Cara Membuat Bayi Bersendawa Selepas Menyusu

Tidak hanya orang dewasa yang perlu bersendawa, bayi juga perlu bersendawa untuk mengeluarkan gas dari dalam tubuh dan sistem pencernaannya. Membuat bayi bersendawa setelah menyusu penting dilakukan. Bayi yang belum bersendawa berisiko gumoh, bahkan hingga kolik karena ada udara terperangkap dalam perutnya.

Cara membuat bayi bersendawa

Mengapa Bayi Perlu Bersendawa Setelah Menyusu

Sangat penting untuk membuat bayi bersendawa setelah menyusu. Saat menyusu bayi dapat menelan udara yang dapat masuk dan terjebak dalam sistem pencernaan. Jika tidak segera dikeluarkan, gelembung yang terperangkap akan dapat membuat perut tidak nyaman, akibatnya si kecil akan rewel.

Gas yang terperangkap dalam perut si kecil dapat membuatnya mudah kenyang, sehingga bayi tidak akan menyusu dengan maksimal. Akibatnya bayi tidak akan mendapatkan gizi cukup yang dibutuhkan untuk pertumbuhannya.

Oleh karena itu, sendawa dibutuhkan untuk menyingkiran udara yang bayi telan saat menyusu. Dalam banyak kasus, bayi yang menelan gas terlalu banyak, terperangkap dan tidak bisa dikeluarkan akan membuat bayi rewel, kembung dan gelisah. ( Baca juga : 8 Cara Merawat Bayi Perempuan Yang Harus Anda Ketahui)

Cara Membuat Bayi Bersendawa Selepas Menyusu

Banyak orang tua yang tidak mengetahui cara membuat bayi bersendawa. Untuk membuat bayi bersendawa, ada cara berbeda yang bisa diikuti di rumah seperti berikut:

Dudukan di Pangkuan

  • Pertama, silahkan pasangkan terlebih dahulu celemek pada leher bayi. Selain itu, anda juga bisa meletakan kain di pangkuan anda karena bisa saja si kecil meludah saat itu.
  • Kemudian dudukan bayi anda di pangkuan. Posisinya boleh menyamping atau menghadap ke arah anda.
  • Anda dapat menggunakan satu tangan untuk menopang tubuh bayi, letakan tangan anda di dadanya dengan jari-jari tangan memegangi dagu, serta rahang si kecil dengan lembut. Pastikan anda tidak meletakan jari pada lehernya agar si kecil tidak tercekik.
  • Setelah itu, anda bisa mencondongkan tubuh si kecil ke dapan sambil menepuk dan mengusap punggungnya dengan lembut menggunakan tangan anda yang lainnya.

Menggendong di Dada

  • Anda bisa meletakan kain di atas bahu anda untuk melindungi pakaian dari liur si kecil.
  • Kemudian gendong dan letakan si kecil di dada anda hingga dagunya bertumpu pada bahu.
  • Pegang si kecil dengan menggunakan satu tangan. Sedangkan tangan yang lainnya mengusap dan menepuk punggung dengan lembut agar gas dalam perutnya ke luar.

Menggendong di Bahu

Apabila si kecil sudah besar dan lehernya sudah kuat untuk menopang kepala, anda bisa mencoba menggunakan cara ini.

  • Letakan kain di bahu anda.
  • Kemudian gendong si kecil dan pegang di atas bahu. Perut bayi diposisikan di bahu sehingga perutnya sedikit tertekan.
  • Pegang si kecil menggunakan satu tangan, tangan yang lainnya mengusap dan menepuk punggung bayi dengan lembut supaya udara yang terperangkap dalam perutnya ke luar.
  • Anda harus memastikan si kecil dapat bernapas dengan nyaman.

Membaringkan di Pangkuan

  • Letakan kain dipangkuan anda. Kemudian baringkan si kecil menghadap ke bawah di pangkuan anda.
  • Setelah itu, pegang rahang dan dagu si kecil dengan lembut menggunakan satu tangan. Usahakan bagian kepala bayi tidak lebih rendah dari tubuhnya untuk mencegah agar darah tidak mengalir ke kepala.
  • Untuk mengeluarkan udara dari perutnya, anda dapat menepuknya dan mengusap punggunya dengan lembut. ( Lihat juga : Panduan Menyusui Bayi Prematur )

Anda dapat memilih cara yang efektif untuk membuat bayi bersendawa. Pastikan juga anda memilih cara yang membuat si kecil aman dan nyaman. Itulah cara membuat bayi bersendawa setelah menyusu. Semoga bermanfaat.

Loading...