Cara Turunkan Panas Demam Pada Anak Untuk Hindari Kejang

Cara Turunkan Panas Demam Pada Anak Untuk Hindari Kejang – Kejang demam yang terjadi pada anak adalah salah satu kondisi yang bisa menjadi mimpi buruk untuk setiap orangtua. Situasi seperti ini seringkali dikaitkan dengan epilepsi atau resiko keterbelakangan mental sebagai efeknya. Namun tak perlu khawatir begini cara turunkan panas demam pada anak untuk hindari kejang.

Kejang demam pada anak adalah kondisi yang terjadi secara tidak terduga. Biasanya hal ini dapat terjadi ketika adanya kenaikan secara drastis pada temperatur tubuh. Yang mana umumnya infeksi menjadi penyebab utama dari kondisi ini dapat muncul. Baca juga: Kelainan Jantung Pada Bayi Baru Lahir

Cara Turunkan Panas Demam Pada Anak Untuk Hindari Kejang

Selain itu, kejang panas demam yang terjadi pada anak bisa menjadi merupakan respons khusus dari otak terhadap demam yang biasanya terjadi pada hari pertama si kecil demam. Pada umumya anak yang mengalami kejang demam diantaranya akan mengalami kondisi sebagai berikut:

  • Hilangnya kesadaran dan tubuh yang berkeringat
  • Demam tinggi
  • Tangan dan kaki mengeras dan mengejang
  • Mata anak yang terlihat terbalik
  • Terkadang muntah atau mengeluarkan busa dari mulutnya
  • Ketika kejang mereda, si kecil akan terlihat mengantuk dan tertidur.

Gejala diatas akan cukup beragam dan mungkin berbeda pada masing-masing anak yang mengalami kejang demam. Akan tetapi hal penting yang perlu dilakukan adalah tindakan pencegahan kejang dengan cara turunkan panas demam pada anak untuk hindari kejang. Mari simak informasinya berikut ini.

Cara Turunkan Panas Demam Pada Anak Untuk Hindari Kejang

Mengingat kejang demam bisa menjadi hal yang cukup menakutkan terjadi dengan si buah hati. Maka penting sekali untuk anda dapat meredakan atau mengetahui cara turunkan panas demam pada anak untuk hindari kejang. Simak informasinya berikut ini.

Penting Sekali Untuk Anda Tetap Merasa Tenang

Hal pertama sebagai cara menurunkan panas demam pada anak untuk hindari kejang adalah perasaan ibu untuk tetap merasa tenang. Perawatan demam pada anak memang terkadang gampang-gampang susah. Akan tetapi, selain menjalankan perawatan sesuai dengan prosedur yang aman. Penting sekali untuk anda tetap merasa tenang. Hal ini akan pula menjaga anda dari perasaan panik yang akan merusak segalanya.

Apalagi ketika kondisi kejang rupanya benar-benar terjadi pada si kecil. Maka anda dituntut untuk bisa mengendalikan emosi anda. Sebab penanganan yang keliru akan mungkin membahayakan nyawa si kecil.

Kompres dengan Handuk Dingin

Merawat anak yang panas demam selanjutnya adalah dengan mengompres kening si kecil dengan menggunakan air dingin. Hal ini dilakukan guna menurunkan temperatur tubuhnya yang tinggi. Dengan begini maka kemungkinan kejang pada penyakit bayi akan dapat dihindari dengan lebih baik.

  • Adapun cara yang dapat anda lakukan adalah dengan menyiapkan kain bersih.
  • Lalu celupkan pada air dingin yang bersih.
  • Setelah itu, peras dan tempatkan kain basah ini pada kening si kecil saat temperatur tubuhnya tengah tinggi.
  • Ulangi langkah ini pada saat kain mulai terasa hangat.

Mandikan dengan Air Suam-Suam Kuku

Tidak memandikan anak yang tengah demam adalah kegiatan yang keliru. Bahkan sebaliknya saat suhu badan si kecil tinggi, untuk meredakan kondisi ini anda dapat memandikan si kecil.

Hanya saja, perhatikan penggunaan air yang anda gunakan. Untuk menjaga kenyamanannya, gunakan air dengan hangat suam-suam kuku.Si kecil mungkin menjadi begitu rewel dengan kondisi ini. Namun dengan perlahan anda akan dapat melakukan hal ini dengan lebih baik.

Berikan ASI Lebih Sering

ASI adalah asupan nutrisi yang paling baik untuk bayi dibawah 2 tahun yang tengah panas. Pemberian ASI akan menjadi sumber antibodi untuk tubuh si kecil. Hal ini pun diharapkan dapat meredakan panas yang tengah dialami oleh tubuhnya. Jadi demikian, perhatikan untuk memberikan ASI lebih sering saat si kecil mengalami demam tinggi.

Loading...