Bolehkah Bayi Tidur Tanpa Bantal | Bahaya Bayi Tidur Dengan Bantal

Bahaya Bayi Tidur Dengan Bantal – Tidur tanpa bantal memang menjadi sebuah dilematik bagi setiap orang tua. Kondisi ini tentunya tidak bisa lepas dari bahaya yang akan timbul jika menggunakan ataupun tanpa menggunakan bantal. Lantas, apa bahaya bayi tidur dengan bantal? Yuk kita simak faktanya berikut ini!

Tidur dengan bantal memang memberikan kenyamanan tersendiri bagi kita. Tanpa bantal, sebagian besar orang tidak bisa merasakan tidur dengan enak dan juga nyaman. Hal ini mungkin saja berlaku untuk orang dewasa, namun tidak untuk bayi dimana bayi yang tidur dengan bantal ternyata memiliki dampak yang sangat buruk untuk kesehatannya. Namun, kondisi ini tidak banyak disadari oleh sebagian besar orang tua. Bahkan banyak yang menganggap bahwa bayi tidur dengan bantal akan membuat bayi merasa lebih nyaman dan juga terjaga.

Terlepas dari hal tersebut tentunya bantal yang digunakan oleh bayi tidak akan membuat bayi merasa nyaman, justru akan berbahaya bagi bayi. Hal ini tentunya kita tahu bahwa yang tidur dengan menggunakan bantal terlebih bantal yang tidak nyaman akan membuat kepala bayi terasa sakit dan juga tegang. Meskipun bayi tidak menangis, namun tetap saja membuat bayi tidur tidak nyaman. Persiapan orang tua dalam menyambut kelahiran bayi memang wajar dilakukan seperti bot tempat tidur yang sudah dilengkapi dengan bantal dan juga guling. Maka, hal ini memang sangat sayang untuk dilewatkan. Baca juga: 20 Ciri-Ciri Kualitas ASI Yang Buruk Berikut Faktanya

Bolehkah Bayi Tidur Tanpa Bantal

bahaya bayi tidur dengan bantal

Terlepas dari boleh ataupun tidak mengenai bayi yang tidur dengan bantal, tentu sangat penting untuk kita ketahui.  Disamping persiapan orang tua dalam menyiapkan bantal dan juga gulung, tentu banyak orang tua yang memilih bentuk bantal U dan juga O pada bagian tengahnya. Sebagian besar orang tua berpendapat bahwa dengan pemilihan model bantal ini akan sangat membantu bayi merasa lebih nyaman dan membentuk kepala bayi agar lebih bundar dengan sempurna.

Mengenai boleh atau tidaknya bayi menggunakan bantal tentunya tidak bisa lepas dari penelitian para ahli yang dilakukan oleh National Institute of Child Health and Human Development (NICHHD) yang menyatakan bahwa tidak direkomendasikan penggunaan bantal pada bayi yang berusia di bawah usia satu tahun. Hal ini akan meningkatkan risiko bayi terkena sudden infant death syndrome (SIDS) atau kematian mendadak pada bayi.

Selain itu, penggunaan bantal pada bayi akan membuat mulut dan juga hidung bayi tertutup ketika kepala bayi bergerak ke kanan ataupun ke kiri. Selain itu, bantal juga akan membuat bayi susah bernapas. Kasus ini telah dibuktikan bahwa setidaknya ada sekitar 38 kematian pada bayi pertahunnya dikarenakan bantal yang digunakan sebagai alas tidur membuat bayi susah untuk bernapas. Sebagian besar kematian bayi terjadi pada usia tiga bulan kurang.

Lihat juga: 20+ Cara Memperbanyak ASI Secara Alami Yang Terbukti Paling Ampuh

Sebenarnya akan lebih baik jika bayi tidur tanpa bantal, hal ini untuk membuat bayi lebih bebas menggerakkan kepalanya. Selain itu, dengan menggunakan bantal, kepala bayi akan lebih tinggi dari tubuhnya sehingga akan membuat tubuh bayi menjadi sedikit bengkok. Untuk itu, jika tidak menggunakan bantal, maka tubuh bayi akan lurus dari kaki, punggung, leher dan juga kepala bayi. Hal ini untuk membuat tubuh bayi menjadi lebih teratur dan mengurangi risiko bengkok pada tubuh bayi.

Bahaya Bayi Tidur Dengan Bantal

Setelah kita mengetahui bahwa bayi tidur dengan menggunakan bantal akan meningkatkan beberapa risiko seperti misalnya bentuk tubuh bayi.  Adanya larangan penggunaan bantal pada bayi juga tidak bisa lepas dari bayi yang masih sensitif terhadap debu yang kemungkinan akan menempel pada bantal bayi. Selain itu, ada beberapa faktor risiko dimana tidur dengan bantal akan menyebabkan beberapa bahaya lainnya seperti yang akan kami jelaskan berikut ini!

Risiko SIDS

Bahaya pertama yang bisa terjadi dimana bayi menggunakan bantal yaitu terjadinya risiko SIDS dimana dapat terjadi pada bayi baru lahir. Kondisi ini tentunya bisa terjadi pertama kali pada bayi yang mengalami lemah akibat kurangnya asupan oksigen pada tubuhnya. Hal ini juga dipicu oleh bantal yang digunakan dari bahan busa ataupun manik-manik khusus untuk bantal bayi. Lalu, ketika bagian tersebut terlepas, maka secara tidak sengaja akan menyebabkan bayi mengalami sesak napas terlebih pada bayi yang sedang batuk sehingga dapat terkena batuk pada bayi.

Risiko bayi meninggal lemas

Tidak dapat dipungkiri bahwa bayi yang memakai bantal ketika tidur akan meningkatkan risiko meninggal dalam keadaan lemas. Mungkin jika pada awalnya Anda berpikir bahwa bantal dapat memberikan kenyamanan bagi bayi, namun anggapan tersebut justru salah besar. Hal ini dikarenakan kepala bayi masih sangat lembut sehingga kepala bayi dapat tenggelam dengan lembut. Kondisi inilah yang dapay menyebabkan bayi kekurangan oksigen ketika sedang tidur. Sedangkan lubang hidung bayi yang masih sangat halus akan terhambat dengan aliran udara yang sangat sedikit karena kepala bayi tenggelam pada bantal yang lembut dan empuk. Selain itu, kondisi ini akan membuat bayi menunjukkan beberapa gejala asma atau kesulitan dalam bernapas.

Terjadinya cedera pada leher

Seperti yang kita tahu bahwa kepala bayi memang masih sangat lembut sehingga akan terbentuk denga sendirinya sesuai dengan apa yang menjadi pembentuknya. Seperti misalnya bantal yang membentuk kepala dan juga leher bayi sehingga akan terbentuk sesuai dengan bentukannya. Dalam hal ini bantal bayi dapat menyebabkan leher bayi mengalami yang namanya cedera dikarenakan tulang leher bayi masih sangat rentan. Tidak dapat dipungkiri bahwa perkembangan organ tubuh bayi setelah lahir memang harus benar-benar diwaspadai. Kita tentu tahu bahwa permukaan leher dan juga kepala bayi memang masih sangat lembut. Ditambah dengan bantal yang tidak merata sehingga menyebabkan leher bayi merasa tidak nyaman. Jika kondisi ini terus dibiarkan, maka akan menyebabkan leher menjadi tidak nyaman. Ditambah jika bayi tidur dalam waktu yang cukup lama sehingga akan membuat bayi merasa tidak nyaman.

Bahaya sindrom kepala datar

Bayi yang baru lahir dan sering menggunakan bantal ketika tidur, maka bisa menyebabkan kepala bayi menjadi datar. Kondisi tersebut tentunya bisa pulih, namun tekanan yang berlebihan dapat menyebabkan bentuk kepala bayi menjadi sangat aneh. Jadi, akan lebih baik jika kita tidak menggunakan bantal pada bayi baru lahir.

Tubuh bayi akan lebih panas

Jika pada umumnya suhu tubuh bayi normal, namun dengan penggunaan bantal saat tidur, maka akan menyebabkan tubuh bayi menjadi lebih panas. Tidak heran jika bayi yang menggunakan bantal akan menyebabkan tubuh bayi menjadi demam. Kondisi ini dapat terjadi dimana kebanyakan permukaan bantal memiliki penutup sehingga membuat kepala bayi lebih panas. Hal ini termasuk juga bahan yang digunakan untuk bantal memang terdiri dari busa sehingga akan membuat bayi merasa kurang nyaman. Jika bayi Anda demam, maka hindarilah untuk tidak menggunakan bantal saat sedang tidur.

Kapan Sebaiknya Bayi Diberi Bantal

Bantal memang sangat berguna untuk orang dewasa ketika menopang kepala sehingga akan membuat tidur menjadi lebih nyaman. Namun, seperti yang kita tahu bahwa bantal memang menjadi sesuatu yang sangat berbahaya bagi bayi. Ketika masih kecil, maka bayi belum bisa melakukan apa-apa sehingga tidak bisa menolong dirinya sendirinya. Lantas, banyak pertanyaan yang muncul kapan sebenarnya bayi boleh diberi bantal saat tidur?

Anda tentunya dapat memberikan bantal kepada bayi saat usia bayi sudah menginjak usia 2 tahun. Pada usia ini tentunya bayi sudah mampu dalam membuat gerakan-gerakan sehingga dapat menyebabkan bantal menutupi muka sehingga bayi usia ini sudah dapat menyingkirkannya. Meskipun dengan berbagai macam antal mulai dari warna, bentuk dan juga gambar yang sesuai untuk bayi. Akan tetapi, alangkah baiknya jika Anda memilih bantal yang kecil dan juga datar agar dapat menopang leher bayi dengan baik dan juga tepat.

Hal Yang Harus Diperhatikan Agar Bayi Tidur Dengan Nyaman

Pada umumnya orang tua akan selalu memperhatikan bagaimana buah hatinya tidur senyaman mungkin. Tidak heran jika para orang tua menyiapkan berbagai peralatan ketika menyambut kelahiran anaknya termasuk tempat tidur seperti bantal, guling dan juga selimut. Akan tetapi, bantal yang biasa digunakan untuk bayi ternyata memiliki efek yang sangat berbahaya bagi bayi seperti misalnya menutup mulut dan juga hidung bayi sehingga sistem pernapasan bayi dapat terhambat.

Supaya dapat membuat bayi tidur dengan aman dan nyaman tentunya Anda harus menyingkirkan beberapa benda yang dapat mengganggu pernapasan bayi. Hal ini bertujuan agar wajah bayi tidak tertutupi sehingga bayi bisa tidur dengan lebih nyaman. Selain itu, ada beberapa hal yang harus diperhatikan yakni temperatur ruangan. Jangan sampai Anda membiarkan bayi kepanasan dan juga kedinginan. Ketika cuaca sedang dingin, alangkah baiknya jika Anda membedong bayi daripada memberikannya selimut. Hal ini dikhawatirkan jika selimut akan menutupi beberapa bagian wajah bayi sehingga sangat mengganggu pernapasan bayi ketika sedang tidur. Anda tentunya harus benar-benar ketika sedang membedong bayi, berikan kelonggoran agar bayi dapat bebas bergerak dan juga tidak kesulitan ketika bernapas.

Selain itu, Anda juga harus menempatkan bayi ditempat tidur ketika bayi sedang tidur. Hal ini tentunya bertujuan untuk memberikan rasa nyaman pada bayi agar dapat menghindari sesuatu yang tidak diinginkan. Untuk melindungi bayi dari nyamuk, tentunya Anda dapat memasang kelambu yang dipasang langsung pada tempat tidur.

Tips Menggunakan Bantal

Jika buah hati Anda sudah bisa menggunakan bantal, tentunya ada beberapa tips yang harus diperhatikan ketika menggunakan bantal, diantaranya:

– Jauhkan semua bantal dari keranjang bayi terutama ketika malam hari atau ketika bayi sedang tidak diawasi.

– Bantal tentunya boleh digunakan untuk tidur siang, namun tetap saja Anda harus mengawasinya. Jika Anda tidak dapat mengawasinya, akan lebih baik jika Anda menjauhkan bantal dari jangkauan bayi.

– Pilihlah bahan bantal yang lembut dengan sarung khusus agar membuat bayi merasa nyaman.

– Periksa bantal secara rutin

– Bersihkan bantal secara rutin agar dapat terhindar dari sarang kuman, keringan, debu dan juga kotoran.

– Jangan memberikan makan bayi di atas bantal

– Jika bayi memiliki ruam kulit, periksakan si kecil pada dokter

– Dianjurkan untuk tidak menggunakan bantal yang terbuat dari poliester karena akan mudah menyebabkan iritasi pada kulit bayi.

– Jangan menggunakan bantal hias dengan manik-manik ataupun rumbai-rumbai.

Demikianlan tips menggunakan bantal serta bahaya bayi tidur dengan bantal yang harus Anda ketahui. Semoga bermanfaat!

Loading...