Cara Mengatasi Gigitan Tungau Pada Bayi

Cara Mengatasi Gigitan Tungau Pada Bayi – Kulit bayi masih sangat sensitif, paparan dari zat berbahaya akan dapat menyebabkan masalah pada kulit bayi. Untuk itulah, kebersihan menjadi modal paling penting dalam menjaga dan merawat bayi, terutama mereka yang baru saja dilahirkan. Salah satu ancaman yang paling sering mengintai bayi adalah kutu kasur yakni tungau. Di bawah ini adalah beberapa langkah mengatasi gigitan tungau yang penting untuk diketahui dengan baik.

Kebersihan lingkungan menjadi faktor pendukung yang harus selalu diperhatikan dalam merawat dan membesarkan seorang bayi. Hal ini dikarenakan tubuh bayi masih sangat sensitif yang membuat setiap ancaman akan mudah mengifeksi tubuhnya, terutama bagian lapisan terluarnya yakni kulit.

Selain memastikan ruangan tempat tidur bayi bersih, menjaga kebersihan sprei dengan sangat baik pun menjadi hal penting untuk diperhatikan dengan baik. Ya, kebersihan sprei dan perlengkapan tidur bayi adalah media yang seringkali terlupakan kebersihannya. Padahal, bagian ini adalah tempat dimana bayi menghabiskan sebagian besar waktunya. Kebersihan yang tidak terawat dengan baik pada sprei dan sarung bantal juga selimut akan berisiko membuat bayi terkena dengan gigitan tungau.

Cara Mengatasi Gigitan Tungau Pada Bayi

Mengenal Lebih Dalam Tungau Kutu Kasur

Tungau adalah sekelompok hewan kecil yang termasuk ke dalam hewan avertebrata. Karena ukuran dari tungau ini terlalu kecil membuat pemangsa dengan ukuran besar enggan untuk menyantap tungau sebagai makanannya. Hal inilah yang kemudian membuat pertumbuhan tungau cepat sekali terjadi. Lebih dari itu, tungau pun termasuk ke dalam hewan yang mampu berdaptasi dengan sangat baik dalam berbagai keadaan lingkungan.

Banyak diantara anggota tungau yang bahkan bisa hidup bebas di dalam air atau daratan. Salah satu keberadaan tungau yang paling mudah ditemui di peralatan rumah tangga diantaranya adalah karpet, sprei, kasur dan peralatan tidur lainnya. Terutama bila beberapa peralatan tersebut jarang sekali dibersihkan maka perkembang biakan tungau akan dapat dengan mudah terjadi.

Anda yang punya bayi di rumah penting sekali memperhatikan kebersihan tempat tidur bayi. Karena paparan tungau  yang tidak dibersihkan dengan baik akan dapat menjadi penyebab timbulnya penyakit vektor dan juga menjadi pemicu alergi. Apalagi ukuran dari tungau yang sangat kecil bisa saja membuat tungau terhisap oleh pernapasan bayi.

Untuknya, pastikan dalam merawat si kecil ibu rajin mengganti dan membersihkan kasur serta perlengkapannya dengan rutin. Jangan sampai karena malas atau lelah membuat anda mengabaikan kesehatan si kecil. Di bawah ini adalah beberapa cara mengatasi gigitan tungau pada bayi.

Cara Mengatasi Gigitan Tungau Pada Bayi

Pada habitatnya kutu kasur atau tungau senang sekali tinggal di tempat yang hangat dan kering. Ukurannya yang sangat kecil membuatnya tidak terlihat secara kasat mata. Hal inilah yang seringkali disepelekan oleh banyak orang dan menganggap kasur si kecil terlihat bersih dan aman-aman saja.

Pada saat menggigit manusia, tungau pun sebetulnya tidak menimbulkan rasa sakit pada manusia yang digigitnya. Namun bekas gigitan akan dapat muncul setelahnya berupa warna merah atau merah muda. Bila bayi anda memiliki kulit sensitif maka bekas gigitan ini akan membesar dan meninggalkan bekas. Adapun untuk mengatasi gigitan tungau pada bayi anda akan dapat melakukannya dengan memperhatikan beberapa cara berikut ini.

Jangan Menggaruk Bekas Gigitan

Karena bekas gigitan tungau tidak meninggalkan rasa sakit yang berarti seringkali si kecil tidak rewel atau menangis. Ibu hanya akan mendapati bekas merah yang ada pada kulit bayi. Ketika kondisi ini terjadi jangan malah membantu si kecil menggaruk bekas luka sebab nantinya kondisi ini akan dapat berubah menjadi lebih parah.

Menggaruk bekas luka akibat gigitan tungau pun akan dapat membuat kulit anda mengalami iritasi. Bekas luka akibat gigitan tungau pada kulit bayi akan dapat membuat infeksi dan meninggalkan bekas hitam yang tertinggal pada kulit bayi. Kondisi ini akan malah semakin nampak ketika warna kulit si kecil cerah.

Bila kondisi ini terjadi tentu bunda akan merasa khawatir dengan perubahan kehitaman yang ada pada kulit bayi. Padahal seharusnya kulit menjadi aset si kecil untuk dijaga oleh orangtuanya sampai nanti mereka bisa mengurusnya sendiri. Terutama bila bayi anda adalah seorang perempuan maka mungkin hal ini akan sangat mengkhawatirkan.

Nah, alih-alih menggaruk luka bekas gigitan tungau anda akan dapat menempelkan kapas yang telah dibasahi dengan air. Kemudian sentuhkan di atas kulit yang terkena dengan iritasi akibat gigitan tungau dengan merata.

Cara ini akan perlahan menimbulkan efek yang lebih menenangkan pada kulit si kecil dan meredakan perasaan gatal sampai dengan batas waktu tertentu. Selanjutnya, anda akan dapat kembali mengaplikasikan kapas dengan merata untuk membantu si kecil mengatasi perasaan gatalnya daripada menggaruknya dengan kasar.

Mandikan Si Kecil dengan Air Dingin

Langkah selanjutnya sebagai cara mengatasi gigitan tungau pada bayi adalah dengan segera memandikan si kecil ketika ibu mendapati bintik atau bentol-bentol kemerahan pada permukaan kulit bayi. Bawa segera si kecil ke kamar mandi dan persiapkan perlengkapan mandinya dengan merata.

Mandikan si kecil pada saat siang hari bukan pada saat malam hari. Hal ini dikarenakan mengatasi gigitan tungau pada bayi dengan cara dimandikan adalah dengan menggunakan air dingin bukanlah air hangat. Air hangat akan membuat kulit bayi menjadi kering dan luka iritasi akibat gigitan tungau menjadi terasa perih. Maka dari itu, penggunaan air dingin ini akan menjadi hal penting untuk membersihkan tubuh bayi dari gigitan tungau yang menyiksa.

Gunakan cairan antiseptik untuk membersihkan luka bekas gigitan tungau. Penggunaan cairan ini dimaksudkan untuk mensterilkan air alih-alih menggunakan sabun cairan antiseptik akan tentu jauh lebih aman dan lebih baik digunakan. Selain itu, perlu diketahui penggunaan air dingin pada saat memandikan si kecil akan bermanfaat untuk meredakan rasa gatalnya. Hal ini dikarenakan air dingin punya sifat menenangkan.

Gunakan Krim Topikal

Bila dengan beberapa langkah di atas, rasa gatal pada kulit bayi akibat gigitan tungau tak kunjung membaik. Maka pengobatan dengan menggunakan krim ropikal akan dapat anda lakukan. Ada dua jenis krim topikal yang akan bisa digunakan. Yakni krim topikal yang ada di apotek dan dijual bebas dan yang lainnya adalah krim topikal dengan resep dokter.

Adapun contoh krim topikal bebas yang bisa anda beli di apotek diantaranya adalah lotion calamine atau krim lainnya yang mengandung dipenhydramine dan kortison. Karena obat ini dijual dengan bebas maka anda perlu memperhatikan jika anda benar-benar mengikuti aturan pemakaian yang ada di dalam kemasannya. Namun bila anda ragu lebih baik lakukan pemeriksaan terlebih dahulu dan bicarakan dengan dokter.

Namun apabila setelah penggunaan krim topikal rasa gatal pada si kecil masih belum sembuh. Maka segera lakukan pemeriksaan ke dokter terdekat. Dengan begini dokter akan langsung melakukan pemeriksaan dan melihat bila tindakan lanjutan perlu dilakukan guna membantu meredakan gejala yang dialami oleh si kecil.

Mandikan Bayi dengan Oatmeal

Cara lain yang akan dapat anda manfaatkan untuk mengatasi gigitan tungau pada kulit bayi adalah dengan memandikan si kecil menggunakan oatmeal. Cara ini akan penting dilakukan sebagai tindakan alami yang ampuh meredakan gatal akibat gigitan tungau kasur.

Caranya adalah dengan mencampurkan oatmeal pada air hangat ketika memandikan bayi. Basuh dan usapkan dengan merata dan perlahan dan lakukan dengan lembut. Setelahnya, ibu akan dapat membilas kembali si kecil dengan air bersih. Namun perhatikan dengan baik karena cara ini akan dapat membuat permukaan bak mandi menjadi licin. Hal ini dikarenakan oatmeal akan menjadi lembek dan licin pada saat bercampur bersama dengan air.

Keringkan segera si kecil dengan menggunakan handuk dan perhatikan penggunaan air agar suhunya tidak terlalu panas. Sebab kondisi ini akan membuat kulit bayi menjadi kering dan tidak nyaman akibatnya ruam dan bisa pula merusak kulit bayi.

Berkonsultasi dengan Dokter

Bila anda merasa khawatir dengan kondisi bekas gigitan tungau yang tak kunjung membaik akan lebih baik bawa dan periksakan si kecil ke dokter. Dokter akan melakukan tindakan dengan melihat kondisi bekas gigitan pada kulit si kecil. Kemudian selanjutnya tindakan akan diberikan berbarengan dengan diresepkannya obat untuk meredakan gejala yang dialami si kecil.

Sebab kami memahami bahwa rasa gatal dan perasaan panas pada kulit si kecil akibat serangan benda asing akan membuat mereka menjadi rewel dan tidak karuan. Untuknya, guna mencegah kondisi yang satu ini maka penting sekali melakukan penanganan dengan segera.

Nah, di bawah ini adalah beberapa langkah pencegahan tungau dari beberapa peralatan rumah tangga agar tak menginfeksi bayi dan menyebabkan keluhan pada kulit si kecil.

Tips Mencegah dan Membasmi Tungau di Rumah

Menjaga kebersihan adalah salah satu kunci penting dalam menghindarkan masalah dari masuknya benda asing ke dalam tubuh bayi. Di bawah ini adalah beberapa tips mencegah dan membasmi tungau di rumah yang penting diperhatikan para ibu.

Cuci Perlengkapan Rumah dengan Air Panas

Cara menghilangkan tungau yang paling utama adalah dengan membersihkan semua perlengkapan rumah yang mungkin menjadi sarang tungau menggunakan air panas. Mulai dari sarung bantal, selimur, sprei, karpet sampai dengan slipc over sofa perlu anda bersihkan dengan baik menggunakan air panas dengan merata. Mengapa air panas yang dipilih? Hal ini dikarenakan tungau akan mudah mati saat terkena dengan air bersuhu tinggi.

Selain air panas, anda pun perlu menambahkan deterjen ke dalamnya. Cara ini dilakukan agar tungau tidak kembali bersarang. Bila memungkinkan, lakukan proses pencucian ini dalam jangka waktu sebulan sekali. Setelah mencuci pastikan anda menjemurnya sampai benar-benar kering. Pilih tempat menjemur yang bersih dan terkena dengan sinar matahari sepenuhnya.

Hal ini dikarenakan perkembangan tungau yang mudah sekali menyebar apalagi pada saat berada di tempat lembab. Yang ditakutkan adalah tungau tersebut akan kembali menyebar pada saat anda menjemurnya di tempat yang kurang terkena dengan terik matahari.

Jemur Perlengkapan Rumah Tangga di Bawah Pancaran Sinar Matahari Langsung

Sebagaimana telah disebutkan di atas bahwa menjemur peralatan rumah tangga yang sudah dibersihkan sebaiknya dilakukan di bawah pancaran sinar matahari secara keseluruhan. Hal ini penting dilakukan karena perkembangan tungau akan dapat menyebar luas pada saat berada di tempat yang lembab.

Jadi demikian, selesai mencuci perlengkapan rumah tangga pastikan anda mencari tempat yang lapang dimana sinar matahari akan dapat mengeringkan perlengkapan tersebut dengan merata. Contohnya seperti di atas genting, lantai paling atas rumah anda atau balkon rumah yang tidak terhalangi oleh atap. Selain lebih cepat kering, tungau yang tersisa akan dapat dibersihkan dengan merata.

Dengan begini maka anda akan bisa kembali menggunakan perlengkapan rumah tangga tanpa khawatir kehadiran tungau akan masuk ke dalam saluran pernapasan si kecil dan menginfeksi tubuhnya.

Bersihkan dengan Vacum Cleaner Khusus

Pembersih biasa tidak akan cukup membersihkan kuman dan tungau serta mikroorganisme ukuran tak kasat mata. Anda akan perlu pembersih khusus yang dirancang punya daya hisap tinggi untuk membersihkan tungau dan debu lainnya. Saat ini ada banyak produk vacum cleaner yang memungkinkan anda untuk membersihkan tungau dari perlengkapan rumah tangga anda dengan merata.

Gunakan perlengkapan semacam ini untuk membersihkan perlengkapan termasuk perlengkapan tidur si bayi agar demikian anda tidak terus menerus terancam dengan kehadiran tungau yang mengganggu. Jenis vacum cleaner ini memang berharga lebih mahal namun untuk kesehatan si buah hati tentunya harga tersebut tidak akan seberapa.

Bersihkan Rumah Sampai ke Sela

Membersihkan rumah sampai ke sela menjadi hal penting yang harus anda perhatikan dengan baik. Selama ini ibu mungkin hanya membersihkan rumah dengan  bagian yang hanya terlihat dipermukaan. Namun tanpa diketahui debu yang tersembunyi kerap kali menjadi sarang tungau yang tak terduga. Untuknya perhatikan dengan baik pada saat anda membersihkan rumah.

Pastikan menyapu dan membersihkan rumah sampai ke bagain sela. Beberapa bagian pada kasur atau tempat tidur bayi yang seringkali menjadi sarang tungau diantaranya adalah sela-sela kasur, kolong tempat tidur, sarung bantal, lipatan selimut, serat-serat bulu pada karpet dan masih banyak lagi.

Loading...