Kenali Gangguan Tidur Pada Bayi dan Solusinya

Beberapa gangguan tidur dapat dialami oleh bayi yang berpengaruh pada kualitas tidurnya. Kenali gangguan tidur pada bayi untuk mengetahui solusi yang tepat guna mengatasinya.

Ketika buah hati sedang tidur, tidak hentinya para orangtua menatap wajah mereka. Wajah polos dan menggemaskan membuat orang tua semakin jatuh cinta dan sayang pada buah hatinya. Akan tetapi, terkadang orang tua merasa khawatir ketika bayinya sulit terlelap dan tidak mendapatkan tidur yang berkualitas.

Gangguan tidur dapat dialami bayi yang membuatnya sulit terlelap tidur dan mempengaruhi kualitas tidurnya. Selain orang dewasa, gangguan tidur pun nyatanya dapat dialami oleh bayi. Masalah tidur yang dialami bayi diakui oleh orangtua sulit untuk ditangani, apalagi jika gangguan tidur dialami bayi ketika malam hari. Gangguan tidur seringkali dialami bayi karena rasa lelah yang pada akhirnya membuat si kecil menjadi rewel dan frustasi. Masalah tidur pada bayi diketahui dapat mempengaruhi perkembangan dan pertumbuhan bayi, bahkan dapat menyebabkan masalah perilaku di kemudian hari.

Gangguan tidur pada bayi

Penting bagi orangtua untuk menjaga agar tidur bayi berkualitas dan nyenyak. Tidur yang nyenyak dan berkualitas mendatangkan manfaat untuk bayi. Lantas apa saja manfaat tidur nyenyak dan berkualitas untuk bayi?

Manfaat Tidur Berkualitas Untuk Bayi

Mendorong pertumbuhan

Selama bayi tidur nyenyak, maka hormon pertumbuhan dapat dikeluarkan dengan maksimal. Agar pertumbuhannya memadai, bayi perlu menghabiskan sebanyak 50% dari waktu mereka dalam setiap harinya. Berdasarkan penelitian, anak yang kekurangan hormon pertumbuhan, cukup signifikan memiliki masalah pada tidurnya.

Mempengaruhi Berat Badan

Bukti menunjukan bahwa waktu tidur yang tidak memadai sejak bayi dapat meningkatkan risiko obesitas pada anak-anak. Terlebih lagi jika anak memiliki kebiasaan menyusu sambil tertidur.

Kesehatan Jantung

Berdasarkan para ahli, tidur dapat melindungi anak-anak dari rusaknya pembuluh darah yang disebabkan oleh sirkulasi hormon stres dan kolesterol.

Pada anak yang sulit tidur nyenyak ketika malam hari, maka hormon kortisol dan glukosa dalam darah akan tetap tinggi. Sehingga keadaan ini dapat meningkatkan risiko obesitas, diabetes dan penyakit jantung.

Kebal Terhadap Penyakit, Infeksi dan Stres

Tubuh memproduksi sitoksin selama tidur. Untuk melawan infeksi, stres dan penyakit tubuh bergantung pada protein ini. Apabila bayi tidak dapat tidur nyenyak dan tidurnya tidak berkualitas, maka akan berpengaruh pada jumlah sitoksin yang dihasilkan. Sehingga akibatnya bayi yang kurang tidur lebih mudah terserang bakteri atau virus.

Agar si kecil bisa mendapatkan tidur berkualitas, maka penting untuk mengetahui gangguan tidur yang dialami oleh bayi agar anda dapat menemukan solusi atau langkah tepat untuk mengatasinya.
Berikut ini beberapa gangguan tidur yang dapat mempengaruhi pola tidur bayi:

Gangguan Tidur Bayi

Terbangun Saat Malam Hari

Terbangun saat malam hari merupakan masalah yang sering dialami oleh bayi baru lahir. Ketika tengah malam bayi biasanya terbangun untuk meminta susu. Selain itu, bangunnya bayi ketika malam hari jika keadaannya sudah kenyang bisa jadi disebabkan karena suhu ruangan yang terlalu panas dan membuatnya merasa tidak nyaman. Meskipun terbangun ketika malam hari dianggap sebagai hal normal yang dialami bayi, akan tetapi jika keadaan ini terus menerus dialami bayi maka dapat menyebabkan gangguan tidur ketika ia beranjak balita nanti.

Ketika bayi kurang tidur maka sistem kekebalan tubuhnya dapat terganggu, rewel, bahkan bayi akan menjadi hiperaktif. Agar dapat kembali tidur, bayi tidak dapat menenangkan dirinya sendiri tanpa bantuan dari orangtuanya. Untuk membuat si kecil kembali tidur dan tenang, anda dapat mencoba untuk memberikannya ASI dan menggendongnya.

Gelisah

Gelisah akan membuat bayi menjadi rewel dan sering menangis, terlebih lagi jika si kecil tidak berada dekat dengan orangtuanya. Gangguan tidur ini biasanya akan dialami bayi dimulai saat usianya di bawah 6 bulan. Ketika bayi gelisah ia akan cukup sulit untuk ditenangkan. Bahkan keadaan ini akan berlanjut hingga usia bayi beranjak balita. Untuk mengatasi keadaan ini anda dapat membuat tempat tidurnya menjadi lebih nyaman.

Parasomnia

Gangguan tidur ini jarang dialami ole  h bayi normal. Akan tetapi, apabila keadaan ini terjadi penyebabnya bisa saja karena mimpi buruk, gerakan yang dilakukan tidak sengaja atau kedutan, dan gigi gemeretak. Dengan gangguan ini maka bayi dapat terbangun mendadak. Apabila bayi anda mengalami keadaan ini, anda jangan terlalu khawatir karena keadaan ini biasanya terjadi hanya sesekali dan gangguan tidur ini tetap dapat membuat bayi tidur nyenyak.

Berkeringat

Saat tidur beberapa bayi dapat berkeringat lebih banyak. Keadaan ini disebabkan karena ia menghabiskan waktu tidurnya lebih banyak dalam tahap tidur terdalam. Keadaan ini yang membuat bayi cenderung berkeringat ketika malam hari dibandingkan dengan anak-anak yang usianya lebih tua atau orang dewasa. Meskipun berkeringat adalah keadaan yang umum, akan tetapi jika berlebihan dapat menjadi pertanda adanya masalah kesehatan. Seperti misalkan, sleep apnea, infeksi, atau overheating yang dapat meningkatkan risiko SIDS pada bayi atau sindrom kematian mendadak pada bayi, terlebih lagi jika si kecil menggunakan selimut atau baju yang berlapis.

Demikian beberapa gangguan tidur yang sering dialami oleh bayi. Guna menjaga kualitas tidur bayi, anda harus mengatasi berbagai masalah atau gangguan tidur pada bayi dengan tepat.

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *