Cara Mengeluarkan Dahak Pada Bayi yang Benar

Dahak pada bayi akan mengganggu sistem pernafasannya sehingga bayi akan sulit bernafas dan cenderung rewel. Untuk itu, penting bagi orangtua untuk mengetahui cara mengeluarkan dahak pada bayi yang benar.

Kesehatan anak merupakan prioritas utama untuk orangtua. Orangtua akan sangat khawatir ketika buah hati tercintanya mengalami masalah kesehatan. Salah satu masalah kesehatan yang sering dialami oleh anak, khususnya bayi yaitu batuk pilek. Batuk pilek akan sangat mengganggu terlebih lagi jika dahak susah dikeluarkan. Adanya dahak akan mengganggu jalan udara dalam sistem pernafasan bayi.
Dahak atau lendir pada orang dewasa tentunya akan dapat dengan mudah dikeluarkan. Namun lain halnya dengan bayi, karena dibutuhkan cara atau trik khusus untuk mengeluarkan dahak tanpa harus membahayakan si kecil.

Dahak atau disebut dengan sputum dalam bahasa medis merupakan lendir kental yang berada pada sistem pernafasan ketika bayi pilek, batuk atau masalah sistem pernafasan yang lainnya. Apabila dahak terlalu kental, bahkan sulit untuk dikeluarkan maka akibatnya akan mempengaruhi pernafasannya, sehingga akan membuat bayi kesulitan bernafas, batuk pada bayi  yang tidak kunjung berhenti dan mengeluarkan suara ketika bernafas, keadaan ini akan membuat bayi tidak nyaman dan rewel. Dahak pada bayi akan mengganggu si kecil ketika minum ASI atau susu.

Cara Mengeluarkan Dahak Pada Bayi

Mengeluarkan dahak pada bayi bukanlah hal yang mudah. Tidak sedikit orangtua mencoba menghilangkan dahak dengan memberikan obat pada bayinya. Memberikan obat memang bisa membantu menyembuhkan dahak pada bayi. Akan tetapi cara yang paling baik dan aman menghilangkan dahak pada bayi yaitu dengan cara alami. Berikut ini cara mengeluarkan dahak pada bayi.

Cara Mengeluarkan Dahak Pada Bayi

Mengeluarkan dahak pada bayi dapat dilakukan dengan dua prinsip yaitu mengencerkan dahak atau mengeluarkannya.

Mengencerkan Dahak Bayi

  • Untuk mengeluarkan dahak pada bayi, cara yang dapat anda lakukan yaitu dengan memberikan asupan cairan yang cukup pada bayi anda. Penyebab dahak sulit dikeluarkan yaitu karena dahak yang kental. Sedangkan untuk mengencerkan dahak salah satu cara yang dapat dilakukan yaitu dengan banyak minum. Anda bisa memberikan lebih banyak ASI pada bayi anda atau cairan yang lainnya jika si kecil sudah mendapatkan makanan pendamping ASI seperti misalkan sup, jus buah atau air putih.
  • Anda dapat menghangatkan tubuh bayi, terlebih lagi pada daerah dada. Ajak si kecil berjemur di bawah sinar matahari pagi atau lebih tepatnya pada pukul 06.30-07.00 yang dilakukan selama 10-15 menit. Beberapa hal penting harus anda perhatikan sebelum menjemur bayi anda. Pilihlah tempat untuk menjemur bayi yang terbebas dari debu atau asap. Usahakan agar si kecil tidak menatap langsung sinar matahari. Ketika menjemur anda dapat menutup matanya dengan kain khusus untuk menutup mata.
  • Jika bayi anda tidak alergi, maka anda dapat memberikannya penghangat tambahan seperti balsem khusus bayi atau minyak telon yang dibalurkan ke leher, punggung dan dadanya. Bayi akan merasa lebih hangat dan lendir dapat dengan mudah diusir. Agar si kecil tidak kepanasan, pastikan anda menggunakannya tidak terlalu banyak.
  • Cara lainnya yang dapat anda lakukan yaitu dengan menyediakan baskom yang sudah diisi air hangat. Kemudian tambahkan beberapa tetes minyak kayu putih. Letakan baskom berisi air hangat dan sudah ditambahkan minyak kayu putih tersebut dekat dengan bayi agar uapnya dapat dihirup. Langkah ini hampir mirip dengan terapi uap yang akan membantu mengencerkan dahak, melegakan saluran pernafasan bayi, membuka saluran hidung bayi yang tersumbat sehingga dengan mudahnya dapat dikeluarkan. Anda harus lebih berhati-hati ketika meletakan air hangat ini, jangan sampai baskom mudah dijangkau oleh si kecil.
  • Jika bayi anda sudah berusia di atas 6 bulan, anda dapat memberikannya makanan tambahan berupa makanan yang berkuah dan hangat, seperti misalkan kaldu hangat.

Mengeluarkan Dahak Bayi

Ketika dahak bayi sudah encer, maka dahak akan lebih mudah dikeluarkan. Berikut ini cara mengeluarkan dahak pada bayi yang tepat.

  • Setelah dahak diencerkan dengan cara-cara yang sudah dijelaskan di atas, maka anda dapat memposisikan bayi anda pada posisi tengkurap di atas pangkuan. Ketika memangku si kecil, posisikan salah satu kaki anda lebih tinggi sehingga bayi anda posisinya miring dengan posisi kepala yang lebih rendah dibandingkan dengan badan bayi. Dengan posisi ini maka dahak yang sudah encer akan bisa dengan mudah mengalir dari paru-paru, bronkhus, trakea dan terakhir ke tenggorokan dan mulut si kecil. Apabila dibutuhkan anda dapat menepuk-nepuk punggung kanan atau kiri dengan lembut dan hati-hati, hindari menepuk punggung bagian tengah. Dahak yang keluar bisa saja melalui hidung ataupun tenggorokan dengan dibatukan.
  • Apabila anda merasa masih terdapat dahak yang masih tertinggal pada tenggorokan atau hidung, anda dapat memanfaatkan alat khusus yang digunakan untuk mengeluarkan dahak tersebut. Untuk mengeluarkan dahak di hidung bisa dilakukan pada saat bayi berada pada posisi tengkurap, sedangkan untuk dahak ditenggorokan dapat dilakukan pada posisi miring dengan membuka mulut bayi.

Demikian cara mengeluarkan dahak bayi dengan benar. Semoga bermanfaat.

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *