Mengenal Bercak Merah Pada Bayi Saat Demam

Orangtua seringkali merasa khawatir ketika anaknya mengalami demam dan muncul bercak merah pada tubuhnya. Terkadang, bercak merah pada bayi saat demam dianggap sebagai campak. Namun, selain campak keadaan ini dapat menjadi gejala penyakit yang lainnya.

Setiap orangtua tentu ingin buah hatinya tumbuh sehat. Sehingga orangtua akan berupaya untuk memberikan yang terbaik pada buah hatinya, termasuk menjaga kesehatannya. Akan tetapi, anak-anak, khususnya bayi masih rentan mengalami masalah kesehatan karena sistem imun tubuhnya masih lemah atau belum sempurna. Salah satu masalah kesehatan yang rentan dialami oleh bayi salah satunya yaitu demam. Selain suhu tubuh yang meningkat, saat bayi mengalami demam gejala lain yang biasanya muncul yaitu timbulnya bintik atau bercak merah pada tubuh bayi. Demam yang disertai dengan bercak atau bintik merah biasanya sebagai gejala dari penyakit campak.

Meskipun banyak anggapan bahwa demam yang disertai dengan bercak merah adalah gejala campak, namun tidak selamanya seperti itu. Penyakit campak seharusnya hanya terjadi satu kali seumur hidup karena tubuh memiliki kekebalan yang alamiah.

Bercak merah pada bayi saat demam

Campak memiliki ciri khas, karena seperti itu penting mengetahui ciri atau gejala campak pada bayi, sehingga anda bisa membedakan apakah bercak merah pada tubuh bayi adalah campak atau bukan.

Berikut ini ciri khas campak pada bayi:

Ciri Penyakit Campak Pada Bayi

  • Pada saat bayi anda menderita campak, maka gejala atau ciri yang akan ditunjukan yaitu demam pada bayi, mata merah dan berair, hidung meler dan mengalami batuk.
  • Beberapa hari kemudian, pada mulut bayi akan timbul bintik merah, terlebih lagi pada selaput lendir yang melapisi pipi bayi anda.
  • Kemudian selang beberapa hari, ruam campak akan mulai terlihat pada wajah dan leher bayi. Yang akan berlanjut pada punggung, lengan dan tangannya hingga akhirnya pada kaki. Ruam yang muncul pada tubuhnya tersebut kemudian akan mengeluarkan bercak berwarna kemerahan, yang mana pada akhirnya akan munucl benjolan atau gundukan. Pada saat ruam muncul, demam yang dialami oleh bayi akan meningkat.
  • Ruam yang timbul pada tubuh bayi tersebut biasanya akan berlangsung selama kurang lebih 5 hari. Kemudian, ruam tersebut akan memudar dan warnanya akan berubah menjadi kecoklatan. Ruam tersebut kemudian akan mengering dan menjadi sisik.
  • Selain campak, bercak merah saat demam yang dialami oleh bayi dapat disebabkan oleh beberapa penyakit yang lainnya. Penyakit dengan gejala demam disertai munculnya bercak merah pada bayi di antaranya adalah seperti berikut ini:

Bercak Merah Pada Bayi Saat Demam

Rubella

Penyakit rubella yang menyerang bayi seringkali disebut sebagai campak jerman. Rubella merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus. Untuk menginfeksi tubuh, virus rubella biasanya masuk melalui hidung atau tenggorokan. Dibandingkan dengan orang dewasa, pada anak atau bayi biasanya lebih cepat. Selain itu, virus rubella bisa saja ditularkan oleh ibu pada janinnya dalam kandungan. Oleh karena itu, sebagai langkah pencegahan ibu disarankan untuk melakukan pemeriksaan tes rubella sebelum merencanakan kehamilan.

DBD

DBD atau demam berdarah merupakan salah satu penyakit yang rentan dialami oleh bayi atau anak-anak. Ketika anak mengalami penyakit yang satu ini, gejala yang ditimbulkan berupa bercak atau bintik merah pada tubuhnya. Bintik merah tersebut biasanya akan muncul pada hari ke 1 sampai 4 yang biasanya mirip seperti campak. Bercak merah yang disertai dengan demam ini akan hilang pada hari ke 5 sampai 7.

Exantema Subitum

Exantema subitum merupakan kelainan yang disebabkan oleh virus yang mana gejalanya hampir mirip dengan campak. Namun, biasanya pada campak bercak merah yang timbul disertai dengan demam, sedangkan pada exantema subitum demam yang terjadi hanya 1 sampai 3 hari, yang kemudian akan timbul bercak berwarna kemerahan. Biasanya kelainan ini sering dialami oleh bayi yang menderita masalah alergi.

Sindrom Kawasaki

Sindrom kawasaki merupakan demam yang dapat dialami oleh bayi yang disertai dengan munculnya bercak merah. Penyakit ini dapat mempengaruhi beberapa organ tubuh di antaranya yaitu kelenjar getah bening, kulit, selaput lendir, serta dinding pembuluh darah. Namun, efek yang paling serius biasanya menimpa jantung yang mana risikonya lebih tinggi pada anak-anak.

Infeksi Mononukleoss

Infeksi mononukleoss merupakan penyakit yang ditandai dengan demam, serta disertai rasa nyeri pada tenggorokan, bahkan diikuti dengan pembesaran kelenjar getah bening. Penyakit ini disebabkan oleh virus. Jenis virus yang menjadi penyebab penyakit yang satu ini yaitu virus epstein Barr. Virus ini dapat menyerang anak-anak, remaja maupun dewasa.

Allergic Drug Eruption

Allergic drug eruption merupakan reaksi alergi yang menyerang kulit yang terjadi karena disebabkan oleh pemberian obat dengan cara sistematik. Ketika dilakukan pemeriksaan fisik, akan nampak papul eritematous diskret pada seluruh tubuh. Karena seperti itu, diperlukan pengobatan melalui terapi sistematik.

Demikian beberapa penyakit dengan gejala demam yang disertai dengan bintik merah pada bayi. Apabila anda menemukan bercak merah ketika buah hati anda demam, untuk mengetahui penyebabnya dengan pasti berkonsultasilah langsung dengan dokter, sehingga dokter pun akan menentukan pengobatan yang terbaik untuk bayi anda.

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *