anak berikut ini.

kakurangan serat pada anak

Efek Buruk Jika Anak Kurang Serat

Kekurangan serat pada waktu yang cukup lama tentunya akan berdampak buruk untuk kesehatan si kecil. Ada beberapa efek buruk apabila anak kekurangan serat seperti berikut ini.

Daya Tahan Tubuh Si Kecil Menurun

Pada saat anak kekurangan serat, maka asupan mineral dan vitaminnya tidak akan terpenuhi. Pada kedua itu memiliki peranan yang penting untuk imunitas si kecil. Jika anak kekurangan serat, maka akan dapat membuat daya tahan tubuh si kecil mengalami penurunan. Akibatnya akan sangat rentan mengalami peradangan sehingga si kecil akan menjadi mudah sakit.

Mengalami Sembelit dan Perut Kembung

Anak yang kurang serat juga biasanya akan mengalami sulit buang air besar atau sembelit. Ketika kondisi sembelit berkepanjangan, akan membuat anak sakit ketika buang air besar. Bahkan anak dapat mengalami trauma akibat rasa sakit pada saat buang air besar. Sehingga si kecil akan menjadi jarang untuk buang air besar dan feses mengalami penumpukan. Apabila feses menumpuk pada usus maka si kecil akan sering mengalami sakit perut dan perutnya kembung.

Artikel lainnya : Penyebab Perut Kembung Pada Bayi

Kadar Kolesterol Anak Meningkat

Kandungan serat akan dapat membantu menurunkan kadar gula darah dan kolesterol. Apabila anak yang mengalami kurang serat terus dibiarkan, akibatnya di masa depan anak memiliki risiko mengalami penyakit jantung koroner, stroke dan diabetes.

Kanker Usus Besar

Kekurangan serat juga dapat memicu risiko kanker usus besar. Mineral dan vitamin pada serat akan menjaga daya tahan tubuh anak, begitupun membuat sistem pencernaannya menjadi lancar. Kekurangan keduanya dalam waktu lama akan berakibat buruk, yakni dapat menyebabkan risiko kanker usus besar meningkat.

Mengetahui seperti itu, maka sebagai orangtua sangat penting untuk selalu memenuhi kebutuhan serat si kecil. Anda dapat memenuhi kebutuhan serat si kecil melalui makanannya. Cukupi kebutuhan serat anak dengan memberikan aneka makanan yang mengandung serat.

Mengapa Anak Kekurangan Asupan Serat?

Berikut ini beberapa penyebab anak kekurangan serat yang harus orangtua ketahui.

  • Anda tentu masih menemukan batita yang makan dengan cara dihaluskan, termasuk saat mengonsumsi sayuran dan buah-buahan. Hal seperti ini akan dapat membuat anak kekurangan serat.
  • Kemudian ditambah, mengonsumsi makanan berkarbohidrat seperti beras putih, dimana sebenarnya kandungan nutrisinya kurang banyak, serta kandungan seratnya sedikit.
  • Anak juga tidak dibiasakan untuk mengonsumsi cemilan sehat. Cemilan sehat yang dapat diberikan yaitu sayuran kukus dan buah potong.
  • Selain itu, kondisi dapat diperparah karena anak mengonsumsi susu dengan berlebihan. Susu bukanlah makanan utama untuk anak yang usianya di atas 1 tahun. Anda bisa menata ulang pola makan si kecil. Kurangi asupan susunya, maksimal 500 ml dalam sehari.
Loading...