Benarkah Daun Katuk Memperbanyak ASI? Simak Faktanya Berikut Iini!

Daun Katuk Memperbanyak ASI – Daun yang satu ini memang memiliki khasiat yang tidak dapat diabaikan lagi dalam melancarkan ASI pada ibu menyusui. Banyak sekali ibu menyusui yang menggunakan alternatif dengan daun katuk untuk memperbanyak ASI. Lantas, apakah daun katut dapat memperbanyak ASI termasuk fakta atau mitos? Untuk lebih jelasnya, yuk kita langsung simak penjelasan kami berikut ini!

Lancar tidaknya ASI memang menjadi salah satu hal terpenting bagi setiap ibu menyusui. Jika ibu mengalami ASI yang tidak lancar tentunya ini menjadi masalah yang cukup menyita perhatian. Bagaimanapun juga, ASI menjadi salah satu asupan makanan yang sangat dibutuhkan oleh bayi. Tentu, kita semua tahu bahwa dibandingkan dengan susu formula. ASI memiliki kandungan gizi dan juga nutrisi yang baik untuk mendukung tumbuh kembang bayi di dalam kandungan. Untuk itu, diperlukan alternatif bagi Anda untuk membantu meningkatkan produksi ASI agar lancar.

Terlepas dari hal tersebut, tentunya Anda membutuhkan beberapa cara, salah satunya dengan daun katuk. Seperti yang kita tahu bahwa daun katuk menjadi salah satu jenis daun yang dipercaya dapat meningkatkan produksi ASI. Namun, banyak orang yang masih ragu akan manfaat daun katuk dalam memproduksi ASI lebih banyak. Akan tetapi, tidak sedikit pula orang yang percaya bahwa daun katuk memang berkhasiat dalam meningkatkan produksi ASI. Lantas, apakah hal tersebut benar atau hanya mitos semata? Baca juga: Tanda Sakit Kepala Berbahaya Pada Anak Yang Wajib Anda Ketahui

Popularitas Daun Katuk Di Indonesia

daun katuk melancarkan asi

Seperti yang sudah kita tahu bahwa popularitas daun katuk di Indonesia sudah tidak dapat diragukan lagi. Tidak heran jika banyak masyarakat Indonesia yang mempercayai bahwa daun katuk berperan penting dalam meningkatkan produksi ASI pada ibu menyusui. Daun katuk atau dalam istilah ilmiah dikenal dengan nama Sauropus Androgynus (L.) Merr. Daun katuk merupakan salah satu jenis tanaman yang tumbuh subur di Indonesia dan juga di beberapa negara Asia lainnya. Dikarenakan memiliki banyak manfaat, maka sampai saat ini daun katuk masih dilestarikan sehingga masih cukup mudah untuk ditemukan.

Terlepas dari manfaat daun katuk untuk meningkatkan produksi ASI tentunya anggapan tersebut telah dibuktikan oleh sebuah penelitian. Beberapa penelitian tersebut tentunya telah diterbitkan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Kesehatan RI tahun 2004 telah menunjukkan bahwa bahwa pemberian ekstrak daun katuk pada ibu menyusui dengan dosis sekitar 3 x 200 mg per harinya selama 15 hari. Penelitian tersebut tentunya telah mengikutsertakan sekitar 96 ibu menyusui yang dibagi ke dalam dua kelompok. Pada satu kelompok ibu menyusui yang diberikan ekstrak daun katuk didapatkan hasil dimana dapat memproduksi ASI sekitar 50,7%. Angka tersebut tentunya lebih banyak dibandingkan dengan ibu menyusui tanpa diberikan ekstrak daun katuk. Lihat juga: 10 Menu Makanan Anak Usia 1 Tahun Yang Dapat Anda Berikan Untuk Si Kecil

Penelitian Tentang Daun Katuk

Sebuah review dari A. J. A. Petrus mengenai Sauropus Androgynus (l) Meer yang telah diterbitkan oleh Asian Journal of Chemistry menyatakan bahwa fungsi daun katuk untuk memperlancar ASI berkaitan dengan kandungan galactagogue yang ada di dalam daun katuk. Galactagogue ini yakni sebuah senyawa yang dapat memicu peningkatkan produksi ASI. Sedangkan kandungan lain yang terdapat di dalam buah katuk diantaranya lemak, protein, vitamin A, vitamin B, C, zat besi, kalsium, dan juga karbohidrat serta masih masih banyak lagi. Sedangkan kandungan vitamin C yang terdapat di dalam buah katuk menambah fungsi daun katuk sebagai zat antioksidan.

Alasan lain yang memperkuat dimana ASI dipercaya dapat memperlancar produksi ASI dikarenakan efek hormonal yang ditimbulkan di dalamnya. Sebuah penelitian lain yang diterbitkan di dalam Journal of Nutrigenetics dan Nutrigenomics pada tahun 2010 telah membuktikan bahwa daun katuk dapat meningkatkan ekspresi gen prolaktin dan oksitosin pada tikus yang menyusui. Harus Anda ketahui bahwa prolaktin dan juga oksitosin ialah dua hormon yang dapat mempengaruhi produksi ASI pada ibu menyusui.

Daun Katuk Memang Memperlancar ASI

Seperti yang kita tahu bahwa ASI merupakan kebutuhan utama untuk bayi karena ASI mengandung seluruh zat yang dibutuhkan oleh bayi. Inilah yang menjadi alasan mengapa ibu harus memberikan ASI eksklusif kepada bayinya selama 6 bulan dan ASI lanjutan hingga 2 tahun. Hal ini dikarenakan bayi membutuhkan gizi dan juga nutrisi yang ada di dalam ASI untuk kebutuhan harian tubuhnya. Namun pada kenyataannya tidak semua wanita memiliki produksi ASI yang lancar dan juga banyak. Bahkan tidak sedikit wanita yang tidak memproduksi ASI.

Beberapa kasus mungkin akan Anda temukan ditengah jalan seperti misalnya produksi ASI yang semakin sedikit dan juga tidak cukup untuk bayi. Maka dari itu, terpaksa ibu harus mengganti asupan ASI dengan susu formula agar kebutuhan harian si kecil bisa tetap tercukupi. Berbagai cara kerap dilakukan oleh seorang ibu untuk meningkatkan produksi ASI. Salah satu cara tradisionalnya yakni dengan menggunakan daun katuk.

Seperti yang telah dibuktikan oleh beberapa penelitian yang diterbitkan di dalam jurnal tentunya sudah tidak dapat diragukan lagi akan manfaat dari daun katuk untuk meningkatkan produksi ASI. Umumnya, ibu menyusui disarankan untuk mengonsumsi daun katuk agar produksi ASi dapat meningkat. Banyak ibu yang mengonsumsi daun katuk sebagai lalapan dan ada juga yang dimasak terlebih dahulu. Tidak sedikit pula yang merebus daun katuk hingga menjadi jamu dan meminum air hasil rebusannya. Akan tetapi, bagi Anda yang tidak ingin repot saat ini seiring dengan perkembangan jaman, tentu banyak produk-produk yang beredar di pasaran dengan menggunakan bahan utama di dalamnya yakni daun katuk. Namun, tetap bahan alami akan memberikan dampak yang lebih baik dibandingkan dengan bahan yang sudah diolah sebelumnya.

Apakah Cukup Makan Daun Katuk Untuk Melancarkan ASI?

Terlepas dari jawaban akan pertanyaan yang satu ini dimana apakah  untuk melancarkan ASI hanya cukup dengan memakan daun katuk saja. Maka, jawaban yang paling jelas yakni melancarkan ASI tidak hanya dengan menggunakan daun katuk saja. Namun, Anda juga bisa melakukan beberapa cara lain yakni dengan selalu menyusui si kecil dengan benar dan juga sering. Jiak Anda masih jarang menyusui si kecil, maka jangan harap Anda akan mendapatkan produksi ASI yang lancar.

Salah satu senyawa yang terdapat di dalam daun katuk yang berfungsi untuk melancarkan ASI yakni galactogogue. Selain daun katuk,  senyawa galactogogue juga ditemukan di beberapa tanaman selain daun katuk seperti blessed thistle, alfaalfa dan juga fenugreek. Akan tetapi, galactogogue hanya akan bekerja dengan efektif  saat ASI sering diisap oleh mulut bayi. Maka dari itu, galactogogue yang terdapat di dalam daun katuk lebih efektif untuk melancarkan ASI dan meningkatkan produksi ASI dibandingkan dari sumber lain.

Meskipun Anda mengonsumsi daun katuk sebanyak mungkin, namun jika Anda masih jarang memberikan ASI kepada si kecil. Maka produksi ASI juga tidak akan berjalan dengan maksimal. Hal ini tentunya menjawab pertanyaan di atas dimana ASI yang lancar tidak hanya bisa Anda dapatkan dari makan daun katuk saja, namun juga harus diiringi dengan pemberian ASI sesering mungkin kepada bayi Anda. Perlu Anda ketahui bahwa isapan bayi ialah salah satu faktor pemicu produksi ASI yang dapat memberikan sinyak ke otak untuk melepaskan hormon yang memang diperlukan oleh tubuh untuk memproduksi ASI.

Resep Daun Katuk Untuk Ibu Menyusui Yang Bisa Anda Coba

Dibalik kandungan penting di dalamnya yang dipercaya dapat meningkatkan produksi ASI, daun katuk juga tentunya memiliki rasa yang khas. Untuk mendapatkan asupan gizi dan juga nutrisi yang ada di dalam daun katuk tentunya Anda dapat membuat menu variasi olahan dari daun katuk. Berikut ini kami sajikan beberapa resep olahan dari daun katuk yang dapat Anda coba sekarang juga.

Tumis Katuk Ebi

Resep pertama yang bisa Anda coba yakni dengan mencampurkan daun katuk dengan ebi. Bahan-bahan yang diperlukan diantaranya:

– 1 ikat katuk atau sedukupnya, ambil hanya daunnya saja

– 200 gram ebi, cuci bersih dan tiriskan

– 3 siung bawang merah, iris halus

– 3 siung bawang putih, iris halus

– 1/2 buah tomat, belah dua

– 2 buah cabai merah, iris serong

– 1 buah salam

– Garam dan gula secukupnya

– Minyak untuk menumis (zaitun lebih baik

Cara Membuat:

  1. Cara pertama yang harus Anda lakukan ialah dengan menggoreng ebi dengan minyak hingga kering
  2. Masukkan bawang putih, bawang merah, tomat, cabai dan juga daun salam. Tumis sampai harum.
  3. Lalu, masukkan daun katuk dan biarkan sedikit layu
  4. Tambahkan air, lalu masukkan gula dan garam secukupnya. Aduk sebentar.
  5. Angkat dan sajikan dengan nasi hangat.

Jus Daun Katuk

Tidak hanya dijadikan sebagai tumisan, ternyata buah katuk juga dapat diolah menjadi jus. Jika dibuat jus tentunya akan lebih memiliki rasa yang segar ditambah dengan air batu dingin. Untuk membuat jus katuk, bahan-bahan yang digunakan, diantaranya:

– 100 gram daun katuk

– 3 buah wortel berukuran sedang

– 300 ml air atau secukupnya

– 1 sdm air perasan lemon

Cara membuatnya:

  1. Cuci bersih daun katuk dan juga wortel dengan air mengalir hingga benar-benar bersih.
  2. Potong wortel sampai berukuran kecil
  3. Masukkan potongan wortel dan juga daun katuk ke dalam blender
  4. Tambahkan air perasan lemon tersebut ke dalam blender
  5. Anda tentu dapat menghaluskannya hingga lembut dan juga tercampur rata
  6. Lalu, tuang ke dalam gelas dan masukkan ke dalam kulkas
  7. Anda dapat menyajikannya dalam keadaan dingin agar lebih segar.

Banyak sekali ibu menyusui yang lebih memilih dengan sajian jus katuk dibandingkan dengan sajian tumisan.

Sayur Bening Katuk Jagung

Bagi Anda yang lebih menyukai menu olahan katuk menjadi sayur bening, tentu Anda dapat membuatnya dengan sangat mudah. Dengan cara sederhana di bawah ini tentu Anda akan mendapatkan sajikan daun katuk yang enak dan juga lezat. Bahan-bahan yang digunakan, diantaranya:

– 1 ikat daun katuk

– 70 gram jagung manis pipil

– 1 siung bawang merah, iris tipis

– 1/4 buah tomat ukuran sedang

– 1 ruas jari temu kunci, memarkan

– Garam dan gula pasir secukupnya

– 350 ml air

Cara membuatnya:

  1. Hal pertama yang harus Anda lakukan ialah dengan mendidihkan air di dalam panci
  2. Lalu, rebus jagung sampai matang
  3. Masukkan bawang merah, tomat, temu kunci, gula dan juga garam ke dalam panci yang sudah di isi air. Lalu, aduk dan diamkan sampai jagung matang.
  4. Setelah itu, masukkan daun katuk dan tutup selama 2 menit
  5. Anda dapat mematikan api dan sajikan sayur bening katuk jagung selagi hangat.

Bakwan Daun Katuk

Bagi Anda penyuka gorengan, tentu tidak salah jika Anda mengolah daun katuk menjadi bakwan. Selain dapat dimakan sebagai cemilan, daun katuk jika dibuat bakwan, maka akan memiliki rasa yang lebih nikmat. Bahan-bahan yang bisa Anda gunakan, diantaranya:

– Siapkan 20 gram daun katuk, iris-iris

– 1 sdm kacang merah, rebus dan haluskan

– 3 sdm jagung pipil, haluskan

– 1 sdm tepung terigu

– 1 batang daun seledri, iris hingga halus

– Air secukupnya

– Minyak untuk menggoreng secukupnya

Bumbu halus yang harus Anda siapkan:

– 1 siung bawang putih

– 1 siung bawang merah

– Ketumbar secukupnya

– Lada secukupnya

– Garam secukupnya

Cara membuatnya:

  1. Aduk semua bahan dan juga bumbu halus
  2. Panaskan minyak di dalam wajah hingga benar-benar panas
  3. Ambil satu sendok makan adonan dan celupkan ke dalam wajan panas
  4. Biarkan sampai adonan berwarna kuning
  5. Angkat dan tiriskan
  6. Sajikan bakwan katuk dengan nasi hangat atau dapat juga dijadikan cemilan.

Smoothie Daun Katuk Buah Naga

Selain jus dari daun katuk tentunya Anda juga bisa mengolah daun katuk dengan buah-buahan lain seperti buah naga. Buah dengan rasa khas ini memang sangat baik untuk kesehatan tubuh. Bahan-bahan yang bisa Anda gunakan diantaranya:

– 1 genggam daun katuk

– 100 gram terung Belanda

– 1 genggam daun kemangi

– 50 gram buah naga

– 50 gram alpukat

Cara membuatnya:

  1. Ambil dari terung Belanda dengan cara diblender, lalu saring airnya
  2. Kemudian, masukkan ke dalam blender bersama dengan daun kemangi, alpukat, daun katuk dan juga buah naga merah.
  3. Kemudian, blender hingga halus
  4. Tuangkah smoothie daun katuk dan juga buah naga ke dalam gelas, kemudian tambahkan topping kenari jika Anda suka

Sayur Santan Daun Katuk

Selain diolah menjadi sayur bening, daun katuk juga dapat dibuat dengan menggunakan santan. Bahan-bahan yang dapat Anda gunakan diantaranya:

– 1 ikat daun katuk, cuci dan siangi

– 1 buah labu siam dan jipan, potong dadu

– 1 genggam kulit buah melinjo

– 3 buah bawang putih, iris tipis

– 3 buah cabai hijau, potong menyerong

– Daun salam

– 500 ml santan

– Gula pasir

– Garam halus

Cara membuatnya:

  1. Langkah pertama yang bisa Anda lakukan ialah dengan memasak santan dengan api sedang. Lalu, masukkan bawang putih, daun salam dan cabai hijau.
  2. Masukkan jipan dan juga labu siam yang sudah dipotong dadu dan kulit melinjo. Lalu, masak hingga mendidih.
  3. Setelah mendidih, masukkan daun katuk. Lalu, tambahkah garam dan gula. Masak hingga matang.
  4. Kemudian, sayur santan daun katuk siap untuk disajikan.

Menjaga produksi ASI tetap lancar memang menjadi hal yang benar-benar harus Anda lakukan. Mulailah untuk mengonsumsi daun katuk demi memperlancar produksi ASI Anda. Demikianlah beberapa fakta mengenai daun katuk memperbanyak ASI serta resep-resep yang bisa Anda coba sekarang juga. Semoga bermanfaat!

Loading...